Tag: Valentino Rossi

  • Penyesalan Bagnaia, Menang Saja Tidak Cukup…

    Penyesalan Bagnaia, Menang Saja Tidak Cukup…

    Jakarta

    Kegagalan juara dunia MotoGP 2024 membuat Francesco Bagnaia menyimpan sesal. Bagnaia merasa tidak cekatan mengambil keputusan terkait penggunaan perangkat baru Ducati di awal-awal seri.

    “Hal yang paling mengganggu pikiran saya adalah terlalu banyak waktu untuk cari tahu tidak memakai swingarm dan fork baru di awal musim,” kata Bagnaia dikutip dari GPone, Senin (18/11/2024).

    Bagnaia tiga kali terjatuh saat balapan utama seri MotoGP Portugal, Emilia Romagna, dan Aragon. Ditambah lima kali terjatuh saat sprint race. Murid Valentino Rossi ini terjatuh sebanyak 8 kali sepanjang musim 2024.

    Memulai awal 2024 Bagnaia memang terlihat begitu superior, dia keluar sebagai pemenang MotoGP Qatar. Namun Bagnaia gagal finis di Portugal, bahkan seri berikutnya melorot di tempat kelima saat MotoGP Amerika Serikat.

    “Saya bisa menang di Qatar, tetapi di Portimao (Portugal) dan Jerez saya tidak secepat biasanya, di Austin juga begitu,” tambahnya lagi.

    Hanya saja Jorge Martin lebih jarang crash ketimbang Bagnaia. Totalnya Martin cuma crash tiga kali, di antaranya dua saat balapan utama di Jerman dan Spanyol, plus satu kali saat sprint race di MotoGP Italia.

    “Jorge lebih konsisten,” kata Bagnaia.

    Sebelas kemenangan balapan utama diraih Francesco Bagnaia sepanjang seri MotoGP 2024. Lebih banyak ketimbang Jorge Martin yang cuma menang di tiga seri.

    Namun soal sprint race, Jorge Martin setara dengan Bagnaia. Tercatat dia tujuh kali memenangkan balapan sprint. Sebagai pembanding, Bagnaia juga menang dengan jumlah yang sama.

    Yang paling pelik bagi Bagnaia adalah terjatuh saat sprint race MotoGP Malaysia. Ini merupakan poin krusial yang sejatinya tidak bisa disia-siakan. Dia gagal finis saat sprint race, namun berhasil keluar sebagai pemenang MotoGP Malaysia 2024.

    “Yang paling sulit diterima adalah saat sprint race Malaysia, saya tidak melakukan kesalahan apa pun,” jelas Bagnaia.

    Kini Bagnaia harus berlapang dada, pasalnya Jorge Martin keluar sebagai juara dunia dengan unggul 10 poin darinya.

    “Saya anggap ini bukan kekalahan, karena saya orang yang mau belajar dari kesalahan, dan saya tahu saya kehilangan gelar ini karena kesalahan sendiri. Bahkan Marquez menang dua gelar MotoGP, setelahnya kalah pada 2015, lalu menang empat lagi berturut-turut,” jelas Bagnaia.

    Hasil Bagnaia MotoGP 2024:

    MotoGP Qatar
    Main Race: P1
    Sprint Race: P4

    MotoGP Portugal
    Main Race: Not Finished
    Sprint Race: P4

    MotoGP Amerika Serikat
    Main Race: P5
    Sprint Race: P8

    MotoGP Spanyol
    Main Race: P1
    Sprint Race: Not Finished

    MotoGP Prancis
    Main Race: P3
    Sprint Race: Not Finished

    MotoGP Catalunya
    Main Race: P1
    Sprint Race: Not Finished

    MotoGP Italia
    Main Race: P1
    Sprint Race: P1

    MotoGP Belanda
    Main Race: P1
    Sprint Race: P1

    MotoGP Jerman
    Main Race: P1
    Sprint Race: P3

    MotoGP Inggris
    Main Race: P3
    Sprint Race: Not Finished

    MotoGP Austria
    Main Race: P1
    Sprint Race: P1

    MotoGP Aragon
    Main Race: Not Finished
    Sprint Race: P9

    MotoGP San Marino
    Main Race: P2
    Sprint Race: P2

    MotoGP Emilia Romagna
    Main Race: Not Finished
    Sprint Race: P1

    MotoGP Indonesia
    Main Race: P3
    Sprint Race: P1

    MotoGP Jepang
    Main Race: P1
    Sprint Race: P1

    MotoGP Australia
    Main Race: P3
    Sprint Race: P4

    MotoGP Thailand
    Main Race: P1
    Sprint Race: P3

    MotoGP Malaysia
    Main Race: P1
    Sprint Race: Not Finished

    MotoGP Barcelona
    Main Race: P1
    Sprint Race: P1

    (riar/rgr)

  • Pindah Tim Usai Juara MotoGP, Jorge Martin Ikuti Jejak Valentino Rossi

    Pindah Tim Usai Juara MotoGP, Jorge Martin Ikuti Jejak Valentino Rossi

    Jakarta

    Jorge Martin sukses menjuarai MotoGP 2024 setelah mengumpulkan 508 poin dari 20 seri yang digelar sepanjang tahun ini. Prestasi tersebut menjadi kado perpisahan manis buat Martin yang bakal pindah ke Aprilia musim depan. Kepindahan Martin ke Aprilia juga membuatnya mengikuti jejak sang legenda balap, Valentino Rossi.

