Tag: Xi Jinping

  • Pesan Tahun Baru Presiden Tiongkok Xi Jinping : Saat ini Dunia Menghadapi Perubahan – Halaman all

    Pesan Tahun Baru Presiden Tiongkok Xi Jinping : Saat ini Dunia Menghadapi Perubahan – Halaman all

    TRIBUNENWS.COM, TIONGKOK – Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan pesan Tahun Baru 2025 melalui China Media Group (CMG) dan platform internet. 

    Xi Jinping mengatakan,  saat ini dunia sedang menghadapi perubahan dan kekacauan.

    “Tiongkok sebagai negara besar yang bertanggung-jawab, aktif mendorong transformasi tata kelola global, serta memperdalam solidaritas dan kerja sama Selatan Global,” kata Xi Jinping, Rabu (1/1/2025).

    Tiongkok, kata dia  mendorong pembangunan bersama Sabuk dan Jalan yang berkualitas secara semakin mendalam dan pragmatis, dan telah sukses menyelenggarakan KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika.

    “Dalam berbagai ajang bilateral dan multilateral, Tiongkok dengan tegas mengemukakan pendiriannya dan menginjeksikan lebih banyak energi positif untuk menjaga perdamaian dan kestabilan dunia,” katanya.

    Xi Jinping menunjukkan, perubahan dunia yang sebelumnya belum pernah terjadi dalam seratus tahun ini sedang berevolusi dengan cepat, kelapangan dada dibutuhkan untuk menhapuskan perselisihan dan memperhatikan nasib segenap manusia.

    “Tiongkok bersedia bersama dengan berbagai negara menjadi praktisi persahabatan dan kerja sama, pendorong saling pembelajaran antar peradaban, partisipan pembentuk komunitas senasib sepenanggungan manusia,  bersama-sama menciptakan masa depan indah dunia,” katanya.  

    Xi Jinping juga merangkum perjalanan luar biasa yang telah dilalui Tiongkok dan dunia pada tahun 2024 dan berharap harapan dapat terkabul serta mendapatkan lebih banyak kebahagiaan dan kedamaian.

    “Tahun 2024 tak terlupakan sebagai kita telah bersama-sama melewati musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin, serta bersama-sama mengalami cuaca angin, hujan dan pelangi,” katanya. 

    Dia menggunakan 3 angka untuk mengungkapkan pencapaian Tiongkok selama setahun terakhir.

    Pertama, PDB Tiongkok diperkirakan melampaui 130 triliun yuan RMB (Rp288.800 Triliun), dapat memperlihatkan ekonomi Tiongkok yang sedang membaik. 

    Kedua, produksi pangan melampaui 1,4 triliun kati (700 miliar kilogram), dapat menunjukkan swasembada pangan Tiongkok.

    Ketiga, produksi tahunan kendaraan energi baru untuk pertama kalinya melampaui 10 juta unit, mencerminkan Industri baru, format bisnis baru dan model baru bermunculan satu demi satu.

    Xi Jinping mencatat jejak inspeksinya di Tiongkok selama setahun terakhir ini, menyatakan kesenangannya atas apa yang disaksikan seperti kehidupan rakyat yang penuh warna dan rasa perolehan yang telah ditingkatkan lagi.

    “Urusan keluarga, urusan negara, urusan dunia, membuat rakyat hidup bahagia adalah urusan yang paling penting,” katanya.

    Dikatakannya, pada tahun 2025, Tiongkok akan merampungkan Repelita ke-14, secara menyeluruh, dan modernisasi ala Tiongkok pasti akan membuka prospek yang lebih luas dalam reformasi dan keterbukaan. 

