Tag: Yulianto

  • Dapur Rumah dan Kandang Sapi Roboh, Tewaskan Perempuan Tua di Jember

    Dapur Rumah dan Kandang Sapi Roboh, Tewaskan Perempuan Tua di Jember

    Jember (beritajatim.com) – Kamsiah, seorang perempuan berusia 61 tahun, meninggal dunia setelah tertimpa kayu dapur rumah dan kandang sapinya yang dihantam angin kencang, di Dusun Sumber Gayam, Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (4/6/2025).

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Widodo Yulianto mengatakan, insiden itu terjadi pada pukul tujuh pagi. “Saat itu Bu Kamsiah hendak memberi pakan ke sapi miliknya di kandang dekat dapur belakang rumah,” katanya.

    Mendadak angin kencang bertiup merobohkan dapur can kandang yang sudah lapuk. Malang tak dapat ditolak, untuk tak busa diraih. Kamsiah tertimpa material atap dapur.

    Para tetangga terkejut dengan kejadian itu. Mereka segera membawa Kamsiah ke Klinik Keluarga di Sukowono. “Namun sesampainya di klinik, korban sudah meninggal dunia,” kata Widodo.

    Angin kencang merupakan salah satu bencana yang kerap terjadi di Jember selain banjir dan tanah longsor. Berdasarkan data dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Jember 2025-2030, sepanjang 2019-2023, terjadi 289 insiden angin puting beliung.

    Seluruh kecamatan di Kabupaten Jember memiliki potensi mengalami angin kencang dan puting beliung yang dapat merusak berbagai infrastruktur dan perumahan masyarakat serta dapat menimbulkan korban jiwa. [wir]

  • Laptop Bisnis Tangguh Tahan Banting dengan AI

    Laptop Bisnis Tangguh Tahan Banting dengan AI

    Jakarta

    Asus kembali menghadirkan inovasi untuk kalangan profesional melalui Asus ExpertBook P3 (P3405CVA). Ini adalah laptop bisnis yang dirancang untuk mendukung produktivitas maksimal dengan performa tinggi, desain portabel, dan fitur keamanan canggih.

    Dilengkapi dengan teknologi AI dan dukungan Microsoft Copilot, laptop ini menjadi solusi ideal untuk pekerja modern yang membutuhkan efisiensi dan fleksibilitas dalam bekerja, baik di kantor maupun secara remote.

    “Asus ExpertBook P3 ideal untuk mobilitas dan performa saat bepergian,” kata Yulianto Hasan, Director Commercial Products saat acara peluncuran di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

    Performa Tangguh untuk Tuntutan BisnisPeluncuran Asus Expert Series Foto: Rizky Nur Amalia/detikINER

    Asus ExpertBook P3 (P3405CVA) ditenagai oleh prosesor hingga Intel Core i7-13620H (2.4 GHz, hingga 4.9 GHz, 10 core, 16 thread) atau Intel Core i5-13420H, yang mampu menangani tugas berat dan aplikasi berbasis AI dengan lancar.

    Dengan opsi memori DDR5 hingga 16 GB dan penyimpanan dual SSD hingga 1 TB (PCIe 4.0 M.2), laptop ini menawarkan kecepatan dan kapasitas besar untuk multitasking serta penyimpanan data yang luas. Grafis Intel UHD Graphics memastikan visual yang jernih untuk presentasi atau kebutuhan multimedia lainnya.

    Sistem pendingin ExpertCool menjadi salah satu keunggulan, memastikan performa optimal bahkan saat beban kerja tinggi. Desain ventilasi dengan lapisan mesh mencegah debu masuk, sehingga kipas tetap bekerja efisien dalam jangka panjang.

    Asus ExpertBook P3405CVA Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Layar 14 inch tersedia dalam resolusi WUXGA (1.920 x 1.200) dengan kecerahan 300 nits dan gamut warna 100% sRGB. Layar anti-glare dengan rasio 16:10 memberikan visual imersif dan nyaman untuk bekerja dalam waktu lama.

    “Layar adalah pusat produktivitas anda, jadi kami menciptakan lebih sempurna. Rasio layar 16:10, ruang vertikal 7%, lebih luas untuk multitask. Layarnya 2,5 dengan anti silau menjaga kenyamanan mata saat bekerja,” jelas Yulianto.

