Tag: Vidi Aldiano

  • Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal, Tetap Semangat untuk Sembuh

    Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal, Tetap Semangat untuk Sembuh

    Jakarta

    Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal, Tetap Semangat untuk Sembuh

    Vidi Aldiano telah melalui perjalanan panjang dalam menghadapi kanker ginjal. Meski begitu, ia tetap tampil ceria dan optimis di tengah perjuangannya melawan penyakit tersebut.

    Perjuangannya melawan kanker bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Berikut awal mula Vidi didiagnosis kanker ginjal, proses pengobatannya, hingga semangatnya dalam menjalani kehidupan.

    Awal Mula Diagnosa Kanker

    Suami Sheila Dara ini telah menjalani operasi pengangkatan satu ginjalnya usai terkena kanker pada Desember 2019 lalu. Dia menjalani operasi kanker ginjal di Singapura.

    Namun, setelah operasi patologi dan diteliti, kanker yang diidapnya lumayan ganas dan harus dilakukan check up secara rutin. Tahun 2020, kondisinya sehat, namun pada tahun 2021 kanker yang sama ditemukan lagi.

    Kanker Menyebar

    Penyebaran kanker juga dikabarkan Vidi lewat akun Instagramnya pada September 2023. Dia mengatakan dirinya harus melakukan kemoterapi atau yang disebutnya sebagai spa day.

    “Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue punya appointment spa day tiap tiga minggu. Seiring waktu berjalan. I learn to make peace with my condition and be grateful for whatever God has given me throughout these years,” tulis Vidi dalam akun Instagramnya.

    Pada awal 2024, Vidi membagikan kabar bahwa kondisinya perlahan membaik. Kemudian di bulan November 2024, Vidi menjalan pemeriksaan PET Scan di Penang, Malaysia. Namun, hasilnya belum sesuai harapan.

    “Hasil PET scan-nya itu belum sesuai dengan harapan saya. It’s not bad but it’s not good also yet, masih hopeful untuk terus berjuang melawan penyakit aku ini. It was not easy, still not easy juga sampai hari ini melihat hasil yang masih belum sesuai ekspektasi itu terkadang bikin kita down dan bisa stres juga,” kata Vidi dalam video yang diunggahnya di akun Instagram.

    Positron Emission tomography scan (PET scan) merupakan jenis tes yang dapat digunakan dalam penanganan kanker. Dikutip dari laman Cancer.net, prosedur dapat dilakukan bersamaan dengan CT scan, yang dokter biasanya menyebut dengan PET-CT scan.

    Berobat ke Thailand

    Setelah menjalani kemoterapi, Vidi melanjutkan perawatan ke Thailand. Dia menghabiskan waktu selama dua minggu di Koh Samui.

    “Gue hari ini ada di Koh Samui untuk memulai treatment. Nggak treatment sebenarnya, lebih ke retreat di tempat namanya Tanya Samui,” beber Vidi, dalam unggahan video di akun Instagramnya.

    Selama melakukan detox tubuh, Vidi tidak mengkonsumsi makanan solid apapun. Tapi, dia tidak merasa lemas dan lapar, serta bisa melewati proses retreat dengan baik.

    Berencana Ingin Berhenti Kemoterapi

    Vidi mengaku tidak bisa terus menerus menjalani kemoterapi karena efek samping yang berdampak pada kesehariannya. Dia khawatir, dampak kemoterapi pada tubuh malah semakin parah.

    “2025 ini ada kemungkinan gue juga harus stop kemo gua karena its been too long dan kalaupun gua lanjutkan mungkin akan ada side effects yang lebih parah di badan gue, dan itu salah satu yang bikin ge kepikiran juga,” kata Vidi di akun TikTok Pribadinya.

    Sebagai orang yang selalu terlihat ceria, sebenarnya, Vidi berjuang dengan banyak pemikiran tentang kanker dan polemik lain di hidupnya.

    “Terlalu banyak what if, what if, yang muncul di kepala gue, belum lagi beberapa stres yang muncul dari beberapa variabel luar, sementara dokter bilang disease ini sangat amat rentan dengan apa yang namanya stres,” cerita dia.

    “Kalau tingkat stres tinggi, inflamasi juga tinggi, harus memanage stres,” kata Vid sambil meminta doa dan dukungan untuk tetap semangat menjalani hidup sebagai pejuang kanker.

    Vidi kembali mengabarkan kondisinya kembali menurun selepas Idul Fitri pada April 2025. Obat yang dikonsumsi Vidi selama 5 tahun terakhir sudah perlu diganti.

    “April kemarin setelah Lebaran kita melakukan another scan untuk mengecek apakah obatnya yang sudah aku pakai 5 tahun itu masih berfungsi atau nggak,” beber Vidi dalam postingan Instagramnya.

    “Dan hasilnya April itu lumayan bikin aku tidak bisa berfungsi beberapa waktu, karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan kali ya, tidak sesuai dengan ekspektasi aku gitu,” sambungnya.