    Tiongkok akan terus meningkatkan level pembangunan dan tata kelola sosial, serta menyelesaikan berbagai masalah rakyat sipil dengan baik, agar semua orang dapat lebih sering tersenyum dan merasakan kehangatan

     

     

  • Presiden China Bahas Perdamaian Dunia dalam Pesan Tahun Baru untuk Putin

    Presiden China Bahas Perdamaian Dunia dalam Pesan Tahun Baru untuk Putin

    Beijing

    Presiden China Xi Jinping berjanji untuk mendorong “perdamaian dunia” dalam pesan Tahun Baru yang disampaikan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Xi juga memuji hubungan antara Beijing dan Moskow yang disebutnya “semakin matang”.

    “Tidak peduli bagaimana situasi internasional berubah, China akan tetap teguh dalam memperdalam reformasi secara komprehensif… dan mendorong perdamaian dan pembangunan dunia,” ucap Xi dalam pesan untuk Putin, seperti dilaporkan televisi pemerintah CCTV dan dilansir AFP, Selasa (31/12/2024).

    Sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, China berusaha menampilkan diri sebagai pihak yang netral, tidak seperti Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya.

    Namun Beijing tetap menjadi mitra politik dan ekonomi yang dekat dengan Moskow, bahkan membuat sejumlah negara anggota aliansi NATO menuding China sebagai “penggerak” perang. Otoritas Beijing tidak pernah mengecam perang yang berkecamuk di Ukraina.

    Dalam pesannya kepada Putin, Xi memuji hubungan yang terjalin antara China dan Rusia selama ini.

    “Dalam menghadapi perubahan yang berkembang pesat yang belum pernah terlihat dalam satu abad terakhir, dan situasi internasional yang penuh gejolak, China dan Rusia secara konsisten telah bergerak maju bersama-sama di jalur non-blok, non-konfrontasi, dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun,” ujar Xi.

    Kedua presiden disebut memiliki ikatan pribadi yang kuat ini, dengan Xi menyebut Putin sebagai “sahabat terbaiknya” sedangkan Putin memuji Xi sebagai “mitra yang dapat diandalkan”.

  • Sebut Putin Sahabat Tersayang, Kim Jong Un dan Xi Jinping Kirim Surat Tahun Baru ke Presiden Rusia – Halaman all

    Sebut Putin Sahabat Tersayang, Kim Jong Un dan Xi Jinping Kirim Surat Tahun Baru ke Presiden Rusia – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menulis surat berisi pesan Tahun Baru 2025 untuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

    Kim Jong Un menggambarkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai “teman tersayang” ketika memuji hubungan bilateral erat yang menyatukan kedua negara, menurut media resmi Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA).

    KCNA melaporkan pesan terbaru Kim Jong Un menggambarkan Putin sebagai teman dan kawan tersayang.

    “Pemimpin Korea Utara mengirimkan doa terbaik kepada rakyat Rusia yang bersaudara dan seluruh anggota tentara Rusia yang pemberani atas nama dirinya sendiri, rakyat Korea dan seluruh anggota angkatan bersenjata Republik Rakyat Demokratik Korea,” lapor KCNA, Selasa (31/12/2024).

    “Kim juga menyatakan kesiapannya untuk merancang dan memajukan proyek-proyek baru” setelah “perjalanan bermanfaat mereka pada tahun 2024,” lanjutnya.

    Merujuk pada perang di Ukraina, Kim Jong Un juga mengungkapkan harapannya, tahun 2025 akan menjadi tahun di mana tentara dan rakyat Rusia mengalahkan neo-Nazisme dan meraih kemenangan besar.

    Hubungan politik, militer, dan budaya antara Rusia dan Korea Utara semakin mendalam sejak dimulainya perang Rusia-Ukraina pada Februari 2022.

    Kedua pemimpin menandatangani perjanjian pertahanan bersama selama kunjungan Putin ke wilayah utara yang terisolasi pada Juni 2024.

    Perjanjian tersebut, yang mulai berlaku bulan ini, mewajibkan kedua belah pihak untuk segera memberikan dukungan militer kepada pihak lain jika terjadi invasi.

    Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan menuduh Korea Utara mengirimkan lebih dari 10.000 tentara untuk mendukung Rusia dalam perjuangannya melawan Ukraina.