    Baterai 50Wh dengan teknologi pengisian cepat USB-C (65W) mendukung mobilitas tinggi, memungkinkan pengguna tetap produktif tanpa khawatir kehabisan daya.

    Desain Portabel dan Tahan BantingAsus ExpertBook P3405CVA Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Dengan bobot mulai dari 1,36 kg, ExpertBook P3 sangat ringan dan mudah dibawa, menjadikannya teman ideal untuk profesional yang sering bepergian. Bodinya terbuat dari material aluminium yang kokoh, memenuhi standar militer AS (MIL-STD 810H), sehingga tahan terhadap kondisi ekstrem.

    Tidak hanya itu, fitur seperti keyboard tahan tumpahan cairan, chassis metal yang ringan namun kuat, dan struktur internal yang diperkuat, dirancang untuk mendukung mobilitas maupun pemakaian intensif harian di meja kerja.

    Durabilitas seperti ini bukan hanya melindungi perangkat, tetapi juga menjaga produktivitas tim dan menekan potensi kerugian akibat downtime, servis mendadak, atau penggantian unit yang terlalu cepat. Baik digunakan secara bergantian oleh tim frontliner, sebagai workstation kantor yang aktif setiap hari, maupun perangkat mobile yang dibawa ke lapangan.

    Fitur AI untuk Kolaborasi EfisienAsus ExpertBook P3405CVA Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    ExpertBook P3 dilengkapi dengan Asus AI ExpertMeet, asisten rapat berbasis AI yang mendukung terjemahan real-time, identifikasi pembicara, dan ringkasan poin-poin penting dalam rapat. Teknologi AI noise-cancelation memastikan kualitas suara jernih selama konferensi video, menghilangkan gangguan suara latar.

    Fitur ini sangat membantu untuk komunikasi lintas negara atau lingkungan kerja yang bising. Ada pula AI Camera yang mampu melakukan auto-framing, eye contact correction, hingga latar blur pintar, perangkat ini membantu pengguna tampil profesional di setiap sesi video call, bahkan dalam kondisi kerja yang serba dinamis. Baik itu di ruang rapat, area publik, atau saat bekerja dari rumah, fitur ini memberikan kesan terorganisir dan siap menghadapi audiens digital.

    Dengan AI yang berjalan langsung dari perangkat (on-device), pengguna mendapatkan manfaat efisiensi dan keamanan sekaligus-tanpa ketergantungan pada koneksi cloud atau risiko kebocoran data sensitif. Inilah bentuk dukungan Asus terhadap ekosistem kerja yang makin cepat, serba digital, dan tetap mengedepankan keamanan saat bekerja.

    Selain itu, laptop ini terintegrasi dengan Microsoft Copilot, memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan alur kerja, mulai dari pengelolaan tugas hingga analisis data, menjadikan pekerjaan lebih cerdas dan efisien.

    Keamanan Kelas BisnisAsus ExpertBook P3405CVA Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Keamanan data menjadi prioritas utama pada ExpertBook P3. Dilengkapi Asus ExpertGuardian, laptop ini memiliki fitur seperti chip TPM 2.0, sensor sidik jari, dan pelindung webcam fisik untuk menjaga privasi. Kepatuhan terhadap standar NIST SP 800-155 memastikan perlindungan data dari level perangkat keras hingga perangkat lunak. Slot kunci Kensington Nano juga tersedia untuk keamanan fisik.

    ExpertBook P3 menawarkan konektivitas lengkap dengan dua port USB 3.2 Gen 2 Type-C (mendukung DisplayPort dan pengisian daya), dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1 TMDS, RJ45 Ethernet, dan jack audio 3,5 mm. Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4 memastikan koneksi nirkabel yang cepat dan stabil.

    Tata letak port di sisi kiri dirancang untuk memudahkan penggunaan mouse tanpa gangguan, meningkatkan kenyamanan kerja. Keyboard dengan keycap besar dan jarak tekan 1,5 mm memberikan pengalaman mengetik yang nyaman, sementara tombol pintas untuk konferensi video mempermudah pengelolaan rapat online.

    Harga dan Ketersediaan

    Asus ExpertBook P3 (P3405CVA) tersedia dengan harga mulai dari Rp 12.199.000. Laptop ini sudah tersedia di www.asus.com/id, toko resmi Asus Expert Indonesia di e-commerce dan 107 mitra distribusi terpercaya di seluruh Indonesia.

