Tag: Wayan Koster

  • Daftar Lengkap 38 Provinsi di Indonesia, Ibu Kota, dan Gubernur Terpilihnya, Terupdate 2025

    Daftar Lengkap 38 Provinsi di Indonesia, Ibu Kota, dan Gubernur Terpilihnya, Terupdate 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia mempunyai 38 provinsi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

    Dari 38 provinsi itu, ada provinsi baru yakni Provinsi Papua Barat Daya. Dengan demikian, jumlah provinsi di Tanah Air menjadi 38.

    Papua Barat Daya merupakan pemekaran dari Papua. Belum lama ini, pemerintah juga meresmikan tiga provinsi baru hasil pemekaran Provinsi Papua. Ketiga provinsi itu yakni Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

    Berikut daftar 38 Provinsi di Indonesia dan Ibu Kota serta Gubernurnya

    Nanggroe Aceh Darussalam (Ibu Kota Banda Aceh) Gubernur dan Wagub Muzakir Manaf (Mualem)-Fadhullah
    Sumatera Utara (Ibu Kota Medan) Gubernur dan Wagub Bobby Nasution-Surya
    Sumatera Selatan (Ibu Kota Palembang) Gubernur dan Wagub Herman Deru-Cik Ujang
    Sumatera Barat (Ibu Kota Padang) Gubernur dan Wagub Mahyeldi-Vasko Ruseimy
    Bengkulu (Ibu Kota Bengkulu) Gubernur dan Wagub Helmi Hasan-Mian
    Riau (Ibu Kota Pekanbaru) Gubernur dan Wagub Abdul Wahid-SF Hariyanto
    Kepulauan Riau (Ibu Kota Tanjung Pinang) Gubernur dan Wagub Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura
    Jambi (Ibu Kota Jambi) Gubernur dan Wagub Al Haris-Abdullah Sani
    Lampung (Ibu Kota Bandar Lampung) Gubernur dan Wagub Rahmat Mirzani Djausal – Jihan Nurlela
    Bangka Belitung (Ibu Kota Pangkal Pinang) Gubernur dan Wagub Hidayat Arsani-Hellyana
    Kalimantan Barat (Ibu Kota Pontianak) Gubernur dan Wagub Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan
    Kalimantan Timur (Ibu Kota Samarinda) Gubernur dan Wagub  Rudi Mas’ud-Seno Aji
    Kalimantan Selatan (Ibu Kota Banjarbaru) Gubernur dan Wagub Muhidin-Hasnuryadi Sulaiman
    Kalimantan Tengah (Ibu Kota Palangkaraya) Gubernur dan Wagub Agustiar Sabran-Edy Pratowo
    Kalimantan Utara (Ibu Kota Tanjung Selor) Gubernur dan Wagub Zainal A Paliwang-Ingkong Ala
    Banten (Ibu Kota Serang) Gubernur dan Wagub Andra Soni-Dimyati Natakusumah
    DKI Jakarta (Ibu Kota Jakarta) Gubernur dan Wagub Pramono Anung-Rano Karno
    Jawa Barat (Ibu Kota Bandung) Gubernur dan Wagub Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan
    Jawa Tengah (Ibu Kota Semarang) Gubernur dan Wagub Ahmad Lutfi-Taj Yasin
    Daerah Istimewa Yogyakarta (Ibu Kota Yogyakarta) Gubernur dan Wagub –
    Jawa Timur (Ibu Kota Surabaya) Gubernur dan Wagub Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak
    Bali (Ibu Kota Denpasar) Gubernur dan Wagub I Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta
    Nusa Tenggara Timur (Ibu Kota Kupang) Gubernur dan Wagub Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma
    Nusa Tenggara Barat (Ibu Kota Mataram) Gubernur dan Wagub Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri
    Gorontalo (Ibu Kota Gorontalo) Gubernur dan Wagub Gusnar Ismail – Idah Syaidah Rusli Habibie
    Sulawesi Barat (Ibu Kota Mamuju) Gubernur dan Wagub Suhardi Duka-Salim S. Mengga
    Sulawesi Tengah (Ibu Kota Palu) Gubernur dan Wagub Anwar Hafid-Reny Lamadjido
    Sulawesi Utara (Ibu Kota Manado) Gubernur dan Wagub Yulius Selvanus-Johanes Victor
    Sulawesi Tenggara (Ibu Kota Kendari) Gubernur dan Wagub Andi Sumangerukka-Hugua
    Sulawesi Selatan (Ibu Kota Makassar) Gubernur dan Wagub Andi Sudirman-Fatmawati
    Maluku Utara (Ibu Kota Sofifi) Gubernur dan Wagub Sherly Tjoanda-Sabrin Sehe
    Maluku (Ibu Kota Ambon) Gubernur dan Wagub Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath
    Papua Barat (Ibu Kota Manokwari) Gubernur dan Wagub Dominggus Mandacan- Mohamad Lakotani
    Papua (Ibu Kota Jayapura) Gubernur dan Wagub Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai
    Papua Tengah (Ibu Kota Nabire) Gubernur dan Wagub Belum selesai Pleno
    Papua Pegunungan (Ibu Kota Jayawijaya) Gubernur dan Wagub Jhon Tabo-Ones Pahabol
    Papua Selatan (Ibu Kota Merauke) Gubernur dan Wagub Apolo Safanpo-Paskalis Imadawa
    Papua Barat Daya (Ibu Kota Sorong) Gubernur dan Wagub Elisa Kambu-Ahmad Nausra

