Tag: Yulianto

  • Jaktim gencarkan “urban farming” untuk tekan inflasi

    Jaktim gencarkan “urban farming” untuk tekan inflasi

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Timur menggencarkan pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) untuk menekan inflasi di Jakarta.

    “Kami menggiatkan sosialisasi terkait ‘urban farming’ dan juga olahan, tanaman, yang bisa memberikan manfaat kepada warga dan menekan inflasi seperti cabai, bawang dan sayur-sayuran,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto.

    Selain itu, kata dia saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menyoroti pentingnya “urban farming” di tengah masyarakat untuk membantu menghijaukan Kota Jakarta Timur.

    “Kegiatan ini untuk mengurangi inflasi untuk mendukung kegiatan masyarakat dapat membeli dengan murah dan terjangkau dan memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada di lingkungan sekitar kita,” ujar Taufik.

    Sosialisasi “urban farming” merupakan kegiatan berkesinambungan yang berlangsung selama 10 kali dalam setahun. Hingga saat ini, sudah tujuh kali kegiatan digelar.

    Taufik menyebutkan, sisa kegiatan akan dilakukan pada Oktober atau November mendatang.

    “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan dapat diterapkan di lingkungan, baik yang sudah berjalan maupun yang belum berjalan,” katanya.

    Sosialisasi ini diikuti para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), pengurus Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan kader PKK se-Kecamatan Kramat Jati yang berjumlah 80 orang.

    Mereka mengikuti sosialisasi tentang pemantauan dan evaluasi, kelautan, pertanian dan ketahanan pangan.

    Narasumber yang hadir, yakni Sri Hartini dari Suku Dinas KPKP yang memaparkan tema “urban farming” dan Siti Halimah dengan judul “Urban Fish Farming: Budidaya Perikanan di Pekarangan Rumah”.

    Diharapkan materi budidaya pertanian dan perikanan yang diberikan dapat menambah ilmu atau inspirasi bagi warga, PKK, Penanganan Prasarana dan Sarana (PPSU) serta pengelola RPTRA mendapatkan pengetahuan yang mungkin selama ini belum mereka dapatkan.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PTBA Tunda Akuisisi PLTU Pelabuhan Ratu, Ini Alasannya

    PTBA Tunda Akuisisi PLTU Pelabuhan Ratu, Ini Alasannya

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengungkapkan alasan penundaan akuisisi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pelabuhan Ratu. Pada intinya akuisisi tersebut masih terkendala masalah pendanaan.

    Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk Bukit Asam, Turino Yulianto menyatakan, rencana akuisisi PLTU di Pelabuhan Ratu ini masih di-hold terlebih dulu. Sebab, perusahaan dalam proses mencari pendanaan yang murah.

    “Ini program sebenarnya bagian dari program pemerintah, Energy Transition Mechanism (ETM). Insya Allah kita dengan kondisi ekonomi yang makin baik belakangan ini,” ungkap dia dalam Public Expose 2025, Kamis (11/9/2025).

    Dia melanjutkan, akuisisi tersebut akan kembali dieksekusi ketika sudah mendapatkan pembiayaan murah. Untuk itu, Bukit Asam meyakini bahwa pihaknya bisa melanjutkan program pemerintah dalam mendorong ETM melalui pengalihan PLTU tersebut.

    Diberitakan sebelumnya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT PLN (Persero) telah menandatangani kesepakatan kerangka kerja atau Principal Framework Agreement untuk mengakhiri lebih awal (early retirement) PLTU Pelabuhan Ratu berkapasitas 3 x 350 Mega Watt (MW).

    Setelah penandatanganan Principal Framework Agreement ini, PTBA dan PLN melakukan proses due diligence (uji tuntas) untuk program pensiun dini PLTU tersebut.