    Para ahli mengatakan Kim Jong Un, sebagai imbalannya, berupaya memperoleh teknologi canggih dan pengalaman tempur dari Moskow untuk pasukannya.

    Media resmi Korea Utara melaporkan pada Jumat (27/12/2024), Putin mengirim pesan serupa kepada Kim Jong Un di mana ia memuji hubungan bilateral antara kedua negara.

    Xi Jinping Kirim Surat ke Putin

    Selain Kim Jong Un, Presiden China Xi Jinping juga mengirim surat untuk memberikan ucapan selamat tahun baru kepada Putin.

    “China dan Rusia selalu bergerak maju bergandengan tangan di jalur yang benar yaitu non-blok, non-konfrontasi, dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun,” kata Xi Jinping melalui suratnya, Selasa (31/12/2024).

    Presiden China berjanji untuk mendorong “perdamaian dunia” dalam pesan tahun baru 2025 yang dikirim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin.

    Xi Jinping mengatakan rasa saling percaya dan koordinasi strategis antara kedua negara terus mencapai tingkat yang lebih tinggi di bawah kepemimpinan mereka.

    “Tidak peduli bagaimana situasi internasional berubah, China akan tetap teguh dalam memperdalam reformasi komprehensif (…) dan mendorong perdamaian dan pembangunan global,” menurut laporan media resmi China, CCTV.

    Xi Jinping juga menegaskan Rusia sebagai sahabat terbaik, sementara Putin menyatakan kebanggaannya terhadap China yang disebut sebagai mitra terpercaya.

    Tahun ini, Xi Jinping dan Putin telah menandai peringatan 75 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara China dan Rusia, yang merupakan tonggak penting dalam hubungan kedua negara.

    (Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

  • Kenangan dan Pujian Pemimpin Dunia untuk Mendiang Jimmy Carter

    Kenangan dan Pujian Pemimpin Dunia untuk Mendiang Jimmy Carter

    Presiden Palestina Mahmoud Abbas

    Abbas, dalam pernyataan yang dirilis oleh kantor berita Palestina WAFA, menyatakan dirinya berduka atas meninggalnya Carter yang disebutnya sebagai “presiden Amerika pertama yang mengakui hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri”.

    Abbas juga memuji mendiang Carter sebagai “negarawan luar biasa dan pembawa perdamaian global yang luar biasa” yang berupaya mewujudkan solusi yang “adil dan abadi” di kawasan Timur Tengah.

    Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi

    Al-Sisi memuji mendiang Carter sebagai “simbol upaya kemanusiaan” atas perannya dalam menengahi Perjanjian Camp David tahun 1978 silam yang bersejarah, yang menciptakan perdamaian antara Mesir dan Israel.

    PM Israel Benjamin Netanyahu

    Netanyahu dalam pernyataannya menyebut Carter akan dikenang karena Perjanjian Camp David tersebut, yang disebutnya sebagai “perjanjian perdamaian yang telah berlaku selama hampir setengah abad dan menawarkan harapan bagi generasi mendatang”.

    Scholz menyebut meninggalnya Carter membuat “Amerika Serikat kehilangan seorang pejuang demokrasi”.

    “Dunia kehilangan seorang mediator hebat untuk perdamaian di Timur Tengah dan hak asasi manusia,” ucapnya.

    PM Kanada Justin Trudeau

    Trudeau dalam pernyataannya memuji mendiang Carter sebagai sosok yang “selalu bijaksana dan murah hati dalam memberikan nasihat kepada saya”.

    Raja Inggris Charles III

    Raja Charles III memuji mendiang Carter untuk “dedikasi dan kerendahan hatinya yang menjadi inspirasi bagi banyak orang”.

    Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memberikan penghormatan atas “dedikasi seumur hidup” mendiang Carter “terhadap perdamaian”.

    Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva

    Lula da Silva memuji sosok Carter sebagai “pecinta demokrasi dan pembela perdamaian”, dan menekankan soal tekanan yang diberikan Carter terhadap kediktatoran Brasil di masa lalu untuk membebaskan para tahanan politik.

    “Dia akan selamanya dikenang sebagai nama yang membela gagasan bahwa perdamaian adalah syarat terpenting bagi pembangunan,” sebutnya.

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

    Zelensky dalam pernyataannya menyoroti “dukungan teguh Carter untuk Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia yang tidak beralasan”.

    Presiden Prancis Emmanuel Macron

    Macron memuji Carter sebagai “pendukung teguh untuk hak-hak kelompok paling rentan dan tanpa kenal lelah dalam memperjuangkan perdamaian”.

    Presiden China Xi Jinping

    Xi dalam pernyataannya menuturkan dirinya “sangat sedih” dengan meninggalnya Carter. Diketahui bahwa di bawah pemerintahan Carter, AS menormalisasi hubungan diplomatik dengan China tahun 1978 silam.

    Dalam pujiannya, Xi menyebut mendiang Carter “telah sejak lama memberikan kontribusi yang signifikan untuk memajukan perkembangan hubungan China-AS dan membina interaksi bersahabat dan kerja sama antara kedua negara”.

    Lihat Video Jimmy Carter, Biden: Saya yang Pertama Mendukungnya untuk Jadi Presiden

    (nvc/dhn)

  • Tragedi di Zhuhai: 35 Tewas, Pelaku Tabrak Kerumunan Dijatuhi Hukuman Mati – Halaman all

    Tragedi di Zhuhai: 35 Tewas, Pelaku Tabrak Kerumunan Dijatuhi Hukuman Mati – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Seorang pria bernama Fan Weiqiu, berusia 62 tahun, dijatuhi hukuman mati setelah menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang yang sedang berolahraga di Zhuhai pada 11 November 2024.

    Insiden tragis ini mengakibatkan 35 orang tewas.

    Kronologi Insiden

    Pada malam hari, sekitar pukul 20.00, Fan Weiqiu melaju dengan SUV-nya menuju kerumunan di Pusat Olahraga Zhuhai.

    Menurut laporan, Fan dalam keadaan marah akibat masalah pribadi, termasuk pernikahan yang gagal dan proses perceraian yang dianggap tidak adil.

    Setelah menabrak puluhan orang, Fan ditemukan oleh petugas polisi di dalam mobilnya, mencoba melukai diri dengan pisau.

    Dia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

    Pengadilan Menengah Rakyat Zhuhai menyatakan bahwa perilaku kriminal Fan sangat tercela dan kejahatannya dilakukan dengan cara yang brutal, lapor media milik negara, CCTV.

    Insiden ini menarik perhatian Presiden China, Xi Jinping, yang mengutuk serangan tersebut dan menyerukan hukuman berat bagi pelaku.

    Kasus Serupa

    Vonis hukuman mati terhadap Fan dijatuhkan beberapa hari setelah pengadilan di Hunan menjatuhkan hukuman mati yang ditangguhkan kepada seorang pria bernama Huang Wen.

    Huang menabrakkan mobilnya ke kerumunan di dekat sekolah dasar pada 19 November 2024, yang menyebabkan 30 orang terluka.

    Pengadilan di Changde, Hunan, menjatuhkan hukuman mati dengan penangguhan selama dua tahun, yang berarti hukuman tersebut dapat diubah menjadi penjara seumur hidup tergantung pada perilaku Huang selama periode tersebut.

    Huang melancarkan serangan sebagai pelampiasan frustrasi akibat kerugian investasi dan konflik keluarga.