    Harga Asus ExpertBook P3 Foto: Rizky Nur Amalia/detikINER

    Asus ExpertBoon P3 didukung oleh ekosistem layanan enterprise yang dirancang untuk jangka panjang. Mulai dari garansi hingga 5 tahun, pembaruan BIOS/driver berkala, hingga ketersediaan suku cadang, Asus memastikan setiap perangkat siap mendukung produktivitas bisnis hari ini dan tetap andal di tahun-tahun mendatang.

    “Kami percaya bahwa perangkat kerja bukan sekadar alat, tapi mitra produktivitas jangka panjang. Expert Series dirancang agar bisnis-dari kelas menengah hingga institusi besar-memiliki fondasi teknologi yang kuat dan relevan untuk menghadapi tantangan kerja modern. Dengan dukungan layanan purna jual seperti garansi hingga lima tahun dan pembaruan sistem yang berkelanjutan, kami ingin memastikan pengguna bekerja dengan nyaman dan worry-free di setiap fase penggunaan perangkat,” ujar Yulianto.

    (afr/fay)

  • Asus Incar Posisi No 1 di Segmen Bisnis dan Profesional Indonesia

    Asus Incar Posisi No 1 di Segmen Bisnis dan Profesional Indonesia

    Jakarta

    Setelah berhasil mencatatkan dominasi kuat di pasar laptop consumer dan gaming, Asus kini mengalihkan fokus strateginya ke segmen bisnis dan profesional. Melalui lini Asus ExpertBook dan ExpertCenter, perusahaan teknologi asal Taiwan ini menargetkan posisi nomor satu di pasar laptop bisnis Indonesia dengan pendekatan menyeluruh dari UMKM hingga sektor pemerintahan.

    Dalam beberapa tahun terakhir, Asus berhasil memimpin pasar laptop di Indonesia, dengan mencatatkan pangsa pasar sebesar 37% di segmen consumer dan 34% di kategori gaming notebook. Kesuksesan ini menjadi pondasi kuat bagi ASUS untuk memperluas cakupan ke sektor yang lebih spesifik: pengguna bisnis.

    “Asus ExpertBook bertujuan menjadi pilihan nomor satu bagi para pengguna bisnis dan profesional, baik di level prosumer, UMKM, korporat, maupun instansi pemerintah,” ujar Yulianto Hasan, Director Commercial Products Asus Indonesia di acara peluncuran di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

    Strategi Produk: Dari UMKM hingga PemerintahAsus berambisi jadi nomor satu di pasar laptop bisnis Indonesi Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Asus menjadikan durabilitas tinggi ke dalam setiap lini produknya. Laptop handal dengan daya tahan mumpuni menjadi nilai jual mereka. Asus membagi lini ExpertBook menjadi dua kategori besar berdasarkan kebutuhan pengguna:

    ExpertBook D-series: Menyasar pelaku UMKM dan prosumer lewat model D1, D3, D5, serta lini T-series seperti T1 dan T3 yang menawarkan fitur lengkap dengan harga terjangkau.ExpertBook untuk korporasi dan industri besar: Hadir dalam model D5 dan D9, dengan performa tinggi, fitur keamanan bisnis tingkat lanjut, serta sertifikasi ketahanan berstandar militer.

    Untuk sektor pemerintahan dan institusi publik, Asus juga menghadirkan varian dengan konten lokal, yang mendukung kebijakan pengadaan produk dalam negeri dan memperkuat ekosistem industri nasional.

    Di sisi desktop, Asus memperluas portofolionya dengan seri ExpertCenter T400 dan T500, sebagai solusi komputasi handal bagi kebutuhan skala besar seperti operasional kantor, pusat data, dan layanan publik.

    Komitmen terhadap Produk Lokal dan Industri Dalam Negeri

    Asus menegaskan bahwa ekspansi ke segmen bisnis bukan hanya soal memperluas pasar, tapi juga memperkuat kontribusi terhadap pengembangan industri lokal. Melalui penyediaan produk dengan konten lokal yang sesuai dengan regulasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), Asus membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih erat dengan pelaku industri dalam negeri.

