Tag: Virgil van Dijk

  • Liverpool Kasih Paham Tottenham Hotspur di Kandang dengan Skor 2-1

    Liverpool Kasih Paham Tottenham Hotspur di Kandang dengan Skor 2-1

    Liverpool bawa pulang kemenangan 2-1 dari Tottenham Hotspur

    JAKARTA – Liverpool naik ke posisi kelima klasemen Liga Inggris dengan 29 poin usai mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu dini hari WIB.

    Kemenangan The Reds tu mencatat kekalahan ketujuh Spurs di Liga Inggris musim ini dan membuat mereka tertahan di posisi ke-13 dengan 22 poin.

    Liverpool yang sedang berupaya kembali ke jalur kemenangan membuka laga dengan permainan yang terlalu berhati-hati.

    Ancaman nyata baru mereka hadirkan pada menit ke-13 melalui sundulan Virgil van Dijk yang masih dapat dihalau kiper Guglielmo Vicario. Spurs balas mengancam beberapa menit kemudian.

    Rodrigo Bentancur mencoba melepaskan sepakan voli jarak jauh, yang masih belum tepat sasaran. Peluang Spurs berikutnya didapat Randal Kolo Mouani yang sepakannya dapat dijinakkan kiper Alisson.

    Tuan rumah Spurs harus bermain dengan 10 pemain pada menit ke-33. Pelanggaran keras yang dilakukan Xavi Simons kepada sesama pemain Belanda, Van Dijk, membuat wasit memberikan kartu merah kepadanya setelah melihat tinjauan VAR.

    Meski jumlah pemainnya berkurang, Spurs justru dapat bermain lebih lepas. Beberapa kali mereka mengancam melalui sejumlah serangan balik. Namun tidak ada gol tercipta pada babak pertama.

    Pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-56, Liverpool memecah kebuntuan. Dari kerja sama apik, bola kemudian dikirimkan Florian Wirtz kepada Alexander Isak yang baru dimasukkan pada pergantian babak. Isak lantas menyelesaikan serangan sambil menjatuhkan diri dan berduel dengan Van de Ven, bola berhasil masuk gawang Spurs, namun Isak lantas mengerang kesakitan.

    Penyerang Swedia itu kemudian digantikan oleh Jeremie Frimpong. Frimpong kemudian menjadi pengumpan untuk gol kedua Liverpool pada menit ke-66. Ia mengirim umpan silang dari sisi kanan untuk disundul Hugo Ekitike yang melesak masuk ke gawang tuan rumah. 2-0 untuk Liverpool. Upaya Spurs memperkecil ketertinggalan akhirnya menuai hasil pada menit ke-83.

    Dari tendangan sudut, kemelut yang terjadi dapat dimaksimalkan Spurs dengan sepakan mendatar Richarlison masuk ke gawang Liverpool.

    Spurs harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain karena pada menit ke-90+2, wasit mengusir Cristian Romero setelah melakukan pelanggaran terhadap Ibrahim Konate. Laga pun berakhir 2-1 bagi tim tamu.

    Susunan pemain: Tottenham Hotspur: Guglielmo Vicario, Pero Porro, Cristian Romero, Micky Van de Ven, Djed Spence, Rodrigo Bentancur, Archie Gray, Mohammed Kudus, Lucas Bergvall, Xavi Simons, Randal Kolo Mouani Liverpool: Alisson, Conor Bradley, Ibrahim Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez, Curtis Jones, Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Florian Wirtz, Hugo Ekitike.

  • Liverpool Kasih Paham Tottenham Hotspur di Kandang dengan Skor 2-1

    Liverpool Kasih Paham Tottenham Hotspur di Kandang dengan Skor 2-1

    Liverpool bawa pulang kemenangan 2-1 dari Tottenham Hotspur

    JAKARTA – Liverpool naik ke posisi kelima klasemen Liga Inggris dengan 29 poin usai mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu dini hari WIB.

    Kemenangan The Reds tu mencatat kekalahan ketujuh Spurs di Liga Inggris musim ini dan membuat mereka tertahan di posisi ke-13 dengan 22 poin.

    Liverpool yang sedang berupaya kembali ke jalur kemenangan membuka laga dengan permainan yang terlalu berhati-hati.

    Ancaman nyata baru mereka hadirkan pada menit ke-13 melalui sundulan Virgil van Dijk yang masih dapat dihalau kiper Guglielmo Vicario. Spurs balas mengancam beberapa menit kemudian.

    Rodrigo Bentancur mencoba melepaskan sepakan voli jarak jauh, yang masih belum tepat sasaran. Peluang Spurs berikutnya didapat Randal Kolo Mouani yang sepakannya dapat dijinakkan kiper Alisson.

    Tuan rumah Spurs harus bermain dengan 10 pemain pada menit ke-33. Pelanggaran keras yang dilakukan Xavi Simons kepada sesama pemain Belanda, Van Dijk, membuat wasit memberikan kartu merah kepadanya setelah melihat tinjauan VAR.

    Meski jumlah pemainnya berkurang, Spurs justru dapat bermain lebih lepas. Beberapa kali mereka mengancam melalui sejumlah serangan balik. Namun tidak ada gol tercipta pada babak pertama.

    Pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-56, Liverpool memecah kebuntuan. Dari kerja sama apik, bola kemudian dikirimkan Florian Wirtz kepada Alexander Isak yang baru dimasukkan pada pergantian babak. Isak lantas menyelesaikan serangan sambil menjatuhkan diri dan berduel dengan Van de Ven, bola berhasil masuk gawang Spurs, namun Isak lantas mengerang kesakitan.