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • China Bangun 200 Rutan Baru Buntut Kampanye Masif Antikorupsi

    China Bangun 200 Rutan Baru Buntut Kampanye Masif Antikorupsi

    Jakarta, CNN Indonesia

    China membangun pusat-pusat penahanan atau rumah tahanan baru di seluruh negeri seiring dengan meluasnya pemberantasan korupsi di negara itu

    Negeri Tirai Bambu ini membangun lebih dari 200 fasilitas penahanan baru di seluruh negeri menyusul kampanye antikorupsi Xi Jinping yang kian meluas.

    Melansir CNN, rumah tahanan itu digunakan untuk menginterogasi para tersangka yang terjerat kampanye antikorupsi Xi Jinping.

    Sejak berkuasa pada 2012, Xi melakukan kampanye besar-besaran melawan korupsi dan ketidaksetiaan. Dia menyingkirkan pejabat korup serta pesaing politiknya dengan cepat dan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Memasuki masa jabatan ketiganya, pemimpin tertinggi China tersebut terus melakukan kampanye tanpa henti dan dan terlembaga dari kekuasaannya yang terbuka.

    Belakangan, beberapa alat paling menakutkan yang telah Xi gunakan untuk menjaga agar para pejabatnya tetap patuh kini sedang digunakan. Cara itu dilakukan kepada pengusaha swasta hingga administrator sekolah dan rumah sakit, terlepas mereka adalah anggota partai atau bukan.

    Xi menamakan rumah tahanan baru itu “liuzhi,” atau “penahanan dalam tahanan”. Fasilitas rumah tahanan itu dilengkapi permukaan berlapis dan penjaga yang berjaga sepanjang waktu di setiap sel.

    Di dalamnya, para tahanan dipenjara hingga enam bulan tanpa pernah bertemu pengacara atau anggota keluarga.

    Ini merupakan perluasan dari sistem yang telah lama digunakan oleh partai untuk melakukan kontrol dan menanamkan rasa takut di antara para anggotanya.

    (thr/wiw)

    [Gambas:Video CNN]

  • Update Perang Rusia: Putin Serang Kyiv Pada Natal & Kerjasama Korut

    Update Perang Rusia: Putin Serang Kyiv Pada Natal & Kerjasama Korut

    Jakarta, CNBC Indonesia – Perang antara Rusia dan Ukraina telah memasuki hari ke-1.037 pada Jumat (27/12/2024). Saling serang antara dua negara tetangga tersebut terus terjadi dan makin semakin parah jelang akhir tahun 2024.

    Berikut update terbaru perang antara Rusia dan Ukraina, seperti dihimpun CNBC Indonesia dari berbagai sumber.

    – Kantor berita Yonhap pada Jumat melaporkan bahwa intelijen Korea Selatan mengatakan seorang tentara Korea Utara yang terluka yang dikirim untuk berperang bagi Rusia ditangkap hidup-hidup oleh pasukan Ukraina.

    – Pesawat nirawak Rusia menyerang sebuah gedung apartemen bertingkat di kota Chasiv Yar di wilayah Donetsk, Ukraina pada hari Kamis, menewaskan dua orang. Hal ini disampaikan oleh beberapa pejabat daerah yang dikutip Al Jazeera.

    – Rusia sempat melakukan serangan lain pada Kamis. Moskow menyerang kawasan industri di kota tenggara Zaporizhzhia dan sebuah pasar di kota Nikopol di wilayah Dnipropetrovsk. Serangan di wilayah timur Ukraina terjadi setelah serangan Rusia pada hari Natal terhadap sistem energi negara itu.

    – Kantor berita RIA, mengutip kementerian pertahanan, melaporkan pada Kamis bahwa pasukan Rusia berhasil merebut desa Hihant di Ukraina timur.

    – Militer Ukraina mengklaim angkatan udaranya telah melakukan serangan terhadap fasilitas industri militer di kota Rusia Kamensk-Shakhtinsky di wilayah Rostov selama beberapa hari sebelumnya.

    Fasilitas itu digunakan untuk memproduksi bahan bakar padat untuk rudal balistik yang digunakan dalam serangan Rusia terhadap Ukraina, kata militer Ukraina pada hari Kamis.

