Tag: Wendo Asrul Rose

  • Airnav: Ada 4.612 Pergerakan Pesawat di Langit Indonesia Hari Ini 21 Desember 2024 – Page 3

    Airnav: Ada 4.612 Pergerakan Pesawat di Langit Indonesia Hari Ini 21 Desember 2024 – Page 3

    Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) prediksi, jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara InJourney Airports secara kumulatif mencapai 9,27 juta orang, pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

    Jumlah itu naik sekitar 6 persen dibandingkan dengan angkutan Nataru 2023/2024, yang sebanyak 8,71 juta orang penumpang. 

    “Peningkatan jumlah penumpang pada angkutan Nataru 2024/2025 antara lain didorong terus tumbuhnya permintaan perjalanan udara pasca-pandemi, dan program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat yang didukung seluruh ekosistem aviasi,” ujar Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi, Kamis (19/12/2024).

    Dua bandara InJourney Airports tersibuk pada Nataru ini adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, dengan perkiraan jumlah penumpang mencapai 3,05 juta, atau naik sekitar 7 persen dari sebelumnya 2,85 juta penumpang. Kemudian, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 1,39 juta penumpang atau naik sekitar 7 persen dari sebelumnya 1,27 juta penumpang. 

    Faik Fahmi menuturkan, di tengah tingginya lalu lintas penerbangan pada akhir tahun ini, prioritas InJourney Airports tetap kelancaran operasional bandara. Termasuk aspek keamanan, keselamatan, pelayanan dan kesehatan. 

    Sejalan dengan ini, InJourney Airports membuka Posko Angkutan Udara Nataru 2024/2025 sebagai wadah koordinasi di antara ekosistem aviasi di bandara. 

    “Seluruh bandara InJourney Airports membuka Posko Nataru 2024/2025 mulai 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 atau selama 19 hari. Posko menjadi wadah bagi seluruh stakeholder, antara lain Kantor Otoritas Bandara, InJourney Airports sebagai operator bandara, maskapai penerbangan, ground handling, TNI, Polri, BMKG, AirNav Indonesia, KKP Kementerian Kesehatan,” bebernya. 

    Di samping pelayanan, InJourney Airports juga berkomitmen menjaga kelancaran operasional bandara di periode sibuk akhir tahun ini. 

    Direktur Operasional InJourney Airports Wendo Asrul Rose mengatakan, rencana operasi telah disiapkan agar bandara dapat akomodasi tingginya permintaan penerbangan pada akhir tahun. 

  • Selama Nataru, 3,05 Juta Penumpang Bakal Lalu Lalang di Bandara Soekarno Hatta – Page 3

    Selama Nataru, 3,05 Juta Penumpang Bakal Lalu Lalang di Bandara Soekarno Hatta – Page 3

    PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) prediksi, jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara InJourney Airports secara kumulatif mencapai 9,27 juta orang, pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

    Jumlah itu naik sekitar 6 persen dibandingkan dengan angkutan Nataru 2023/2024, yang sebanyak 8,71 juta orang penumpang. 

    “Peningkatan jumlah penumpang pada angkutan Nataru 2024/2025 antara lain didorong terus tumbuhnya permintaan perjalanan udara pasca-pandemi, dan program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat yang didukung seluruh ekosistem aviasi,” ujar Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi, Kamis (19/12/2024).

    Dua bandara InJourney Airports tersibuk pada Nataru ini adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, dengan perkiraan jumlah penumpang mencapai 3,05 juta, atau naik sekitar 7 persen dari sebelumnya 2,85 juta penumpang. Kemudian, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 1,39 juta penumpang atau naik sekitar 7 persen dari sebelumnya 1,27 juta penumpang. 

    Faik Fahmi menuturkan, di tengah tingginya lalu lintas penerbangan pada akhir tahun ini, prioritas InJourney Airports tetap kelancaran operasional bandara. Termasuk aspek keamanan, keselamatan, pelayanan dan kesehatan. 