    Penyerang Swedia itu kemudian digantikan oleh Jeremie Frimpong. Frimpong kemudian menjadi pengumpan untuk gol kedua Liverpool pada menit ke-66. Ia mengirim umpan silang dari sisi kanan untuk disundul Hugo Ekitike yang melesak masuk ke gawang tuan rumah. 2-0 untuk Liverpool. Upaya Spurs memperkecil ketertinggalan akhirnya menuai hasil pada menit ke-83.

    Dari tendangan sudut, kemelut yang terjadi dapat dimaksimalkan Spurs dengan sepakan mendatar Richarlison masuk ke gawang Liverpool.

    Spurs harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain karena pada menit ke-90+2, wasit mengusir Cristian Romero setelah melakukan pelanggaran terhadap Ibrahim Konate. Laga pun berakhir 2-1 bagi tim tamu.

    Susunan pemain: Tottenham Hotspur: Guglielmo Vicario, Pero Porro, Cristian Romero, Micky Van de Ven, Djed Spence, Rodrigo Bentancur, Archie Gray, Mohammed Kudus, Lucas Bergvall, Xavi Simons, Randal Kolo Mouani Liverpool: Alisson, Conor Bradley, Ibrahim Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez, Curtis Jones, Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Florian Wirtz, Hugo Ekitike.

  • Unik! Dukcapil Gunkid Promosikan Layanan Pakai Poster Kekalahan Liverpool dari Nottingham

    Unik! Dukcapil Gunkid Promosikan Layanan Pakai Poster Kekalahan Liverpool dari Nottingham

    Jakarta: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mempunyai cara yang unik untuk mempromosikan layanan mereka ke masyarakat.

    Alih-alih menggunakan poster formal, mereka justru memanfaatkan momen kekalahan Liverpool 0–3 dari Nottingham Forest dengan memasang dengan memasang foto bek andalannya, Virgil van Dijk.

    Dikutip dari unggahan resmi akun Instagram Dukcapil Gunungkidul (@dukcapilgk), poster tersebut langsung mencuri perhatian. Gambar menampilkan sosok pesepak bola berjersey merah dengan latar bertuliskan “PAKET LAYANAN DOKUMEN KELAHIRAN”.

    Bukan Skor Bola, Tapi Layanan 3-in-1
    Yang membuat postingan tersebut menarik adalah angka besar “0–3” di bawah foto, disertai keterangan “GRATIS TANPA BIAYA”. Dukcapil kemudian menegaskan bahwa angka tersebut bukan skor pertandingan.

    “Sedulur Gunungkidul, niki sanes skor bal-balan nggih, tapi mirip sih. Pun ngertos dereng lur? ​(Saudara Gunungkidul, ini bukan skor sepak bola ya, tapi mirip. Sudah tahu belum?)” tulis admin Dukcapil dalam caption.

    Angka 0–3 itu merujuk pada paket layanan 3-in-1 pascakelahiran yang mencakup:

    Akta Kelahiran
    Kartu Keluarga pengganti
    Kartu Identitas Anak (KIA)

    Seluruh proses pembuatan tiga dokumen penting tersebut dapat dilakukan dalam satu pengajuan dan diklaim selesai dalam sehari.
    Gratis dan Praktis Tanpa Repot
    Dukcapil Gunungkidul juga menegaskan bahwa layanan ini gratis. Masyarakat cukup datang ke loket Kelurahan jika usia bayi belum lebih dari 60 hari, atau langsung ke kantor Dukcapil. Semua syarat dan formulir dapat dibantu oleh petugas.

    Pendekatan kreatif ini dinilai berhasil membuat informasi layanan publik lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda yang aktif di media sosial.
     

     

    Reaksi Warganet
    Gaya promosi yang jenaka ini langsung mengundang banyak komentar lucu dari warganet. Beberapa netizen menanggapi dengan candaan khas Gunungkidul:

    “Fixs, vandjik keturunan Indonesia bagian Gunung Kidul.” tulis salah satu warganet yang ikut menggoda unggahan tersebut.

    Ada juga komentar yang mengapresiasi gaya komunikasi Dukcapil yang lebih santai:

    “Perlu dicontoh nih, sosmed instansi pemerintah nggak harus kaku, dan adminnya mau menanggapi komen masyarakat.”

    Banyak warganet lainnya juga menilai bahwa pendekatan seperti ini membuat layanan pemerintah terasa lebih ramah, mudah dipahami, dan tidak membosankan.

    Gimmick bernuansa sepak bola ini membuktikan bahwa informasi administrasi kependudukan pun bisa dikemas kreatif dan tetap sampai ke masyarakat luas dalam cara yang menyenangkan.

    (Sheva Asyraful Fali)

    Jakarta: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mempunyai cara yang unik untuk mempromosikan layanan mereka ke masyarakat.
     
    Alih-alih menggunakan poster formal, mereka justru memanfaatkan momen kekalahan Liverpool 0–3 dari Nottingham Forest dengan memasang dengan memasang foto bek andalannya, Virgil van Dijk.
     
    Dikutip dari unggahan resmi akun Instagram Dukcapil Gunungkidul (@dukcapilgk), poster tersebut langsung mencuri perhatian. Gambar menampilkan sosok pesepak bola berjersey merah dengan latar bertuliskan “PAKET LAYANAN DOKUMEN KELAHIRAN”.

    Bukan Skor Bola, Tapi Layanan 3-in-1
    Yang membuat postingan tersebut menarik adalah angka besar “0–3” di bawah foto, disertai keterangan “GRATIS TANPA BIAYA”. Dukcapil kemudian menegaskan bahwa angka tersebut bukan skor pertandingan.

