Tanaman: Tomat

  • Diskon tarif listrik beri andil utama deflasi DKI dua bulan terakhir

    Diskon tarif listrik beri andil utama deflasi DKI dua bulan terakhir

    Dari 11 kelompok pengeluaran, diskon tarif listrik ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap warna inflasi Jakarta dalam dua bulan terakhir ini

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penerapan diskon tarif listrik sebesar 50 persen memberi andil pada deflasi DKI Jakarta secara bulanan yaitu pada Januari 2025 dan Februari 2025.

    Pada Januari 2025, diskon tarif listrik memberikan andil deflasi bulanan sebesar 1,94 persen, sementara pada Februari 2025 andilnya sebesar 0,91 persen.

    “Dari 11 kelompok pengeluaran, diskon tarif listrik ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap warna inflasi Jakarta dalam dua bulan terakhir ini,” ujar Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin di Jakarta, Senin.

    Adapun pada Januari 2025, DKI Jakarta mengalami deflasi bulanan sebesar 1,50 persen, sedangkan pada Februari 2025 yakni 0,29 persen.

    “Di tingkat nasional deflasinya cukup dalam di minus 0,48 persen, kita berada pada level minus 0,29 persen,” kata Hasanudin.

    Dia mengemukakan berbeda dengan dua tahun sebelumnya, pada tahun ini terjadi deflasi untuk pertama kalinya pada Februari yang didorong diskon tarif listrik.

    Hasanudin lalu menyebutkan, selain tarif listrik, komoditas lain yang juga memberi andil pada deflasi Jakarta bulan Februari yakni bawang merah (0,04 persen), cabai rawit (0,03 persen), cabai merah (0,02 persen), dan tomat (0,02 persen).

    Sementara itu, secara tahunan, Jakarta juga tercatat mengalami deflasi. Hasanudin mengatakan deflasi Jakarta pada Februari 2025 secara tahunan sebesar 0,59 persen.

    Penyumbang utama deflasi bulan Februari 2025 secara tahunan adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil deflasi sebesar 2,16 persen.

    Sama seperti deflasi bulanan, komoditas utama penyumbang pada kelompok ini adalah tarif listrik dengan andil 2,28 persen.

    Komoditas lainnya yang juga berkontribusi pada deflasi Jakarta secara tahunan yakni cabai merah (0,12 persen), tomat (0,04 persen), daging ayam ras (0,02 persen), dan tarif kereta api (0,02 persen).

    Pemerintah menetapkan pemberian diskon sebesar 50 persen untuk tarif listrik pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) dengan daya sampai dengan 2.200 VA untuk pemakaian bulan Januari 2025 (yang akan dibayar pada bulan Februari 2025) dan Februari 2025 (yang akan dibayar pada rekening bulan Maret 2025).

    Sedangkan, pelanggan prabayar diberi diskon secara langsung ketika pembelian token listrik pada Januari dan Februari 2025. Dengan begitu, masyarakat cukup membayar harga token sebesar setengah dari pembelian bulan sebelumnya untuk mendapatkan kWh yang sama.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • BPS: Deflasi di Jateng Capai 0,08 Persen, Dipicu Penurunan Tarif Listrik dan Beras

    BPS: Deflasi di Jateng Capai 0,08 Persen, Dipicu Penurunan Tarif Listrik dan Beras

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat pada Februari 2025, provinsi ini mengalami deflasi secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 0,08 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,75.

    Tercatat, ada penurunan IHK dari 105,83 pada Februari 2024 menjadi 105,75 pada Februari 2025.

    Kepala BPS Jateng Endang Tri Wahyuningsih menyatakan, deflasi tahunan yang terjadi di Jateng ini merupakan pertama kali selama kurun waktu 10 tahun terakhir.

    Deflasi tersebut juga terjadi secara year to date (ytd) yang tercatat sebesar 1,23 persen.

