Tempat Fasum: Bandara Soekarno Hatta

  • 2 Tersangka Baru Judi Online Kemenkomdigi Tiba di Polda Metro Jaya

    2 Tersangka Baru Judi Online Kemenkomdigi Tiba di Polda Metro Jaya

    Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya membawa dua tersangka baru kasus judi online, yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) pada Minggu (10/11/2024). Sosok berinisial MN dan DM tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya sekitar pukul 20.55 WIB.

    Setibanya di depan gedung Ditreskrimum, keduanya langsung dibawa menuju ruang pemeriksaan. Salah satu di antara tersangka yang dibawa, yakni MN, sebelumnya berstatus sebagai buronan dalam kasus ini.

    Polisi menyebut upaya pendalaman pada sosok MN akhirnya berujung pada penangkapan tersangka lain, yakni DM. Keduanya disebut diamankan aparat pada 9 November 2024.

    “Pada 9 November 2024, tim berhasil mengamankan salah seorang DPO dengan inisial MN. Ketika MN dilakukan penangkapan selanjutnya dilakukan pengembangan dan didapatkan satu orang tersangka lagi dengan inisial DM,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra saat menemui awak media di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

    Wira mengungkap peran MN sebagai penghubung antara bandar judi online dengan oknum pegawai Kemenkomdigi. Ia bertugas mendata situs judi online yang diminta untuk tidak diblokir sekaligus menyetorkan uang.

    Peran sosok DM sebagai fasilitator bagi aksi tersangka MN, termasuk menyiapkan atau menampung uang hasil transaksi kejahatan judi online.

    Dari keduanya aparat kepolisian menyita barang bukti berupa uang hasil kejahatan senilai Rp 3,1 miliar. Dari total uang tersebut, sebanyak Rp 300 juta disita dalam bentuk tunai, sedangkan sisanya Rp 2,8 miliar berupa saldo rekening.

  • 2 Tersangka Mafia Akses Judol Komdigi Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

    2 Tersangka Mafia Akses Judol Komdigi Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

    Jakarta

    Polisi menangkap dua orang tersangka kasus mafia akses judi online (judol) yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dua orang itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

    Pantauan detikcom di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (10/11/2024), keduanya dibawa melalui pintu 2F bandara sekitar pukul 20.13 WIB. Keduanya tampak mengenakan masker. Setelah itu keduanya dibawa polisi meninggalkan bandara.

    Foto: Tersangka baru kasus mafia judol yang melibatkan pegawai Komdigi (Adrial Akbar/detikcom)

    Adapun sebelumnya polisi mengatakan 2 orang yang ditangkap itu memiliki peran berbeda. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan dua orang itu berinisial MN dan DM. Keduanya akan dibawa lewat Bandara Soekarno-Hatta hari ini.

    “(Peran) MN menyetorkan list web dan uang. DM menampung uang hasil kejahatan,” kata Wira kepada wartawan, Minggu (10/11).

    Sejauh ini, ada 15 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Sebanyak 11 orang di antaranya merupakan pegawai Komdigi.

    Dari daftar tersangka tersebut termasuk tiga tersangka utama, AK, AJ, dan A, yang mengendalikan ‘kantor satelit’ di Kota Bekasi. Polisi juga sudah menetapkan dua orang DPO, yakni A dan M.

    Para tersangka diduga mendapat setoran duit dari setiap situs judi online yang dibiarkan tetap bisa diakses. Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pihaknya mendukung penuh polisi mengusut tuntas kasus ini.

    (isa/isa)

  • Lagi! Polisi Tangkap 2 Orang Tersangka Judol yang Libatkan Komdigi – Espos.id

    Lagi! Polisi Tangkap 2 Orang Tersangka Judol yang Libatkan Komdigi – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Ilustrasi judi online. (freepik)

    Esposin, JAKARTA — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menangkap dua orang tersangka terkait kasus judi online (judol) yang melibatkan oknum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
     
    “Subdit Jatanras Polda Metro berhasil menangkap dua pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus perjudian online di Komdigi,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wira Satya Triputra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (10/11/2024). 