    – Militer Ukraina mengatakan pada Kamis bahwa mereka menembak jatuh 20 dari 31 pesawat nirawak yang diluncurkan oleh Rusia semalam.

    – Presiden China Xi Jinping berencana akan mengunjungi Rusia tahun depan. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita RIA, mengutip pernyataan duta besar Rusia untuk Beijing, Igor Morgulov, pada Jumat.

    Igor mengatakan bahwa Rusia dan China harus menanggapi kebijakan Amerika Serikat secara bersama-sama. Pernyataan ini merujuk pada dugaan rencana NATO untuk “memindahkan infrastruktur militernya” ke wilayah Asia Pasifik. China telah mengajukan rencana perdamaian dengan Brasil untuk mengakhiri perang.

    – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bahwa kedua negara akan terus melaksanakan perjanjian kemitraan strategis komprehensif – yang mencakup pakta pertahanan bersama – yang mereka tandatangani pada bulan Juni. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita Korea Utara KCNA pada Jumat.

    (pgr/pgr)

  • Presiden China Xi Jinping Mau ke Rusia 2025, Bahas Apa?

    Presiden China Xi Jinping Mau ke Rusia 2025, Bahas Apa?

    Jakarta

    Presiden China, Xi Jinping akan mengunjungi Rusia pada 2025. Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk China, Igor Morgulov.

    Morgulov mengatakan persiapan terkait pertemuan bilateral kedua negara tersebut sedang dilakukan. Dia menyebut pertemuan tersebut masuk dalam agenda prioritas tahun depan.

    “Yang dapat disampaikan adalah kunjungan Ketua Republik Rakyat Tiongkok telah direncanakan sebagai prioritas tahun depan,” kata Morgulov dikutip dari CNA, Jumat (27/12/2024).

    Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China belum menanggapi terkait rencana tersebut. Kunjungan ini menjadi salah satu rangkaian interaksi kedua negara tersebut.

    Pada Februari 2022 lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Beijing beberapa hari sebelum melakukan invasi besar-besaran ke Ukraina. Usai terpilih kembali menjadi Presiden pada Mei lalu, Putin mengunjungi Beijing lagi dalam rangka memperkuat kerja sama strategis antar kedua negara.

    Xi Jinping diterima dengan hangat di Kremlin pada 2023 lalu. Hal ini menandai persahabatan kedua negara yang semakin dalam.

    Morgulov menilai China memahami konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina sehingga tidak mengutuk perang yang telah berlangsung selama 34 bulan di Ukraina. Menurutnya, China berada dalam posisi yang sama dengan Rusia di mana menerima tekanan yang meningkat dari Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di kawasan Asia Pasifik.

    Lihat juga Video ‘Kala ‘Kepala’ Biden-Xi Jinping Ditenggelamkan di Teluk Botafogo Brasil’:

    (ara/ara)

  • AS Menggila, China Dikuras Habis Jelang Akhir Jabatan Joe Biden

    AS Menggila, China Dikuras Habis Jelang Akhir Jabatan Joe Biden

    Jakarta, CNBC Indonesia – Perang dagang di sektor teknologi antara Amerika Serikat (AS) dan China terus berlanjut dan memanas jelang akhir pemerintahan Joe Biden.

    Awal pekan ini, pemerintahan Biden mengumumkan penyelidikan perdagangan terbaru ke produk-produk China pada menit-menit terakhir menuju pelantikan Donald Trump.

    Penyelidikan ini berfokus pada semikonduktor ‘warisan’ lama buatan China yang digunakan pada barang sehari-hari seperti otomotif, mesin cuci, hingga peralatan telekomunikasi.

    Digadang-gadang penyelidikan ini akan berujung pada penambahan tarif yang dikenakan AS kepada chip-chip buatan China di negara Paman Sam.