    Ketika itu, dokter mengungkapkan bahwa kankernya tumbuh dengan cepat. Sehingga, selama beberapa bulan, dia bolak balik Penang Malaysia untuk mendapatkan obat baru. Ternyata, obat baru itu adalah yang digunakannya saat awal didiagnosa kanker. Namun, obat tersebut belum tersedia di Indonesia.

    Vidi mengeluhkan efek samping obat yang lebih keras dari obat barunya. Namun, dia berusaha mengatasi sakit dan ketidaknyamanan yang dirasakannya.

    “Tapi aku berusaha untuk terus bisa maju setiap harinya dengan tersenyum gitu. Intinya dengan kondisi aku sekarang, aku akan terus fokus untuk bisa menyehatkan badanku dan pikiranku juga,” pungkasnya.

    (elk/suc)

  • Borok Polisi Depok Di-Spill Komika Arafah Rianti, Tak Mau Terima Maling Hasil Tangkapan Warga

    Borok Polisi Depok Di-Spill Komika Arafah Rianti, Tak Mau Terima Maling Hasil Tangkapan Warga

    GELORA.CO – Borok kelakuan polisi di Depok dikuliti habis-habisan oleh komika Arafah Rianti.

    Cerita ini pun dibagikannya saat menjadi bintang tamu dalam podcast bersama Vidi Aldiano dan Deddy Corbuzier di Podhub.

    Dalam podhub itu, Arafah menceritakan jika baru-baru ini ia bersama warga di sekitar rental PlayStastion miliknya menangkap seorang maling motor.

    Namun, sebelum menspill borok kelakuan polisi di Depok, ia lebih dulu meminta maaf.

    “Maaf, maaf banget buat polisi Depok,” katanya dikutip Tribun Jakarta, Rabu (9/7/2025).

    “Baru-baru aja nih gua tuh nangkep maling di rental PS gua. Bulan kemarinnya kayak minjam motor ke salah satu consumen gua. Bilangnya mau beli martabak. Pinjaman pertama beneran beli martabak. Kedua beli martabak, ketiga gak bawa lagi martabak dan motornya ilang,” bebernya lagi.

    Tak lama berselang, rupanya maling tersebut datang lagi ke rental PlayStation miliknya.

    Kebetulan, saat itu korban juga tengah berada di sana.

    Pertemuan tak terduga ini membuat korban geram dan terjadi aksi saling kejar.

    “Malingnya datang lagi ke rental gua. Ternyata maling sama korbannya ada di tempat. Naik ke lantai 3 loncat ke rumah warga. Kena asbes orang, masuk ke dalam,” ujarnya.

    Satu persatu aktivitas diplomat muda Arya Daru sebelum ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban akhirnya terkuak. Bahkan salah satunya diungkap oleh orang terdekatnya sendiri. 

    Satu persatu aktivitas diplomat muda Arya Daru sebelum ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban akhirnya terkuak. Bahkan salah satunya diungkap oleh orang terdekatnya sendiri.

    Pelarian yang gagal, membuat maling motor ini ditangkap warga.

    Bahkan sempat mendapatkan salam olahraga dari korban dan warga yang berada di sana.

    “Ketangkep. Udah kita tangkap, kita gebukin dulu. Si korban ini motornya baru lunas. Di jual Rp 1,8 juta. Dia jual cepat gak ada surat,” jelasnya.

    Selanjutnya, maling sepeda motor ini dibawa ke kantor polisi dengan maksud untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

    Namun, Arafah justru dibuat kaget karena polisi di sana menolak maling motor yang dibawanya.

    “Gak bisa kalau nggak sama kita,” ujar Arafah menirukan respons polisi saat itu.

    Arafah yang keheranan langsung melontarkan pertanyaan dan berujung maling tersebut dibebaskan.

    “Kenapa gak bisa ya, kan udah ada malingnya. Gausah lu yang nangkap,  udah kita yang nangkap. Udah malingnya dibebasin lagi aja,” tandasnya.

  • Menyoal Efek Samping Pengobatan Kanker, Vidi Aldiano sampai Turun BB 10 Kg

    Menyoal Efek Samping Pengobatan Kanker, Vidi Aldiano sampai Turun BB 10 Kg

    Jakarta

    Melawan kanker mungkin merupakan hal tersulit yang pernah dialami pasien. Ini adalah pekerjaan 24 jam sehari yang dapat menguras otak dan tubuh.

    Seperti halnya yang dialami penyanyi Vidi Aldiano. Dia mengaku sempat tak percaya diri karena berat badannya turun hingga 10 kilogram akibat pengobatan kanker yang dijalaninya.

    “Ada banyak variable, dari efek samping radiasi, dan juga tambahan efek samping obat kemo baru,” tulis Vidi dalam unggahan terbarunya dilihat detikcom Selasa (8/7/2025).