    Promosi
    Pengusaha Dimudahkan dengan Dana Cair Hingga 4 Kali Sehari di BRIMerchant

    Wira menjelaskan, kedua tersangka berinisial MN dan DM saat ini sedang dalam perjalanan menuju Indonesia dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sekitar pukul 19.00 WIB.
     
    “Tim akan dijemput pukul 19.00 WIB di terminal internasional 2F,” katanya sebagaimana dilansir dari Antara. 
     
    Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi membenarkan penangkapan tersebut dan menjelaskan keduanya memiliki peran yang berbeda.

    “Tersangka berinisial MN sendiri berperan menyetorkan daftar website ke Kementerian Komdigi agar lolos blokir. Sementara DM menampung uang hasil judi dalam kasus tersebut, ” katanya.
     
    Ade Ary juga menambahkan untuk tersangka berinisial MN statusnya adalah DPO sedangkan DM bukan masuk DPO, namun ia belum bisa menjelaskan lebih detail terkait informasi apakah mereka oknum Komdigi atau warga sipil.
     
    Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka kasus judi online yang melibatkan oknum Kementerian Komdigi ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
     
    “Ada tersangka yang diungkapkan sebagai DPO berinisial A, penyidik juga telah mengidentifikasi DPO lain dengan inisial M,” kata Ade Ary saat ditemui di Jakarta, Rabu (6/11/2024).
     
    Terhadap DPO A dan M, penyidik Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih melakukan pengejaran secara intensif.
     
    Polda Metro Jaya juga menyita sejumlah barang bukti sejumlah uang dengan total Rp73,7 miliar pada kasus judi online (judol) yang melibatkan oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
     
    “Penyidik telah menyita uang tunai sejumlah Rp73 miliar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (8/11/2024).
     
    Dalam kasus ini Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan untuk total tersangka ada 15 tersangka dengan 11 orang dari oknum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan empat warga sipil.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Polisi kembali tangkap dua tersangka kasus judol yang libatkan Komdigi

    Polisi kembali tangkap dua tersangka kasus judol yang libatkan Komdigi

    Tersangka berinisial MN sendiri berperan menyetorkan daftar website ke Kementerian Komdigi agar lolos blokirJakarta (ANTARA) –

    Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menangkap dua orang tersangka terkait kasus judi online (judol) yang melibatkan oknum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

     

     

    Wira menjelaskan kedua tersangka berinisial MN dan DM saat ini sedang dalam perjalanan menuju Indonesia dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sekitar pukul 19.00 WIB.

     

    “Tim akan dijemput pukul 19.00 WIB di terminal internasional 2F,” katanya.

     

     

    “Tersangka berinisial MN sendiri berperan menyetorkan daftar website ke Kementerian Komdigi agar lolos blokir. Sementara DM menampung uang hasil judi dalam kasus tersebut, ” katanya.

     

    Ade Ary juga menambahkan untuk tersangka berinisial MN statusnya adalah DPO sedangkan DM bukan masuk DPO, namun ia belum bisa menjelaskan lebih detail terkait informasi apakah mereka oknum Komdigi atau warga sipil.

     

     

    “Ada tersangka yang diungkapkan sebagai DPO berinisial A, penyidik juga telah mengidentifikasi DPO lain dengan inisial M,” kata Ade Ary saat ditemui di Jakarta, Rabu (6/11).

     

    Terhadap DPO A dan M, penyidik Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih melakukan pengejaran secara intensif.

     

    Polda Metro Jaya juga menyita sejumlah barang bukti sejumlah uang dengan total Rp73,7 miliar pada kasus judi online (judol) yang melibatkan oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

     

    “Penyidik telah menyita uang tunai sejumlah Rp73 miliar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (8/11).