    Asus raih TKDN 40% Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Langkah ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mendorong transformasi digital dan kemandirian teknologi nasional. Kehadiran ExpertBook dalam format lokal juga membuka peluang Asus untuk berperan dalam pengadaan teknologi di lingkungan instansi pemerintahan, pendidikan, dan layanan publik lainnya.

    “Nilai TKDN Asus sudah secara konsisten mendapatkan lebih dari 40%,” ujar Yulianto.

    Tak sampai di situ, untuk memberikan rasa aman bagi pengguna bisnis di Tanah Air, Asus menyertakan Expert Warranty, yaitu garansi global 3 tahun termasuk perlindungan terhadap kerusakan tidak disengaja (EDP).

    “Di Indonesia, layanan purna jual ASUS diperkuat dengan 114 service center di seluruh Indonesia dan dukungan on-site service di hampir 300 titik,” jelas Yulianto

    Dengan kombinasi antara reputasi global, dominasi pasar consumer yang kuat, dan pendekatan strategis yang menyasar kebutuhan bisnis lokal, Yulianto optimis Asus dapat siap memperkuat posisinya di pasar laptop profesional Indonesia.

    “Lewat lini ExpertBook dan ExpertCenter, Asus ingin menjadi mitra teknologi utama bagi dunia usaha dan institusi di era transformasi digital,” pungkasnya.

    (afr/fay)

  • KPKP Jaktim sudah cek ratusan tempat penampungan hewan kurban

    KPKP Jaktim sudah cek ratusan tempat penampungan hewan kurban

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur (Jaktim) hingga saat ini sudah memeriksa ratusan tempat penampungan hewan kurban di 10 kecamatan se-Jakarta Timur menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025.

    “Kami terus melakukan pengecekan kelayakan tempat penampungan dan penjualan hewan kurban di Jakarta Timur. Hingga saat ini sudah 204 titik yang sudah kami cek,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

    Sebanyak 204 tempat penampungan dan penjualan hewan kurban tersebut tersebar di Kecamatan Cakung 25 titik, Pasar Rebo 12 titik, Makasar 13 titik, Duren Sawit 15 titik, Kramat Jati 24 titik, Cipayung 37 titik, Matraman sembilan titik, Ciracas 28 titik, Pulogadung 28 titik dan Jatinegara 13 titik.

    Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan kebersihan hewan kurban. Bahkan, pengecekan akan terus dilakukan hingga hari H perayaan Idul Adha.

    Taufik menjelaskan, kelayakan tempat penampungan atau jual-beli hewan kurban di Jakarta Timur harus memenuhi beberapa unsur, antara lain atap peneduh (100 persen), ketersediaan makan dan minum (100 persen), pagar pengaman (88 persen).

    Lalu kandang karantina (64,7 persen), kandang isolasi (61,7 persen), penampungan limbah (70,6 persen) dan sarana-prasarana desinfeksi (76 persen).

    “Rata-rata penjual yang di Jakarta Timur mereka sudah biasa dengan kegiatan sebelumnya, pemain lama artinya, tahun sebelumnya sudah berkegiatan. Jadi, sudah bisa menyikapi, sampai saat ini masih aman terkendali,” ujar Taufik.

    Selama pengecekan, Taufik mengimbau para pedagang untuk memberikan peneduh yang layak untuk melindungi hewan dari panas matahari dan hujan.

    Menurut Taufik, peneduh ini penting untuk menjaga kenyamanan hewan dan mencegah stres yang dapat menurunkan kualitas daging.

    “Setiap pengecekan, sekiranya kita lihat tidak ada peneduh atau peneduhnya kurang layak, kita imbau langsung untuk membuat nyaman hewan kurbannya,” ucap Taufik.

    Lalu, pengecekan juga difokuskan pada kandang terpisah yang disediakan untuk karantina hewan kurban yang kurang sehat, pemberian vitamin dan perawatan lainnya hingga hewan kembali dinyatakan layak untuk disembelih saat Idul Adha.

    “Kemudian kita cek juga ada persiapan tidak untuk hewan kurban yang kurang sehat, ada kandang lain tidak untuk dipisahkan dengan hewan yang sehat, kandang khusus untuk karantina, vitamin, makan dan minumnya seperti apa,” jelas Taufik.

    Lebih lanjut, Taufik juga menggandeng Sudin Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Timur untuk pengecekan kelayakan tempat pembuangan kotoran hewan kurban untuk menghindari pencemaran lingkungan di sekitar kandang.

