Tag: Valentino Rossi

  • Ayah Valentino Rossi Ogah Dukung Marc Marquez

    Ayah Valentino Rossi Ogah Dukung Marc Marquez

    Jakarta

    Ayah Valentino Rossi, Graziano mengikuti perkembangan MotoGP meski anaknya sudah pensiun. Dia tahu kalau Marc Marquez sedang mendominasi balapan, tapi tak akan pernah mau mendukungnya.

    Graziano Rossi lebih menjagokan para pebalap berdarah Italia, sekaligus para murid Valentino Rossi.

    Pertama, Franco Morbidelli, rider Pertamina Enduro VR46 itu baru saja naik podium. Sejak finis ketiga di Jerez pada Mei 2021, baru kali ini lagi Morbidelli naik podium. Ada rentang 1414 hari sampai akhirnya Franco Morbidelli mengakhiri ‘puasa’ podium.

    “Saya mengikuti MotoGP dan saya menyukainya, dan saya berharap Morbidelli dapat memberi kita sensasi hebat tahun ini,” kata Graziano dikutip dari Motosan.es.

    Wajar saja ayah dari legenda MotoGP itu tidak memilih Marc Marquez. The Baby Alliens merupakan pebalap Spanyol, di sisi lain pernah punya rivalitas yang tinggi dengan Valentino Rossi.

    Graziano mengungkapkan pebalap hebat Italia saat ini adalah Francesco Bagnaia. Sang pemilik gelar juara dunia MotoGP dua kali.

    “Saya tidak mendukung Márquez,seperti yang Anda pahami, tetapi saya mendukung Morbidelli. Pecco hebat,”

    “Menurut saya yang terbaik adalah Pecco,” tambah Graziano Rossi.

    Meski faktanya, tak bisa dipungkiri bahwa Bagnaia berada di bawah bayang-bayang rekan setimnya itu di awal musim ini. Rider Italia tersebut dipaksa menyaksikan Marquez menyapu bersih seri Thailand dan Argentina. Sedangkan Bagnaia hanya finis podium ketiga dan keempat, kalah dari rider-rider satelit macam Alex Marquez (Gresini) dan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46).

    Lebih buruk lagi karena ada gap yang begitu besar di antara kedua pebalap. Di grand prix Thailand, Marquez unggul lebih dari dua detik dari Bagnaia. Sedangkan di Argentina Bagnaia bahkan tertinggal 5,5 detik.

    (riar/din)

  • Setelah Ducati Cup, Kini Muncul Julukan Marquez Championship di MotoGP

    Setelah Ducati Cup, Kini Muncul Julukan Marquez Championship di MotoGP

    Jakarta

    Dalam beberapa musim terakhir, balap MotoGP kerap disebut sebagai ‘Ducati Cup’. Ini lantaran balapan motor terpopuler di dunia itu dikuasai oleh tim-tim balap Ducati. Kini muncul julukan baru buat MotoGP, yaitu ‘Marquez Championship’.

    Julukan tersebut diberikan oleh konsultan balap motor asal Malaysia, Razlan Razali. Razlan yang kenyang pengalaman di MotoGP kala mengarsiteki tim Petronas Yamaha SRT dan Aprilia RNF berkata, saat ini situasi MotoGP 2025 bukan lagi disebut sebagai ‘Ducati Cup’, melainkan lebih cocok disebut sebagai ‘Marquez Championship’.

    Alex Marquez dan Marc Marquez mendominasi dua seri awal MotoGP 2025 Foto: REUTERS/Agustin Marcarian

    “Beberapa musim terakhir adalah Ducati Cup, sekarang adalah Marquez Championship! Mungkin sebaiknya minta #46 (Valentino Rossi) keluar dari masa pensiun?,” ungkap Razlan dalam keterangan pada unggahan fotonya bersama Marc Marquez dan Alex Marquez di akun Instagram @razlan_razali.