    Sejalan dengan ini, InJourney Airports membuka Posko Angkutan Udara Nataru 2024/2025 sebagai wadah koordinasi di antara ekosistem aviasi di bandara. 

    “Seluruh bandara InJourney Airports membuka Posko Nataru 2024/2025 mulai 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 atau selama 19 hari. Posko menjadi wadah bagi seluruh stakeholder, antara lain Kantor Otoritas Bandara, InJourney Airports sebagai operator bandara, maskapai penerbangan, ground handling, TNI, Polri, BMKG, AirNav Indonesia, KKP Kementerian Kesehatan,” bebernya. 

    Di samping pelayanan, InJourney Airports juga berkomitmen menjaga kelancaran operasional bandara di periode sibuk akhir tahun ini. 

    Direktur Operasional InJourney Airports Wendo Asrul Rose mengatakan, rencana operasi telah disiapkan agar bandara dapat mengakomodir tingginya permintaan penerbangan pada akhir tahun. 

  • AP memprediksi jumlah penumpang tembus 9,27 juta saat libur panjang

    AP memprediksi jumlah penumpang tembus 9,27 juta saat libur panjang

    Prediksi angka 9,27 juta penumpang itu naik sekitar 6 persen bila dibandingkan dengan angkutan periode yang sama pada tahun 2023/2024 dengan sebanyak 8,71 juta.

    Tangerang (ANTARA) – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi jumlah penumpang di 37 bandara yang dikelolanya tembus hingga 9,27 juta orang pada periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Banten, Rabu, mengatakan bahwa secara kumulatif prediksi angka 9,27 juta penumpang itu naik sekitar 6 persen bila dibandingkan dengan angkutan periode yang sama pada tahun 2023/2024 dengan sebanyak 8,71 juta.

    “Peningkatan jumlah penumpang pada angkutan natal-tahun baru, antara lain didorong terus tumbuhnya permintaan perjalanan udara pasca-pandemi dan program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat yang didukung seluruh ekosistem aviasi,” katanya lagi.

    Ia mengatakan pula, sebagai bagian dari upaya bersama menurunkan harga tiket pesawat, Angkasa Pura Indonesia telah menurunkan tarif Pelayanan Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) sebesar 50 persen.

    “Selain itu, juga pihaknya menurunkan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) sebesar 50 persen untuk mendukung operasional maskapai,” ujarnya lagi.

    Dia mengungkapkan, terdapat dua bandara InJourney Airports menjadi bandara tersibuk pada periode libur panjang ini, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dengan perkiraan jumlah penumpang mencapai 3,05 juta atau naik sekitar 7 persen dari sebelumnya 2,85 juta penumpang.

    “Kemudian, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 1,39 juta penumpang atau naik sekitar 7 persen dari sebelumnya 1,27 juta penumpang,” katanya lagi.

    Fahmi menuturkan di tengah tingginya lalu lintas penerbangan pada akhir tahun ini, prioritas Angkasa Pura Indonesia tetap kelancaran operasional bandara termasuk aspek keamanan, keselamatan, pelayanan dan kesehatan.

    Oleh sebab itu, jajarannya akan mengaktifkan kembali posko-posko angkutan udara natal dan tahun baru sebagai wadah koordinasi di antara ekosistem aviasi di bandara.

    “Seluruh bandara InJourney Airports membuka Posko Natal-Tahun Baru 2024/2025 mulai 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 atau selama 19 hari. Posko menjadi wadah bagi seluruh stakeholder, antara lain Kantor Otoritas Bandara, InJourney Airports sebagai operator bandara, maskapai penerbangan, ground handling, TNI, Polri, BMKG, AirNav Indonesia, KKP Kementerian Kesehatan, untuk saling bersinergi dan berkolaborasi memastikan kelancaran operasional bandara, penerbangan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya pula.

    Dia menambahkan, hingga saat ini pihaknya akan terus berupaya menghadirkan beragam pelayanan untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat saat libur panjang akhir tahun.

