Tanaman: Bawang merah

  • Bapanas: Harga bawang merah Rp43.413/kg, cabai rawit Rp51.962/kg

    Bapanas: Harga bawang merah Rp43.413/kg, cabai rawit Rp51.962/kg

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga bawang merah tingkat konsumen mencapai Rp43.413 per kilogram (kg) dibandingkan sebelumnya Rp44.263 per kg, sedangkan cabai rawit merah Rp51.962 per kg naik dari sebelumnya Rp52.955 per kg.

    Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas di Jakarta, Kamis pukul 09.00 WIB, harga pangan lainnya di tingkat pedagang eceran secara nasional, beras premium di harga Rp15.673 per kg turun tipis dari sebelumnya Rp15.737 per kg.

    Lalu, beras medium di harga Rp13.828 per kg turun tipis dari hari sebelumnya Rp13.960 per kg; lalu beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog di harga Rp12.642 per kg naik dari sebelumnya Rp12.564 per kg.

    Komoditas jagung Tk peternak tercatat Rp5.858 per kg turun dari sebelumnya Rp6.097 per kg; kedelai biji kering (impor) di harga Rp10.766 per kg turun dari sebelumnya Rp10.871 kg.

    Berikutnya bawang putih bonggol di harga Rp38.826 per kg turun tipis dari hari sebelumnya Rp39.719 per kg.

    Selanjutnya, komoditas cabai merah keriting di harga Rp41.098 per kg turun dari sebelumnya Rp42.480 per kg; lalu cabai merah besar di harga Rp40.741 per kg turun dari sebelumnya Rp43.632 per kg.

    Lalu daging sapi murni Rp134.693 per kg turun dari sebelumnya Rp135.183 per kg, daging ayam ras Rp34.334 per kg turun dari sebelumnya Rp34.754 per kg, lalu telur ayam ras Rp28.958 per kg turun tipis dari sebelumnya 29.121 per kg.

    Gula konsumsi di harga Rp18.345 per kg turun tipis dari sebelumnya tercatat Rp18.450 per kg.

    Kemudian, minyak goreng kemasan Rp20.416 per liter turun dari sebelumnya Rp20.743 per liter; minyak goreng curah Rp17.520 per liter turun dari sebelumnya Rp17.613 per liter; Minyakita Rp17.388 per liter turun tipis dari sebelumnya dRp17.593 per liter.

    Selanjutnya, tepung terigu curah Rp9.483 per kg turun tipis dari sebelumnya Rp9.753 per kg; lalu tepung terigu kemasan Rp12.680 per kg turun dari sebelumnya Rp12.940 per kg.

    Komoditas ikan kembung di harga Rp41.649 per kg naik dari sebelumnya Rp41.297 per kg; ikan tongkol 34.206 per kg turun dari sebelumnya Rp34.247 per kg; ikan bandeng Rp33.573 per kg naik dari sebelumnya Rp34.353 per kg.

    Selanjutnya, garam konsumsi di harga Rp11.317 per kg turun tipis dibandingkan harga sebelumnya Rp11.671 per kg.

    Sementara itu, daging kerbau beku (impor) di harga Rp99.887 per kg turun dari sebelumnya Rp104.871 kg; daging kerbau segar lokal Rp140.313 per kg turun dari sebelumnya mencapai Rp140.500 per kg.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sate Rembiga, Warisan Kuliner dari Masa Kerajaan Pejanggik di Lombok

    Sate Rembiga, Warisan Kuliner dari Masa Kerajaan Pejanggik di Lombok

    Liputan6.com, Lombok – Sate rembiga merupakan salah satu hidangan khas Lombok yang telah ada sejak masa pemerintahan Kerajaan Pejanggik pada abad ke-14 hingga ke-17. Sate rembiga dikenal dengan cita rasa pedas manis dan rempah yang kuat, hasil dari proses marinasi daging sapi dengan bumbu khas Lombok.

    Mengutip dari berbagai sumber, sate rembiga berasal dari daerah Rembiga di Mataram, yang merupakan warisan kuliner Nusa Tenggara Barat. Keberadaan sate rembiga tidak terlepas dari pengaruh Kerajaan Pejanggik yang pernah berjaya di Pulau Lombok.

    Pada masa itu, hidangan ini diperkirakan telah disajikan sebagai salah satu sajian istimewa. Daerah Rembiga, yang menjadi asal nama sate ini, merupakan wilayah penting dalam sejarah Lombok.

