Topik: Gempa

  • Penumpang Whoosh meningkat capai 20 ribu jelang Natal-Tahun Baru

    Penumpang Whoosh meningkat capai 20 ribu jelang Natal-Tahun Baru

    Situasi penumpang yang memadati Stasiun Kereta Cepat Whoosh Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (15/12/2024). (ANTARA/Rubby Jovan)

    KCIC: Penumpang Whoosh meningkat capai 20 ribu jelang Natal-Tahun Baru
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Minggu, 15 Desember 2024 – 18:35 WIB

    Elshinta.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebutkan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mengalami peningkatan hingga mencapai 20 ribu penumpang per hari jelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, angka ini meningkat sebesar 15 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar di angka 16-18 ribu penumpang per hari.

    “Hingga saat ini, total tiket yang terjual untuk periode 13-15 Desember 2024 telah mencapai 60 ribu tiket,” kata Eva di Bandung, Minggu.

    Dia memproyeksikan kenaikan ini akan terus berlangsung hingga puncak libur Natal dan Tahun Baru, seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga.

    Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, KCIC mengoperasikan sebanyak 48 perjalanan Whoosh dengan 28 ribu tempat duduk setiap harinya.

    “Tren peningkatan ini diperkirakan terjadi karena semakin banyak masyarakat yang memulai liburan karena periode ujian anak sekolah selesai dan sekarang mulai memasuki masa libur sekolah yang cukup panjang karena akan berlanjut hingga libur pada momen natal dan tahun baru nanti,” katanya.

    Selain itu, KCIC juga telah mengantisipasi beragam potensi kendala yang terjadi pada operasional kereta cepat Whoosh saat periode libur Natal dan tahun baru.

    Dia mengatakan, peningkatan langkah-langkah pengamanan menjadi prioritas utama demi menjaga kelancaran operasional serta kenyamanan para penumpang.

    “KCIC telah memetakan potensi kendala yang mungkin terjadi, seperti cuaca buruk, gempa bumi, layang-layang dan benda asing dapat mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan perjalanan, sejumlah potensi resiko ini yang akan kita fokuskan agar dapat menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh pada masa musim libur Natal dan tahun baru” kata Eva.

    Dia menjelaskan langkah ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta cepat Whoosh. Sejumlah antisipasi dilakukan guna meminimalisasi potensi gangguan yang mungkin terjadi akibat berbagai faktor.

    Sumber : Antara

  • Gempa Hari Ini Minggu 15 Desember 2024: Getarkan Tiga Wilayah Indonesia – Page 3

    Gempa Hari Ini Minggu 15 Desember 2024: Getarkan Tiga Wilayah Indonesia – Page 3

    Apa Itu Gempa Bumi?

    Untuk diketahui, gempa bumi adalah bencana alam yang bersifat merusak. Fenomena ini bisa terjadi setiap saat dan berlangsung dalam waktu singkat. Dan Indonesia termasuk wilayah rawan akan bencana gempa.

    Gempa bumi adalah bencana yang bisa menyebabkan kerugian nyawa dan materil.

    Menurut WHO, secara global gempa bumi menyebabkan 750 ribu kematian selama kurun 1998-2017. Lebih dari 125 juta orang terkena dampak gempa bumi selama periode ini.

    Tanggap Bencana Gempa Bumi

    Meski tak bisa dicegah, gempa bumi adalah bencana yang bisa dihadapi. Salah satu cara menghadapi gempa bumi adalah tanggap akan bencana gempa bumi.

    Contoh tanggap gempa bumi adalah mengetahui prosedur evakuasi dan mematuhi pedoman keselamatan ketika bencana ini datang.

    Menurut BNPB, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

    Menurut BMKG, gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.

    Menurut WHO, gempa bumi adalah guncangan hebat dan tiba-tiba dari tanah, yang disebabkan oleh pergerakan antara lempeng tektonik di sepanjang garis patahan di kerak bumi.

    Gempa bumi dapat mengakibatkan goncangan tanah, likuifaksi tanah, tanah longsor, retakan, longsoran, kebakaran dan tsunami.