    Ada,pun pada aspek pelayanan, bandara InJourney Airports menghadirkan customer experience terbaik yang dapat dirasakan 5 pancaindra penumpang pesawat, yakni penglihatan (sights) melalui dekorasi bertema natal dan tahun baru, lalu suara (sound) dengan pertunjukan live music.

    Kemudian, aroma (scent) dengan wewangian khas Nusantara, rasa (taste) lewat kerja sama dengan tenant menghadirkan makanan dan minuman khas natal dan tahun baru, dan layanan langsung (touch) melalui adanya kostum bertema natal dan tahun baru yang dikenakan staf bandara.

    Sementara itu, Direktur Operasional InJourney Airports Wendo Asrul Rose mengatakan rencana operasi telah disiapkan, agar bandara dapat mengakomodir tingginya permintaan penerbangan pada akhir tahun.

    “Kami telah memetakan dan mengatur seluruh sumber daya agar bandara InJourney Airports dapat maksimal mendukung angkutan Nataru. Melalui rencana operasi yang disiapkan dengan baik, 37 bandara InJourney Airports disiagakan beroperasi 24 jam selama periode natal-tahun baru dengan memperhatikan permintaan maskapai penerbangan,” katanya pula.

    Adapun saat ini bandara yang sudah dipastikan beroperasi 24 jam adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Kualanamu Deli Serdang, Halim Perdanakusuma Jakarta, Hang Nadim Batam, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Sam Ratulangi Manado.

    Guna mendukung operasional bandara, InJourney Airports menyiagakan total 15.939 personel yang terdiri dari personel operasional, pelayanan, teknik, dan pendukung, yakni aviation security, customer service, Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dan BKO TNI dan Polri, facility care, AOCC/TOCC, dan sebagainya.

    Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2024

  • Deretan Delapan Bandara Injourney Airport Tersibuk Saat Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 – Halaman all

    Deretan Delapan Bandara Injourney Airport Tersibuk Saat Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nitis Hawaroh 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airport memastikan bahwa setidaknya ada delapan bandara tersibuk dari 37 bandara yang dikelola selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    Direktur Operasi InJourney Airport Wendo Asrul Rose mengatakan, definisi bandara tersibuk saat periode Natal 2024 Tahun Baru 2025 ini lantaran adanya perpindahan penumpang untuk berlibur, serta penumpang yang bertujuan merayakan hari Natal.

    “Terkait dengan 8 bandara tersibuk, jadi kalau kita lihat ya, di proses Nataru ini, perpindahan penumpang itu terjadi, ada 2 perjalanan,” kata Wendo dalam Konferensi Pers di Kantor Injourney Airport, dikutip Rabu (18/12/2024).

    “Satu, yang terkait dengan libur ya, jadi memang perjalanan ini karena orang ingin pengen liburan. Nah kemudian yang kedua, ingin merayakan Natal dan Tahun Baru. Biasanya berkumpul dengan keluarga,” imbuhnya menegaskan.

    Wendo mengatakan, bandara tersibuk pertama yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Kedua, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Ketiga, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. 

    Keempat, Bandara Internasional Juanda Surabaya. Kelima, Bandara Internasional Yogyakarta. Keenam, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Ketujuh, Bandara Internasional Kualanamu dan terakhir Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

    “Bandara Makassar sebagai bandara transit. Kemudian Surabaya sebagai bandara tujuan liburan. Kemudian YIA, Jogja nih, tempat orang liburan nih. Nah kemudian juga ada Balikpapan, kemudian ada Kualanamu, ada Manado,” ucap Wendo.

    “Dua bandara bukan bandara besar, tapi trafiknya cukup bagus di sini terkait dengan Natal dan Tahun Baru itu, Kupang sama Ambon. Jadi jenis perjalanannya dua, ada yang wisata, kemudian ada yang perjalanan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

    Injourney Airport telah melakukan langkah antisipatif dalam menghadapi lonjakan penumpang saat periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. 

