Topik: Mudik

  • Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan Buffer Zone di Rest Area

    Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan Buffer Zone di Rest Area

    Liputan6.com, Lampung – Polda Lampung telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik Lebaran 2025. Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika menyebutkan bahwa terdapat peningkatan signifikan jumlah pemudik, terutama pengendara sepeda motor, sejak H+1 hingga H+3 Lebaran di Pelabuhan Bakauheni. Meski demikian, jumlah kendaraan masih dalam batas normal dan belum mencapai ambang batas yang ditetapkan. “Kami telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 5, 6, dan 7 April,” ujar Irjen Pol Helmy Santika.

    Salah satu strategi yang diterapkan adalah penggunaan rest area sebagai buffer zone untuk menampung kendaraan jika terjadi kepadatan. “Selain menjadi tempat istirahat, rest area juga difungsikan sebagai titik skrining tiket. Dengan demikian, kendaraan yang memasuki Pelabuhan Bakauheni dipastikan telah memiliki tiket penyeberangan,” jelas Helmy.

    Selain itu, Polda Lampung akan menerapkan sistem penundaan (delay system) jika antrean kendaraan mencapai Kilometer 4. Hingga saat ini, menurut dia, belum terjadi penumpukan atau antrean yang mengkhawatirkan. Untuk mengakomodasi pemudik, lima rest area di ruas tol telah disiapkan dengan kapasitas hingga 2.000 kendaraan. Di jalur arteri, beberapa lokasi juga disiapkan, seperti Gelanggang Olahraga (GOR) Way Handak di Lintas Tengah dan Rumah Makan Tiga Saudara, yang mampu menampung hingga 1.000 kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan.

    Di sisi lain, ASDP dan KSOP telah menyiapkan kapal tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. “Jika terjadi kepadatan, tiga dermaga akan dioperasikan untuk sistem bongkar muat cepat (TBB). Selain itu, truk akan diarahkan ke Pelabuhan Wika Beton setiap 12 jam guna mengurangi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni,” pungkasnya.

  • Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Terminal Kalideres Tambah 55 Unit Bus Amari – Page 3

    Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Terminal Kalideres Tambah 55 Unit Bus Amari – Page 3

    Selain itu, lanjut Revi, Terminal Kalideres juga dibantu dari angkutan kota yang menuju Tangerang, Bekasi, Cikarang dan sekitarnya sebanyak 20 unit, kemudian dari Mikrotrans Jaklingko 20 unit, dengan total semua Amari berjumlah 55 unit.

    Revi berharap, dengan penambahan armada ini, pemudik yang tiba di Terminal Kalideres pada malam hari tetap bisa mendapatkan akses transportasi dengan lebih mudah.

    “Mudah-mudahan pelayanan ini terus optimal sampai puncak arus balik yang kami prediksi Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4), kemungkinan pemudik akan tiba di Terminal Kalideres sebanyak 6.000 orang perhari,” tandasnya.

  • Lakukan Peregangan Sederhana Ini agar Tubuh Lebih Bugar Ketika Lelah Menyetir Saat Mudik – Halaman all

    Lakukan Peregangan Sederhana Ini agar Tubuh Lebih Bugar Ketika Lelah Menyetir Saat Mudik – Halaman all

    Laporan wartawan Tribunnews.com Rina Ayu

    TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-  Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Ibrahim Agung, Sp.KFR mengungkapkan, 
    cara melakukan peregangan (stretching) sederhana yang bisa dilakukan pengemudi dan penumpang di transportasi saat perjalanan mudik Lebaran 2025.

    Selain peregangan, disarankan juga melakukan mobilitas.

    Kegiatan peregangan dan mobilitas ini bertujuan agar tubuh penumpang menjadi lebih segar serta mengembalikan konsentrasi saat menyetir bagi pengemudi.