    “Ini pertama kalinya terjadi deflasi secara yoy maupun ytd dalam kurun waktu 10 tahun terakhir,” jelas Endang pada pemaparan secara daring, Senin (3/3/2025).

    Endang melanjutkan, deflasi tahunan terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks dua kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 15,41 persen serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,73 persen.

    Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, antara lain kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,99 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,13 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,99 persen.

    Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi yoy pada Februari 2025 antara lain tarif listrik, beras, cabai merah, telepon seluler, tomat, daun bawang, telur ayam ras, buah naga, susu bubuk untuk balita, dan sawi hijau.

    Sedangkan komoditas yang memberikan andil inflasi yoy, antara lain emas perhiasan, minyak goreng, kopi bubuk, bahan bakar rumah tangga, dan Sigaret Kretek Mesin (SKM).

    “Diskon tarif listrik, bensin, dan beras memberikan andil sangat tinggi terhadap inflasi maupun deflasi karena memang menempati tiga besar porsi pengeluaran rumah tangga tertinggi dari hasil survei biaya hidup tahun 2022. Jadi kenaikan maupun penurunan tarif listrik, bensin, dan beras akan berdampak spiral pada nilai inflasi,” terang Endang.

    Tercatat pada Februari 2025, dari 9 kota IHK di Provinsi Jawa Tengah, 6 kabupaten/kota mengalami deflasi yoy dan 3 kabupaten/kota mengalami inflasi yoy.

    Deflasi terdalam terjadi di Kabupaten Wonogiri sebesar 0,48 persen dengan IHK sebesar 106,12, sedangkan yang terendah terjadi di Kudus sebesar 0,08 persen dengan IHK sebesar 105,82.

    Sementara inflasi tertinggi terjadi di Cilacap sebesar 0,30 persen dengan IHK sebesar 105,71.

  • BPS Sebut Deflasi Tahunan Sentuh 0,09 Persen pada Februari 2025

    BPS Sebut Deflasi Tahunan Sentuh 0,09 Persen pada Februari 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada Februari 2025 terjadi deflasi tahunan sebesar 0,09%. Penyumbang utama deflasi Februari 2025 secara tahunan adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil deflasi 1,92%. Komoditas penyumbang utama deflasi pada kelompok ini adalah tarif listrik.

    “Secara tahunan terjadi deflasi 0,09% atau terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 105,58 pada Februari 2024 menjadi 105,48 pada Februari 2025,” ucap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantor BPS pada Senin (3/3/2025).

    Kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, dan bahan bakar  rumah tangga mengalami deflasi 12,08% dan memberikan deflasi sebesar 1,92%. Komoditas yang memberikan andil  tahunan terbesar adalah tarif listrik mengalami deflasi 46,45%  dan memberikan andil deflasi 2,16%.

    Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah tarif air minum PAM yang mengalami inflasi 9,42% dan memberikan andil inflasi 0,14%; biaya sewa rumah mengalami inflasi 1,27% dan memberikan andil inflasi 0,04%, bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi 1,57% dan memberikan andil inflasi 0,03% lalu biaya kontrak rumah mengalami inflasi 0,58% dan memberikan  andil inflasi 0,02%.

    Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 2,25% dan memberikan andil inflasi terbesar yaitu 0,66%. Inflasi secara tahunan didorong oleh komoditas minyak goreng, sigaret kretek mesin, cabai rawit, kopi bubuk dan ikan segar.

    Inflasi kelompok ini didorong oleh minyak goreng mengalami inflasi 10,97% dan memberikan andil 0,13%,sigaret kretek mesin mengalami inflasi 5,58% dan memberikan andil 0,12%, cabai rawit mengalami inflasi 37,07% dan memberikan andil inflasi 0,11%.

    “Sedangkan komoditas yang mengalami deflasi, yakni tomat sebesar 32,93% dan memberikan andil deflasi 0,11% dan beras mengalami deflasi 2,63% dan memberikan andil deflasi 0,11%,” tutur dia.

    Kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi  sebesar 8,43% dan memberikan andil inflasi 0,52% pada Februari 2025. 

    Komoditas yang memberikan andil adalah emas perhiasan mengalami inflasi 41,49% dan memberikan andil inflasi 0,42%, pasta gigi mengalami inflasi sebesar 2,91% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,01%, shampo mengalami inflasi sebesar 1,74% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,01%.

    “Menurut catatan BPS emas perhiasan terus mengalami inflasi year on year sejak Februari 2025 karena meningkatnya harga emas di pasar internasional,” kata Amalia.

    Apabila dilihat menurut komponen deflasi tahuna pada Februari 2025 disebutkan bahwa  deflasi terjadi karena komponen harga pemerintah  sementara komponen lainnya mengalami inflasi.

    Komponen inti mengalami inflasi tahunan sebesar 2,48%, komponen ini memberikan andil inflasi  sebesar 1,58% pada Februari 2025. Komoditas yang memberikan andil inflasi pada kelompok ini, yaitu emas perhiasan, minyak goreng, kopi bubuk, dan nasi dengan lauk.

    Komponen harga diatur pemerintah mengalami deflasi tahunan sebesar 9,02%  dan memberikan andil 1,77% komoditas yang dominan adalah tarif listrik dan bensin. Komponen  harga bergejolak mengalami inflasi 0,56% dengan andil inflasi 0,1%.

    “Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi secara tahunan pada komponen harga bergejolak adalah cabai rawit, bawang putih, kangkung dan bawang merah,” tutur Amalia.

    Secara tahunan 16 provinsi mengalami inflasi dan 22 provinsi mengalami deflasi. Dengan inflasi tertinggi di Provinsi Papua Pegunungan (7,99%) dan deflasi terdalam di Papua Barat (-1,98%).

     

  • Harga Emas dan Minyak Goreng jadi Pendongrak Inflasi – Page 3

    Harga Emas dan Minyak Goreng jadi Pendongrak Inflasi – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perkembangan inflasi tahunan atau year-on-year (YoY) untuk berbagai kelompok pengeluaran pada Februari 2025. Secara tahunan pada Februari 2025 terjadi deflasi sebesar 0,09%.

    Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan ada tiga kelompok utama yang menunjukkan tren inflasi dan deflasi yang signifikan.

    “Saya akan mendalami inflasi tahunan atau year-on-year untuk tiga kelompok pengeluaran,” kata Amalia dalam konferensi pers, Senin (3/3/2025).

    Pertama, kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi adalah kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi 2,25% dengan andil inflasi sebesar 0,66%.

    Inflasi pada kelompok ini terutama didorong oleh beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan, seperti minyak goreng, sigaret kratek mesin, dan cabai rawit.

    BPS mencatat, kenaikan harga minyak goreng menjadi salah satu faktor utama, diikuti dengan tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan pada beberapa waktu terakhir.

    Namun, di sisi lain, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami deflasi seperti beras dan tomat, yang sedikit meredakan tekanan inflasi pada kelompok ini.

    “Di sisi lain, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami deflasi seperti beras dan tomat,” ujarnya.

    Kelompok Kedua

    Kedua, adalah kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga. Kelompok ini mengalami deflasi 12,08%, yang memberikan kontribusi deflasi sebesar 1,92%.

    Deflasi pada kelompok ini terutama disebabkan oleh adanya diskon tarif listrik yang diberlakukan oleh pemerintah, yang memberikan penurunan biaya pengeluaran rumah tangga. Dengan adanya penurunan tarif listrik, kelompok ini mengalami deflasi yang cukup signifikan.

    Namun, di sisi lain, beberapa komoditas dalam kelompok ini justru mengalami inflasi. Kenaikan tarif air minum di beberapa kota kabupaten, biaya sewa rumah, bahan bakar rumah tangga, dan biaya kontrak rumah turut memberikan tekanan terhadap kelompok ini.

