Tag: Yulianto

  • ESDM: Peningkatan ‘joint study’ hulu migas indikator minat investasi

    ESDM: Peningkatan ‘joint study’ hulu migas indikator minat investasi

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyoroti adanya peningkatan signifikan di tahap joint study atau studi bersama di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), yang menjadi indikator peningkatan minat investasi.

    “Dilihat dari perkembangan joint study yang ada sebanyak 24 joint study, hal itu menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan bagi minat investasi,” ucap Koordinator Pengawasan Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi, Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Yulianto di Jakarta, Kamis.

    Sebanyak 24 joint study tersebut berlangsung pada 2024, naik sekitar 200 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 8 joint study pada 2023.

    Akan tetapi, lanjut dia, pengembangan industri hulu migas tidak cukup sampai di tahap studi bersama. Pemerintah terus mengupayakan perbaikan terms and conditions, regulasi, dan hal-hal lainnya yang terkait.

    “Koordinasi antara para pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah sangat penting dilakukan untuk semakin meningkatkan daya saing Indonesia,” kata Yulianto.

    Yulianto menyampaikan bahwa eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) masih sangat dibutuhkan oleh Indonesia guna memenuhi kebutuhan energi Indonesia selama satu dekade ke depan.

    “Dalam rangka meningkatkan produksi migas, mau tidak mau eksplorasi yang harus lebih masif, agresif,” ucapnya.

    Dengan sumber daya minyak dan gas bumi yang saat ini tersedia di Indonesia, kata dia, seharusnya Indonesia bisa terhindar dari ancaman krisis energi. Ia menyoroti sekitar 65 dari 128 cekungan yang dimiliki Indonesia yang belum tereksplorasi.

    Cekungan tersebut diyakini memiliki potensi cadangan hidrokarbon yang besar. Hal tersebutlah yang dinilai oleh Yulianto memberikan daya tarik kepada para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

    “Saat ini industri migas Indonesia masih menarik di tengah berbagai kendala yang terjadi. Pemerintah juga terus mendorong berbagai perbaikan baik dari sisi regulasi maupun fiscal term agar dapat mengakomodir kebutuhan investor,” kata dia.

    Lebih lanjut, Yulianto juga optimistis jika daya saing industri hulu migas di Indonesia masih menarik, namun tetap harus memperhatikan juga dengan penawaran yang ada di negara-negara lain.

    Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyampaikan bahwa terdapat lebih dari 40 investor baru yang tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

    Kepala Divisi Prospektivitas Migas & Manajemen Data Wilayah Kerja SKK Migas Asnidar berusaha untuk memanfaatkan momentum tersebut dalam menggenjot industri hulu migas Indonesia, sehingga Indonesia dapat masuk ke peta migas global. Terlebih, Indonesia memiliki 128 cekungan yang berpotensi mengandung minyak dan gas bumi (migas).

    Saat ini, lanjut dia, hanya 20 cekungan yang sudah berproduksi dan 27 cekungan berada di tahap discovery atau penemuan.

    “Indonesia yang selama ini disampaikan sunset (migas) dan lain-lain, dengan adanya momentum ini, kami ingin masuk lagi ke peta migas global. Inilah momentum yang ingin kami kejar,” ucap Asnidar.

    Pewarta: Putu Indah Savitri
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kisah Devia Memilih Buka BRILink Sendiri, Kini Bisa Hasilkan Uang Sambil Jaga Anak

    Kisah Devia Memilih Buka BRILink Sendiri, Kini Bisa Hasilkan Uang Sambil Jaga Anak

    TRIBUNJATENG.COM – Kisah sukses seringkali berawal dari keberanian seseorang mengambil langkah mandiri.

    Hal itulah yang dilakukan oleh Devia Novitasari, warga Boja, Kendal, Jawa Tengah.

    Ibu muda tersebut mantap membuka bisnis agen BRILink sendiri di Kedung Begal, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

    Sebelumnya, Devia sempat ikut bekerja di agen BRILink milik kakak iparnya.

    Dari situ, Devia belajar banyak hal tentang agen BRILink.

    Sampai akhirnya ia mantap membuka agen BRILink sendiri sejak satu tahun terakhir.