     

    Dalam kasus ini Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan untuk total tersangka ada 15 tersangka dengan 11 orang dari oknum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan empat warga sipil.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Ini Peran 2 Tersangka Mafia Akses Judol yang Ditangkap

    Ini Peran 2 Tersangka Mafia Akses Judol yang Ditangkap

    Jakarta

    Polisi menangkap dua orang tersangka kasus mafia akses judi online (judol). Dua tersangka itu punya peran berbeda.

    Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan dua orang itu berinisial MN dan DM. Keduanya akan dibawa lewat Bandara Soekarno-Hatta hari ini.

    “(Peran) MN menyetorkan list web dan uang. DM menampung uang hasil kejahatan,” kata Wira kepada wartawan, Minggu (10/11/2024).

    Kasus mafia akses judi online ini melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Polisi belum mengungkap apakah dua orang itu merupakan pegawai Komdigi juga atau bukan.

    “Berhasil menangkap dua pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus perjudian online di Komdigi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.

    “Tim akan dijemput pukul 19.00 WIB di terminal internasional 2F,” tambahnya.

    Dari daftar tersangka tersebut termasuk tiga tersangka utama AK, AJ dan A yang mengendalikan ‘kantor satelit’ di Kota Bekasi. Polisi juga sudah menetapkan dua orang DPO, yakni A dan M.

    AK sendiri diduga punya peranan penting. Dia diduga tak lolos sebagai pegawai Komdigi, namun malah bisa membuka dan menutup blokir situs judi.

    (haf/imk)

  • Polisi Tangkap Satu DPO dan Tersangka Baru Pada Kasus Judi Online di Lingkungan Komdigi

    Polisi Tangkap Satu DPO dan Tersangka Baru Pada Kasus Judi Online di Lingkungan Komdigi

    Bisnis.com, JAKARTA – Polisi telah satu DPO dalam kasus dugaan perjudian online yang melibatkan oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra mengatakan satu DPO itu berinisial MN. Selain MN, Polisi juga telah menangkap terduga pelaku berinisial DM.

    “Subdit Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkap 2 pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus Perjudian Online di Komdigi,” ujar Wira dalam keterangan tertulis, Minggu (10/11/2024).

    Dia menambahkan, saat ini pihaknya akan menjemput kedua tersangka itu di Terminal Internasional 2F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

    Di samping itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan kedua DPO ini memiliki peran yang berbeda.

    “MN berperan menyetorkan list web dan uang, sementara DM menampung uang hasil kejahatan,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, polisi telah menetapkan 15 orang tersangka dalam kasus ini. 11 dari 15 tersangka itu merupakan 11 oknum pegawai Komdigi.

    Menurut pengakuan salah satu tersangka, sindikat ini telah “menjaga” 1.000 situs judi online agar tidak diblokir. 

    Sementara itu, terdapat 4.000 situs telah diblokir lantaran tidak melakukan setor kepada sindikat ini. Setoran itu dilakukan dua Minggu sekali.

    Dalam kasus ini, pelaku juga mengaku mendapatkan keuntungan senilai Rp8,5 juta lantaran telah mengamankan situs judi online agar tidak diblokir diblokir. 

  • Ditangkap, 2 DPO Kasus Judi Online Libatkan Kemenkomdigi Tiba di Bandara Soetta Malam Ini

    Ditangkap, 2 DPO Kasus Judi Online Libatkan Kemenkomdigi Tiba di Bandara Soetta Malam Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya menangkap dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus judi online (judol) yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi). Keduanya, yakni MN dan DM.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan, saat ini MN dan DM tengah dalam perjalanan ke Indonesia dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sekitar pukul 19.00 WIB.

    “Tim akan dijemput pukul 19.00 WIB di terminal internasional 2F,” katanya saat dihubungi Minggu (10/11/2024).

    Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa MN dan DM mempunyai peran berbeda.

    MN berperan menyetorkan daftar web ke Kemenkomdigi agar lolos blokir. Sementara itu, DM menampung uang hasil judi dalam kasus tersebut.

    “MN menyetorkan list web dan uang. DM menampung uang hasil kejahatan,” ungkap Ade Ary.