    “Sedulur Gunungkidul, niki sanes skor bal-balan nggih, tapi mirip sih. Pun ngertos dereng lur? ​(Saudara Gunungkidul, ini bukan skor sepak bola ya, tapi mirip. Sudah tahu belum?)” tulis admin Dukcapil dalam caption.
     
    Angka 0–3 itu merujuk pada paket layanan 3-in-1 pascakelahiran yang mencakup:

    Akta Kelahiran
    Kartu Keluarga pengganti
    Kartu Identitas Anak (KIA)

    Seluruh proses pembuatan tiga dokumen penting tersebut dapat dilakukan dalam satu pengajuan dan diklaim selesai dalam sehari.
    Gratis dan Praktis Tanpa Repot
    Dukcapil Gunungkidul juga menegaskan bahwa layanan ini gratis. Masyarakat cukup datang ke loket Kelurahan jika usia bayi belum lebih dari 60 hari, atau langsung ke kantor Dukcapil. Semua syarat dan formulir dapat dibantu oleh petugas.
     
    Pendekatan kreatif ini dinilai berhasil membuat informasi layanan publik lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda yang aktif di media sosial.
     

     

    Reaksi Warganet
    Gaya promosi yang jenaka ini langsung mengundang banyak komentar lucu dari warganet. Beberapa netizen menanggapi dengan candaan khas Gunungkidul:
     
    “Fixs, vandjik keturunan Indonesia bagian Gunung Kidul.” tulis salah satu warganet yang ikut menggoda unggahan tersebut.
     
    Ada juga komentar yang mengapresiasi gaya komunikasi Dukcapil yang lebih santai:
     
    “Perlu dicontoh nih, sosmed instansi pemerintah nggak harus kaku, dan adminnya mau menanggapi komen masyarakat.”
     
    Banyak warganet lainnya juga menilai bahwa pendekatan seperti ini membuat layanan pemerintah terasa lebih ramah, mudah dipahami, dan tidak membosankan.
     
    Gimmick bernuansa sepak bola ini membuktikan bahwa informasi administrasi kependudukan pun bisa dikemas kreatif dan tetap sampai ke masyarakat luas dalam cara yang menyenangkan.
     
    (Sheva Asyraful Fali)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • Kalah Lawan Tim Papan Bawah, Van Dijk Akui Liverpool Terlalu Gampang Kebobolan

    Kalah Lawan Tim Papan Bawah, Van Dijk Akui Liverpool Terlalu Gampang Kebobolan

    JAKARTA – Liverpool mendapat malu saat bermain di kandang sendiri di Anfield. Melawan tim yang berada di zona degradasi, Nottingham Forest di pertandingan Premier League Inggris, Sabtu, 22 November 2025 malam WIB, Liverpool malah kalah telak 3-0. Kapten Virgil van Dijk mengakui Liverpool terlalu gampang kebobolan di laga tersebut.

    Gawang Liverpool kebobolan hinggap enam kali selama dua laga berturut-turut. Sebuah pencapaian yang buruk setelah mengalami keterpurukan dengan menelan enam kekalahan dari tujuh pertandingan di berbagai kompetisi.

    Tren mengecewakan itu akhirnya bisa dihentikan saat Liverpool menang 2-0 atas Aston Villa di kompetisi domestik dan kemudian menaklukkan Real Madrid 1-0 di Liga Champions.

    Kemenangan atas raksasa Eropa diperkirakan telah memulihkan kepercayaan diri pemain dan membawa The Reds kembali ke jalur. Namun kenyataannya tidak sesuai harapan. Juara bertahan Liga Inggris ini kalah telak 3-0 saat menghadapi Manchester City.

    Saat mencoba bangkit usai jeda internasional, Liverpool malah menuai hasil buruk karena kembali kalah dengan skor sama saat menjamu Forest.

    Ironis karena Liverpool tidak hanya terlalu gampang kebobolan tetapi juga tak bisa mencetak gol yang mengakibatkan fans meninggalkan stadion lebih cepat. 

    Kekalahan yang memalukan karena Forest berkutat di zona degradasi. Kemenangan mengejutkan itu juga menjadikan mereka bisa keluar dari zona merah dan kini menduduki peringkat 16 dengan poin 12.

    Menanggapi kekalahan di Anfield, Van Dijk menuturkan bila Liverpool terlalu mudah kebobolan. “Kami begitu mudah kemasukan banyak gol. Dan, mereka kembali mencetak gol dari set piece. Harus diakui kami bermain sangat buruk dalam pertarungan dan terlalu tergesa-gesa. Kami menghadapi situasi yang sulit,” kata Van Dijk seperti dikutip Express.

    “Kami malah gugup setelah kebobolan. Ini membuat kami tergesa-gesa untuk segera menyamakan skor. Ini hal yang wajar saat Anda dalam kesulitan. Kami memang ada masalah, tetapi tidak bisa menyelesaikannya hanya dengan bicara. Kami harus bekerja lebih keras untuk membenahinya,” ucap dia lagi.

    Di laga itu, Liverpool benar-benar bermain di bawah performa. Mereka kesulitan menghadapi Forest yang bermain lebih efektif. Bahkan tim tamu berhasil mencuri gol melalui bek Murillo di menit 33. Skor 1-0 ini bertahan hingga babak pertama usai.

    Liverpool mencoba bangkit di babak kedua. Hanya saja bukannya menyamakan skor, gawang Alisson malah kembali kebobolan saat pertandingan baru berjalan satu menit. Kali ini, pemain belakang lain dari Forest, Nicolo Savona, yang mencetak gol.

    Selanjutnya, gelandang Morgan Gibbs-White memantapkan keunggulan tim tamu menjadi 3-0 di menit 78.