    Wendo menegaskan, setidaknya akan ada 15.939 personil keamanan yang tergabung dari pegawai Injourney Airport, Bea dan Cukai, Kepolisian, TNI dan BMKG untuk melancarkan arus mudik periode tersebut.

    “Kesiapan bandara sendiri, personil kita total akan diturunkan 15.939 personil, ini menjadi cukup besar ya, karena sizingnya juga 37 bandara, dimana internal kurang lebih 12.151 personil, dan eksternal yang terdiri tadi dari BMKG, ada TNI, ada Polri,” ucap dia.

    “Kemudian ada teman-teman dari imigrasi, bea cukai, karantina, ini biasanya ada semua di posko kita, itu kurang lebih 3.788 personil,” sambungnya.

    Dia juga memastikan bahwa fasilitas yang terkait dengan keselamatan, keamanan bahkan dari sisi udara untuk pendaratan dipastikan sudah siap memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    “Ada satu kondisi-kondisi sebagai satu langkah antisipasi yang kita siapkan, khusus untuk antisipasi kondisi irregularities atau kondisi yang tidak normal ya, ini sudah disiapkan oleh teman-teman,” terangnya.

  • Angkasa Pura Indonesia Proyeksikan Puncak Arus Mudik Natal Terjadi 20 Desember 2024 – Halaman all

    Angkasa Pura Indonesia Proyeksikan Puncak Arus Mudik Natal Terjadi 20 Desember 2024 – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nitis Hawaroh 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airport memproyeksikan, puncak keberangkatan penumpang penerbangan periode libur Natal akan terjadi pada Jumat (20/12/2024) mendatang.

    “Berdasarkan data proyeksi yang sudah kami lakukan perhitungan, ini diperkirakan nanti puncak-puncaknya yang paling tinggi ini 106 ribu terjadi nanti di hari Jumat,” kata Direktur Operasi InJourney Airport Wendo Asrul Rose di Kantor Injourney, dikutip Rabu (18/12/2024).

    Wendo mengatakan, puncak arus mudik periode Natal ini akan berjalan selama tiga hari dimulai pada tanggal 20 sampai 22 Desember 2024. Untuk itu Injourney Airport telah mengatur slot-slot penerbangan agar tidak terjadi kepadatan penumpang saat periode tersebut.

    “Nah, di hari Jumat untuk yang berikutnya itu nanti tanggal 21, dan yang terakhir itu nanti tanggal 22. Jadi 20, 21, 22. Ini tiga hari yang menjadi puncak arus keberangkatan orang liburan. Jadi slot ini kita atur, slot penerbangan,” jelas dia.

    Menurut Wendo, pengguna jasa angkutan udara pada periode Natal ini nantinya tidak akan sebesar dibandingkan saat libur mudik Lebaran yang lalu. Meskipun terjadi kenaikan sebesar 6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

    “Dibandingkan 2023 dengan 2024, kalau kita lihat Nataru, kita bandingkan dengan Lebaran, mungkin nggak setinggi Lebaran ya, nggak setinggi Lebaran. Tapi kalau Nataru dengan Nataru (yoy), naik ya, ada kurang lebih pertumbuhannya 6 persen ya secara kooperasi,” papar dia.

    Wendo menegaskan Injourney Airport telah mempersiapkan 37 bandara yang dikelola untuk menghadapi angkutan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ini. Setidaknya akan ada 15.939 personil keamanan untuk melancarkan arus mudik periode tersebut.

    “Kesiapan bandara sendiri, personil kita total akan diturunkan 15.939 personil, ini menjadi cukup besar ya, karena sizingnya juga 37 bandara, dimana internal kurang lebih 12.151 personil, dan eksternal yang terdiri tadi dari BMKG, ada TNI, ada Polri,” ucap dia.

    “Kemudian ada teman-teman dari imigrasi, beacukai, karantina, ini biasanya ada semua di posko kita, itu kurang lebih 3.788 personil,” sambungnya.