  • Gempa Dangkal Magnitudo 4,0 Guncang Jayapura Papua

    Gempa Dangkal Magnitudo 4,0 Guncang Jayapura Papua

    Jakarta, Beritasatu.com – Gempa bumi dengan magnitudo 4,0 melanda Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (15/12/2024) sekitar pukul 17.16 WIB. Gempa ini katagori dangkal.

    BMKG melaporkan gempa berlokasi di koordinat 2,32 Lintang Selatan dan 140,26 Bujur Timur.

    Pusat gempa berada di laut sekitar 32 kilometer arah timur laut Genyem, Kecamatan Nimboran, Jayapura. 

    Gempa ini masuk katagori dangkal karena pusatnya berada di kedalaman 6 kilometer.

    “Dirasakan (Skala MMI): II Sentani,” tulis BMKG dalam situs web resminya.

    Belum diketahui dampak dari gempa di Jayapura tersebut.

  • Operator Seluler Jamin Internet Stabil di Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

    Operator Seluler Jamin Internet Stabil di Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

    Jakarta

    Operator seluler menjamin layanan internet tidak akan terganggu selama perayaan Hari Raya Natal 2024 dan momen pergantian Tahun Baru 2025.

    Indosat Ooredoo Hutchison

    Indosat telah mengoptimalkan jaringan di lebih dari 15.731 lokasi prioritas dan meningkatkan kapasitas di 415 titik strategis mencakup tempat ibadah, bandara, stasiun kereta api, dan tempat wisata untuk memastikan pelanggan dapat menikmati jaringan yang stabil.

    Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan trafik data yang diproyeksikan meningkat sekitar 16,58% dibandingkan dengan trafik rata-rata harian.

    “Fokus kami di Indosat adalah memastikan pelanggan tetap dapat menikmati layanan terbaik kapan saja dan dimana saja, terutama saat merayakan momen spesial bersama keluarga,” ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

    Guna memastikan jaringan stabil selama momen liburan, Indosat telah mengoptimalkan layanannya melalui dukungan Digital Intelligence Operations Center (DIOC). DIOC berfungsi untuk memonitor dan menjaga performa jaringan secara real-time, memastikan pengalaman digital yang mengesankan bagi pelanggan setiap hari selama 24 jam penuh.

    Indosat telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga 33% dibandingkan rata-rata harian untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama Nataru 2024/2025. Berkaca dari tahun lalu, trafik diproyeksikan meningkat seiring tingginya penggunaan aplikasi populer seperti WhatsApp, TikTok, Instagram, Facebook, dan YouTube, serta game online seperti Mobile Legends, Roblox, dan PUBG.

    Kenaikan trafik data terbesar diprediksi terjadi di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jabotabek, Jawa non-Jabotabek, dan Bali Nusra, yang menjadi destinasi favorit masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

    Telkomsel

    Di momen Natal dan Tahun Baru 2025, Telkomsel memperkirakan peningkatan trafik data hingga 14,8%, dengan total payload mencapai 1.981 petabyte. Optimalisasi infrastruktur jaringan, baik 4G/LTE maupun 5G, telah dilakukan secara menyeluruh, didukung uji jaringan di berbagai jalur utama dan lokasi strategis, guna mendukung kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan digital.

    “Telkomsel berkomitmen menyambungkan semangat optimisme dan energi positif bagi masyarakat. Dengan mengoptimalkan kesiapan konektivitas, layanan, dan solusi inovatif dan unggul, Telkomsel berupaya memastikan agar setiap pelanggan dapat menikmati momen Natal dan Tahun Baru dengan penuh kemudahan, kenyamanan, dan kebahagiaan,”kata Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna.

    Seiring pengamanan jaringan internet, Telkomsel juga mengumumkan perluasan jaringan 5G di berbagai daerah Indonesia. Hingga saat ini, lebih dari 1.400 BTS 5G yang tersebar di 56 kota/kabupaten di Indonesia sejak pertama diluncurkan secara komersil pada 2021.

    XL Axiata

    XL Axiata telah memastikan kesiapan jaringan dalam menghadapi kemungkinan lonjakan trafik di semua layanan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025. XL Axiata memprediksi akan terjadi peningkatan trafik mencapai 10% – 20% dibandingkan rata-rata trafik pada kondisi normal hari biasa.

