Topik: diabetes

  • Tabrakan Hilux Bikin Tembok Hancur hingga Korban Bergeletakan

    Tabrakan Hilux Bikin Tembok Hancur hingga Korban Bergeletakan

    Tangerang

    Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Hilux di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, menimbulkan korban luka. Tak hanya itu, sejumlah kendaraan hingga tembok hancur akibat kejadian tersebut.

    Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, tepatnya di depan warung sup dan sate Roxy, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Rabu (27/11/2024), sekitar pukul 16.00 WIB. Kecelakaan yang melibatkan 11 kendaraan ini dipicu mobil Hilux bernopol B-9062-VWM yang dikemudikan pria berinisial M (55).

    Usut punya usut, kecelakaan disebabkan karena kondisi pengemudi yang tengah menderita sakit. Pria M kehilangan konsentrasi lantaran kakinya sedang bengkak karena penyakit diabetes yang dideritanya.

    Insiden kecelakaan ini terekam video amatir. Dalam rekaman video yang beredar terlihat tembok porak-poranda, mobil ringsek, hingga korban bergeletakan.

    Sejumlah warga langsung mengerumuni mobil Hilux berkelir putih sesaat setelah kecelakaan. Warga sempat menduga si pengemudi dalam keadaan mabuk, namun ternyata pria M tersebut sedang dalam kondisi sakit.

    Total ada 11 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Sejumlah motor dan mobil rusak akibat tabrakan tersebut.

    – Mobil Toyota Hilux nopol B-9062-VWM yang dikemudikan pria inisial M (55)
    – Mobil Daihatsu Gran Max nopol B-1340-VON yang sedang berhenti di pinggir jalan
    – Motor Yamaha Mio Soul nopol B-6725-VIQ yang dikemudikan pria inisial S (54)
    – Motor Honda Vario nopol B-3882-CSB yang dikemudikan pria inisial MS (21)
    – Mobil Suzuki Carry nopol B-9526-WHE yang dikemudikan laki-laki inisial R (29)
    – Motor Honda Beat nopol B-6912-VLL yang sedang terparkir
    – Motor Yamaha Fazzio nopol B-5433-BLS yang sedang terparkir
    – Motor Yamaha Mio J nopol B-6091-VEY yang sedang terparkir
    – Motor Honda Verza nopol B-5493-BLV yang sedang terparkir
    – Motor Yamaha Mio M3 nopol B-6964-VLO yang sedang terparkir
    – Mobil Ioniq 5 nopol B-2158-VBC yang sedang terparkir

    Tabrakan mobil Hilux di Cipondoh, Kota Tangerang membuat mobil Suzuki Cary terbalik. Foto: Tabrakan mobil Hilux di Cipondoh, Kota Tangerang membuat mobil Suzuki Cary terbalik. (dok. Istimewa)Pemicu Kecelakaan Hilux

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan kecelakaan tersebut dipicu pengemudi Hilux. Belakangan diketahui, pengemudi berinisial M itu sedang dalam kondisi sakit saat berkendara.

    Ade Ary mengatakan pengemudi Hilux diperban di bagian kakinya. Dari foto yang diperoleh detikcom, terlihat kaki kanan pengendara Hilux bengkak dan diperban. Bahkan, ia juga berjalan dengan bantuan tongkat jalan.

    Baca selengkapnya di halaman selanjutnya….

  • Polisi Selidiki Kecelakaan di Tangerang, 9 Kendaraan Rusak dan 3 Orang Luka – Page 3

    Polisi Selidiki Kecelakaan di Tangerang, 9 Kendaraan Rusak dan 3 Orang Luka – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Polisi selidiki penyebab kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya KH. Hasyim Ashari, Cipondoh Kota Tangerang. Insiden ini terjadi pada Rabu 27 Nopember 2024 jam 16.00 WIB. Akibat kejadian ini, tiga orang dilaporkan luka-luka dan 9 kendaraan alami kerusakan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, kejadian berawal saat kendaraan Toyota Hilux yang dikemudikan M melaju dari arah Tangerang menuju ke arah Pinang di Jalan Raya KH Hasyim Ashari, Cipondoh Kota Tangerang.

    Ade Ary mengatakan, M berkendara dalam kondisi sakit sehingga kurang konsentrasi dan hati-hati dalam berkendara.

    “Setelah dilakukan cek TKP, pertolongan pertama terhadap korban oleh rekan-rekan dari Satlantas, Polres Metro Tangerang Kota, kami dapatkan informasi bahwa pengemudi Hilux yang menyebabkan terjadinya kecelakaan ini, itu mengemudi dalam keadaan sakit diabetes,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (29/11/2024).

    “Ini berdasarkan informasi dari dokter yang menangani, kemudian disampaikan ke penyidik Lalu lintas dan disampaikan ke kami,” sambung dia.