    Penangkapan dua orang DPO kasus judi online (judol) yang melibatkan pegawai Kemenkomdigi menambah panjang daftar orang yang telah ditangkap pihak kepolisian. Sebelum MN dan DM, telah ditangkap 11 orang yang juga pegawai Kemenkomdigi.

  • InJourney Airports Siapkan 3 Bandara Sambut Aquabike Jetski World Championship 2024 di Danau Toba – Page 3

    InJourney Airports Siapkan 3 Bandara Sambut Aquabike Jetski World Championship 2024 di Danau Toba – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Dalam menyambut ajang internasional Aquabike Jetski World Championship 2024 yang digelar di Danau Toba pada 13-17 November, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan tiga bandara utama: Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, dan Bandara Kualanamu Deli Serdang.

    Ketiganya akan mendukung penuh penyambutan delegasi internasional dan wisatawan yang datang untuk menyaksikan kejuaraan bergengsi ini.

    Kesiapan Bandara di Tengah Antusiasme Aquabike 2024

    Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi, menyatakan bahwa rencana operasi dan pelayanan khusus telah disiapkan di ketiga bandara tersebut.

    “Sebagai operator bandara, InJourney Airports bekerja sama dengan holding InJourney dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna jasa, serta mendukung kesuksesan Aquabike World Championship di Danau Toba,” ujarnya, Minggu (10/11/2024).

    Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pintu Masuk Utama

    Sebagai bandara transit bagi sekitar 200 official dan pembalap internasional, Bandara Soekarno-Hatta menjadi gerbang utama menuju Danau Toba. Wisatawan dan delegasi yang tiba melalui Terminal 3 disambut dengan fasilitas modern, termasuk giant LED di area bagasi internasional yang menampilkan video keindahan alam dan budaya Indonesia. Terminal 3 juga menghadirkan area hijau dengan ragam tanaman khas Nusantara, merepresentasikan kekayaan alam Indonesia.

    Sambutan Tradisional di Bandara Raja Sisingamangaraja XII

    Delegasi yang tiba langsung di Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit disambut dengan pengalungan ulos dan tarian Tortor, sebagai bentuk penghormatan dan perkenalan budaya Batak. Di dalam bandara, para tamu dapat menikmati berbagai elemen budaya seperti replika Rumah Bolon dengan ornamen ukiran khas (Gorga), serta kesenian musik tradisional Batak yang menambah keunikan bandara sebagai etalase budaya lokal.

    “Ajang internasional seperti Aquabike World Championship merupakan kesempatan emas untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya budaya Batak,” ungkap Faik Fahmi.

    “Bandara Raja Sisingamangaraja XII menjadi representasi seni dan budaya Batak yang kami perkenalkan kepada dunia internasional,” tambahnya.

     

  • 23 TKI Ilegal yang Gagal Berangkat Hendak Direkrut Jadi Admin Judol-Scammer

    23 TKI Ilegal yang Gagal Berangkat Hendak Direkrut Jadi Admin Judol-Scammer

    Jakarta

    Kepolisian Resor Kota Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggagalkan keberangkatan 23 calon tenaga kerja Indonesia atau pekerja migran Indonesia ilegal. Polisi mengatakan para calon TKI mayoritas akan dipekerjakan sebagai admin judi online (judol) hingga penipuan (scammer).

    “Yang dari pendalaman tim, diketahui 7 orang itu ke destinasi negara Thailand, itu sebagai admin judi online, 5 orang ke negara Kamboja sebagai bagian dari sindikat scammer,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Reza Pahlevi di Polres Soetta, Sabtu (9/11/2024).

    “Jadi dari pendalaman tim untuk pencegahan tanggal 5 sampai tanggal 8 ini diantaranya memang dominan akan dipekerjakan di sektor admin perjudian online dan scam, lanjutnya.