    Bila Forest bisa tiga kali membobol gawang Liverpool, sebaliknya striker Alexander Isak yang menjadi andalan di lini depan masih saja tak bisa mencetak gol.

    Begitu pula Mohamed Salah dan Cody Gakpo tak mampu memecah kebuntuan yang mengakibatkan Liverpool sudah enam kali kalah dari 12 pertandingan liga. Hasil itu menjadikan Liverpool terpuruk ke posisi 11.

    “Ini problemnya. Semua di tim ini sepenuhnya bertanggung jawab. Sepak bola adalah tim dan semua ikut bertanggung jawab. Kami harus bisa mengatasinya dan harus bekerja keras. Kami harus bisa bangkit,” kata Van Dijk.

    “Saya sudah lama di klub ini. Kami sudah melewati banyak hal. Kami bakal bangkit tetapi itu tidak akan terjadi dalam semalam. Saya tidak akan diam dan kami menatap laga berikutnya,” ucap dia lagi.

    Kekalahan memalukan itu menjadikan posisi manajer Arne Slot mulai tak aman. Pasalnya saat klub sudah menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk membeli pemain, termasuk Isak yang memecahkan rekor transfer Inggris, soliditas tim malah berantakan.

    Slot bakal menghadapi ujian tak mudah dengan tekanan berat karena kembali berlaga di Liga Champions di pertengahan pekan ini.

    Mereka beruntung mendapat jadwal yang menguntungkan karena kembali bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu PSV Eindhoven.

      

  • Liverpool Hajar Frankfurt 5-1, Mo Salah Malah Dihujat Egois!

    Liverpool Hajar Frankfurt 5-1, Mo Salah Malah Dihujat Egois!

    Jakarta

    Liverpool FC akhirnya mengakhiri tren negatif mereka di Liga Champions 2025/26 dengan kemenangan telak 5-1 atas Eintracht Frankfurt, Kamis (22/10/2025) dini hari WIB. Namun di balik pesta gol itu, sorotan justru tertuju pada Mohamed Salah yang dihujat fans karena dianggap egois.

    Bertanding di Deutsche Bank Park, Jerman, Liverpool sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Rasmus Kristensen di menit ke-30. Tapi anak asuh Arne Slot bangkit dengan performa eksplosif.
    Hugo Ekitike menyamakan kedudukan di menit ke-35 lewat aksi individu brilian yang melewati dua bek Frankfurt sebelum menaklukkan kiper Michael Zetterer.

    Dua gol sundulan dari Virgil van Dijk (menit 42) dan Ibrahima Konaté (45+2) menutup babak pertama dengan skor 3-1 untuk Liverpool. Babak kedua tak kalah gemilang, ketika Cody Gakpo (55′) dan Dominik Szoboszlai (68′) menambah dua gol lagi. Lima gol dari lima pemain berbeda menandai performa paling dominan Liverpool musim ini.

    Namun euforia kemenangan itu dibayangi drama dari Mohamed Salah. Pemain asal Mesir berusia 33 tahun itu kembali dicadangkan setelah performa buruk dalam beberapa laga terakhir. Musim ini, ia baru mencetak tiga gol dan tiga assist dari 11 pertandingan-catatan terendah sejak 2017.

    Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-74, Salah punya peluang emas di menit ke-89. Dalam situasi satu lawan satu, ia memilih menembak dari sudut sempit alih-alih mengoper bola ke Florian Wirtz yang berdiri bebas di depan gawang. Tembakannya ditepis kiper, sementara Wirtz tampak kecewa mengangkat tangan ke udara.

    Momen itu memicu gelombang kritik di media sosial. Banyak penggemar menilai Salah semakin egois dan tidak mau bekerja sama dengan rekan setim barunya.

    “Ada yang bisa kasih vidio ini ke mo salah, biar dia sadar, ayolah jangan terlalu egois sama anak2 baru, katanya mau juara lagi tp ko ya egois ngejar rekor sendiri,” ujar @ressa_tama.

    Musim kemaren musim terbaik mo salah, cuma sayang kalah sama PSG, padahal bisa jadi pemain terbaik dunia Musim ini kaya kerasukan Raheem Sterling,” ucap @Ramez17Ramez.

    “Dah abis Mo Salah, ampun dahh maksa bgt nyetak golll pdhal assist lebih gampang,” kritik @Redztian.

    “Mo Salah itu udah jadi legenda di Liverpool. Dia gak perlu lagi ngebuktiin apa2 ke fans, tapi dia tetep ngotot di bbrp match belakang. masih mau tetep tampil, buat apa? pembuktian? malah bikin keliatan maksa terkesan egois. Nah itu yang bikin fans malah gemes, kesel..,” papar @awasgumoh.

    “Selama masih mo salah main, si wirtz ga bakalan dikasih goal,” sindir @0xpal87.

    (afr/afr)

  • Akankah Dembele dan Yamal Masih Favorit?

    Akankah Dembele dan Yamal Masih Favorit?

    JAKARTA – Penghargaan Ballon d’Or (Bola Emas), yang diselenggarakan bersama oleh Majalah France Football dan UEFA, merupakan salah satu penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola.

    Dimulai pada 1956, penghargaan ini diputuskan oleh para jurnalis untuk memilih pemain terbaik Eropa tahun sebelumnya.

    Pada 1995, penghargaan diperluas mencakup semua pemain yang bermain di Eropa. Akhirnya pada 2007 diperluas lagi untuk semua pemain di seluruh dunia.

    Selama enam tahun antara 2010-2015, penghargaan ini diberikan bersama FIFA, sebelum kemitraan tersebut berakhir. FIFA kemudian kembali ke penghargaan tahunan mereka yang terpisah.

    Versi Ballon d’Or saat ini memberikan penghargaan untuk pencapaian selama satu musim sepak bola dan bukan satu tahun kalender, dengan pemungutan suara dilakukan oleh juri jurnalis internasional (satu per negara).

    Lionel Messi telah memenangi Ballon d’Or terbanyak dengan delapan trofi, diikuti oleh Cristiano Ronaldo (lima).

    Edisi 2025 akan menjadi edisi ke-69 penghargaan ini dan akan memberikan pengakuan atas pencapaian para pemain dari 1 Agustus 2024 hingga 13 Juli 2025 (yang merupakan final Piala Dunia Antarklub 2025) untuk kategori putra serta 1 Agustus 2024 hingga 2 Agustus 2025 (yang merupakan final Copa America Femenina 2025) untuk kategori putri.

    Malam penghargaan akan dihelat di Theatre du Chatelet, Paris, Perancis, pada Senin, 22 September 2025, pukul 20.00 waktu setempat atau 02.00 WIB.

    Ballon d’Or 2025 Pria

    Ousmane Dembele (PSG dan Perancis)

    Gianluigi Donnarumma (PSG dan Italia)

    Jude Bellingham (Real Madrid dan Inggris)

    Desire Doue (PSG dan Prancis)

    Denzel Dumfries (Inter Milan dan Belanda)

    Serhou Guirassy (Borussia Dortmund dan Guinea)

    Erling Haaland (Manchester City dan Norwegia)

    Viktor Gyokeres (Arsenal dan Swedia)

    Achraf Hakimi (PSG dan Maroko)

    Harry Kane (Bayern Minchen dan Inggris)

    Khvicha Kvaratskhelia (Napoli, PSG, dan Georgia)

    Robert Lewandowski (Barcelona dan Polandia)

    Alexis Mac Allister (Liverpool dan Argentina)

    Lautaro Martinez (Inter Milan dan Argentina)

    Scott McTominay (Napoli dan Skotlandia)

    Kylian Mbappe (Real Madrid dan Perancis)

    Nuno Mendes (PSG dan Portugal)

    Joao Neves (PSG dan Portugal)

    Pedri (Barcelona dan Spanyol)

    Cole Palmer (Chelsea dan Inggris)

    Michael Olise (Bayern München dan Prancis)

    Raphinha (Barcelona dan Brasil)

    Declan Rice (Arsenal dan Inggris)

    Fabian Ruiz (PSG dan Spanyol)

    Lamine Yamal (Barcelona dan Spanyol)

    Florian Wirtz (Liverpool dan Jerman)

    Vitinha (PSG dan Portugal)

    Vinicius Junior (Real Madrid dan Brasil)

    Virgil van Dijk (Liverpool dan Belanda)

    Mohamed Salah (Liverpool dan Mesir)

    Ballon d’Or Wanita 2025

    Lucy Bronze (Chelsea dan Inggris)

    Barbra Banda (Orlando Pride dan Zambia)

    Aitana Bonmati (Barcelona dan Spanyol)

    Sandy Baltimore (Chelsea dan Perancis)

    Mariona Caldentey (Arsenal dan Spanyol)

    Klara Buhl (Bayern Munchen dan Jerman)

    Sofia Cantore (Washington Spirit dan Italia)

    Steph Catley (Arsenal dan Australia)

    Melchie Daelle Dumornay (OL Lyonnes dan Haiti)

    Temwa Chawinga (Kansas City Current dan Malawi)

    Emily Fox (Arsenal dan Amerika Serikat)

    Cristiana Girelli (Juventus dan Italia)

    Esther Gonzalez (Gotham FC dan Spanyol)

    Caroline Graham Hansen (FC Barcelona dan Norwegia)

    Patri Guijarro (FC Barcelona dan Spanyol)

    Amanda Gutierres (Palmeiras dan Brasil)

    Hannah Hampton (Chelsea dan Inggris)

    Pernille Harder (Bayern Munchen dan Denmark)

    Lindsey Heaps (OL Lyon dan Amerika Serikat)

    Chloe Kelly (Manchester City, Arsenal, dan Inggris)

    Marta (Orlando Pride dan Brasil)

    Frida Leonhardsen Maanum (Arsenal dan Norwegia)

    Ewa Pajor (FC Barcelona dan Polandia)

    Clara Mateo (Paris FC dan Perancis)

    Alessia Russo (Arsenal dan Inggris)

    Claudia Pina (FC Barcelona dan Spanyol)

    Alexia Putellas (FC Barcelona dan Spanyol)

    Johanna Rytting Kaneryd (Chelsea dan Swedia)

    Caroline Weir (Real Madrid dan Skotlandia)

    Leah Williamson (Arsenal dan Inggris)

    Penghargaan Lain

    Kopa Tropihes Pria dan Wanita

    Dinamai berdasarkan pemain sepak bola Perancis, Raymond Kopa, diberikan kepada pemain muda terbaik (U-21).

    Putra

    Pau Cubarsi (Barcelona dan Spanyol)

    Ayyoub Bouaddi (Lille dan Perancis)

    Desire Doue (PSG dan Perancis)

    Estevao (Palmeiras, Chelsea, dan Brasil)

    Dean Huijsen (Bournemouth, Real Madrid, dan Spanyol)

    Myles Lewis-Skelly (Arsenal dan Inggris)

    Rodrigo Mora (Porto dan Portugal)

    Joao Neves (PSG dan Portugal)

    Lamine Yamal (Barcelona dan Spanyol)

    Kenan Yildiz (Juventus dan Turki)

    Putri

    Michelle Agyemang (Brighton & Hove Albion dan Inggris)

    Linda Caicedo (Real Madrid dan Kolombia)

    Wieke Kaptein (Chelsea dan Belanda)

    Claudia Martinez (Club Olimpia dan Paraguay)

    Vicky Lopez (Barcelona dan Spanyol)

    Yashin Trophies Pria dan Wanita

    Dinamai berdasarkan kiper Uni Soviet, Lev Yashin, diberikan kepada kiper terbaik.