    Imbasnya, pengemudi menghantam kendaraan lain yang sedang berhenti di sisi kiri jalan.

    Sementara itu, kendaraan yang ditabrak berjalan ke depan dan oleng ke kiri hingga menabrak tiang listrik dan kendaraN lain. Total, ada dua unit sepeda motor dan satu mobil yang dihantam

    Sedangkan, kendaraan Toyota Hilux kembali oleng ke kanan dan menabrak tembok gudang besi. Akibatnya, tembok pagar roboh dan menimpa 5 unit sepeda motor dan 1 unit mobil yang sedang terparkir depan gudang.

  • Agar Akses Kesehatan Merata, Pemkab Wonogiri Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer Posyandu
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 November 2024

    Agar Akses Kesehatan Merata, Pemkab Wonogiri Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer Posyandu Regional 28 November 2024

    Agar Akses Kesehatan Merata, Pemkab Wonogiri Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer Posyandu
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Bupati
    Wonogiri

    Joko Sutopo
    atau Jekek menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri perlu menyelesaikan persoalan krusial di bidang kesehatan melalui peningkatan integrasi layanan kesehatan primer di Pos Pelayanan Terpadu (
    Posyandu
    ).
    “Lewat tema ini maka
    Pemkab Wonogiri
    mendorong dan mengajak warga untuk bersama menumbuhkan kesadaran kolektif untuk berperilaku hidup sehat,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2024).
    Hal tersebut disampaikan dalam apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 bertemakan “Gerak Bersama, Sehat Bersama” di Lapangan Parkir Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Selasa (12/11/2024).
    Jekek mengungkapkan, seluruh Posyandu ditargetkan untuk dapat memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan kepada seluruh masyarakat, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia.
    Dengan peningkatan pelayanan tersebut, warga diharapkan dapat disiplin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
    ”Penyakit yang ada sekarang itu karena gaya hidup kurang sehat, tidak disiplin dalam memeriksakan kesehatan. Untuk itu pencegahan perlu dilakukan. Dan saat ini
    universal health coverage
    (UHC) Wonogiri sudah terpenuhi, tetapi itu saja belum cukup,” tambahnya.
    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri Setyarini mengatakan bahwa kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) di Kabupaten Wonogiri sudah mencapai 87 persen. Cakupan ini telah memenuhi UHC tingkat pratama.
    “Kendati demikian, Pemkab Wonogiri masih memiliki tantangan besar untuk memberikan layanan kesehatan masyarakat. Terlebih, kesadaran warga untuk memeriksa kesehatan diri secara rutin masih rendah,” ungkapnya.
    Setyarini menilai, penyakit tidak menular seperti jantung,
    stroke
    , kanker, dan diabetes dapat dicegah jika masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
    Berdasarkan data 2023, jumlah penderita hipertensi di Wonogiri sebanyak 406.612 orang dan penderita diabetes sebanyak 17.590 orang.
    “Untuk mendeteksi dini penyakit tersebut maka kami meningkatkan layanan primer melalui Posyandu integrasi. Dengan demikian semua Posyandu bisa melayani semua siklus kehidupan dan kesehatan warga dapat dipantau setiap bulan di Posyandu,” paparnya.
    Selain itu, Setyarini juga menyampaikan bahwa jumlah Posyandu di Kabupaten Wonogiri adalah 2.154 unit. Dari jumlah itu, hanya 40 persen Posyandu yang telah terintegrasi layanan primer, sehingga dapat melayani pemantauan kesehatan.
    “Pemantauan kesehatan di Posyandu dapat berupa pengecekan kondisi ibu hamil, penimbangan bayi, pengecekan gula darah, tekanan darah. Kami juga memberikan edukasi kesehatan kepada warga,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kronologi Pikap di Cipondoh Tabrak Mobil dan Tiang hingga Bikin Pagar Roboh Timpa Motor 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 November 2024

    Kronologi Pikap di Cipondoh Tabrak Mobil dan Tiang hingga Bikin Pagar Roboh Timpa Motor Megapolitan 28 November 2024

