Topik: Mudik

  • Bahlil Datang ke Kota Ambon, Cek Kualitas BBM di SPBU
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        5 April 2025

    Bahlil Datang ke Kota Ambon, Cek Kualitas BBM di SPBU Regional 5 April 2025

    Bahlil Datang ke Kota Ambon, Cek Kualitas BBM di SPBU
    Tim Redaksi
    Bahlil mendatangi
    SPBU Wayame
    , Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dan menguji dua jenis BBM, Pertalite dan Pertamax.
    Bahlil datang didampingi pejabat SKK Migas, PLN Maluku, Maluku Utara, SKDA Maluku, dan Wali Kota Ambon. 
    “Saya sudah cek langsung di SPBU dan
    kualitas BBM
    di Ambon aman, secara bersama kita lihat dan ukur semua sesuai spesifikasi,” kata Bahlil di sela-sela pengujian BBM.
    Pengujian BBM itu, kata Bahlil, sekaligus untuk menjawab keraguan masyarakat di Maluku terhadap kadar BBM tersebut.
    Hasil pengujian RON 90 dan RON 92 menunjukkan berada di atas batas standar pengujian.

    Kualitas BBM

    alhamdulillah
    sesuai spesifikasi, masyarakat tidak perlu ragu karena kualitas BBM RON 90 dan 92 kita sudah cek,” kata dia.
    Ia menegaskan, Pertamina sebagai BUMN yang dipercayakan Pemerintah mengelola BBM, sehingga harus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama saat hari raya.
    Bahlil juga sempat bertanya kepada petugas SPBU tentang ada tidaknya keluhan atau pertanyaan dari masyarakat.
    Bahlil lalu meminta petugas di SPBU Wayame untuk menunjukkan hasil pengujian RON dari Pertalite dan Pertamax kepada masyarakat yang hendak mengisi BBM.
    Dia juga memastikan, stok BBM dalam kondisi aman saat arus balik serta kualitas BBM tetap sesuai spesifikasi.
    Masyarakat diminta tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan energi selama libur Lebaran.

    Alhamdulillah
    secara keseluruhan kebutuhan energi masyarakat saat puncak arus mudik hingga arus balik liburan Lebaran tidak terjadi kendala apa pun,” ujar dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kendaraan Pemudik di Bakauheni Menumpuk, "Delay System" Diberlakukan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        5 April 2025

    Kendaraan Pemudik di Bakauheni Menumpuk, "Delay System" Diberlakukan Regional 5 April 2025

    Kendaraan Pemudik di Bakauheni Menumpuk, “Delay System” Diberlakukan
    Tim Redaksi
    LAMPUNG, KOMPAS.com –

    Antrean kendaraan
    pemudik terlihat menumpuk di
    Pelabuhan Bakauheni
    pada Sabtu (5/4/2025) malam.
    ASDP dan Kepolisian setempat telah memberlakukan sistem tunda (
    delay system
    ) di beberapa buffer zone untuk mengatasi masalah tersebut.
    Pantauan
    Kompas.com di
    Toll Gate Pelabuhan Bakauheni menunjukkan bahwa
    antrean kendaraan
    mulai mengular sejak sekitar pukul 17.00 WIB.
    Antrean ini diperkirakan telah memanjang hingga lebih dari 4 kilometer, merambat hingga ke jalan layang akses exit Tol Bakauheni Selatan.
    Sempat terjadi kemacetan parah ketika ribuan kendaraan berusaha masuk ke area dermaga Pelabuhan Bakauheni.
    Kendaraan yang didominasi oleh mobil pribadi tidak dapat masuk karena seluruh area tunggu dermaga telah dipadati oleh pemudik.
    Risna (33), salah satu pemudik, mengungkapkan bahwa kemacetan sudah mulai terasa sebelum mencapai pelabuhan.
    “Sebelum sampai sini sudah macet, sampai ke KM 20B,” ujarnya.
    Dia juga menambahkan bahwa total waktu tempuh yang dijalani oleh dirinya dan keluarganya telah lebih dari 3 jam.
    Terkait penanganan kemacetan ini, Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menjelaskan bahwa sistem tunda telah diterapkan.
    “Ada beberapa ruas jalan yang disediakan di buffer zone. Ada 5 titik buffer zone yakni di KM 87B, KM 57B, 49B, 33B dan 20B,” jelasnya.
    Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika, juga menegaskan bahwa delay system telah diterapkan.