    “Sehingga kalau kita agregasikan, kelompok ini mengalami deflasi 12,08% yaitu kelompok perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga,” ujarnya.

     

  • Kenali Virus Gemini pada Tanaman Cabai dan Cara Mencegahnya

    Kenali Virus Gemini pada Tanaman Cabai dan Cara Mencegahnya

    Liputan6.com, Yogyakarta – Virus gemini, atau yang dikenal secara ilmiah sebagai geminiviridae, merupakan salah satu ancaman bagi para petani cabai. Virus ini tidak langsung mematikan tanaman, tetapi dampaknya dapat menyebabkan penurunan hasil panen.

    Mengutip dari berbagai sumber, tanaman yang terinfeksi virus gemini menunjukkan gejala seperti pertumbuhan yang kerdil, daun menguning, dan tidak mampu berbuah dengan maksimal. Virus gemini termasuk dalam keluarga virus dengan genom DNA sirkular beruntai tunggal.

    Di Indonesia, jenis virus gemini yang paling banyak ditemukan adalah begomovirus. Virus ini tidak hanya menyerang tanaman cabai, tetapi juga tanaman lain seperti tomat, paprika, dan cabai rawit.

    Penyebaran virus gemini terjadi melalui vektor utama, yaitu kutu kebul (bemisia tabaci). Serangga kecil ini membawa virus dari tanaman yang terinfeksi ke tanaman sehat.

    Selain melalui kutu kebul, virus gemini juga dapat menyebar melalui proses penyambungan tanaman atau penggunaan alat pertanian yang tidak steril. Gejala serangan virus gemini pada tanaman cabai dapat dikenali dari beberapa tanda fisik.

    Tanaman yang terinfeksi biasanya mengalami pertumbuhan yang terhambat, daun menjadi keriting, dan warna daun menguning. Pada kasus yang parah, tanaman bahkan tidak mampu menghasilkan buah sama sekali.

    Meskipun virus ini tidak langsung membunuh tanaman, dampaknya sangat merugikan karena hasil panen yang menurun drastis. Untuk mencegah serangan virus gemini, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan.

    Pertama, penggunaan benih cabai yang sehat dan berkualitas tinggi menjadi langkah awal yang penting. Benih yang sehat memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap serangan virus.

    Selain itu, coba menanam varietas cabai yang memiliki ketahanan terhadap virus gemini. Beberapa varietas cabai telah dikembangkan secara khusus untuk memiliki ketahanan terhadap serangan virus ini.

    Proses perendaman benih sebelum penanaman juga dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif. Benih dapat direndam dalam larutan PGPR (plant growth promoting rhizobacteria) atau pseudomonas fluorescens dengan dosis 20 ml per liter air selama 6-12 jam.

    Larutan ini membantu meningkatkan ketahanan benih terhadap serangan virus dan penyakit lainnya. Selain itu, penggunaan kelambu halus yang tembus sinar matahari untuk menutupi persemaian dapat membantu melindungi tanaman muda dari serangan kutu kebul. Kalambu halus ini berfungsi sebagai penghalang fisik yang mencegah serangga pembawa virus mendekati tanaman.

    Penulis: Ade Yofi Faidzun

  • Kementerian Lingkungan Hidup Resmikan Media Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet di Malaka Jaya – Page 3

    Kementerian Lingkungan Hidup Resmikan Media Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet di Malaka Jaya – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq diwakili oleh Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Ary Sudijanto, meresmikan Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet di Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur.

    Pantauan Liputan6.com, Minggu (2/3/2025), acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, tepatnya di Jalan Nusa Indah IV Nomor 35, RT08/RW4, Kelurahan Malaka Jaya.

    Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet yang lahir pada 1 Mei 2024 di jalan gang itu merupakan inisiatif dari Ketua RT08/RW4 Malaka Jaya Taufiq Supriadi, yang juga Direktur Asia Pasific Certification Program.

    “Kami berpikir, kita harus membuat sebuah media percontohan untuk meng-endorse, untuk mengajari orang berpikir bahwa di tempat yang penuh dengan betonan ini, yang dulunya mohon maaf gersang, ini bisa menjadi hijau,” tutur Taufiq di lokasi, Minggu (2/3/2025).

    “Kami berterima kasih juga Pak Deputi, kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, setahun yang lalu masih KLHK ya, yang telah memberikan kami 817 tanaman produktif,” sambungnya.

    Di Jalan Nusa Indah IV Nomor 35, RT08/RW4 Kelurahan Malaka Jaya, terdapat kolam gizi dalam bentuk empat unit akuarium berjajar sepanjang sekitar 7 hingga 10 meter berisikan berbagai jenis ikan budidaya, mulai dari koi, nila merah, gurame, bawal, hingga lele. Di sekitarnya juga tampak tersedia tanaman akuaponik, dalam rangka menunjang upaya ketahanan pangan warga.

    “Bapak Ibu yang datang ke sini tidak hanya menjadi saksi secara fisik 40 item pencegahan krisis planet yang ada di tempat ini, tetapi kami sudah menyiapkan aplikasi Pak Deputi, untuk menghitung berapa jumlah, misalnya tanaman produktif di tempat ini,” jelas dia.

    Tercatat, sudah ada tiga penghargaan yang diterima hasil dari terbentuknya Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet di Malaka Jaya, yakni HAKI dari Kementerian Hukum dan HAM yang kini Kementerian Hukum, Museum Rekor Indonesia atau MURI, dan International Growth Standard terkait upaya menjaga lingkungan tetap lestari.

    “Ketahanan pangan juga kita harap bisa hadir di sini, kami nanti bisa pamerkan bahwa di tempat ini ada terong, kemudian tomat juga tumbuh. Ini nanti mudah-mudahan kita bisa pamerkan ke Presiden, bahwa di tempat terkecil ini pun juga bisa, walaupun penuh beton,” kata Taufiq.

     

  • Harga Kebutuhan Pokok di Cimahi Naik! Cabai Rp100 Ribu per Kg

    Harga Kebutuhan Pokok di Cimahi Naik! Cabai Rp100 Ribu per Kg

    JABAR EKSPRES – Memasuki awal bulan Ramadan 1446 Hijriyah, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar Kota Cimahi mengalami kenaikan yang signifikan.

    Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat dengan konsumsi makanan yang lebih beragam. Berdasarkan pantauan di Pasar Atas Baru Kota Cimahi, lonjakan harga terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram.

    Sementara itu, cabai merah tanjung yang sebelumnya dijual seharga Rp50 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp70 ribu per kilogram.

    BACA JUGA:

    Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang kini mencapai Rp40 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp30 ribu.

    Daging ayam yang semula Rp38 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram.

    Sedangkan harga telur ayam juga mengalami kenaikan menjadi Rp29 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp27 ribu per kilogram.

    Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Hela Haerani, membenarkan hasil monitoring rutin menjelang Ramadan menunjukkan kenaikan harga di sejumlah komoditas pangan.

    “Menjelang Ramadan ada kenaikan harga. Memang karena permintaan yang naik biasanya, terutama masyarakat jadi masak istimewa menyambut bulan Ramadan,” kata Hela saat dihubungi via telefon, Sabtu (1/3/25).

    Menurutnya, kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas utama seperti cabai rawit merah, daging ayam, dan telur.

    “Pedagang di pasar Cimahi kan ambil dari pasar induk. Dari sana harganya sudah naik, jadi jual di Cimahi juga akhirnya jadi naik karena ada biaya transportasi, kemasan, dan lainnya,” jelasnya.

    Tak hanya itu, harga sayuran seperti tomat juga ikut naik. Namun, lanjut Hela, untuk tomat ini kenaikan harga karena sekarang sedang musim hujan, mempengaruhi hasil panen yang kurang bagus.