  • KPUD Bali Tetapkan Wayan-Giri Sebagai Pemenang Pilgub Bali 2024

    KPUD Bali Tetapkan Wayan-Giri Sebagai Pemenang Pilgub Bali 2024

    ERA.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali menetapkan pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub), Wayan Koster-Giri Prasta sebagai pemenang Pilgub Bali 2024.

    Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan menyampaikan perolehan hasil kedua pasangan calon dengan hasil akhir pasangan Koster-Giri yang unggul 61,46 persen dari Mulia-PAS.

    “Pasangan calon nomor urut satu atas nama Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana dengan perolehan suara sah sebanyak 886.251, pasangan calon nomor urut dua atas nama Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta sebanyak 1.413.604,” kata Dewa, dilansir dari Antara, Minggu (8/12/2024).

    Hal ini dimuat dalam Surat Keputusan KPU Bali Nomor 178 Tahun 2024 tentang penetapan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2024, dimana seluruh saksi dan Bawaslu telah sepakat dengan keputusan ini.

    Hasil perolehan suara yang memenangkan pasangan Koster-Giri ini juga sudah sesuai dengan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang dibuktikan dalam formulir model D Hasil Provinsi KWK Gubernur.

    Berdasarkan proses rekapitulasi tiap kabupaten/kota yang sampai di jenjang akhir provinsi diketahui bahwa dari daftar pemilih tetap (DPT) 3.283.893 pemilih terdapat 71,9 persen yang menggunakan hak pilih yaitu 2.364.475 pemilih.

    Dari jumlah tersebut terdapat 2.299.855 suara sah dan 64.620 suara tidak sah.

    Jika dibedah berdasarkan kabupaten/kota pasangan calon Mulia-PAS meraih 73.468 suara di Jembrana, 100.350 di Tabanan, 111.062 di Badung, 90.362 di Gianyar, 48.841 suara di Klungkung, 37.298 suara di Bangli, 125.986 suara di Karangasem, 153.444 suara di Buleleng, dan 145.440 suara di Denpasar.

    Sementara pasangan Koster-Giri meraih 97.402 suara di Jembrana, 204.031 di Tabanan, 204.186 di Badung, 223.469 di Gianyar, 71.044 suara di Klungkung, 112.125 suara di Bangli, 149.560 suara di Karangasem, 206.028 suara di Buleleng, dan 145.759 suara di Denpasar.