    Delay system
    terkait arus kendaraan saat ini sedang dijalankan di masing-masing rest area yang telah diploting,” kata dia.
    Pemberlakuan delay system ini diharapkan dapat membantu mengurai penumpukan kendaraan yang terjadi di pelabuhan secara bertahap, sehingga arus pemudik dapat berjalan lebih lancar.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Arus Balik di Stasiun Bandung dan Kiaracondong Meningkat, Puncaknya Diperkirakan Besok

    Arus Balik di Stasiun Bandung dan Kiaracondong Meningkat, Puncaknya Diperkirakan Besok

    JABAR EKSPRES — Arus balik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan di wilayah PT KAI Daop 2 Bandung. Per Sabtu (5/4/2025) jumlah penumpang yang datang ke Bandung lebih tinggi dibanding mereka yang berangkat dari kota ini.

    Humas PT. KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, lonjakan penumpang sudah terjadi saat ini, tercatat mencapai nyaris 10.000 penumpang yang bertolak dari Bandung maupun sebaliknya.

    “Jumlah penumpang hari ini yang berangkat dari Stasiun Bandung ada 6.133 penumpang, sedangkan yang datang mencapai 7.077 penumpang,” ungkap Kuswardoyo saat dikonfirmasi Jabar Ekspres, Sabtu (5/4) sore.

    Hal serupa juga terlihat di Stasiun Kiaracondong, sebanyak 3.084 penumpang tercatat berangkat, sementara yang datang mencapai 4.965 penumpang.

    BACA JUGA: Pemkot Bandung Kecolongan, Pungli di Bonbin Masih Terjadi!

    Dia merincikan, dihitung sejak hari pertama Lebaran, 31 Maret 2025, hingga hari ini, tercatat 61.005 penumpang telah berangkat dari Stasiun Bandung, dan 66.606 penumpang tiba di sana.

    Masih berdasarkan catatan pihaknya, sementara arus balik di Stasiun Kiaracondong, total keberangkatan mencapai 26.573 penumpang dan kedatangan 26.022 penumpang.

    Menurut Kuswardoyo, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (6/4/2025). Namun ia menekankan bahwa prediksi ini masih bisa berubah, mengingat tren mudik dan balik tahun ini tidak persis sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

    BACA JUGA: Pungli di Bandung Zoo, Pengunjung: Masker dan Parkir Seharga Es Kopi

    “Sejauh ini kemungkinan masih akan berubah melihat tren mudik dan balik yang berbeda dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.

  • 7 Aplikasi Mudik Balik yang Wajib Diunduh Tahun 2025, Apa Saja?

    7 Aplikasi Mudik Balik yang Wajib Diunduh Tahun 2025, Apa Saja?

    PIKIRAN RAKYAT – Terdapat 7 aplikasi mudik balik yang bisa diunduh Sobat PR tahun 2025. Lebaran 2025 sudah berlalu dan kini saatnya kembali ke perantauan dengan rutinitas sehari-hari.

    Bagi Sobat PR yang baru akan menempuh perjalanan ke perantauan, bisa mengunduh aplikasi ini yang dijamin akan membantu selama di jalan. Apa saja? Simak selengkapnya:

    7 aplikasi mudik balik yang wajib diunduh tahun 2025 Google Maps dan Waze

    Aplikasi untuk melihat rute perjalanan ke perantauan.