    Keikutsertaan PTBA dalam rencana pensiun dini PLTU Pelabuhan Ratu ini didasari oleh beberapa pertimbangan strategis. PLTU Pelabuhan Ratu merupakan tulang punggung pasokan listrik di wilayah bagian selatan Pulau Jawa.

    Berdasarkan lokasi geografis, tata kelola PLTU Pelabuhan Ratu relatif lebih mudah diintegrasikan dengan sistem rantai pasok PTBA. Kebutuhan batu bara PLTU Pelabuhan Ratu tercatat sebanyak 4,5 juta ton per tahun atau 67,5 juta ton selama 15 tahun. Hal tersebut selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk pemanfaatan cadangan batu bara PTBA.

    Dengan didukung teknologi dan sistem pendukung terbaik, PLTU Pelabuhan Ratu dinilai mampu memberi jaminan keandalan optimal. PLTU ini pun memiliki kinerja yang efisien, sehingga berpotensi meningkatkan nilai tambah dari nilai keekonomian batu bara sebagai bahan baku. Lantas, terdapat potensi pendapatan dari penjualan listrik sebesar Rp 6 triliun per tahun melalui PLTU tersebut.

    (pgr/pgr)

    [Gambas:Video CNBC]

  • 30 Adegan Rekonstruksi Ungkap Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukapura

    30 Adegan Rekonstruksi Ungkap Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukapura

    Probolinggo (beritajatim.com) – Misteri pembunuhan sadis yang mengguncang warga Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, akhirnya mulai terungkap jelas. Selasa (9/9/2025), aparat kepolisian menggelar rekonstruksi dengan memperagakan 30 adegan yang menyingkap detik-detik kejahatan berdarah tersebut.

    Suasana di lokasi berlangsung tegang. Di hadapan aparat kepolisian, kuasa hukum, serta warga yang ikut menyaksikan, para tersangka memerankan kembali setiap langkah yang dilakukan pada malam nahas itu. Dari cekcok mulut hingga eksekusi brutal, semuanya dipertontonkan secara gamblang.

    Korban, Deding Dharma (27), warga Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, tewas mengenaskan setelah tubuhnya dihujani sabetan senjata tajam. Ia ambruk bersimbah darah di Jalan Raya Kecamatan Sukapura pada Selasa (2/9/2025) pagi, tepat saat sedang mengisi bensin eceran. Pelakunya adalah M (54), pria yang tak lain merupakan mantan mertua istrinya.

    Rekonstruksi memperlihatkan bagaimana dendam lama akhirnya berubah menjadi tragedi. Tanpa banyak bicara, pelaku tiba-tiba menyerang korban dengan senjata tajam, meninggalkan warga sekitar terpaku melihat Deding terkapar tak berdaya. Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo, namun luka parah membuat nyawanya tak terselamatkan.

    “Semua adegan berhasil dilaksanakan sesuai keterangan para saksi. Tidak ada hambatan sama sekali, dan masyarakat yang menonton pun mengikuti prosedur. Hasil ini akan menjadi bahan penting untuk proses penyidikan dan persidangan mendatang,” tegas Kanit Reskrim Polsek Sukapura, Aipda Apri Yulianto.

    Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Ervina Wijayati, menegaskan pihaknya menghormati seluruh proses hukum.

    “Alhamdulillah, semua berjalan kondusif. Para tersangka memperagakan adegan dengan sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya. Keluarga juga kooperatif, dan kami serahkan sepenuhnya pada hukum yang berlaku,” ujarnya.

    Polisi sendiri bergerak cepat. Tak sampai satu jam usai pembunuhan, pelaku M berhasil diringkus di kediamannya di Desa Resongo, Kecamatan Kuripan. “Ya benar, salah satu terduga pelaku sudah kami amankan. M berperan sebagai eksekutor pembacokan. Kasus ini masih terus kami dalami,” ungkap Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Putra Adi Fajar Winarsa.