    “Kita minta disiapkan tempat pembuangan. Kita sosialisasikan terus kepada para pedagang bersama Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) lainnya seperti Sudin LH setempat,” kata Taufik.

    Adapun regulasi yang mengatur terkait tata laksana dan pembuangan limbah hewan kurban, diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114/Permentan/PD.410/9/2014 tentang tata cara pemotongan hewan kurban yang baik dan benar, termasuk aspek kebersihan dan pengelolaan limbah untuk mencegah pencemaran lingkungan.

    Kemudian juga Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tentang panduan penanganan limbah hewan kurban untuk mencegah pencemaran lingkungan.

    Terakhir, Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 10 Tahun 2022 tentang pedoman penyelenggaraan pemotongan hewan kurban, termasuk larangan membuang limbah ke saluran air dan penerapan prinsip “Eco Qurban” untuk menjaga kebersihan lingkungan.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jelang Idul Adha, KPKP Jaktim sudah periksa 15 ribu lebih hewan kurban

    Jelang Idul Adha, KPKP Jaktim sudah periksa 15 ribu lebih hewan kurban

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur (Jaktim) hingga saat ini sudah memeriksa sebanyak 15 ribu lebih hewan kurban pada lokasi penampungan daerah di 10 kecamatan daerah itu menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025.

    “Kami sudah melakukan pemeriksaan di tempat penampungan 10 kecamatan, Jakarta Timur. Hingga kemarin (3/6) sudah kita periksa kesehatan hewan kurban sebanyak 15.631 ekor,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

    Hewan kurban tersebut berasal dari 204 titik lokasi penampungan dan penjualan hewan kurban di Jakarta Timur dan terdiri 5.896 ekor sapi, 7.828 ekor kambing, 1.906 ekor domba dan satu ekor kerbau.

    Rinciannya, Kecamatan Cakung 2.297 ekor dari 25 titik, Pasar Rebo 977 ekor dari 12 lokasi, Makasar 1.058 ekor dari 13 lokasi, Duren Sawit 781 ekor dari 15 lokasi, Kramat Jati 2.407 ekor dari 24 lokasi.

    Lalu, Cipayung 3.021 ekor dari 37 lokasi, Matraman 832 ekor dari sembilan lokasi, Ciracas 2.152 ekor dari 28 lokasi, Pulogadung 772 ekor dari 28 lokasi dan Jatinegara 1.298 ekor dari 13 lokasi.

    “Yang banyak hewan sebarannya akan kita optimalkan pemeriksaan kesehatan hewan-hewan kurban di lokasi tersebut. Sementara hampir merata sebaran, tapi dominasi di Cipayung, Cakung, Kramat Jati,” ujar Taufik.

    Taufik menjelaskan, pemeriksaan kesehatan meliputi kesehatan kuku, badan, mulut, lidah dan lain sebagainya termasuk kebersihan dan kelayakan tempat penampungan.

    Hewan kurban juga dicek usianya, dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK), flu, antraks ataupun penyakit lainnya.

    Selain itu, dilakukan pengecekan dan pemeriksaan surat kesehatan hewan kurban dari daerah asal untuk mengantisipasi hewan kurban yang terjangkit penyakit, menjelang Idul Adha hingga ditambah tiga hari tasyrik.

    “Kemudian, juga pemeriksaan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas kurban. Jadi, nanti hewan yang diperiksa sehat, maka surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) akan diterbitkan,” ucap Taufik.

    Taufik menyebut, jika ditemukan kecurigaan terhadap kasus PMK pada hewan kurban, masyarakat dapat melapor kepada petugas Sudin KPKP wilayah setempat untuk mendapatkan penanganan.

    Pemeriksaan yang dilakukan Sudin KPKP Jakarta Timur ini turut menggandeng Kementerian Pertanian, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan Fakultas Kedokteran IPB University yang juga akan melakukan pengecekan saat hewan sudah dipotong.

    Tindakan ini dilakukan demi menjamin daging dan jeroan atau isi perut hewan seperti hati, aman dan layak dikonsumsi. Jika ditemukan daging tak layak, maka pihaknya akan memusnahkan daging kurban tersebut.

