Tempat Fasum: SPBU

  • Sulap Minyak Jelantah Jadi Biofuel, Memangnya Bisa?

    Sulap Minyak Jelantah Jadi Biofuel, Memangnya Bisa?

    Jakarta: Pertamina Patra Niaga meluncurkan program Green Movemement UCO yaitu program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung. Peluncuran program yang dilaksanakan dalam rangkaian acara MyPertamina Fair Show 2024.
     
    Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mengatakan, program ini untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan mendukung upaya pengurangan emisi karbon. Ia pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendaur ulang minyak jelantah yang biasa dikenal dengan UCO sebagai bahan baku produksi biofuel.
     
    “Dengan menggandeng UCOllect, yang merupakan perusahaan green technology yang berfokus dalam pengelolaan minyak jelantah dan memanfaatkan superapps MyPertamina, kami akan membeli minyak jelantah yang anda kumpulkan di UCOllect Box, UCOllect Box ini akan kami sebar di beberapa SPBU, mitra CSR kami dan RS IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung,” jelas Riva dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 21 Desember 2024.
     

    Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan dengan evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia. Pengunjung yang menyetorkan UCO (minyak jelantah) akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet sebesar mulai dari Rp6.000 per liter.
     
    Selain itu, ada kesempatan mendapat tambahan e-voucher MyPertamina Rp25.000 untuk 50 peserta beruntung setiap bulannya. Khusus pada event MyPertamina Fair Show 2024 berlangsung pada 21 – 22 Desember, pengunjung yang menyetorkan UCO di booth UCollect Box akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak lima poin per liter.
     
    Lebih Lanjut Riva menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat dan mempermudah masyarakat dalam mendaur ulang UCO, sekaligus berkontribusi pada upaya global untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
     
    “Pertamina Patra Niaga sendiri telah menggunakan UCO menjadi bauran bahan baku sustainable pada produk avtur untuk menjadi produk Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang dapat membantu industri penerbangan mengurangi emisi hingga 84 persen dibandingkan dengan bahan bakar jet konvensional,” ungkap Riva.
     
    Sementara itu, noovoleum sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan dan solusi pengumpulan minyak jelantah yang tersertifikasi internasional menjadi pilihan mitra bagi Pertamina Patra Niaga. Mereka berharap kerjasama ini tidak hanya memperluas akses bagi masyarakat, namun juga edukasi mengenai manfaat ekonomi langsung.
     
    “Tidak hanya itu, penyetoran jelantah ke UCOllect Box juga berarti kontribusi masyarakat terhadap pengadaan energi terbarukan dan mendukung target negara dalam gerakan berkelanjutan,” jelas CEO noovoleum Philippe Micone.
     
    Kedepannya, Pertamina Patra Niaga dalam bisnis UCO ini akan berperan sebagai hub bagi pengumpulan UCO yang berasal dari berbagai industri kuliner maupun konsumsi rumah tangga. Kemudian UCO diolah menjadi biofuel seperti SAF dan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) oleh Kilang Pertamina Internasional.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (END)

  • Polisi Tangkap Joki yang Getok Tarif Jalur Alternatif Rp 850.000 di Puncak Bogor
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        21 Desember 2024

    Polisi Tangkap Joki yang Getok Tarif Jalur Alternatif Rp 850.000 di Puncak Bogor Bandung 21 Desember 2024