    Ya, Martin menjadi pebalap pertama yang pindah pabrikan setelah menjuarai MotoGP, sejak hal serupa dilakukan oleh Valentino Rossi pada akhir 2003 lalu. Di tahun tersebut, Rossi yang baru saja menjuarai MotoGP bersama Repsol Honda membuat keputusan mengejutkan dengan pindah ke tim rival, Gauloises Fortuna Yamaha, pada tahun 2004.

    Jorge Martin juara MotoGP 2024. (AP Photo/Joan Monfort) Foto: AP/Joan Monfort

    Situasi mereka berdua juga agak mirip-mirip, saat itu Rossi pindah dari tim kuat Honda, ke tim ‘lemah’ Yamaha yang terakhir kali menjuarai MotoGP pada tahun 1992. Martin pun akan pindah dari tim kuat Pramac Racing yang diperkuat motor Ducati, ke tim biasa-biasa saja Aprilia yang bahkan belum pernah menjuarai MotoGP sama sekali.

    Sebenarnya motor Aprilia RS GP yang digunakan di MotoGP tidak jelek-jelek amat. Motor ini terbukti mampu bersaing bersama Ducati dan KTM untuk memperebutkan podium. Motor itu juga pernah mengantarkan Aleix Espargaro dan Maverick Vinales menjadi pemenang balap MotoGP.

    Puncaknya pada tahun 2022, Aleix Espargaro berhasil mengantarkan Aprilia Racing duduk di peringkat keempat klasemen akhir MotoGP 2022. Tapi memang setelah itu, Aprilia cenderung mengalami penurunan performa.

    Valentino Rossi Foto: MotoGP.com

    Aprilia sendiri sejatinya bukan pilihan utama Martin. Aprilia hanya dijadikan ‘pelarian’ pebalap Spanyol tersebut, lantaran dirinya tidak jadi direkrut tim pabrikan Ducati Lenovo. Ducati Lenovo lebih memilih Marc Marquez. Martin yang kecewa pun langsung memutuskan pindah ke tim pabrikan Aprilia Racing.

    “Usai balapan (di Italia) saya melihat situasi yang semakin rumit dan akhirnya saya memutuskan untuk pindah sendiri. Pada akhirnya menjadi seperti ini (saya pindah ke tim Aprilia). Saya sangat senang dan yakin dengan keputusan saya,” kata Martin dikutip dari Motosan. Martin pun yakin Aprilia Racing adalah tim yang bagus dan selalu memberi 100% kepada para pebalapnya.

    (lua/din)

  • Ini Link Live Streaming Seri Pamungkas MotoGP 2024, Balapan Catalunya Tayang di Trans 7

    Ini Link Live Streaming Seri Pamungkas MotoGP 2024, Balapan Catalunya Tayang di Trans 7

    Ini Link Live Streaming Seri Pamungkas MotoGP 2024, Balapan Catalunya Tayang di Trans 7

    TRIBUNJATENG.COM – Balapan MotoGP 2024 akan memasuki seri terakhir, Minggu (17/11/2024).

    Adu cepat si Kuda Besi akan digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona.

    Balapan penentu gelar juara MotoGP 2024 dapat ditonton secara live streaming di Trans 7.

    Para pebalap berebut menjadi yang tercepat saat berlaga pada MotoGP Portugal 2024 (Ist/Dok. @37pedroacosta)

    Berikut ini jadwal dan link live streaming MotoGP 2024 seri ke-20 di Sirkuit Catalunya.

    Penentuan Gelar Juara MotoGP 

    Persaingan yang telah berlangsung selama delapan bulan sejak pembukaan di Qatar pada 8 Maret silam akan diakhiri.

    Sorotan utama jelas tertuju kepada Jorge Martin (Prima Pramac) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) selaku pembalap yang masih punya peluang untuk menjadi juara dunia.

    Martinator menjadi kompetitor yang berada di atas angin karena menghuni puncak klasemen.

    Keunggulan 24 poin pun membuat Martin berkesempatan untuk menyegel gelar juara sejak hari Sabtu yang memuat balapan sprint.