    “Dulu dari kakak ipar, dia ikut, terus ngajakin saya kerja sama bareng, berjalan satu tahun. terus saya memutuskan untuk buka sendiri. Belajar dari kakak,” ucap Devia kepada Tribun Jateng pada Kamis (17/4/2025).

    BRILINK : Gerai Agen BRILink Devia di Kedung Begal, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

    Devia memulai menjadi agen BRILink dengan modal Rp 50 juta.

    Modal itu dipakai Devia untuk membuat kios kontainer mini, membeli alat, menyewa tempat serta kebutuhan lain.

    Meskipun sudah ikut kakak iparnya selama satu tahun, Devia sempat mengalami kesulitan.

    Temasuk dalam hal pembukuan.

    “Ada senengnya, ada susahnya juga. Agen BRILink kan harus muter dana terus, pas awal-awal masih banyak minusnya. Itu pasti,”

    Namun ternyata, hal itu banyak dirasakan oleh para agen BRILink lain.

    Devia selalu berbagi cerita dengan sesama agen BRILink.

    “Sharing-sharing sama agen BRLink lain ‘aku awal-awal buka BRILink banyak minisenya’ karena pembukuan amburadul,”

    Meskipun begitu, Devia tak menyerah.

    Dirinya pun terus belajar tentang pembukuan keuangan secara autodidak.

    Ia juga dibantu oleh Petugas Agen BRILink atau PAB.

    “Kita ada grub dengan PAB, masalah-masalah mengenai agen BRILInk bisa tanya PAB,” paparnya.

    Perlahan tapi pasti, agen BRILink milik Devia mulai mendapat kepercayaan dari masyarakat sekitar.

    BRILINK : Agen Brilink milik Devia di di Kedung Begal, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kamis (17/4/2025)

    Banyak masyarakat yang melakukan transaksi di tempat Devi.

    Dalam sehari, Devi bisa melayani 25 transaksi.

    Sedangkan saat ramai, ia bisa melayani 65 transaksi.

    “Transaksi paling banyak ransfer sama tarik,” ucap Devia.

    Selain melayani transfer, tarik dan setor tunai, Devia juga melayani transaksi lain.

    Seperti pembayaran token listrik, pembayaran pesanan online di Shopee dan masih banyak lagi.

    Sebagai agen BRILink, Devia pun merasa lebih fleksibel.

    Kini ia bisa menghasilkan uang sambil menjaga sang buah hati.

    Sebelumnya, Devia sempat bekerja sebagai karyawan di pabrik garmen.

    Namun setelah memiliki anak, ia keluar dan membuka usaha kue.

    “Waktunya lebih fleksibel dan bisa bersama anak,”

    Anak perempuan Devia pun sering ikut dirinya di kios BRILink.

    Yulianto Terbantu dengan Agen BRILink

    BRILINK : Devia sedang melayani pelanggan Yulianto dalam transaksi tarik tunai di kios BRILink miliknya di Kedung Begal, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. pada Kamis (17/4/2025)

    Adanya Agen BRILink ini juga dirasakan sangat membantu bagi Yulianto, pelanggan di Agen BRILink Devia.

    Apalagi jarak BRILink milkik Devia lebih dekat dari rumah Yulianto daripada ke ATM.

    Pelayanan Agen BRILink juga lebih simple dan tidak ribet.

    “Untuk aku pribadi milih di agen BRILink lebih simple. Soalnya punya 2 ATM dari BRI semua. Istilahnya tuh pelayanannya lebih enak, lebih simple daripada yang lain,” ucap Yulianto kepada Tribun Jateng.

    Selain itu, Yulianto juga memiliki 2 ATM dari BRI semua.

    Sehingga ia lebih senang melakukan transaksi di agen BRILink daripada ke ATM yang memiliki jarak skeitar 5 km dari rumahnya.

    “Aku sering ke BRILink. Transaksinya lebih sering tarik tunai sama transfer.

    Untuk saya pribadi terbantu, jaraknya lebih dari dari rumah. Kalau ke ATM BRI dari sini sekitar 5 kiloan lebih. Mendekatkan,” lanjut Yulianto.

    (*)

  • Heboh! Oknum Lurah di Ternate Curi Belasan HP demi Bayar Utang

    Heboh! Oknum Lurah di Ternate Curi Belasan HP demi Bayar Utang

    Ternate, Beritasatu.com – Seorang lurah aktif di Kota Ternate, Maluku Utara, berinisial RA alias Amat, ditangkap Tim Resmob Polres Kota Ternate karena terlibat kasus pencurian belasan hand phone (HP) milik warga.