    Lonjakan trafik antara lain akan terdorong oleh semakin intens-nya pelanggan dalam menggunakan berbagai layanan digital dengan kapasitas besar yang biasanya dimanfaatkan untuk mengisi masa libur panjang.

    Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan berdasakan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada saat masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 mencapai 110,67 juta orang.

    “Hal itu tentu akan ikut mendorong peningkatan trafik penggunaan layanan telekomunikasi dan data. Karena itulah, XL Axiata telah memperkuat layanan data dan perlu menyiapkan jaringan dengan kapasitas 2x lipat lebih besar dari hari normal agar dapat tetap aman jika terjadi lonjakan trafik yang signifikan,” ungkap dia.

    Upaya penyiapan jaringan yang telah dilakukan XL Axiata meliputi antara lain peningkatan kapasitas, optimisasi di area-area tujuan wisata dan sepanjang jalur transportasi darat (tol dan non tol) di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi. Selain itu juga di sepanjang jalur kereta api, termasuk kereta cepat. Tim teknis XL Axiata memperkirakan, pergerakan masif akan terkonsentrasi di jalur mudik via jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera dan berpotensi meningkatkan trafik jaringan.

    Tim XL Axiata juga sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik, termasuk juga destinasi wisata dan pusat keramaian, juga titik-titik yang biasa mengalami kemacetan lalu lintas. Sebanyak lebih kurang 127 MBTS telah ditempatkan di sepanjang jalan tol, pusat keramaian pergantian tahun, tempat wisata, dan ruang publik lainnya.

    Kota-kota yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik adalah kota-kota yang juga menjadi tujuan berlibur masyarakat, antara lain di Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bali, dan Lombok. Kenaikan trafik diperkirakan akan terjadi di area-area yang memiliki komunitas Nasrani cukup besar, yang merayakan Natal, seperti di Sulawesi Utara, Sumatera Utara, serta Nusa Tenggara Timur.

    XL Axiata juga telah menyiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana yang tidak terduga, seperti misalnya banjir, gempa bumi, tanah longsor, dan sebagainya, yang berpotensi menyebabkan putusnya pasokan listrik ke BTS-BTS.

    (agt/jsn)

  • Prediksi BMKG Soal Gempa Megathrust, Tinggal Tunggu Waktu

    Prediksi BMKG Soal Gempa Megathrust, Tinggal Tunggu Waktu

    Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa Megathrust jadi salah satu bencana yang kerap dibicarakan sejak beberapa tahun lalu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan soal fenomena ini.

    Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan pembahasan itu bukan karena gempa besar akan segera terjadi. Namun karena adanya potensi gempa di zona seismic gap Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

    “Peristiwa semacam ini menjadi merupakan momen yang tepat untuk mengingatkan kita di Indonesia akan potensi gempa di zona seismic gap Selat Sunda dan Mentawai-Siberut,” ucap Daryono.

    Sebagai catatan, gempa besar di Selat Sunda terjadi pada 1957 dengan usia seismic gap 267 tahun. Sementara di Mentawai-Siberut selama 227 tahun dengan kejadian tersebut terjadi pada 1797.

    Ini berbeda dengan gempa yang terjadi di Tunjaman Nankai yang sempat mengalami gempa pada 8 Agustus 2024. Sebelumnya gempa besar pernah terjadi pada 1946 dengan usia seismic 78 tahun.

    Daryono mengartikannya kedua seismic gap di Indonesia memiliki periodisitas jauh lebih lama dibandingkan dengan Nankai. Seharusnya Indonesia jauh lebih serius untuk menyiapkan upaya mitigasi bencana.

    Tak heran gempa di zona Megathrust memang tinggal menunggu waktu. Daryono menekankan soal kalimat tinggal menunggu waktu karena segmen sumber gempa yang berada di sekitarnya sudah terjadi gempa besar.

    “Hal ini dikarenakan kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar, tetapi bukan berarti segera akan terjadi gempa dalam waktu dekat,” ucap Daryono.

    Sementara itu Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan isu ini bukanlah hal baru. Pihaknya terus membicarakan soal potensi gempa di zona Megathrust agar masyarakat bisa bersiap menghadapi efek risikonya.