    Pembalap asal Madrid itu berhak mengukir namanya dalam Tower of Champions jika finis pertama pada balapan sprint.

    Martin juga tetap menyegel trofi lebih cepat jika finis di depan Bagnaia dan tiga besar, atau dua setrip lebih baik untuk posisi 4-9.

    Adapun bagi Bagnaia, pertarungan sesungguhnya terjadi pada hari Minggu di mana balapan utama berlangsung dan poin penuh diperebutkan.

    Misi sang juara bertahan adalah menyapu bersih kemenangan dalam sprint dan balapan utama. Sayangnya, itu tidak cukup.

    Takdir juara tidak ditentukan Bagnaia sendirian. Dia juga harus mengharapkan Martin setidaknya selalu finis di luar posisi enam besar.

    Sayangnya, lebih mungkin bagi Martin untuk gagal finis ketimbang finis di posisi tujuh ke belakang jika melihat tren musim ini.

    Dalam 38 balapan sprint dan GP yang telah dihelat, cuma sekali Martin finis di luar posisi lima besar dan 3 kali gagal finis.

    Meski demikian, bukan berarti kejutan tidak akan terjadi.

    Sirkuit Catalunya menyimpan tanda tanya besar karena lintasan yang licin menyebabkan pembalap bisa terjatuh tanpa peringatan.

    Lebih-lebih, balapan akan berlangsung mendekati musim dingin di Eropa ketika suhu udara mulai turun.

    Martin punya alasan untuk percaya diri.

    Saat seri MotoGP Catalunya berlangsung di tempat yang sama pada Mei lalu, dia selalu berhasil menyelesaikan balapannya dengan finis di posisi ke-4 (sprint) dan ke-2 (GP).

    “Kita lihat saja bagaimana jalannya akhir pekan nanti, kondisinya akan lebih dingin, yang biasanya lebih cocok untuk saya,” kata Martin dikutip dari Autosport.

    “Dengan suhu yang sangat panas, ini adalah kondisi yang sempurna untuk Bagnaia.”

    Sementara Bagnaia mesti waspada karena membuat kesalahan di sprint dengan terjatuh pada lap terakhir dan ketika sedang memimpin.

    Bagnaia membayarnya dengan memenangi balapan utama. Namun, perlu dicatat bahwa selain Martin, cuma Pedro Acosta (Red Bull GASGAS Tech3) yang bisa melawan.

    Fokus Bagnaia dimulai dari diri sendiri, bagaimana agar tidak membuat kesalahan lagi ketika peluangnya berada di ujung tanduk.

    “Barcelona adalah sirkuit yang bisa memberi keuntungan begitu besar tetapi juga bisa memberi kerugian yang besar juga,” kata Bagnaia, dikutip dari GPone.com.

    “Kita tahu betapa kritis sirkuitnya dan betapa mudah untuk melakukan kesalahan di sana. Sangat krusial untuk melakukan segalanya dengan benar.”

    Jika berhasil membalikkan keadaan, Bagnaia akan bersanding dengan tujuh legenda balap yang mampu mencetak tiga gelar beruntun di kelas para raja.

    Sedangkan bagi Martin, dia akan menjadi pembalap tim satelit pertama yang berhasil menjadi juara MotoGP atau di kelas utama sejak Valentino Rossi pada 2001.

    JADWAL MOTOGP BARCELONA 2024

    Jumat (15/11/2024)
    15.00-15.35 WIB – Free Practice Moto3
    15.50-16.30 WIB – Free Practice Moto2
    16.45-17.30 WIB – Free Practice 1 MotoGP

    19.15-19.50 WIB – Practice 1 Moto3
    20.05-20.45 WIB – Practice 1 Moto2
    14.00-15.00 WIB – Practice MotoGP

    Sabtu (16/11/2024)
    14.40-15.10 WIB – Practice 2 Moto3
    15.25-15.55 WIB – Pratice 2 Moto2
    16.10-16.40 WIB – Free Practice 2 MotoGP

    16.50-17.05 WIB – Kualifikasi 1 MotoGP
    17.15-17.30 WIB – Kualifikasi 2 MotoGP

    18.50-19.05 WIB – Kualifikasi 1 Moto3
    19.15-19.30 WIB – Kualifikasi 2 Moto3

    19.45-20.00 WIB – Kualifikasi 1 Moto2
    20.10-20.25 WIB – Kualifikasi 2 Moto2

    14.00-15.00 WIB – Sprint MotoGP (10 lap)

    Minggu (17/11/2024)
    15.40-15.50 WIB – Warm Up MotoGP

    17.00 WIB – Race Moto3 (18 lap)
    18.15 WIB – Race Moto2 (21 lap)
    20.00 WIB – Race MotoGP (24 lap)

    Link Live Streaming MotoGP

    LINK 1

    LINK 2

    LINK 3

    (*)

  • Isu Politik Terkini: Pramono Anung Unggul dalam Survei SMRC hingga Prabowo Tiba di Peru

    Isu Politik Terkini: Pramono Anung Unggul dalam Survei SMRC hingga Prabowo Tiba di Peru

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah isu politik terkini menjadi perbincangan hangat pembaca Beritasatu.com. Dari Pilgub Jakarta 2024, hasil survei SMRC terbaru mengungkap elektabilitas Pramono Anung unggul dari para pesaingnya.