    Pria

    Alisson Becker (Liverpool dan Brasil)

    Yassine Bounou (Al Hilal dan Maroko)

    Lucas Chevalier (Lille, PSG dan Perancis)

    Thibaut Courtois (Real Madrid dan Spanyol)

    Gianluigi Donnarumma (PSG, Manchester City, dan Italia)

    Emiliano Martinez (Aston Villa dan Argentina)

    Jan Oblak (Atletico Madrid dan Slovenia)

    David Raya (Arsenal dan Spanyol)

    Matz Sels (Nottingham Forest dan Belgia)

    Yann Sommer (Inter Milan dan Swiss)

    Putri

    Ann-Katrin Berger (Gotham FC dan Jerman)

    Cata Coll (Barcelona dan Spanyol)

    Hannah Hampton (Chelsea dan Inggris)

    Chiamaka Nnadozie (Paris FC, Brighton, dan Nigeria)

    Daphne van Domselaar (Arsenal dan Belanda)

    Dinamai berdasarkan nama penyerang Jerman, Gerd Muller, diberikan kepada pencetak gol terbanyak dari musim sebelumnya.

    Dinamai berdasarkan nama pesepakbola Brasil, Dr. Socrates, diberikan atas karya kemanusiaan terbaik yang dilakukan oleh seorang pesepak bola. Penghargaan ini dipersembahkan atas kerja sama dengan ‘Peace and Sport’.

    Klub Pria dan Wanita Terbaik Tahun Ini

    Pria

    Barcelona

    Botafogo

    Chelsea

    Liverpool

    Paris Saint-Germain

    Wanita

    Arsenal

    Barcelona

    Chelsea

    OL Lyonnes

    Orlando Pride

    Pelatih Pria dan Wanita Terbaik Tahun Ini

    Pria

    Antonio Conte

    Luis Enrique

    Hansi Flick

    Enzo Maresca

    Arne Slot

    Wanita

    Sonia Bompastor

    Arthur Elias

    Justine Madugu

    Renee Slegers

    Sarina Wiegman

  • Rekor Kemenangan Liverpool pada Menit Akhir

    Rekor Kemenangan Liverpool pada Menit Akhir

    JAKARTA – Liverpool punya catatan menarik musim ini. Mereka terbiasa meraih kemenangan dramatis pada menit-menit akhir laga.

    Serangkaian pertandingan dimenangi dengan gol-gol penentu pada menit-menit akhir.

    Faktanya, tim asuhan Arne Slot kini telah memenangi lima pertandingan berturut-turut di semua ajang sejak awal musim 2025/2026 dengan gol-gol di menit-menit akhir. Empat di antaranya terjadi setelah 90 menit.

    Hal ini melahirkan frasa “Arne Slot Time” muncul di media sosial setiap kali The Reds meraih kemenangan menjelang peluit akhir berbunyi.

    Keempat pertandingan The Reds di Liga Inggris musim ini dimenangi dengan gol yang dicetak setelah menit ke-80 (pertama kalinya bagi klub Liga Inggris mana pun dalam sejarah).

    Lalu, kemenangan atas Atletico Madrid di Liga Champions pada tengah pekan memperpanjang rekor tersebut menjadi pertandingan kelima di semua ajang yang mana gol kemenangan dicetak pada pengujung laga.

    Tidak ada tim lain di lima liga top Eropa yang mampu mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir untuk menyamai rekor empat pertandingan domestik Liverpool saat ini, setidaknya dalam 15 tahun terakhir.

    Kemenangan dramatis 3-2 atas Atletico Madrid pada Kamis, 18 September 2025 WIB, juga menandai pertama kalinya sejak setidaknya musim 2012/2013 di mana tim top Eropa mana pun memenangi lima pertandingan berturut-turut di semua ajang dengan gol kemenangan setelah menit ke-80 atau lebih lambat sebelum awal Oktober.

    Skuad asuhan Arne Slot kini hampir memecahkan rekor Liga Inggris untuk gol kemenangan terbanyak pada menit-menit akhir dalam satu musim, yaitu tujuh gol, yang dipegang bersama oleh Manchester United (2023/2024), Tottenham Hotspur (2014/2015 dan 2002/2003), Arsenal (2011/2012), dan Liverpool (2008/2009).

    Rekor itu masih lebih sedikit dibanding Barcelona yang mencetak sembilan gol kemenangan pada menit-menit akhir La Liga selama musim 2023/2024, hanya satu gol lebih banyak dari Real Madrid pada musim yang sama.

    Bisa dibilang bahwa meraih hasil dengan gaya dramatis seperti itu pada menit-menit akhir tidak akan berkelanjutan sepanjang musim. Atau, mungkin inilah yang Liverpool lakukan sekarang.

    Liverpool 4-2 Bournemouth (Liga Inggris)

    Federico Chiesa (88′) & Mohamed Salah (90+4′)

    Secara teknis, pertandingan pembuka Liverpool di Liga Inggris musim ini sudah dimenangi ketika Chiesa mencetak gol ketiga timnya melalui tendangan voli pada menit ke-88.

    Namun, The Reds belum menyerah dan Salah yang memastikan kemenangan pada masa injury time dengan penyelesaian apik dari sudut sempit.