    Tiket, Traveloka, dan PegiPegi

    Aplikasi ini berguna untuk pemesanan tiket transportasi selama mudik atau arus balik Lebaran 2025.

    Aplikasi Telemedis seperti Halodoc, Alodokter, atau Klinik SehatQ

    Ini berguna untuk menyediakan fitur obat atau memeriksakan kesehatan dalam kondisi darurat.

    Travoy

    Aplikasi ini berguna untuk pengecekan kondisi jalan tol lewat CCTV.

    Perbankan dan e-wallet

    Tentu ini sangat berguna untuk transaksi non tunai, terlebih jika Sobat PR tidak membawa uang cash cukup untuk transaksi pembelian.

    Streaming musik dan film

    Untuk membunuh kebosanan selama perjalanan, tak ada salahnya mengunduh aplikasi streaming musik dan film yang legal. Contohnya adalah Spotify dan YouTube Music (untuk musik) dan Netflix, Disney Plus, dan Vidio (untuk film).

    Prakiraan cuaca

    Contoh aplikasi untuk memantau cuaca adalah Info BMKG, AccuWeather, dan Weather Underground.

    Tips Mudik Balik Pakai Motor dan Mobil Listrik, Cek Dulu Kondisi Kendaraan

    Tips Mudik Balik Aman dan Nyaman bagi Anak, Siap-Siap Arus Balik Lebaran 2025

    Tips saat mudik balik Lebaran 2025

    Istirahat Teratur
    Berhenti setiap 2-3 jam untuk istirahat. Biarkan anak-anak bergerak, meregangkan kaki, dan menghirup udara segar. Pilih tempat istirahat yang aman dan memiliki fasilitas toilet. Jaga Kebersihan
    Bawa kantong plastik untuk sampah dan tisu basah untuk membersihkan tangan dan permukaan. Perhatikan Suhu Kabin
    Pastikan suhu di dalam mobil nyaman untuk anak-anak. Jangan terlalu dingin atau terlalu panas. Hindari Berkendara Terlalu Lama tanpa Istirahat
    Pengemudi juga membutuhkan istirahat yang cukup agar tetap fokus dan tidak mengantuk. Ajak Anak Berinteraksi
    Ajak anak-anak bernyanyi, bermain tebak-tebakan, atau bercerita untuk mengisi waktu dan menghindari kebosanan. Siapkan Perlengkapan Darurat
    Selalu siap dengan tisu, lap, dan kantong plastik jika anak tiba-tiba muntah. Prioritaskan Keselamatan
    Pastikan semua anak duduk dengan benar di kursi mobil yang sesuai dengan usia dan berat badan mereka. Periksa kembali sabuk pengaman sebelum melanjutkan perjalanan. Fleksibel dengan Jadwal
    Jangan terpaku pada jadwal yang terlalu ketat. Bersiaplah untuk berhenti lebih sering jika anak-anak rewel atau membutuhkan sesuatu. Bawa Selimut dan Bantal Kecil
    Ini bisa membuat anak-anak lebih nyaman saat tidur di dalam mobil. Manfaatkan Aplikasi Peta dan Informasi Lalu Lintas
    Gunakan aplikasi peta untuk memantau kondisi lalu lintas dan mencari alternatif rute jika terjadi kemacetan.

    Demikian daftar aplikasi mudik balik Lebaran 2025 yang bisa diunduh pejuang perantauan. Pastikan perjalanan berjalan lancar dan nyaman.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Kapolri Imbau Pemudik Balik ke Jakarta Naik Kereta, Hindari Macet!

    Kapolri Imbau Pemudik Balik ke Jakarta Naik Kereta, Hindari Macet!

    Semarang, Beritasatu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyarankan pemudik yang mau balik ke Jakarta agar menggunakan kereta api untuk menghindari kemacetan di jalan saat arus balik Lebaran 2025.

    Hal itu disampaikan kapolri saat meninjau kesiapan pelayanan puncak arus balik Lebaran 2025 di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2025).