    Dengan berakhirnya proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara maka angka ini ditetapkan KPU Bali untuk selanjutnya diberikan waktu bagi kedua tim pasangan calon jika ingin mengajukan gugatan.

    “Hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu dan diktum kedua ditetapkan dan sebagai pengumuman pada hari Minggu, 8 Desember 2024 pukul 11.29 WITA, keputusan ini mulai berlaku saat tanggal ditetapkan,” ujar Lidartawan.

  • KPU Tetapkan Kader PDIP Koster-Giri Pemenang Pilgub Bali

    KPU Tetapkan Kader PDIP Koster-Giri Pemenang Pilgub Bali

    Denpasar, CNN Indonesia

    Hasil rekapitulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali yang diumuymkan KPU Provinsi Bali menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut 02, I Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) meraih suara terbanyak dalam Pilgub Bali.

    Pasangan calon Koster-Giri yang diusung PDIP dan partai nonparlemen meraih suara sebanyak 1.413.604 suara. Pasangan calon nomor urut 1, Made Muliawan Arya-Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS) yang diusung Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN dan sejumlah partai lain mendapatkan suara 886.251 suara.

    “Menetapkan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali tahun 2024 dengan perolehan suara sebagai berikut,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan saat memimpin Rapat Pleno Rekapitulasi, di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (8/12).

    “Pasangan calon nomor urut 1 atas nama Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana dengan perolehan suara sah sebanyak 886.251. Pasangan calon nomor urut 2, I Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta sebanyak 1.413.604,” imbuhnya.

    Suara pasangan Koster-Giri unggul di seluruh kabupaten dan kota se-Bali dari pasangan Mulia-Pas. Sementara selisih keunggulan Koster-Giri mencapai 527.353 suara dan sedangkan suara tidak sah di seluruh kabupaten dan kota di Bali mencapai 64.620 suara.

    Kemudian, dari hasil Pilgub Bali 2024, tercatat ada 2.364.475 orang menggunakan hak pilihnya pada pemilihan 27 November 2024 lalu. Untuk pengguna hak pilih ini yaitu 2.358.984 pemilih dari total 3.283.893 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan 1.788 Daftar Pemilihan Tambahan (DPTb), dan 3.703 Daftar Pemilih Khusus (DPK).

    Tercatat, sebanyak 2,3 juta lebih pengguna hak pilih yang menghasilkan 2.299.855 suara sah dan tercatat 64.620 suara dinyatakan tidak sah.

    “Hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali tahun 2024 sebagaimana dimaksud dalam diktum ke-1 dan diktum kedua ditetapkan dan sekaligus sebagai pengumuman pada hari Minggu tanggal 8 Bulan Desember tahun 2004. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” ujarnya.

    (kdf/wis)

    [Gambas:Video CNN]

  • Profil Koster-Giri Unggul Real Count Atas Mulia-PAS dalam Pilgub Bali 2024

    Profil Koster-Giri Unggul Real Count Atas Mulia-PAS dalam Pilgub Bali 2024

    Profil Koster-Giri Unggul Real Count Atas Mulia-PAS dalam Pilgub Bali 2024

    TRIBUNJATENG.COM- Pilgub Bali 2024 diikuti oleh dua pasangan calon yakni nomor urut 01, Made Muliawan Arya – Putu Agus (Mulia-PAS), kemudian nomor urut 02 Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri).

    Berdasarkan data yang diunggah di laman https://data-pemilu.pages.dev/gubernur yang diklaim mengacu pada real count KPU di laman https://pilkada2024.kpu.go.id/.

    Tercatat, Koster-Giri unggul dengan raihan 61,46 persen suara. Sementara, paslon nomor urut 1, Made Muliawan Arya-Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS) mengumpulkan 38,54 persen suara.

    Mulia-PAS diusung oleh delapan partai politik yaitu PAN, PSI, PKN, Demokrat, NasDem, PKS, Golkar, hingga Gerindra.