    “Prinsipnya setiap 2 jam stretching dan setiap 4 jam mobilisasi. Terutama kaki sama pinggang. Lalu 4 jam sebisa mungkin bergerak. Misalnya perjalanan naik pesawat, bisa berdiri atau berjalan. Di kereta juga begitu. Kalau nggak mau berjalan, ya minimal berdiri. Gerakan mobilisasi ini agar nggak kaku,” kata dia dalam talkshow Kemenkes dikutip Jumat (4/4/2025).

    Tips untuk melakukan stretching atau peregangan sederhana yang bisa dilakukan di dalam kendaraan.

    1. Leher 

    Untuk leher ada 6 gerakan, kita bisa stretch ke semua gerakannya. 

    Caranya duduk dengan tegak, pertahankan posisi duduk yang tegak. Lalu tangan ditaruh ke belakang untuk memastikan postur tetap stabil.

    Kemudian mulai stretching dengan cara menunduk secara perlahan.

    Rasakan otot bagian belakang ini tertarik, ditahan 10 hitungan.

    Ulangi dengan leher mendonggang ke atas. Otot bagian depan tertarik.

    Juga lakukan rotasi leher. Nengok ke kanan, ataupun ke kiri. Rasakan otot samping tertarik.

    “Sama, ditahan 10 hitungan.  Kemudian ke sisi satunya. Nunduk. Yang terakhir adalah lateral fleksi atau gerakan seperti patah tekanan. rasakan tertarik sampai dengan kepundak,” tutur dia.

    2. Punggung

    Punggung dorong, tarik ke depan dengan dua tangan didorong ke depan.

    Ulangi ke kanan dan ke kiri. 

    “Dilakukan sambil mobilitas gerak pelan-pelan. Sudah terasa segar kembali. Kaku leher sudah berkurang.
    Pegang-pegang di pinggang sudah berkurang,” kata dr Ibrahim.

    3. Kaki

    Kakinya digerakkan dulu ke bawah, ke atas, ke bawah, ke atas.

    Kemudian diputar kakinya, keluar maupun ke dalam.

    Namun harus hati-hati sekali untuk yang kaki.

    Tidak boleh terlalu lama menggantung ke bawah.

    Kondisi ini bukan hanya masalah otot, tapi aliran darah ini kan ke bawah terus.

    Ada risiko ke pembuluh darah tersumbat dan lain sebagainya. 

    Dengan demikian saat melakukan peregangan dan mobilitas maka otot ini akan membantu pompa aliran darah yang ada di kaki.

    Sehingga risiko bengkak, penyumbatan, pembuluh darah dan lain sebagainya yang mungkin terjadi di kaki bisa dicegah.

     

  • Arus Balik, Jalur Pantura hingga Nagreg Padat Malam Ini

    Arus Balik, Jalur Pantura hingga Nagreg Padat Malam Ini

    Jakarta

    Kondisi arus lalu lintas di Jawa Barat saat arus balik Lebaran mengalami kepadatan. Beberapa jalur yang padat yakni Jalur Pantura dan Jalur Nagreg.

    Jalur Pantura

    Dilansir detikJabar, Sabtu (5/4/2025), kondisi kemacetan terjadi di jalur Pantura, Cirebon merupakan imbas dari one way yang diberlakukan di jalur tol. Kemacetan terjadi hingga 3 kilometer. Antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mengular.

    Pantauan detikJabar di lokasi menunjukkan, volume kendaraan yang dialihkan dari tol ke jalur Pantura menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik, terutama di jalur Pantura Cirebon.

    Kepadatan yang terjadi ini bukan hanya karena arus balik, tetapi juga karena jalur pantura dipakai secara bersamaan oleh pemudik dan masyarakat lokal yang menjalankan aktivitas harian.

    Jalur Nagreg

    Sementara itu, kepadatan juga terjadi di Jalur Nagreg. Polisi memberlakukan skema contra flow di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung setelah pemudik yang melaksanakan arus balik ke arah Bandung mengalami kepadatan.

    Pantauan detikJabar pukul 20.30 WIB, arus lalu lintas telah mengalami kepadatan dari Jalan Lingkar Nagreg, terowongan Nagreg, hingga ke Jalan Lingkar Barat Nagreg. Para pemudik tidak bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan yang normal.

    Baca berita lengkapnya di sini.

    (maa/maa)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Kapolda Jatim Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran terjadi Sabtu dan Minggu

    Kapolda Jatim Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran terjadi Sabtu dan Minggu

    Liputan6.com, Banyuwangi – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memprediksi puncak arus balik diperkirakan terjadi masa akhir libur lebaran, yakni Sabtu (5/3/2025) dan Minggu (6/3/2025). Hal itu disampaikan Kapolda Jatim saat meninjau Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (4/4/2025). “Kami prediksi puncak arus mudik mulai Sabtu-Minggu, untuk itu kami imbau para pemudik untuk bijak dalam berkendara, apalagi dengan anomali cuaca yang saat ini terjadi,” kata Irjen Nanang.

    Kapolda mengimbau masyarakat tetap waspada dan selalu mengecek kondisi kendaraan. “Pastikan kendaraan kondisi baik, termasuk kondisi fisik pengendara,” katanya.

    Ia juga minta masyarakat patuh aturan lalu lintas dan mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan. Peningkatan volume kendaraan, memungkinkan petugas merekayasa arus lalu lintas untuk menghindari perambatan di titik tertentu. Berdasarkan pantauannya, dibandingkan tahun lalu ada penurunan baik arus mudik dan arus balik. Ia menyarankan masyarakat memilih waktu terbaik untuk kembali. “Silakan diikuti arahan yang diberikan petugas di lapangan, karena sudah dilalui kajian yang sudah dievaluasi, gladi dan disosialisasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Sementara Bupati Ipuk menyampaikan agar para pemudik tetap berhati-hati selama perjalanan balik. Selain padatnya lalu lintas saat arus balik, juga kondisi cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini bisa beresiko bagi pengguna jalan. “Kami mohon semua pengendara khususnya roda dua untuk tetap berhati-hati dan waspada apalagi di tengah kondisi cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini. Kalau ngantuk silakan beristirahat dulu di pos-pos yang telah disediakan. Tetap hati-hati dan semoga selamat sampai tujuan,” kata Ipuk.

  • Menko Polkam Tinjau Arus Balik Lebaran di Jawa Timur

    Menko Polkam Tinjau Arus Balik Lebaran di Jawa Timur

    BLITAR – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan melakukan pemantauan secara langsung kondisi arus balik Idulfitri 1446 Hijriah di Jawa Timur, khususnya di Kota Malang dan Kabupaten Blitar. 

    Menko Polkam mengemukakan kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemantauan situasi kamtibmas dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah prioritas nasional.

    “Kami tinjau sejumlah titik rawan kepadatan serta pos-pos pengamanan dan pelayanan yang disiagakan oleh aparat Kepolisian, TNI, serta instansi terkait. Tinjauan dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan stabilitas keamanan pasca puncak arus mudik,” katanya di Blitar, Jumat, 4 April dilansir ANTARA. 

    Ia mengatakan untuk situasi umum arus balik Idulfitri 2025, berdasarkan laporan monitor situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di enam provinsi prioritas yakni Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, pada 3 April 2025, arus balik secara umum terpantau dalam kondisi ramai lancar.

    Pihaknya mengungkapkan, di Jawa Timur, tercatat kepadatan kendaraan di sejumlah gerbang tol utama seperti GT Warugunung (Kendaraan masuk 102.110 unit, keluar: 30.227 unit) dan GT Kraksaan (Kendaraan masuk 781 unit, keluar 327 unit). 

    Selain itu, di sektor transportasi umum, Terminal Bungurasih Surabaya mencatat keberangkatan sebanyak 26.280 penumpang dan kedatangan sebanyak 16.473 penumpang.

    Sementara itu, Bandara Juanda Surabaya, mencatat pergerakan signifikan dengan kedatangan 16.790 penumpang dan keberangkatan 18.447 penumpang.

    “Di sektor perkeretaapian, Stasiun Gubeng melayani kedatangan 9.214 penumpang dan keberangkatan 10.372 penumpang,” kata dia.

    Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut, Menko Polkam juga menyempatkan diri untuk melakukan ziarah ke Makam Proklamator dan Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa Bung Karno dalam perjuangan kemerdekaan dan pembentukan karakter bangsa.

    Dalam suasana khidmat tersebut, Menko Polkam memanjatkan doa dan meletakkan karangan bunga di pusara Bung Karno.

     

  • Fenomena Arus Balik dan Tantangan 15 Ribu Pendatang Baru, Jadi Beban atau Berkah Jakarta? – Page 3

    Fenomena Arus Balik dan Tantangan 15 Ribu Pendatang Baru, Jadi Beban atau Berkah Jakarta? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Musim libur Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M hampir selesai. Arus balik pun tengah bergulir. Jutaan masyarakat yang selesai merayakan lebaran di kampung halaman kini mulai berbondong-bondong kembali ke perantauan untuk melanjutkan aktivitasnya. Bahkan tak sedikit yang mengajak sanak saudara untuk ikut mengadu nasib di kota-kota besar.

    Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jakarta memprediksi, akan ada lebih dari 10 ribu pendatang baru yang merantau di wilayahnya pasca-mudik Lebaran 2025 ini. 

    “Untuk tahun 2025, pendatang baru diprediksi sekitar 10.000 sampai 15.000 jiwa,” kata Kepala Dinas Dukcapil Jakarta Budi Awaluddin, Rabu (2/4/2025) lalu.

    Terkait hal ini, Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno menyatakan bahwa fenomena urbanisasi saat arus balik lebaran merupakan hal yang biasa. Dia memastikan bahwa Jakarta terbuka untuk siapa pun. Karena itu, Rano Karno mempersilakan siapa pun datang ke Jakarta.

    “Kecil itu, sebetulnya pak gubernur udah bicara kepada masyarakat yang mau datang ke Jakarta silakan. Kita enggak akan ada operasi justicia. Karena Jakarta ini milik bersama,” kata Rano Karno kepada wartawan saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2025).

    Meski begitu, pria yang akrab disapa Bang Doel ini ingin agar para pendatang baru ini mempunyai skill atau keterampilan untuk bekerja di Jakarta.

    “Tapi memang saran kita, harus punya keterampilan, harus punya skill. Karena kalau kosong-kosong saja nanti akan bersaing dengan masyarakat Jakarta,” ujarnya.

    “Sebetulnya memang, diamati dari tahun 2018, yang namanya operasi justicia sudah tidak ada di Jakarta. Karena Jakarta sekarang ini orang berpikir menyumplek ke sini. Tapi sebetulnya masyarakat yang lain lebih banyak juga ada di sekitar wilayah,” sambungnya.

    Doel mengungkapkan, mereka yang mencari nafkah di Jakarta, bukan berarti tinggal di Jakarta, melainkan di wilayah penyangganya seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi.

    “Tapi hampir rata-rata mereka tinggalnya, bahasanya agak di pinggir. Karena apa? Tentu kalau Jakarta kan sewanya lebih mahal dari pada di pinggir. Itu yang terjadi. Karena itu tentu setiap kunjungan akan kita data. Data itu bukan untuk melarang, supaya kita hitung berapa jumlahnya,” sambungnya.

    Oleh karena itu, Doel menegaskan, prediksi jumlah pendatang tersebut bukan sesuatu yang besar baginya. “Makanya tadi ada bilang 15.000. Kalau 15.000 itu kecil sekali. Sangat kecil sekali. Mungkin bisa di atas. Prediksi kita di atas 50 ribuan,” ucap dia menandaskan.

  • Jaga Silaturahmi, Desa-desa di Bantul Gelar Kesenian Tradisi dan Lomba

    Jaga Silaturahmi, Desa-desa di Bantul Gelar Kesenian Tradisi dan Lomba

    “Dulu banyak sekali lombanya, mulai lari keliling kampung, tarik tambang, maupun sepakbola sarung. Namun lima tahun terakhir suasananya kurang meriah karena fokus kegiatan terbagi di Agustusan,” kata Dukuh Kembanggede, Widiyanto.

    Dikatakannya, sebelumnya di wilayah Dusun Kembanggede di bulan Agustus sama sekali tidak dilaksanakan berbagai ajang kegiatan menyambut kemerdekaan. Jadi semua kegiatan dilaksanakan sesudah lebaran. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan pemudik mengenang masa lalu kehidupan di Kembanggede serta mengenalkan kehidupan tempat kelahirannya kepada anak-anak.“Jadi dulu, para pemudik antusias mengikuti perlombaan. Ini juga menjadi ajang silaturahmi, karena di tiga hari sebelumnya warga sibuk mengunjungi kerabatnya,” katanya.

    Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kondisi perekonomian tengah menurun sehingga tidak banyak pemudik yang pulang kampung. Gelaran Kembanggede FunFes#4 tahun ini hanya bisa mengumpulkan dana Rp12 juta. Tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai lebih dari Rp16 juta.

    Widi, panggilan akran Widiyanto mengakui saat ini tengah terjadi pergeseran nilai dengan acara tahunan ini. Banyak anak-anak muda, yang sebagai panitia pelaksana seperti enggan, karena mereka harus memikirkan pula kegiatan Agustusan. Sedangkan generasi tua, menginginkan tradisi ini tetap ada.

    Ia mengaku dalam waktu dekat akan mengevaluasi dengan mengumpulkan pemuda dan sesepuh padukuhan untuk menentukan masa depan tradisi yang dinilai banyak warga menjadi ajang terbaik untuk berkumpul dan silaturahmi.

    Salah satu pemudik asal Jakarta, Rahma mengakui tahun ini greget perlombaan dinilai kurang dibandingkan sebelum-sebelumnya. Dirinya bersama keluarga setiap tahunnya pulang ke Kembanggede salah satunya untuk ikut berpartisipasi. “Mungkin banyak warga Kembanggede di perantauan yang tahun ini belum bisa mudik. Jadi suasananya kurang greget,” ujarnya.

    Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Imam Pratanadi saat dihubungi mengapresiasi berbagai gelaran kesenian tradisi maupun kegiatan di pedesaan. Menurutnya hal ini akan menjadi nilai tambah bagi pariwisata karena akan menjadi hiburan alternatif bagi wisatawan selama libur lebaran. “Besok juga akan digelar Festival Klangenan Bantul 2025, di Embung Imogiri 1, Dusun Karang Kulon, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri. Berbagai kegiatan ini terus kita promosikan ke wisatawan,” tutupnya.

  • Arus Mudik Balik, Jumlah Penumpang Turun di Stasiun Malang Melonjak Drastis

    Arus Mudik Balik, Jumlah Penumpang Turun di Stasiun Malang Melonjak Drastis

    Malang (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang yang turun di Stasiun Malang selama tiga hari terakhir masa arus balik Lebaran 2025.

    Berdasarkan data resmi, jumlah penumpang yang datang di stasiun tersebut melebihi jumlah penumpang yang berangkat, menandakan pergerakan balik pemudik ke kota asal setelah liburan Idulfitri.

    Pada 2 April 2025, tercatat 3.149 penumpang naik dan 3.982 penumpang turun di Stasiun Malang. Kemudian pada 3 April, jumlah penumpang naik sebanyak 3.282 orang, sementara yang turun mencapai 4.244. Sedangkan pada 4 April, hingga pukul 09.00 WIB, penumpang yang naik berjumlah 2.931 orang, dan penumpang turun mencapai 4.150 orang.