    Kronologi Pikap di Cipondoh Tabrak Mobil dan Tiang hingga Bikin Pagar Roboh Timpa Motor
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya KH Hasyim Ashari, Cipondoh, Tangerang Kota, Rabu (27/11/2024), melibatkan 11 kendaraan.
    Insiden bermula ketika sebuah pikap Toyota Hilux yang dikemudikan M (55) oleng menabrak mobil dan tiang listrik, sebelum akhirnya menghantam pagar gudang besi.
    “Empat mobil dan tujuh sepeda motor (terlibat kecelakaan),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Kamis (28/11/2024).
    M awalnya berkendara dari arah Tangerang menuju ke Pinang melintasi Jalan Raya K.H Hasyim Ashari. M mengemudi dalam kondisi sakit sehingga kurang konsentrasi dalam berkendara. Dia pun menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Grand Max yang sedang berhenti di sisi kiri jalan.
    Setelah itu, mobil M tetap melaju lalu oleng ke kiri dan menabrak tiang listrik. Namun mobil M belum berhenti dan malah menabrak beberapa kendaraan di depan. Tepatnya dua motor dan satu mobil. 
    Namun, malapetaka tak berhenti sampai di situ. Mobil yang dikendarai M kembali menabrak pagar tembok gudang besi. Pagar tersebut roboh dan menimpa 5 motor dan 1 mobil yang parkir di depan gudang. 
    Ade Ary mengatakan kecelakaan ini mengakibatkan tiga pengendara terluka, termasuk pengemudi Hilux berinisial M.
    Korban luka yakni pengendara motor Yamaha Mio Soul nomor polisi B 6725 VIQ berinisial S yang mengalami luka di bagian kaki kanan dan kaki kiri serta wajah.
    “Kemudian pengendara motor Honda Vario nomor polisi B 3882 CSB inisial MS, mengalami luka di kaki kanan, dan pengemudi mobil Hilux berinisial M mengalami luka di kaki kanan,” ucap dia.
    Semua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih.
    Pedagang pecel lele bernama Oktaviana (24) menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
    Saat kecelakaan itu terjadi kondisinya sedang hujan gerimis. Dia mengaku awalnya melihat mobil pikap berwarna putih itu melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan KH Hasyim Ashari.
    Saat itu Oktaviana sedang membuka warung makanannya yang berada tepat di pinggir ruas jalan tersebut.
    “Pertamanya tuh dari arah danau Cipondoh menuju Ciledug, mobilnya melaju kencang banget, terus lewat depan warung dan menyenggol tiang listrik,” ujar Oktaviana saat ditemui di lokasi, Kamis (28/11/2024) dini hari.
    Mobil pikap itu awalnya menabrak tiang listrik yang berjarak dua meter dari warung pecel lele milik Oktaviana.
    Akibat ditabrak, tiang listrik itu roboh dan tersangkut di kabel.
     
    Namun, pengemudi mobil pikap itu terus memacu kendaraannya hingga akhirnya menabrak dua pengendara sepeda motor dan mobil mini boks di Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh.
    “Enggak jauh dari tiang listrik yang ditabrak, dia justru menghantam dua motor di depannya sama satu mobil, terus pelaku banting stir ke kanan dan menabrak pagar gudang,” kata dia.
    Setelah menabrak pagar sebuah gudang, pengendara mobil pikap berwarna putih itu tak bisa lagi melajukan kendaraannya.
    Melihat itu, warga dan pengendara yang berada di dekat lokasi kejadian langsung menghampirinya.
    “Tadinya itu orang yang nabrak mau dihakimi (massa), tapi pas dicek ternyata orangtua, sekitar usia 60 tahun dan kaki kanannya diperban karena diabetes,” jelas dia.
    Melihat pengemudi yang sudah tua, warga mengurung niatnya untuk menghakimi pelaku dan melaporkannya ke polisi.

    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 7 Tanda Tubuh Sudah ‘Overdosis’ Gula yang Kerap Tak Disadari

    7 Tanda Tubuh Sudah ‘Overdosis’ Gula yang Kerap Tak Disadari

    Jakarta

    Kasus diabetes pada anak meningkat hingga 70 kali lipat berdasarkan laporan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam perbandingan data sekitar 10 tahun terakhir.

    Kementerian Kesehatan RI juga melaporkan tren peningkatan prevalensi diabetes melitus pada usia kurang dari 15 tahun, dari semula 10,9 persen menurut Riskesdas 2019, meningkat menjadi 11,7 persen dalam data Survei Kesehatan Indonesia (2023).

    Jika dirinci lebih lanjut, kasus diabetes usia 18-59 tahun tiga kali lipat lebih tinggi terjadi pada obesitas sentral yakni lemak berlebih di sekitar perut. Batasan obesitas sentral adalah jika nilai lingkar perut pada laki-laki lebih besar dari 90 cm dan di kalangan perempuan lebih besar dari 80 cm.

    Faktor risiko lain ditemukan berkaitan dengan aktif bergerak. Pada kelompok yang sama, risiko diabetes 1,3 kali lebih tinggi pada kelompok yang minim bergerak.

    Ada sejumlah tanda yang kerap diabaikan saat tubuh sebetulnya sudah kelebihan mengonsumsi gula. Mengacu pada penjelasan sejumlah pakar, berikut tanda-tandanya:

    “Asupan gula yang berlebihan memengaruhi energi, suasana hati, berat badan, dan risiko penyakit kita,” kata Jessica Cording, RD, seorang pelatih kesehatan di New York City dan penulis The Little Book of Game Changers.

    “Secara keseluruhan, hal itu dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan mental kita.”

