6 Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Nuzulul Quran

6 Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Nuzulul Quran

Jakarta, Beritasatu.com – Malam Nuzulul Quran (Nuzululqur’an) yang jatuh pada 17 Ramadan adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam, yang mana Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Malam ini menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat muslim.

Lantas, adakah amalan-amalan khusus yang bisa dilakukan saat Nuzulul Quran?

Apa Itu Nuzulul Quran?

Nuzulul Quran merujuk pada turunnya wahyu dari Allah Swt kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Peristiwa ini menandai dimulainya kenabian Rasulullah dan pesan Allah Swt bahwa Al-Qu’ran adalah pedoman hidup bagi umat manusia.

Malam Nuzulul Quran memiliki banyak keutamaan. Malam ini dianggap lebih baik daripada seribu bulan, sehingga setiap ibadah yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Pada malam ini, banyak malaikat yang akan turun ke bumi membawa rahmat dan berkah bagi umat manusia. Hal ini menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan memohon atas segara berkah rahmatnya.

Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Nuzulul Quran

Malam Nuzulul Quran adalah waktu yang istimewa untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Berikut ini adalah beberapa amalan yang bisa dilakukan.

1. Memperbanyak membaca dan merenungkan Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an adalah amalan utama saat memperingati Nuzulul Quran, karena peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama yang menjadi pedoman hidup umat muslim.

Pada malam ini, umat muslim dianjurkan untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga merenungkan makna dan pesan yang terkandung di dalamnya.

2. Melakukan salat malam (Tahajud)

Salat malam atau Tahajud merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, terutama pada malam-malam penuh berkah seperti Nuzulul Quran. Dalam QS Al-Isra: 79, Allah Swt berfirman:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Wa minal-laili fa taḫajjad bihî nâfilatal laka ‘asâ ay yab‘atsaka rabbuka maqâmam maḫmûdâ.

Artinya: “Pada sebagian malam, lakukanlah salat Tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji..

3. Melakukan iktikaf

Iktikaf adalah ibadah dengan berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah Swt. Malam Nuzulul Quran menjadi waktu yang tepat untuk melakukan iktikaf.

Iktikaf membantu seseorang mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak zikir, doa, dan membaca Al-Qur’an.

4. Memperbanyak zikir dan istigfar

Zikir adalah cara terbaik untuk mengingat Allah Swt dan membersihkan hati dari segala penyakit rohani. Ucapkan kalimat-kalimat zikir, seperti, subhanallah, alhamdulillah, Allahu Akbar, serta perbanyak istigfar untuk memohon ampunan kepada Allah Swt.

5. Bersedekah

Bersedekah adalah amalan mulia yang sangat dianjurkan pada malam penuh berkah seperti Nuzulul Quran. Rasulullah SAW bersabda:

الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطَايَا كَمَا يُطْفِىءُ الْمَاءُ النَّارَ

Artinya: “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api”. (HR Tirmidzi)

Sedekah tidak hanya berupa harta, tetapi juga bisa berupa makanan berbuka puasa bagi orang lain atau membantu mereka yang membutuhkan.

6. Berdoa dengan khusyuk

Malam Nuzulul Quran adalah waktu terbaik untuk memanjatkan doa sesuai hajat masing-masing. Doa-doa yang dipanjatkan pada malam ini diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Hal ini dikarenakan banyak malaikat yang akan turun ke bumi pada malam Nuzulul Quran, malaikat-malaikat ini membawa rahmat dan berkah dari Allah Swt.

Semoga kita semua dapat memanfaatkan malam Nuzulul Quran dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.