    Newcastle 2-3 Liverpool (Liga Inggris)

    Rio Ngumoha (90+10′)

    Setelah kedudukan seri 2-2 pada menit ke-88, laga menegangkan di St James’ Park akhirnya dimenangi Liverpool ketika Ngumoha yang berusia 16 tahun muncul dan mengukir sejarah dengan menjadi pencetak gol termuda klub sepanjang sejarah melalui tendangan terakhir yang menjadi gol kemenangan.

    Liverpool 1-0 Arsenal (Liga Inggris)

    Dominik Szoboszlai (83′)

    Pertarungan sengit antara Liverpool dan Arsenal di awal musim semakin memanas pada menit-menit akhir ketika Szoboszlai melepaskan tendangan bebas keras ke pojok atas gawang yang menggemparkan Anfield dan membawa The Reds menang dengan cara yang spektakuler.

    Burnley 0-1 Liverpool (Liga Inggris)

    Mohamed Salah (90+5′)

    Liverpool akhirnya berhasil menembus pertahanan Burnley di Turf Moor hingga masa injury time. Namun, Salah yang selalu diandalkan akhirnya mencetak gol penalti yang mengesankan pada menit ke-95 setelah Hannibal Mejbri dihukum handball pada menit-menit akhir.

    Liverpool 3-2 Atletico Madrid (Liga Champions)

    Virgil van Dijk (90+2′)

    Pemain termahal Alexander Isak mungkin baru saja menjalani debutnya yang telah lama dinantikan melawan Atletico Madrid.

    Namun, bek tengah andal Virgil van Dijk yang akhirnya menjadi pembeda di Anfield dengan menyundul bola hasil sepak pojok pada menit ke-92 untuk membawa The Reds unggul pada masa injury time.

  • Liverpool Tekuk Atletico 3-2, Van Dijk Penentu, Gakpo Banjir Nyinyiran

    Liverpool Tekuk Atletico 3-2, Van Dijk Penentu, Gakpo Banjir Nyinyiran

    Jakarta

    Liverpool meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Atletico Madrid dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan The Reds dicetak Virgil van Dijk di menit ke-94 yang memastikan tiga poin penuh untuk tuan rumah.

    Pertandingan berlangsung panas sejak awal. Liverpool langsung unggul dua gol hanya dalam lima menit lewat Andy Robertson dan Mohamed Salah. Atletico Madrid membalas lewat Marcos Llorente di injury time babak pertama. Llorente kembali mencetak gol di menit ke-80, membuat skor imbang 2-2.

    Namun Van Dijk menjadi pahlawan dengan sundulan telat memanfaatkan umpan sepak pojok. Kemenangan ini menempatkan Liverpool di posisi ketujuh klasemen fase liga Liga Champions 2025/2026, sedangkan Atletico Madrid terpuruk di peringkat ke-28.

    Meski Liverpool menang, sorotan netizen justru tertuju pada Cody Gakpo. Penyerang asal Belanda ini menuai banyak kritik di media sosial karena dianggap tampil kurang tajam dan membuang sejumlah peluang emas.

    Komentar bernada nyinyir pun bermunculan. Berikut rangkumannya:

    “Gakpo lama² kek Onana versi Liverpool ,” ujar @maafcarisiapa.

    “Udah pas gantiin porsi gakpo.. gakpo ga minat jadi tim kepelatihan timnas aja? Mumpung isinya meneer kabeh,” usul @diimsoyy.

    “Gakpo abis perpanjang kontrak makin nurun,” tulis @AdhityaPerdana1.

    “Gakpo cadangin aja dulu slot selalu gagal kombinasinya,” usul @taw237a.

    “gakpo mabok yakult sattt,” ucap @coutiker.

    “Gakpo tu rasanya kalau bukan IC Belanda, mungkin dah kena jual juga tu sebenarnya. Game play typical sangat & senang kena baca,” kata @twtby_aarif.

    “gakpo 23-24 ini satu-satunya pemain yang gw benci ngt pas nonton karena nggak ada kontribusi nyerah/bertahan sama sekali, semoga bisa kembali ke performa awal musim lalu ya bang gakpo,” harap @hizkiyeahhh.

    (afr/afr)

  • Kalah di Community Shield, Peringatan Keras buat Liverpool Pertahankan Gelar Liga Inggris

    Kalah di Community Shield, Peringatan Keras buat Liverpool Pertahankan Gelar Liga Inggris

    JAKARTA – Virgil van Dijk menyebut kekalahan Liverpool dari Crystal Palace di Community Shield sebagai awal yang mengecewakan untuk mempertahankan gelar Liga Inggris.

    Liverpool bermain imbang 2-2 dengan Palace di Wembley akhir pekan kemarin. Meskipun sempat unggul dua kali melalui pemain baru Hugo Ekitike dan Jeremie Frimpong, The Reds kemudian kalah adu penalti dengan skor 2-3.

    Mohamed Salah gagal mengeksekusi penalti, sebelum tendangan Alexis Mac Allister dan Harvey Elliott ditepis Dean Henderson.

    Liverpool ingin mempertahankan gelar Liga Inggris mereka untuk pertama kalinya sejak 1984. Hanya saja, kapten Van Dijk tidak senang dengan bagaimana timnya memulai musim ini.

    “Jelas kami kalah. Jadi, itu bukan awal yang baik, tetapi kami harus menjalaninya pertandingan demi pertandingan.”

    “Itulah pola pikir kami, dan itu selalu menjadi pola pikir kami. Musim ini akan sangat intens di semua kompetisi, dan kami harus siap menunjukkan kualitas kami dalam hal itu.