    Berita politik lainnya yang mendapat perhatian pembaca, yakni Kaesang Pangarep yang blusukan di Solo untuk mengampanyekan pasangan Respati-Astri, Mahkamah Konstitusi yang mengubah format surat suara pilkada yang diikuti calon tunggal, Presiden Prabowo yang tiba di Peru untuk mengikuti KTT APEC, hingga kunjungan kenegaraan Prabowo yang bangkitkan kebanggaan rakyat.

    Berikut isu politik terkini Beritasatu.com.

    1. Unggul dalam Hasil Survei SMRC, Pramono: Saya Sudah Seperti Valentino Rossi
    Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, unggul dalam survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC). Menurut hasil survei, Pramono-Rano memperoleh dukungan hingga 46%, sementara pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, meraih 39%.

    Menanggapi hasil survei tersebut, Pramono mengungkapkan rasa syukur dan menyamakan dirinya dengan mantan pembalap asal Italia, Valentino Rossi.

    Meskipun survei menempatkan Pramono-Rano di posisi teratas, Pramono menyadari masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan menjelang Pilkada Jakarta 2024. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan elektabilitas di kalangan gen Z dan pemilih yang belum memutuskan pilihannya. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk tetap mempertahankan gaya kampanye yang mengutamakan tatap muka.

    2. Blusukan Kampanye, Kaesang Pangarep Optimistis Respati-Astrid Menang Pilwalkot Solo 2024
    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep melakukan blusukan di sejumlah wilayah di Kota Solo untuk mengampanyekan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut 2, Respati Ardi dan Astrid Widayani (Respati-Astrid), pada Kamis (14/11/2024).

    Blusukan Kaesang dimulai di Pasar Klithikan Notoharjo, yang ia kunjungi tak lama setelah ayahnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi), juga menyambangi pasar tersebut bersama pasangan Respati-Astrid. Dalam kunjungannya, suami dari Erina Gudono ini didampingi langsung oleh pasangan calon nomor urut 2 tersebut.

    Selama blusukan di Pasar Klithikan, Kaesang menyempatkan diri untuk melihat-lihat berbagai barang dan membeli beberapa cincin akik. Setelah itu, ia melanjutkan kampanyenya ke lokasi kedua di Kampung Losari.

    3. MK Putuskan Ubah Desain Surat Suara Pilkada Calon Tunggal, Modelnya Setuju dan Tidak Setuju
    Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mengubah desain surat pilkada dengan calon tunggal menjadi model plebisit dengan keterangan pilihan “setuju” dan “tidak setuju”. Putusan ini mulai pada Pilkada 2029.

    Sementara untuk Pilkada 2024 dengan calon tunggal tetap berlaku desain surat suara terdiri dari kolom yang berisikan gambar pasangan calon dan kolom kosong tidak bergambar.

    MK memutuskan mengubah desain surat suara pilkada dengan calon tunggal dalam sidang putusan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024).

    4. Ibu-ibu KBRI Peru Turut Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
    Dharma Wanita Persatuan KBRI Peru turut menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Lima, Peru, Rabu (13/11/2024) malam waktu setempat. Presiden Prabowo mengunjungi Peru untuk menghadiri KTT APEC 2024.

    Anggota Dharma Wanita, yang mengenakan pakaian adat kebaya, mengungkapkan kebanggaan atas kesempatan menyambut dan bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo. Dharma Wanita Persatuan KBRI Peru turut mendoakan kelancaran Prabowo selama menjalankan tugas negara di ajang APEC 2024.

    5. Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri Bangkitkan Kebanggaan Rakyat
    Setelah mengunjungi China dan Amerika, serta bertemu dengan pemimpin kedua negara tersebut, Presiden Prabowo kini berada di Peru untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC. Rangkaian kunjungan Presiden Prabowo ini disebut-sebut sangat membanggakan.

    Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, rangkaian kunjungan tersebut meningkatkan rasa bangga di kalangan rakyat Indonesia, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hal tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat terhadap aktivitas Prabowo selama lawatan tersebut.

    Lebih lanjut Ujang menilai Indonesia bisa menjadi pemain global lewat sikap politik bebas aktif di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, presiden memiliki kapasitas dan segudang pengalaman untuk berdiplomasi dengan negara-negara lain, sehingga bisa menjadi pemengaruh di antara pemimpin dunia di negara maju.