    Sate rembiga menggunakan daging sapi yang dipotong berbentuk dadu sebelum dimarinasi. Bumbu dasar terdiri dari cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, terasi, dan kemiri.

    Campuran rempah ini dihaluskan lalu dicampur dengan kecap manis dan air asam jawa untuk menciptakan rasa pedas, manis, dan gurih. Proses marinasi yang memakan waktu beberapa jam membuat bumbu meresap sempurna ke dalam daging.

    Daging sapi yang telah dipotong dicampur dengan bumbu halus dan didiamkan dalam kulkas selama sekitar satu jam. Setelah itu, daging ditusuk menggunakan tusuk sate dan dibakar di atas arang hingga matang.

    Pembakaran dengan arang memberikan aroma khas yang memperkaya cita rasa. Sate rembiga umumnya disajikan bersama nasi atau lontong sebagai pelengkap.

     

    Hilang Misterius di Hutan Boja, Nenek 83 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

  • Bapanas: Harga bawang merah Rp42.045/kg, cabai rawit Rp51.140/kg Rabu, 18 Juni 2025 – 13:19 WIB

    Bapanas: Harga bawang merah Rp42.045/kg, cabai rawit Rp51.140/kg
    Rabu, 18 Juni 2025 – 13:19 WIB

  • Harga bawang merah Rp40.831/kg, cabai rawit Rp51.373/kg

    Harga bawang merah Rp40.831/kg, cabai rawit Rp51.373/kg

    Komoditas bawang merah yang dijual di operasi pasar pangan murah di halaman Kantor Pos Flora Jakarta, Senin (24/2/2025). ANTARA/Harianto

    Bapanas: Harga bawang merah Rp40.831/kg, cabai rawit Rp51.373/kg
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Senin, 16 Juni 2025 – 10:17 WIB

    Elshinta.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga bawang merah tingkat konsumen mencapai Rp40.831 per kilogram (kg) dibandingkan sebelumnya Rp41.992 per kg, sedangkan cabai rawit merah Rp51.373 per kg turun dari sebelumnya Rp51.825 per kg.

    Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas di Jakarta, Senin pukul 08.30 WIB, harga pangan lainnya di tingkat pedagang eceran secara nasional, seperti beras premium di harga Rp15.788 per kg naik tipis dari sebelumnya di harga Rp15.727 per kg.

    Lalu, beras medium di harga Rp13.940 per kg turun tipis dari hari sebelumnya Rp13.944 per kg; lalu beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog di harga Rp12.526 per kg turun dari sebelumnya Rp12.569 per kg.

    Komoditas jagung Tk peternak tercatat Rp5.749 per kg turun dari sebelumnya Rp6.205 per kg; kedelai biji kering (impor) di harga Rp10.842 per kg turun tipis dari sebelumnya tercatat Rp10.855 kg.

    Berikutnya bawang putih bonggol di harga Rp39.791 per kg naik tipis dari hari sebelumnya tercatat Rp39.370 per kg.

    Selanjutnya, komoditas cabai merah keriting di harga Rp43.393 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp43.783 per kg; lalu cabai merah besar di harga Rp45.108 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp46.118 per kg.

    Bapanas juga mencatat komoditas daging sapi murni di harga Rp134.684 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp135.416 per kg, daging ayam ras Rp35.429 per kg naik dari sebelumnya Rp34.908 per kg, lalu telur ayam ras Rp29.441 per kg naik tipis dari sebelumnya 29.160 per kg.

    Gula konsumsi di harga Rp18.528 per kg naik tipis dari sebelumnya tercatat Rp18.443 per kg.

    Kemudian, harga minyak goreng kemasan di harga Rp20.565 per liter turun dari sebelumnya tercatat Rp20.792 per liter; minyak goreng curah di harga Rp17.323 per liter turun dari sebelumnya tercatat Rp17.625 per liter; Minyakita di harga Rp17.449 per liter turun tipis dari sebelumnya di level Rp17.571 per liter.

    Selanjutnya, tepung terigu curah di harga Rp9.722 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp9.790 per kg; lalu tepung terigu kemasan di harga Rp12.605 per kg turun dari sebelumnya Rp12.977 per kg.

    Berikutnya, komoditas ikan kembung di harga Rp42.133 per kg naik dari sebelumnya tercatat Rp41.054 per kg; ikan tongkol di harga 35.003 per kg naik dari sebelumnya Rp34.280 per kg; lalu ikan bandeng di harga Rp35.000 per kg naik dari sebelumnya Rp34.490 per kg.