    Rekonstruksi ini menjadi titik terang, menggambarkan secara utuh alur peristiwa: mulai dari pertengkaran, aksi eksekusi, hingga langkah terakhir pelaku pasca-menghabisi korban. Tahapan ini diyakini akan memperkuat berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum. (ada/kun)

  • TNI Dikerahkan Jaga Ketat Kejari Kabupaten Pasuruan Usai Perpres 66/2025

    TNI Dikerahkan Jaga Ketat Kejari Kabupaten Pasuruan Usai Perpres 66/2025

    Pasuruan (beritajatim.com) – Suasana di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan kini berbeda dari biasanya. Setiap hari, prajurit TNI berseragam loreng terlihat siaga dengan perlengkapan senjata lengkap.

    Langkah pengamanan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan baru pemerintah pusat. Sejak terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025, seluruh kantor kejaksaan mendapat perhatian khusus terkait keamanan.

    Kepala Kejari Kabupaten Pasuruan, Teguh Ananto, menegaskan kerja sama dengan TNI menjadi bagian dari sistem perlindungan yang terintegrasi.

    “Kami memastikan seluruh aset dan personel kejaksaan berada dalam kondisi aman,” ujarnya.

    Menurutnya, pengamanan tidak hanya terfokus pada pintu gerbang kantor. TNI juga dilibatkan dalam pengawasan kegiatan internal hingga perlindungan terhadap pimpinan kejaksaan.

    “Kami harapkan para prajurit mampu memberikan efek preventif terhadap potensi ancaman. Semua langkah ini diambil demi kelancaran tugas penegakan hukum,” jelas Teguh.

    Sementara itu, Pasi Intel Kodim 0819/Pasuruan, Kapten Czi Dimas Yulianto, menyebut penugasan lima personel TNI dilakukan sesuai permintaan kejaksaan. Mereka siap membantu dalam berbagai kegiatan yang berisiko tinggi.

    “Selain menjaga kantor, mereka juga bisa mengawal penjemputan tersangka dan pengamanan barang bukti. Setiap langkah akan dilakukan sesuai koordinasi dengan pihak kejaksaan,” terang Dimas.

    Ia menambahkan, setiap prajurit dibekali senjata laras panjang dengan tiga jenis peluru berbeda. Mulai dari peluru hampa, karet, hingga tajam, yang penggunaannya menyesuaikan eskalasi situasi.

    “Kalau ancaman masih rendah cukup gunakan peluru hampa. Namun jika sudah membahayakan, opsi karet atau tajam bisa dipakai sesuai aturan,” tegasnya.

    Dengan pengamanan baru ini, Kejari Kabupaten Pasuruan optimistis seluruh proses hukum dapat berjalan tanpa gangguan. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa jaksa selalu terlindungi, sehingga rasa percaya terhadap penegakan hukum semakin kuat,” pungkas Teguh. (ada/ted)

  • Sambut Jumbara PMR Jatim 2025, PMI Pamekasan Gelar Pembinaan dan Pemantapan

    Sambut Jumbara PMR Jatim 2025, PMI Pamekasan Gelar Pembinaan dan Pemantapan

    Pamekasan (beritajatim.com) – Puluhan anggota Palang Merah Remaja (PMR) Wira dan Madya di Pamekasan, menjalani pembinaan dan pemantapan melalui program Training Center (TC) guna menyambut ajang Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Ke-10 Provinsi Jawa Timur, di Gresik, Rabu hingga Senin (17-22/9/2025) mendatang.

    Program TC khusus anggota PMR tersebut, dilaksanakan di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, Jl Raya Panglegur KM 3 Pamekasan, Sabtu (6/9/2025). Dipandu langsung oleh sejumlah personil Korp Sukarelawan (KSR) Unit Markas PMI Pamekasan.

    “Program TC ini sebagai sarana pembinaan dan pemantapan bagi anggota PMR, khususnya mereka yang terpilih untuk mewakili PMI Pamekasan, pada ajang Jumbara X PMR Tingkat Provinsi Jatim 2025,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno.

