Tag: Widiyatmiko Nursejati

  • Macet Parah! Gerbang Tol Senayan hingga Slipi 1 Dibuka Parsial Hari Ini

    Macet Parah! Gerbang Tol Senayan hingga Slipi 1 Dibuka Parsial Hari Ini

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengumumkan kembali mengopersikan secara parsial sejumlah gerbang tol (GT) di ruas Tol Dalam Kota imbas kemacetan yang terjadi di jalan arteri pada Rabu (24/9/2025) malam.

    Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati menjelaskan penutupan sementara itu semulanya dicanangkan dalam rangka percepatan perbaikan GT yang sempat rusak imbas pembakaran dalam aksi demonstrasi yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu.

    “Kami juga terus melakukan evaluasi dan kajian terutama dari sisi layanan lalu lintas agar percepatan proses perbaikan seperti yang diharapkan dapat tetap berjalan namun juga kami memastikan layanan lalu lintas tetap optimal, oleh karena itu kami memohon maaf atas dampak pada kepadatan lalu lintas yang sejak kemarin kurang nyaman bagi pengguna jalan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/9/2025).

    Adapun, sejak pukul 08.30 WIB hari ini, Gerbang Tol Kuningan 1 dan Gerbang Tol Semanggi 2 telah kembali beroperasi secara parsial dengan 1 lajur dapat dilintasi. 

    Manajemen Jasa Marga menjelaskan pihaknya juga melengkapi dengan Mobile Reader untuk meningkatkan kapasitas transaksi.

    Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk dapat mengantisipasi kepadatan di Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit dan memanfaatkan jalur alternatif lainnya menuju lokasi tujuan seperti melalui jaringan Jalan Tol JORR2 yang tersambung dengan berbagai akses jalan tol lainnya.

    Secara terperinci, pada 25 September 2025, beberapa gerbang tol Dalam Kota yang telah kembali beroperasi diantaranya:

    1. GT Senayan, beroperasi parsial dengan 2 lajur dapat dilintasi

    2. GT Semanggi 1, beroperasi parsial dengan 1 lajur dapat dilintasi

    3. GT Slipi 1, beroperasi penuh

    4. GT Semanggi 2 akan beroperasi setelah rekayasa lalu lintas contraflow selesai

  • Awas Macet! Jasa Marga Tutup Gerbang Tol Terbakar imbas Demo Buat Perbaikan

    Awas Macet! Jasa Marga Tutup Gerbang Tol Terbakar imbas Demo Buat Perbaikan

    JAKARTA – Jasa Marga resmi menutup sementara beberapa Gerbang Tol (GT) di Jakarta yang dibakar massa dalam demo pada akhir Agustus 2025. Langkah ini dilakukan karena di lokasi tersebut akan dilakukan percepatan perbaikan.

    Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati mengatakan, ada enam gerbang tol yang ditutup untuk dilakukan percepatan perbaikan.

    Waktunya pun beragam, disesuaikan dengan kebutuhan perbaikan. Namun, umumnya penutupan dan pekerjaan dilakukan selama 24 jam.

    “Percepatan perbaikan ini kami lakukan agar gerbang tol terdampak dapat segera berfungsi optimal kembali. Meski ada penutupan, kami sudah menyiapkan rekayasa transaksi agar pengguna jalan tetap dapat melakukan perjalanan dengan nyaman,” ujar Widiyatmiko dalam keterangan resminya, dikutip Rabu, 24 September.

    Sejak dirusak massa, Jasamarga memang masih tetap mengoperasikan gerbang tol meski harus menggunakan perlengkapan sederhana. Jenis kendaraan yang bisa melintas pun sangat terbatas.

    Pasalnya, hanya kendaraan Golongan I dan bus saja yang dilayani petugas untuk masuk tol melalui gerbang tersebut. Dengan percepatan perbaikan, bukan tidak mungkin layanan tol bisa optimal kembali seperti sebelumnya.

    “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pekerjaan ini serta mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan jadwal penutupan, menyesuaikan rute perjalanan serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” katanya.