    Dia juga memastikan bahwa fasilitas yang terkait dengan keselamatan, keamanan bahkan dari sisi udara untuk pendaratan dipastikan sudah siap memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    “Ada satu kondisi-kondisi sebagai satu langkah antisipasi yang kita siapkan, khusus untuk antisipasi kondisi irregularities atau kondisi yang tidak normal ya, ini sudah disiapkan oleh teman-teman,” terangnya.

  • Angkasa Pura siap hadapi peningkatan trafik libur Natal dan tahun baru

    Angkasa Pura siap hadapi peningkatan trafik libur Natal dan tahun baru

    tidak menutup kemungkinan kita ada bandara yang diperpanjang jam operasionalnya

    Tangerang (ANTARA) – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) sebagai pengelola utama 37 bandara di tanah air ini memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi peningkatan trafik penumpang pada periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia, Wendo Asrul Rose di Tangerang, Banten, Rabu, menyampaikan bahwa dalam mendukung pelayanan periode Natal dan tahun baru tersebut disiapkan dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan semua peralatan yang diperlukan telah dilakukan.

    “Seluruh bandara yang kita kelola sebanyak 37 bandara ini ‘stand by’ operasi selama 24 jam, dan kalau dilihat di sini jam operasi kita ada bandara yang 24 jam, ada juga 19 jam. Namun tidak menutup kemungkinan kita ada bandara yang diperpanjang jam operasionalnya,” ungkap Rose.

    Selain itu, lanjutnya, InJourney Airports akan mengoperasikan sejumlah posko terpadu pengamanan dan pelayanan bagi penumpang libur Natal dan tahun baru yang dimulai dari tanggal 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    “Seluruh fasilitas yang terkait dengan keselamatan keamanan pelayanan ini semua beroperasi berfungsi sesuai dengan ketentuan kemudian teman-teman juga memastikan bahwa seluruh proses layanan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan,” katanya.

    Ia mengatakan rencana operasi dari sisi kesiapan SDM, pihaknya mengerahkan sebanyak 15.939 personel baik dari internal maupun eksternal di 37 bandara yang dikelolanya tersebut.

    Menurutnya, jumlah personel yang dikerahkan ini meningkat bila dibandingkan dengan kondisi pengamanan dan pelayanan pada periode Natal dan tahun baru sebelumnya.

    “Personel kita total akan diturunkan 15.939 orang ini menjadi cukup besar, karena sebagian menangani 37 bandara di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

    Selain itu, seluruh fasilitas pelayanan dan operasional dipastikan juga siap dalam melayani peningkatan lalu lintas penerbangan. Bandara yang akan tetap beroperasi 24 jam yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali.

    “Seluruh operator penerbangan dan seluruh pemangku kepentingan juga sudah kita sampaikan dan untuk seluruh bandara yang kita kelola kita siapkan,” tuturnya.

    Dalam hal ini, AP Indonesia juga telah mempersiapkan berbagai aspek, di antaranya fasilitas keselamatan, keamanan dan pelayanan telah menjadi fokus utama, termasuk penebalan personel operasional.

    Dari sisi udara, optimalisasi slot time penerbangan dilakukan untuk memastikan arus pesawat di bandara berjalan lancar selama periode puncak. Kesiapan fasilitas sisi udara seperti area parkir pesawat/parking stand, Aviobridge, & Runway terus dipantau dan ditingkatkan demi menjaga kelancaran pergerakan pesawat.

    Kemudian, sisi landside atau curbside, dipastikan siap dari berbagai fasilitas pendukung, termasuk kelancaran arus penumpang di area kedatangan dan keberangkatan, perubahan wajah terminal dengan beuatifikasi, pemeliharaan fasilitas umum, serta peningkatan layanan di terminal untuk menjamin kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara.

    “Sesuai dengan permintaan dari teman-teman operator penerbangan kemudian posko monitoring jadwal piket dan konteks person, jadi di setiap bandara ini sudah disiapkan posko monitoring, disiapkan juga jadwal piket baik itu dari sisi internal Angkasa Pura maupun teman-teman ‘stakeholder’ yang terlibat di dalam pelayanan,” kata dia.

    Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2024

  • Posko Nataru Tersebar di 37 Bandara, 15 Ribu Petugas Disiagakan

    Posko Nataru Tersebar di 37 Bandara, 15 Ribu Petugas Disiagakan

    Jakarta

    PT Angkasa Pura Indonesia membuka posko terpadu mendukung kelancaran libur Natal dan tahun baru 2024/2025. Posko tersebut dibuka hari Rabu, 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    Direktur Operasi Angkasa Pura, Wendo Asrul Rose, mengatakan, posko itu terletak di terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta dan posko monitoring di Head Office IAC lantai 1 ruang Airport Operation Policy & Strategy.

    “Pertama itu di Terminal 1B, itu posko nasional untuk kami monitoring kegiatan pelayanan di seluruh bandara. Dan kedua ada di Head Office IAC untuk pengelolaan informasi data,” katanya dalam konferensi pers di Gedung InJourney Airport Center Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (17/12/2024)

    Adapun Angkasa Pura bakal menyiagakan 37 bandaranya untuk beroperasi 24 jam selama periode Nataru. Artinya jika ada permintaan dari maskapai untuk perpanjangan jam operasional bandara, maka Angkasa Pura akan melayaninya.

    Misalnya jika masalah teknis dari pihak maskapai karena kondisi tertentu maka harus diselesaikan hari itu juga. Hal ini demi memastikan penerbangan di hari berikutnya tidak terganggu.

    “37 bandara ini standby operasi 24 jam. Kalau dilihat di sini jam operasi ada yang 24 jam, 19 jam, namun tidak menutup kemungkinan request operating hours-nya diperpanjang,” imbuhnya.

    Sebanyak 15.939 personel juga disiagakan di 37 bandara Angkasa Pura. Rinciannya 12.151 personel berasal dari internal, sementara 3.788 berasal dari instansi lainnya.

    “Untuk Personil kita total akan diturunkan 15.939 personil, ini cukup besar ya karena sizingnya juga 37 bandara. Internal kurang lebih 12.151 personel dan eksternal yang terdiri tadi dari BMKG, ada TNI, ada Polri Kemudian ada teman-teman dari imigrasi, Bea Cukai, itu kurang lebih 3.788 personil,” bebernya.

    Wendo turut memastikan fasilitas yang terkait dengan keselamatan, keamanan dari sisi udara, pendaratan, serta fasilitas pelayanan sudah siap. “Dipastikan semuanya sudah siap memberikan layanan yang terbaik kepada pengguna jasa kami,” tuturnya.

    Wendo memprediksi puncak perjalanan angkutan udara pada libur Natal dan tahun baru 2024/2025 terjadi pada Jumat, 20 Desember 2024. Jumlah penumpang pada tanggal tersebut diperkirakan mencapai 605 ribu orang.

    Lalu puncak setelah tahun baru terjadi pada hari Sabtu, 04 Januari 2025 dengan total penumpang sebanyak 502 ribu penumpang. Penumpang tersebut adalah yang melakukan perjalanan di bandara yang dikelola Angkasa Pura.

    (ily/hns)

  • Angkasa Pura Usul Maskapai Beri Diskon Tiket saat Jam Sepi Penumpang Selama Libur Nataru, Ini Alasannya – Page 3

    Angkasa Pura Usul Maskapai Beri Diskon Tiket saat Jam Sepi Penumpang Selama Libur Nataru, Ini Alasannya – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Angkasa Pura Indonesia mengusulkan maskapai memberikan diskon tiket pesawat pada jam sepi peminat. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan penumpang pada masa periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

    Demikian disampaikan Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia Wendo Asrul Rose. “Cuma kita memang pernah berdiskusi kepada teman-teman airline (maskapai), bisa memungkinkan pada jam-jam yang enggak favorit itu biasanya mungkin enggak tiketnya diturunin misalnya,” tutur Wendo dalam Konferensi Pers Persiapan Nataru 2024/2025 di Gedung Injourney Airports di Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (17/12/2024).