    Penangkapan dilakukan pada Kamis (17/4/2025) pekan lalu, di Pelabuhan Penyebrangan Mangga Dua, saat pelaku hendak kembali dari Sofifi, Tidore Kepulauan. RA, yang diketahui masih aktif menjabat sebagai lurah di Kelurahan Tabam, Ternate Utara, kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

    Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto mengungkapkan, motif utama dari aksi pencurian ini adalah karena pelaku terlilit utang pribadi. RA diketahui telah melakukan aksi serupa berulang kali.

    “Pelaku ini ASN aktif dan menjabat sebagai lurah. Motifnya karena terlilit banyak utang dan kami masih mendalami apakah hal ini berkaitan dengan praktik judi online,” ungkapnya saat konferensi pers di Mapolres Ternate, Rabu (23/4/2025) terkait aksi oknum lurah yang curi HP di Ternate.

    Modus Pencurian Sudah Direncanakan

    Modus operandi pelaku cukup terencana. Ia mengincar sepeda motor yang diparkir di kawasan pantai Perikanan, Kelurahan Mangga Dua, lokasi yang sering digunakan warga untuk berolahraga.

    Pelaku kemudian membuka bagasi motor menggunakan kunci duplikat dan mengambil barang berharga yang tertinggal, terutama hand phone.

    “RA mengendarai motor dan memantau lokasi. Setelah melihat motor yang ditinggal pemiliknya, dia membuka bagasi menggunakan kunci cadangan dan mengasak isinya,” tambah Anita.

    Atas perbuatannya, RA, oknum lurah yang curi HP di Ternate, dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke-5 KUHP atau subsidair Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

  • Berangkat Sekolah Kesiangan, Pelajar di Pringkuku Pacitan Tabrak Truk

    Berangkat Sekolah Kesiangan, Pelajar di Pringkuku Pacitan Tabrak Truk

    Pacitan (beritajatim.com) – Diduga terburu-buru berangkat sekolah karena bangun kesiangan, seorang pelajar asal Dusun Jodog, Kecamatan Pringkuku, mengalami kecelakaan lalu lintas dan luka serius usai menabrak truk di Jalan Raya Pacitan–Solo.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (21/4/2025), tepatnya di Dusun Mudal, Desa/Kecamatan Pringkuku. Korban bernama Aldi Yulianto, pelajar yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernopol AE 3692 Z. Ia bertabrakan dengan truk engkel bernopol AD 9303 BG yang dikemudikan Samino (56), warga Dusun Kembang, Desa Mendolo Lor, Kecamatan Punung.

    “Pemotor melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali saat melintasi tikungan, hingga melebar ke jalur berlawanan dan menabrak truk dari arah berlawanan,” jelas Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Dwi Purwanto.

    Akibat kejadian tersebut, Aldi mengalami luka serius, termasuk cedera kepala dan patah pada kedua tangan serta kakinya. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

    Sementara itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Sepeda motor korban rusak berat di seluruh bagian bodi, sedangkan truk mengalami kerusakan pada bodi kanan depan. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp15 juta. (tri/but)

  • DPR Sesalkan Macet Horor di Tanjung Priok Jakarta Utara: Bisa Lumpuhkan Ekonomi – Halaman all

    DPR Sesalkan Macet Horor di Tanjung Priok Jakarta Utara: Bisa Lumpuhkan Ekonomi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti kemacetan di sejumlah jalan Jakarta imbas antrean truk kontainer ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

    Sahroni pun terkena dampak dari kemacetan tersebut.

    Pria yang tinggal di Kebon Bawang, Tanjung Priok itu menyoroti informasi adanya alat angkut kontainer yang rusak.

    “Kondisi ini sangat disayangkan karena kemacetan di Priok ini sudah terlalu parah. Hal ini disebabkan oleh banyaknya alat angkut kontainer yang rusak di pelabuhan, ditambah juga penumpukan di terminal yang menyebabkan kemacetan di mana-mana,” kata dia dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Jumat (18/4/2025).