    Polisi Tangkap Joki yang Getok Tarif Jalur Alternatif Rp 850.000 di Puncak Bogor
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Kepolisian menangkap seorang joki atau pemandu jalur alternatif yang memungut tarif Rp 850.000 dari rombongan wisatawan yang menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/12/2024).
    Penangkapan ini dilakukan setelah beredarnya video yang menunjukkan praktik
    pungutan liar
    (pungli) oleh joki tersebut.
    Kapolsek Megamendung, AKP Dedi Hermawan menjelaskan, penangkapan berlangsung di SPBU Tugu, wilayah Cisarua.
    Pelaku yang ditangkap berinisial CN alias Bokep.
    “Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut,” ungkap Dedi saat dikonfirmasi Kompas.com.
    Dedi menyebut, peristiwa viral di media sosial itu sebenarnya terjadi pada Kamis (19/12/2024). Saat itu, pihaknya langsung menelusuri lokasi kejadian di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.
    CN alias Bokep kini telah diamankan di Polsek Megamendung untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
    Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan aksi pungli oleh
    joki jalur alternatif
    terhadap rombongan wisatawan.
    Dalam video tersebut, wisatawan yang mengemudikan kendaraan mengaku dimintai tarif  Rp 850.000 untuk menggunakan jasa joki menuju Puncak.
    Pengemudi dalam video itu mengungkapkan kekecewaannya.
    “Nggak boleh dong kayak gitu karena pembicaraan kita di awal seikhlasnya. Bapak awalnya bilang (sini) ikut alternatif, saya tanya mau dibayar berapa, bapak bilang seikhlasnya. Makanya saya cuman ada Rp 150.000 karena dari tadi saya isi bensin dan sebelum itu juga muter-muter,” jelasnya.
    Apalagi, sambung pengemudi, dirinya masih kuliah yang masih mendapatkan bantuan dana dari orangtua. Termasuk teman-temannya.
    Video berdurasi dua menit itu menggambarkan perdebatan antara pengemudi dan joki, yang menunjukkan ketidakpuasan wisatawan terhadap tarif yang diminta.
    Kasus ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian, yang berkomitmen untuk menindaklanjuti praktik pungli yang merugikan masyarakat.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pertamina Patra Niaga Kumpulkan Minyak Jelantah Jadi Biofuel – Page 3

    Pertamina Patra Niaga Kumpulkan Minyak Jelantah Jadi Biofuel – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Pertamina Patra Niaga ikut mendorong pengembangan energi terbarukan. Kali ini dengan mengolah Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah menjadi biofuel. Program ini untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

    Rencana ini tertuang dalam program Green Movemement UCO yang mengumpulkan minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung pada Sabtu (21/12/2024).

    Peluncuran program yang dilaksanakan dalam rangkaian acara MyPertamina Fair Show 2024 dibuka Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan di Istora Senayan Jakarta. 

    “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendaur ulang minyak jelantah, yang biasa dikenal dengan UCO, agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi biofuel. Dengan menggandeng UCOllect, yang merupakan perusahaan green technology yang berfokus dalam pengelolaan minyak jelantah dan memanfaatkan superapps MyPertamina, kami akan membeli minyak jelantah yang anda kumpulkan di UCOllect Box, UCOllect Box ini akan kami sebar di beberapa SPBU, mitra CSR kami dan RS IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung,“ jelas Riva.

    Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan dengan evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia.

     

    Lebih Lanjut Riva menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat dan mempermudah masyarakat dalam mendaur ulang UCO, sekaligus berkontribusi pada upaya global untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

    “Pertamina Patra Niaga sendiri telah menggunakan UCO menjadi bauran bahan baku sustainable pada produk avtur untuk menjadi produk Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang dapat membantu industri penerbangan mengurangi emisi hingga 84% dibandingkan dengan bahan bakar jet konvensional,” ungkap Riva.

     

  • Kembangkan Energi Terbarukan, Masyarakat Diajak Berpartisipasi dalam Mendaur Ulang Minyak Jelantah – Halaman all

    Kembangkan Energi Terbarukan, Masyarakat Diajak Berpartisipasi dalam Mendaur Ulang Minyak Jelantah – Halaman all

    Pertamina akan membeli minyak jelantah yang telah kumpulkan di UCOllect Box, yang mana UCOllect Box ini akan disebar di beberapa SPBU.

    Tayang: Sabtu, 21 Desember 2024 20:15 WIB

    HO

    Pertamina Patra Niaga meluncurkan program Green Movemement UCO yaitu program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga meluncurkan program Green Movemement UCO yaitu program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung pada Sabtu (21/12/2024).

    Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengatakan, program inovatif ini untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

    “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendaur ulang minyak jelantah, yang biasa dikenal dengan UCO, agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi biofuel,” kata Rivan dalam keterangannya.

    Menurutnya, dengan menggandeng UCOllect, perseroan akan membeli minyak jelantah yang telah kumpulkan di UCOllect Box, yang mana UCOllect Box ini akan disebar di beberapa SPBU, mitra CSR dan RS IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung.

    Ia menyebut, program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan dengan evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia. 

    Riva berharap program ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat dan mempermudah masyarakat dalam mendaur ulang UCO, sekaligus berkontribusi pada upaya global untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

    “Pertamina Patra Niaga sendiri telah menggunakan UCO menjadi bauran bahan baku sustainable pada produk avtur untuk menjadi produk Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang dapat membantu industri penerbangan mengurangi emisi hingga 84 persen dibandingkan dengan bahan bakar jet konvensional,” ungkap Riva.

     

    Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

    A member of

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Pertamina Ubah Minyak Jelantah Jadi Biofuel

    Pertamina Ubah Minyak Jelantah Jadi Biofuel

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pertamina Patra Niaga meluncurkan program Green Movemement UCO yaitu program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung pada Sabtu (21/12/2024).

    Bertempat di Istora Senayan Jakarta, peluncuran program yang dilaksanakan dalam rangkaian acara MyPertamina Fair Show 2024 ini dibuka oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan. Program inovatif ini untuk mendukung pengembangan energi terbarukan dan mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

    “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendaur ulang minyak jelantah, yang biasa dikenal dengan UCO, agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi biofuel,” kata Riva, dikutip Sabtu (21/12/2024).

    Dengan menggandeng UCOllect, yang merupakan perusahaan green technology yang berfokus dalam pengelolaan minyak jelantah dan memanfaatkan superapps MyPertamina, Pertamina akan membeli minyak jelantah yang dikumpulkan di UCOllect Box yang tersebar di beberapa SPBU, mitra CSR, dan RS IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung.

    Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan dengan evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia.

    Pengunjung yang menyetorkan UCO (minyak jelantah) akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet sebesar mulai dari Rp6.000/liter dan berkesempatan mendapat tambahan e-voucher MyPertamina Rp25.000 untuk 50 peserta beruntung setiap bulan. Khusus pada event MyPertamina Fair Show 2024 berlangsung (21-22 Desember), pengunjung yang menyetorkan UCO di booth UCollect Box akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak 5 poin/liter.

    Lebih Lanjut Riva menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat dan mempermudah masyarakat dalam mendaur ulang UCO, sekaligus berkontribusi pada upaya global untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

    “Pertamina Patra Niaga sendiri telah menggunakan UCO menjadi bauran bahan baku sustainable pada produk avtur untuk menjadi produk Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang dapat membantu industri penerbangan mengurangi emisi hingga 84% dibandingkan dengan bahan bakar jet konvensional,” ungkap Riva.

    Noovoleum sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan dan solusi pengumpulan minyak jelantah yang tersertifikasi internasional menjadi pilihan mitra yang tepat bagi Pertamina Patra Niaga.

    “Kami sangat berharap kerjasama ini tidak hanya memperluas akses bagi masyarakat, namun juga edukasi mengenai manfaat ekonomi langsung bagi individu maupun komunitas. Tidak hanya itu, penyetoran jelantah ke UCOllect Box juga berarti kontribusi masyarakat terhadap pengadaan energi terbarukan dan mendukung target negara dalam gerakan berkelanjutan”, jelas Philippe Micone, CEO noovoleum.

    Selanjutnya, Pertamina Patra Niaga dalam bisnis UCO ini akan berperan sebagai hub bagi pengumpulan UCO yang berasal dari berbagai industri kuliner maupun konsumsi rumah tangga, dengan memanfaatkan sebaran titik unit penjualan milik Pertamina Patra Niaga yang tersebar di seluruh Indonesia, untuk kemudian diolah menjadi biofuel seperti SAF dan HVO (Hydrotreated Vegetable Oil) oleh anak perusahaan Pertamina lainnya yaitu Kilang Pertamina Internasional.

