Jakarta (ANTARA) – Sebanyak tiga orang tewas diduga akibat tersengat listrik pada dua lokasi saat banjir di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), pada Senin (12/1).
“Dua orang merupakan pasangan suami istri berinisial HW (54) dan NJ (49). Tersengat listrik di kediamannya, Blok R Gang II Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan saksi dari peristiwa ini adalah anak dari pasangan suami istri itu.
Saat itu, sang anak pada Senin (12/1) sekitar pukul 10.30 WIB, pulang sekolah dan langsung masuk ke dalam rumah.
“Saksi melihat kedua korban mengambang di ruang tengah rumah dan langsung berteriak meminta pertolongan,” kata dia.
Kemudian tetangga korban berdatangan dan membantu mengeluarkan kedua korban, lalu dibawa ke RS Pelabuhan
Ia mengatakan kedua korban tewas diduga karena tersengat listrik dari kabel kulkas yang terkelupas.
Ia menambahkan hasil pemeriksaan sementara oleh Tim Reskrim Polsek Cilincing Jakarta Utara menyatakan pada tubuh korban tidak ditemukan luka tanda tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam.
“Dugaan sementara korban meninggal karena tersengat listrik,” kata dia.
Kemudian, seorang wanita berinisial MYS (40) meninggal dunia juga diduga akibat tersengat listrik di rumahnya, Jalan Kalibaru Barat, Gang Sadang, Kecamataan Cilincing pada Senin (12/1) pagi.
Ia mengatakan berdasarkan keterangan saksi yang merupakan Ketua RT, diberitahu oleh kakak ipar korban bahwa korban tersengat listrik dan tidak sadarkan diri.
Lalu, saksi memberikan pertolongan pertama dan korban tidak merespon karena sudah meninggal dunia.
“Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan, korban meninggal diduga karena tersetrum listrik,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