    “Fenomena ini menandakan bahwa masyarakat yang sebelumnya berangkat di masa arus mudik kini mulai kembali ke tempat tinggal untuk melanjutkan aktivitas seperti bekerja atau bersekolah. Stasiun Malang menjadi salah satu titik kedatangan utama bagi para pemudik yang kembali dari berbagai daerah,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

    Mayoritas penumpang yang datang ke Malang menggunakan kereta api jarak jauh seperti KA Malioboro Ekspres dari Purwokerto, KA Tawang Alun dari Stasiun Ketapang Banyuwangi, dan KA Jayabaya dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

    Menyikapi meningkatnya jumlah kedatangan penumpang, PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh layanan operasional berjalan lancar, aman, dan nyaman. Koordinasi intensif dilakukan bersama petugas keamanan, tenaga pelayanan, serta pihak terkait lainnya agar arus balik Lebaran dapat berlangsung tertib tanpa kendala.

    “Menjelang berakhirnya masa libur Lebaran, diharapkan seluruh penumpang dapat kembali ke aktivitas sehari-hari dengan selamat dan membawa pengalaman perjalanan yang menyenangkan bersama kereta api, khususnya di masa angkutan Lebaran 2025 ini,” ujar Luqman.

    Tak lupa, pihak KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa kereta api yang telah mempercayakan perjalanan mereka selama masa angkutan Lebaran.

    “PT KAI Daop 8 mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan dan pilihannya menggunakan layanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2024. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran operasional, termasuk TNI/Polri, relawan dari Satgas Pramuka, dan komunitas pecinta kereta api yang turut serta dalam pelayanan di stasiun,” imbuh Luqman.

    Puncak arus balik diperkirakan akan terus berlanjut hingga Minggu, 6 April 2025, dengan Stasiun Malang tetap menjadi tujuan utama para pemudik dari berbagai kota di Indonesia. [luc/ian]

  • Arus Mudik Balik, 84 Ribu Kendaraan Terpantau Melintas di ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto

    Arus Mudik Balik, 84 Ribu Kendaraan Terpantau Melintas di ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Memasuki arus balik Lebaran 2025, terpantau arus lalu lintas di ruas tol ASTRA Infra kembali mengalami peningkatan di sebagian ruas. Hingga Kamis (3/4/2025) kemarin, sebanyak 84 ribu kendaraan melintas di ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto.

    Head of Business & Relations ASTRA Infra Toll Road Jombang – Mojokerto, Muhammad Abdul Aziz mengatakan, di hari ke tiga Lebaran 2025, terpantau lalu-lintas lancar di kedua arah. “Tercatat sekitar 84 ribu kendaraan melintas, jumlah ini lebih tinggi di banding hari normal,” ungkapnya, Jumat (4/4/2025).

    Aziz menjelaskan, jumlah tersebut lebih tinggi 220 persen dibandingkan lalu-lntas harian normal dan menurun sebesar 5,9 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Namun jumlah tersebut menurun dari hari sebelumnya, di Lebaran kedua sebanyak 85.59 kendaraan dan Lebaran ketiga sebanyak 85.018 kendaraan.

    “ASTRA Infra mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kecukupan bahan bakar kendaraan saat hendak melakukan perjalanan balik terutama sebelum melintasi titik-titik rawan kepadatan. Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan rest area di tengah periode arus balik Lebaran 2025,” himbaunya.

    Di tengah kondisi cuaca yang tak menentu, ASTRA Infra juga kembali mengimbau pemudik untuk dapat menjaga batas kecepatan kendaraan serta mewaspadai bahaya aquaplaning. Selain itu, bila rest area penuh pengguna jalan juga diimbau untuk tidak menggunakan atau berhenti di bahu jalan tol kecuali dalam keadaan darurat.

    “Pastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik, untuk menghindari bertambahnya antrean kendaraan akibat kendaraan dengan saldo kurang dan menghambat perjalanan kendaraan lain,” pungkasnya. [tin/ian]