    “Kami anjurkan kepada masyarakat yang akan kembali ke Jakarta, manfaatkanlah kereta api. Selain harga tiket yang relatif terjangkau, metode ini juga bisa membantu mengurai beban lalu lintas arus balik di jalur darat,” kata Listyo.

    Kapolri menekankan pentingnya pemanfaatan moda transportasi massal seperti kereta api untuk mengurai kepadatan arus balik menuju Jakarta.

    “Kalau kita lihat dari presentasi dan interaksi langsung dengan masyarakat, banyak yang memilih menggunakan kereta api karena waktu tempuhnya yang terukur dan tepat waktu. Dari Semarang ke Jakarta misalnya bisa hanya sekitar lima jam,” katanya.

    Kapolri mengapresiasi PT KAI yang menambah perjalanan kereta api serta meningkatkan fasilitas pelayanan selama musim arus mudik dan balik Lebaran 2025.

    Kapolri meminta masyarakat menggunakan kereta api untuk balik dari mudik. “Masih tersedia banyak kursi dan perjalanan tambahan,” ujarnya.

  • "Semoga Jadwal Pesawat ke Malang Semakin Banyak"
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        5 April 2025

    "Semoga Jadwal Pesawat ke Malang Semakin Banyak" Surabaya 5 April 2025

    “Semoga Jadwal Pesawat ke Malang Semakin Banyak”
    Tim Redaksi
    MALANG, KOMPAS.com –

    Arus balik Lebaran
    mulai terasa di
    Bandara Abdulrachman Saleh
    , Malang, dengan suasana hangat kepulangan keluarga dan harapan akan perjalanan yang nyaman menyatu dalam aktivitas bandara yang semakin padat.
    Pada Sabtu (5/4/2025), lonjakan penumpang terlihat jelas, terutama pada rute Jakarta–Malang–Jakarta yang dilayani oleh maskapai Batik Air, Garuda Indonesia, dan Citilink.
    “Perkiraan load faktor keberangkatan di atas 95 persen,” kata Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Purwo Cahyo Widhiatmoko.
    Tercatat, total ada 14 pergerakan pesawat, dengan tujuh pesawat tiba dan tujuh lainnya berangkat.
    Jumlah penumpang yang tercatat mencapai 2.271 orang, terdiri dari 1.114 penumpang yang datang dan 1.157 penumpang yang berangkat.
    Sebagai bentuk kesiapan menghadapi peningkatan arus balik, Bandara Abdulrachman Saleh tidak hanya mengandalkan jadwal dan teknis penerbangan.
    “Ada posko angkutan Lebaran, layanan kesehatan gratis, pos pengamanan, dan patroli area sekitar bandara secara rutin,” tambah Purwo.
    Di tengah data dan jadwal yang terus bergerak, terdapat kisah dari para penumpang.
    Salah satunya
    Auliana Maharani
    , warga asli Malang yang telah bekerja di Jakarta selama puluhan tahun.
    Menurutnya, mudik bukan hanya sekadar transportasi, tetapi juga perjuangan untuk kembali ke kampung halaman.
    “Mudik pakai pesawat karena kehabisan tiket kereta. Daripada naik bus, ya mending pilih pesawat aja, tidak capek di jalan,” ujarnya.
    Auliana mengaku telah merencanakan perjalanan mudik dengan cermat, termasuk membeli tiket jauh-jauh hari.
    “Beli melalui aplikasi, seperti web KAI, Tokopedia, Traveloka, atau Tiket.com. Biasanya pesan dua minggu sebelum hari H. Lebih fleksibel, tidak perlu menghabiskan waktu,” ungkapnya.
    Namun, ia juga menyadari bahwa harga tiket pesawat saat Lebaran cukup menguras kantong.
    “Kalau tiket pesawat pas Lebaran pasti agak mahal sih, jadi ya mesti sudah siap bujet sebelumnya. Ke depannya semoga jadwal pesawat makin banyak untuk tujuan ke Malang dan harga makin terjangkau,” harap Auliana.
    Bandara Abdulrachman Saleh memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (6/4/2025), dengan estimasi jumlah penumpang lebih dari 2.000 orang.
    Tujuh penerbangan telah disiapkan untuk melayani masyarakat yang akan kembali ke kota asal masing-masing.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Soal KA Batara Kresna Tabrak Mobil di Sukoharjo, Penjaga Palang: Alat Komunikasi Tak Bisa Dipakai – Halaman all