    Selanjutnya, garam konsumsi di harga Rp11.422 per kg turun tipis dibandingkan harga sebelumnya tercatat Rp11.600 per kg.

    Sementara itu, daging kerbau beku (impor) di harga Rp95.278 per kg turun dari sebelumnya Rp104.979 kg; daging kerbau segar lokal di harga Rp138.214 per kg turun dari sebelumnya mencapai Rp140.488 per kg.

    Sumber : Antara

  • Kuah Tilumiti Gorontalo: Hangat, Pedas, dan Penuh Kenangan Kampung Halaman

    Kuah Tilumiti Gorontalo: Hangat, Pedas, dan Penuh Kenangan Kampung Halaman

    Liputan6.com, Gorontalo – Wisata kuliner ke Gorontalo tak lengkap tanpa mencicipi Tabu Tilumiti lo Lajang Alus yang artinya tumis ikan lajang. Masakan tradisional berbahan dasar ikan layang dengan kuah rempah khas yang menggoda lidah.

    Bagi masyarakat Gorontalo, Tabu Tilumiti bukan sekadar hidangan rumahan, melainkan warisan kuliner yang masih lestari hingga kini.

    Sajian ini berbahan utama ikan layang atau Genus Decapterus, yang diolah bersama bumbu-bumbu segar dan khas daerah.

    Olahan ini dimulai dengan menghaluskan campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, serta cabai rawit lokal jenis samia yang pedasnya khas.

    Ikan layang yang telah dibersihkan lalu ditumis dengan sedikit minyak bersama rempah tersebut.

    Ketika aroma harum mulai tercium, air ditambahkan secukupnya hingga menjadi kuah. Daun aromatik seperti serai, pandan, dan kemangi turut dimasukkan untuk memperkaya rasa.

    Setelah matang, Tabu Tilumiti biasanya disajikan selagi hangat, ditemani nasi milu—campuran nasi dan jagung—yang juga merupakan makanan pokok khas Gorontalo.

    “Lezat juga. Rasa rempahnya kuat dan ikannya cocok banget di lidah,” ujar Ardy, wisatawan asal Ternate yang mencicipi Tabu Tilumiti saat berkunjung ke Kota Gorontalo.

    Ia mengaku, di daerah asalnya tidak ditemukan masakan serupa. “Ada yang mirip, tapi rasa dan sensasinya berbeda. Mungkin karena cabai samia Gorontalo ini yang bikin pedasnya unik,” tuturnya.

    Kuliner Gorontalo dikenal dengan penggunaan bumbu-bumbu lokal dan olahan laut segar. Tabu Tilumiti lo Lajang Alus menjadi salah satu contoh masakan yang mencerminkan kekayaan budaya dan cita rasa masyarakat pesisir di Provinsi Gorontalo.

    Pemerintah daerah bersama pelaku UMKM kuliner terus berupaya mempromosikan makanan khas ini kepada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sebagai bagian dari identitas gastronomi daerah.

    Bagi Anda yang tengah merencanakan perjalanan ke Gorontalo, jangan lewatkan kesempatan mencicipi Tabu Tilumiti. Selain lezat, makanan ini menyimpan cerita panjang budaya masyarakat pesisir yang kaya akan cita rasa.

     

    Terharu, Polisi Pensiun Diarak Naik Vespa

  • Harga bawang merah Rp39.090/kg, cabai rawit Rp48.536/kg

    Harga bawang merah Rp39.090/kg, cabai rawit Rp48.536/kg

    Arsip foto – Pedagang melayani pembeli sayuran di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (1/8/2024). ANTARA FOTO/Reno Ensir.

    Bapanas: Harga bawang merah Rp39.090/kg, cabai rawit Rp48.536/kg
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Minggu, 15 Juni 2025 – 11:20 WIB

    Elshinta.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga bawang merah tingkat konsumen mencapai Rp39.090 per kilogram (kg) dibandingkan sebelumnya Rp41.843 per kg, sedangkan cabai rawit merah Rp48.536 per kg turun dari sebelumnya Rp52.557 per kg.

    Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas di Jakarta, Minggu pukul 08.30 WIB, harga pangan lainnya di tingkat pedagang eceran secara nasional, beras premium di harga Rp15.552 per kg naik tipis dari sebelumnya di harga Rp15.712 per kg.

    Lalu, beras medium di harga Rp13.684 per kg turun tipis dari hari sebelumnya Rp13.998 per kg; lalu beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog di harga Rp12.594 per kg turun dari sebelumnya Rp12.551 per kg.