    “Saya lihat juga Polres Metro Jakarta Utara sudah berupaya maksimal untuk mengurai kemacetan, hanya saja memang benar-benar tersendat di alat berat yang rusak tadi, hingga sulit untuk lalu lintas bisa terurai,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Sahroni pun meminta BUMN sebagai pihak pengelola pelabuhan melakukan evaluasi serta koordinasi. Mengingat kejadian seperti ini dapat melumpuhkan ekonomi.

    “Kondisi ini harus menjadi perhatian BUMN, karena kalau alat beratnya banyak yang rusak, maka putaran roda jalan expor impor bisa lumpuh. Ekonomi juga bisa terdampak karena pelabuhan ini merupakan salah satu akses sentral barang,” ucapnya.

    “Yang rugi tentunya kita semua. Karenanya saya minta perusahaan-perusahaan yang memiliki alat berat tadi agar berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk tidak menyebabkan kemacetan seperti ini lagi,” ujarnya.

    Polda Metro Jaya mencatat terdapat 4.500 truk masuk ke dalam pelabuhan pada Kamis (17/4/2025).

    Padahal normalnya hanya 3.000 truk per hari.

    Kawasan di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, disebut masih padat pada Jumat (18/4/2025) pagi.

    Hal tersebut pun dibenarkan Kanit Lantas Polsek Tanjung Priok, AKP Yulianto.

    Demi sirkulasi kendaraan yang keluar masuk area Pelabuhan tidak deadlock, petugas kepolisian pun menyekat-nyekat antrean kendaraan, khususnya di persimpangan.

    “Masih terjadi crowded yang arah masuk pelabuhan, untuk itu kami sekat-sekat dari berbagai arah,” ujar Yulianto.

    Kepadatan kendaraan itu saat ini masih didominasi oleh kendaraan-kendaran truk trailer yang menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok.

    Pelabuhan Tanjung Priok masih mengalami kepadatan dikarenakan antrean truk trailer ke arah pelabuhan. 

    Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Perhubungan Kecamatan Tanjung Priok, Rafles, pun mengimbau agar pengguna jalan lain mencari jalur alternatif.

    Petugas dari Dinas Perhubungan juga masih terus memisahkan kendaraan-kendaran roda empat pribadi dengan antrean truk trailer.

    Kami tetap akan terus berupaya mengurai kepadatan, dan kami juga akan menggunakan sistem buka tutup.

    “Pengguna jalan lainnya untuk menghindari jalur yang mengarah ke Pelabuhan Tanjung Priok, cari alternatif yang lebih baik,” kata Rafles.

    “Kami juga akan memisahkan antara antrean trailer dan pengguna jalan lainnya,” katanya.

  • Ini 3 Rute Alternatif untuk Hindari Kemacetan Menuju Pelabuhan Tanjung Priok – Halaman all

    Ini 3 Rute Alternatif untuk Hindari Kemacetan Menuju Pelabuhan Tanjung Priok – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak tiga rute alternatif untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Perhubungan Kecamatan Tanjung Priok, Rafles mengimbau warga agar menempuh jalur alternatif. 

    “Cari alternatif yang lebih baik,” kata Rafles pada Jumat (18/4/2025).

    Rute alternatif bagi kendaraan kecil yang telah disiapkan  di antaranya;

    1.Dari Cilincing menuju ke Jalan Yos Sudarso.

    Traffic Light Jaya ke kiri > Simpang lima semper > ke arah Plumpang pasar Ular ke kiri > Jalan Yos Sudarso arah Kelapa Gading .

    Pasar Ular kanan > menuju ke Polres Jakut atau ke arah Rs koja atau Jalan Yos Sudarso.

    2. Dari Polres Jakarta Utara

    Depan Polres Jakarta Utara belok Kiri > pertigaan pinggir kali kanan > menuju Tower Pelindo kanan > Jalan Yos Sudarso atau ke arah Pasar Ular > simpang lima semper > Tl Jaya Cilincing 

    3. Dari Terbus Tanjung Priok

    Traffic Light PTT kanan > Menuju Jalan Gadang lurus ke arah Jalan Sunter Utara

    KEMACETAN TANJUNG PRIOK – Kemacetan di Jalan Yos Sudarso menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, terpantau macet, Jumat (18/4/2025) pagi. Kemacetan didominasi oleh truk-truk trailer. (Tribunnews.com/Alfarizy AF)

    Dia mengimbau agar pengguna jalan lain mencari jalur alternatif.