    “Ada hal-hal baik, tetapi ada juga banyak hal yang harus kami tingkatkan. Kami harus terus berusaha dan itulah rencana kami sekarang.”

    “Anda ingin memenangi pertandingan, itu final, itu trofi yang kami perjuangkan, dan itulah bagian yang mengecewakan dari semuanya,” ujarnya kepada ESPN.

    Arne Slot memilih empat pemain barunya untuk menjadi starter di Wembley. Dalam 20 menit, tiga di antaranya sudah terlibat langsung dalam gol.

    Florian Wirtz, yang didatangkan dari Bayern Leverkusen dengan nilai transfer 100 juta pound, memberikan assist kepada Ekitike, yang bergabung dari Eintracht Frankfurt, setelah hanya empat menit.

    Frimpong, yang juga bergabung dari Leverkusen, kemudian mencungkil bola melewati Dean Henderson dari sudut sempit untuk membawa Liverpool unggul 2-1, setelah Jean-Philippe Mateta menyamakan kedudukan dari titik penalti, menyusul pelanggaran Van Dijk terhadap Ismaila Sarr.

    Van Dijk mengaku senang dengan kontribusi rekan-rekan barunya dan bagaimana mereka beradaptasi di klub.

    “Para pemain yang datang membawa kualitas bagi tim, para pemain yang pergi, kami mendoakan yang terbaik bagi mereka dalam petualangan mereka selanjutnya. Begitulah sepak bola terkadang bekerja.”

    “Menurut saya, semua pemain baru telah beradaptasi dengan cukup baik. Jelas, penting ketika Anda datang ke klub baru untuk dapat langsung menunjukkan diri dan merasa diterima. Saya pikir para pemain merasakan hal itu.”

    “Saya pikir kami memiliki pemain yang sangat bagus. Kami memiliki pemain berkualitas. Hal itu jelas merupakan alasan kami memenangi Liga Inggris musim lalu, tetapi bukan hanya karena kualitas tetapi juga karena kerja keras dan tekad yang besar,” kata bek asal Belanda itu.

    Liverpool akan membuka musim Liga Inggris di Anfield melawan Bournemouth pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

    Van Dijk memberi peringatan keras kepada rekan-rekan setimnya bahwa mereka harus bermain lebih baik.

    “Ada banyak hal baik dalam pertandingan Community Shield, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.”

    “Kami memiliki lima hari lagi untuk bersiap menghadapi dimulainya Liga Inggris. Itulah yang harus kami lakukan,” katanya.

  • Kontrak Baru Mohamed Salah dengan Liverpool Membutuhkan Banyak Usaha

    Kontrak Baru Mohamed Salah dengan Liverpool Membutuhkan Banyak Usaha

    JAKARTA – Manajer Liverpool, Arne Slot, mengatakan klub telah melakukan banyak usaha untuk memperpanjang kontrak Mohamed Salah, tetapi mengakui bahwa ia telah yakin selama beberapa waktu negosiasi menuju ke arah yang benar.

    Salah akan habis kontraknya musim panas ini, tetapi Liverpool mengonfirmasi pada Jumat, 11 April 2025, bahwa pemain internasional Mesir itu kini telah memperpanjang masa tinggalnya di Merseyside hingga musim panas 2027.

    Diskusi telah berlangsung selama beberapa bulan, dengan Direktur Olahraga The Reds, Richard Hughes, mengawasi negosiasi dengan agen Salah, Ramy Abbas Issa.

    “Saya senang, tentu saja. Ia telah menunjukkan di klub ini selama bertahun-tahun berturut-turut betapa berharganya ia bagi tim dan klub.”

    “Kami sangat senang ia memperpanjang kontraknya selama dua tahun lagi dan mudah-mudahan ia dapat menunjukkan pada Minggu, 13 April 2025 (melawan West Ham United) betapa pentingnya ia bagi kami sepanjang musim.”

    “Lega? Bagi para penggemar, saya rasa begitu. Tidak mengherankan bagi Anda bahwa saya tahu lebih baik tentang situasi kontrak selama musim ini.”

    “Mungkin bagi para penggemar, ini adalah kejutan yang menyenangkan. Saya tahu sedikit lebih lama bahwa semuanya berjalan ke arah yang benar.”

    “Ini adalah pujian besar untuk Richard Hughes karena Mo Salah, sebagai agen bebas, dapat pergi ke klub mana pun yang diinginkannya.”

    “Namun, ia tetap di klub kami dan itu juga pujian untuk Richard,” kata Arne Slot.

    Pelatih asal Belanda itu lebih lanjut mengungkapkan perannya dalam membuat Salah yakin memperpanjang masa bakti di Anfield.

    “Saya bagian dari proses itu, tetapi saya rasa saya tidak pantas menerima pujian itu. Saya pikir pertama-tama, itu adalah pilihan Mo dan pilihan agennya.”

    “Kedua, klub–FSG, Richard, Michael Edwards–telah berupaya keras agar ia memperpanjang kontrak.”

    “Usaha sebagian besar berarti uang! Namun, bukan hanya uang. Hal itu juga dapat memberi tahu Anda bahwa musim ini bukan hanya musim yang bagus.”

    “Kami ingin membuat musim yang sangat bagus musim depan. Saya pikir Mo yakin kami memiliki peluang yang cukup bagus untuk melakukannya,” tutur Arne Slot lagi.

    Sebelum kabar gembira ini, Salah termasuk tiga bintang The Reds yang kontraknya akan habis akhir musim ini.

    Dua nama lain ialah kapten Virgil van Dijk dan Trent Alexander-Arnold. Hingga kini masa depan keduanya belum terang, hanya Van Dijk yang sempat mengungkapkan bahwa negosiasi berjalan ke arah positif.