    Meski demikian, ia menyerahkan sepenuhnya imbauan diskon tiket pesawat pada jam sepi penumpang ke pihak maskapai. Mengingat, kebijakan diskon tiket pesawat bagian dari strategi  bisnis maskapai.

    “Nah ini strateginya airline, bukan di kami,” ujar dia.

    Wendo menuturkan, kebijakan penambahan penerbangan tambahan atau extra flight sendiri tidak bisa dilakukan secara mendadak.  

    Ini karena umumnya pengelola bandara telah menetapkan kapasitas penerbangan per jam dengan mempertimbangkan kapasitas landasan pacu hingga keselamatan penumpang.

    “Terminal punya kapasitas, apron (bandara) punya kapasitas, runway punya kapasitas, ruang udara punya kapasitas. Jadi udah diatur. Jadi kalau minta pagi semuanya enggak bisa,” kata dia.

    PT Angkasa Pura memprediksi jumlah penumpang tertinggi pada libur Natal jatuh pada 20 Desember 2024 mencapai 605.187 orang. 

    Sementara itu, jumlah penumpang tertinggi pada masa libur Tahun Baru jatuh pada 4 Januari 2025 mencapai 502.482 penumpang.

    Sebelumnya, sebanyak 37 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I dan II, atau kini dikenal sebagai InJourney Airports, akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

     

  • 5 Juta Penumpang Diprediksi Padati Bandara Sepanjang Libur Nataru

    5 Juta Penumpang Diprediksi Padati Bandara Sepanjang Libur Nataru

    Jakarta

    PT Angkasa Pura Indonesia memprediksi puncak perjalanan angkutan udara pada libur Natal dan tahun baru 2024/2025 (Nataru) terjadi pada Jumat, 20 Desember 2024. Jumlah penumpang pada tanggal tersebut diperkirakan mencapai 605 ribu orang.

    Lalu puncak setelah tahun baru terjadi pada hari Sabtu, 04 Januari 2025 dengan total penumpang sebanyak 502 ribu penumpang. Menurut Direktur Operasi Angkasa Pura, Wendo Asrul Rose, penumpang tersebut adalah yang melakukan perjalanan di bandara yang dikelola Angkasa Pura.

    “Kemudian trafik tertinggi kita untuk liburan Natal tahun baru ini diperkirakan nanti hari Jumat tanggal 20 Desember. Jadi peak day Natal 2024-2025 ini 605 ribu penumpang di seluruh bandara yang kita layani,” kata Wendo dalam konferensi pers di Gedung InJourney Airport Center Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (17/12/2024)

    “Sementara untuk arus baliknya diperkirakan nanti jatuh tanggal 4 Januari dengan jumlah 502 ribu penumpang per hari,” sambung dia.

    Kemudian jumlah penumpang di hari Sabtu, 21 Desember mencapai 598 ribu, dan Minggu sebanyak 542 ribu orang. Menurut Wendo tanggal 20, 21 dan 23 Desember memang menjadi puncak perjalanan libur Natal.

    Lalu, Selasa 24 Desember sebanyak 494.749, Rabu 25 Desember 420.748, Kamis 26 Desember 445.317, Jumat 27 Desember 511.611, Sabtu 28 Desember 466.045, Minggu 29 Desember 463.689, Senin 30 Desember 440.949 dan Selasa 31 Desember 381.300.

    Jadi total penumpang selama momen libur Nataru dari 20 Desember hingga 31 Desember 2024 diprediksi tembus 5.871.408 orang. Wendo menyatakan jumlah penumpang selama libur Nataru mengalami peningkatan 6% dibanding tahun 2023.

    “Nah kemudian untuk dibandingkan 2023 dengan 2024 kalau kita lihat mungkin nggak setinggi Lebaran ya. Tapi kalau Nataru dengan Nataru naik kurang lebih pertumbuhannya 6%,” ungkapnya.