    Info terkait Program Green Movement UCO dan lokasi UCollect Box terdekat dapat dilihat melalui aplikasi MyPertamina, website https://mypertamina.id, media sosial @mypertamina atau dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

    (mkh/mkh)

  • Mengawal Pasokan Energi Selama Nataru

    Mengawal Pasokan Energi Selama Nataru

    Jakarta: PT Pertamina International Shipping (PIS) mengawal kelancaran distribusi BBM dan LPG sepanjang masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) melalui 326 armada tanker.
     
    Corporate Secretary PIS Muhammad Baron memaparkan, sejalan dengan PT Pertamina (Persero), PIS telah membentuk Satuan Tugas Nataru yang bersiaga selama 24 jam sejak 16 Desember hingga 9 Januari 2025.
     
    “PIS berkomitmen penuh untuk menjaga kelancaran suplai energi, khususnya untuk angkutan laut selama Nataru. Dengan ratusan armada tanker yang andal, kami berfokus memastikan penyaluran BBM dan LPG sesuai jadwal, sehingga dapat memenuhi permintaan tinggi selama periode ini,” ujar Baron, dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 Desember 2024.
    Adapun dari total tersebut, sebanyak 187 kapal diperuntukkan untuk pengangkutan BBM, 39 kapal untuk LPG, dan sisanya untuk mengangkut minyak mentah, avtur, black oil, petrokimia, dan lainnya.
     
    Meski telah menyiapkan 326 unit kapal, PIS tetap mengantisipasi kenaikan permintaan dengan tambahan 15 kapal sebagai cadangan untuk mengamankan angkutan BBM dan solar selama masa Nataru.
     
     

     

    Digitalisasi monitoring

    Operasional armada tanker ini juga dibantu oleh 453 kapal pendukung dari PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), untuk menunjang kegiatan pengapalan beserta jasa marine di pelabuhan. Pemantauan secara berkala distribusi BBM dan LPG juga dilakukan oleh perusahaan dengan mengoptimalkan teknologi, di antaranya aplikasi EDTP 3.0, VCOMS, IPMAN, dan juga pemantauan cuaca dari BMKG.
     
    Pemanfaatan digitalisasi monitoring sistem juga disiapkan untuk mendeteksi situasi emergency, hingga prakiraan cuaca. Teknologi untuk memonitoring pergerakan kapal dan stok ini juga terintegrasi dengan Integrated Enterprise Data & Command Center (IEDCC) yang merupakan pusat informasi penyaluran energi mulai dari hulu, Kilang, Perkapalan, Terminal BBM hingga ke SPBU yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero).
     
    Tidak hanya kesiapan kapal, PIS yang kini mengelola enam terminal strategis milik PT Pertamina Energy Terminal (PET) juga memastikan kelancaran pasokan di pelabuhan, bunker, dan depot. Untuk bunker, PIS menjaga ketepatan waktu dengan meminimalisir masa tunggu akibat bunkering dan sekaligus memastikan kualitas bunker kapal.
     
    Kelancaran operasional di pelabuhan juga dipastikan dengan berkoordinasi secara intens ke instansi pemerintahan baik terkait imigrasi, cukai, karantina, dan otoritas pelabuhan.
     
    “Menjaga kelancaran penyaluran energi selama Nataru merupakan tanggung jawab kami, Satgas Nataru PIS terus bersiaga menjaga kelancaran suplai energi bagi masyarakat, sehingga masyarakat dapat menjalani momen liburan bersama keluarga dengan nyaman,” jelas Baron.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (AHL)

  • Toyota Sulap Hilux Rangga Jadi Mobile Service, Kawal Libur Nataru 2024

    Toyota Sulap Hilux Rangga Jadi Mobile Service, Kawal Libur Nataru 2024

    Jakarta

    Demi memberi kenyamanan saat berkendara setiap libur Natal dan Tahun Baru, Toyota kembali menggelar program tahunan Toyota Posko Siaga. Tahun ini tercatat ada 5 lokasi Toyota Posko Siaga 24 jam, dan dipastikan 300 Toyota Bengkel Siaga tetap beroperasi normal di hari libur Nataru 2024. Layanan Siaga Toyota ini akan beroperasi pada tanggal 21 Desember 2024 – 1 Januari 2025.