    Petugas dari Dinas Perhubungan juga masih terus memisahkan kendaraan-kendaran roda empat pribadi dengan antrean truk trailer.

    Pihaknya tetap akan terus berupaya mengurai kepadatan, dan kami juga akan menggunakan sistem buka tutup.

    “Kami juga akan memisahkan antara antrean trailer dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

    Berdasarkan pemantauan pada Jumat (18/4/2025) pagi, antrean kendaraan terjadi di sepanjang ruas Jalan Yos Sudarso, dan juga Jalan Tol Pelabuhan.

    Hal tersebut pun dibenarkan oleh Kanit Lantas Polsek Tanjung Priok, AKP Yulianto, yang menyebut jika volume kendaraan pada pagi hari ini masih cukup padat.

    Demi sirkulasi kendaraan yang keluar masuk area Pelabuhan tidak deadlock, petugas kepolisian pun menyekat-nyekat antrean kendaraan, khususnya di persimpangan.

    “Masih terjadi crowded yang arah masuk pelabuhan, untuk itu kami sekat-sekat dari berbagai arah,” ujar Yulianto.

    Kepadatan kendaraan itu saat ini masih didominasi oleh kendaraan-kendaran truk trailer yang menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok.

    Pelabuhan Tanjung Priok masih mengalami kepadatan dikarenakan antrean truk trailer ke arah pelabuhan. 

    Kemacetan yang terjadi menuju area Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya berimbas kepada truk trailer saja.

    Padatnya antrean kendaraan besar yang ingin masuk ke area pelabuhan peti kemas itu pun berdampat ke pengguna jalan lain, termasuk bus angkutan.

    Pantauan Tribunnews di lokasi, cukup banyak bus yang terjebak di tengah kemacetan tersebut.

    Laju mereka tertahan saat melintas di Jalan Yos Sudarso menuju Terminal Tanjung Priok, di Jalan Enggano.

    Kernet Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Masriadi, mengatakan jika bus-nya terjebak sudah terjebak macet selama 3 jam di Jalan Yos Sudarso menuju terminal.

    “Sudah 3 jam-an di sini (Jalan Yos Sudarso), untung penumpang kosong,” ujar dia saat ditemui Tribunnews.

    Kernet bus tujuan Karang Pucung, Cilacap itu pun mengatakan jika dampak kemacetan ini tentu berimbas juga terhadap penumpang.

    Dia mengatakan jika penumpang di terminal harus sudah diangkut pada pukul 09.00 WIB. Namun, bus yang dibawanya tentu tak datang tepat waktu.

     “Kasihan penumpang yang nunggu sih kalau begini. Ya kalau kami kan sudah biasa macet, walaupun ini parah,” kata Masriadi.

    “Teman saya kemarin lebih parah sih, enam jam baru sampe terminal,” paparnya.

  • Sektor Properti Peringkat Keempat Penyumbang Realisasi Investasi 2024

    Sektor Properti Peringkat Keempat Penyumbang Realisasi Investasi 2024

    Jakarta, Beritasatu.com – Sektor properti, khususnya perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menempati peringkat empat sebagai penyumbang realisasi investasi terbesar pada tahun 2024 dengan total nilai realisasi mencapai Rp 1.714,2 triliun.

    Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rakhmat Yulianto mengatakan, total realisasi investasi masuk ke Indonesia pada 2024 mencapai Rp 1.714,2 triliun. Kemudian di sektor ini memberikan kontribusi investasi sebesar 7,2% atau setara Rp 122,9 triliun.

    “Dan kalau kita lihat sendiri rata-rata 5 tahun terakhir, kontribusinya bahkan hampir mencapai 10% yaitu 9,33%,” kata Rakhmat di Jakarta Selatan, Kamis (17/04/2025).

    Adapun investasi properti yang paling banyak berperan dalam 5 tahun terakhir berasal dari dalam negeri dengan total nilai sebesar Rp 350,13 triliun atau 65% dari total investasi yang masuk Rp 541,32 triliun.

    “Kalau dari asing sendiri, Singapura masih memegang peranan penting karena memiliki nilai paling besar, diikuti oleh Tiongkok dan juga Hongkong,” ujarnya.