    Perwakilan Dagang AS Katherine Tai mengatakan penyelidikan ini bertujuan untuk melindungi produsen AS dan produsen semikonduktor lainnya dari penumpukan pasokan chip China dalam jumlah besar yang didorong oleh pemerintahan Xi Jinping.

    Pejabat pemerintahan Biden mengatakan penyelidikan ‘Pasal 301’ ke semikonduktor lawas China ini akan ditetapkan dalam waktu dekat dan dilanjutkan pada pemerintahan selanjutnya.

    Upaya ini dapat memuluskan langkah Trump untuk menerapkan tarif sebesar 60% yang ia ancam untuk barang impor China. Biden telah memberlakukan tarif AS sebesar 50% terhadap semikonduktor China yang akan dimulai pada 1 Januari 2025 mendatang.

    Biden juga telah memperketat pembatasan ekspor terhadap kecerdasan buatan (AI) yang canggih, chip memori, dan peralatan pembuatan chip.

    Chip lama menggunakan proses manufaktur lama yang diperkenalkan lebih dari satu dekade lalu dan seringkali jauh lebih sederhana dibandingkan chip yang digunakan dalam aplikasi AI atau mikroprosesor canggih.

    Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan penelitian departemennya menunjukkan bahwa dua per tiga produk AS yang menggunakan chip mengandung chip warisan China.

    Selain itu, setengah perusahaan AS tidak mengetahui asal usul chip yang mereka gunakan, termasuk beberapa perusahaan di industri pertahanan. Temuan ini dikatakan “cukup mengkhawatirkan.”

    Kementerian Perdagangan China mengatakan penyelidikan chip AS akan merugikan perusahaan-perusahaan AS, serta mengganggu rantai pasokan chip global. Beijing disebut akan “mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk secara tegas membela hak dan kepentingannya.”

    Juru bicara tim transisi Trump tidak segera menanggapi permintaan komentar.

    Tai mengatakan lembaganya menemukan bukti bahwa China menargetkan industri semikonduktor untuk mendominasi global. Menurutnya, hal ini memungkinkan perusahaan-perusahaan China secara cepat memperluas kapasitas dan menawarkan chip dengan harga lebih rendah, sehingga mengancam akan merugikan industri AS secara signifikan.

    Pemerintahan Biden akan menerima masukan publik mengenai penyelidikan tersebut pada 6 Januari 2025, dan telah merencanakan dengar pendapat publik pada 11-12 Maret 2025, menurut pemberitahuan Federal Register mengenai penyelidikan tersebut, yang akan selesai dalam waktu satu tahun.

    Penyelidikan ini dilakukan berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan tahun 1974, undang-undang praktik perdagangan tidak adil yang sama yang digunakan Trump untuk mengenakan tarif hingga 25% terhadap impor China senilai $370 miliar pada tahun 2018 dan 2019.

    Dewan Industri Teknologi Informasi, sebuah kelompok perdagangan yang mewakili sektor teknologi AS, mengatakan penyelidikan ini dapat memiliki implikasi yang kompleks dan luas terhadap perekonomian global dan rantai pasokan.

    Jason Oxman, presiden kelompok tersebut, mengatakan bahwa dia prihatin dengan peluncuran penyelidikan tersebut selama masa transisi kepresidenan.

    “Kami mendesak para pejabat di pemerintahan saat ini dan yang akan datang untuk melakukan penyelidikan dengan cara yang obyektif dan kolaboratif,” kata Oxman dalam sebuah pernyataan.

    Perlu diketahui, sebagian besar ponsel pintar, komputer laptop, konsol video game, dan produk elektronik konsumen AS lainnya masih diimpor dari China. Penyelidikan ini berpotensi membuat jalur perdagangan untuk barang-barang tersebut terhambat.

    Seorang pejabat pemerintahan Biden mengatakan bahwa selain memeriksa dampak dari chip yang diimpor, penyelidikan tersebut juga akan melihat penggabungannya ke dalam komponen hilir dan barang-barang pengguna akhir untuk industri penting termasuk pertahanan, produk otomotif, dan peralatan medis.