    Menariknya, mobil komersial terbaru Toyota Hilux Rangga ikut bersiaga melayani konsumen. Toyota menyulap All New Hilux Rangga menjadi mobile Service untuk mendukung mobilitas dan services bagi pelanggan Toyota.

    “Toyota menjaga mobilitas pelanggan di masa libur Natal dan Tahun Baru 2025 pada tanggal 21 Desember 2024 – 1 Januari 2025 dengan menghadirkan 5 Toyota Posko Siaga yang bersiap selama 24 jam dan 300 Toyota Bengkel Siaga yang tetap buka di hari libur Natal dan Tahun Baru. Berikan Total Peace of Mind, kami ingin memberikan total ownership experience terbaik kepada pelanggan, tanpa khawatir terkendala teknis kendaraan dimanapun berada,” jelas Marketing Director PT. Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.

    All New Hilux Rangga dikonversi sebagai Toyota Mobile Service (TMS) yang akan menggantikan Toyota Transmover dengan tambahan kemudahan seperti pemasangan aksesoris dan perawatan menggunakan Toyota Car Care (interior dan eksterior). TMS memberikan kemudahan servis berkala dan perbaikan ringan dalam segi waktu dan lokasi yang lebih fleksibel. Layanan TMS ini dapat diakses customer dengan melakukan booking dan pemesanan terlebih dahulu ke dealer terdekat.

    Bentuk konversi lain dari Hilux Rangga adalah dirombak sebagai Toyota EV Mobile Charging (TEMC). Mengandalkan ultra fast charging equipment yang aman ketika harus dibawa keliling setiap hari, mobil niaga serbaguna dengan mobilitas tinggi ini memberikan layanan isi daya baterai EV milik BEV Toyota dalam situasi darurat. Saat ini, layanan tersebut baru mengcover wilayah Jabodetabek, pelanggan yang membutuhkannya dapat menghubungi Customer Center di 1-500-315 atau WhatsApp TARRA di 0811-1500-315.

    “Toyota memperluas konversi All New Hilux Rangga menjadi unit Toyota Mobile Service (TMS) untuk memberikan kemudahan layanan servis berkala dan perbaikan ringan mobil Toyota, ke tempat pelanggan dan tanpa biaya tambahan. Gantikan Toyota Transmover, TMS menggunakan basis All New Hilux Rangga Cab & Chassis Standard 2.4 Diesel MT yang diyakini sangat andal dan tangguh ketika harus mengunjungi pelanggan di perkotaan, pedesaan, hingga pelosok wilayah,” Anton Jimmi Suwandy menambahkan.

    Demi coba memberi kenyamanan saat berkendara setiap libur Natal dan Tahun Bar. Tahun ini Toyota kembali menggelar program tahunan Toyota Posko Siaga. Foto: dok.Toyota Indonesia

    Program tahunan Toyota kali ini juga menghadirkan Total Ownership Experience, Toyota selalu berusaha menawarkan solusi terbaik dan menyeluruh bagi pelanggan. Berikan kemudahan servis berkala, Toyota menghadirkan program T-CARE dalam bentuk bebas biaya jasa (free labor) dan suku cadang (free parts) sampai dengan servis berkala ke-7 (maksimal 3 tahun / 60.000 km) beserta keuntungan perpanjangan Toyota Warranty(Extended Warranty) 1 tahun / 20.000 km, dengan catatan pelanggan rutin servis berkala setiap 6 bulan sekali di bengkel resmi Toyota.

