Tempat Fasum: RTH

  • Arfi Rafnialdi Gagas Konsep Urban Rooftop Agriculture

    Arfi Rafnialdi Gagas Konsep Urban Rooftop Agriculture

    JABAR EKSPRES – Calon Wali Kota Bandung Arfi Rafnialdi menggagas bakal menerapkan urban rooftop agriculture. Itu untuk menuntaskan sejumlah masalah di Kota Bandung sekaligus.

    Gagasan itu ingin direalisasikan jika berkesempatan memimpin Kota Bandung. Konsep itu juga berkaca dari sejumlah kota dan negara maju dunia.

    Arfi menguraikan, berbagai masalah Kota Bandung bakal bisa ditekan dengan konsep itu. Misalnya untuk menurunkan rata-rata suhu udara Kota Bandung, memperbaiki tingkat pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dari daerah lain, sekaligus mengejar ketertinggalan luas lahan ruang terbuka hijau (RTH).

    BACA JUGA: Harga Kepokmas Terus Alami Lonjakan, Ini kata DKPP Kota Bandung

    “Urban rooftop agriculture itu telah banyak diterapkan di kota – kota atau negara maju,” cetusnya.

    Menurut Arfi, penerapan konsep itu sangat memungkinkan di Kota Bandung. Pihaknya akan memulai menerapkan konsep itu di gedung-gedung aset Pemkot Bandung. “Di rumah saya sudah ada itu,” cetusnya.

    Arfi melanjutkan, optimalisaai lahan untuk pemanfaatan tanaman pangan itu juga konsekuensi dari pertumbuhan kota. Saat ini kota makin padat, lahan juga makin berkurang.

    Saat konsep itu terwujud secara utuh, Bandung sebagai kota pariwisata makin memikat minat wisatawan karena suhu udaranya lebih sejuk.

    BACA JUGA: Warga Komplek Banyu Biru Tolak Pembangunan Perumahan PT MAP Gunakan Akses Jalan RW 10

    Selain itu, paslon nomor urut 4 itu siap mencanangkan penanaman 2,5 juta pohon. Jumlah pohon menyelaraskan dengan populasi di Kota Bandung yang sekitar 2,5 juta jiwa.

    “Satu pohon per penduduk. Nanti, pemkot berinisiatif untuk menyediakan bibit pohon secara kolektif,” bebernya.

    Kota di salah satu negara dalam kawasan Amerika Latin telah menunjukkan, upaya itu berhasil menurunkan suhu udara. Kota tersebut menanam sekitar 3 juta pohon pada satu tahun pertama wali kota setempat menjabat. Sehingga suhu kota berhasil diturunkan.(son)

  • Menteri LH: Awal 2025, RI Mulai Perdagangan Karbon – Espos.id

    Menteri LH: Awal 2025, RI Mulai Perdagangan Karbon – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nuroriq saat melakukan kunjungan ke Al Azhar IIBS di Karangpandan, Kabupaten Karanganyar pada Minggu (17/11/2024). (Istimewa)

    Esposin, JAKARTA — Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan Indonesia akan mulai mengoperasikan perdagangan karbon secara profesional pada awal tahun depan.

    Ditemui usai penanaman pohon ruang terbuka hijau di Cakung, Jakarta Timur, Jumat, Menteri LH/Kepala BPLH Hanif menyebut dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-29 berhasil dicapai sejumlah kesepakatan untuk beragam sektor, termasuk kehutanan dan penggunaan lahan (Forestry and Other Land Use/FOLU) serta sampah.

    Promosi
    BRI Sabet Penghargaan Global Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI

    “Jadi komitmen dan kerja sama pendanaan ini sudah terbentuk, tapi yang jelas juga dukungan teman-teman internasional untuk merapikan sistem perdagangan karbon kita,” kata Hanif.

    “Karena kita akan memulainya beberapa saat setelah siap semua. Proyeksi saya, mungkin sekitar bulan Januari atau Februari, kita sudah akan mulai mengoperasionalkan Indonesia carbon trading secara profesional,” tambahnya sebagaimana dilansir Antara, Jumat (22/11/2024). 