    Para PMR dari tingkat SMP/SMA dan sederajat, dibekali beragam materi berbeda, mulai dari pengetahuan umum, sikap dan keterampilan sesuai pedoman umum hingga penguatan karakter relawan muda. “Artinya mereka tidak hanya dibekali aspek teknis, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kedisiplinan hingga memperkuat nilai kepalangmerahan,” ungkapnya.

    “Sebab kami meyakini jika anggota PMR yang mengikuti program TC untuk Jumbara di Gresik, bukan sekedar membawa kemapuan personal atau individu, tetapi mereka juga membawa nama baik daerah tentunya PMI Pamekasan, sehingga pembinaan dan pemantapan ini penting untuk kita laksanakan,” tegasnya.

    Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan konsep berkenaan dengan program TC bagi para kontingen PMI Pamekasan. “Untuk hari ini kita fokus pada materi indoor, setelah itu kita coba untuk simulasi lapangan untuk melatih keterampilan praktis dan kesiapan fisik peserta,” jelasnya.

    “Melalui program ini kita berharap kontingen PMI Pamekasan, nantinya bisa tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada ajang Jumbara PMR Ke-10 Provinsi Jatim 2025, di Gresik,” pungkasnya. [pin/ian]

  • Misteri Motor NMAX di Lahan Kosong Kediri dengan Pesan di Kardus, Barang Jarahan?

    Misteri Motor NMAX di Lahan Kosong Kediri dengan Pesan di Kardus, Barang Jarahan?

    Kediri (beritajatim.com) – Sebuah sepeda motor Yamaha NMAX putih dengan nomor polisi AG 3435 CZ ditemukan terparkir tanpa pemilik di lahan kosong barat kantor Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

    Penemuan motor tersebut pertama kali diketahui warga setempat yang langsung melapor ke pihak kepolisian. Laporan cepat itu kemudian ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tosaren, Aiptu Yulianto TM, bersama Padal Polsek Pesantren Ipda Suwondo, anggota piket, serta perangkat kelurahan yang mendatangi lokasi untuk pengecekan.

    Saat diperiksa, motor dalam kondisi terkunci rapat. Namun, hal yang menarik perhatian adalah secarik tulisan di atas kertas kardus yang ditinggalkan oleh pihak tak dikenal. Pesan tersebut meminta agar kendaraan diserahkan ke Polres Kediri Kota.

    Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi, membenarkan temuan itu. Ia menjelaskan bahwa motor sudah diamankan ke Polsek Pesantren untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

    “Motor tersebut kini diamankan oleh petugas. Kami masih mendalami asal-usul kendaraan dan siapa pihak yang meninggalkan motor beserta pesan tersebut,” jelasnya.

    Situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. Hal ini berkat koordinasi cepat antara warga, perangkat kelurahan, dan aparat kepolisian. Polsek Pesantren juga mengapresiasi sikap warga yang tanggap melaporkan temuan mencurigakan sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah lebih awal. [nm/ian]

  • Brimob Polda Riau Gelar Gerakan Pangan, Salurkan 2 Ton Beras Murah

    Brimob Polda Riau Gelar Gerakan Pangan, Salurkan 2 Ton Beras Murah

    Pekanbaru

    Satuan Brimob Polda Riau menggelar kegiatan gerakan pangan murah (GPM) dalam rangka menjaga stabilitas harga. Brimob menghadirkan beras murah untuk masyarakat.

    Gerakan pangan dipimpin oleh Polwan yang menjabat sebagai Kasubbagdalops Bagops Satuan Brimob Polda Riau AKP Febriyanti, dilaksanakan di Jalan Sungai Rokan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Sabtu (30/8/2025).

    Turut hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Rhu Bripka Yulianto, 1 Personel Dit Bintibmas Polda Riau, 15 Personel Satbrimob Polda Riau dan masyarakat yang menghadiri kegiatan.