    Soal KA Batara Kresna Tabrak Mobil di Sukoharjo, Penjaga Palang: Alat Komunikasi Tak Bisa Dipakai – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api (KA) Batara Kresna dan mobil Daihatsu Sigra putih terjadi di perlintasan rel kereta api di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu, 26 Maret 2025.

    Insiden ini mengakibatkan empat orang pemudik yang menuju Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Wonogiri meninggal dunia.

    Surya Hendra Kusuma, penjaga palang pintu KA Batara Kresna di perlintasan PJL 19, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh tidak berfungsinya alat komunikasi.

    “Alat komunikasi radio (Rig) yang kami gunakan di pos saat itu tidak bisa dipakai seperti biasanya. Saya tidak mendapatkan kabar keberangkatan kereta dari stasiun Nguter,” ungkap Surya, Sabtu (5/4/2025).

    Surya menambahkan bahwa sistem informasi antarpenjaga lintasan selama ini masih mengandalkan WhatsApp, karena keterbatasan sarana komunikasi yang disediakan oleh Dinas Perhubungan Sukoharjo.

    “Kami hanya difasilitasi Rig dan HT (Handy Talky), tapi HT jangkauannya terbatas, dan Rig tidak mencakup semua lintasan. Akhirnya kami komunikasi pakai WhatsApp,” ujarnya.

    Surya menyatakan, dirinya baru memperoleh informasi keberangkatan kereta dari Stasiun Nguter pada pukul 08.18 WIB yang disampaikan oleh PJL Songgorunggi.

    Sebelum di PJL 19 pos yang dijaga oleh Surya, masih ada satu pos lintasan lain, yaitu PJL 21 di Begajah.

    “Dari PJL 21 tidak ada informasi yang masuk ke saya. Jadi memang informasi yang saya terima sudah sangat mepet,” terangnya.

    Akibat keterlambatan informasi dan kendala teknis pada palang pintu, Surya mengaku sempat mencoba menutup palang secara manual.

    Namun, usaha itu tak membuahkan hasil karena palang tak tertutup sempurna sedangkan mobil sudah berada di atas rel.

    “Saya sudah coba tutup manual, tapi gagal tertutup sempurna. Mobil sudah terlanjur masuk ke jalur rel saat itu, jadi kecelakaan tidak bisa dihindari,” ujarnya.

    Korban Kecelakaan

    Dalam kecelakaan tersebut, terdapat tujuh orang di dalam mobil, di mana empat di antaranya meninggal dunia.

    Korban jiwa terdiri dari Agus (41), Linda (45), Nabila (15), dan sepupu mereka, Purwanto.

    Sementara itu, tiga orang lainnya, istri Purwanto, Sri Lestari (43), dan dua anaknya, Kanda (17) serta Saifana (15) mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

    Suparjo (58), sepupu Purwanto, mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui bahwa Purwanto dan keluarganya sedang dalam perjalanan mudik ke kampung halaman di wilayah Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.

    Ia menyebut, Purwanto jarang pulang kampung ke kediaman mertuanya pada momen Lebaran karena sakit. 

    Menurutnya, sudah empat kali Idulfitri suami dari Sri Lestari itu tak mudik.

    “Yang perempuan (Sri Lestari), karena asli Celep, setiap tahun (mudik). Bapaknya (Purwanto) jarang karena sakit,” ujar Suparjo, Rabu (26/3/2025).