    Sementara itu, paslon nomor urut kedua Koster-Giri mendapatkan dukungan dari sekitar delapan partai politik di antaranya adalah Partai Ummat, PDI Perjuangan, Perindo, Hanura, Partai Gelora Indonesia, PKB, Partai Buruh, dan PBB.

    Profil Wayan Koster

    Sebelumnya I Wayan Koster merupakan gubernur Bali periode 2018-2023 menggantikan I Made Mangku Pastika yang telah menjabat selama dua periode. 

    Menguti Kompas.com, Koster dikenal sebagai politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan sudah belasan tahun berkiprah sebagai anggota DPR-RI di Senayan. 

    Ia juga pernah berkecimpung di dunia pendidikan dengan menjadi peneliti hingga dosen di berbagai universitas negeri maupun swasta sebelum terjun ke dunia politik.

    Bernama lengkap Dr Ir Wayan Koster, lahir di Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng, pada 20 Oktober 1962 

    Mempunyai istri bernama Ni Luh Putu Putri Suastini dan dua anak yang Bernama Ni Putu Dhita Pertiwi dan Ni Made Wibhuti 

    Riwayat Pendidikan 

    SD Nomor 1 Sembiran Tahun 1975 

    SMP Bhaktiyasa Tahun 1978 

    SMA Negeri 1 Singaraja Tahun 1981 

    S1, Institut Teknologi Bandung Tahun 1987 

    S2, STIE International Golden Institute Jakarta Tahun 1995 

    S3, Universitas Negeri Jakarta Tahun 1999 

    Riwayat Pekerjaan 

    Tenaga Peneliti Balitbang Depdikbud Tahun 1988-1994 

    Dosen Tidak Tetap Tahun 1992-2004 di STIE Perbanas Jakarta, UPH Tangerang, Universitas Tarumanegara, Universitas Negeri Jakarta 

    Anggota DPR RI Periode 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019 

    Gubernur Bali Tahun 2018-2023 

    Profil I Nyoman Giri Prasta

    I Nyoman Giri Prasta, S.Sos, lahir pada 19 Maret 1972.

    Mengutip Wikipedia, ia adalah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Bupati Badung yang menjabat pada periode 2016–2021 dan 2021–2024, dan Wakil Gubernur Bali terpilih pada tahun 2024.

    Dia dilantik pada 17 Februari 2016 oleh Gubernur I Made Mangku Pastika di Wisma Sabha, Renon, Denpasar. 

    Ia maju kembali pada putaran kedua sebagai calon Bupati Badung pada Pemilihan Umum Daerah (Pilkada) Kabupaten Badung tahun 2020 berpasangan dengan I Ketut Suiasa melawan kotak kosong.

    Pendidikan
    SDN 1 Pelaga (1978-1984)
    SMPN 1 Pelaga (1984-1987)
    SMAN Abiansemal (1988-1991)
    S1 Ilmu Administrasi Negara di STISIP Margarana, Tabanan (2010-2013)

    Organisasi
    Kepala Badiklatcab PDI Perjuangan Badung (2005-2010)
    Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Badung (2010-2015)
    Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Badung (2015-2020)
    Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Badung (2020-2024)

    Pekerjaan
    Anggota DPRD Badung (2004-2009)
    Anggota DPRD Badung (2009-2011)
    Ketua DPRD Badung (2011-2014)
    Ketua DPRD Badung (2014-2015)
    Bupati Kabupaten Badung (2015-2020)

  • Ganjar: Koster-Giri menang di Bali berkat dukungan masyarakat adat

    Ganjar: Koster-Giri menang di Bali berkat dukungan masyarakat adat

    Badung, Bali (ANTARA) – Politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menyebutkan pasangan calon gubernur Wayan Koster -Giri Prasta yang dinyatakan menang versi hitung cepat di Pilgub Bali berkat dukungan masyarakat adat yang kuat kepada dua tokoh tersebut.