    Tentunya bukan tanpa alasan Razali mengatakan MotoGP saat ini didominasi oleh Marquez bersaudara. Soalnya di dua seri pertama MotoGP 2025, Marquez dan Alex sukses sapu bersih podium pertama dan kedua secara berturut-turut. Mereka menguasai podium pertama dan kedua baik di balap sprint maupun balap utama.

    Bahkan pemegang dua gelar MotoGP seperti Francesco Bagnaia pun tak mampu mengimbangi kekuatan Marquez bersaudara di awal musim ini. Tak ayal, MotoGP bukan lagi dikuasai oleh Ducati semata, lebih dari itu dikuasai oleh Marquez bersaudara.

    “Satu Marquez saja sudah cukup sulit dikalahkan, sekarang malah ada dua. Dulu saya hampir punya satu dari (Marquez) bersaudara ini di tim kami, bukan hanya sekali, tapi (dalam) dua kali (kesempatan)! Saudara-saudara (Marquez bersaudara) ini tampaknya akan mendominasi musim MotoGP 2025 dengan motor terbaik di grid,” ungkap Razali.

    (lua/dry)

  • Uccio Tak Ingin Marquez Salip Rekor Kemenangan Rossi

    Uccio Tak Ingin Marquez Salip Rekor Kemenangan Rossi

    Jakarta

    Marc Marquez baru saja menyamai rekor Angel Neito, pebalap legendaris dari Spanyol. Neito memiliki rekor 90 kemenangan pada rentang 1964-1986. Angka itu disamai oleh Marquez lewat kemenangan di MotoGP Argentina 2025.

    Tangan kanan Valentino Rossi sekaligus sahabatnya, Uccio Salussi, berharap Marquez tidak bisa menyamai rekor The Doctor.

    “Bravo untuknya. Memang benar bahwa targetnya sekarang adalah 115 kemenangan Vale, dan saya pikir Márquez sangat kuat, bahwa ia memiliki motor yang fantastis dan tim yang fantastis. Saya harap itu tidak terjadi (menyamai rekor Rossi), tetapi saya pikir itu menjadi kenyataan,” kata Uccio dikutip dari Diario AS, Rabu (19/3/2025).

    Rossi sudah memenangi 9 gelar juara dunia, 7 di antaranya di kelas 500cc/MotoGP, serta masing-masing sekali di kelas 125cc dan 250cc. Selama itu, ia telah ambil bagian dalam 431 balapan, menang 115 kali, 235 kali naik podium, meraih 65 pole positions, dan 96 fastest lap.

    Melihat performa Marc Marquez yang dominan pada awal musim, bukan tidak mungkin The Baby Alien bisa menyamai rekor kemenangan Rossi.

    Marc Marquez begitu menakutkan di MotoGP 2025. Empat kali race, dia 100 persen menang.

    “Saya ingin mengatakan bahwa merupakan kehormatan besar untuk menyamai legenda seperti Ángel Nieto, karena dialah yang membuka pintu bagi balap motor Spanyol di Kejuaraan Dunia, dan merupakan suatu kehormatan untuk menyamainya,” kata Marquez.

    Merujuk daftar jumlah kemenangan dalam sejarah kejuaraan dunia balap motor grand prix, saat ini cuma ada dua nama legenda lain yang punya lebih banyak podium pertama yakni Giacomo Agostini (122), lalu Valentino Rossi (115).

    Berikut ini pemenang terbanyak balap motor grand prix

    1. Giacomo Agostini – 122 kemenangan (aktif pada musim 1964-1977).
    2. Valentino Rossi – 115 kemenangan (aktif pada musim 1996-2021).
    3. Angel Nieto – 90 kemenangan (aktif pada musim 1964-1986).
    4. Marc Márquez – 90 kemenangan (aktif pada musim 2008- ).
    5. Mike Hailwood – 76 kemenangan (aktif pada musim 1958-1967).

    (riar/rgr)

  • Ayah Valentino Rossi Ogah Dukung Marc Marquez

    Tampil ‘Brutal’ di Ducati, Marquez Disebut Bakal Acak-acak Rekor Rossi

    Jakarta

    Semenjak membela tim pabrikan Ducati, Marc Marquez langsung tampil ‘brutal’ di lintasan. Bahkan, dia mampu meraih empat kemenangan dari empat balapan yang telah dijalaninya. Kondisi tersebut membuatnya berpeluang mengacak-acak rekor Valentino Rossi!