    Pemilik LCGC disediakan opsi dua program, yakni T-CARE Lite dan T-CARE Lite+. T-CARE Lite merupakan program bebas biaya jasa (free labor) sampai dengan servis berkala ke-7 (maksimal 3 tahun / 60.000 km). Sementara T-CARE Lite+ merupakan paket hemat tambahan suku cadang dari servis berkala ke-2 sampai ke-7 (maksimal 3 tahun / 60.000 km) khusus untuk LCGC. Keuntungan perpanjangan Toyota Warranty(Extended Warranty) 1 tahun / 20.000 km, tetap dapat dimanfaatkan oleh pelanggan dengan syarat sama, rutin servis berkala.

    Setelah masa T-CARE berakhir, pelanggan tetap dapat merawat kendaraan dengan kualitas terbaik. Pelanggan dapat memilih servis di bengkel resmi Toyota dengan Toyota Genuine Part atau nikmati fleksibilitas dengan T-OPT Part yang tersedia di seluruh OtoXpert dan Toyota Part Shop Partner di seluruh Indonesia.

    Tidak hanya layanan servis rutin, di momen liburan Natal dan Tahun Baru Toyota menyediakan Toyota Posko Siaga beroperasi selama 24 jam di 5 lokasi strategis dan mudah dijangkau. Tim teknisi siap memberikan layanan servis berkala mobil Toyota dan perbaikan ringan yang masih dapat dilakukan di posko

    Daftar Lokasi Toyota Posko Siaga 24 Jam Untuk Mendukung Liburan Nataru 2025:

    1. Posko Kampar di Jl Raya Sumbar, Tj. Alai, Kec. XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau (Mesjid Emirat) 08117686966 https://maps.app.goo.gl/Y2djDpsDVe6RCu52A

    2. Ungaran di rest Area Ungaran KM 429 A, Susukan, Kec, Ungaran Timur, Kab. Semarang, Jawa Tengah 50516 088226911011 https://maps.app.goo.gl/bqxo1xY88hbHjhMS9

    3. Serang di rest Area KM 68, Toll Merak, Banjaragung, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang 087782652000 https://maps.app.goo.gl/XdFmgrP99yedocGy6

    4. Cikampek di KM 57+500 Jl. Tol Jakarta – Cikampek, Karawang Wetan, Kec. Karawang Timur, Karawang, Jawa Barat 41371 081320001457 https://maps.app.goo.gl/zJqohLg5aGZfucYt7

    5. Probolinggo di SPBU 54 683 10 / Restaurant Utama Raya Jl. Raya Banyuglugur – Situbondo (3 KM arah timur PLTU Paiton) 081252130765 https://maps.app.goo.gl/8XWf5G1NYPocxz3X8

    (lth/dry)

  • PIS Siapkan 326 Armada Tanker untuk Amankan Pasokan Energi Selama Natal dan Tahun Baru

    PIS Siapkan 326 Armada Tanker untuk Amankan Pasokan Energi Selama Natal dan Tahun Baru

    JAKARTA – PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan sebanyak 326 armada tanker untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG sepanjang masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

    Corporate Secretary PIS Muhammad Baron memaparkan, sejalan dengan PT Pertamina (Persero), PIS telah membentuk Satuan Tugas Nataru yang bersiaga selama 24 jam sejak tanggal 16 Desember hingga 9 Januari 2025.

    “Dengan ratusan armada tanker yang andal, kami berfokus memastikan penyaluran BBM dan LPG sesuai jadwal, sehingga dapat memenuhi permintaan tinggi selama periode ini” ujar Baron, Kamis, 19 Desember.

    Dari total tersebut, kata Baron, sebanyak 187 kapal diperuntukkan untuk pengangkutan BBM, 39 kapal untuk LPG, dan sisanya untuk mengangkut minyak mentah, avtur, black oil, petrokimia, dan lainnya.

    Meski telah menyiapkan 326 unit kapal, PIS tetap mengantisipasi kenaikan permintaan dengan tambahan 15 kapal sebagai cadangan untuk mengamankan angkutan BBM dan solar selama masa Nataru.