    “Saya kira kepercayaan ini kalau saya mengartikan kepercayaan publik yang muncul dan salah satunya adalah masyarakat adat yg sangat kuat di Bali ini,” katanya saat ditemui di Badung, Bali, Jumat.

    Oleh karena itu, Ganjar berpesan kepada Koster -Giri agar menjaga kepercayaan masyarakat adat terutama dalam hal menjaga agar adat budaya Bali tetap terjaga layaknya filosofi hidup orang Bali Tri Hita Karana, keseimbangan hidup antara manusia, Tuhan dan alam ciptaan.

    Begitu pula kehidupan sosial kemasyarakatan di Bali mesti dijaga keseimbangannya dalam kebijakan politik.

    “Yuk kelompok-kelompok masyarakat termasuk masyarakat adat itu kemudian relasi antarkelompok masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, pemerintah, masyarakat dengan lingkungan bagus sekali,” katanya.

    Adapun calon Gubernur Bali nomor urut 2, Wayan Koster, mengeklaim unggul 61,44 persen berdasarkan hasil real count C1 di 6.092 TPS dari 6.795 TPS (89,65 persen) yang tersebar di seluruh Bali.

    Angka tersebut mengungguli pasangan nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah-Putu I Agus Suradnyana (Mulia-Pas) yang memperoleh 795.018 suara atau sekitar 38,56 persen.

    Ganjar optimis, Wayan Koster yang memasuki masa bakti kedua sebagai Gubernur Bali telah memiliki peta jalan pembangunan Bali yang sudah terangkum dalam program 100 tahun Bali Semesta Berencana.

    “Kan sudah disiapkan Bali 100 tahun ke depan. Ini bagus, tinggal dijaga,” katanya.

    Selain itu, dia berpesan agar pemerintahan Wayan Koster -Giri Prasta menjaga integritas, melayani masyarakat dengan baik dan bebas dari praktik KKN.

    “Pak Koster sudah dua periode, maka kebijakan publik yang lebih baik untuk masyarakat Bali ini waktunya, untuk betul-betul bisa ditingkatkan dan mendengarkan suara masyarakat yang ada di Bali,” katanya.

    Dia mengaku bangga dalam pilgub maupun pilkada di Bali, pasangan calon yang diusung PDIP menang versi hitung cepat kecuali di Pilkada Karangasem.

    Pewarta: Rolandus Nampu
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2024

  • Koster mulai jalankan Haluan Pembangunan Bali Baru di periode kedua

    Koster mulai jalankan Haluan Pembangunan Bali Baru di periode kedua

    Periode 2025-2030 merupakan momentum pertama dan sangat penting mengawali pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, kami penting menegaskan bahwa komitmen ini akan dilaksanakan dengan niat tulus, lurus

    Denpasar (ANTARA) – Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2 Wayan Koster mengatakan amanat Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru akan mulai dijalankan di periode keduanya setelah mengunci kemenangan di Pilkada Serentak 2024.

    Ia menyampaikan komitmen ini juga akan dilaksanakan bersama-sama dengan wali kota dan bupati terpilih se-Bali, mengingat haluan pembangunan ini memang dirancang untuk tahun 2025-2125 yang diatur dengan Perda Bali Nomor 4 Tahun 2023 dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Provinsi Bali.

    “Periode 2025-2030 merupakan momentum pertama dan sangat penting mengawali pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, kami penting menegaskan bahwa komitmen ini akan dilaksanakan dengan niat tulus, lurus,“ kata dia di Denpasar, Kamis.

    Pada periode kedua ini, Wayan Koster mengatakan akan menjalankan haluan pembangunan dengan melanjutkan visinya Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan menjaga kekuatan alam, manusia, dan kebudayaan Bali yang akan diwariskan dan didedikasikan untuk generasi mendatang.