    Disisi lain, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Tita Maryam, memastikan stok pangan di Cimahi masih dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

  • Sudin KPKP Jakbar awasi produk pangan di enam pasar jelang Ramadhan

    Sudin KPKP Jakbar awasi produk pangan di enam pasar jelang Ramadhan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan pengawasan pangan segar di enam pasar menjelang bulan Ramadhan 1446 Hijriah untuk memastikan keamanan pangan yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.

    “Pemeriksaan difokuskan pada sejumlah kandungan kimia berbahaya, seperti pestisida pada pertanian dan formalin pada peternakan,” kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Novy C. Palit saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Keenam pasar yang dilakukan pengawasan, yakni Pasar Tomang Barat, Timbul Barat, Jelambar Polri, Duta Mas, Grogol, dan Slipi.

    Novy menyebut pengawasan pangan dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel produk pertanian dan peternakan di enam pasar tradisional di Jakarta Barat.

    Sampel produk pertanian yang diperiksa antara lain, anggur, apel, beras, cabai merah keriting, cabe rawit, kacang panjang, sawi hijau, sawi putih, tomat, dan kembang kol. Sedangkan sampel produk peternakan seperti daging ayam dan daging sapi.

    “Petugas uji sampel masing-masing 11 produk pertanian dan 2 produk peternakan di enam pasar tradisional. Total 78 sampel produk pertanian dan peternakan. Sampel produk diperiksa secara on the spot di mobil uji laboratorium Dinas KPKP DKI Jakarta,” ujarnya.

    Seluruh sampel produk pertanian dan peternakan, tambah dia, aman dari bahan kimia berbahaya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kisah Wanita Kaya Masak Pakai Panci Emas Bernilai Rp 1,6 Miliar, Bagaimana Rasa Masakannya? – Halaman all

    Kisah Wanita Kaya Masak Pakai Panci Emas Bernilai Rp 1,6 Miliar, Bagaimana Rasa Masakannya? – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, TIONGKOK –  Seorang wanita di Tiongkok selatan mengunggah video dirinya sedang makan dari panci emas murni yang beratnya 1 kg.

    Panci emas itu bernilai $97.000 dolar AS (Rp 1,6 miliar).

    Video itu mengejutkan komunitas daring di Tiongkok.

    Wanita itu, yang memiliki dua toko grosir emas di Shuibei, Shenzhen, mengatakan panci emas itu dibuat khusus untuk seorang pelanggan.

    Wanita yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada media China Dute News bahwa pot itu bernilai sekitar Rp 1,6 miliar, menurut harga emas terbaru ditambah biaya pemrosesan.

    Ia mengambil video tersebut untuk memamerkan produk unik tersebut sebelum dikirim ke pelanggannya.

    Dan dia telah mendapat izin dari pelanggan untuk mempublikasikan panci emas itu.

    Ia mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ia mengenal seseorang yang memiliki panci yang terbuat dari emas. 

    Pesanan yang mereka terima biasanya adalah perhiasan yang terbuat dari logam mulia.

    Wanita itu juga menerima pesanan pelanggan lain untuk membuat durian emas seberat 500 gram sebagai hadiah.

    Dia mengatakan bisnis di pasar Shuibei telah berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir karena harga emas terus melonjak tahun ini.

    Ada yang meramalkan harga emas akan terus tumbuh dan membeli logam kuning tersebut sebagai investasi.

    Sementara itu, muncul tren di kalangan anak muda Tiongkok untuk membangun bengkel tukang emas di rumah dan membuat perhiasan sendiri dengan emas batangan yang sebelumnya dibeli dengan harga lebih murah.

    Poster itu mengatakan dia tidak tahu apa yang akan dilakukan pelanggan itu dengan pot emas itu.

    Bagaimana rasa masakannya?

    Mengenai pengalaman menyantap hotpot dari panci itu, katanya, panci emas memiliki konduktivitas termal yang lebih baik.

    Tetapi rasa makanannya sama saja jika memasak menggunakan panci biasa.