    Vidi Aldiano masih berjuang melawan kanker ginjal yang diidapnya sejak tahun 2019. Pada September 2023, Vidi mengabarkan kanker yang diidapnya bermetastasis atau menyebar ke bagian tubuh lainnya.

    Pengobatan kanker mempunyai efek samping yang bervariasi pada setiap orang. Kemoterapi, misalnya, yang akan dilakukan pasien selama menjalani pengobatan, bisa memunculkan efek samping mual, muntah, sampai nafsu makan menurun.

    “Kemoterapi itu berat, memang banyak yang pingin berhenti (di tengah jalan),” kata spesialis onkologi Prof Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP saat berbincang dengan detikcom beberapa waktu lalu.

    Beberapa efek samping pengobatan kanker lainnya yakni:

    Kelelahan

    Kelelahan terkait kanker adalah bentuk kelelahan yang parah yang sering digambarkan oleh pengidap kanker sebagai kelelahan yang luar biasa, kelelahan, dan kelemahan yang tidak hilang dengan tidur dan istirahat. Kelelahan mungkin merupakan gejala pengobatan kanker yang paling umum sebagai efek dari kemoterapi.

    Masalah rambut, kulit, dan kuku

    Terapi radiasi dapat menyebabkan kerontokan rambut pada bagian tubuh yang menerima radiasi, sementara kemoterapi dapat menyebabkan kerontokan rambut di kepala dan bagian tubuh lainnya. Obat kemoterapi yang berbeda dapat menyebabkan berbagai jenis rambut rontok, atau tidak ada rambut rontok sama sekali.

    Efek samping terkait kulit dari kemoterapi dan terapi radiasi dapat mencakup kekeringan, gatal, kemerahan, dan pembengkakan. Pasien juga akan mengalami perubahan pada kuku seperti kuku menggelap, menguning, atau retak pada kuku dan/atau kutikula.

    Masalah mulut

    Masalah mulut umum terjadi pada banyak jenis perawatan kanker. Obat antikanker dan radiasi pada kepala dan leher dapat merusak kelenjar ludah dan jaringan di mulut, tenggorokan, dan bibir. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan menelan, perubahan rasa, mulut kering, infeksi di mulut, luka mulut, kerusakan gigi dan sensitivitas terhadap makanan panas dan dingin.

    Mual dan muntah

    Imunoterapi, terapi radiasi ke perut, dan kemoterapi (dengan hasil yang bervariasi berdasarkan jenis obat dan dosisnya) semuanya diketahui menyebabkan mual dan muntah pada orang yang menerima perawatan kanker. Mual dan muntah dapat menyebabkan perubahan berat badan, dehidrasi, dan kekurangan gizi, yang dapat memperburuk gejala efek samping secara keseluruhan.

    (kna/kna)

  • Efek Samping Pengobatan Kanker Vidi Aldiano, Badan Lemas-BB Turun 10 Kg

    Efek Samping Pengobatan Kanker Vidi Aldiano, Badan Lemas-BB Turun 10 Kg

    Jakarta

    Penyanyi Vidi Aldiano baru-baru ini membagikan kondisi terbarunya yang masih berjuang melawan kanker. Penyakitnya itu membuat berat badannya turun drastis dan sering merasa kelelahan.

    “Berat badan gue turun sampai 10 kg,” tulisnya dalam unggahan di Instagram terbaru dilihat Selasa (8/7/2025).

    Vidi mengatakan, hal yang dialaminya itu merupakan efek samping dari pengobatan kanker mulai dari terapi radiasi dan kemoterapi yang dia jalani. Untuk itu, suami Sheila Dara itu berjuang keras untuk menjaga menaikkan berat badannya dan membuat badannya sedikit lebih berisi.

    “Prinsip hidup gue sekarang : 𝐆𝐚𝐩𝐚𝐩𝐚 𝐤𝐚𝐧𝐤𝐞𝐫, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐚𝐝𝐚𝐧 𝐠𝐮𝐞 𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬,” tutupnya.

    Efek samping pengobatan kanker

    Perawatan kanker akan menimbulkan banyak efek samping. Efek samping terjadi ketika perawatan merusak sel-sel sehat, atau ketika organ diangkat selama operasi. Efek samping dapat berbeda untuk setiap orang, dan untuk obat-obatan dan jenis pengobatan yang berbeda.

    Dikutip dari Yale Medicine, berikut beberapa efek samping umum pengobatan kanker seperti yang dijalani Vidi Aldiano.

    Kelelahan

    Kelelahan terkait kanker adalah bentuk kelelahan yang parah yang sering digambarkan oleh pengidap kanker sebagai kelelahan yang luar biasa, kelelahan, dan kelemahan yang tidak hilang dengan tidur dan istirahat. Kelelahan mungkin merupakan gejala pengobatan kanker yang paling umum sebagai efek dari kemoterapi.

