Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan
Tim Redaksi
SEMARANG, KOMPAS.com
– Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah terpilih, Dolfie Othniel Frederic Palit, mengungkap pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memperkuat mesin partai dengan menjaga kekompakan bersama seluruh jajaran pengurus, khususnya struktur kepengurusan periode 2025-2030 yang baru saja dilantik.
“Pesan-pesan Bu Ketum adalah pertama, satu solid, kedua dekat dengan rakyat,” tutur Dolfie di sela Konferensi Daerah (Konferda) PDI-P Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Sabtu (27/12/2025).
Sebagai penerus Bambang Wuryanto ’Pacul’ untuk memimpin DPD PDI-P Jateng, dia mengungkap target kemenangan di seluruh agenda pemilu, baik legislatif maupun pilkada.
“Targetnya semua pemilu menang dan unggul dari posisi tahun 2019. Mengembalikan Jawa Tengah sebagai kandang banteng dan benteng banteng,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, Dolfie menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah evaluasi menyeluruh terhadap kondisi dan strategi partai pada pemilu sebelumnya.
“Kita akan evaluasi dulu. Kita ingin tahu situasi kita kemarin seperti apa, dari evaluasi itu nanti kitab isa berangkat (menentukan langkah) apa yang harus kita lakukan,” ujarnya.
Disinggung mengenai status kader
FX Hadi Rudyatmo
yang belum lama mengundurkan diri sebagai Plt Ketua DPD PDI-P, Dolfie menepis adanya isu perpecahan kubu di internal partai.
Dia mengaku akan merangkul seluruh potensi kader tanpa sekat dan faksi untuk mengembalikan Jawa Tengah yang sebelumnya identic sebagai ‘kandang banteng’.
Absennya Rudy di konferda Jateng disebut sudah diketahui Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang turut hadir melantik jajaran pengurus baru di DPD PDI-P Jateng.
“Masih, (Rudi) masih kader. Pada hari ini kita undang kok. Kebetulan Pak Rudi ada acara lain sehingga berhalangan tadi sudah dimaturkan kepada Ibu. Kita ingin mempersatukan seluruh potensi kader yang terbaik di Jawa Tengah. Ke depan kita bertekad untuk bersatu padu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, dia juga mengurai tantangan eksternal dan internal yang menjadi pekerjaan ruymah bagi kepengurusan baru untuk kembali meraup dukungan di Jateng.
“Situasi politik berubah, peta politik sosial masyarakat berubah, cara berkomunikasi masyarakat juga berubah. Itu tantangan dari luar. Tantangan internalnya bagaimana kaderisasi bisa berjalan dan menyesuaikan dengan perkembangan di luar,” bebernya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan Regional 28 Desember 2025
/data/photo/2025/12/27/694fe449750f0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)