Topik: Mudik

  • Tak Merasa Bersalah, Suami Tinggalkan Istri dan Bayinya Saat Mudik, Ogah Bertemu Lagi
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        5 April 2025

    Tak Merasa Bersalah, Suami Tinggalkan Istri dan Bayinya Saat Mudik, Ogah Bertemu Lagi Bandung 5 April 2025

    Tak Merasa Bersalah, Suami Tinggalkan Istri dan Bayinya Saat Mudik, Ogah Bertemu Lagi
    Editor
    KOMPAS.com –
    Seorang pria asal Pangalengan, Kabupaten Bandung, Ade Candra Gunawan, meninggalkan istri sirinya, Dede Ruyanti (35), dan bayi mereka yang baru berusia 4 bulan di Masjid Agung Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat, saat perjalanan mudik ke Ciamis, Selasa (1/4/2025).
    Ironisnya, saat ditemukan dan dikembalikan ke kampung halaman, Ade mengaku tak merasa bersalah dan enggan bertemu lagi dengan keduanya.
    Kepala Polsek Pagerageung, AKP Asep Saepulloh, mengatakan peristiwa penelantaran ini diduga dipicu ketidakharmonisan rumah tangga antara pasangan siri tersebut.
    Petugas awalnya menemukan Dede dan anaknya dalam kondisi kebingungan di masjid.
    Ade, Dede, dan bayi mereka menginap di sana setelah perjalanan malam dari Pangalengan.
    Sekitar pukul 03.00 WIB, Dede terbangun dan mendapati sang suami sudah tidak ada.
    Polisi yang berpatroli kemudian menemukan Dede menggendong bayinya sambil kebingungan.
    Setelah dijemput oleh petugas, ibu dan bayi tersebut diantar kembali ke Pangalengan menggunakan mobil sewaan, lalu diserahkan ke pemerintah desa setempat.
    Namun saat tiba di rumah, sang suami malah menunjukkan sikap tak peduli.
    “Ketika petugas bersama pihak desa mengantarkan, suami dari ibu Dede dan ayah dari bayi ini informasinya merasa tidak bersalah usai menelantarkan mereka di Masjid Agung Ciawi, Tasikmalaya,” ujar Asep kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon, Jumat (4/4/2025).
    Awalnya Ade menolak menerima kembali istri dan anaknya.
     
    Setelah dilakukan pendekatan oleh petugas dan pihak desa, ia akhirnya bersedia menerima mereka kembali, namun menolak untuk tinggal bersama.
    Dengan alasan kemanusiaan, akhirnya Dede dan bayinya diterima kembali, tapi tidak tinggal bersama suami dan keluarganya. Mereka ditempatkan di rumah kontrakan.
    Dede merupakan istri siri dari Ade. Meski demikian, berdasarkan dokumen yang diterima polisi, Dede dan anaknya tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) bersama Ade sebagai kepala keluarga. KTP Dede juga menunjukkan alamat yang sama.
    Sebelum insiden ini, pasangan tersebut diketahui sempat cekcok. Dede mengaku hendak dipulangkan ke Tasikmalaya oleh suaminya.
    (Penulis: Kontributor Tasikmalaya Irwan Nugraha)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sopir Angkot Bogor Bilang Uang Kompensasi Dipotong, Dishub Klaim Ikhlas Diberi
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        5 April 2025

    Sopir Angkot Bogor Bilang Uang Kompensasi Dipotong, Dishub Klaim Ikhlas Diberi Bandung 5 April 2025

    Sopir Angkot Bogor Bilang Uang Kompensasi Dipotong, Dishub Klaim Ikhlas Diberi
    Editor
    BOGOR, KOMPAS.com –
    Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengaku heran dengan munculnya tuduhan pemotongan uang kompensasi terhadap sopir angkot di kawasan Puncak Bogor.
    Seperti diketahui, uang kompensasi itu diberikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar sopir angkot tidak beroperasi sewaktu arus mudik Lebaran.
     
    Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengatakan, uang tersebut awalnya diberikan secara sukarela oleh para sopir kepada Kelompok Koperasi Serba Usaha (KKSU).
    Dadang menyebut sopir angkot tidak pernah dipaksa menyerahkan uang tersebut. 
    “Tadinya sopir memberikan seikhlasnya ke KKSU, tetapi kemudian berkembang, ada pemotongan Rp 200.000,” ujar Dadang saat ditemui di Pos Dishub Gadog, Puncak Bogor, Jumat (4/4/2025).
    Ia mengungkapkan bahwa simpang siur informasi yang menyebut adanya keterlibatan Dishub atau Organda dalam pemotongan dana kompensasi tidak benar.
    Menurutnya, munculnya isu itu disebabkan oleh miskomunikasi antara berbagai pihak yang terlibat.
    “Terkait informasi yang di luar yang simpang siur, dalam artian dari mulai Organda, Dishub, dengan KKSU, dan pemilik kendaraan, kita sudah sepakat bahwa yang tersampaikan kemarin ke Gubernur itu sama sekali tidak benar. Hal ini karena miskomunikasi,” jelasnya.
    Dishub juga memastikan bahwa persoalan tersebut telah dituntaskan. Total dana sebesar Rp 11,2 juta yang sempat dikumpulkan dari para sopir telah dikembalikan sepenuhnya.
    “Sekarang hari ini kita sudah saksikan semua bahwa yang potongan Rp 200.000, Rp 100.000, dan Rp 50.000, yang jumlahnya Rp 11,2 juta sudah diserahkan kembali ke sopir. Ini murni dari KKSU langsung. Yang kemarin ada pungutan itu, ternyata itu keikhlasan dari sopir,” kata Dadang.
    Sebelumnya diberitakan, sejumlah sopir angkot mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bahwa uang kompensasi sebesar Rp 1 juta yang mereka terima telah dipotong oleh oknum petugas sebesar Rp 200.000.
    Dedi pun berjanji akan mengganti uang yang dipotong tersebut dan menyatakan akan membawa kasus dugaan pemotongan oleh oknum KKSU dan Organda ke ranah hukum.
    “Untuk sopir angkot yang dipotong, jangan cemas ya. Saya akan siapkan Rp 200.000 lagi sebagai uang pengganti,” ujar Dedi dalam rekaman video yang diterima Kompas.com.
    (Penulis: Kontributor Bogor Afdhalul Ikhsan)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Yogyakarta, Surabaya, Kutoarjo favorit destinasi dari Stasiun Gambir

    Yogyakarta, Surabaya, Kutoarjo favorit destinasi dari Stasiun Gambir

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Yogyakarta, Surabaya, Kutoarjo favorit destinasi dari Stasiun Gambir
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 04 April 2025 – 23:44 WIB

    Elshinta.com – Memasuki periode arus balik Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat tiga kota yakni Yogyakarta, Surabaya, dan Kutoarjo menjadi favorit destinasi para pengguna kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta pada Jumat.

    “Dari data yang kami miliki, Stasiun Lempuyangan (Yogyakarta), Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Kutoarjo menjadi tiga tujuan yang paling banyak dipilih oleh mereka yang berangkat dari Stasiun Gambir,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat.

    Pada 4 April 2025, tercatat jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir menuju tiga kota tersebut sangat signifikan. Sebanyak 26.952 penumpang menuju Stasiun Lempuyangan, 26.420 penumpang menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan 22.386 penumpang menuju Stasiun Kutoarjo.

    Selain Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen juga mencatat tiga kota tujuan favorit pemudik, yaitu Yogyakarta dengan 39.413 penumpang, Semarang Tawang dengan 35.134 penumpang, dan Bandung dengan 27.480 penumpang.

    PT KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik selama periode Lebaran 2025, sejak 21 Maret hingga 11 April.

    PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 85 perjalanan kereta api dengan total 49.184 kursi, dan Stasiun Gambir sendiri melayani 46 perjalanan dengan tingkat okupansi 51 persen. PT KAI juga masih menyediakan layanan loket pembelian tiket langsung (“go show”) bagi yang belum melakukan pemesanan.

    Selain pembelian tiket secara luring, masyarakat yang belum memiliki tiket juga bisa memesan tiket secara daring melalui aplikasi “Access by KAI”.

    Sumber : Antara

  • Puncak Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Sudah Beli Tiket Sebelum Beranjak ke Pelabuhan Bakauheni – Page 3

    Puncak Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Sudah Beli Tiket Sebelum Beranjak ke Pelabuhan Bakauheni – Page 3

    Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, perlu ada kewaspadaa di tingkat stakeholder dan masyarakat beberapa waktu ke depan, di sejumlah wilayah lantaran adanya curah hujan dengan intensistas lebat.