  • Pebalap Satelit Tak Pernah Juara Dunia MotoGP Sejak 2001

    Pebalap Satelit Tak Pernah Juara Dunia MotoGP Sejak 2001

    Jakarta

    Selama dua dekade terakhir, MotoGP hanya didominasi pebalap-pebalap tim pabrikan. Bahkan, terakhir kali rider tim satelit menjadi juara dunia adalah 23 tahun silam. Lantas, akankah Jorge Martin mampu mematahkan rekor tersebut?

    Disitat dari Motorsport dan laman resmi MotoGP, Kamis (14/11), Valentino Rossi merupakan pebalap terakhir yang mampu menjadi juara dunia bersama tim satelit. Ketika itu, tepatnya di musim 2001, The Doctor membela tim Nastro Azzurro dan menunggangi Honda NSR500.

    Sejak saat itu hingga kini, belum ada lagi pebalap tim satelit yang juara dunia MotoGP. Namun, rekor tersebut berpeluang besar dipatahkan Martin seandainya mampu mengunci gelar bersama Pramac Racing Ducati.

    Valentino Rossi di MotoGP 2001. Foto: Getty Images/Pascal Rondeau

    Sebagai catatan, Jorge Martin saat ini unggul 24 poin dari Francesco Bagnaia di peringkat kedua. Itu tandanya, The Martinator bisa mengunci gelar di Sprint Race MotoGP Barcelona yang digelar Sabtu (16/11). Dia hanya perlu memperlebar jarak hingga 26 poin.

    Martin musim lalu hampir menjadi pebalap satelit pertama sejak 2001 yang juara dunia MotoGP. Namun, ketika itu, mimpinya dipatahkan Bagnaia yang meraih gelar secara back to back.

    Sebelum Rossi di musim 2001, ada beberapa pebalap lain yang sukses juara dunia bersama tim satelit. Misalnya, ada Kenny Roberts Sr yang juara bersama Yamaha USA di musim 1979 dan 1980.

    MotoGP 2001. Foto: Clive Mason/Allsport

    Kemudian ada Marco Lucchinelli dan Franco Uncini yang secara beruntun meraih juara di musim 1981 dan 1982 bersama tim Suzuki Nava Gallina. Terakhir ada Eddie Lawson yang juara di musim 1989 bersama Rothmans Kanemoto Honda.

    Namun, sebelum juara bersama tim satelit, Eddie sudah tiga kali mengunci gelar MotoGP bersama tim pabrikan Marlboro Yamaha di musim 1984, 1986 dan 1988.

    (sfn/rgr)

  • Jelang Seri Akhir MotoGP, Bagnaia Kasih Wanti-wanti Ini ke Jorge Martin

    Jelang Seri Akhir MotoGP, Bagnaia Kasih Wanti-wanti Ini ke Jorge Martin

    Jakarta

    Jelang seri pamungkas MotoGP di Barcelona, Bagnaia memberikan pesan khusus buat Jorge Martin yang jadi kandidat kuat juara dunia. Begini katanya.

    Jorge Martin unggul 24 poin atas Francesco Bagnaia. Langkah Martin untuk merengkuh titel juara dunia MotoGP pertamanya pun terbuka lebar. Bila menang di Sprint Race seri pemungkas Barcelona, Martin dipastikan jadi juara dunia musim ini tanpa memandang hasil balapan hari Minggu.

    Bakal balapan di ‘kandang’ sendiri, tentu jadi keuntungan bagi Martin. Meski begitu, sang rival utama, Bagnaia, mewanti-wanti rasa grogi yang bakal menghantui calon juara dunia itu.

    “Untuk Jorge, pastinya akan sulit karena ini pertama kalinya dia bertarung untuk kejuaraan dunia. Jadi saya tahu rasanya, dan saya pikir dia akan melakukan semaksimal mungkin tapi kadang grogi itu membuat Anda jadi lebih agresif dan membuat kesalahan,” tutur Bagnaia dilansir Crash.

    “Jadi untuk saat ini, satu-satunya hal yang saya bisa lakukan adalah terus berusaha menang dan berharap,” lanjut rider Ducati Lenovo itu.

    Sepanjang musim ini, Bagnaia memenangi lebih banyak seri pada balapan utama. Bermodalkan hal itu, rider binaan akademi VR46 itu cukup percaya diri masih bisa meraih juara untuk yang ketiga kalinya.

    “Kita akan coba. Kami tahu seberapa kuat saya di Barcelona pada Juni, tapi sekarang akan sedikit tricky karena kondisinya saya pikir akan dingin dan mudah melakukan kesalahan,” ujarnya.