    “Visi, misi, dan program telah memberi gambaran lengkap, utuh-menyeluruh, dan mendalam mengenai upaya-upaya yang akan Kami lakukan dalam membangun peradaban masa depan Bali periode 5 tahun mendatang, yang memberi harapan dan optimisme kepada masyarakat Bali, khususnya generasi muda,” ujarnya.

    Pasangan Peserta Pilkada Bali Wayan Koster-Giri Prasta sendiri melalui hitung nyata internal mereka dengan suara masuk 100 persen mendeklarasikan kemenangan 61,49 persen suara.

    Keunggulan ini juga telah diakui pasangan calon lawan, dimana paket Koster-Giri meraup 1.414.284 suara, sedang pasangan Mulia-PAS meraih 886.053 suara.

    Kantung suara terbesar paket yang diusung PDI Perjuangan ini berada di Kabupaten Bangli dengan 112.124 suara atau 75,04 persen (persentase suara terbesar) dari suara di kabupaten tersebut; disusul Gianyar mendapat 223.801 suara atau 71,24 persen; Tabanan 204.044 suara atau 67,03 persen.

    Selanjutnya di Kabupaten Badung, pasangan Koster-Giri memperoleh 204.005 suara atau 64,73 persen; di Klungkung 71.034 suara atau 59,26 persen; di Buleleng 206.256 suara atau 57,38 persen; Jembrana 97.461 suara atau 57,03 persen; Karangasem 149.569 suara atau 54,25 persen; dan terendah Denpasar 145.990 suara atau 50,13 persen.

    Tak mau menang sendirian, kader PDI Perjuangan juga unggul di delapan kabupaten/kota, sehingga Koster dapat mempermudah berkolaborasi dalam penerapan haluan pembangunan untuk Bali 100 tahun ke depan.

    Adapun kabupaten/kota yang dimenangkan PDI Perjuangan melaui hitung nyata internal mereka adalah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bangli, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Klungkung.

    Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2024

  • Wayan Koster deklarasi keunggulan sementara dengan 61 persen suara

    Wayan Koster deklarasi keunggulan sementara dengan 61 persen suara

    Wayan Koster mengatakan berani mendeklarasikan hasil ini sebab tim sudah melihat angka keunggulan yang stabil, didukung sejumlah kabupaten/kota yang genap 100 persen suaranya masuk.

    Denpasar (ANTARA) – Calon gubernur Bali nomor urut 2 Wayan Koster mendeklarasikan keunggulan sementara hasil hitung nyata internal dengan 61,44 persen suara dari 89,6 persen suara yang sudah masuk.

    “Se-Bali itu ada 6.795 TPS, sudah terinput 6.092 TPS atau sekitar 89,654 persen, dari data yang nyata ini basisnya C1, pasangan nomor 2 Koster-Giri memperoleh suara 1.267.001 atau sekitar 61,44 persen,” kata dia di Denpasar, Rabu.

    Wayan Koster mengatakan berani mendeklarasikan hasil ini sebab tim sudah melihat angka keunggulan yang stabil, didukung sejumlah kabupaten/kota yang genap 100 persen suaranya masuk.

    Adapun daerah yang sudah 100 persen masuk suaranya adalah Tabanan, Denpasar, dan Jembrana, sementara Buleleng dan Gianyar masih di bawah 70 persen, kemudian sisanya kisaran 70-90 persen.

    “Jadi walaupun belum 100 persen ini diperkirakan ketika sudah 100 persen akan bertambah, dan cenderung persentasenya sudah stabil, itulah sebabnya saya dengan kawan-kawan partai pengusung sepakat menyampaikan hasil data sementara ini,” kata politisi asal Buleleng itu.

    Meski suara masuk dari Kabupaten Klungkung baru 70 persen, sejauh ini Koster-Giri mendapat persentase suara tertinggi dari sana, sehingga walau masih jauh dari 100 persen suara masuk, tidak akan mengganggu suara secara signifikan.