    Rombongan pemudik tersebut berangkat dari Jakarta pada Selasa, 25 Maret 2025, namun mengalami kecelakaan sebelum tiba di kampung halaman mereka.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Pengakuan Penjaga Palang Pintu saat Batara Kresna Tabrak Sigra di Sukoharjo: Alat Komunikasi Rusak.

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • Puncak arus balik di Terminal Tanjung Priok diprediksi H+5 Lebaran

    Puncak arus balik di Terminal Tanjung Priok diprediksi H+5 Lebaran

    Jakarta (ANTARA) – Pengelola Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara memprediksi puncak arus balik di terminal bus itu terjadi pada Minggu (6/4) atau H+5 Lebaran 2025.

    “Arus balik pemudik mulai mengalami peningkatan pada Jumat (4/4) sore dan diperkirakan lonjakan penumpang masih terjadi hingga Minggu,” kata Kepala Tata Usaha Terminal Bus Tanjung Priok Heri Purnomo di Jakarta, Sabtu.

    Ia mengatakan sejak Jumat (4/4) hingga Sabtu pagi ini sebanyak 1.143 penumpang telah sampai di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara menggunakan 90 unit bus.

    Pada Jumat (4/4) tercatat sudah ada 927 penumpang datang dengan 65 bus. Kemudian pada Sabtu (5/5) pukul 08.00 WIB tercatat sebanyak 216 penumpang tiba dengan 25 bus. Mayoritas penumpang yang tiba berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang, kata dia, pihaknya bersama unsur terkait lain tetap melakukan pemeriksaan kesehatan pengemudi dan inspeksi kondisi kendaraan.​​​​​​ Saat ini kondisi di terminal masih terpantau kondusif.

    “Posko kesehatan maupun pengamanan juga masih siaga,” kata Heri.

    Sementara itu, penumpang bus asal Purbalingga, Jawa Tengah, Yanti (45) mengaku kembali ke Jakarta bersama keluarga setelah libur di kampung halaman sejak 25 Maret 2025.

    “Kebetulan suami saya pada Senin (7/4) sudah masuk kerja dan anak-anak juga akan mulai masuk sekolah,” ujarnya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Kapolri Tinjau Rest Area KM 456 Salatiga

    Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Kapolri Tinjau Rest Area KM 456 Salatiga

    Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Kapolri Tinjau Rest Area KM 456 Salatiga
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com

    Kapolri
    Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau Rest Area Kilometer 456 di wilayah Salatiga, Jawa Tengah, jelang puncak
    arus balik
    Lebaran, Sabtu (5/4/2025).
    Sigit dan jajarannya memeriksa kelengkapan dan pelayanan di salah satu 
    rest area
    yang paling banyak disinggahi oleh para pemudik ini.
    “Pelayanan yang ada di
    rest area
    ini cukup lengkap, mulai dari tempat parkir, tempat istirahat dengan kursi pijat dan tempat tidur, layanan kesehatan, hingga
    tenant
    makanan, minuman, dan toilet. Ini sangat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan jauh,” ujar Sigit dalam keterangannya. 
    Selain memeriksa kelengkapan fasilitas
    rest area
    , Sigit memastikan, jajarannya terus memantau kondisi lalu lintas di tengah arus balik.
    Terlebih, hingga hari ini, sebanyak 40 persen pemudik sudah dan tengah melakukan arus balik.
    “Data sementara mencatat sekitar 40 persen masyarakat sudah melaksanakan arus balik, dengan proyeksi total mencapai 2,1 hingga 2,2 juta orang,” lanjut Sigit.
    Dia meminta agar semua jajaran terus memantau kondisi di lapangan mengingat waktu arus balik lebih pendek dibandingkan dengan arus mudik kemarin.
    “Karena waktu arus balik lebih pendek dibanding arus mudik, kami minta seluruh jajaran untuk siaga penuh di lapangan,” kata Sigit.
    Pada Minggu (6/4/2025) besok, akan dilaksanakan skema
    one way
    nasional yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung, Semarang.
    Rekayasa lalu lintas ini akan dimulai pukul 09.00 WIB dan akan dibuka langsung oleh Kapolri dan sejumlah menteri serta pejabat lain.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Arus Balik Lebaran, 93 Persen Tiket KAI di Daop 6 Yogyakarta Ludes

    Arus Balik Lebaran, 93 Persen Tiket KAI di Daop 6 Yogyakarta Ludes

    Yogyakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta telah menjual total 93% dari total tiket yang ada pada H+5 Lebaran, Sabtu (5/4/2025).

    Daop 6 Yogyakarta mencatat telah memberangkatkan 30.197 penumpang hingga pukul 09.00 WIB hari ini. Sementara itu, sebanyak 29.112 penumpang tercatat tiba di wilayah tersebut.

    Tiga stasiun dengan jumlah penumpang berangkat terbanyak di wilayah Daop 6 Yogyakarta adalah Stasiun Tugu Yogyakarta dengan 11.075 penumpang, disusul Stasiun Solo Balapan sebanyak 7.921 penumpang, serta Stasiun Lempuyangan dengan 4.466 penumpang.

    Adapun untuk kedatangan, Stasiun Yogyakarta mencatat jumlah tertinggi dengan 11.187 pelanggan, diikuti oleh Stasiun Solo Balapan sebanyak 6.561 pelanggan, dan Stasiun Lempuyangan sebanyak 6.544 pelanggan.

    Secara keseluruhan, hingga hari ke-16 masa angkutan Lebaran 2025, Daop 6 Yogyakarta telah mencatat sebanyak 369.479 penumpang yang diberangkatkan. Sementara itu, jumlah kumulatif penumpang yang tiba di wilayah Daop 6 Yogyakarta mencapai 397.457 orang.

    “Untuk pantauan penjualan tiket KA Lebaran, hingga 5 April 2025, penjualan tiket KA Lebaran di Daop 6 Yogyakarta secara total telah terjual 422.041 tiket atau 93% dari total kapasitas yang disediakan, yakni sebanyak 453.862 tiket,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih kepada Beritasatu.com.

    Untuk arus balik, Daop 6 Yogyakarta memprediksi puncak kedatangan akan terjadi pada Minggu, (6/4/2025), dengan penjualan tiket yang telah mencapai sekitar 29.000. Jumlah tersebut masih dapat berubah, mengingat proses penjualan tiket masih terus berlangsung.

    Selama masa arus balik Angkutan Lebaran, KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan sebanyak 37 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya.

    Sejak Minggu (30/3/2025), Daop 6 menambahkan satu kereta api tambahan dengan relasi Yogyakarta–Gambir. Selain itu, kapasitas angkut juga ditingkatkan melalui penambahan stamformasi atau gerbong pada rangkaian KA tambahan relasi yang sama.

    Dengan total kapasitas mencapai 453.862 kursi selama periode angkutan Lebaran, KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal, nyaman dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.

    KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau para pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas face recognition yang tersedia di tiga stasiun, yakni Yogyakarta, Lempuyangan dan Solo Balapan.

    Teknologi ini memudahkan proses boarding tanpa harus menunjukkan tiket cetak maupun kartu identitas.

    Selain itu, pelanggan juga diingatkan untuk mengatur waktu keberangkatan dari rumah ke stasiun agar tidak terlalu mepet, demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan.

    Daop 6 Yogyakarta menyampaikan bahwa KAI mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin, waspada, dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.

    Disebutkan bahwa selama masa angkutan Lebaran, terdapat peningkatan jumlah perjalanan kereta api, sehingga intensitas KA yang melintas pun semakin tinggi.

    Karena itu, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keselamatan demi keluarga tercinta yang menanti di rumah.

    Daop 6 Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi utama untuk mudik Lebaran.