    “Jadi sangat penting untuk tetap kalem dan berusaha mencegah melakukan kesalahan, berusaha untuk menang di kedua balapan dan lanjut seperti ini. Itulah satu-satunya cara untuk bisa menang,” tutup Bagnaia.

    Sebagai tambahan, Bagnaia menorehkan 10 kemenangan di balapan hari Minggu. Torehan ini pula yang membuatnya bersanding dengan nama-nama seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, Valentino Rossi, Casey Stoner, dan Marc Marquez yang mencatatkan 10 kemenangan dalam satu seri.

    Bagnaia juga tercatat empat kali naik ke podium di luar podium pertama. Total poin yang dikumpulkan Bagnaia pada balapan utama itu sebanyak 345 poin. Sementara itu Martin baru tiga kali menang di hari Minggu. Namun dia lebih banyak berdiri di podium di luar juara pertama, yaitu sebanyak 11 kali. Namun itu belum cukup membuat Martin unggul, total poin yang ditorehkan Martin di balapan utama adalah 321 poin.

    Di Sprint Race lain ceritanya. Poin Martin unggul jauh ketimbang Bagnaia. Martin tujuh kali finis di podium pertama Sprint Race musim ini. Sementara sembilan sisanya podium di luar juara satu. Dia juga tercatat hanya dua kali gagal finis di Sprint Race. Dari balapan singkat itu, Martin sudah menorehkan 164 poin.

    Sedangkan Bagnaia, baru enam kali juara Sprint Race. Tiga lainnya, Bagnaia finis di podium di luar juara satu. Pebalap jebolan VR46 Academy Riders itu juga tercatat lima kali gagal finis di Sprint Race. Alhasil poin yang dikumpulkan baru 116 poin. Keunggulan Martin di Sprint Race itu mencapai 48 poin.

    Berkaca dari statistik tersebut, Martin memang terlihat lebih konsisten. Secara total, dia lebih jarang gagal finis ketimbang Bagnaia. Rider berkebangsaan Spanyol itu empat kali gagal finis. Dua kali gagal finis di Sprint Race dan dua kali tak menuntaskan balapan di hari Minggu. Bagnaia justru tercatat lebih sering gagal finis. Total rider Ducati Lenovo itu delapan kali gagal finis, di balapan utama lima kali dan Sprint Race tiga kali.

    (dry/rgr)

  • Akur! Momen Casey Stoner Sambangi Markas Rossi, Balapan Bareng Lagi

    Akur! Momen Casey Stoner Sambangi Markas Rossi, Balapan Bareng Lagi

    Jakarta

    Ada pemandangan tak biasa di Ranch milik Valentino Rossi. Mantan musuh bebuyutan Rossi di MotoGP, Casey Stoner, datang ke The Ranch di Italia.

    Casey Stoner dan Valentino Rossi terlihat akur. Keduanya bahkan kembali ke satu lintasan bersama untuk pertama kalinya sejak tahun 2012, setelah Stoner pensiun. Legenda Ducati dan Honda itu sejatinya berencana untuk menghadiri pameran EICMA 2024 di Italia. Namun Stoner menyempatkan diri untuk mendatangi kampung Rossi di Tavullia.

    Dikutip GP Kingdom, Stoner kabarnya diundang The Doctor untuk mampir ke VR46 Ranch, trek pribadi milik Rossi. Momen kedatangan Stoner itu juga diabadikan oleh kekasih Rossi, Francesca Sofia Novello dalam story di akun Instagramnya.

    [Gambas:Instagram]

    Meski sempat mengalami masalah pada kondisi kesehatannya, Stoner masih bisa memberikan hiburan bagi penggemarnya di EICMA maupun Ranch. Dia juga sempat terjatuh di babak semifinal Champions Charity Race.

    Stoner juga dalam akun Instagramnya mengunggah momen saat dirinya berkunjung ke The Ranch. Dia juga menjelaskan hubungannya dengan Rossi saat ini.

    “Banyak perubahan antara Vale dan saya selama 12 tahun terakhir, keluarga, teman, tetapi hasrat untuk motor akan selalu sama. Terima kasih untuk kesempatannya berbagi lintasan dengan Anda sekali lagi,” begitu tulis Stoner sembari menandai akun Instagram @valeyellow46.

    Di masa lalu, Stoner yang bergabung dengan Ducati pada 2007 itu berhasil mengusik dominasi Rossi. Salah satu momen yang kerap terngiang ialah saat balapan di Laguna Seca pada 2008 silam.

    Momen panas antara Stoner dan Rossi terjadi saat melakoni balapan di Laguna Seca 2008. Keduanya sengit saling menyalip, hingga akhirnya Stoner terjatuh dan finis kedua di belakang Rossi.