    Disitat dari Motosan.es, Rabu (19/3), Marc Marquez baru saja mencatat kemenangan ke-90 sepanjang kariernya sebagai pebalap. The Baby Alien berpeluang besar mengejar rekor Rossi dengan 115 kemenangan.

    Bukan hanya itu, bersama tim pabrikan Ducati, Marquez juga berpotensi menyamai jumlah gelar juara The Doctor. Kini, Marquez telah mengumpulkan delapan mahkota, sementara Rossi punya sembilan.

    Valentino Rossi dan Marc Marquez. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images

    Legenda balap asal Italia, Giacomo Agostini yakin betul, Marquez akan segera mengacak-acak rekor milik Rossi. Bahkan, dia juga mengira, pebalap 32 tahun itu akan melampaui capaian pribadinya.

    “Saya yakin dia akan melampaui rekor milik Valentino. Saya harap, dia tak bisa mencapai rekor saya, namun kalaupun bisa, saya akan menjadi orang pertama yang memberinya selamat,” kata Agostini.

    “Marc, tanpa diragukan lagi, merupakan pembalap paling ‘cattivo’ (jahat dalam arti yang baik) yang pernah saya lihat. Dan Marc yang sekarang menurut saya lebih tegas, lebih kuat, lebih tajam karena semua yang telah dilalui,” tambahnya.

    Marc Marquez. Foto: Getty Images/Steve Wobser

    Agostini secara tak langsung mengaku sudah bisa melihat potensi Marquez ketika pertama muncul di MotoGP. Ketika itu, dia melihat, Marquez akan menjadi ancaman untuk Rossi di lintasan.

    “Ketika Marc memulai di MotoGP, dia mengalahkan Vale dengan kecerobohan seorang pemuda yang tak takut jatuh atau terluka, tetapi Tuhan terkadang berpaling darimu, dan sekarang, dia memiliki kesempatan melihat dan memahami itu,” tuturnya.

    “Dia menjalani empat operasi, pulih, dan meninggalkan tim terkuat di dunia, Honda. Dia pergi ke tim satelit dan memenangkan tiga Grand Prix. Saya tegaskan, dia adalah hewan yang terluka yang ingin menguji dirinya sendiri,” kata dia menambahkan.

    (sfn/rgr)

  • Duo Marquez Terdepan, Bagnaia ke-4

    Duo Marquez Terdepan, Bagnaia ke-4

    Jakarta

    Kualifikasi MotoGP Argentina 2025 telah berakhir. Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez sukses meraih pole position. Sementara Alex Marquez di posisi kedua dan Francesco Bagnaia keempat!

    Ketika kualifikasi kedua (Q2) masuk putaran pertama, Marc Marquez langsung tancap gas dengan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 37,142 detik. The Baby Alien dibuntuti Johan Zarco di posisi kedua dan Alex Marquez di tempat ketiga. Selisih waktu mereka benar-benar tipis.

    Di putaran pertama, Francesco Bagnaia terlihat sangat kesulitan. Dia hanya mampu mencatatkan waktu terbaik di posisi kesembilan!

    Hasil kualifikasi MotoGP Argentina 2025. Foto: dok. Ducati

    Marc Marquez makin menggila di putaran kedua. Pebalap 32 tahun itu memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 37,023. Sementara adiknya, Alex Marquez melesat ke posisi kedua dengan selisih 0,140 detik.

    Di kesempatan yang sama, Bagnaia pelan-pelan mampu memperbaiki posisinya. Murid Valentino Rossi itu mampu menempati urutan ketujuh atau persis di belakang Fabio Diggia.

    Ketika waktu kualifikasi menyisakan 7-8 menit lagi, sejumlah pebalap masuk ke garasi untuk mengganti ban. Sebab, cuaca mulai berubah dan langit terlihat makin gelap.

    Hasil kualifikasi MotoGP Argentina 2025. Foto: dok. Gresini Racing

    Masuk putaran ketiga atau ketika Q2 hanya tersisa 2 menitan lagi, Bagnaia kembali membuat kejutan. Dia kembali memperbaiki catatan waktunya dengan melesat ke peringkat keempat. Dia hanya berjarak 0,37 detik dari Johann Zarco di posisi ketiga.

    Bukannya makin melambat, Marquez justru makin menjadi-jadi di peringkat pertama. Dia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 36,917 detik.

    Hingga akhir perlombaan, tak ada perubahan di baris terdepan. Marquez tetap pole position, sementara Alex Marquez kedua dan Johann Zarco ketiga

    Berikut Hasil Kualifikasi MotoGP Argentina 2025Marc MarquezAlex MarquezJohann ZarcoFrancesco BagnaiaPedro AcostaFabio DiggiaFabio QuartararoFranco MorbidelliMarco BezzecchiJoan MirBrad BinderAlex Rins

    (sfn/dry)

  • Kalah dari Duo Marquez, Bos Ducati Harap Bagnaia Segera Berbenah

    Kalah dari Duo Marquez, Bos Ducati Harap Bagnaia Segera Berbenah

    Jakarta

    Bos Ducati Luigi Dall’Igna berharap Francesco Bagnaia bisa segera berbenah usai hanya menempati posisi ketiga pada balap sprint dan balap utama MotoGP Thailand. Bagnaia kalah saing dari rekan barunya, Marc Marquez, juga tak mampu bersaing dengan pebalap tim satelit Gresini Ducati Alex Marquez.

    “Balapan pertama memang selalu menjadi yang paling rumit karena Anda tidak pernah tahu level Anda dibandingkan dengan yang lain,” kata Dall’Igna kepada Sky Sport Italia dikutip Senin (10/3/2025).

    Luigi Dall’Igna Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images

    “Saya pikir Marc memegang kendali atas motornya dan dia sudah tahu apa yang harus dilakukan. Sementara Pecco (Francesco Bagnaia), karena berbagai alasan, masih punya ruang untuk berkembang dan saya berharap dia bisa menunjukkannya,” sambung pria yang akrab disapa Gigi itu.

    Gigi menambahkan, Marquez menjalani tes pramusim yang mudah dan bisa cepat beradaptasi dengan setelan motor Ducati Desmosedici buat MotoGP 2025. Sedang Bagnaia mengalami sedikit keterlambatan dalam persiapan untuk balapan. Alhasil, pebalap didikan Valentino Rossi itu pun telat panas.

    Secara spesifikasi, baik Marquez maupun Bagnaia di tim pabrikan, sama-sama menggunakan Desmosedici GP24 seperti yang digunakan pebalap di tim satelit Gresini dan juga Pertamina Enduro VR46. Namun meski basisnya sama, GP24 yang digunakan Marquez dan Bagnaia tentunya levelnya sudah ditingkatkan sesuai spesifikasi pabrikan.

    “Sudah ada perbedaan antara motor pabrikan dan (motor) Ducati lainnya (di tim satelit), dalam tes Jerez (28 April nanti) kami akan mencoba pengembangan lainnya,” terang Dall’Igna. Saat ini pebalap-pebalap Ducati tetap difavoritkan sebagai kandidat kuat juara MotoGP 2025 disaat para pesaingnya belum bisa menampilkan performa konsisten.

    (lua/dry)

  • Saking Jagonya, Marquez-Rossi Dibilang Makhluk dari Luar Galaksi!

    Saking Jagonya, Marquez-Rossi Dibilang Makhluk dari Luar Galaksi!

    Jakarta

    Mantan Direktur Olahraga LCR Honda sekaligus pengamat MotoGP, Oscar Haro menganggap, Marc Marquez dan Valentino Rossi bukan makhluk bumi. Bahkan, saking hebatnya, dia menyebut keduanya berasal dari planet di luar galaksi!

