Jakarta, CNBC Indonesia- Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto melihat kondisi defisit Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang pada akhir Februari 2025 mencapai Rp31,2 triliun atau 0,13% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih terkontrol.
Terjaganya defisit APBN menjadi cermin pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih terjaga dan pemulihan sektor bisnis akan terus berlangsung ditopang peningkatan konsumsi di Ramadan dan Lebaran.
Hingga saat ini angka defisit masih dalam kendali dan penerimaan negara masih bisa ditingkatkan sehingga pada akhir tahun defisit masih dalam proyeksi. Diharapkan upaya pemerintah mendorong hilirisasi pangan dan perkebunan hingga pertambangan bisa menjadi pendorong penguatan ekonomi dan penerimaan negara.
Selai itu pembentukan Danantara akan menjadi dana investasi yang bisa mendorong investasi sehingga bisa menggerakkan ekonomi dan mendorong penerimaan pajak
Seperti apa Banggar DPR melihat daya tahan APBN menghadapi gejolak 2025? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto dalam Power Lunch,CNBCIndonesia (Jum’at, 14/03/2025)