    Namun, perlu diingat penutupan itu tentu akan berdampak besar terhadap kelancaran arus lalu lintas. Oleh sebab itu, masyarakat sangat disarankan untuk menghindari lokasi-lokasi tersebut.

    Berikut ini daftar gerbang tol (GT) yang ditutup karena perbaikan:

    • GT Slipi 1, GT Slipi 2 dan GT Pejompongan, mulai 24 September 2025 pukul 00.00 WIB sampai dengan 25 September 2025 pukul 24.00 WIB.

    • GT Semanggi 1 dan GT Kuningan 1, mulai 24 September 2025 pukul 00.00 WIB sampai dengan 24 September 2025 pukul 24.00 WIB.

    • GT Semanggi 2, mulai 25 September 2025 pukul 00.00 WIB sampai dengan 25 September 2025 pukul 24.00 WIB.

  • Perhatian! Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Total, Cek Jadwalnya

    Perhatian! Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Total, Cek Jadwalnya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Operator jalan tol, Jasa Marga, melakukan penutupan total sejumlah gerbang tol di Ruas Tol Dalam Kota. Jadwal penutupan dilakukan mulai hari ini, Rabu (24/9/2025) hingga besok, Kamis (25/9/2025).

    Dijelaskan, penutupan dilakukan untuk percepatan perbaikan layanan agar perjalanan semakin lancar dan nyaman.

    Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pekerjaan perbaikan fasilitas gerbang tol di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit atau biasa dikenal Ruas Tol Dalam Kota oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT). Pengerjaan ini, kata dia, melanjutkan upaya perbaikan dan pemulihan pascakerusuhan.

    “Jika sebelumnya dilakukan pembatasan transaksi untuk kendaraan Non Golongan I dan Bus di sejumlah gerbang tol, pada tahap kali ini, JMT akan melakukan percepatan perbaikan pada beberapa gerbang tol,” kata Widiyatmoko dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (24/9/2026).

    Titik Gerbang Tol Terdampak

    Jasa Marga mengimbau untuk menggunakan akses terdekat dan menghubungi 14080 jika membutuhkan informasi.

    “Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami,” tulis Jasa Marga.

    Berikut Jadwal Penutupan Total Gerbang Tol Ruas Dalam Kota oleh Jasa Marga:

    GT Slipi 1, Slipi 2, dan Pejompongan

    24 September 2025 pukul 00.00 WIB hingga 25 September 2025 pukul 24.00 WIB

    GT Semanggi 1 dan GT Kuningan 1

    24 September 2025 pukul 00.00 WIB hingga 24 September 2025 pukul 24.00 WIB

    25 September 2025 pukul 00.00 WIB hingga 25 September 2025 pukul 24.00 WIB.

    (dce/dce)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Ada Perbaikan Fasilitas Gerbang Pembayaran, Tol Dalam Kota Ditutup Sementara

    Ada Perbaikan Fasilitas Gerbang Pembayaran, Tol Dalam Kota Ditutup Sementara

    Bisnis.com, JAKARTA — TMC Polda Metro Jaya mengumumkan terdapat penutupan sementara pada sejumlah gerbang tol (GT) Tol Dalam Kota dalam beberapa waktu ke depan.

    Dalam laporannya, penutupan sementara itu dilakukan mulai hari ini, 24 September 2025 hingga 10 Oktober 2025. Di mana, penutupan itu dilakukan seiring dengan dilakukannya percepatan perbaikan Gerbang Tol yang sempat mengalami kerusakan imbas aksi demonstrasi yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu.

    “Dalam rangka perbaikan fasilitas Gerbang Tol, akan dilakukan Penutupan sementara pada Gerbang Tol di Ruas Tol Dalam Kota,” tulis TMC Polda Metro Jaya dalam akun X resmi @TMCPoldaMetro dikutip Rabu (24/9/2025).

    Seiring dengan hal itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mengonfirmasi tengah melanjutkan pekerjaan perbaikan fasilitas gerbang tol di Ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit atau biasa dikenal Ruas Tol Dalam Kota sebagai bagian dari pemulihan pasca kerusuhan.