    Operasional armada tanker ini juga dibantu oleh 453 kapal pendukung dari PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), untuk menunjang kegiatan pengapalan beserta jasa marine di pelabuhan.

    Pemantauan secara berkala distribusi BBM dan LPG juga dilakukan oleh perusahaan dengan mengoptimalkan teknologi, di antaranya aplikasi EDTP 3.0, VCOMS, IPMAN, dan juga pemantauan cuaca dari BMKG. Pemanfaatan digitalisasi monitoring sistem juga disiapkan untuk mendeteksi situasi emergency, hingga prakiraan cuaca.

    Teknologi untuk memonitoring pergerakan kapal dan stok ini juga terintegrasi dengan Integrated Enterprise Data & Command Center (IEDCC) yang merupakan pusat informasi penyaluran energi mulai dari hulu, Kilang, Perkapalan, Terminal BBM hingga ke SPBU yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero).

    Tidak hanya kesiapan kapal, PIS yang kini mengelola 6 terminal strategis milik PT Pertamina Energy Terminal (PET) juga memastikan kelancaran pasokan di pelabuhan, bunker, dan depot. Untuk bunker, PIS menjaga ketepatan waktu dengan meminimalisir masa tunggu akibat bunkering dan sekaligus memastikan kualitas bunker kapal.

    Kelancaran operasional di pelabuhan juga dipastikan dengan berkoordinasi secara intens ke instansi pemerintahan baik terkait imigrasi, cukai, karantina, dan otoritas pelabuhan.

  • Total 1.820 SPBU dan 4.400 Agen LPG Bakal Buka 24 Jam selama Nataru

    Total 1.820 SPBU dan 4.400 Agen LPG Bakal Buka 24 Jam selama Nataru

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan 1.820 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan beroperasi 24 jam selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 atau libur Nataru.

    Hal ini dilakukan demi mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat yang diprediksi mencapai 109 juta orang pada periode tersebut.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan 1.820 SPBU yang beroperasi 24 jam itu tersebar di seluruh Indonesia.

    “Kami untuk SPBU siaga, ini tetap kami siagakan beberapa yang 24 jam yaitu di 1.820 SPBU dari total 7.680 SPBU yang kami miliki,” ucap Heppy dalam konferensi pers di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024).

    Selain itu, pihaknya juga menyiagakan 207 mobil tangki BBM di titik rawan macet. Heppy mengatakan mobil tangki itu berfungsi sebagai hub untuk mempercepat pengiriman BBM bagi pelanggan yang terjebak macet.

    Adapun pengiriman BBM utu dilakukan lewat jasa motoris. Heppy menyebut sebanyak 245 motoris akan dikerahkan ke berbagai titik strategis, termasuk di wilayah luar Jawa seperti Medan, Pontianak, serta beberapa daerah di Indonesia Timur.

    Tidak hanya itu, Heppy juga mengatakan mobil tangki yang siaga tersebut juga bisa berfungsi untuk mengirim BBM kepada SPBU yang kehabisan stok.

    “Maka mobil tangki yang terdekat ini bisa langsung masuk, jadi ini bisa mempersingkat waktu pelayanan dan build up stok di SPBU yang kritis,” ucap Heppy.

    Lebih lanjut, Heppy juga mengatakan pihaknya menyiagakan 4.400 agen LPG yang tak akan tutup selama Nataru. Hal ini dilakukan agar kebutuhan LPH masyarakat tetap terpenuhi.

    “Sekitar 4.400 agen yang tidak boleh tutup selama Nataru ini. Jadi masyarakat harus tetap mendapatkan LPG sesuai kebutuhannya, baik yang LPG 3 kg maupun yang bright gas,” ucapnya.

  • Posko Nataru Sektor Energi Dibuka, Begini Stok BBM, LPG hingga Listrik

    Posko Nataru Sektor Energi Dibuka, Begini Stok BBM, LPG hingga Listrik

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan energi mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG) hingga listrik dapat memenuhi kebutuhan sepanjang momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. 