    1. Mudah Lapar dan Berat Badan Naik

    Jika mengonsumsi banyak kalori ekstra melalui gula tambahan, tanda utama yang kerap muncul adalah rasa lapar terus-menerus. “[Gula] memuaskan selera, tetapi tidak benar-benar memuaskan atau mengenyangkan perut kita,” kata Keri Stoner-Davis, RDN, yang bekerja di Lemond Nutrition di Plano, Texas.

    Tanpa protein, serat, dan lemak sehat, yang tidak terdapat dalam sebagian besar camilan olahan dan makanan manis, tubuh membakar gula dengan cepat dan meningkatkan rasa lapar, yang dapat menyebabkan ngemil tanpa berpikir dan bahkan kompulsif.

    Konsumsi minuman manis yang mengandung gula meningkatkan kenaikan berat badan pada orang dewasa dan anak-anak, menurut penelitian. Namun, bukan hanya kalori ekstra yang dapat menambah berat badan.

    Menurut penelitian, mikrobioma usus, ekosistem yang terdiri dari lebih dari 100 triliun mikroorganisme, memainkan peran penting dalam sistem pertahanan tubuh.

    Terlebih lagi, gula dapat merusak hormon lemak, termasuk leptin, yang menghambat rasa lapar. “Gula yang tinggi mengganggu metabolisme, sebagian dengan mengganggu leptin,” kata dr Keri. “Mengonsumsi gula membuat ingin makan lebih banyak gula, yang membuat lebih lapar.”

    2. Gampang Tersinggung

    Jika merasa murung, mudah tersinggung, atau gelisah, stres mungkin bukan satu-satunya alasan, itu bisa jadi pertanda bahwa seseorang mengonsumsi terlalu banyak gula.

    Satu penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan dapat memicu peradangan, memperburuk suasana hati, dan menyebabkan gejala depresi.

    “Ketika tubuh terburu-buru memproses semua itu, tingkat energi anjlok, membuat merasa lesu dan mudah tersinggung,” kata Cording.

    “Selain itu, ketika kadar glukosa rendah dalam aliran darah karena kadar insulin melonjak setelah mengonsumsi banyak gula tambahan, kadar glukosa darah di otak juga menurun. Otak kita sangat bergantung pada kadar gula darah normal untuk mengisinya,” lanjutnya.

    3. Kelelahan

    Gula mudah diserap dan dicerna, jadi jika merasa lelah, itu bisa jadi karena jumlah gula yang dikonsumsi dalam makanan terlalu berlebihan.

    “Gula adalah sumber energi yang sangat cepat, jadi berapa pun banyaknya yang dimakan, dalam 30 menit, akan merasa lapar lagi, kekurangan energi, atau mencari energi lagi,” kata Stoner-Davis.

    Perubahan besar kadar gula darah dan insulin juga dapat menyebabkan kadar energi anjlok dan memengaruhi kadar energi secara keseluruhan.

    4. Makanan Terasa Tak Cukup Manis

    Jika menyadari bahwa makanan tidak terasa semanis dulu, atau jika perlu menambahkan gula ke makanan agar rasanya enak, misalnya: menaburi sereal dengan gula merah, bisa jadi tubuh kamu sudah mengonsumsi terlalu banyak gula.

    Jika mencoba membuat pilihan yang lebih sehat, misalnya dengan beralih dari yogurt beraroma ke yogurt tawar, perbedaannya akan lebih terlihat.

    “Otak dilatih untuk mengharapkan kadar kemanisan yang sangat tinggi, dan jika terbiasa dengan itu, akan lebih sulit untuk merasa puas dengan makanan yang kurang manis karena Anda sudah siap untuk mengharapkan kadar kemanisan yang tinggi,” kata Cording.

    5. Tekanan Darah Tinggi

    Jika telah didiagnosa mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi), terlalu banyak gula tambahan dalam makanan bisa menjadi penyebabnya.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi minuman manis memiliki hubungan yang signifikan dengan tekanan darah tinggi dan insiden hipertensi yang lebih tinggi.

    Kadar glukosa yang tinggi dapat merusak lapisan pembuluh darah kita, sehingga lipid seperti kolesterol lebih mudah menempel pada dinding pembuluh darah.

    “Ketika itu terjadi, pembuluh darah mengeras. Ketika pembuluh darah mengeras, tekanan darah naik,” kata pakar.

    6. Jerawat dan Kerutan

    Jika kamu tengah berjuang melawan jerawat, mungkin ada baiknya untuk mempertimbangkan berapa banyak gula tambahan yang selama ini dimakan.

    “Kontrol glikemik (proses menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang sehat, tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah) berperan penting dalam kesehatan kulit dan jerawat,” kata Cording.