    Anemia

    Anemia terjadi ketika tidak ada cukup sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan pusing, kelemahan, pingsan, dan jantung berdebar kencang. Perawatan yang dapat menyebabkan anemia termasuk kemoterapi, terapi radiasi, dan beberapa imunoterapi. Ini terjadi karena perawatan ini secara tidak sengaja dapat menghancurkan sel darah merah yang sehat dalam proses membunuh sel kanker.

    Masalah rambut, kulit, dan kuku

    Terapi radiasi dapat menyebabkan kerontokan rambut pada bagian tubuh yang menerima radiasi, sementara kemoterapi dapat menyebabkan kerontokan rambut di kepala dan bagian tubuh lainnya. Obat kemoterapi yang berbeda dapat menyebabkan berbagai jenis rambut rontok, atau tidak ada rambut rontok sama sekali.

    Efek samping terkait kulit dari kemoterapi dan terapi radiasi dapat mencakup kekeringan, gatal, kemerahan, dan pembengkakan. Pasien juga akan mengalami perubahan pada kuku seperti kuku menggelap, menguning, atau retak pada kuku dan/atau kutikula.

    Masalah mulut

    Masalah mulut umum terjadi pada banyak jenis perawatan kanker. Obat antikanker dan radiasi pada kepala dan leher dapat merusak kelenjar ludah dan jaringan di mulut, tenggorokan, dan bibir. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan menelan, perubahan rasa, mulut kering, infeksi di mulut, luka mulut, kerusakan gigi dan sensitivitas terhadap makanan panas dan dingin.

    Mual dan muntah

    Imunoterapi, terapi radiasi ke perut, dan kemoterapi (dengan hasil yang bervariasi berdasarkan jenis obat dan dosisnya) semuanya diketahui menyebabkan mual dan muntah pada orang yang menerima perawatan kanker. Mual dan muntah dapat menyebabkan perubahan berat badan, dehidrasi, dan kekurangan gizi, yang dapat memperburuk gejala efek samping secara keseluruhan.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Jessie J Umumkan Hiatus untuk Melawan Kanker Payudara “
    [Gambas:Video 20detik]
    (kna/suc)

  • Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal, Tetap Semangat untuk Sembuh

    Perjalanan Kanker Ginjal Vidi Aldiano, Sempat Berencana Setop Kemoterapi

    Jakarta

    Vidi Aldiano baru-baru ini mengungkapkan kondisinya yang tengah berjuang melawan kanker ginjal yang diidapnya sejak 2019. Sebelumnya, ia telah menjalani operasi pengangkatan satu ginjalnya di Singapura.

    Pada September 2023, Vidi mengabarkan kanker yang diidapnya bermetastasis atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ia pun rutin menjadi ‘spa day’ atau pengobatan kanker ginjal yang diidapnya.

    “Hasil PET scan-nya itu belum sesuai dengan harapan saya. It’s not bad but it’s not good also yet, masih hopeful untuk terus berjuang melawan penyakit aku ini. It was not easy, still not easy juga sampai hari ini melihat hasil yang masih belum sesuai ekspektasi itu terkadang bikin kita down dan bisa stres juga,” kata Vidi dalam video yang diunggahnya di akun Instagram, Jumat (22/11/2024).

    Positron Emission tomography scan (PET scan) merupakan jenis tes yang dapat digunakan dalam penanganan kanker. Dikutip dari laman Cancer.net, prosedur dapat dilakukan bersamaan dengan CT scan, yang dokter biasanya menyebut dengan PET-CT scan.

    Rutin Kemoterapi

    Vidi juga rutin menjalani kemoterapi untuk mengobati kanker ginjal yang diidapnya. Kondisinya semakin membaik, tetapi beberapa hari ia mengalami efek samping dan gejala usai perawatan.

    “Badan gua kaya menggigil semalaman dan mulai ngilu sebadan lagi dan kalau kegesek sakit,” beber Vidi.

    Efek samping kemoterapi yang dirasakan Vidi masih terasa hingga keesokan harinya saat bangun tidur. Ia mengaku mengeluhkan takikardia, saat heart-ratenya relatif tinggi.

    “Takikardi itu di mana gua tiba-tiba heart rate-nya tinggi di atas 110 di saat gua lagi duduk gitu,” lanjut Vidi.

    Berobat ke Tanya Samui

    Pasca menjalani kemoterapi, Vidi memilih melanjutkan perawatan ke Thailand. Ia menghabiskan waktu sekitar dua minggu di Koh Samui.

    “Gue hari ini ada di Koh Samui untuk memulai treatment. Nggak treatment sebenarnya, lebih ke retreat di tempat namanya Tanya Samui,” beber Vidi, dalam unggahan video di akun Instagramnya, @vidialdiano.