    Dalam 5 tahun terakhir, Singapura memberikan kontribusi investasi sebesar US$ 5,04 miliar, Tiongkok US$ 2,17 miliar, dan Hongkong US$ 1,58 miliar.

    Ia juga mengatakan bahwa tren pengembangan properti ke depan mengarah ke arah pembangunan berkelanjutan.

    Tren ini harus tetap didorong menyusul komitmen Indonesia mencapai net zero emission (NZE) pada 2060, meskipun AS menunjukkan sinyal kembali ke pengembangan industri tidak berkelanjutan.

    “Tentunya adalah peluang bagi kita agar tidak hanya menciptakan residensial atau properti baru yang ramah lingkungan, tetapi juga dapat merenovasi ataupun kita mengembangkan properti yang sudah ada menjadi lebih berkelanjutan,” paparnya.
     

  • Kontribusi Properti untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Kontribusi Properti untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam lima tahun terakhir total sektor properti menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 10% atau sekitar 7,2 %. Dengan kontribusi tersebut pemerintah menjadikan sektor properti salah satu strategi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.

    Direktur Pengembangan Promosi BKPM Rahmad Yulianto menyebut, data beberapa tahun terakhir, kontribusi sektor properti terhadap investasi nasional telah mencapai 7,2%. Mayoritas investasi ini masih didominasi oleh modal dalam negeri, dengan nilai mencapai Rp 350 triliun atau sekitar 60% dari total realisasi investasi.

    “Kalau kita melihat dari angka tahun-tahun sebelumnya, memang realisasi di sektor properti kontribusinya sebesar 7,2% dari total realisasi investasi nasional,” ujar Rahmad Yulianto, dalam ajang CEO and Leaders Forum 2025, Kamis (17/4/2025).

    “Saya rasa ini merupakan kontribusi yang cukup signifikan bagi pertumbuhan investasi ke depannya. Dan kalau kita lihat sendiri rata-rata 5 tahun terakhir, kontribusinya bahkan hampir mencapai 10% yaitu 9,33%,” jelasnya.

    Pemerintah juga menekankan pentingnya pembangunan hunian yang cepat, berkualitas, dan mampu menciptakan lapangan kerja. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, strategi ini juga diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan bagi masyarakat yang belum bankable agar dapat mengakses kepemilikan rumah.

    Lebih lanjut, pemerintah menyoroti tren global yang mendorong pembangunan properti berkelanjutan. Dengan kontribusi emisi karbon dari sektor properti yang mencapai sekitar 40% secara global, transformasi menuju bangunan hijau dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

    “Kita harus mulai fokus bukan hanya membangun properti baru, tetapi juga merenovasi bangunan lama agar lebih ramah lingkungan. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik dari sisi korporasi maupun kesadaran konsumen,” ujar Rahmad.

    Tiongkok masih menjadi investor asing terbesar di sektor properti Indonesia, diikuti oleh Hongkong. Sementara itu, investasi dari dalam negeri tetap mendominasi, terutama di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

    Meski begitu, pemerintah mengakui masih banyak tantangan yang perlu diatasi, seperti tumpang tindih regulasi, kebijakan perpajakan yang belum optimal, serta persoalan pembebasan lahan. Untuk itu, pemerintah terus mendorong penyederhanaan perizinan melalui penerapan Omnibus Law.

    “Kami ingin menciptakan proses investasi yang sederhana, transparan, dan efisien. Penerbitan izin seperti KKPR, BPG, dan SLR akan dipercepat sebagai bagian dari reformasi birokrasi,” tambahnya.

    Pemerintah juga telah menyediakan platform informasi proyek investasi potensial melalui situs regional.bkpm.go.id, serta membuka kantor perwakilan di berbagai negara guna menjaring lebih banyak investor asing.

    Dengan berbagai langkah ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis bagi para pelaku usaha yang ingin menanamkan modal di sektor properti nasional.
     

  • Kecelakaan Tol Ngawi, Avanza Tabrak Truk Tronton, 3 Orang Tewas

    Kecelakaan Tol Ngawi, Avanza Tabrak Truk Tronton, 3 Orang Tewas

    Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Ngawi, Jawa Timur, tepatnya di Kilometer 549, Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, pada Rabu malam, 16 April 2025, sekitar pukul 22.45 WIB. Insiden tragis ini melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza dan sebuah truk tronton bermuatan jagung.