    Di sisi lain, para CPMI yang akan dipekerjakan di sektor judol dan scammer tersebut hanya diimingi gaji sebesar Rp 6 hingga 7 juta, tanpa adanya pengertian tentang latar belakang pekerjaannya itu.

    “Dalam pendalaman tim memang mereka ditawarkan gaji dengan besaran antara 6 sampai dengan 7 juta rupiah per bulan. Mereka sendiri tidak begitu memahami apa itu definisi dari scammer,” ujarnya.

    “Namun mereka pada saat direkrut diminta untuk menunjukkan keterampilan mengoperasikan komputer. Pada saat didalami oleh tim, mereka berpikir bahwa pekerjaannya tidak jauh dari operator di kantor sebagai admin komputer,” sambungnya.

    “Kami laporkan juga dalam pencegahan kali ini ada sebanyak sembilan negara yang menjadi destinasi. Yang pertama negara Thailand sebanyak tujuh orang, kemudian negara Korea Selatan sebanyak dua orang, Kemudian negara Uni Emirat Arab sebanyak dua orang. Negara Singapura satu orang, Negara China satu orang, Negara Dubai dua orang, Negara Malaysia dua orang, Negara Kamboja lima orang, Dan negara Bahrain satu orang,” papar Reza.

    Sementara itu, Reza juga mengungkapkan pihaknya belum mengamankan pelaku. Ia menyebut bahwa pelaku ada di luar negeri.

    Dari kasus ini, Reza pun menghimbau masyarakat agar lebih selektif dalam mencari informasi yang saat ini tersebar, baik di media online, platform media sosial. Supaya masyarakat tak tertipu dengan bentuk penawaran pekerjaan yang dilakukan ataupun yang ditawarkan oleh sindikat pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

    “Karena Kita hari ini menyaksikan bersama, masih banyak saudara-saudara kita yang ingin mengadu nasib di perantauan, namun sangat disayangkan masih banyak oknum-oknum yang hendak mengambil keuntungan dari praktik pemberangkatan secara non-prosedural Ini,” imbuhnya.

    (bel/aud)

  • Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka

    Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (6/11/2024).

    Kehadiran PM Wong kali ini merupakan kunjungan kenegaraan perdana yang diterima oleh Presiden Ke-8 RI itu.

    PM Lee bersama delegasi tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 9.45 WIB dan langsung disambut oleh Presiden Prabowo. Kedua pemimpin kemudian memperkenalkan delegasi dari masing-masing negara.

    Delegasi Indonesia yang hadir yaitu Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, ⁠Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, ⁠Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, ⁠Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, ⁠Menteri Tenaga Kerja Yassierli, ⁠Menteri Perdagangan Budi Santoso, ⁠Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya, ⁠Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, ⁠Direktur Jenderal untuk Urusan Asia Pasik Abdul Khadir Djaellani

    Sementara itu, delegasi Singapura yang hadir adalah Menteri Pertahanan Dr Ng Eng Hen, Menteri Luar Negeri Dr Vivian Balakrishnan, Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Dr Tan See Leng, Menteri Negara Pengembangan Digital, Informasi, dan Kesehatan Rahayu Mahzam, Duta Besar Singapura untuk Indonesia H.E. Kwok Fook Seng, Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Singapura Albert Chua, Principal Private Secretary to Prime Minister, Lin Qinghui, ⁠Director-General (Southeast Asia I) Heng Aik Yeow, ⁠Deputy Chief of Mission Terrence Teo

    Setelah saling memperkenalkan delegasi masing-masing, Presiden Ke-8 RI itu kemudian mengajak PM Wong untuk berfoto bersama dan menandatangani buku tamu kenegaraan di Ruang Kredensil, Istana Merdeka.

    Sebelumnya, PM Wong telah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (5/11/2024) malam. Ketibaannya di Indonesia dalam rangka kunjungan resmi ke Indonesia yang akan berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 5-6 November 2024. 

    Pesawat yang ditumpangi PM Wong dan delegasi tiba sekitar pukul 18.02 WIB dan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Singapura Suryo Pratomo.