    “Salah satu ide gila orang kaya. Saya bertanya-tanya apakah emas akan mencair sedikit di atas kompor,” kata seorang pengamat daring.

    “Bahkan air yang direbus dalam panci pun baunya seperti uang,” kata yang lain.

    “Bagaimana jika makanan menempel di panci? Saya bahkan tidak berani menggunakan spons untuk membersihkannya,” kata orang ketiga.

    Yang lain mengunggah foto mangkuk emas dan sumpitnya dan bercanda meminta untuk berbagi makanan.

    Beberapa orang membeli mangkuk emas untuk bayi yang baru lahir untuk mendoakan masa depan cerah bagi mereka.

    Hotpot adalah gaya makan yang populer di seluruh Tiongkok, terutama selama musim dingin dan untuk pertemuan kelompok.

    Pengunjung dapat bebas memilih makanan yang direbus dalam panci, dengan beragam rasa dasar sup, dari pedas hingga tomat dan jamur, yang dapat dipilih.

    Sumber: SCMP

  • Keseruan Warga Desa Panjer di Kediri Berebut Gunungan Hasil Bumi, Tradisi Jelang Ramadan

    Keseruan Warga Desa Panjer di Kediri Berebut Gunungan Hasil Bumi, Tradisi Jelang Ramadan

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori

    TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI – Menjelang bulan suci Ramadan, warga Desa Panjer Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri menggelar tradisi kirab gunungan hasil bumi di area Situs Adipati Panjer pada Kamis (27/2/2025) pagi.

    Puluhan warga berbondong-bondong untuk mengikuti acara ini yang telah menjadi tradisi turun-temurun sebagai wujud syukur atas hasil panen selama setahun.

    Pantauan di lokasi, sejak pagi warga telah berkumpul di sekitar area situs untuk menunggu prosesi pembagian gunungan yang berisi beragam hasil bumi.

    Sayur-mayur dan buah-buahan seperti kacang panjang, mentimun, tomat, belimbing, serta nanas disusun dalam bentuk gunungan sebelum akhirnya diperebutkan secara gratis oleh masyarakat.

    Prosesi dimulai dengan pembacaan doa oleh panitia sebagai ungkapan syukur atas berkah yang diberikan. Begitu doa selesai, warga langsung bergegas berebut hasil bumi dari gunungan tersebut. Suasana pun menjadi riuh, namun tetap penuh kegembiraan dan kebersamaan. 

    Salah satu warga yang ikut berebut gunungan, Yanti (40) mengaku senang bisa mendapatkan beberapa hasil bumi.

    “Saya tadi dapat kacang panjang, mentimun, dan belimbing. Yang paling menyenangkan itu kebersamaannya, bisa berebut bareng warga lain,” katanya. 

    Menurutnya, mengikuti tradisi ini bukan hanya soal mendapatkan hasil bumi, tetapi juga menjaga kebersamaan dengan sesama warga. Yanti mengaku rutin mengikuti acara serupa setiap tahun menjelang Ramadhan. 

    “Sering ikut acara seperti ini, rasanya selalu seru,” imbuhnya. 

    Sementara itu, Kepala Desa Panjer Suhardi, menjelaskan bahwa tradisi kirab dan gunungan hasil bumi ini sudah ada sejak zaman leluhur dan terus dilestarikan. 

    “Ini adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan karena selama setahun terakhir masyarakat Panjer diberikan hasil bumi yang melimpah,” ungkapnya. 

    Selain sebagai ungkapan syukur, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antarwarga. Suhardi berharap tradisi ini terus dijaga agar generasi mendatang tetap mengenal budaya dan nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan oleh leluhur mereka. 

    Situs Adipati Panjer sendiri dipilih sebagai lokasi acara karena memiliki nilai sejarah yang kuat. Tempat ini dikenal sebagai lokasi awal dibukanya Desa Panjer oleh Adipati Panjer, sehingga menjadi simbol penting dalam kehidupan masyarakat setempat.