    Jika sebelumnya dilakukan pembatasan transaksi untuk kendaraan Non-Golongan I dan Bus di sejumlah gerbang tol, pada tahap kali ini, JMT akan melakukan percepatan perbaikan pada beberapa gerbang tol terdampak sehingga akan dilakukan penutupan secara bergantian sesuai jadwal berikut:

     GT Slipi 1, GT Slipi 2 dan GT Pejompongan, mulai 24 September 2025 pukul 00.00 WIB hingga 25 September 2025 pukul 24.00 WIB
     GT Semanggi 1 dan GT Kuningan 1, mulai 24 September 2025 pukul 00.00 WIB hingga 24 September 2035 pukul 24.00 WIB
    GT Semanggi 2, mulai 25 September 2025 pukul 00.00 WIB hingga 25 September 2025 pukul 24.00 WIB.

    Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan lanjutan dari tahapan pemulihan sebelumnya.

    “Percepatan perbaikan ini kami lakukan agar gerbang tol yang terdampak dapat segera berfungsi optimal kembali. Meski ada penutupan, kami sudah menyiapkan rekayasa transaksi agar pengguna jalan tetap dapat melakukan perjalanan dengan nyaman,” ungkapnya.

    Sejalan dengan hal itu, Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pekerjaan ini serta mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan jadwal penutupan ini, menyesuaikan rute perjalanan, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

  • Halte hingga Gerbang Tol Rusak Terbakar Imbas Demo, Menhub: Semua Rugi – Page 3

    Halte hingga Gerbang Tol Rusak Terbakar Imbas Demo, Menhub: Semua Rugi – Page 3

    Sebelumnya, Tiga hari pasca aksi demo di depan Gedung MPR/DPR yang menyebabkan terbakarnya tujuh gerbang tol, Jasa Marga terus melanjutkan perbaikan dan pemulihan pelayanan operasional Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit atau Ruas Tol Dalam Kota.

    Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) terus melakukan pembersihan dan penyiapan peralatan tol, agar Gerbang Tol yang sebelumnya terbakar dapat segera beroperasi kembali.

    “Progres pemulihan terus berjalan, kami akan upayakan maksimal untuk dapat segera mengaktifkan kembali gerbang tol, walaupun sementara secara fungsional, agar bisa dilintasi kembali. Kami juga memohon maaf jika selama beroperasi secara fungsional, pelayanan transaksi belum berjalan secara optimal,” ujar Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati dalam keterangan tertulis, Senin (1/8/2025).

  • JSMR Ungkap Nasib 7 Gerbang Tol Dalam Kota Dibakar Saat Demo

    JSMR Ungkap Nasib 7 Gerbang Tol Dalam Kota Dibakar Saat Demo

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengungkap progres perbaikan 7 gerbang tol (GT) Dalam Kota yang sempat dilakukan pembakaran oleh orang tak dikenal dalam aksi demonstrasi yang berakhir ricuh pada Jumat (29/8/2025).

    Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati menjelaskan tiga hari pasca-aksi unjuk rasa tersebut, Jasa Marga masih melanjutkan perbaikan dan pemulihan layanan Tol Dalam Kota (Cawang – Tomang – Pluit).

    “Progres pemulihan terus berjalan, kami akan upayakan maksimal untuk dapat segera mengaktifkan kembali gerbang tol, walaupun sementara secara fungsional, agar bisa dilintasi kembali,” jelasnya Dalam keterangan tertulis, Senin (1/9/2025).

    Adapun, proses perbaikan itu saat ini dalam tahappembersihan dan penyiapan peralatan tol, agar Gerbang Tol yang sebelumnya terbakar dapat segera beroperasi kembali.

    Dalam penjelasannya, per 1 September 2025, terdapat tiga gerbang tol yang sudah difungsikan kembali menggunakan perangkat mobile reader dan bantuan petugas, yaitu GT Senayan arah Grogol, GT Semanggi 1 dan GT Semanggi 2 arah Cawang. 

    “Kami juga memohon maaf jika selama beroperasi secara fungsional, pelayanan transaksi belum berjalan secara optimal,” tambahnya. 