    Meski sempat cemas melakukan perawatan ini, Vidi merasa bersyukur mendapatkan aura positif dari banyak orang. Diketahui, retreat di Tanya Samui merupakan perawatan holistik untuk meningkatkan kesejahteraan pengunjung secara keseluruhan melalui berbagai aktivitas dan perawatan.

    Dikutip dari laman resminya, Tanya Samui berfokus pada pembersihan kandung empedu, hati, usus bagian bawah, dan usus besar. Herbal dan suplemen yang diberikan konon 100 persen alami dan diklaim membantu membersihkan tubuh.

    Selama detox tubuh, Vidi melakukannya dengan tidak mengonsumsi apapun makanan solid. Meski begitu, ia tidak merasa lemas atau lapar, dan bisa melewati proses retreat dengan baik.

    NEXT: Berencana setop kemoterapi-ganti obat

    Berencana Setop Kemoterapi

    Selama lima tahun berjuang melawan kanker ginjal, Vidi berusaha mengelola emosi untuk mencegah stres. Ia juga berencana untuk berhenti menjalani kemoterapi karena efek sampingnya.

    “2025 ini ada kemungkinan gue sudah harus stop kemoterapi gue, karena its been too long dan kalaupun gue lanjutkan mungkin akan ada side effects yang lebih parah di badan gue,” cerita Vidi seperti dilihat di akun TikTok pribadinya, Kamis (13/2/2025).

    “Itu juga salah satu yang bikin kepikiran juga. Terlalu banyak what if, what if, yang muncul di kepala gue, belum lagi beberapa stres yang muncul dari beberapa variabel luar, sementara dokter bilang disease ini sangat amat rentan dengan apa yang namanya stres,” sambungnya.

    Bolak-balik Malaysia dan Ganti Obat

    Lewat unggahan video di Instagram pribadinya pada Kamis (12/6), Vidi mengaku kondisinya kembali menurun selepas Idul Fitri pada April 2025. Sebelumnya, pada Desember 2024 kondisinya sudah mulai membaik.

    Namun, ternyata obat yang dikonsumsinya selama lima tahun terakhir sudah perlu diganti.

    “Namun, April kemarin setelah Lebaran kita melakukan another scan untuk mengecek apakah obatnya yang sudah aku pakai 5 tahun itu masih berfungsi atau nggak,” beber Vidi dalam postingan Instagram yang dilihat detikcom, Kamis (12/6/2025).

    “Dan hasilnya April itu lumayan bikin aku tidak bisa berfungsi beberapa waktu, karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan kali ya, tidak sesuai dengan ekspetasi aku gitu,” sambungnya.

    Dokter mengungkapkan kanker di tubuhnya tumbuh dengan cepat. Selama beberapa bulan terakhir, ia juga bolak-balik Penang, Malaysia untuk bisa mendapatkan obat baru.

    Ternyata, obat baru itu adalah obat yang digunakannya saat awal diagnosis kanker. Tetapi, obat itu belum tersedia di Indonesia.

    Selain itu, Vidi juga mengeluhkan efek samping obat yang lebih keras dari obat barunya. Ia berusaha mengatasi rasa sakit dan efek sampingnya yang baru muncul beberapa bulan ini.

    “Tapi aku berusaha untuk terus bisa maju setiap harinya dengan tersenyum gitu. Intinya dengan kondisi aku sekarang, aku akan terus fokus untuk bisa menyehatkan badanku dan pikiranku juga,” pungkasnya.

    Simak Video “Video: Vidi Aldiano Mau Setop Kemoterapi Kanker”
    [Gambas:Video 20detik]

  • Vidi Aldiano Curhat Kankernya Menyebar Cepat, Bolak-balik Penang untuk Berobat

    Vidi Aldiano Curhat Kankernya Menyebar Cepat, Bolak-balik Penang untuk Berobat

    Jakarta

    Penyanyi Vidi Aldiano curhat soal perjalanannya melawan penyakit kanker ginjal. Lewat video yang diunggahnya di Instagram, Vidi mengungkapkan kondisinya yang kembali menurun pada April 2025. Setelah diperiksa dokter, ternyata obat yang dikonsumsinya selama selama lima tahun terakhir sudah perlu diganti.

    “Dan hasilnya April itu lumayan bikin aku tidak bisa berfungsi beberapa waktu, karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan kali ya. Tidak sesuai dengan ekspektasi aku gitu,” curhatnya dalam postingan yang dilihat detikcom, Kamis (12/6/2025).

    Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter, ternyata kanker di tubuhnya tumbuh dengan cepat. Akibat kondisinya itu, Vidi segera mengganti obat yang dikonsumsinya selama lima tahun terakhir ini dengan obat lain.

    Ternyata, obat itu diganti dengan obat yang sudah pernah dikonsumsinya saat awal diagnosis kanker di Singapura. Dokter menganjurkan Vidi menggunakan obat itu lagi.

    Mengingat obat itu belum masuk ke Indonesia, Vidi pun harus bolak balik Penang, Malaysia, untuk melakukan pengobatan.