    Misalnya, satu penelitian menunjukkan bahwa resistensi insulin dikaitkan dengan peningkatan risiko timbulnya jerawat. Resistensi insulin terjadi ketika sel-sel di hati, otot, dan lemak tidak merespons insulin sebagaimana mestinya, hormon dalam tubuh yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula tambahan merupakan faktor risiko resistensi insulin.

    7. Nyeri Sendi

    Jika merasakan nyeri pada sendi, mungkin bukan hanya karena usia. Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan peradangan sistemik, yang dapat menyebabkan nyeri sendi. Meski begitu, ada beberapa kemungkinan penyebab nyeri sendi, jadi memperbaiki pola makan dengan mengurangi makanan manis mungkin bukan solusi ajaib, kata Cording.

    (naf/kna)

  • Daftar Makanan yang Bisa Bikin Panjang Umur, Sehat sampai Usia 100

    Daftar Makanan yang Bisa Bikin Panjang Umur, Sehat sampai Usia 100

    Jakarta

    Siapa yang tidak ingin hidup lebih lama dan lebih sehat? Ternyata, pola makan dapat berperan dalam memperpanjang usia.

    Pola makan kaya buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, polong-polongan, dan biji-bijian telah terbukti menurunkan risiko kematian dini. Dikutip dari Health, penelitian pada tahun 2023 yang melibatkan lebih dari 120.000 orang selama 30 tahun menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi makanan ini memiliki risiko lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit seperti kanker, penyakit jantung, gangguan neurodegeneratif, dan gangguan pernapasan.

    Pola makan ini kaya akan antioksidan, serat, mineral, dan vitamin yang mendukung kesehatan secara menyeluruh. Nutrisi ini pun turut membantu menjaga berat badan dan menurunkan risiko penyakit yang bisa menyebabkan kematian dini. Berikut makanan yang bantu memperpanjang usia.

    1. Sayuran dan Buah

    Mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah adalah salah satu kebiasaan sederhana namun berdampak besar pada kesehatan. Mengonsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayur per hari dapat membuat risiko kematian akibat penyakit jantung dan kanker dapat berkurang.

    Lebih banyak dari lima porsi masih bermanfaat, namun tambahan porsinya mungkin tidak memberikan dampak signifikan pada penurunan risiko kematian.

    2. Kacang-Kacangan

    Dikutip dari Eating Well, kacang-kacangan dikenal sebagai salah satu makanan penting di pola makan sehat masyarakat yang tinggal di Zona Biru, wilayah dengan populasi yang memiliki umur panjang dan tingkat kesehatan tinggi.

    Pola makan mereka cenderung kaya karbohidrat kompleks, termasuk buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Contohnya di Okinawa, kacang kedelai adalah salah satu sumber nutrisi utama, sedangkan buncis menjadi makanan pokok di Sardinia.

    Dan Buettner, seorang penjelajah National Geographic yang mempelajari pola hidup panjang umur, mengungkapkan, “Kami telah melihat bahwa mengonsumsi secangkir kacang-kacangan setiap hari dapat menambah usia mereka selama empat tahun.”

    Buettner juga menekankan bahwa kacang-kacangan menjadi makanan unggulan bagi kesehatan karena kandungan protein, serat, dan antioksidannya yang tinggi.

    3. Makanan Berbasis Tumbuhan

    Mengonsumsi lebih banyak makanan nabati dan mengurangi daging merah serta daging olahan telah dikaitkan dengan harapan hidup yang lebih panjang. Penelitian tahun 2022 menunjukkan bahwa pola makan yang meminimalkan konsumsi daging memberikan keuntungan besar bagi umur panjang.

    Beberapa daerah di dunia, seperti Zona Biru (termasuk Okinawa di Jepang, Ikaria di Yunani, dan Loma Linda di AS), menunjukkan bahwa masyarakat yang mengadopsi pola makan nabati memiliki angka harapan hidup tertinggi. Di daerah tersebut, daging dikonsumsi hanya sekitar lima kali per bulan dalam porsi kecil.

    4. Diet Mediterania

    Pola makan Mediterania telah lama diakui sebagai salah satu diet terbaik untuk kesehatan dan umur panjang. Diet ini melibatkan konsumsi tinggi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, lemak sehat (seperti minyak zaitun dan alpukat), serta herbal dan rempah-rempah.

    Diet Mediterania juga mencakup konsumsi makanan laut beberapa kali dalam seminggu, serta konsumsi susu, telur, dan anggur dalam jumlah sedang. Asupan daging merah dan makanan manis pun dibatasi.

    Telomer, struktur di ujung kromosom yang melindungi DNA, berperan dalam penentuan usia sel. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengikuti diet Mediterania cenderung memiliki panjang telomer yang lebih baik, yang menunjukkan harapan hidup lebih tinggi.

    Penelitian tahun 2017 mengungkapkan bahwa setiap peningkatan skor kepatuhan pada diet Mediterania dapat menurunkan risiko kematian hingga 4-7 persen.