    Perusahaan ini juga akan menargetkan produksi substrat silikon karbida dan wafer China untuk fabrikasi semikonduktor.

    Setelah pandemi COVID-19 mengganggu pasokan semikonduktor dan menghentikan sementara produksi mobil dan peralatan medis, AS berupaya membangun rantai pasokan semikonduktornya sendiri dengan subsidi baru sebesar $52,7 miliar untuk produksi chip, penelitian, dan pengembangan tenaga kerja.

    (fab/fab)

  • DPR Diacak-acak Elon Musk, AS Disebut Sujud ke Xi Jinping

    DPR Diacak-acak Elon Musk, AS Disebut Sujud ke Xi Jinping

    Jakarta, CNBC Indonesia – Anggota DPR Amerika Serikat terpecah belah karena Elon Musk. Jim McGovern dan Rosa DeLauro, dua anggota DPR AS dari Partai Demokrat, mengatakan bahwa rekan-rekan mereka dari Partai Republik menyerah pada tuntutan Elon Musk, dan membatalkan RUU anggaran pemerintah yang sebelumnya sudah disepakati kedua partai.

    Dalam tulisan di X, McGovern mengatakan sebetulnya banyak hal yang bisa dicapai dari RUU anggaran yang batal karena ulah Musk. Ketentuan yang dibatalkan akan membuat AS lebih mudah dalam mempertahankan teknologi AI dan komputasi kuantum mutakhir dikuasai Amerika. “Namun Elon memiliki masalah.” tulis dia.

    Tesla milik Elon Musk, adalah satu-satunya produsen mobil AS yang mengoperasikan pabrik di China tanpa perusahaan patungan lokal.

    Tesla juga membangun sebuah pabrik baterai pabrik mobilnya di Shanghai tahun ini, dan bertujuan untuk mengembangkan dan menjual teknologi kendaraan otonom di China.

    “Intinya, dia ingin tetap berada di tengah-tengah masyarakat China,” tulis McGovern tentang Musk.

    “Dia juga ingin membangun pusat data AI di sana, yang dapat membahayakan keamanan AS. Dia telah ‘bersujud’ untuk mengambil hati para pemimpin China,” imbuhnya.

    Sementara SpaceX, perusahaan luar angkasa milik Musk, dilaporkan telah menahan layanan internet satelit Starlink di Taiwan atas permintaan para pemimpin China dan Rusia.

    Taiwan adalah sebuah negara demokrasi yang memiliki pemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya. Status Taiwan merupakan salah satu titik api terbesar dalam hubungan AS-Tiongkok.

    Di satu sisi, DeLauro, anggota Partai Demokrat yang duduk di Komite Alokasi Dana DPR, menulis dalam sebuah surat kepada Kongres bahwa Musk membutuhkan persetujuan pemerintah Tiongkok untuk proyek-proyek perusahaannya di negara tersebut.

    “Sangat memprihatinkan, bahwa Musk telah mengambil hati kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok,” tulisnya.

    Dalam surat tersebut, DeLauro menyebut CEO Tesla dan SpaceX sebagai “Presiden” Musk, dan menyinggung fakta bahwa orang terkaya di dunia ini mulai mencerca RUU pendanaan sebelumnya, sebelum Presiden terpilih Donald Trump mengeluarkan pernyataannya sendiri.

    Trump menginginkan GOP untuk menenggelamkan RUU tersebut, dan mengeluarkan RUU baru yang akan menaikkan pagu utang sehingga ia dapat menghindari pertarungan tersebut pada awal masa jabatannya yang kedua.

    RUU pendanaan sementara, yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden, tidak termasuk penangguhan batas utang AS selama dua tahun yang diinginkan oleh Trump.

    Musk menanggapi kekhawatiran DeLauro dengan menyebutnya sebagai “makhluk yang mengerikan” dalam sebuah postingan di X.

    (dem/dem)