    Komoditas jagung Tk peternak tercatat Rp5.763 per kg turun dari sebelumnya Rp6.119 per kg; kedelai biji kering (impor) di harga Rp10.803 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp10.879 kg.

    Berikutnya bawang putih bonggol di harga Rp38.180 per kg turun tipis dari hari sebelumnya tercatat Rp40.206 per kg.

    Selanjutnya, komoditas cabai merah keriting di harga Rp39.479 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp44.319 per kg; lalu cabai merah besar di harga Rp40.485 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp46.200 per kg.

    Bapanas juga mencatat komoditas daging sapi murni di harga Rp134.027 per kg naik dari sebelumnya tercatat Rp135.447 per kg, daging ayam ras Rp33.793 per kg turun dari sebelumnya Rp34.921 per kg, lalu telur ayam ras Rp28.602 per kg turun tipis dari sebelumnya 29.248 per kg.

    Gula konsumsi di harga Rp18.274 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp18.493 per kg.

    Kemudian, harga minyak goreng kemasan di harga Rp20.170 per liter turun dari sebelumnya tercatat Rp20.811 per liter; minyak goreng curah di harga Rp17.238 per liter turun dari sebelumnya tercatat Rp17.643 per liter; Minyakita di harga Rp17.272 per liter turun tipis dari sebelumnya di level Rp17.554 per liter.

    Selanjutnya, tepung terigu curah di harga Rp9.633 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp9.781 per kg; lalu tepung terigu kemasan di harga Rp12.758 per kg turun dari sebelumnya Rp13.009 per kg.

    Berikutnya, komoditas ikan kembung di harga Rp40.342 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp41.191 per kg; ikan tongkol di harga 32.608 per kg turun dari sebelumnya Rp34.324 per kg; lalu ikan bandeng di harga Rp32.658 per kg turun dari sebelumnya Rp34.611 per kg.

    Selanjutnya, garam konsumsi di harga Rp11.669 per kg turun tipis dibandingkan harga sebelumnya tercatat Rp11.671 per kg.

    Sementara itu, daging kerbau beku (impor) di harga Rp99.231 per kg turun dari sebelumnya Rp105.092 kg; daging kerbau segar lokal di harga Rp139.375 per kg turun dari sebelumnya mencapai Rp140.385 per kg.

    Sumber : Antara

  • Harga bawang merah Rp39.798/kg, cabai rawit Rp50.523/kg

    Harga bawang merah Rp39.798/kg, cabai rawit Rp50.523/kg

    Sejumlah komoditas cabai rawit merah dan cabai merah keriting yang dijual pedagang di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (15/3/2025). ANTARA/Harianto

    Bapanas: Harga bawang merah Rp39.798/kg, cabai rawit Rp50.523/kg
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Sabtu, 14 Juni 2025 – 14:39 WIB

    Elshinta.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga bawang merah tingkat konsumen mencapai Rp39.798 per kilogram (kg) dibandingkan sebelumnya Rp41.018 per kg, sedangkan cabai rawit merah Rp50.523 per kg turun dari sebelumnya Rp51.861 per kg. Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas di Jakarta, Sabtu pukul 10.00 WIB, harga pangan lainnya di tingkat pedagang eceran secara nasional, beras premium di harga Rp15.755 per kg naik tipis dari sebelumnya di harga Rp15.723 per kg.

    Lalu, beras medium di harga Rp13.917 per kg turun tipis dari hari sebelumnya Rp13.992 per kg; lalu beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog di harga Rp12.516 per kg turun dari sebelumnya Rp12.566 per kg. Komoditas jagung Tk peternak tercatat Rp5.991 per kg turun dari sebelumnya Rp6.186 per kg; kedelai biji kering (impor) di harga Rp10.878 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp10.829 kg.

    Berikutnya bawang putih bonggol di harga Rp40.041 per kg turun tipis dari hari sebelumnya tercatat Rp40.045 per kg. Selanjutnya, komoditas cabai merah keriting di harga Rp43.293 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp44.478 per kg; lalu cabai merah besar di harga Rp45.066 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp46.621 per kg.

    Bapanas juga mencatat komoditas daging sapi murni di harga Rp135.278 per kg naik dari sebelumnya tercatat Rp135.091 per kg, daging ayam ras Rp34.415 per kg turun dari sebelumnya Rp35.043 per kg, lalu telur ayam ras Rp28.994 per kg turun tipis dari sebelumnya Rp29.222 per kg.