    “Sebetulnya isu megathrust itu bukan isu yang baru. Itu isu yg sudah sangat lama. Tapi kenapa BMKG dan beberapa pakar mengingatkan? Tujuannya adalah untuk ‘ayo, tidak hanya ngomong aja, segera mitigasi (tindakan mengurangi dampak bencana),” ujar Dwikorita, dikutip dari CNN Indonesia.

    Pihak BMKG, dia menjelaskan telah melakukan berbagai langkap antisipasi. Salah satunya menempatkan sensor-sensor sistem peringatan dini tsunami InaTEWS menghadap zona tersebut.

    Edukasi masyarakat lokal dan internasional juga dilakukan. Termasuk dengan melakukan pendampingan pada pemerintah daerah menyiapkan infrastruktur mitigasi, mulai dari jalur evakuasi, sistem peringatan dini dan shelter tsunami.

    Selain itu bergabung juga Indian Ocean Tsunami Information Center. Tujuan komunitas ini mengedukasi 25 negara di Samudera Hindia dalam menghadapi gempa dan tsunami.

    BMKG juga melakukan pengecekan berkala sistem peringatan dini yang dihibahkan kepada pemda. Terakhir menyebarluaskan peringatan dini bencana yang dibantu oleh Kementerian Komdigi.

    (hsy/hsy)

  • Gempa M 5,3 Terjadi di Halmahera Barat

    Gempa M 5,3 Terjadi di Halmahera Barat

    Jakarta

    Gempa magnitude (M) 5,3 terjadi Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempa berada di laut 113 Km Barat Laut Halmahera Barat.

    “Kedalaman:10 Km,” kata BMKG di akun X, Minggu (15/12/2024).

    Gempa terjadi pada pukul 00.38 WIB dengan titik koordinat 1,64 LU, 126,61 BT. Gempa dirasakan dalam skala MMI II-III di Ternate, II-III di Jailolo, II-III di Morotai, dan II-III di Ibu.

    Skala II MMI artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Skala III MMI getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

    (rfs/rfs)

  • Gempa M 5,3 Guncang Halmahera Barat

    Gempa M 5,3 Guncang Halmahera Barat

    Jakarta, Beritasatu.com – Gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Minggu (15/12/2024) sekitar pukul 00.38 WIB. Gempa ini dinyatakan tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. 

    BMKG melaporkan lokasi gempa di titik koordinat 1,64 Lintang Utara dan 126,61 Bujur Timur. Pusat gempa terletak di 113 kilometer arah barat laut Halmahera Barat pada kedalaman 10 kilometer. 

    “Tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG dalam situs website resminya. 

    Belum ada laporan dampak dari gempa di Halmahera Barat tersebut. 

     

  • Akademisi Jepang-Indonesia Kembangkan Inovasi Teknologi Mobilitas Udara, Apa Itu?

    Akademisi Jepang-Indonesia Kembangkan Inovasi Teknologi Mobilitas Udara, Apa Itu?

    Jakarta

    Mobilitas udara (air mobility) telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang digadang-gadang paling revolusioner dalam beberapa dekade terakhir. Inovasi tersebut buah kolaborasi akademisi Jepang dan Indonesia.

    Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini, konsep ini melibatkan transportasi udara jarak pendek menggunakan drone, pesawat listrik, dan kendaraan udara otonom (AAV). Oleh karena itu, sudah sepantasnya jika akademisi dan profesional dari Jepang dan Indonesia berkumpul untuk membahas topik ini.

    Perkembangan mobilitas udara telah menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien, cepat, dan ramah lingkungan, khususnya untuk wilayah perkotaan dan terpencil. Jepang berada di garis depan perkembangan ini, mengandalkan teknologi canggih dan infrastruktur modern untuk memajukan inovasi di bidang tersebut.

    Dalam konteks ini, diskusi akademis yang diadakan di Universitas Hosei, Tokyo dari tanggal 11 hingga 13 Desember, menandai tonggak penting dengan mempertemukan para ahli dari Jepang dan Indonesia. Pertemuan tersebut dihadiri oleh akademisi terkemuka dari Universitas Hosei Prof. Dr. Gaku Minorikawa, seorang ahli dalam penelitian akustik dan penerbangan, dan Dr. Senichiro Yatsuda, seorang spesialis dalam teknologi listrik, keduanya juga mewakili HIEN Aero Technologies, Jepang.