    Pemerintah melalui Kementerian ESDM juga telah membentuk Tim Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Kepmen ESDM No 320K/PW04/MEMS2024 untuk melakukan pengawasan, penyediaan, dan pendistribusian energi serta antisipasi kebencanaan geologi untuk mengamankan Nataru. 

    Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai kementerian/lembaga (k/l) lainnya mulai dari subsektor unit dan badan usaha ESDM, Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol, hingga BMKG untuk mengamankan Nataru. 

    “Pelaksanaan Posko ini akan berlangsung mulai hari ini, 19 Desember 2024 sampai dengan tanggal 7 Januari 2025. Jadi kurang lebih 20 hari ya masa tugas daripada Posko ini dan bertempat di gedung BPH Migas,” kata Erika dalam konferensi pers, Kamis (19/12/2024). 

    Secara rinci, Erika menerangkan selama periode Posko Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, BPH Migas dan Pertamina akan menyiagakan 115 terminal BBM, 7.786 SPBU, 414 SPBUN, 55 SPBB, 6.802 Pertashop, 357 Agen Minyak Tanah, dan 71 DPPU, serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan demand tinggi.

    “Secara umum kondisi ketahanan stok BBM aman, baik gasolin, gasoil, kerosin maupun avtur, dengan ketahanan stok di angka antara 18 sampai 20 hari,” imbuhnya. 

    Berdasarkan proyeksi penyaluran produk BBM selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, gasolin akan mengalami kenaikan 5%, gasoil turun 3,3%, sementara avtur naik 6,9%.

    Di samping itu, Kementerian ESDM, Dirjen Migas dan Pertamina menyiagakan 32 terminal LPG, 740 SP(P)BE, dan 6.478 Agen LPG. Adapun, prognosa ketahanan stok LPG nasional dalam kondisi aman dengan coverage day LPG rata-rata 17,12 hari. 

    “Kondisi stok LPG dipertahankan tetap stabil selama periode Natal dan Tahun Baru, serta menyiapkan agen dan pangkalan LPG siaga 24 jam, khususnya di wilayah dengan demand tinggi,” jelasnya. 

    Lebih lanjut, secara umum penyaluran gas bumi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan mencapai 853 BBTUD selama periode Natal dan Tahun Baru kepada 3.265 pelanggan komersial dan industri, 2.508 pelanggan kecil, 810.000 pelanggan rumah tangga jargas, serta pelanggan power termasuk PLN Group. 

    Untuk itu, pihaknya akan mengoptimalkan jaringan dan infrastruktur gas bumi lebih dari 32.000 km jaringan pipa gas, 13 SPBG, 3 MRU, dan 3 LNG terminal yang dikelola oleh PGN dalam kondisi handal dan aman.

    “Prognosa kondisi pasokan tenaga listrik pada sistem keliristrikan Jawa-Bali, Sumatera, Kalimantan, dan sebagian besar Indonesia Timur pada periode Natal ini pada kondisi aman,” terangnya. 

    Kondisi Sistem Tenaga Listrik Nasional secara umum diproyeksikan dalam kondisi aman. Proyeksi pada Hari Natal yaitu 25 Desember 2024 Beban Puncak (BP) sebesar 39.288 MW dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 53.104 MW sehingga Cadangan Daya sebesar 13.876 MW (35,4%). 

    Adapun, BP Natal 2024 tumbuh sebesar 8,3% dari tahun 2023 dan turun sebesar 16,7% dari BP hari normal. 

    Di sisi lain, proyeksi pada Tahun Baru 1 Januari 2025 BP Nasional sebesar 33.481 MW dengan DMP sebesar 50.909 MW, sehingga terdapat Cadangan Daya sebesar 13.305 MW (52,1%). BP 1 Januari 2025 tumbuh sebesar 17,4% dari tahun 2024 dan mengalami penurunan sebesar 16,6% dari BP hari normal.