    Sementara itu di kabupaten lainnya, peserta Pilkada Bali nomor 2 ini menang jauh dari Made Muliawan Arya-Putu Agus Suradnyana, dan di satu kota yaitu Denpasar unggul tipis dengan 50,05 persen untuk Koster-Giri dan 49,95 lawannya.

    Gubernur Bali periode 2018-2023 ini meyakini hasil hitung nyata internal PDI Perjuangan tidak akan sepenuhnya sama dengan hitung nyata KPU Bali yang sistemnya berjenjang.

    Namun, dengan mengandalkan data C1 hasil dari saksi TPS langsung menurutnya dapat dijadikan acuan sementara karena sudah pengalaman menggunakan sistem ini.

    Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
    Editor: Guido Merung
    Copyright © ANTARA 2024

  • Muliawan ucap selamat ke Koster-Giri sudah yakin sulit terkejar

    Muliawan ucap selamat ke Koster-Giri sudah yakin sulit terkejar

    Denpasar (ANTARA) – Calon gubernur Bali Nomor Urut 1 Made Muliawan Arya di Denpasar, Rabu, mengucapkan selamat kepada pasangan nomor urut 2 Wayan Koster-Giri Prasta atas keunggulan suara hingga 80 persen suara TPS masuk.

    Ia mengatakan upayanya bersama Putu Agus Suradnyana dengan segala sumber daya yang dimiliki selama ini sudah optimal, namun ternyata dari hasil hitung cepat yang ada suara lawan sudah stabil pada kisaran 61 persen.

    “Sudah 80 persen (suara masuk) dan untuk mengejar ketinggalan kemungkinannya sangat berat, dan kami ucapkan selamat Bapak Koster dan Giri Prasta semoga beliau bisa mengembang tugas-tugas sebagai pelayan rakyat Bali,” kata dia.

    De Gadjah, sapaannya, mengaku menerima penuh hasil pilihan masyarakat, ia turut menjamin setelah Pilkada Bali berakhir tak ada gesekan di tingkat pendukung.

    “Kami jamin tidak akan ada gesekan dalam media sosial maupun darat, kami jamin itu, dan seperti janji kami, perjuangan adalah perjuangan, artinya memang kehendak rakyat mandat rakyat dan alam memang memilih beliau,” ujarnya.

    Ketua DPD Partai Gerindra Bali ini menilai dalam pertandingan kalah menang adalah hal biasa, selanjutnya ia dan Putu Agus akan fokus di partai politik dan tetap berbuat baik bagi masyarakat walau tidak berhasil memenangkan Pilkada Bali.

    Ia belum tahu apakah program yang ditawarkan saat kampanye akan dibawa Wayan Koster-Giri Prasta di pemerintahan mereka atau tidak, yang pasti jika program mereka pro rakyat, De Gadjah mengaku siap mendukung.

    “Tentu apapun program beliau yang pro rakyat kami ikut, tapi jika tidak pro rakyat kami akan jadi oposisi yang baik, jika pro rakyat kami jadi kader terdepan,” kata dia.

    Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
    Editor: Guido Merung
    Copyright © ANTARA 2024

  • Koster-Giri Deklarasi Kemenangan di Pilkada Bali, Klaim Raih 1,2 Juta Suara

    Koster-Giri Deklarasi Kemenangan di Pilkada Bali, Klaim Raih 1,2 Juta Suara

    Bisnis.com, DENPASAR – Pasangan Calon Gubernur Wayan Koster – Giri Prasta (Koster – Giri) mendeklarasikan kemenangannya dalam Pemilihan Gubernur Bali alias Pilgub Bali 2024. 

    Deklarasi tersebut diumumkan pada Rabu (27/11/2024) di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, sekitar pukul 20.30 Wita. Cagub Wayan Koster langsung mengumumkan kemenangan didampingi oleh tim pemenangan dan ketua – ketua partai pengusung. Sedangkan wakilnya Giri Prasta tampak tidak hadir dalam pengumuman kemenangan tersebut. 