    “Karena memang saat ini obatnya, unfortunately, belum sampai di Indonesia. Jadi kita harus melakukan treatment-nya semua di Penang,”

    “Jadi, sudah beberapa bulan terakhir aku harus pulang pergi Penang untuk berobat,”

    Efek Samping Pengobatan yang Menyakitkan

    Selama pengobatan, Vidi mengonsumsi obat baru tersebut. Tetapi, efek samping yang dirasakannya dari obat baru ini lebih keras dibandingkan yang pernah dialaminya lima tahun lalu.

    Kini, Vidi berusaha untuk menahan rasa sakit dan efek samping yang muncul dari pengobatan barunya ini. Semuanya dilakukan demi kesehatannya.

    “Efek samping obat ini lebih keras jauh dibandingkan apa yang aku sudah alami 5 tahun terakhir. Jadi aku lagi dalam proses untuk enduring pain everyday, enduring every side effect yang baru muncul beberapa bulan ini,” terang Vidi

    “Tapi aku berusaha untuk terus bisa maju setiap harinya dengan tersenyum gitu. Intinya dengan kondisi aku sekarang, aku akan terus fokus untuk bisa menyehatkan badanku dan pikiranku juga,” pungkasnya.

    (sao/kna)

  • Musisi Gusti Irwan Wibowo Meninggal Dunia, Netizen Turut Berduka

    Musisi Gusti Irwan Wibowo Meninggal Dunia, Netizen Turut Berduka

    Jakarta

    Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Musisi Gusti Irwan Wibowo alias Gustiwiw meninggal dunia di usia 25 tahun. Netizen ramai-ramai memberikan ungkapan duka cita untuk Gusti di media sosial.

    Kabar kepergian Gusti disampaikan oleh komika dan pemain film Ananta Rispo di postingan Instagram Stories dan X miliknya. detikcom sudah meminta izin kepada Rispo untuk mengutip postingan ini.

    “Innalillahi wainnailaihi rojiun. Saya bersaksi demi Allah @gustiwiw orang baik, baik banget malah. Semoga tenang dan ditempatkan di tempat terbaik, Allah ampuni dosanya, Allah terima amal ibadahnya, aamiin,” tulis Rispo lewat unggahan X dilihat detikcom, Minggu (15/6/2025).

    Musisi Vidi Aldiano juga menyampaikan rasa duka lewat postingannya di Instagram Stories.

    “Punya plan untuk bikin pertunjukan bareng sama lo, tapi Tuhan manggil lo duluan… rest in peace orang baik Gusti. Makasih sudah bikin hari gue dan banyak orang lainnya bahagia di setiap kehadiran lo. You will be missed,” jelas Vidi.

    Ucapan belasungkawa tidak hanya datang dari sesama pekerja kreatif di dunia hiburan. Netizen yang kaget dengan kabar kepergian Gusti yang sangat tiba-tiba juga memberikan ungkapan duka dan doa di media sosial.

    “BANG GUSTI😭💔. Kemarin aku masih baca twit beliauu yaAllah.
    Bang, kamuu banyak bikin manusia dibumi ini happy, rest in love🤍💔 ,” kata pengguna X punyaputttt.

    “HAAA? KA GUSTI? 😭 GUE PENGEN NONTON LU BELUM KESAMPEAAN KAKK. GUE MAU NUNGGUIN LU DI PESPOR TAHUN INI😭😭😭 RIP KA GUSTI🥀,” ujar pengguna X ecistmrg.

    “terus besok besok aku harus nonton podcast siapa lagi pas makan kalo ga bang gusti, we lost our dynamic duo, I can’t imagine how bang nehru going thru this 💔,” ujar pengguna X jabberwakeyy.

    “innalillahi wainnailaihi rojiun. YAALLAH GUSTI…. DIA LUCU BGTTTT GA NYANGKA 😭😭😭,” ucap pengguna X baymaxsad.

    Gusti Irwan Wibobo tidak hanya dikenal sebagai seorang musisi. Ia juga merupakan penata musik, pencipta lagu, penyanyi, komedian, dan penyiar radio.

    Gusti Irwan Wibowo lahir di Bekasi pada 28 November 1999. Karya terakhirnya adalah OST film GJLS IBUKU IBU-IBU yang berjudul ‘Diculik CInta’.

    (vmp/vmp)

  • Cerita Vidi Aldiano soal Kondisi Terkini Pasca Berjuang Lawan Kanker Ginjal

    Cerita Vidi Aldiano soal Kondisi Terkini Pasca Berjuang Lawan Kanker Ginjal

    Jakarta – Penyanyi Vidi Aldiano kembali membagikan kabar terbarunya soal perjuangannya melawan kanker. Dalam unggahan video terbarunya di akun Instagram miliknya, Vidi mengungkapkan kondisinya kembali menurun selepas Idul Fitri pada April 2025.