    Dia memastikan, tim JMTM dan JMTO akan mengupayakan agar segera dapat kembali mengaktifkan empat gerbang tol lainnya yang turut terdampak, yaitu GT Pejompongan, GT Slipi 1, GT Slipi 2 dan GT Kuningan 1.

    Sayangnya, Jasa Marga belum merilis berapa kerugian yang ditanggung akibat insiden pembakaran 7 Gerbang Tol tersebut. 

    Adapun, kronologi pembakaran itu bermula pada pukul 17.13 WIB atas diskresi Kepolisian manajemen JSMR melakukan pengalihan lalu lintas di seluruh pengguna jalan tol diarahkan untuk menjauhi Ruas Tol Dalam Kota. 

    Kemudian, pada pukul 21.15 WIB, massa yang sebelumnya melakukan pembakaran di luar jalan tol mulai masuk dan membakar Gerbang Tol Pejompongan. 

    Hingga pukul 22.00 WIB, massa unjuk rasa masih memasuki area jalan tol sehingga pengalihan lalu lintas masih terus dilakukan. 

    “Berjalannya waktu, massa terus merangsek masuk ke jalan tol, imbasnya banyak fasilitas pelayanan jalan tol yang mengalami kerusakan,” tambah Widiyatmiko. 

    Alhasil, total sebanyak tujuh gerbang tol dibakar massa, yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, GT Kuningan 1. 

    Selain itu, fasilitas pelayanan jalan tol lain juga dirusak oleh massa yaitu lebih dari 20 unit Water Barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), CCTV jalan tol dan sarana pendukung jalan tol lainnya. 

  • Tol Dalam Kota Kembali Beroperasi, Bisa Dilalui Dua Arah

    Tol Dalam Kota Kembali Beroperasi, Bisa Dilalui Dua Arah

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) melalui entitas anaknya yakni PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mengumumkan telah mengoperasikan kembali ruas Jalan Tol Dalam Kota pada hari ini, Minggu (31/8/2025).

    Dalam informasi yang dibagikan, Tol Dalam Kota dipastikan sudah beroperasi penuh dan dapat dilintasi dari kedua arah.

    “Hari ini, Minggu, 31 Agustus 2025, Ruas Tol Dalam Kota [Cawang – Tomang – Pluit] telah beroperasi dan dapat dilintasi ke dua arahnya,” jelas manajemen JSMR di akun Instagram resminya @official.jmmetropolitan, Minggu (31/8/2025).

    Meski demikian, JSMR mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati. Pasalnya, dari tujuh gerbang tol yang terbakar, baru dua gerbang tol yang telah direkonstruksi dan dapat dilintasi pengendara.

    Kedua gerbang tol tersebut yakni GT Senayan dan GT Semanggi 1.

    “Tetap waspada, hati-hati selama berkendara dan ikuti arahan petugas di lapangan,” jelas JSMR.

    Sebelumnya, Jasa Marga mengungkap terdapat tujuh fasilitas gerbang tol di Jalan Tol Dalam Kota yang menjadi target pembakaran massa tak dikenal di tengah aksi demonstrasi yang digelar di sekitar kompleks DPR/MPR RI pada Jumat (29/8/2025) malam.

    Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati sempat merilis kronologi pembakaran tujuh gerbang tol milik Jasa Marga tersebut.

    Mulanya, JSMR telah mengambil langkah antisipasi sejak pukul 17.13 WIB atas diskresi Kepolisian melakukan pengalihan lalu lintas di seluruh pengguna jalan tol diarahkan untuk menjauhi Ruas Tol Dalam Kota. 

    Dalam rekayasa tersebut, seluruh pengguna jalan yang telah berada di Ruas Tol Dalam Kota pada sekitar pukul 17.00 WIB diarahkan untuk putar balik menjauhi Kawasan Semanggi dan Senayan. 

    Kemudian, pada pukul 21.15 WIB, massa yang sebelumnya melakukan pembakaran di luar jalan tol mulai masuk dan membakar Gerbang Tol Pejompongan. Hingga pukul 22.00 WIB, massa unjuk rasa masih memasuki area jalan tol sehingga pengalihan lalu lintas masih terus dilakukan.