    Selain itu, hadir pula Takeshi Hompo, seorang magister teknik kedirgantaraan lulusan University of California, San Diego, Master of Science degree in Aerospace Engineering. Hadir pula Firmantoko Soetopo, Magister Teknik Sistem, Presiden Direktur Bagaskara Jakarta, dan Prof. Dr. Rudy Harjanto, Kepala Program Doktor Ilmu Komunikasi LSPR.

    Negeri Matahari Terbit ini telah memanfaatkan teknologi canggih untuk mendorong pengembangan mobilitas udara. Salah satu inovasi utamanya adalah kendaraan udara listrik yang mampu terbang secara otonom.

    HIEN Aero Technologies telah memperkenalkan sistem propulsi listrik hemat energi yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan, menjadikan mobilitas udara sebagai solusi transportasi masa depan yang ramah lingkungan, dan memastikan bahwa kendaraan udara masa depan tidak hanya efisien tetapi juga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat perkotaan.

    “Kota-kota besar seperti Tokyo dan Jakarta menghadapi tantangan kemacetan lalu lintas yang signifikan. Mobilitas udara menawarkan solusi praktis melalui layanan taksi udara yang dapat mengurangi beban transportasi darat,” kata Takeshi Hompo.

    “Di sisi lain, di daerah terpencil dan kepulauan, mobilitas udara menjadi alat vital untuk pengiriman logistik, terutama makanan dan obat-obatan,” sambungnya.

    Solusi ini sangat penting, terutama bagi Jepang, negara yang kerap dilanda bencana alam. Mobilitas udara dapat berperan penting dalam mendukung operasi penyelamatan, karena kendaraan udara otonom dapat mengirimkan bantuan ke daerah yang sulit dijangkau.

    “Teknologi ini terbukti sangat berharga selama gempa bumi dan tsunami Fukushima, di mana drone digunakan untuk memantau daerah yang terdampak bencana dan mengirimkan pasokan darurat,” jelas Yatsuda.

    Sementara itu, Minorikawa menuturkan bahwa air mobility memberikan berbagai manfaat sosial, seperti aksesibilitas yang memudahkan masyarakat di daerah terpencil untuk mendapatkan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan pendidikan.

    “Kendaraan udara otonom mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan transportasi darat, dan dalam situasi darurat, mobilitas udara memungkinkan pengiriman bantuan dengan cepat,” ungkap Minorikawa.

    Minorikawa seraya menjelaskan bahwa penggunaan mobilitas udara dapat mengurangi biaya operasional logistik melalui pengiriman yang lebih cepat dan tepat waktu. Tidak hanya itu, industri mobilitas udara menciptakan peluang baru di bidang manufaktur, perawatan, dan pengembangan teknologi. Mobilitas udara juga membuka peluang bagi wisatawan untuk menjangkau destinasi yang sebelumnya sulit diakses.

    “Di Jepang, air mobility bukan hanya soal transportasi, tapi juga dianggap sebagai bagian dari semangat inovasi negara ini,” imbuhnya.

    Pemerintah bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memastikan kemajuan ini tetap berpegang pada nilai-nilai tradisional, seperti menghargai lingkungan. Ditambah lagi, kendaraan udara modern sering kali mencerminkan prinsip desain Jepang, yang berfokus pada kesederhanaan dan efisiensi.

    “Indonesia memiliki potensi besar untuk mengadopsi air mobility, terutama untuk logistik pulau, pengiriman barang antarpulau kecil yang sulit dijangkau, dan bantuan bencana, seperti di Jepang, di mana mobilitas udara dapat digunakan untuk menyalurkan bantuan ke daerah-daerah yang terkena bencana alam”, kata Firmantoko Soetopo.

    Diskusi tiga hari di Universitas Hosei difokuskan pada peluang dan tantangan pengembangan mobilitas udara di Jepang dan Indonesia. Prof. Dr. Rudy Harjanto menekankan peran penting komunikasi lintas budaya dalam memperkenalkan teknologi baru kepada masyarakat Indonesia. Ia mencatat bahwa komunikasi yang efektif dapat mempercepat adopsi teknologi mobilitas udara di sektor logistik antarpulau di Indonesia, yang penting bagi negara kepulauan yang membutuhkan solusi transportasi udara yang efisien.