    Dalam kegiatan tersebut Brimob Polda Riau menyiapkan beras sebanyak 2 ton atau 400 karung kemasan 5 kg dengan harga Rp 60.000 per karung, lebih murah dari harga eceran tertinggi (HET).

    Brimob Polda Riau menggelar gerakan pangan murah, 2 ton beras ludes terjual. (Foto: dok. Polda Riau)

    Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menyampaikan Kegiatan pasar murah ini menyediakan sebanyak 2 ton beras merek SPHP dengan berat 5 kg Per karung.

    Ia berharap dengan hadirnya Polri di tengah masyarakat agar meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri khususnya di wilayah hukum Polda Riau dan gerakan pangan murah ini masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

    (mei/jbr)

  • Ingin Kurangi Sampah Plastik, Pemerintah dan Warga Situbondo Pungut 5 Ton Sampah di Pantai
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        27 Agustus 2025

    Ingin Kurangi Sampah Plastik, Pemerintah dan Warga Situbondo Pungut 5 Ton Sampah di Pantai Surabaya 27 Agustus 2025

    Ingin Kurangi Sampah Plastik, Pemerintah dan Warga Situbondo Pungut 5 Ton Sampah di Pantai
    Tim Redaksi
    SITUBONDO, KOMPAS.com
    – Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama beberapa komunitas melaksanakan bakti sosial. Mereka memungut sampah di Pantai Besuki, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur pada Rabu (27/8/2025).
    Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk sosialisasi pengurangan sampah plastik yang akan diterapkan melalui kebijakan.
    Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Akhmad Yulianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 1 Tahun 2019 tentang pengurangan sampah plastik.
    “Sosialisasi ini bagian dari implementasi Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 1 Tahun 2019 tentang pengurangan sampah plastik,” ujarnya.
    Dalam kegiatan bersih-bersih pantai yang mencakup sepanjang 5 kilometer, sebanyak 5 ton sampah berhasil dikumpulkan.
    Sampah tersebut akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sliwung.
    “Tadi itu ada 12 truk sampah atau sekitar 5 ton sampah plastik disertai pasir,” tambah Akhmad.
    Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyatakan pentingnya kesadaran masyarakat mengurangi sampah plastik.
    Saat ini, pihaknya mencatat sebanyak 50 ton sampah plastik diterima setiap hari.
    “Kami memulai dari langkah kecil untuk menuju sesuatu yang besar, salah satunya dari aksi peduli lingkungan ini,” katanya.
    Yusuf juga menekankan bahwa kampanye pengurangan sampah plastik akan menjadi fokus pembicaraan selama masa kepemimpinannya.
    “Aksi kampanye kurangi sampah akan kami bicarakan selama 5 tahun ke depan,” tuturnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Astra Property jalankan komitmen keberlanjutan secara terukur

    Astra Property jalankan komitmen keberlanjutan secara terukur

    Jakarta (ANTARA) – Astra Property, sebagai anak usaha PT Astra International Tbk, menjalankan komitmen keberlanjutan (sustainability) secara terukur di bidang properti.

    “Kita itu sebenarnya sudah berkomitmen untuk sustainability semenjak tiga atau empat tahun yang lalu. Jadi waktu itu kita pikir komitmen kita ini harus merupakan sesuatu yang terukur,” ujar Presiden Direktur Astra Property Wibowo Muljono di Jakarta, Selasa.

    Komitmen Astra Property terhadap sustainability secara terukur, pertama memiliki target dan kedua, terdapat metode atau cara untuk mengukur pencapaian tersebut.

    “Kita juga diberkati karena dari induk usaha kita, dari Astra sendiri juga sudah ada komitmen (sustainability) tersebut. Jadi memang kita meneruskan komitmen itu. Penerapannya di lapangan ini yang menurut saya bisa jadi highlight untuk Astra Property,” kata Wibowo Muljono.