    Dia menyebut salah satu alasan keseriusan Pemerintah Indonesia untuk mendorong perdagangan karbon adalah untuk mendukung pendanaan aksi dan mitigasi iklim di Indonesia. Selain juga beragam langkah untuk pelestarian lingkungan.

    Dengan keberadaan sumber pendanaan tersebut, katanya, maka dapat mengisi kesenjangan pendanaan operasional untuk lingkungan hidup. “Sehingga nanti bursa karbon maupun pasar karbon akan semakin luas,” ucap Hanif.

    Indonesia sendiri sudah mencapai kesepakatan dengan Jepang untuk kesepakatan saling pengakuan (Mutual Recognition Arrangemen/MRA) yang mengakui kesetaraan sistem kredit karbon kedua negara. Kesepakatan itu diumumkan di sela-sela penyelenggaraan COP29 Azerbaijan pada 12 November 2024 lalu.

    Dengan kesepakatan itu maka terdapat pengakuan sistem sertifikasi yaitu Sertifikasi Pengurangan Emisi GRK Indonesia (SPEI) dan Jepang dengan Joint Crediting Mechanism (JCM). Rincian mengenai kesepakatan itu sendiri masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Blak-blakan di Depan Pendukung RIDO, Jokowi: Saya Ridwan Kamil!

    Blak-blakan di Depan Pendukung RIDO, Jokowi: Saya Ridwan Kamil!

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH – Presiden ke-7 RI, Jokowi menyinggung soal rekam jejak Calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil yang dinilai sangat cocok untuk memimpin Jakarta.

    Hal ini disampaikan saat bertemu dengan Ridwan Kamil, relawan, dan para politikus partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    Dalam pertemuan itu, Jokowi pun terang-terangan menyampaikan dukungan untuk pasangan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024.

    Jokowi menyebut, saat ini permasalahan di Jakarta satu per satu sudah mulai bisa terselesaikan.

    Ia mencontohkan persoalan kemacetan yang sudah mulai teratasi dengan MRT, LRT, kereta bandara, hingga kereta cepat.

    “Tinggal menyelesaikan misalnya MRT rute utara-selatan agara dirampungkan, tite barat-timur juga harus selesai. Dengan begitu, nantinya semua penduduk Jakarta dapat menggunakan transportasi massa yang kita miliki,” ucapnya, Senin (18/11/2024).

    Masalah terkait penanganan banjir dimana saat ini normalisasi Sungai Ciliwung tinggal menyisakan pekerjaan konstruksi sepanjang 16 kilometer.

    Jokowi pun yakin, bila normalisasi dikerjakan serius, maka bisa selesai dalam waktu kurang lebih dua tahun.

    “Kemudian masalah tata ruang di Jakarta yang sangat rumit, terutama yang berkaitan dengan kawasan kumuh dan ruang terbuka hijau. Ini juga harus menjadi prioritas penyelesaian,” ujarnya.

    Terakhir, Jokowi menyinggung sial masalah polusi udara. Ia pun menyoroti Indeks Kualitas Udara di Jakarta yang sudah melampaui angka 190 di waktu-waktu tertentu.

    Padahal, ambang batas aman berkisar di angka 0 sampai 50.

    “Artinya, ini sudah melampaui batas yang diperbolehkan dan harus segera ditangani,” kata dia.

    Dari keempat permasalahan ini, Jokowi menyebut, Jakarta butuh sosok pemimpin tepat yang punya rekam jejak mumpuni.

    Dari ketiga calon gubernur yang maju di Pilkada Jakarta 2024, mantan Wali Kota Solo ini pun menilai Ridwan Kamil menjadi sosok paling tepat untuk menjadi Gubernur Jakarta Selanjutnya.

    “Kenapa saya Ridwan Kamil? Karena rekan jehak. Saya ulangi, kenapa saya Ridwan Kamil? Karena rekam jejak,” tuturnya.

    Jokowi bilang, Ridwan Kamil punya rekam jejak baik sebagai Wali Kota Bandung dan dalam skala lebih luas, politikus Golkar ini juga pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

    Selain itu, Ridwan Kamil juga dinilai menguasai keilmuan yang relevan untuk memimpin kawasan perkotaan seperti Jakarta.