    “Bapak Menko dan Menteri, perkenankan kami menambahkan tambahan informasi perlunya kewaspadaan, terutama tadi sudah disampaikan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan dapat berkembang menjadi sangat lebat terutama di wilayah Jawa Timur,” kata Dwikorita di Mapolda Metro Jaya, Minggu (30/3/2025).

    “Kemudian juga di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, kemudian juga Nusa Tenggara Timur, Aceh, Sumatera Utara. Kemudian juga di Maluku Utara dan Sulawesi Selatan,” sambungnya.

    Ia menjelaskan, kewaspadaan itu berlaku sejak 31 Maret-1 April 2025. Oleh karenanya, ia meminta doa kepada masyarakat agar bisa menjadi lebih kondusif selama dua hari tersebut.

    “Nah itu berlaku untuk tanggal 31 Maret hingga 1 April. Jadi selama dua hari lebaran ini mohon doa agar semuanya karena sudah dimitigasi insyaAllah dengan doa kita semua menjadi lebih kondusif,” jelas Dwikorita.

     

  • Sudah 40% Kendaraan Mengarah ke Jakarta di Arus Balik Lebaran

    Sudah 40% Kendaraan Mengarah ke Jakarta di Arus Balik Lebaran

    Jakarta

    Momen arus balik Lebaran mulai menunjukkan lonjakan jumlah kendaraan yang melintas di Tol Trans Jawa sampai dini hari ini. Sebanyak 40 persen dari prediksi 2,2 juta kendaraan telah mengarah ke Jakarta.

    “Proyeksi arus mudik dan arus balik itu beda ya. Proyeksi arus balik itu 2,2 juta, hari ini diperkirakan sudah hampir 40 persen yang sudah mengarah ke Jakarta,” ujar Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho kepada wartawan saat memantau arus balik di pintu Tol Banyumanik, Jawa Tengah, Jumat (4/4/2025).

    Irjen Agus menerangkan, angka tersebut akan terus bertambah hingga awal pekan depan. Sisa 60 persen yang belum melintas bakal terdistribusi dalam empat hari mendatang.

    “Maka dari itu 60 persen tentu dibagi pada tanggal 5, 6, 7, 8 (April), ini sudah kita persiapkan,” ucap.

    Selanjutnya, prediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (6/4). Pada puncak arus balik ini akan diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional, sekaligus akan dilepas Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

    “Kehadiran Bapak Kapolri ke Jawa Tengah akan memberangkatkan flag off arus balik, jadi one way nasional arus balik pada tanggal 6 kurang lebih jam 9 di Kalikangkung,” ucapnya.

    “Karena bangkitan arus sudah nampak kemarin. Jadi mulai tanggal 3 (Maret), Korlantas Polri sudah mulai melakukan one way lokal arus balik dari Km 188 sampai Km 70, itu tahap pertama,” jelasnya.

    “Tanggal 4, melakukan lagi ketika bangkitan arus cukup tinggi, kita dapat laporan dari Dirlantas Jawa Tengah ada bangkitan arus cukup tinggi, kami perpanjang lagi one way lokal arah balik ada bangkitan cukup tinggi, kami perpanjang lagi one way lokal arah balik, arus balik itu dari km 219 ke 70,” sambungnya.

    (maa/maa)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Arus Balik 2025, Ini Lokasi SPKLU di Banten

    Arus Balik 2025, Ini Lokasi SPKLU di Banten

    Liputan6.com, Serang Pemudik yang melakukan perjalanan arus balik atau pun berwisata di wilayah Banten dan menggunakan kendaraan listrik, bisa mencari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terdekat melalui aplikasi PLN Mobile. Beberapa lokasi SPKLU yang bisa dijangkau masyarakat berada di Dermaga Eksekutif Merak, Royal Hotel Krakatau hingga Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

    Jika mengalami masalah selama diperjalanan, masyarakat bisa menghubungi nomor 123 atau melapor di PLN Mobile di layanan live chat. “Untuk memudahkan pemudik, PLN menyediakan fitur electric vehicle di aplikasi PLN Mobile. Pemudik dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU, memantau ketersediaan daya, dan mendapatkan petunjuk arah,” ujar General Manager (GM) PLN UID Banten, Mochamad Andy Adchaminoerdin, dalam keterangan resminya, Jumat, (04/04/2025).