    Adapun pelaksanaan ini sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 1989 tentang Pengawasan Pemotongan Ternak, Perdagangan Ternak, dan Daging di DKI Jakarta.

    Kemudian Keputusan Gubernur Nomor 6 Tahun 1994 tentang Juklak Perda Nomor 8 Tahun 1989 dan Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Kurban.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim minta pengurus masjid wujudkan Idul Adha yang bersih

    Pemkot Jaktim minta pengurus masjid wujudkan Idul Adha yang bersih

    pengurus masjid yang bertugas sebagai penyembelih hewan kurban harus memahami tata cara pemotongan agar dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab dari orang yang berkurban

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) meminta kepada pengurus masjid yang ada di wilayahnya agar dapat mewujudkan pelaksanaan Idul Adha 1446 Hijriah yang aman dan bersih sesuai syariat Islam.

    “Untuk itu kami terus menyosialisasikan kepada pengurus masjid, panitia kurban agar bisa bersama-sama melaksanakan Idul Adha yang bersih, aman, sehat, sesuai dengan syariat Islam,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

    Taufik menjelaskan lebih rinci maksud dari bersih, aman, dan sehat yakni mulai dari tata cara pemotongan hewan kurban yang halal dan tayib, pengecekan kesehatan hewan kurban, kebersihan tempat pemotongan, hingga kebersihan lingkungan.

    Menurut Taufik, pengurus masjid yang bertugas sebagai penyembelih hewan kurban harus memahami tata cara pemotongan agar dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab dari orang yang berkurban (shohibul qurban).

    “Pengurus masjid kita berikan edukasi terkait kesehatan hewan sebelum dan sesudah proses pemotongan. Tujuannya memastikan daging yang didistribusikan kepada warga layak untuk dikonsumsi,” ujar Taufik.

    Edukasi juga terkait pembuangan limbah hewan kurban yang baik dan benar. Sehingga tidak membuat saluran menjadi kotor dan bau akibat pembuangan limbah hewan kurban yang sembarangan.

    “Limbah hewan kurban juga terus kita sosialisasikan harusnya seperti apa, jadi tidak asal buang dan malah membuat lingkungan menjadi kotor,” ucap Taufik.

    Adapun Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengerahkan 136 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di wilayahnya dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025.

    Sebanyak 136 orang petugas itu terdiri atas petugas Dinas KPKP Jakarta 48 orang, Sudin KPKP Jakarta Timur 48 orang, anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) 15 orang, dan mahasiswa sekolah kedokteran dan Biomedis IPB 25 orang.

    Petugas tersebut berperan memberi edukasi kepada seluruh warga agar dalam proses pemotongan hewan kurban memperhatikan tata cara sesuai syariat islam dan standar kesehatan hingga kebersihan lingkungan tetap terjaga.

    Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengingatkan adanya sanksi hukum apabila warga membuang limbah hewan kurban sembarangan.

    “Jangan sampai ketika pemotongan hewan kurban, entah itu di masjid dan sebagainya, kotorannya dibuang ke saluran, akhirnya dialirkan begitu saja. Kalau ada, pasti kita akan peringatan kepada yang bersangkutan,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat melepas petugas kesehatan hewan kurban di Jakarta, Senin (2/6).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim sidak pangan di lima pasar tradisional jelang Idul Adha

    Pemkot Jaktim sidak pangan di lima pasar tradisional jelang Idul Adha

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pangan di lima pasar tradisional menjelang Idul Adha 1446 Hijriah/2025.

    “Hari ini kita telah melakukan sidak sebagai pengawasan pangan terpadu jelang hari besar keagamaan, seperti menjelang Idul Fitri dan sekarang menjelang Idul Adha di lima pasar tradisional,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto di Pasar Enjo, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa.

    Pengawasan pangan tersebut dalam rangka memastikan pangan yang ada di pasar tradisional binaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjelang Hari Raya Idul Adha aman dikonsumsi oleh masyarakat.

    Lima pasar tradisional yang menjadi lokasi pemeriksaan keamanan pangan secara serentak itu, yaitu Pasar Cipinang Muara, Pasar Pulogadung, Pasar Cakung, Pasar Ujung Menteng dan Pasar Enjo.

    “Pastinya kegiatan ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat agar tidak ragu datang ke pasar milik pemerintah. Pengawasan rutin dilakukan setiap bulan untuk mengecek bahan-bahan,” ujar Kusmanto.