    Sebab, Ridwan Kamil yang akrab Kang Emil itu lulusan Teknik Arsitektur ITB dan meraih gelar master di bidang urban design dari Berkeley.

    “Dalam urban design, ada ilmu perencanaan kota, landscape kota, dan sebagainya. Artinya, secara rekam jejak ada, secara ilmu ada. Kurang apa lagi? Mau pilih yang mana lagi?,” kata Jokowi.

    Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 ini pun mengajak para relawan dan simpatisan pasangan RIDO untuk bergerak mengkampanyekan pasangan nomor urut 1 ini.

    Pasalnya, masa kampanye Pilkada Jakarta 2024 kurang dari seminggu lagi atau hanya sampai 23 November mendatang.

    “Jika kita bergerak bersama dengan semangat yang benar, Insyaallah Jakarta bisa seperti Pilpres dulu, bayangkan, kita hanya akan mendapat 51 persen, tapi ternyata hasilnya 58,5 persen,” tuturnya.

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Pengamat Paham Maksud Dharma Pongrekun Ingin Hilangkan Lampu Merah, tapi Tak Bisa Hilangkan Macet

    Pengamat Paham Maksud Dharma Pongrekun Ingin Hilangkan Lampu Merah, tapi Tak Bisa Hilangkan Macet

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Salah satu pernyataan dari Cagub Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun saat debat pamungkas yang cukup disorot yakni ketika ia bakal menghilangkan lampu merah untuk atasi kemacetan di Jakarta.

    Purnawirawan jenderal bintang tiga Polri itu mengatakan demikian saat ditanyakan oleh moderator mengenai upayanya dalam mewujudkan kota hijau dan penggunaan transportasi ramah lingkungan.

    “Kurangi kemacetan dengan teknologi tanpa lampu merah,” kata Dharma.

    Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah mengatakan dirinya cukup paham maksud dari yang disampaikan Dharma terkait peniadaan lampu merah.

    “Ya, mengatasi lampu merah itu maksudnya dibikin itu kan bundaran itu lah,” kata Trubus saat dimintai tanggapannya, Senin (18/11/2024).

    Namun Trubus meyakini sejatinya konsep dari Dharma itu tak akan efektif untuk menghilangkan kemacetan di Jakarta.

    Pasalnya, di sejumlah titik di Jakarta, keberadaan bundaran di perempatan tetap saja menimbulkan kemacetan.

    “Karena kalau misalnya nggak ada lampu merah sama sekali Malah di bundaran itu jadi kemacetan, kan. Selama ini kan di bundaran-bundaran itu malah menyebutkan kemacetan.

    Contoh misalnya Kelapa Gading itu di dalam komplek aja sering macet itu karena bundaran itu kan depan mal itu Nah, itu karena orang ujung-ujungnya kan harus mecah kemana, itu kan tetap bertemu,” papar Trubus.

    Menurut Trubus, salah satu kebijakan yang tepat untuk mengatasi macet di Jakarta yakni dengan memperbanyak jembatan layang maupun terowongan di tiap perempatan yang kerap menjadi titik kemacetan.

    “Daripada pakai bunderan lebih efektif itu (jalan layang dan underpass).” kata Trubus.

    Selain ingin menghilangkan lampu merah, Dharma juga mengatakan berencana memprioritaskan transportasi umum.

    “Siapakah juga energi terbarukan seperti biodiesel dari rumput laut hingga bakau. Kurangi penggunaan listrik dah optimalkan penanaman mangrove,” jelasnya.

    Sebagai informasi debat ketiga Pilgub Jakarta mempertemukan tiga pasangan calon, yakni Ridwan Kamil–Suswono, Pramono Anung–Rano Karno, dan Dharma Pongrekun–Kun Wardana, yang akan beradu visi dan misi untuk memimpin ibu kota.

    Debat pamungkas kemarin mengusung tema Perkotaan dan Perubahan Iklim.

    Adapun untuk sub temanya meliputi  penanganan banjir, penataan pemukiman, penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan, pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, kota layak huni, dan penataan ruang terbuka hijau. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Pramono janji tak akan lakukan penggusuran

    Pramono janji tak akan lakukan penggusuran

    saya akan lebih memanusiakan orang-orang

    Jakarta (ANTARA) – Calon Gubernur Pilkada DKI Jakarta 2024 nomor urut 3 Pramono Anung berjanji tak akan melakukan penggusuran rumah warga apabila terpilih memimpin Jakarta bersama pasangannya, Rano Karno dalam Pilkada 2024.