    Khusus di wilayah Banten, sudah ada 163 SPKLU di 91 titik yang bisa digunakan masyarakat umum untuk mengisi ulang daya kendaraan listriknya, baik sepeda motor ataupun mobil. Kemudian, disetiap SPKLU juga telah disiagakan petugas PLN yang akan membatu pemudik maupun wisatawan untuk mengisi daya kendaraan listriknya. “Kami ingin memastikan pengguna kendaraan listrik dapat kembali ke kota asal dengan aman dan nyaman. Infrastruktur SPKLU telah kami siapkan, dan tim di lapangan siap membantu jika dibutuhkan,” terangnya.

  • Arus Balik di Pelabuhan Merak Hari Ini Terpantau Mulai Padat, Sampai Kapan?

    Arus Balik di Pelabuhan Merak Hari Ini Terpantau Mulai Padat, Sampai Kapan?

    Liputan6.com, Cilegon – Kepadatan arus balik di Pelabuhan Merak sudah mulai terlihat berdasarkan pantauan Jumat, 04 April 2025, mulai pukul 21.00 Wib hingga 22.51 Wib. Sejumlah dermaga sudah mulai terisi oleh berbagai macam jenis kendaraan dan didominasi mobil pribadi.

    Begitupun saat bongkaran kapal di tujuh dermaga Pelabuhan Merak, didominasi pejalan kaki dan mobil pribadi yang menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Jawa. 

    Antrean kendaraan di pintu keluar Pelabuhan Merak hingga jalan raya di depan Dermaga Eksekutif juga terjadi, ketika bongkaran kendaraan.

    Kepadatan arus balik Idul Fitri di Pelabuhan Bakauheni dan Merak diprediksi berlangsung mulai Jumat, 04 April hingga Minggu, 06 April 2025.

    “Diprediksi lonjakan arus balik akan terjadi mulai Jumat hingga Minggu, 04-06 April 2025 atau H+3 hingga H+5 lebaran,” ujar Dirut ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, dalam keterangan resminya, Jumat, (04/04/2025).

    Dalam catatan ASDP, sejak H-10 hingga H+2, ada 596.493 penumpang dan 128.575 unit kendaraan telah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu menuju Merak.

    Sementara itu, dari arah sebaliknya, Pulau Jawa ke Sumatera, tercatat sebanyak 1.016.758 penumpang dan 256.698 unit kendaraan menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.

    Layanan satu harga di seluruh dermaga Pelabuhan Merak dan Bakauheni juga kembali diterapkan ASDP Indonesia Ferry selama arus balik. Pemudik juga diminta membeli tiket melalui layanan resmi Ferizy agar tidak terkena harga getok.

    “Kami mengingatkan agar masyarakat membeli tiket hanya melalui aplikasi Ferizy atau agen resmi. Jangan membeli tiket di pelabuhan apalagi lewat calo,” terangnya.

     

    Viral Jutaan Ikan Mati di Pantai Jetis Cilacap

  • Lonjakan Pengunjung di Rest Area Saat Arus Balik, Jasa Marga Imbau Pemudik Optimalkan Waktu Istirahat – Page 3

    Lonjakan Pengunjung di Rest Area Saat Arus Balik, Jasa Marga Imbau Pemudik Optimalkan Waktu Istirahat – Page 3

    Jasa Marga mencatat sebanyak 685.079 unit kendaraan pemudik telah kembali ke wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama.

    Data itu dihimpun sejak H+1 hingga H+2 Lebaran Idul Fitri 1446 H dari GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

    “Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 32,4% jika dibandingkan lalin normal (517.468 kendaraan),” kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam keterangannya, Jumat (4/5/2025).

    Lisye melaporkan, mayoritas kendaraan datang dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung. Angkanya, mencapai 343.427 unit kendaraan atau secara persentase 50,1% persen.

    Sementara itu, sisanya 181.344 kendaraan masuk dari arah barat (Merak), dan 160.308 kendaraan dari arah Selatan (Puncak).

    Menurut Lisye, peningkatan arus balik paling terlihat di Gerbang Tol Cikampek Utama, yang mencatat lonjakan 77,9% dari lalu lintas normal. Tidak hanya itu, lalu lintas dari Bandung melalui GT Kalihurip Utama juga naik 50,6 %.

  • Porter Stasiun Tawang Panen Rezeki Saat Arus Mudik Lebaran

    Porter Stasiun Tawang Panen Rezeki Saat Arus Mudik Lebaran

    Semarang, Beritasatu.com – Momen arus mudik menjadi berkah tersendiri bagi para porter di Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah. Di tengah kemeriahan masyarakat yang mudik dan hiruk pikuk para penumpang di stasiun, para porter turut sibuk mengangkut koper dan barang bawaan para pemudik.

