YOGYAKARTA – Laporan keuangan merupakan dokumen penting yang menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu. Informasi yang disajikan di dalamnya menjadi dasar bagi pemilik usaha, investor, kreditor, hingga pemerintah dalam mengambil keputusan ekonomi. Karena itu, laporan keuangan harus disusun dengan standar dan karakteristik tertentu agar dapat dipercaya.
Terdapat sejumlah karakteristik agar laporan keuangan mudah dipahami, dapat dipercaya, dan relevan bagi penggunanya. Untuk memahaminya lebih jauh, berikut akan dibahas empat karakteristik utama laporan keuangan.
4 karakteristik laporan keuangan
Secara umum, terdapat empat karakteristik utama laporan keuangan yang diakui dalam standar akuntansi. Keempat karakteristik ini memastikan bahwa informasi keuangan relevan, dapat dipercaya, dan mudah dipahami oleh pengguna.
Relevan
Karakteristik laporan keuangan yang pertama adalah relevan, yaitu informasi yang disajikan harus memiliki manfaat bagi pengambilan keputusan. Informasi dikatakan relevan jika mampu membantu pengguna dalam mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini, atau memprediksi kondisi di masa depan. Dengan demikian, laporan keuangan harus memuat data yang benar-benar dibutuhkan, bukan sekadar lengkap.
Selain itu, relevansi juga berkaitan dengan ketepatan waktu penyajian laporan keuangan. Informasi yang terlambat disampaikan berpotensi kehilangan nilainya, meskipun akurat. Karena itu, laporan keuangan harus disusun dan dipublikasikan tepat waktu agar tetap relevan bagi pengguna.
Andal (Dapat Dipercaya)
Karakteristik laporan keuangan berikutnya adalah andal atau dapat dipercaya. Informasi keuangan harus bebas dari kesalahan material dan tidak menyesatkan, sehingga mencerminkan kondisi perusahaan yang sebenarnya. Keandalan ini sangat penting untuk menjaga kredibilitas laporan keuangan di mata pengguna.
Keandalan juga menuntut adanya penyajian yang jujur dan netral. Artinya, laporan keuangan tidak boleh dibuat untuk menguntungkan pihak tertentu atau menyembunyikan kondisi keuangan yang sesungguhnya. Dengan informasi yang andal, pengguna dapat mengambil keputusan berdasarkan data yang objektif.
Dapat Dibandingkan
Karakteristik laporan keuangan yang ketiga adalah dapat dibandingkan. Laporan keuangan harus memungkinkan pengguna untuk membandingkan kinerja perusahaan antarperiode maupun dengan perusahaan lain. Hal ini membantu dalam menilai tren, pertumbuhan, dan efisiensi perusahaan dari waktu ke waktu.
Agar dapat dibandingkan, perusahaan harus menerapkan metode akuntansi yang konsisten. Jika terjadi perubahan kebijakan akuntansi, perubahan tersebut harus diungkapkan secara jelas dalam laporan keuangan. Dengan begitu, pengguna tetap dapat memahami perbedaan dan melakukan analisis secara tepat.
Dapat Dipahami
Karakteristik terakhir dari laporan keuangan adalah dapat dipahami oleh pengguna. Informasi keuangan harus disajikan dengan struktur yang jelas, bahasa yang wajar, dan sistematika yang mudah diikuti. Tujuannya agar pengguna dengan pengetahuan akuntansi yang memadai dapat memahami isi laporan tanpa kesulitan.
Meskipun laporan keuangan membahas hal-hal teknis, penyajiannya tidak boleh terlalu rumit atau berbelit-belit. Penggunaan catatan atas laporan keuangan juga membantu menjelaskan detail informasi yang kompleks. Dengan karakteristik dapat dipahami, laporan keuangan menjadi alat komunikasi yang efektif.
Demikian pembahasan 4 karakteristik laproan keuangan. Bagi pelaku bisnis, investor, maupun pihak lain yang berkepentingan, memahami karakteristik laporan keuangan sangatlah penting. Pemahaman ini membantu dalam menganalisis kondisi keuangan perusahaan secara objektif dan akurat.
Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!
