Tiang Listrik di Ciputat Roboh gara-gara Truk, Listrik Sempat Padam Megapolitan 11 Januari 2026

Tiang Listrik di Ciputat Roboh gara-gara Truk, Listrik Sempat Padam
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 Januari 2026

Tiang Listrik di Ciputat Roboh gara-gara Truk, Listrik Sempat Padam
Tim Redaksi
TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com
– Tiang listrik di Jalan Menjangan, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), roboh akibat kabel tersangkut truk, Sabtu (10/1/2026).
Kejadian ini sempat membuat arus aliran listrik di permukiman warga mati.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat tiang beton jatuh melintang hingga sebagian badan jalan.
Sementara, kabel listrik dan kabel provider internet menjuntai ke jalan.
Hal itu sempat membuat kondisi lalu lintas malam itu tersendat lantaran hanya satu lajur yang bisa dilintasi oleh kendaraan.
Namun, berdasarkan pantauan
Kompas.com
di lokasi, Minggu (11/1/2026), kondisi lalu lintas sudah kembali normal.
Kendaraan sudah bisa melintas.
Warga berharap truk dilarang melintasi jalanan itu agar kejadian serupa tak terjadi lagi.
“Kalau bisa jangan ada kendaraan besar lagi yang lewat karena kemarin kabelnya baik-baik aja. Tapi karena truknya yang maksa lewat jadinya nyangkut,” ujar pedagang soto mi, Syahrul (27) saat ditemui
Kompas.com,
Minggu (11/1/2026).
Kondisi tiang beton yang miring sudah dirobohkan dan dipotong menjadi tiga bagian oleh PLN.
Tersisa satu tiang besi bewarna hitam berdiri miring ke arah jalan raya, terlihat hampir mau jatuh ke jalan.
Tiang itu diduga milik provider internet yang hingga saat ini belum diperbaiki sama sekali.
Petugas PLN pun juga masih terlihat bekerja memasang kabel pengganti.
Sementara itu, arus listrik sudah kembali normal sejak pukul 02.00 WIB.
“Sampai sekarang kondisinya sudah biasa, sudah kembali normal,” kata Syahrul.
Syahrul menceritakan, kejadian bermula saat dua truk melintas di jalan sempit itu pukul 20.00 WIB.
Sebuah truk berukuran besar diduga memaksa melintas sehingga bagian belakangnya tersangkut pada kabel.
Ia bersyukur, kabel beserta tiangnya itu tidak mengenai pengendara yang melintas.
“Hampir kena pengendara motor tapi karena banyak kabel, jadinya nyangkut di kabel itu,” jelas Syahrul.
Sementara itu, warga lainnya, Iin (42), saat peristiwa itu terjadi, kabel di lokasi sempat mengeluarkan percikan api sesaat setelah terseret truk.
“Jam delapan itu bunyi
‘gedebuk’,
terus keluar api. Langsung mati lampu semua. Satu kampungan gelap,” kata dia.
Menurut dia, suara benturan itu terdengar keras hingga membuat warga terkejut dan keluar rumah.
Namun, tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran (damkar) datang lebih dulu untuk mengamankan area serta menutup akses kendaraan.
“Damkar dulu yang datang, bantu ngatur jalan biar enggak ada yang lewat. PLN datang sekitar jam 21.00 WIB,” kata Iin.
Setelah petugas PLN tiba, kabel-kabel yang menghalangi jalan langsung diputus sementara untuk proses evakuasi tiang.
Perbaikan berlangsung hingga larut malam karena banyaknya kabel yang kusut, termasuk kabel milik provider internet.
Warga berharap pihak terkait, termasuk penyedia layanan internet yang tiangnya ikut miring, segera melakukan perbaikan menyeluruh agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
“Yang tiang hitam milik provider juga harus ikut diberesin. Jangan cuma PLN,” ucap Iin.
Sementara itu, untuk supir truk tersebut telah dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine.
“Sudah saya cek urine, hasilnya negatif,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq saat dikonfirmasi
Kompas.com.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.