    5. Teh Hijau

    Minum teh hijau juga dikaitkan dengan kesehatan yang lebih baik dan risiko penyakit yang lebih rendah. Studi menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, diabetes tipe 2, dan Alzheimer.

    Tinjauan tahun 2022 menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi teh hijau dalam jumlah tinggi memiliki risiko lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung dan stroke.

    (kna/kna)

  • Terbukti Lewat Studi, Makan di Waktu Ini Bikin Risiko Kena Penyakit Gula Meningkat

    Terbukti Lewat Studi, Makan di Waktu Ini Bikin Risiko Kena Penyakit Gula Meningkat

    Jakarta

    Tidak hanya jenis hidangan yang dikonsumsi, waktu mengonsumsi makanan rupanya juga dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan. Sebuah penelitian mengungkapkan kebiasaan makan di jam tertentu dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya seperti diabetes.

    Salah satu penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition dan Diabetes menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari 45 persen kalori harian setelah pukul 5 sore berkaitan dengan peningkatan glukosa lebih tinggi. Apabila ini dilakukan terus-menerus, maka dapat meningkatkan risiko diabetes.

    “Kadar glukosa yang terus-menerus tinggi dapat menyebabkan peningkatan risiko diabetes tipe 2,” kata penulis penelitian Dr Diana Diaz Rizzolo dikutip dari Mirror, Kamis (28/11/2024).

    Selain diabetes, Diaz mengatakan kebiasaan itu juga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena kerusakan pembuluh darah dan peradangan kronis akibat glukosa yang tinggi terus-menerus.

    Penelitian yang dilakukan oleh Universitat Oberta de Catalunya (UOC) Spanyol dan Universitas Columbia Amerika Serikat ini melibatkan 26 peserta berusia 50-70 tahun. Seluruh peserta mengalami kelebihan berat badan dan memiliki prediabetes atau diabetes tipe 2.

    Penelitian ini membandingkan toleransi glukosa antara peserta yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu orang yang makan sebagian besar di waktu lebih awal dan kelompok di waktu lebih akhir. Kedua kelompok mengonsumsi kalori dan makanan yang sama sepanjang hari, tapi waktu yang berbeda.

    Temuan utamanya adalah orang yang makan di waktu lebih akhir memiliki toleransi glukosa lebih buruk, terlepas dari berat badan atau komposisi diet mereka. Mereka juga cenderung mengonsumsi lebih banyak karbohidrat dan lemak pada sore dan makan hari.

    “Pada malam hari kemampuan tubuh untuk memetabolisme glukosa berkurang karena sekresi insulin dan sensitivitas sel terhadap hormon ini menurun akibat ritme sirkadian yang diatur oleh jam sentral di otak yang berkoordinasi dengan jam-jam siang hari,” kata Diaz.

    Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat masalah ini. Peneliti menyarankan agar asupan makanan utama dilakukan pada siang hari, ketika sarapan atau makan siang, bukan pada saat makan malam.

    Ia juga menyarankan untuk menghindari produk makanan ultra-proses, makanan cepat saji, dan makanan tinggi karbohidrat, terutama pada malam hari.

    (avk/kna)

  • Terungkap Alasan Orang Asia Lebih Rentan Kena Diabetes Meski Tak Obesitas

    Terungkap Alasan Orang Asia Lebih Rentan Kena Diabetes Meski Tak Obesitas

    Jakarta

    Sebuah riset menunjukkan warga Asia lebih rentan terkena diabetes meski tak mengalami kelebihan berat badan hingga obesitas. Perlu dicatat, obesitas bukanlah satu-satunya faktor risiko diabetes. Namun, temuan ini sejalan dengan banyaknya pasien Asia yang tampak kurus, tetapi memiliki angka visceral atau lemak di area perut melampaui batas normal.

    dr Bien Matawaran dari Philippine College of Endocrinology, Diabetes, and Metabolism mengungkap warga Asia dengan indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) di angka 28 mungkin sudah terkena diabetes. Berbeda dengan ras kaukasia.

    “Orang Asia dengan BMI yang sama dengan kaukasia mungkin memiliki risiko diabetes yang berbeda. Orang Asia dengang BMI 28 sudah bisa terkena diabetes berbeda dengan kaukasia,” beber dia, menjawab pertanyaan detikcom dalam webinar daring, Rabu (27/11/2024).

    “Risiko meningkat karena obesitas visceral,” lanjutnya.

    Dalam kesempatan yang sama, dr Rizaldy Pinzon dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSI) mewanti-wanti komplikasi dari diabetes dapat menyebabkan neuropati diabetik, gangguan pada saraf tepi yang ditemui pada pengidap diabetes melitus. Ia menekankan risiko ini tidak hanya menyerang mereka dengan risiko obesitas, tetapi multifaktor.