    Koster menjelaskan pengumuman kemenangannya didasarkan pada perhitungan internal, dengan data C1 yang masuk di sistem mereka mencapai lebih dari 89%. Pasangan Koster – Giri mengklaim kemenangan dengan suara 1,26 juta, cukup jauh meninggalkan pasangan Mulia – PAS.

    “PDI Perjuangan melakukan real count bukan quick count, Data yang terbaca berdasarkan C1, ada 6.795 TPS, yang sudah terinput 6.092 TPS atau 89,6%. Jadi data yang masuk basisnya C1, pasangan Koster – Giri memperoleh suara 1.267.001 suara atau sekitar 61,66% sedangkan pasangan Mulia – PAS 795.018 atau 38,56%,” jelas Koster kepada media, Rabu (27/11/2024). 

    Koster juga menjelaskan data yang sudah masuk 100% yakni Tabanan, Denpasar, dan Jembrana. Sedangkan yang lainnya masih dalam proses penginputan. Koster optimis jika sudah masuk 100%, jumlah suaranya akan bertambah.

    Dari semua Kabupaten tersebut, kemenangan terbesar diperoleh di Kabupaten Klungkung dengan persentase 71%. Sedangkan persaingan paling ketat dengan Mulia – PAS terjadi di Kota Denpasar, Koster – Giri hanya menang tipis. 

    Calon petahana ini juga mengimbau seluruh pendukungnya untuk merayakan kemenangan dengan wajar sambil menunggu proses perhitungan resmi dari KPU. Koster melarang pendukungnya untuk melakukan perayaan yang berlebihan yang bisa menimbulkan gesekan. 

    Koster juga merespon ucapan selamat tersebut dengan mengatakan terima kasih kepada De Gadjah. “Tentu kami ucapkan terima kasih atas ucapannya, bagaimanapun kami bersahabat sejak awal, mari kita jaga bali ini bersama – sama,” jelas Koster.

  • Debat ketiga menjadi pamungkas, menutup rangkaian debat dalam proses Pilkada 2024

    Debat ketiga menjadi pamungkas, menutup rangkaian debat dalam proses Pilkada 2024

    Rabu, 20 November 2024 22:47 WIB

    Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut 1 Airin Rachmi Diany (kiri) dan Ade Sumardi (kedua kiri) menyampaikan kalimat penutup disaksikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut 2 Andra Soni (kedua kanan) dan Achmad Dimyati Natakusumah (kanan) saat mengikuti debat ketiga calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Provinsi Banten di Jakarta, Rabu (20/11/2024). Debat tersebut bertemakan Sinergi Pembangunan Daerah dan Pusat Dalam Rangka Memperkokoh Negara Kesatuan Indonesia. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/Spt.

    Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2 Ahmad Luthfi (kanan) mengambil nomor pertanyaan disaksikan pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1 Andika Perkasa (kiri) dan Hendrar Prihadi (kedua kiri) saat mengikuti debat publik ketiga Pilgub Jateng 2024 di Gedung Muladi Dome, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2024). Debat publik ketiga tersebut berfokus pada tema Membangun Solusi Budaya, Pendidikan, Kesehatan, dan Perlindungan untuk Masyarakat yang Sejahtera dan Toleran. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/Spt.

    Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1 Made Muliawan Arya (tengah) dan Putu Agus Suradnyana (kedua kiri) bergurau dengan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2 Wayan Koster (kedua kanan) dan I Nyoman Giri Prasta (kanan) disaksikan Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan (kiri) usai debat terbuka ketiga Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Rabu (20/11/2024). Debat tersebut mengambil tema Ngardi Bali Shanti lan Jagadhita atau menjadikan Bali damai dan sejahtera yang terdiri dari lima subtema, pertama membahas isu ketenagakerjaan, kedua tentang anak, perempuan, dan kaum marjinal, ketiga tentang smart agriculture, keempat tentang digitalisasi pelayanan publik dan kelima tentang pendidikan, kesehatan fisik dan mental. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/Spt.