    Astra Property menerapkan komitmen sustainability secara terukur tersebut pada pengembangan-pengembangan propertinya.

    “Bagaimana cara kita mengukurnya? Kita pakai rating dari Green Building Council Indonesia. Jadi di situ sudah ada rating sistemnya, misalnya penghematan air harus berapa dan itu semuanya terukur. Kemudian dari berapa persen penghematan penggunaan energi, terus pengolahan limbah sampah juga berapa persen dari limbah yang dihasilkan itu berapa dan diolahnya bagaimana, itu semua ada ukurannya,” ujar Wibowo Muljono.

    Dengan demikian komitmen keberlanjutan yang dijalankan oleh Astra Property dilakukan secara terukur serta menyesuaikan dengan industri real estat di Indonesia.

    “Jadi kita komitmennya kalau saya bisa katakan, ya dari induk kita sudah ada komitmen, kita melanjutkan komitmen tersebut. Tapi pelaksanaan di lapangannya, matriks-matriksnya apa segala itu kita sesuaikan dengan industri real estat di Indonesia,” kata Wibowo Muljono.

    Sebelumnya Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi/BKPM Rakhmat Yulianto mengatakan tren investasi properti di Indonesia saat ini tengah mengarah ke pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan (sustainable).

    Rakhmat menilai hal ini akan menjadi tantangan bagi industri properti menyusul komitmen untuk mengurangi jejak karbon secara nasional dan global. Selain itu, dia menilai saat ini sejumlah masyarakat Indonesia sebagai konsumen juga sudah memiliki kesadaran (awareness) untuk memiliki hunian yang lebih hijau.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PTBA dan UGM Kembangkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Swasembada Pangan – Page 3

    PTBA dan UGM Kembangkan Produk Kalium Humat dari Hilirisasi Batu Bara untuk Swasembada Pangan – Page 3

    Liputan6.com, Yogyakarta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi meluncurkan pilot project alat produksi kalium humat, sebagai bagian dari tahap riset dan pengembangan strategis untuk mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional. Kalium humat merupakan produk turunan hasil hilirisasi batu bara berkalori rendah yang berfungsi sebagai pembenah tanah sekaligus pupuk hayati. Produk ini nantinya akan dipasarkan PTBA dengan nama BA Grow, yang tersedia dalam dua varian, yakni bentuk padat dan cair.

    Peluncuran pilot project ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, Direktur Utama Holding BUMN Pertambangan MIND ID Maroef Sjamsoeddin, Direktur Utama PTBA Arsal Ismail, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid, Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM, Surya Herjuna, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian RI, Jekvy Hendra, Ketua Tim Peneliti dari Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM Prof. Dr. Ferian, hingga beberapa stakeholder terkait.

    Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menegaskan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah batu bara. Menurutnya, batu bara kini tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber energi, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

    “Inisiatif ini membuktikan bahwa batu bara dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi para petani. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang berfokus pada kemandirian pangan, hilirisasi industri, dan kesejahteraan masyarakat. Melalui proyek percontohan ini, PTBA bertekad memberikan kontribusi nyata bagi agenda pembangunan nasional,” ujar Arsal.

     

    Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto juga menekankan bahwa hilirisasi merupakan komitmen yang akan terus dikerjakan oleh perusahaan. “Kalium humat adalah bukti persembahan kami bagi negeri untuk menghadirkan energi tanpa henti,” jelasnya.

    Rangkaian acara peresmian di awali di ruang auditorium gedung smart green learning center (SGLC) UGM, kemudian dilanjutkan kunjungan ke lokasi demplot di desa Bimomartani untuk melihat lokasi uji coba implementasi kalium humat serta mendengarkan testimoni para petani. Setelah itu dilanjutkan ke lokasi pilot alat produksi kalium humat untuk melihat bagaimana alat produksi kalium humat beroperasi.