    “Berjalannya waktu, massa terus merangsek masuk ke jalan tol, imbasnya banyak fasilitas pelayanan jalan tol yang mengalami kerusakan,” tambah Widiyatmiko.

    Alhasil, total sebanyak tujuh gerbang tol dibakar massa, yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, GT Kuningan 1.

    Selain itu, fasilitas pelayanan jalan tol lain juga dirusak oleh massa yaitu lebih dari 20 unit water barrier, rubber cone, median concrete barrier (MCB), CCTV jalan tol dan sarana pendukung jalan tol lainnya.

  • Catat! Tol Cawang-Tomang-Pluit Belum Bisa Dilintasi Hari Ini

    Catat! Tol Cawang-Tomang-Pluit Belum Bisa Dilintasi Hari Ini

    Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), Rivan Achmad Purwantono belum memberi sinyal kapan ruas Tol Cawang – Tomang – Pluit bakal kembali dibuka operasionalnya.

    Dia menjelaskan, hingga saat ini ruas tersebut masih dalam tahap pemeliharaan usai sejumlah fasilitas dirusak dalam aksi unjuk rasa yang digelar di sekitar kompleks DPR/MPR RI pada Jumat (29/8/2025).

    “Tim operasional kami bekerja tanpa henti bersama aparat keamanan untuk melakukan langkah-langkah perbaikan awal dan pemulihan layanan,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/8/2025).

    Dia belum merinci kapan proses pemeliharaan itu akan rampung. Rivan hanya menekankan prioritas JSMR saat ini masih dalam memastikan jalan tol aman untuk dilintasi dan memulihkan fungsi gerbang serta fasilitas pendukung secepat mungkin.

    Dia juga menerangkan, pihaknya telah menempatkan tim pemeliharaan di lapangan untuk melakukan penyisiran, pembersihan sisa pembakaran, serta penilaian kondisi struktur gerbang dan infrastruktur jalan tol. 

    “Jasa Marga berkoordinasi intensif dengan pihak terkait guna menjamin pengamanan lokasi dan menentukan kapan kondisi aman untuk pembukaan kembali ruas. Semua tindakan perbaikan dilaksanakan sesuai standar keselamatan operasi jalan tol dan prosedur teknis yang berlaku,” tutupnya.

    Sebelumnya, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati mengungkap kronologi pembakaran 7 Gerbang Tol milik Jasa Marga dalam aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025).

    Dalam penjelasannya, JSMR telah mengambil langkah antisipasi sejak pukul 17.13 WIB atas diskresi Kepolisian melakukan pengalihan lalu lintas di seluruh pengguna jalan tol diarahkan untuk menjauhi Ruas Tol Dalam Kota. 

    Kemudian, pada pukul 21.15 WIB, massa yang sebelumnya melakukan pembakaran di luar jalan tol mulai masuk dan membakar Gerbang Tol Pejompongan. Hingga pukul 22.00 WIB, massa unjuk rasa masih memasuki area jalan tol sehingga pengalihan lalu lintas masih terus dilakukan. 

    “Berjalannya waktu, massa terus merangsek masuk ke jalan tol, imbasnya banyak fasilitas pelayanan jalan tol yang mengalami kerusakan,” terang Widiyatmiko. 

    Alhasil, total sebanyak tujuh gerbang tol dibakar massa, yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, GT Kuningan 1.

    Selain itu, fasilitas pelayanan jalan tol lain juga dirusak oleh massa yaitu lebih dari 20 unit Water Barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), CCTV jalan tol dan sarana pendukung jalan tol lainnya. 

  • 7 Gerbang Tol Dibakar, Sejumlah Ruas Dalam Kota Sementara Lumpuh

    7 Gerbang Tol Dibakar, Sejumlah Ruas Dalam Kota Sementara Lumpuh

    Jakarta, CNBC Indonesia – Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Jumat (29/8/2025) menyebabkan ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit ditutup sementara waktu.

    Memasuki malam hari, aksi unjuk rasa yang semula dilakukan di depan gedung MPR/DPR makin tidak terkendali. Masa aksi unjuk rasa memasuki Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit melalui beberapa akses yaitu di sekitar kawasan Kuningan,Semanggi, dan Senayan.