    Stoner bahkan menyebut ambisi Rossi melampaui bakatnya usai insiden di Jerez 2011. Kala itu Stoner yang berseragam pabrikan Honda jatuh usai motor Ducati yang ditunggangi Rossi tergelincir. Kendati demikian, pada tahun 2022, Rossi menyebut dirinya dan Stoner memang sudah berdamai.

    “Casey (Stoner) dan saya sudah berdamai. Dia terkadang mengirimku pesan dari Australia, dia juga bertanya tentang bayiku. Kami saling mengabari satu sama lain,” aku Rossi.

    (dry/din)

  • Klasemen Paling Buncit, Adik Rossi Lebih Bahagia di Honda Ketimbang Ducati

    Klasemen Paling Buncit, Adik Rossi Lebih Bahagia di Honda Ketimbang Ducati

    Jakarta

    Luca Marini belum kompetitif bersama Honda, jangankan podium, finis 10 besar saja tidak pernah. Tapi Marini merasa lebih bahagia dengan Honda ketimbang saat berseragam Ducati.

    Musim lalu Marini berhasil menduduki peringkat delapan klasemen MotoGP 2023. Dia mengemas 201 poin, adik tiri Valentino Rossi ini pernah menjadi runner up di MotoGP Amerika dan posisi ketiga di MotoGP Qatar. Marini juga rajin finis 10 besar.

    Sejak berseragam Honda, Luca Marini kesulitan meraih poin. Dia meraih poin perdana setelah 9 seri digelar. Tepatnya di Sirkuit Sachsenring, Jerman.

    Marini mengakui motor RC213V yang dikendarainya saat ini kalah saing dengan para rival. Hal itu berpengaruh pada performanya di lintasan, termasuk sulitnya merebut poin di MotoGP 2024.

    Saat ini Marini berada di posisi 23 klasemen sementara MotoGP 2024. Sebagai pebalap regular, Marini berada paling buncit dengan sudah mengoleksi 14 poin.

    Di balik kesulitan ini, Marini coba mendapatkan kisah positif. Dia mengaku lebih bahagia di Honda ketimbang saat membela Honda.

    “Saya tahu betul bahwa jika saya bisa melakukan semua langkah yang benar, atau peningkatan yang benar pada diri saya sendiri dan juga pada proyek motor, hasilnya akan tiba,” katanya kepada situs resmi MotoGP.

    “Dan bagi saya saat ini, membuat dua poin, nol, atau 10 poin tidak ada bedanya. Tahun lalu saya finis kedelapan, tapi saya tidak senang.”

    “Jadi, tahun ini saya akan finis di urutan ke-20, tetapi tahun ini saya lebih bahagia karena saya tahu saya adalah bagian dari proyek yang bisa menjadi hebat untuk masa depan dan tiba untuk memperebutkan gelar dalam beberapa tahun ke depan,” jelasnya lagi.

    Baginya Honda merupakan pabrikan besar dengan visi yang jelas. Marini bilang masa depannya tetap cerah ketika berada di sini.

    “Jadi, masa depan saya di sini sangat bagus, cerah, dan saya hanya ingin terus bekerja seperti ini dan meningkatkan diri saya setiap hari dengan waktu di atas motor karena kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik,” kata Marini.

    “Yang pasti, menyelesaikan balapan dan mengumpulkan lebih banyak data sangat penting bagi para insinyur untuk memiliki data yang bisa dianalisis, karena ketika Anda hanya melakukan latihan singkat, Anda hanya memiliki dua, tiga lap untuk dianalisis,” kata dia.

    “Jika Anda melakukan balapan penuh, Anda memiliki 27 lap. Jadi, ini adalah jumlah data yang lebih banyak,” jelasnya lagi.

    (riar/dry)

  • Aneh tapi Nyata! Bagnaia Lebih Sering Menang dari Martin tapi Poinnya Kalah

    Aneh tapi Nyata! Bagnaia Lebih Sering Menang dari Martin tapi Poinnya Kalah

    Jakarta

    Secara statistik, Bagnaia tercatat lebih sering menang ketimbang Martin. Tapi kok bisa ya poinnya justru kalah banyak dari Martin?

    Pertarungan antara Francesco Bagnaia dan Jorge Martin berlanjut di musim 2024. Keduanya bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara MotoGP musim ini. Kini balapan tersisa satu seri. Baik Bagnaia maupun Martin sama-sama masih berpeluang untuk bisa merebut titel tersebut.

    Tapi peluang Martin masih lebih besar ketimbang Bagnaia. Rider Pramac Ducati itu unggul 24 poin atas Bagnaia. Menariknya, kalau mengacu pada statistik Bagnaia justru meraih kemenangan lebih banyak dari Martin sepanjang musim 2024.

    Bagnaia menorehkan 10 kemenangan di balapan hari Minggu. Torehan ini pula yang membuatnya bersanding dengan nama-nama seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, Valentino Rossi, Casey Stoner, dan Marc Marquez yang mencatatkan 10 kemenangan dalam satu seri.