    Gula konsumsi di harga Rp18.510 per kg naik dari sebelumnya tercatat Rp18.482 per kg. Kemudian, harga minyak goreng kemasan di harga Rp20.591 per liter turun dari sebelumnya tercatat Rp20.835 per liter; minyak goreng curah di harga Rp17.462 per liter turun dari sebelumnya tercatat Rp17.678 per liter; Minyakita di harga Rp17.460 per liter turun tipis dari sebelumnya di level Rp17.534 per liter.

    Selanjutnya, tepung terigu curah di harga Rp9.737 per kg turun dari sebelumnya tercatat Rp9.787 per kg; lalu tepung terigu kemasan di harga Rp12.850 per kg turun dari sebelumnya Rp13.005 per kg.

    Berikutnya, komoditas ikan kembung di harga Rp41.972 per kg naik dari sebelumnya tercatat Rp40.727 per kg; ikan tongkol di harga 34.331 per kg naik dari sebelumnya Rp33.952 per kg; lalu ikan bandeng di harga Rp33.344 per kg turun dari sebelumnya Rp34.361 per kg.

    Selanjutnya, garam konsumsi di harga Rp11.646 per kg naik tipis dibandingkan harga sebelumnya tercatat Rp11.644 per kg. Sementara itu, daging kerbau beku (impor) di harga Rp104.919 per kg turun dari sebelumnya Rp105.402 kg; daging kerbau segar lokal di harga Rp136.818 per kg turun dari sebelumnya mencapai Rp140.488 per kg.

    Sumber : Antara

  • Harga Pangan 14 Juni: Gula Konsumsi, Cabai Rawit Merah, hingga Ikan Kembung Kompak Naik

    Harga Pangan 14 Juni: Gula Konsumsi, Cabai Rawit Merah, hingga Ikan Kembung Kompak Naik

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan, sejumlah mayoritas komoditas pangan di tingkat konsumen secara rata-rata nasional mengalami penurunan harga pagi ini.

    Kendati demikian, komoditas seperti beras premium, kedelai biji kering impor, cabai rawit merah, gula konsumsi, ikan kembung, dan garam konsumsi terpantau naik.

    Merujuk data Panel Harga Bapanas, Sabtu (14/6/2025), pukul 08.57 WIB, harga beras premium di tingkat konsumen dibanderol sebesar Rp15.750 per kilogram (kg). Jumlah tersebut naik 0,17% dari hari sebelumnya.

    Harga kedelai biji kering impor naik 0,79% menjadi Rp10.915 per kg, cabai rawit merah naik 0,6% menjadi Rp52.172 per kg, dan gula konsumsi tercatat naik 0,36% menjadi Rp18.549 per kg.

    Selanjutnya, harga ikan kembung pagi ini naik signifikan 3,72% menjadi Rp42.243 per kg dan garam konsumsi naik 0,44% dibanding hari sebelumnya, menjadi Rp11.695 per kg.

    Sementara itu, terdapat sejumlah komoditas pangan yang menunjukkan penurunan harga. Bapanas mencatat, harga beras medium secara rata-rata turun 0,4% menjadi Rp13.936 per kg dan beras SPHP turun 0,37% menjadi Rp12.519 per kg.

    Kemudian, harga jagung di tingkat peternak turun signifikan 5,33% dari hari sebelumnya, menjadi Rp5.856 per kg, bawang merah turun 3,87% menjadi Rp39.430 per kg, dan bawang putih bonggol turun 1,31% menjadi Rp39.521 per kg.

    Bapanas melaporkan harga berbagai jenis cabai mengalami penurunan harga, kecuali cabai rawit merah. Tercatat harga cabai merah keriting turun 3,45% menjadi Rp42.942 per kg dan cabai merah besar turun 3,26% menjadi Rp45.101 per kg.

    Harga daging sapi murni turun 0,49% menjadi Rp134.427 per kg, daging ayam ras turun 0,88% menjadi Rp34.735 per kg, dan telur ayam ras turun 0,32% menjadi Rp29.128 per kg.

    Lebih lanjut, harga minyak goreng kemasan turun 1,11% menjadi Rp20.603 per liter, minyak goreng curah turun 1,55% menjadi Rp17.404 per liter, dan minyakita turun 0,66% menjadi Rp17.418 per liter.

    Harga tepung terigu curah turun signifikan 2,02% menjadi Rp9.589 per kg, dan tepung terigu kemasan turun 1,29% dari hari sebelulmnya, menjadi Rp12.837 per kg.