    “Saya berkomitmen di dalam membangun Jakarta, saya akan lebih memanusiakan orang-orang yang perlu mendapatkan pertolongan. Kalau saya jadi Gubernur Jakarta, saya tidak akan melakukan penggusuran,” kata dia dalam debat ketiga Pilkada DKI Jakarta 2024 di Jakarta, Minggu malam.

    Alih-alih penggusuran, dia lebih memilih untuk melakukan pemberdayaan karena hal itu menjadi kebutuhan warga Jakarta.

    Ini menjadi tanggapan Pramono terhadap pernyataan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil.

    Ridwan menyatakan gubernur yang paling banyak melakukan penggusuran berasal dari partai tempat Pramono bernaung, dengan total 113 kasus.

    Pramono juga membahas tentang komitmennya melanjutkan program-program baik gubernur terdahulu, salah satunya membangun rumah dengan empat lantai. Ini, sambung dia, kendati berbeda pendapat dengan fraksi partainya.

    “Saya sudah berdiskusi secara langsung dengan Mas Anies. Gagasan Mas Anies akan saya lanjutkan (pembangunan rumah empat lantai) walau fraksi saya berbeda untuk itu. Bagi saya tak apa-apa. Inilah yang kami bangun untuk Jakarta. Apa yang baik akan kami lanjutkan baik dari Mas Anies, Pak Ahok, Bang Foke, Sutiyoso, ” ujar dia.

    KPU DKI Jakarta menggelar debat ketiga sekaligus terakhir pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2024 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu malam.

    Tema yang diangkat dalam debat pamungkas yakni “Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim”. Masalah penanganan banjir, penataan permukiman, hingga pengelolaan sampah masuk ruang lingkup atau subtema debat ketiga.

    Selain itu, subtema lainnya yakni penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Selanjutnya ketersediaan air bersih serta kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

    Debat Pilkada DKI 2024 diikuti pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pasangan RIDO akan bangun waduk dan sumur resapan atasi banjir

    Pasangan RIDO akan bangun waduk dan sumur resapan atasi banjir

    Jakarta (ANTARA) – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) akan membangun waduk dan sumur resapan untuk mengatasi persoalan banjir.

    “Saya kira memang tadi sudah disinggung juga, perlunya dibangun bendungan-bendungan atau waduk-waduk baru yang cukup signifikan untuk menahan agar laju air tidak langsung ke Jakarta,” kata Suswono dalam debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan Jakarta, Minggu malam.

    Di tengah kota Jakarta akan dibangun juga sumur-sumur resapan dan biopori agar tanah air di Jakarta ini sendiri juga bertambah.

    “Dan di hilir akan dibangun tanggul laut raksasa atau ‘giant sea wall’. Saya kira itu adalah satu solusi yang memang satu paket dengan sendirinya InsyaAllah Jakarta akan bebas banjir,” kata Suswono.

    Menurut dia, persoalan banjir harus diatasi dengan baik karena berdasarkan data BPBD DKI 2024 kerugian potensi banjir ini mencapai Rp2,1 triliun.

    “Itu biaya cukup besar, oleh karena itu andai kan kita bisa menuntaskan persoalan banjir secara holistik, saya kira adalah satu keniscayaan dan memungkinkan untuk itu,” katanya.

    KPU DKI Jakarta menggelar debat ketiga sekaligus terakhir pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2024 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/11) malam.

    Tema yang diangkat dalam debat pamungkas yakni “Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim”. Masalah penanganan banjir, penataan permukiman, hingga pengelolaan sampah masuk ruang lingkup atau subtema debat ketiga.

    Selain itu, subtema lainnya yakni penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Selanjutnya ketersediaan air bersih; serta kota layak huni; dan penataan ruang terbuka hijau.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Hernawan Wahyudono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Dharma Pongrekun Mau Bikin Air Hujan Bisa Diminum Warga Jakarta

    Dharma Pongrekun Mau Bikin Air Hujan Bisa Diminum Warga Jakarta

    Jakarta

    Calon gubernur Jakarta nomor urut dua, Dharma Pongrekun, mengungkap cara untuk memenuhi kebutuhan air minum warga. Ia mengatakan akan memanfaatkan air hujan.

    Mengandalkan jurus andalannya bertajuk kolam pipi monyet, Dharma akan mengatasi limpahan air hujan supaya tidak terbuang percuma. Kolam pipi monyet ini akan tersedia di berbagai tempat, seperti taman-taman kota, lapangan basket, tenis, dan semacamnya.

    “Di mana di situ ada namanya hidden dam yang dapat menampung air hujan, sehingga air hujan yang merupakan air tawar tadi dapat dikonsumsi oleh warga Jakarta,” kata Dharma dalam Debat Ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jakarta, Minggu (17/11/2024).

    Rencana tersebut diharapkan bisa menghemat pengeluaran warga Jakarta, yang kerap kali harus membeli galon untuk memenuhi kebutuhan minumnya. Dharma meneruskan, program ini sekaligus ingin mengajarkan kepada warga untuk harmoni dengan alam yang sudah diberikan Tuhan.

    Lalu menjawab pertanyaan moderator soal upayanya dalam menjamin hak warga Jakarta atas air, ia mengatakan dengan lantang akan menormalisasi 13 sungai yang ada saat pekan pertama menjabat sebagai gubernur. “Dan melakukan naturalisasi, melakukan hutan di setiap pinggir kali agar supaya 13 sungai tersebut layak untuk dikonsumsi,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Dharma kembali menegaskan akan memanfaatkan skema kolam pipi monyet sebagai waduk kering yang menampung hujan. Nantinya strategi ini untuk menyiasati banjir kiriman dari Jawa Barat.

    “Itu bisa dimanfaatkan untuk mengganti penampungan air hujan, karena ini air tawar maka air tawar ini dapat menjadi air bersih dengan menggunakan teknologi terhubung dengan pipanisasi ke PDAM. Jadi Jakarta tidak perlu lagi pusing dengan pelarangan penggunaan air tanah, karena solusinya sudah ada,” pungkasnya.

    Debat ketiga Pilkada Jakarta bertema ‘Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim’. Bersama tema ini, terdapat enam sub tema yang sudah disiapkan, yaitu penanganan banjir, penataan pemukiman, penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan, pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

    (hps/rns)

  • Balai Kota pindah ke Jakarta Utara, RK sebut karena imajinasi

    Balai Kota pindah ke Jakarta Utara, RK sebut karena imajinasi

    IKN itu datang dari imajinasi

    Jakarta (ANTARA) – Calon Gubernur Jakarta nomor urut satu (1), Ridwan Kamil (RK) mengakui bahwa keinginannya untuk memindahkan Balai Kota dari Jakarta Pusat ke Jakarta Utara berawal dari sebuah imajinasi seperti halnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “IKN itu datang dari imajinasi melalui sebuah keputusan politik yang mahal, yakni keputusan untuk pindah ke sana. Itu menjadi IKN hari ini,” ucapnya dalam debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Jakarta, Minggu malam.

    Penegasan itu disampaikan Ridwan Kamil saat menanggapi pertanyaan dari Cagub DKI Jakarta Nomor Urut tiga, Pramono Anung- Rano Karno soal pernyataan mau pindahkan Balai Kota dari Jakarta Pusat ke Utara.

    “Tentu ini harus didialogkan dengan ‘stakeholder’ di Jakarta. Kenapa di Jakarta Utara? Karena aksesnya bagus, Ancol itu punya hak 200 hektar untuk membangun, ” katanya.

    Ridwan menjelaskan tinggal membuat pusat bisnis baru, dengan ‘entertainment’-nya, yang merupakan akumulasi dari perkantoran-perkantoran pemerintahan Jakarta dari BUMD.

    “Sehingga, lahan-lahan yang ada di kota bisa difungsikan untuk fungsi-fungsi kota global, yang menjadi ciri pergaulan internasional. Jadi, IKN adalah imajinasi dan wacana ini juga adalah imajinasi,” katanya.

    Tema yang diangkat dalam debat pamungkas yakni “Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim”. Masalah penanganan banjir, penataan permukiman, hingga pengelolaan sampah masuk ruang lingkup atau subtema debat ketiga.

    Selain itu, subtema lainnya yakni penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Selanjutnya ketersediaan air bersih serta kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

    Debat Pilkada DKI 2024 diikuti pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pramono pertanyakan urgensi Ridwan Kamil pindahkan balai kota ke Jakut

    Pramono pertanyakan urgensi Ridwan Kamil pindahkan balai kota ke Jakut

    Jakarta (ANTARA) – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3
    Pramono Anung mempertanyakan urgensi
    rencana memindahkan balai kota ke Jakarta Utara dengan alasan untuk mengurangi kemacetan seperti disampaikan calon gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil.

    “Karena ibu kota sudah berpindah apakah masih diperlukan yang namanya pemindahan balai kota ke Jakarta Utara,” kata Pramono dalam debat ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada DKI Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu.

    ​​​​Pramono menyayangkan dengan rencana calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 itu untuk memindahkan pusat pemerintahan DKI Jakarta di Jakarta Pusat ke wilayah lainnya.

    Terlebih, mengingat banyaknya gedung pemerintahan, maka akan perlu kajian yang lebih mendalam sehingga jika itu penting untuk diwujudkan pada pemerintahan Jakarta selanjutnya.

    Selain itu, dia juga mempertanyakan urgensi Ridwan Kamil yang akan membuat pusat kebugaran (gym) dekat dengan Halte Transjakarta.

    “Termasuk gagasan Kang Emil untuk membuat gym di samping halte perlu dikaji kembali,” katanya.

    Sebelumnya, Ridwan Kamil berencana merelokasi balai kota ke Jakarta Utara (Jakut) sehingga Jakarta Pusat bisa lebih fokus mengembangkan sektor ekonomi pariwisata, kuliner dan “hospitality”.

    KPU DKI Jakarta menggelar debat ketiga sekaligus terakhir pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2024 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu malam.

    Tema yang diangkat dalam debat pamungkas itu, yakni “Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim”. Masalah penanganan banjir, penataan permukiman hingga pengelolaan sampah masuk ruang lingkup atau subtema debat ketiga.

    Subtema lainnya, yakni penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Selanjutnya ketersediaan air bersih serta kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

    Debat Pilkada DKI 2024 diikuti pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Bang Doel sebut pembangunan waduk penting untuk tangani banjir

    Bang Doel sebut pembangunan waduk penting untuk tangani banjir

    Jakarta (ANTARA) – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 nomor urut tiga (3) Rano Karno (Bang Doel) menyebut pembangunan waduk hingga normalisasi sungai penting untuk menangani banjir yang terus terjadi di kota ini.

    “Saya sepakat (dengan Kun) di Jakarta memang hanya tiga unsur banjir, yang pertama banjir kiriman. Karena itu pembangunan waduk untuk kurangi debit air yang masuk ke Jakarta sangat dibutuhkan, ” ujar dia dalam debat ketiga Pilkada DKI Jakarta 2024 di Jakarta, Minggu.

    Selain pembangunan waduk, Rano juga mengatakan perlunya melakukan normalisasi sungai dan menambah jumlah sumur resapan di Jakarta.

    Lebih lanjut terkait masalah di banjir di Jakarta, dia juga menyebut tentang banjir genangan drainase.

    Guna menangani ini, dia akan menyiapkan pasukan oranye (Dinas Lingkungan Hidup) dan membangun sarana utilitas terpadu agar kabel tidak menumpuk di drainase.

    “Kemudian secara nyata, banjir akan jadi salah satu prioritas APBD DKI 2025. Normalisasi sungai harus segera diselesaikan,” kata Rano.

    KPU DKI Jakarta menggelar debat ketiga sekaligus terakhir pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2024 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu malam.

    Tema yang diangkat dalam debat pamungkas yakni “Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim”. Masalah penanganan banjir, penataan permukiman, hingga pengelolaan sampah masuk ruang lingkup atau subtema debat ketiga.

    Selain itu, subtema lainnya yakni penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Selanjutnya ketersediaan air bersih serta kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

    Debat Pilkada DKI 2024 diikuti pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024