    Sebelumnya, saat menjalani pemeriksaan pada Desember 2024, kondisi kesehatan Vidi sudah mulai membaik. Namun, ternyata obat yang dikonsumsinya selama lima tahun terakhir sudah perlu diganti.

    “Namun, April kemarin setelah Lebaran kita melakukan another scan untuk mengecek apakah obatnya yang sudah aku pakai 5 tahun itu masih berfungsi atau nggak,” beber Vidi dalam postingan Instagram yang dilihat detikcom, Kamis (12/6/2025).

    “Dan hasilnya April itu lumayan bikin aku tidak bisa berfungsi beberapa waktu, karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan kali ya, tidak sesuai dengan ekspetasi aku gitu,” sambungnya.

    Saat itu, dokter mengungkapkan bahwa kanker di tubuhnya tumbuh dengan cepat. Mengetahui itu, Vidi langsung mengganti obat yang sudah pernah dikonsumsinya di awal dia didiagnosis kanker di Singapura.

    Dokter yang menanganinya di Singapura sudah menganjurkan Vidi untuk menggunakan obat tersebut. Tetapi, karena COVID-19 dan lockdown, Vidi harus menggunakan obat yang tersedia di Indonesia.

    Melihat kondisinya itu, selama beberapa bulan terakhir Vidi harus bolak-balik Penang, Malaysia, untuk melakukan pengobatan.

    “Dan karena memang saat ini obatnya, unfortunately, belum sampai di Indonesia. Jadi kita harus melakukan treatment-nya semua di Penang,” kata Vidi.

    “Jadi, sudah beberapa bulan terakhir aku harus pulang pergi Penang untuk berobat,” lanjutnya.

    Efek Samping Obat yang Lebih Keras

    Vidi mengungkapkan saat ini fokus utamanya adalah kesehatannya karena harus mengonsumsi obat baru. Menurutnya, efek samping dari obat baru ini lebih keras dibandingkan yang sudah dialaminya lima tahun lalu.

    Maka dari itu, kini Vidi sedang berusaha untuk menahan rasa sakit dan efek samping yang muncul dari obat baru selama beberapa bulan ini demi kesehatannya.

    “Karena memang efek samping obat ini lebih keras jauh dibandingkan apa yang aku sudah alami 5 tahun terakhir. Jadi aku lagi dalam proses untuk enduring pain everyday, enduring every side effect yang baru muncul beberapa bulan ini,” terang Vidi

    “Tapi aku berusaha untuk terus bisa maju setiap harinya dengan tersenyum gitu. Intinya dengan kondisi aku sekarang, aku akan terus fokus untuk bisa menyehatkan badanku dan pikiranku juga,” pungkasnya.

    (sao/naf)

  • Berjuang Melawan Kanker, Vidi Aldiano: Aku Susah untuk Terus Semangat

    Berjuang Melawan Kanker, Vidi Aldiano: Aku Susah untuk Terus Semangat

    Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi Vidi Aldiano terus berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang diidapnya. Ia pun mengaku pasrah dan menyerahkan segala keputusannya kepada Sang Pencipta.

    “Jujur ya teman-teman, buat aku sangat susah untuk terus semangat (melawan penyakit kanker ginjal),” jelas Vidi Aldiano dikutip dari Instagram miliknya, Kamis (12/6/2025).

    Meski pasrah terhadap penyakit kanker yang diidapnya, tetapi Vidi Aldiano terus berjuang untuk bisa bertahan dalam menjalani kehidupan.

    “Maaf, kalau aku selalu kerjaannya itu selalu meminta doa. Namun, terkadang memang itu yang aku butuhkan untuk saat ini. Karena, dengan doa dan semangat dari kalian semua lah yang membantu aku masih bisa terus bertahan,” lanjutnya.

    Ia berharap dengan adanya obat yang baru bisa membuat penyakit kanker di tubuhnya bisa lenyap dan kembali sehat seperti sedia kala.

    “Dengan obat yang baru ini, jujur hidup aku jauh lebih menarik. Karena, memang obat ini memiliki efek samping yang keras jauh dibandingkan dengan apa yang aku sudah alami selama lima tahun terakhir,” tambahnya.

    “Jadi, aku dalam proses untuk enduring pain everyday, enduring every side effects yang baru muncul beberapa bulan ini tetapi aku terus berusaha untuk bisa maju setiap harinya dengan tersenyum,” ungkapnya.

    Tidak lupa, Vidi Aldiano mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat di Indonesia yang terus mendoakan dirinya untuk kembali sehat.

    “So once again, terima kasih untuk semuanya yang selalu mendukung aku, yang selalu mendoakan aku. Semoga Tuhan selalu bisa membalas semua kebaikan teman-teman semuanya,” tutupnya.