    Selain itu, pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi adanya peredaran produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti residu pestisida, formalin, klorin, eber dan zat berbahaya lainnya.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur, Taufik Yulianto menyebutkan, dalam kegiatan ini pihaknya melakukan pengujian terhadap 65 sampel produk pangan dengan rincian 55 sampel pertanian dan 10 sampel peternakan.

    “Jumlah sampel yang diambil per lokasi pasar itu untuk pertanian 11 sampel, peternakan dua sampel. Jadi total 13 sampel,” kata Taufik.

    Uji sampel dilakukan langsung menggunakan mobil laboratorium keliling Dinas KPKP DKI Jakarta.

    Sudin KPKP Jakarta Timur juga terus berkoordinasi dengan Perumda Pasar Jaya, terutama kepada pengelola masing-masing pasar agar mereka terlibat melakukan pengawasan pangan.

    Taufik berharap, kegiatan pengawasan ini bisa memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat untuk membeli pangan di pasar-pasar wilayah Jakarta Timur (Jaktim).

    Pengawasan ini melibatkan 50 personel gabungan dari petugas Sudin KPKP Jaktim, Dinas KPKP, Korwas PPNS Polda Metro Jaya, Bagian Perekonomian Wali Kota Jaktim, pihak Kecamatan Matraman, para UKPD terkait seperti PPUPKM, Satpol PP dan Lingkungan Hidup (LH).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polresta Sidoarjo Edukasi Bhabinkamtibmas soal Ketahanan Pangan Dukung Asta Cita Presiden

    Polresta Sidoarjo Edukasi Bhabinkamtibmas soal Ketahanan Pangan Dukung Asta Cita Presiden

    Sidoarjo (beritajatim.com) – Sat Binmas Polresta Sidoarjo memberikan edukasi kepada para Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sidoarjo terkait implementasi program ketahanan pangan dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Edukasi dilakukan melalui peninjauan langsung ke lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Mako Polresta Sidoarjo, Selasa (3/6/2025).

    Kegiatan ini dihadiri oleh Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Madya Wiraaji Kusuma, Kanit Binpolmas AKP Eko Yulianto, Kanit Bhabinkamtibmas Iptu Deti Meivani, serta Kanit Binmas dari Polsek jajaran.

    Keberadaan P2L di lingkungan Mako merupakan inisiatif Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, sebagai bentuk komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi motivasi bagi para Bhabinkamtibmas untuk menggerakkan masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah guna menanam buah, sayur, hingga melakukan budidaya peternakan atau perikanan.

    “Peninjauan bersama pada lahan P2B dan P2L yang ada di Mako Polresta Sidoarjo ini perlu untuk mengedukasi anggota, terutama para Bhabinkamtibmas yang secara kontinyu turun langsung melalui gerakan Polisi Cinta Petani supaya dapat memotivasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan bergizi di wilayahnya atau di sekitar rumah,” ujar Kompol Madya Wiraaji Kusuma.

    Ia juga berharap agar aneka tanaman dan perikanan yang dikembangkan di Mako Polresta Sidoarjo bisa tumbuh optimal dan memberi hasil panen yang baik, demi terwujudnya swasembada pangan bagi anggota maupun masyarakat sekitar. [isa/beq]

  • Daging kurban dari hewan yang berpenyakit harus dimusnahkan

    Daging kurban dari hewan yang berpenyakit harus dimusnahkan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur menegaskan, petugas kesehatan hewan dan daging kurban harus memusnahkan daging kurban dari hewan yang ditemukan ada penyakitnya.

    Hal tersebut dikatakan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di wilayah Jakarta Timur Tahun 2025/1446 Hijriah di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin.

    “Daging kurban harus diperiksa setelah hewan kurban setelah dipotong, biasanya ada organ hewan tersebut yang mengandung cacing dan sebagainya, itu dipisahkan. Benar-benar harus daging tersebut harus dimusnahkan,” kata Munjirin.

    Munjirin menyebutkan, petugas akan terus mengawasi pemotongan hewan kurban pada masing-masing kecamatan di Jakarta Timur (Jaktim).

    “Jangan sampai nanti daging yang sudah diperiksa ternyata ditemukan ada penyakit. Jadi, langsung seketika harus dimusnahkan dan kita menjamin,” ujar Munjirin.