    “Penyebab diabetes bersifat multifaktoral, termasuk faktor genetik dan gaya hidup. Obesitas adalah faktor risiko terapi bukan satu-satunya, tidak semua pasien diabetes mengalami obesitas,” lanjut dia.

    Sebelumnya diberitakan, warga Asia menghadapi risiko lebih besar terkena diabetes meskipun tak mengalami obesitas. Misalnya di Singapura, satu dari tiga warganya berisiko terkena diabetes seumur hidup. Sementara hampir satu dari 10 orang dewasa mengidap diabetes.

    Penelitian menunjukkan orang Asia lebih mungkin terkena diabetes jika indeks massa tubuh (IMT) mereka rendah dibandingkan dengan kelompok lain. Hal ini terjadi meskipun ambang batas IMT mereka rendah. Sebagai informasi, obesitas didefinisikan dengan IMT di atas atau sama dengan 27,5 kg/m2 untuk orang Asia, dan 30 kg/m2 untuk orang dewasa non-Asia.

    Meskipun IMT telah lama digunakan untuk memperkirakan risiko diabetes dan kondisi metabolik lainnya, tetapi IMT tidak selalu memberikan gambaran yang lengkap.

    (naf/kna)

  • Apa Manfaat Lada Hitam untuk Pria?

    Apa Manfaat Lada Hitam untuk Pria?

    Jakarta, Beritasatu.com – Lada hitam adalah rempah yang biasa digunakan sebagai penyedap makanan. Selain sebagai penyedap, lada hitam juga mengandung banyak nutrisi untuk tubuh, terutama pada kesehatan pria.

    Rempah ini kaya akan vitamin, serat, protein, dan antioksidan yang bagus untuk kesehatan. Pada pria, lada hitam juga sudah lama dipercaya digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk meningkatkan vitalitas.

    Berikut ini manfaat utama dari lada hitam untuk kesehatan pria, yang dikutip dari Healthline, Rabu (27/11/2024).

    1. Meningkatkan libido
    Lada hitam dikenal dapat meningkatkan gairah seksual pria. Kandungan piperin dalam lada hitam membantu meningkatkan aliran darah dan energi, yang berpengaruh positif pada libido dan performa seksual.

    2. Kaya akan antioksidan
    Piperin dalam lada hitam memiliki sifat antioksidan yang kuat. Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti lada hitam, dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang berpotensi menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit.

    3. Meningkatkan kesehatan otak
    Piperin dalam lada hitam juga bermanfaat untuk kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa piperin dapat mengurangi pembentukan plak amiloid, yang terkait dengan penyakit alzheimer. Hal ini menunjukkan potensi lada hitam dalam menjaga fungsi otak dan mencegah gangguan kognitif.

    4. Menurunkan kolesterol
    Lada hitam terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Kandungan piperin dalam lada hitam berfungsi untuk meningkatkan metabolisme lemak dan mengurangi penumpukan kolesterol, sehingga mendukung kesehatan jantung.

    5. Membantu mengendalikan gula darah
    Piperin dalam lada hitam juga bermanfaat untuk mengatur kadar gula darah. Penelitian pada individu yang kelebihan berat badan menunjukkan piperin dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang membantu menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi risiko diabetes.

    6. Menyembuhkan diare
    Lada hitam memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi yang dapat mendukung sistem pencernaan. Senyawa-senyawa ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan diare dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.

    7. Menurunkan risiko penyakit kanker
    Lada hitam dapat membantu mengurangi risiko kanker, seperti kanker prostat dan kanker payudara. Piperin berperan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker dengan mengurangi efek radikal bebas dan peradangan yang dapat memicu perkembangan kanker.

    8. Meredakan rasa sakit
    Kandungan antiinflamasi dan antinyeri dalam lada hitam membuatnya efektif untuk meredakan berbagai jenis rasa sakit, termasuk nyeri otot, sakit kepala, dan sakit gigi. Hal ini menjadikan lada hitam pilihan alami untuk pengobatan nyeri ringan.

    9. Meningkatkan kesehatan pencernaan
    Selain membantu mengatasi diare, lada hitam juga dapat merangsang produksi enzim pencernaan, yang membantu memperlancar proses pencernaan dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Hal ini sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    10. Meningkatkan metabolisme dan membantu penurunan berat badan
    Piperin dalam lada hitam dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lebih banyak kalori. Hal itu membantu dalam pengelolaan berat badan, menjadikan lada hitam tambahan yang berguna dalam diet sehat.

    Secara keseluruhan, lada hitam bukan hanya bumbu dapur yang menambah rasa pada makanan, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama bagi pria. Namun, seperti bahan alami lainnya, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan selalu berkonsultasi dengan dokter jika diperlukan.