    “Air mobility merupakan salah satu inovasi teknologi yang berpotensi besar untuk mengubah cara kita hidup, bekerja, dan bepergian. Dengan manfaat sosial, ekonomi, dan budaya yang signifikan, masa depan mobilitas udara terlihat menjanjikan, terutama di Jepang dan Indonesia. Kolaborasi internasional seperti diskusi ini menunjukkan bahwa teknologi ini bukan hanya soal inovasi, tapi juga memberikan manfaat nyata bagi kemanusiaan,” pungkas Prof. Dr. Rudy Harjanto.

    (agt/agt)

  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Chile, Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Chile, Tak Berpotensi Tsunami

    Jakarta, CNN Indonesia

    Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Chile bagian tengah pada hari Jumat (13/12) malam waktu setempat, tetapi tidak ada laporan kerusakan signifikan.

    Gempa tersebut juga tidak berpotensi tsunami. Survei Geologi Amerika Serikat (AS) mengatakan gempa terjadi pada pukul 19.38 waktu setempat (23.38 GMT) pada kedalaman 110 kilometer.

    Pusat gempa berada 41 kilometer (25 mil) di timur-tenggara kota Molina, Chile. Gempa terasa di wilayah tengah dan utara negara di kawasan Amerika Selatan itu, termasuk di ibu kota Chile, Santiago.

    Sejauh ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sistem Nasional Pencegahan dan Tanggap Bencana Chile mengatakan tidak ada laporan kerusakan atau keadaan darurat imbas gempa tersebut.

    Unggahan media sosial memuat rekaman yang menunjukkan rak-rak di toko kelontong roboh saat gempa di Chile terjadi.

    Layanan oseanografi Chile mengatakan gempa tersebut “tidak memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk menimbulkan tsunami” di pesisir negara Amerika Selatan tersebut.

    Chile terletak di apa yang disebut Cincin Api Pasifik, wilayah yang memiliki salah satu aktivitas seismik dan vulkanik terbesar di dunia.

    (wiw/wiw)

    [Gambas:Video CNN]

  • NASA Beberkan Fakta Rotasi Bumi Berubah, Ini Biang Keroknya

    NASA Beberkan Fakta Rotasi Bumi Berubah, Ini Biang Keroknya

    Jakarta, CNBC Indonesia – NASA buka-bukaan temuan baru yang mengindikasikan rotasi Bumi berubah. Penyebabnya adalah sebuah bendungan raksasa yang berlokasi di China.

    Tepatnya, bendungan itu berada di provinsi Hubei, China. Bagian tengah bendungan membentang sepanjang Sungai Yangtze.

    Bendungan raksasa hidroelektrik itu dikenal sebagai Bendungan Tiga Negara. Alirannya berasal dari Qutangzia, Wuxia, dan Xillingxia.

    Menurut NASA, distribusi massa di bendungan itu bisa merubah rotasi Bumi. Ini membuat dampak sangat kecil pada momen inersia planet, dikutip dari IFL Science, Jumat (13/12/2024).

    Selain itu, putaran Bumi juga dipengaruhi gempa karena lempeng tektonik yang bergeser. Gempa yang terjadi di Samudera Hindia tahun 2004 lalu ditemukan pula mengubah distribusi massa.

    Perubahan distribusi massa itu membuat perubahan pada durasi satu hari. Adapun kekurangannya bisa mencapai 2,68 mikrodetik.

    Dari teori yang sama, ditemukan pergeseran air yang besar memicu fenomena serupa. Ahli geofisika dari Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA, Benjamin Fong Chao menjelaskan terdapat 40 kilometer kubik air yang berada di dalam bendungan hidroelektrik tersebut.

    Hasilnya, bendungan raksasa itu ditemukan berhasil mengubah panjang satu hari, menjadi bertambah 0,06 detik. Menurutnya, hal tersebut disebabkan adanya perubahan pada posisi massa dan kutub Bumi berkisar 2 cm.

    Kendati terjadi perubahan rotasi Bumi, namun masyarakat awam tak akan merasakan dampaknya secara langsung. 

    (fab/fab)