    37 Bandara Siaga Libur Nataru

    Adapun Angkasa Pura bakal menyiagakan 37 bandaranya untuk beroperasi 24 jam selama periode Nataru. Artinya jika ada permintaan dari maskapai untuk perpanjangan jam operasional bandara, maka Angkasa Pura akan melayaninya.

    Misalnya jika masalah teknis dari pihak maskapai karena kondisi tertentu maka harus diselesaikan hari itu juga. Hal ini demi memastikan penerbangan di hari berikutnya tidak terganggu.

    “37 bandara ini standby operasi 24 jam. Kalau dilihat di sini jam operasi ada yang 24 jam, 19 jam, namun tidak menutup kemungkinan request operating hours-nya diperpanjang,” imbuhnya.

    Angkasa Pura juga mengumumkan pembukaan posko nasional pada 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Posko ini dibuat demi memastikan kelancaran perjalanan selama Nataru.

    Sebanyak 15.939 personel juga disiagakan di 37 bandara Angkasa Pura. Rinciannya 12.151 personel berasal dari internal, sementara 3.788 berasal dari instansi lainnya.

    “Untuk Personil kita total akan diturunkan 15.939 personil, ini cukup besar ya karena sizingnya juga 37 bandara. Internal kurang lebih 12.151 personel dan eksternal yang terdiri tadi dari BMKG, ada TNI, ada Polri Kemudian ada teman-teman dari imigrasi, Bea Cukai, itu kurang lebih 3.788 personil,” bebernya.

    Wendo turut memastikan fasilitas yang terkait dengan keselamatan, keamanan dari sisi udara, pendaratan, serta fasilitas pelayanan sudah siap. “Dipastikan semuanya sudah siap memberikan layanan yang terbaik kepada pengguna jasa kami,” tutupnya.

    (hns/hns)

  • 8 Bandara Ini Bakal Tersibuk Selama Nataru 2024/2025 – Page 3

    8 Bandara Ini Bakal Tersibuk Selama Nataru 2024/2025 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Angkasa Pura Indonesia (API) memastikan, ada 8 bandar udara di Indonesia yang akan menjadi super sibuk selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. 

    Direktur Operasional PT Angkasa Pura Indonesia, Wendo Asrul Rose menuturkan, kesibukan 8 bandara ini terjadi karena beberapa faktor pada saat periode Nataru. Pertama, karena faktor ingin liburan anak sekolah, kedua karena memang ingin berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2025. 

    “Sudah pasti pertama Bandara Soekarno Hatta, lalu Ngurah Rai Bali, Makasar sebagai lokasi bandara transit. Surabaya, Yogyakarta, Balik Papan, Kualanamu dan Manado, sebagai tujuan berlibur,” kata Wendo, aaat Konferensi Pers Persiapan Pelayanan Angkutan Udara Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 PT Angkasa Pura Indonesia, Selasa (17/12/2024).

    Selain itu, ada dua bandara kecil yang ternyata tak kalah sibuk saat periode Nataru tahun ini. Seperti Kupang dan Ambon, yang ternyata menjadi tujuan liburan warga.

    API tetap bersiap mengoptimalkan pelayanan di 37 bandara di Indonesia. Seperti perpanjangan jam operasional bandara menjadi 24 jam, penghentian sementara pengerjaan di sisi airsite, pengaturan slot penerbangan, termasuk adanya permintaan penerbangan tambahan dari airlines, dan sebagainya.

    Buka Posko Pantau

    API juga membuka Posko Terpadu untuk pengawasan kelancaran mudik Natal dan Tahun Baru 2025, di Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    Posko Terpadu ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan monitoring operasional penerbangan, didukung oleh kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Seperti Otoritas Bandara, maskapai penerbangan, TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya.  

    “Disamping itu, kami juga memperhatikan kesiapan fasilitas keselamatan, keamanan, dan pelayanan telah menjadi fokus utama, termasuk penebalan personel operasional yang melibatkan sekitar 6.205 petugas yang tersebar di seluruh area bandara, mencakup area curbside maupun airside,”ujar Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi, Selasa, 17 Desember 2024.