    Sebagai antisipasi, sejak Jumat pukul 17.13 WIB, atas diskresi Kepolisian dilakukan pengalihan lalu lintas, seluruh pengguna jalan tol diarahkan untuk menjauhi ruas tol dalam kota. Sementara itu, pengguna jalan yang telah berada di ruas jalan tol dalam kota diarahkan untuk putar balik menjauhi Kawasan Semanggi dan Senayan.

    Pada pukul 21.15 WIB, massa yang sebelumnya melakukan pembakaran di luar jalan tol mulai masuk dan membakar Gerbang Tol Pejompongan.

    Hingga pukul 22.00 WIB, massa unjuk rasa masih memasuki area jalan tol sehingga pengalihan lalu lintas masih terus dilakukan.

    Seiring berjalannya waktu, massa terus memaksa masuk ke jalan tol, imbasnya banyak fasilitas pelayanan jalan tol yang mengalami kerusakan.

    “Total sebanyak tujuh gerbang tol dibakar massa, yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, GT Kuningan 1,” kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).

    Selain itu, fasilitas pelayanan jalan tol lain juga dirusak oleh massa yaitu lebih dari 20 unit Water Barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), CCTV jalan tol dan sarana pendukung jalan tol lainnya.

    Jasa Marga menyayangkan segala tindakan perusakan yang terjadi selama aksi unjuk rasa. Jasa Marga pun meminta maaf kepada pengendara atas ketidaknyamanan dan hambatan yang terjadi.

    Sampai dengan pukul 08.05 WIB, Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit belum sepenuhnya beroperasi normal, terutama on ramp akses Gerbang Tol yang terbakar. Jasa Marga masih menempatkan petugas untuk melakukan penyisiran dan pembersihan di sepanjang Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit agar jalan utama aman untuk dilintasi pengguna jalan.

    (luc/luc)

    [Gambas:Video CNBC]

  • 7 Gerbang Tol Dibakar Massa Demo, Begini Penampakannya Pagi Ini – Page 3

    7 Gerbang Tol Dibakar Massa Demo, Begini Penampakannya Pagi Ini – Page 3

    Aksi demo yang berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR Senayan terus berlanjut hingga Jumat (29/8/2025) malam. Menyebabkan rusaknya sejumlah fasilitas hingga terbakarnya pintu tol Pejompongan.

    Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Widiyatmiko Nursejati menyampaikan, banyak fasilitas pelayanan jalan tol yang mengalami kerusakan selama aksi unjuk rasa berlangsung.

    Semisal Water Barrier, Median Concrete Barrier (MCB), CCTV jalan tol, serta terbakarnya Gerbang Tol (GT) Pejompongan yang tepat berada di seberang Gedung MPR/DPR.

    “Kebakaran ini terjadi pada pukul 21.14 WIB, namun Jasa Marga memastikan semua petugas di lokasi dalam kondisi baik dan selamat,” ujar Widiyatmiko, dikutip Sabtu (30/8/2025).

    “Jasa Marga amat menyesali segala tindakan pengrusakan yang terjadi selama aksi unjuk rasa. Jasa Marga juga meminta maaf atas ketidaknyamanan dan hambatan yang terjadi selama aksi unjuk rasa berlangsung,” ungkapnya.

    Hingga Jumat (29/8/2025) pukul 22.00 WIB, massa unjuk rasa masih memasuki area jalan tol sehingga pengalihan lalu lintas masih terus dilakukan.

    Atas diskresi Kepolisian, sejak pukul 17.13 WIB pengguna jalan dari arah Tol Jagorawi maupun Jakarta-Cikampek yang menuju ke Slipi dialihkan perjalananannya ke arah Tanjung Priok, atau diarahkan untuk menghindari ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit untuk sementara.

    “Prioritas utama kami adalah menjaga keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, atas diskresi Kepolisian, pengalihan arus lalu lintas di Jalan Tol Dalam Kota dilanjutkan hingga malam sampai situasi kembali kondusif,” tuturnya.