    Menurut Munjirin, jika daging yang ditemukan penyakit hanya ditinggalkan begitu saja, khawatir warga tetap mengambil dan dikonsumsi secara diam-diam.

    “Jangan sampai ditinggal pada suatu tempat yang akhirnya masyarakat merasa kasihan dengan itu daging dibuang. Akhirnya dimanfaatkan lagi,” katanya.

    Munjirin menegaskan, daging kurban yang mengandung cacing hati atau cacing pita tidak aman untuk dikonsumsi. Daging tersebut harus dimusnahkan atau dibakar untuk mencegah penyebaran infeksi pada manusia.

    Sedangkan untuk mencegah infeksi cacing hati pada hewan kurban, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan peternakan, memberikan makanan dan minuman yang baik dan memberikan obat cacing secara rutin.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim juga mengingatkan warga agar membeli hewan kurban di tempat yang sudah diperiksa oleh petugas dan diberikan tanda bahwa hewan tersebut sehat dan layak.

    Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jaktim, Taufik Yulianto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 11.706 ekor di 10 kecamatan di Jaktim dengan total 143 lokasi.

    Pemeriksaan kesehatan hewan kurban mencakup usia hewan kurban, kesehatan gigi dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK), flu, antraks dan lainnya. Kemudian juga pemeriksaan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas kurban.

    Hewan kurban yang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat akan diberikan tanda khusus berupa stiker.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jaktim ingatkan warga beli hewan kurban yang sudah diperiksa petugas

    Jaktim ingatkan warga beli hewan kurban yang sudah diperiksa petugas

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengingatkan kepada warga agar membeli hewan kurban di tempat yang sudah diperiksa oleh petugas dan diberikan tanda bahwa hewan tersebut sehat dan layak.

    “Bagi masyarakat yang sudah paham, sudah tahu pasti dia akan beli hewannya itu yang sudah ada tandanya, yang sudah diperiksa oleh petugas kita, saya minta warga pahami itu agar hewan kurban aman,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat melepas 136 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di wilayah Jakarta Timur Tahun 2025 di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin.

    Menurut dia, seratusan petugas tersebut harus menyosialisasikan ke warga tentang kesehatan dan kelayakan hewan kurban sesuai ketentuan syariat Islam dalam pelaksanaan Idul Adha.

    “Hewan kurban yang sudah diperiksa petugas lebih terjamin kesehatan dan kelayakannya. Karena jauh-jauh hari juga sudah dilakukan pemeriksaan di lokasi-lokasi penjualan hewan kurban,” ujar Munjirin.

    Selain itu, hewan kurban yang sudah diperiksa petugas dan dinyatakan sehat akan diberikan tanda khusus berupa stiker.

    “Saya minta petugas jangan ada yang ketinggalan untuk cek hewan kurban di tempat-tempat penampungan dan pemotongan. Kalau yang sudah diperiksa diberikan tanda,” katanya.

    Dia juga meminta bagi warga yang memiliki kerabat atau teman merupakan bisnis penjual hewan kurban untuk bisa menghubungi Pemkot Jakarta Timur atau Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) agar diperiksa hewan kurbannya.

    “Misalnya ada kerabat kita, saudara kita yang mungkin bisnis menjual hewan kurban, kalau bisa justru diarahkan untuk meminta dilakukan pemeriksaan oleh petugas kita. Jadi, kalau itu dilakukan saya yakin nanti juga buat dia sendiri bisa mengkampanyekan bahwa hewan yang dijual sudah diperiksa dan sehat,” jelas Munjirin.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 11.706 ekor di 10 kecamatan Jakarta Timur dengan total 143 lokasi.

    Pemeriksaan kesehatan hewan kurban mencakup usia hewan kurban, kesehatan gigi dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK), flu, antraks dan penyakit lainnya.

    Kemudian juga pemeriksaan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas kurban.

    “Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilaksanakan dengan mendatangi ke tempat penampungan dan penjualan hewan kurban. Jika hewan yang diperiksa sehat, maka Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) akan diterbitkan,” kata Taufik.

    Taufik menyebut, jika ditemukan kecurigaan terhadap kasus PMK pada hewan kurban, masyarakat dapat melapor kepada petugas Sudin KPKP wilayah setempat untuk mendapatkan penanganan.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.