  • Kondisi Kesehatan Vidi Aldiano: Kanker Aku Kembali Bertumbuh

    Kondisi Kesehatan Vidi Aldiano: Kanker Aku Kembali Bertumbuh

    Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi Vidi Aldiano memberikan kabar kurang menyenangkan terkait penyakit kanker yang sedang dideritanya. Ia menyebut, kanker yang ada di tubuhnya kembali bertumbuh.

    “Saat aku melakukan scan badan pada Desember 2024, aku sebenarnya posisinya masih oke. Karena memang di situ aku kondisinya win some lose, it’s means di tubuh aku ada kanker yang membesar. Namun, ada juga yang mengecil jadi very good,” kata Vidi Aldiano dikutip dari Instagram miliknya, Kamis (12/6/2025).

    Sayangnya setelah Lebaran, Vidi Aldiano kembali memutuskan untuk melakukan pemeriksaan dan hasilnya cukup mengejutkan. Pasalnya, kanker di tubuhnya kembali bertumbuh.

    “Namun, pada April kemarin tepatnya setelah Lebaran. Aku kembali melakukan another scan untuk mengecek apakah obatnya yang sudah aku konsumsi selama lima tahun masih berfungsi dengan baik atau tidak,” lanjutnya.

    “Dan hasil pada April itu, ternyata lumayan membuat aku tidak bisa berfungsi beberapa waktu karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan kali ya. Tidak sesuai dengan ekspektasi aku. Kondisi aku saat itu kata dokter, kanker aku kembali grow rapidly,” ungkapnya dengan nada sedih.

    Tidak ingin putus asa, Vidi Aldiano pun mengikuti saran dari dokter untuk menggantikan obat yang selama ini dikonsumsi selama lima tahun.

    “Jadi, aku memutuskan untuk harus mengganti obat dan akhirnya aku dikasih sebuah obat yang ternyata obat yang pertama kali aku didiagnosa kanker ini waktu di Singapura,” ucapnya.

    “Di situ, dokter di Singapura meminta aku untuk menggunakan obat yang ini tetapi pada saat itu kan lagi lockdown dan enggak bisa ke mana-mana karena masih Covid-19. Jadi, aku harus pakai obat yang tersedia di Indonesia, dan karena memang saat ini obatnya unfortunately belum sampai di Indonesia,” paparnya.

    Memiliki semangat untuk hidup yang luar biasa, Vidi Aldiano pun mencari cara untuk bisa bebas dari kanker.

    “Jadi, kita harus melakukan treatment-nya semunya di Penang. Sudah beberapa bulan terakhir, aku harus pulang pergi Jakarta ke Penang untuk berobat. Kalau teman-teman ke sini pulang pergi ke Malaysia untuk manggung, tetapi aku malah harus berobat. Buat aku tidak masalah,” tambahnya.

    Ia meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Indonesia karena belum sempat untuk memberikan kabar terbaru mengenai penyakit yang diidapnya itu.

    “Bukan karena gue lupa atau gue sibuk, tetapi mungkin karena gue lagi mencoba untuk memproses apa yang sedang terjadi sama badan gue sejak beberapa bulan terakhir. Sepertinya, sekarang gue sudah berani untuk bisa share lagi mengenai perjalanan kesehatan gue ke teman-teman semuanya,” jelasnya.

    “Karena, bagi gue ternyata perjalanan ini over the time. Belum menjadi semakin mudah buat gue pribadi, tetapi it’s okay aku rasa aku selalu percaya Tuhan selalu memberikan kepada saya cobaan yang pastinya sesuatu aku bisa melewati semuanya, insyaallah,” bebernya.

    Ia berharap agar obat baru tersebut yang harus dikonsumsi bisa menjadikannya jauh lebih baik terkait kondisi kesehatannya.

    “Dengan obat yang baru ini jujur hidup aku jauh lebih menarik karena memang obat ini memiliki efek samping yang keras jauh dibandingkan dengan apa yang aku sudah alami selama lima tahun terakhir,” tambahnya.

    “Jadi, aku dalam proses untuk enduring pain everyday, enduring every side effects yang baru muncul beberapa bulan ini. Namun, aku terus berusaha untuk bisa maju setiap harinya dengan tersenyum,” katanya.

    Vidi Aldiano mengaku, dirinya sudah pasrah kepada Sang Pencipta terkait penyakit kanker yang hingga saat ini masih ada di tubuhnya.

    “Memang, perjalanannya buat aku enggak mudah tetapi aku rasa semua doa dari keluarga, sahabat dan masyarakat Indonesia yang membuat aku menjadi lebih semangat dalam menjalani kehidupan. Karena jujur, buat aku sangat susah untuk terus semangat,” tutupnya.

    Seperti diketahui, Vidi Aldiano mengidap kanker ginjal (kidney cancer) sejak 2019. Kanker ginjalnya itu telah mencapai stadium 3 saat pertama kali didiagnosis. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, Vidi Aldiano juga sudah menjalani operasi pengangkatan di Singapura.