  • 10 Manfaat Lada Hitam untuk Kesehatan

    10 Manfaat Lada Hitam untuk Kesehatan

    Jakarta, Beritasatu.com – Lada hitam merupakan salah satu rempah yang kerap kali ditambahkan pada makanan untuk menambahkan aroma dan rasa pedas. Selain itu, lada hitam juga memiliki manfaat untuk kesehatan.

    Ketika mengonsumsi lada hitam, rasa yang muncul adalah pedas dan menghangatkan tubuh. Namun, di balik itu ternyata lada hitam memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

    Dikutip dari Healthline, Rabu (27/11/2024), berikut ini 10 manfaat lada hitam untuk kesehatan tubuh.

    1. Meningkatkan fungsi otak
    Lada hitam mengandung piperin, senyawa aktif yang memiliki manfaat untuk kesehatan otak. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan piperin dapat meningkatkan kinerja otak, bahkan pada hewan yang menderita alzheimer.

    Piperin terbukti dapat mengurangi pembentukan plak amiloid, yaitu gumpalan padat yang terbentuk di otak dan terkait dengan perkembangan alzheimer. Dengan kata lain, lada hitam dapat berperan dalam menjaga kesehatan otak dan mencegah gangguan seperti alzheimer.

    2. Menurunkan kadar kolesterol
    Ekstrak lada hitam juga terbukti efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan piperin dalam lada hitam dapat meningkatkan penyerapan senyawa aktif dalam kunyit, yang juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL). Hal ini menjadikan lada hitam sebagai pilihan alami untuk mendukung kesehatan jantung.

    3. Tinggi antioksidan
    Lada hitam kaya akan antioksidan yang sangat penting untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas ini dapat merusak sel-sel tubuh dan berkontribusi pada perkembangan kanker.

    Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, lada hitam membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan juga mempercepat proses penyembuhan sel yang rusak akibat kanker. Antioksidan ini membantu menjaga tubuh tetap sehat dan bebas dari efek negatif radikal bebas.

    4. Sebagai antiinflamasi
    Senyawa piperin dalam lada hitam memiliki sifat antiinflamasi yang kuat. Artinya, lada hitam dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang sering menjadi penyebab berbagai penyakit kronis, seperti radang sendi, diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

    Peradangan kronis dapat merusak organ tubuh dan memperburuk kondisi kesehatan. Oleh karena itu, konsumsi lada hitam dapat membantu meredakan peradangan dan mengurangi risiko penyakit serius.

    5. Mengontrol gula darah
    Piperin juga terbukti bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah. Dengan mengonsumsi lada hitam, tubuh dapat lebih baik mengatur kadar gula darahnya, sehingga membantu mencegah lonjakan gula darah yang berbahaya.

    6. Meningkatkan kesehatan usus
    Lada hitam dapat membantu menjaga kesehatan usus dengan meningkatkan jumlah bakteri baik yang berperan dalam pencernaan. Bakteri baik ini penting untuk melancarkan proses pencernaan dan memastikan tubuh menyerap nutrisi dengan efektif.

    Dengan meningkatkan jumlah bakteri baik di usus, lada hitam dapat mendukung pencernaan yang sehat dan mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare.

    7. Melawan sel kanker
    Kandungan antioksidan dalam lada hitam dapat melawan sel kanker dan membantu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker. Selain itu, piperin juga terbukti dapat menghambat pemecahan sel kanker pada beberapa organ tubuh, seperti prostat, payudara, dan usus besar.

    8. Pereda nyeri
    Piperin dalam lada hitam juga memiliki efek analgesik, yang berarti dapat meredakan rasa nyeri. Penelitian menunjukkan piperin dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri, seperti nyeri otot atau nyeri akibat cedera.

    Hal itu membuat lada hitam menjadi pilihan alami untuk meredakan nyeri tanpa efek samping yang sering terkait dengan obat-obatan kimia.

    9. Mengontrol nafsu makan
    Lada hitam juga dapat membantu mengontrol nafsu makan. Penelitian menunjukkan mengonsumsi minuman yang mengandung lada hitam dapat mengurangi rasa lapar, yang dapat membantu dalam pengelolaan berat badan. Hal itu terjadi karena piperin dapat memengaruhi pusat rasa lapar di otak, yang dapat mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.

    10. Meningkatkan penyerapan nutrisi
    Piperin dalam lada hitam dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan. Artinya, tubuh dapat menyerap lebih banyak vitamin dan mineral dari makanan yang kita konsumsi. Misalnya, lada hitam dapat meningkatkan efektivitas kunyit dalam tubuh, yang membuatnya lebih bermanfaat dalam pengobatan atau pencegahan berbagai kondisi kesehatan.

    Dengan berbagai manfaat tersebut, lada hitam tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan, tetapi juga sebagai rempah yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Namun, seperti halnya dengan bahan alami lainnya, pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.