    Akibat kecelakaan, tiga orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Korban terdiri dari pengemudi mobil dan dua penumpangnya. Mereka adalah Mat Romli (30), pengemudi mobil, Achmad Dahlan (28), dan Zaini (28), yang semuanya merupakan warga Desa Bajrasokah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura.

    Sementara itu, dua penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi guna mendapatkan perawatan medis.

    “Korban meninggal tiga orang, dua lainnya luka. Kejadiannya saya ditabrak dari belakang,” ujar Erwin Yulianto, sopir truk tronton berusia 36 tahun asal Kalimantan Selatan, yang mengendarai truk bermuatan jagung tersebut.

    Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan terjadi saat Toyota Avanza melaju dari arah Surabaya menuju Solo. Diduga pengemudi mobil mengantuk dan kehilangan konsentrasi, sehingga menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju searah di depannya.

    “Kedua kendaraan sama-sama dari arah timur, sesampainya di lokasi mobil menabrak belakang truk. Seluruh korban sudah dibawa ke rumah sakit, penyebab masih dalam penyelidikan,” ungkap IPTU Parsidi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi.

    Ketiga jenazah korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soeroto Ngawi menggunakan ambulans milik Jasa Marga. Sementara dua korban luka hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

    Usai kejadian, aparat kepolisian langsung melakukan olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Sopir truk juga telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

    Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi agar senantiasa menjaga kondisi tubuh saat berkendara, terutama di malam hari, guna menghindari kecelakaan fatal di jalan tol. [fiq/but]

  • Kapal cepat Banyuwangi-Denpasar Bali bakal beroperasi Juni 2025

    Kapal cepat Banyuwangi-Denpasar Bali bakal beroperasi Juni 2025

    Kapal ini akan berangkat dari Marina Boom di Banyuwangi dan bersandar di Pelabuhan Pulau Serangan, Denpasar. Rute ini sangat potensial karena menghubungkan dua daerah tujuan wisata nasional bahkan internasional

    Banyuwangi (ANTARA) – Kapal cepat rute Pelabuhan Marina Boom Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ke Pelabuhan Pulau Serangan, Denpasar, Bali, direncanakan beroperasi pada Juni 2025 dengan tarif tiket Rp200.000 per orang.

    Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi Mujiono mengaku telah menindaklanjuti rapat koordinasi bersama Plt Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom setelah Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan dermaga kapal cepat beberapa waktu lalu.

    “Sebagaimana arahan Ibu Bupati Ipuk, kami siap mendukung penuh program ini sebagai bagian dari kerja sama daerah dan provinsi, untuk memastikan semua aspek teknis dan administratif siap,” katanya di Banyuwangi, Jumat.

    Kapal cepat yang akan digunakan, lanjut Mujiono, memiliki panjang sekitar 40 meter dan lebar enam meter dengan kapasitas antara 350 hingga 400 orang penumpang.

    “Kapal ini akan berangkat dari Marina Boom di Banyuwangi dan bersandar di Pelabuhan Pulau Serangan, Denpasar. Rute ini sangat potensial karena menghubungkan dua daerah tujuan wisata nasional bahkan internasional,” kata Wabup Mujiono.

    Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom Banyuwangi Hari Yulianto mengemukakan sejumlah tahapan teknis telah dijalankan, salah satunya adalah survei jalur laut dari Banyuwangi menuju Bali telah dilakukan.

    “Dari sisi legalitas, dokumen-dokumen yang diperlukan juga sudah kami siapkan dan sebagian besar sudah tuntas. Pihak swasta yang menjadi operator kapal cepat ini juga telah melakukan penjajakan awal,” ujarnya.

    Menurut Hari, Pemprov Jatim juga berencana merenovasi terminal penumpang di Pelabuhan Marina Boom, dan renovasi ini akan mengakomodasi desain yang mencerminkan kearifan lokal, selaras dengan visi Pemkab Banyuwangi dalam menonjolkan identitas arsitektur daerah.

    “Renovasi akan dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran, kami juga meminta masukan dari pemkab terkait desain agar identitas lokal Banyuwangi tetap terlihat kuat,” katanya.

    Pewarta: Novi Husdinariyanto
    Editor: Risbiani Fardaniah
    Copyright © ANTARA 2025