    Setiap arus mudik Lebaran, penghasilan para porter di Stasiun Semarang Tawang dapat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa.

    Salah satu porter di Stasiun Semarang Tawang, Sugino mengaku telah menjalani profesi ini selama 10 tahun. Dari tahun ke tahun, ia merasakan keberkahan tersendiri saat arus mudik karena penghasilannya meningkat tajam.

    “Sudah 10 tahun, alhamdulillah menjadi berkah ramai. Kalau penumpangnya ramai pada tahun ini, sehari bisa dapat 10 orang,” jelasnya pada Jumat (4/4/2025).

    Warga Semarang Utara itu mengaku selama arus mudik Lebaran 2025, ia bisa membawa pulang uang sekitar Rp 200.000 hingga Rp 250.000 per hari. Meskipun tidak mematok tarif khusus, biasanya ia mendapat upah jasa porter sebesar Rp 25.000 hingga Rp 50.000.

    “Tarifnya tidak tentu, kalau barangnya banyak biasanya Rp 50.000, kalau sedikit Rp 25.000. Saya senang melayani semua penumpang. Tidak ada duka, karena Lebaran banyak penumpang, banyak rezeki,” ujarnya.

    Hal serupa disampaikan oleh Paimin, rekan sesama porter di Stasiun Semarang Tawang. Selama mudik Lebaran ia dapat melayani hingga 10 penumpang per hari. Penghasilannya bahkan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

    “Sehari bisa mencapai Rp 200.000 sampai Rp 250.000. Biasanya ada 10 penumpang per hari. Kalau Lebaran banyak penumpang, penghasilan bisa mencapai Rp 200.000 hingga Rp 300.000. Kalau hari normal biasanya hanya sekitar Rp 100.000,” kata Paimin.

    Sementara itu, salah satu pemudik asal Jakarta, Anita mengaku memilih jasa porter karena sangat membantu saat membawa barang bawaan yang cukup banyak. Dengan tarif yang terjangkau, ia merasa senang dengan kehadiran porter di stasiun, terutama pada momen arus mudik yang memang sangat membutuhkan bantuan.

    “Saya sering menggunakan jasa porter. Kehadirannya sangat membantu saat membawa barang bawaan banyak,” ungkap Anita.

    Para porter di Stasiun Semarang Tawang merasakan berkah tersendiri selama momen mudik Lebaran. Dengan meningkatnya jumlah penumpang, mereka tidak hanya mendapat penghasilan lebih, tetapi juga kebahagiaan karena bisa membantu para pemudik dalam perjalanan ke kampung halaman.

  • 40 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta, Puncak Arus Balik Diprediksi pada 5-8 April – Halaman all

    40 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta, Puncak Arus Balik Diprediksi pada 5-8 April – Halaman all

    Masih ada sekitar 60 persen pemudik yang belum kembali. Mereka diperkirakan akan kembali ke Ibu Kota pada periode 5 hingga 8 April.

    Tayang: Sabtu, 5 April 2025 01:34 WIB

    lihat foto

    Tribunnews.com/Fersianus Waku

    ARUS BALIK- Ilustrasi 40 persen pemudik sudah kembali ke Jakarta hingga H+4 Lebaran, Jumat (4/4/2025).

    TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan sekitar 40 persen pemudik sudah kembali ke Jakarta hingga H+4 Lebaran, Jumat (4/4/2025).

    Data tersebut mengacu pada proyeksi total arus balik yang mencapai 2,2 juta pemudik.

    “Proyeksi arus balik itu 2,2 juta, hari ini diperkirakan sudah hampir 40 persen yang sudah mengarah ke Jakarta,” ujar Agus saat meninjau Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.

    Dengan demikian, masih ada sekitar 60 persen pemudik yang belum kembali. Mereka diperkirakan akan kembali ke Ibu Kota pada periode 5 hingga 8 April.

    Agus menegaskan pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghindari kemacetan parah saat puncak arus balik nanti. Salah satunya adalah penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional.

    “Ini sudah kita persiapkan karena memang kehadiran Bapak Kapolri ke Jawa Tengah akan memberangkatkan flag off arus balik, jadi one way nasional arus balik pada tanggal 6 (April) kurang lebih jam 9 di Kalikangkung,” jelasnya.

    Pihak kepolisian pun mengimbau para pemudik untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta dengan bijak agar tak terjebak kepadatan lalu lintas. 

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’1′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini