Tempat Fasum: Danau Toba

  • AQUA Bersihkan 12 Ton Eceng Gondok Danau Toba Bersama Pandawara Group

    AQUA Bersihkan 12 Ton Eceng Gondok Danau Toba Bersama Pandawara Group

    Jakarta

    AQUA, pelopor perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia, kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi bersih-bersih di Danau Toba. Dalam kegiatan ini, AQUA bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir, Pandawara Group, dan masyarakat setempat.

    Kegiatan yang bertajuk ‘Clean-Up Action!’ ini berlangsung di Desa Lumban Suhi Suhi, Kabupaten Samosir, pada tanggal 24 Oktober 2024.

    Salah satu alasan utama diadakannya aksi bersih-bersih ini adalah untuk mengatasi masalah pertumbuhan eceng gondok yang mengganggu ekosistem danau. Tanaman ini dikenal cepat berkembang biak, sehingga keberadaannya berpotensi merusak aliran air, menurunkan kadar oksigen dalam air, dan mengancam habitat ikan serta flora air lainnya.

    Menyadari risiko ini, AQUA menginisiasi aksi pembersihan sebagai bentuk dukungan nyata untuk kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba. Dalam waktu kurang dari tiga jam, AQUA berhasil mengumpulkan sekitar 12 ton eceng gondok dari kawasan Danau Toba.

    Dalam aksi bersih-bersih tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir, Edison Pasaribu menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian lingkungan.

    “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi tantangan lingkungan di Danau Toba, khususnya masalah eceng gondok yang harus segera ditanggulangi. Karena eceng gondok sangat cepat pertumbuhannya, kami harapkan semua kabupaten di kawasan Danau Toba ikut berperan. Kami berharap inisiatif ini bisa menginspirasi banyak pihak,” ujar Edison dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2024).

    Foto: AQUA

    Pendekatan ini tidak hanya membantu membersihkan danau, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui pemanfaatan limbah yang dihasilkan.

    Aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari kampanye ‘100% Murni, 100% Petualangan Indonesia’ yang digagas oleh AQUA bekerja sama dengan Wonderful Indonesia, untuk mempromosikan destinasi wisata prioritas di Indonesia, termasuk Danau Toba.

    Sementara itu, Kabupaten Toba, sebagai salah satu wilayah penyangga kawasan wisata Danau Toba, menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Data Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih, Badan Riset dan Inovasi Nasional, menunjukkan sejak 2022, Kabupaten Toba menghasilkan sekitar 31.794 ton sampah per tahun, namun hanya 0,94% yang berhasil dikurangi, 37% ditimbun di tempat pemrosesan akhir (TPA), dan 62% lainnya belum terkelola dengan baik.

    Inisiatif Keberlanjutan AQUA untuk Masa Depan Danau Toba

    AQUA telah aktif berperan dalam mendukung pengelolaan sampah di Danau Toba sejak tahun 2020. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendirian Rumah Daur Ulang (RDU) di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, yaitu Bank Sampah Tarhilala.

    Setiap bulannya, bank sampah ini mampu mengumpulkan hingga 20 ton sampah, termasuk plastik, karton, kaleng, dan botol kaca, yang kemudian diolah agar tidak mencemari lingkungan.

    Senior Sustainable Packaging Circularity Manager AQUA, Jeffri Ricardo mengungkapkan bahwa AQUA berkomitmen untuk mengelola lebih banyak sampah plastik dari yang dihasilkan.

    “Kami berkomitmen untuk mengambil kembali lebih banyak sampah kemasan plastik dari yang kami gunakan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, kami terus memperkuat infrastruktur dan kapasitas pengelolaan sampah melalui unit bisnis daur ulang, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R), dan bank sampah,” jelasnya.

    Danau Toba menghadapi masalah lingkungan serius dengan 381,8 hektare permukaannya tertutup eceng gondok, yang mencakup 23 kecamatan di tiga kabupaten. AQUA melakukan inisiatif pengumpulan sampah plastik dan eceng gondok. Limbah eceng gondok diolah di Bank Eceng Gondok menjadi kerajinan tangan, pupuk organik, pakan ternak, dan bahan baku biogas.

    AQUA juga aktif mengedukasi masyarakat melalui gerakan #BijakBerplastik sejak 2018, yang fokus pada pengumpulan sampah, edukasi, dan inovasi kemasan. Dampak dari gerakan #BijakBerplastik juga dirasakan oleh para perempuan dan kelompok difabel di sekitar Danau Toba. Di Bank Sampah Tarhilala, misalnya, sebagian besar pekerjanya adalah ibu rumah tangga yang kini mendapatkan penghasilan tambahan dari kegiatan pengelolaan sampah. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 1.000 warga, termasuk pelajar, telah terlibat dalam program edukasi lingkungan ini.

    Dengan berbagai inisiatif seperti unit bisnis daur ulang, bank sampah, serta fasilitas pengolahan sampah terpadu, AQUA terus berupaya mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari konsumsi produk air minum kemasan di seluruh destinasi wisata prioritas Indonesia.

    Kampanye ‘100% Murni, 100% Petualangan Indonesia’ bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata lokal dan mengajak wisatawan menjaga kebersihan di tempat-tempat wisata prioritas seperti Labuan Bajo, Mandalika, Wakatobi, dan Danau Toba.

    Dua belas pemenang beruntung, bersama tiga teman masing-masing, mendapat kesempatan bepergian gratis ke salah satu destinasi wisata dan berpartisipasi dalam kegiatan beach clean-up dengan komunitas lokal, termasuk Pandawara Group. Inisiatif ini diharapkan menginspirasi wisatawan dan masyarakat untuk berkontribusi dalam memulihkan alam.

    Sebagai informasi, AQUA telah beroperasi selama lebih dari lima dekade dengan komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga tahun 2024, AQUA telah memperkerjakan lebih dari 12.000 pekerja di Indonesia dan mengelola 20 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia.

    (anl/ega)

  • Sopir Taksi Online Dirampok Penumpang di Medan, Lehernya Terluka Parah 
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        4 November 2024

    Sopir Taksi Online Dirampok Penumpang di Medan, Lehernya Terluka Parah Medan 4 November 2024

    Sopir Taksi Online Dirampok Penumpang di Medan, Lehernya Terluka Parah
    Tim Redaksi
    MEDAN, KOMPAS.com
    – Seorang
    driver taksi online
    bernama Khairul Putra Harahap menjadi korban perampokan oleh penumpangnya di dekat Hotel Danau Toba, Jalan Imam Bonjol, Kota
    Medan
    , pada Senin (4/11/2024) pagi.
    Ale, teman korban, menjelaskan, Khairul mendapatkan penumpang secara
    offline
    di Kota Binjai dengan tujuan Kota Medan.
    “Sewaktu di seberang Hotel Danau Toba, mereka sempat berhenti. Di situ, pelaku menggorok leher korban pakai pisau,” ungkap Ale kepada Kompas.com melalui saluran telepon.
    Untuk menyelamatkan diri, Khairul keluar dari mobilnya dan meminta tolong kepada warga sekitar.
    Sementara itu, pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa mobil korban.
    “Kebetulan ada driver ojol yang melintas dan menolong korban. Pertama, korban dibawa ke Rumah Sakit Malahayati, tetapi karena tidak sanggup, ia dilarikan ke RS Bhayangkara Medan,” jelas Ale.
    Ale menambahkan bahwa hingga saat ini, Khairul masih dirawat secara intensif.
    Selain luka di leher, terdapat juga luka di beberapa bagian jari korban akibat usaha untuk menahan senjata tajam yang digunakan pelaku.
    Sementara itu, rekan korban berhasil menelusuri keberadaan mobil yang dicuri.
    “Mobilnya sudah ditemukan di daerah Jalan Pulau Butom, KIM II. Cuma pelakunya ini belum,” ujar Ale.
    Kepala Satreskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi tentang kejadian ini dan saat ini sedang mendalami kasus tersebut.
    “Ini sedang dicek. Lagi kami dalami ya,” kata Jama saat diwawancarai di Polsek Helvetia.
    Kasus ini menjadi perhatian publik dan polisi berkomitmen untuk segera menangkap pelaku.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • BPODT-Kopi Setara jalin kerjasama tingkatkan pariwisata Danau Toba

    BPODT-Kopi Setara jalin kerjasama tingkatkan pariwisata Danau Toba

    Medan (ANTARA) – Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) bersama Koperasi Jasa Sentra Wisata Alam Nusantara (Kopi Setara) menjalin kerjasama dalam rangka meningkatkan kepariwisataan di Kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, khususnya di Toba Caldera Resort, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

    Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Jimmy Panjaitan, mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan guna menggali potensi wisata yang ada di Kawasan DPSP Danau Toba.

    “Hal ini juga sekaligus mendukung program yang sedang dikembangkan oleh BPODT yaitu produk wisata eco-adventures “Trail Of The Kings,” ujar Jimmy, di Toba, Sabtu.

    Dia menjelaskan program tersebut merupakan pengembangan narasi baru dalam rangka menjadikan DPSP Danau Toba sebagai single destination dengan aktivitas multi atraksi dan sekaligus sebagai bentuk pendukungan kepada Geopark Kaldera Toba sebagai bagian dari UNESCO _Global Geopark.

    Pengembangan dimaksud juga mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dimana pemerintah pusat mencanangkan pengembangan ekosistem pariwisata di Sumatera secara holistik melalui 6A, yaitu attractions, accesibilities, amenities, avaliable packages, activites dan ancillary services.

    “Jadi kegiatan kita bersama Kopi Setara yang beranggotakan para pelaku wisata alam dan wisata petualangan dari Jakarta ini, kami harapkan menjadi kolaborasi yang solid untuk meningkatkan kepariwisataan di Danau Toba,” kata dia.

    Dia menjelaskan bahwa pihaknya bersama Kopi Setara berkomitmen mengembangkan kepariwisataan dalam hal wisata alam dan wisata petualangan.

    “Rencananya kita berkolaborasi dengan mereka untuk membuka camping ground di area Toba Caldera Resort, beserta beberapa aktivitas dan atraksi outbound,” sebut dia.

    Dalam hal itu, pihaknya memberikan rekomendasi sejumlah lokasi kepada Kopi Setara guna melakukan peninjauan terlebih dahulu terkait lokasi yang berpotensi dapat dikerjasamakan.

    Nantinya, kolaborasi dan kerjasama ini akan menghasilkan daya tarik dan paket wisata baru untuk menikmati keindahan DPSP Danau Toba, khususnya di sekitar Toba Caldera Resort.

    “Itu terdiri dari berbagai aktivitas petualangan sekaligus tentunya menikmati keindahan alam Danau Toba, yang akan dirancang untuk menyambungkan dan menghubungkan 8 kabupaten, 16 geosite, 33 geopoint, puluhan desa wisata dan juga ratusan cagar budaya serta semua landmark di kawasan Danau Toba,” jelas dia.

    Dia berharap dengan adanya kerjasama tersebut, wisatawan yang berkunjung di Kawasan DPSP Danau Toba dapat meningkat sehingga perekonomian daerah dapat menggeliat.

    “Kita berkolaborasi dengan investor untuk membuat sesuatu yang baru yang saling menguntungkan secara ekonomi namun tetap melibatkan komunitas dan masyarakat lokal, sehingga mereka tetap bisa menikmati hasil dari kegiatan kepariwisataan,” ujar Jimmy.

    Ketua Kopi Setara Eko Binarso mengatakan tujuan kerjasama itu guna mengembangkan Eco Basecamp yang merupakan fasilitas sarana dan prasarana yang dapat mendukung seluruh kegiatan daya tarik wisatawan.

    “Kami sejak lama menilai Danau Toba sangat cocok sebagai area yang mengintegrasikan wisata alam, tujuan kami ke sini pertama untuk mengidentifikasi potensi apa saja yang bisa diangkat sebagai usaha wisata alam,” ujar Eko Binasoro.

    Menurutnya, dengan menggali potensi wisata di Kawasan DPSP Danau Toba dapat menjadi daya tarik wisatawan sehingga meningkatkan kepariwisataan di daerah itu.

    “Kalau disini banyak hotel namun tidak ada kegiatannya, pasti tidak akan bertahan lama. Saat ini, Danau Toba sudah dikembangkan menjadi daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas dan kami juga bergerak di pariwisata. Karena itu, kami terdorong untuk turut mengembangkan daerah,” kata dia.

    Saat ini, kata dia, pihaknya tengah melakukan peninjauan sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam menggali potensi wisata yang ada di Kawasan Danau Toba, khususnya di Toba Caldera Resort.

    Dia berharap setelah melakukan peninjauan, pihaknya dan BPODT dapat menindaklanjuti nota kesepahaman yang telah dilakukan.

    “Ini merupakan survei awal dari berbagai tahap yang akan dilakukan kedepannya. Dan setelah survei ini kami akan memaparkan konsep dan jika diterima kita lanjut tahap perjanjian kerjasama dan perencanaan desain,” kata dia.

    Baca juga: Menpora pastikan siap berkolaborasi sukseskan kejuaraan dunia Aquabike
    Baca juga: Pameran DIAFT diharapkan berdampak pada pariwisata Danau Toba
    Baca juga: Memacu pariwisata Sumut via interkoneksi Tol Trans Sumatera
     

    Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pj Gubernur: Kejuaraan Jetski 2024 dongkrak perekonomian Sumut

    Pj Gubernur: Kejuaraan Jetski 2024 dongkrak perekonomian Sumut

    Kami ingin memastikan kesiapan setiap kabupaten terkait kantong parkir, tim medis, akomodasi, rekayasa lalu lintas, makanan dan lainnyaMedan (ANTARA) – Penjabat Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni meyakini ajang Aquabike Jetski World Championship 2024 yang diselenggarakan di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 13-17 November dapat meningkatkan perekonomian daerah.

    “Kegiatan ini mendongkrak ekonomi daerah karena kegiatan ini bertaraf internasional yang melibatkan puluhan pembalap dari beberapa negara,” ujar Agus Fatoni di Medan, Sumut, Sabtu.

    Dia mengatakan bahwa dengan digelar-nya ajang internasional tersebut akan mendatangkan wisatawan yang bermanfaat bagi masyarakat sehingga perputaran ekonomi meningkat.

    “Kami mendukung acara seperti ini demi menggerakkan perekonomian  Sumatera Utara sehingga dapat mengembangkan wisata dan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata dia.

    Oleh karena itu, Agus Fatoni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut mendukung ajang olahraga yang melibatkan empat kabupaten/kota di Kawasan Danau Toba tersebut.

    Agus mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan yang melibatkan antar pemangku kebijakan terkait demi menunjang kesuksesan ajang olahraga internasional tersebut.

    Baca juga: Pemprov Sumut menyiapkan Rp15,9 miliar dukung gelaran AquaBike Jetski

    Baca juga: Menpar: Aquabike Jetski World Championship 2024 dongkrak ekonomi Sumut

    Mantan Penjabat Gubernur Sumatera Selatan ini mengatakan pemerintah provinsi setempat mengalokasikan anggaran Rp15.984 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut Tahun 2024.

    Selain itu, kata dia, dukungan pendanaan juga akan disiapkan dari APBD kabupaten/kota serta sejumlah dukungan lainnya.

    Pihaknya juga mengintensifkan persiapan dengan menggelar rapat bersama empat kabupaten yang terlibat langsung penyelenggaraan ajang internasional tersebut yaitu Pemerintah Kabupaten Dairi, Simalungun, Karo dan Samosir.

    “Kami ingin memastikan kesiapan setiap kabupaten terkait kantong parkir, tim medis, akomodasi, rekayasa lalu lintas, makanan dan lainnya. Alhamdulillah, semua siap,” ujar dia.

    Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan ajang olahraga internasional tersebut mampu mendongkrak ekonomi kreatif Sumatera Utara.

    “Dengan adanya ajang sport internasional, festival musik, dan bazar UMKM ini bukan hanya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui pertumbuhan ekonomi kreatif,” ujar Widiyanti.

    Ajang ini merupakan tahun kedua seri kejuaraan jetski tingkat dunia yang diselenggarakan di danau vulkanik terbesar di dunia itu.

    Sebanyak 73 pembalap dari 30 negara akan berlaga pada ajang ini. Tak hanya pembalap internasional, ajang ini juga akan diikuti oleh 10 pembalap jet ski kebanggaan Indonesia.

    Aquabike Jetski World Championship 2024 yang dimeriahkan dengan Pesta Rakyat Danau Toba ini diselenggarakan di empat kabupaten besar yang berada di kawasan Danau Toba, yakni Kabupaten Karo, Dairi, Simalungun dan Samosir.

    Adapun untuk menyukseskan ajang ini, InJourney berkolaborasi dengan anak usahanya yakni InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengembang dan pengelola beberapa Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia menjadi pelaksana gelaran tersebut

    InJourney juga bersinergi dengan kementerian, lembaga dan pemda setempat untuk bersama-sama mendukung ajang ini sebagai salah satu bentuk mewujudkan komitmen dalam mengembangkan destinasi pariwisata Danau Toba.

    Baca juga: Wamenparekraf : Aquabike Jetski berdampak positif bagi pariwisata

    Baca juga: Pemkab Karo sediakan rumah tinggal dukung Aquabike Jetski 2023    

    Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2024

  • InJourney optimistis Aquabike 2024 berikan dampak ekonomi lebih besar

    InJourney optimistis Aquabike 2024 berikan dampak ekonomi lebih besar

    ANTARA – Setelah sukses dengan Aquabike 2023, kini edisi kedua dari ajang balap jetski di Danau Toba itu kembali digelar pada bulan November. InJourney selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi penyelenggara, optimistis Aquabike tahun ini berdampak lebih baik.
    (Roy Rosa Bachtiar/Andi Bagasela/I Gusti Agung Ayu N)

  • Menpar Widiyanti Targetkan 14 Juta Kunjungan Wisman

    Menpar Widiyanti Targetkan 14 Juta Kunjungan Wisman

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhirnya 2024 sebanyak 14 juta wisman. Target ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia di tingkat global.

    Selain itu, Widiyanti juga menekankan pentingnya menarik wisatawanyang lebih berkualitas atau high quality tourists. Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata akan lebih aktif dalam mempromosikan destinasi wisata unggulan Indonesia ke luar negeri.

    “Kita ada target 5 tahun berikutnya, tentu kita akan promosikan lebih ke high quality tourist. Menggalakkan promosi ke luar negeri lebih banyak lagi,” kata Widiyanti di kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2024).

    Widiyanti juga menyadari, untuk mencapai target tersebut, penting untuk mengatasi isu-isu strategis terkait aksesibilitas, terutama harga tiket transportasi, khususnya untuk penerbangan yang masih tergolong mahal. Hal ini menjadi tantangan dalam menarik wisatawan, baik dari luar negeri maupun domestik.

    “Mengenai aksesibilitas transportasi dan harga tiket yang terjangkau, kita harus bersama-sama atasi dengan kementerian atau lembaga dan pihak lainnya supaya wisman dan wisnus bisa berwisata di Indonesia dengan lebih murah,” kata Widiyanti.

    Kementerian Pariwisata juga akan melanjutkan program pengembangan “5 Destinasi Super Prioritas” di Indonesia. Program ini fokus pada pengembangan destinasi Borobudur, Likupang, Mandalika, Danau Toba, dan Labuan Bajo sebagai unggulan utama pariwisata Indonesia.

    “Dahulu ada 10 destinasi prioritas, tetapi sekarang diturunkan menjadi lima super prioritas supaya lebih terfokus, lebih konsentrasi, dan lebih efektif,” ujar Widiyanti.

  • Sukses Jalankan Transpormasi Bisnis, InJourney Raih Penghargaan Best Business Transformation 2024

    Sukses Jalankan Transpormasi Bisnis, InJourney Raih Penghargaan Best Business Transformation 2024

    Jakarta, Beritasatu.com – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mendapatkan penghargaan Best Business Transformation 2024 dengan kategori “Good” dari majalah SWA. Penghargaan diberikan kepada InJourney karena dinilai telah mengimplementasikan transformasi bisnis dengan sukses di era disrupsi. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko InJourney, Yudi Rizkyardie Darun di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Kamis, (24/10/2024).

    Kriteria penilaian meliputi identifikasi masalah dalam melakukan transformasi, desain program dan rencana aksi transformasi, serta eksekusi program transformasi dan hasil yang dicapai dari transformasi tersebut.

    “InJourney mengucapkan terima kasih atas penghargaan Best Business Transformation 2024 yang diberikan majalah SWA untuk Best Business Transformation 2024. Ini merupakan penghargaan atas kerja keras transformasi bisnis yang dilakukan seluruh karyawan, jajaran manajemen, dengan dukungan dari Kementerian BUMN dan para stakeholder,” tutur Plt. Direktur Utama InJourney, Maya Watono.

    InJourney didirikan 3 tahun silam tepatnya Oktober 2021 dan diluncurkan pada 13 Januari 2022 oleh Presiden Republik Indonesia untuk menata BUMN sektor pariwisata dan aviasi guna menjawab berbagai berbagai tantangan yang dihadapi sektor ini. Pembentukan InJourney untuk menjawab peran utama BUMN sebagai value creator dan agent development.

    Proses transformasi bisnis yang dilakukan InJourney bukan hal yang mudah dilakukan. Saat InJourney memulai, industri pariwisata baru saja terpukul akibat pandemi. Pemulihannya membutuhkan strategi yang komprehensif, yang melibatkan seluruh anak usaha InJourney. InJourney juga menempuh transformasi bisnis yang tidak hanya melibatkan struktur organisasi, akan tetapi juga berbagai aspek mulai dari budaya, teknologi, hingga proses operasional.

    InJourney kini tumbuh menjadi tourism orchestrator. Pada 2023-2024, InJourney telah mengembangkan destinasi pariwisata dan memberikan added value dengan menyelenggarakan sejumlah event berskala internasional seperti Aquabike Jetski World Championship dan F1Powerboat di Danau Toba, Porsche Sprint Challenge, Asia Road Race Championship, serta MotoGP di Mandalika. InJourney juga menjadi bagian dari penyelenggara KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo.

    Proses transformasi dilakukan di sejumlah destinasi wisata di bawah kelolaan InJourney. Seperti TMII dan Sarinah yang sudah muncul dengan wajah baru, dan kini menjadi salah satu destinasi pariwisata andalan dari seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Sementara Candi Borobudur dan Prambanan kini telah menjelma menjadi Spiritual Tourism Destination.

    Pada tahun 2023 lalu, InJourney melakukan transformasi dengan meluncurkan 2 sub holding di bidang industri aviasi dan kebandarudaraan yakni InJourney Airports dan InJourney Aviation Services. Sejarah baru kebandarudaraan terukir dengan adanya penggabungan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Dua perusahaan besar pengelola bandar udara di Indonesia itu menjadi satu entitas yakni PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. InJourney Airports mengelola 37 bandara komersial di Indonesia, yang menangani lebih dari 170 juta penumpang per tahun. InJourney Airports berada di urutan kelima perusahaan operator bandara terbesar di dunia.

    Sederet transformasi lainnya ialah dengan keberhasilan InJourney untuk melaksanakan program pengembangan pariwisata pada 5 Destinasi Super Prioritas sesuai yang diamanahkan oleh Pemerintah. Pada sisi Governance and Communication InJourney berhasil mendapatkan predikat informatif untuk informasi publik oleh Komisi Informasi dan InJourney patuh 100% terhadap pelaporan LHKPN dan integrasi aplikasi-aplikasi pendukung kerja antara InJourney dengan seluruh anak usahanya.

    Kinerja keuangan InJourney juga semakin kokoh. Pada tahun 2024, InJourney berhasil mendapatkan credit rating AAA, setelah tahun sebelumnya tanpa rating. Sementara pada tahun 2023, InJourney mampu membukukan laba hingga Rp1,1 triliun, membalikkan tahun sebelumnya yang mencatat rugi Rp993 miliar.

    “Transformasi bisnis merupakan sebuah perjalanan panjang bagi kami dan hampir 3 tahun terakhir ini kami mampu menjalankannya dengan baik dengan berbagai tantangan dan hambatan yang berhasil kami lalui. Kami berharap InJourney sudah memiliki fondasi yang lebih kokoh dan untuk selanjutnya tumbuh dan berkembang dengan baik. Kami akan terus melanjutkan transformasi sebagai upaya untuk mewujudkan visi sebagai strategic Holding di sektor aviasi dan pariwisata yang terdepan serta memberikan pengalaman yang mengesankan bagi para wisatawan melalui keramahtamahan Indonesia,” pungkasnya.

  • Gunung Padang dan 5 Temuan Lain di Sundaland Sebelum Tenggelam

    Gunung Padang dan 5 Temuan Lain di Sundaland Sebelum Tenggelam

    Jakarta

    Sundaland seakan hilang ditelan Bumi, sampai kemudian para ilmuwan berhasil menemukan kembali benua yang membentang di Semenanjung Asia Tenggara, termasuk Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Sebelum tenggelam akibat naiknya permukaan laut di Zaman Es akhir, benua ini diduga merupakan tempat tinggal manusia dengan peradaban yang sudah maju.

    Dalam Seminar Nasional Warisan Peradaban Sundaland yang diadakan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Prof. Dr. Danny Hilman Natawidjaja, Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar AIPI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membeberkan sejumlah temuan yang berpotensi menjadi bukti peradaban manusia di zaman itu.

    “Sundaland punya banyak keunikan, termasuk kalau kita lihat di zona tropis, Sundaland satu-satunya daratan yang tenggelam karena kenaikan muka air laut sejak Zaman Es. Tentu pertanyaan berikutnya kalau kita melihat penyebaran dari peradaban dunia apakah di Sundaland ada peradaban?” tanya Danny.

    Ia menjelaskan beberapa temuan yang terkait dengan peradaban zaman Sundaland. Sejumlah temuan itu banyak yang berasal dari Indonesia, dan ada di antaranya yang kuat membuktikan Sundaland adalah wilayah bermulanya peradaban manusia.

    1. Jejak Sungai Purba

    Berdasarkan penelitian menggunakan data 3D Seismic oleh ahli geologi Dr. Andang Bachtiar di Teluk Thailand, ditemukan jejak sungai purba yang saat ini berada di sekitar 70 meter di bawah permukaan air laut.

    “Yang mengejutkan, saat model ini di-slice pada kedalaman 100 meter, tak hanya terlihat jejak sungai yang lebih purba, tapi jaringan air yang membentuk seperti sarang laba-laba. (Jaringan seperti ini) bukan jaringan sungai alamiah melainkan irigasi,” ujarnya.

    Jejak sungai purba di Teluk Thailand. Foto: dok. Dr. Andang BachtiarJejak jaringan irigasi di bawah jejak sungai purba di Teluk Thailand. Foto: dok. Dr. Andang Bachtiar

    Danny menyebutkan, prinsip dari eksplorasi 3D Seismic bisa diterapkan di Indonesia, misalnya di Laut Jawa, Selat Karimata. Ilmuwan lainnya Dr. Wahyu Triyoso, menggunakan 3D Seismic untuk melihat apa yang ada di dekat permukaan Laut Jawa.

    Jejak sungai purba di Laut Jawa. Foto: dok. Dr. Wahyu Triyoso

    “Dan ternyata kita memang bisa melihat jejak sungai purba di Laut Jawa itu. Tentunya jejak peradaban juga kita bisa tahu kalau kita lebih intensif lagi (menelitinya),” kata Danny.

    2. Pelabuhan Kuno di Bawah laut

    Temuan lainnya adalah penelitian di Selat Sunda menggunakan multibeam oleh Ketua Ikatan Ahli Tsunami Indonesia, Dr. Gegar Prasetya. Penelitiannya menemukan keberadaan pelabuhan yang tenggelam sekitar 60 m di bawah permukaan laut saat ini.

    Jejak pelabuhan kuno di bawah laut di Selat Sunda. Foto: dok. Dr. Gegar Prasetya

    “Terlihat bentuknya bukan karena proses geologi tapi merupakan dredging dari pelabuhan menurut pak Gegar. Bahkan ada jalan masuk dan keluarnya,” Danny memaparkan.

    3. Gunung Padang

    Penelitian tentang Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, dinilai yang paling kuat mewakili keberadaan peradaban Sundaland di wilayah Indonesia. “Di daratan, kita sebenarnya sudah punya data yang cukup bagus juga. Gunung Padang, ini adalah peradaban pada zaman gunung es,” ujar Danny.

    Sayangnya, setelah sempat menggemparkan dunia, serta tayang sebagai film dokumenter ilmiah ‘Ancient Apocalypse’di Netflix, penelitian tentang Gunung Padang harus dicabut (retract).

    Situs Gunung Padang dibangun di Zaman Es dan setelah Zaman Es. Foto: Weka Kanaka/detikcom

    “Setelah di-review selama 9 bulan, dinyatakan memenuhi syarat ilmiah, sudah published, pernah menggegarkan dunia selama satu bulan, reaksinya pun sangat positif, kemudian ada serangan bertubi-tubi dari seluruh dunia yang akhirnya paper ini di-retract oleh publishernya dengan alasan ada major error, tapi tidak pernah dijelaskan bukti dan argumen ilmiahnya,” Danny menyayangkan.

    4. Situs Kumitir

    Di situs Kumitir yang ditemukan di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ini ditemukan sisa-sisa bangunan yang dibangun di era Kerajaan Majapahit.

    “Kita memang ketemu bata (zaman) Majapahit-nya. Tapi di bawahnya itu ada batu bata merah yang jauh lebih tua minimal 700 SM dia sudah ada. Tapi menurut hemat kami para peneliti, kelihatannya 500 tahun SM dia sudah ada,” ujar Danny.

    Jauh di bawah Situs Trowulan terdapat jejak peradaban yang lebih tua. Foto: dok. Dr. Danny Hilman Natawidjaja

    “Artinya sudah ada bangunan pertama di Trowulan sebelum Kerajaan Mataram Kuno ada. Ini yang harus diteliti. Berdasarkan penelitian sekilas, di Trowulan masih banyak bangunan bata merah yang masih harus dicari,” imbuhnya.

    5. Piramida Toba

    Di tahun 2023, sebuah riset awal yang dilakukan di kawasan Danau Toba, Sumatra Utara menemukan bangunan besar. Struktur bangunan ini bentuknya seperti piramida tapi sebagian struktur menempel ke bukit pada batuan berpori hasil abu vulkanik yang diperkirakan berumur 74 ribu tahun.

    “Baru-baru ini di Toba kami menemukan suatu bangunan berupa teras-teras batu yang jika dilihat dari arah muka, berbentuk seperti piramida. Tidak ada keraguan kalau ini buatan manusia bukan alamiah.

    Tiga struktur bangunan raksasa di kawasan Toba berbentuk seperti piramida. Foto: dok. Dr. Danny Hilman Natawidjaja

    Danny yang juga terlibat dalam penemuan piramida Gunung Padang ini mengatakan riset Piramida Toba masih tahap penelitian pendahuluan dan memerlukan riset lanjutan.

    “Tidak hanya satu, tapi ada tiga (piramida) di kawasan luas yang luar biasa indah. Ini adalah satu peninggalan yang sangat besar,” sebutnya.

    6. Kawasan Megalitikum Kalamba dan Palindo

    Di kawasan Megalitikum Kalamba dan Palindo di Sulawesi Tengah, ditemukan ratusan kalamba, yakni benda Zaman Megalitikum berbentuk seperti drum atau tong batu yang berbentuk silinder terpotong, dan patung granit.

    “Kemungkinan masih ada ribuan kalamba dan patung granit yang tersembunyi di hutan-hutan atau tertimbun di bawah tanah,” kata Danny.

    Foto: dok. Dr. Danny Hilman Natawidjaja

    Di wilayah itu juga ditemukan bukit yang diberi nama Piramida Lembah Napu. “Di sana ada satu bukit yang berdasarkan ciri-cirinya sudah ada campur tangan manusia, Piramida Lembah Napu. Terdapat dinding yang berukir dari granit,” sebutnya.

    Bukit dengan dinding berukir granit. Foto: Dr. Danny Hilman Natawidjaja

    Publik terutama komunitas ilmuwan tentu saja berharap berbagai temuan ini ada tindak lanjut berupa riset lanjutan sehingga akan membuka tabir yang masih belum banyak terungkap.

    (rns/rns)

  • PKS Undang Bakal Cabup Jember dari Gerindra

    PKS Undang Bakal Cabup Jember dari Gerindra

    Jember (beritajatim.com) – Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengundang bakal calon bupati dari Partai Gerakan Indonesia Raya, Muhammad Fawait, untuk memaparkan visi dan misinya, Minggu (28/4/2024).

    Fawait hadir di kantor DPD PKS, Jalan Danau Toba, Kecamatan Sumbersari, dengan didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerindra Jember Ahmad Halim dan sejumlah petinggi partai itu. Terlihat dua mantan komisioner Badan Pengawas Pemilu Jember, Abdullah Waid dan Andika A. Firmansyah juga hadir mendampingi Fawait.

    Paparan berlangsung kurang lebih satu jam. Usai acara, Fawait menjelaskan, kehadirannya adalah untuk memenuhi undangan PKS dan meminta dukungan dalam pemilihan kepala daerah Jember tahun ini.

    “Belum pernah ada bupati Jember yang seorang pemuda, anak petani, santri, aktivis, dan juga kader partai politik. Saya juga tiga kali berkompetisi dalam pemilu DPRD Jawa Timur pada 2014, 2019, dan 2024,” kata alumnus Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Airlangga Surabaya ini.

    Fawait menyatakan mendapat mandat dari Gerindra untuk memperbaiki kondisi Jember. “Kita tahu hari ini jumlah kemiskinan di Jember terbanyak kedua di Jawa Timur. Angka pengangguran kita lebih tinggi daripada di Kabupaten Lumajang. Masalah stunting akibat kemiskinan tertinggi pertama. Angka kematian ibu dan angka kematian anak, kelangkaan pupuk, harga beras beras padahal kita lumbung pangan,” katanya.

    Sementara itu, Ketua DPD PKS Jember Sudiyanto mengatakan, anak-anak yang tumbuh pada masa Reformasi sekarang tumbuh memahami kebutuhan-kebutuhan masyarakat saat ini. “Maka PKS membuka peluang besar bagi generasi milenial untuk memimpin negeri ini,” katanya.

    PKS mengundang empat kandidat bupati Jember untuk pilkada tahun ini. Setelah pensiunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nanang Handono Prasetyo dan mantan bupati Faida memaparkan visi dan misi, Sabtu (27/4/2024), giliran Fawait dan kandidat petahana Hendy Siswanto yang hadir untuk melakukan hal yang sama kemarin. [wir]

  • Hendy Pimpin Salawat Saat Daftar Bakal Cabup Pertama di PKB Jember

    Hendy Pimpin Salawat Saat Daftar Bakal Cabup Pertama di PKB Jember

    Jember (beritajatim.com) – Hendy Siswanto yang saat ini menjabat bupati Jember, Jawa Timur, memimpin pembacaan salawat bersama-sama, saat menjadi pendaftar pertama penjaringan bakal calon bupati yang dibuka Partai Kebangkitan Bangsa, Rabu (24/4/2024), untuk pemilihan kepala daerah tahun ini.

    Hendy datang ke kantor Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember di Jalan Danau Toba dengan diiringi sang istri Kasih Fajarini, sejumlah kerabat, dan pendukungnya. Ia sempat ditemui langsung Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi.

    Hendy tak hanya mengambil formulir pendaftaran, tapi langsung melengkapi berkas yang diperlukan. Dua hari sebelumnya dia juga langsung menyerahkan berkas lengkap kepada panitia penjaringan Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember.

    “Kami hadir hari ini dalam rangka memenuhi undangan pengumuman, PKB menerima pendaftaran calon bupati untuk pilkada periode 2024 – 2029,” katanya. Dia berjanji akan memenuhi semua ketentuan yang disyaratkan PKB.

    Hendy pernah melamar PKB untuk pilkada pada 2020. Namun saat itu PKB lebih memilih mencalonkan Abdus Salam. “Kalau pada 2020 tidak diusung, bukan berarti saya tidak diterima. Itu belum saja. Kalau sekarang wes wayahe PKB memberikan rekomendasi kepada kami,” katanya.

    Apalagi, Hendy merasa PKB mendukung pemerintahannya sejak 2021 kendati sering melancarkan kritik keras. “Sampai hari ini saya tiga tahun dua bulan memimpin Jember. Setiap kegiatan kami ada kritik dari PKB yang sangat luar biasa, namun saran pun mengiringi. Ada pendapat-pendapat bagus untuk proses pembangunan,” katanya.

    Sebelum pamit, Hendy mengajak para hadirin di kantor DPC PKB Jember untuk membaca salawat bersama-sama. “Semoga kita semua mendapatkan syafaat Kanjeng Nabi kelak,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Desk Pilkada PKB Jember Fuad Akhsan akan mengecek kelengkapan berkas yang diberikan Hendy. “Setelah itu kami juga akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pengurus DPC PKB Jember. Sampai nantinya berkas ini akan kami sampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat PKB,” katanya. [wir]