    Bagnaia juga tercatat empat kali naik ke podium di luar podium pertama. Total poin yang dikumpulkan Bagnaia pada balapan utama itu sebanyak 345 poin. Sementara itu Martin baru tiga kali menang di hari Minggu. Namun dia lebih banyak berdiri di podium di luar juara pertama, yaitu sebanyak 11 kali. Namun itu belum cukup membuat Martin unggul, total poin yang ditorehkan Martin di balapan utama adalah 321 poin.

    Di Sprint Race lain ceritanya. Poin Martin unggul jauh ketimbang Bagnaia. Martin tujuh kali finis di podium pertama Sprint Race musim ini. Sementara sembilan sisanya podium di luar juara satu. Dia juga tercatat hanya dua kali gagal finis di Sprint Race. Dari balapan singkat itu, Martin sudah menorehkan 164 poin.

    Sedangkan Bagnaia, baru enam kali juara Sprint Race. Tiga lainnya, Bagnaia finis di podium di luar juara satu. Pebalap jebolan VR46 Academy Riders itu juga tercatat lima kali gagal finis di Sprint Race. Alhasil poin yang dikumpulkan baru 116 poin. Keunggulan Martin di Sprint Race itu mencapai 48 poin.

    Berkaca dari statistik tersebut, Martin memang terlihat lebih konsisten. Secara total, dia lebih jarang gagal finis ketimbang Bagnaia. Rider berkebangsaan Spanyol itu empat kali gagal finis. Dua kali gagal finis di Sprint Race dan dua kali tak menuntaskan balapan di hari Minggu. Bagnaia justru tercatat lebih sering gagal finis. Total rider Ducati Lenovo itu delapan kali gagal finis, di balapan utama lima kali dan Sprint Race tiga kali.

    (dry/rgr)

  • Motor Honda Bikin Luka Bakar di Kaki

    Motor Honda Bikin Luka Bakar di Kaki

    Jakarta

    Luca Marini mengalami penderitaan selama balapan MotoGP Malaysia 2024. Adik tiri Valentino Rossi ini mendapatkan luka bakar gara-gara hawa panas yang muncul dari motor RC213V.

    Rider kelahiran 1997 itu finis ke-15 setelah melahap 19 putaran Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (3/11/2024). Artinya Marini berhasil mencuri satu poin, secara total dia sudah mengemas 14 poin dari 19 seri MotoGP yang sudah digelar.

    Marini bilang balapan MotoGP Malaysia digelar di bawah cuaca menyengat. Hal ini berimbas pada suhu mesin di motor Honda.

    “Kami harus mencoba memperbaiki cara pembuangan panas dari motor, karena saya mengalami luka bakar di kaki,” kata Marini dikutip dari Diario AS, Selasa (5/11/2024).

    “Kami perlu meningkatkannya pada balapan pertama tahun depan di Thailand, karena kalau cuaca panas seperti ini, akan sulit,” tambah dia.

    “Lintasan ini sangat licin dengan suhu seperti ini dan dengan motor kami, kami semakin kesulitan.”

    “Pada awalnya, sepertinya semua orang terlalu memaksakan diri, dan saya kehilangan beberapa torsi, beberapa performa mesin dengan suhu panas ini,” tambah Marini.

    Marini menambah satu poin di Malaysia. Tapi memperbaiki performa jelek Honda di atas lintasan lebih utama.

    “Kami mengalami getaran seperti biasa, saya pikir di sini banyak rider yang kesulitan dengan getaran di tikungan 5 dan tikungan 12, tapi bagi kami sangat sulit untuk mengendarai motor di tikungan tersebut,” jelas Marini.

    “Kami kehilangan sekitar dua persepuluh detik di setiap tikungan setiap lap, karena kami tidak bisa miring (saat belokan), jadi saya pikir ini adalah salah satu masalah terbesar kami saat ini. Dan kemudian selalu ada cengkeraman.

    “Namun selama balapan, manajemen ban kami juga tidak terlalu buruk. Hanya saja kami start dari posisi yang sangat jauh di belakang, dan mustahil untuk menyalip, karena wing, karena temperatur, cengkeraman belakang, dan semuanya.”

    Rekan setimnya, Joan Mir, gagal finis karena masalah pada rem belakang yang membuatnya terjatuh.

    Honda belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. Jika dibandingkan dengan Yamaha, performa pabrikan garpu tala masih lebih baik. Fabio Quartararo rajin finis 10 besar, dia berada diperingkat 13 dengan torehan 108 poin.

    Pebalap terbaik Honda saat ini justru datang dari tim satelit, Johann Zarco berada di peringkat 17. Rider Prancis itu mengemas 53 poin.

    (riar/rgr)