    Di tingkat konsumen, harga ikan tongkol turun 0,6% menjadi Rp33.749 per kg, ikan bandeng turun signifikan 3,93% menjadi Rp33.010 per kg, daging kerbau beku impor turun 7,07% menjadi Rp97.948 per kg, dan daging kerbau segar turun 3,02% menjadi Rp136.250 per kg. 

  • Mengenal Rabeg Khas Serang H Naswi, Destinasi Kuliner Wajib Dicoba di Banten

    Mengenal Rabeg Khas Serang H Naswi, Destinasi Kuliner Wajib Dicoba di Banten

    Liputan6.com, Bandung – Kota Banten tidak hanya dikenal sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan budaya tetapi juga memiliki beragam kuliner khas yang menggugah selera. Salah satu sajian yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat adalah rabeg.

    Hidangan ini memiliki cita rasa yang unik dan kuat menjadikannya daya tarik tersendiri bagi para pencinta kuliner tradisional Nusantara. Rabeg berasal dari pengaruh budaya Timur Tengah yang masuk ke wilayah Banten sejak zaman Kesultanan Banten.

    Konon hidangan ini dulunya disajikan khusus untuk para sultan dan keluarga kerajaan. Kemudian nama “rabeg” sendiri berasal dari nama daerah di Arab Saudi yaitu Rabigh yang dikenal dengan sajian berbumbu kuat dan kaya rempah.

    Bahan utama rabeg adalah daging kambing atau sapi yang dimasak bersama aneka rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, lada, kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan ketumbar.

    Kuahnya cenderung cokelat pekat dengan memiliki rasa gurih manis dan sedikit pedas yang khas. Teknik memasaknya pun membutuhkan ketelatenan agar bumbu meresap sempurna dan daging empuk.

    Selain itu, dalam menikmati rabeg tidak hanya bisa ditemukan di acara-acara adat atau peringatan hari besar keagamaan tapi juga tersedia di berbagai rumah makan khas Banten atau penjual makanan yang khusus menyajikan rabeg.

    Maka dari itu, bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Serang, Pandeglang, atau daerah sekitarnya bisa dengan mudah menemukan sajian ini di warung makan lokal salah satunya seperti di Rabeg Khas Serang H. Naswi.

  • Rudapaksa Ibu Muda, Ini Tipu Muslihat Dukun Palsu di Serang

    Rudapaksa Ibu Muda, Ini Tipu Muslihat Dukun Palsu di Serang

    Liputan6.com, Serang – Seorang ibu muda berinisial RLS (20) jadi korban rudapaksa dukun palsu. Berdalih bisa membersihkan aura negatif dan melancarkan rezeki, warga Kota Serang, Banten itu dirudapaksa saat akan menjalani ritual pembersihan oleh pelaku DAS (20), yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang urut tradisional. “Pelaku dipergoki oleh warga ketika akan melakukan ritual kedua terhadap korban, selanjutnya personel mengamankan pelaku dan membawa ke kantor Satreskrim Polresta Serang Kota untuk dilakukan proses lebih lanjut,” ujar Kapolresta Serkot, Kombes Pol Yudha Satria, Kamis, (12/6/2025).

    RLS bersama suaminya, MZZ (21) bertemu dengan pelaku dan mengaku bisa membersihkan aura negatif serta melancarkan rezeki, namun harus mengikuti ritual yang akan dilaksanakan. Keduanya kemudian membeli bahan untuk melakukan ritual, diantaranya bawang merah, kunyit dan asam jawa. Hingga proses itu dilakukan pada Kamis (22/5/2025) sekitar pukul 05.00 WIB di rumah pelaku, di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. “Kemudian pada saat melakukan ritual pelaku menyuruh korban untuk melepaskan pakaian dan diganti menggunakan sarung,” terangnya.

    Merasa ritual pertama berhasil, pelaku DAS mengajak korbannya melakukan proses yang kedua, dengan alasan untuk penyempurnaan. Hingga pada Kamis (5/6/2025), sekitar pukul 01.30 WIB, ritual itu akan dilaksanakan, namun terpergok warga dan melaporkannya ke Polsek Walantaka dan dibawa ke Polresta Serkot.

    Akibat perbuatannya, pelaku DAS dikenakan Pasal 6 Huruf c Undang-undang (UU) Republik Indonesia nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual dan Pasal 2 ayat (1) UU Republik Indonesia nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam. “Kita menyita sejumlah alat ritual, pakaian serta satu bilah pisau. Pelaku terancam penjara paling lama 12 tahun,” jelasnya.