    Disitat dari Motosan, Oscar Haro bicara dalam konteks memberikan nasihat kepada Pedro Acosta yang berstatus sebagai pebalap muda. Dia mengingatkan, Acosta dan pebalap muda lain, tak boleh menantang Marquez dan Rossi secara terbuka.

    “Ketika kamu harus menghadapi pebalap seperti Valentino atau Marquez, yang merupakan (makhluk) dari luar galaksi, kamu tidak bisa menantangnya. Kamu tidak bisa sok-sokan melawannya,” ujar Oscar Haro, dikutip Kamis (6/3).

    “Jangan menunjukkan personalitasmu. Pada kasus ini, buat saya, Pedrosa patut dicontoh. Pedrosa bisa menjadi bos berikutnya di antara dua pebalap tersebut,” tambahnya.

    Valentino Rossi dan Marc Marquez. Foto: David Klein/REUTERS

    Haro menjelaskan, pebalap hebat atau juara dunia rata-rata punya satu kesamaan, yakni kerap dibenci banyak orang. Menurutnya, mereka yang mengidolakan Marquez dan Rossi tentu banyak, namun pembencinya juga tak sedikit.

    “Buat saya, juara dunia sesungguhnya, seperti Valentino, Lorenzo, Marquez, Dovizioso, Stoner dan generasi lainnya, punya personalitas yang sama,” ungkapnya.

    Sementara di saat yang sama, ada pebalap seperti Pedrosa, yang tetap dicintai publik meski berstatus sebagai rider hebat. Haro menilai, mantan pebalap asal Spanyol itu mirip Pedro Acosta di era sekarang.

    “Dia merupakan Dani Pedrosa di masa kini. Dia punya kepribadian yang sama,” tuturnya.

    “Saya rasa Pedro tak senang karena dia tahu betul kualitas luar biasa yang dimilikinya, tetapi dia tak berada di tim yang tepat dan itu normal, sekarang pilihannya ‘membela Ducati atau membela tim yang salah’, karena itulah kenyataannya. Dia tak puas karena tak mampu menunjukkan potensinya,” kata Haro menambahkan.

    (sfn/dry)

  • Valentino Rossi Bakal Latih Pebalap Muda Indonesia buat Berlaga di MotoGP

    Valentino Rossi Bakal Latih Pebalap Muda Indonesia buat Berlaga di MotoGP

    Jakarta

    Kerja sama Pertamina Lubricants dengan tim balap milik Valentino Rossi tak hanya sekadar kerja sama bisnis. Pertamina Lubricants dan Valentino Rossi juga bekerja sama untuk melahirkan pebalap muda Indonesia untuk berlaga di MotoGP.

    MotoGP merupakan balap motor paling bergengsi di dunia. Sayangnya, belum ada pebalap Indonesia yang berlaga di kelas MotoGP. Pebalap Indonesia baru masuk ke kelas Moto3 atau Moto2.

    Pertamina Lubricants yang menjadi sponsor utama tim balap Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, akan menempa talenta muda dari Indonesia. Pertamina Lubricants akan menggandeng VR46 Academy untuk melatih para pebalap Indonesia.

    “Ke depan tentu ini bukan hanya kolaborasi bisnis, tapi juga kita berharap salah satu tujuan kita ke MotoGP adalah adanya local hero,” kata Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing PT Pertamina Lubricants di acara ‘Nonton Bareng MotoGP 2025 – Ngabuburide Makin Seru’ yang digelar di Atrium Menara Bank Mega, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (2/3/2025).

    Langkah itu diawali dengan pelatihan VR46 Academy di Sirkuit Mandalika pada Januari 2025. Sebanyak 10 pebalap muda Indonesia dilatih oleh VR46 Academy dengan Andrea Migno sebagai pemandunya.

    “Kita juga sedang mempersiapkan itu (pebalap Indonesia) di MotoGP. Jadi mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, partnership ini tidak hanya soal bisnis Pertamina Lubricants, tetapi juga bibit-bibit pebalap muda Indonesia yang punya potensi berlaga di MotoGP ke depannya. Tentu ini di bawah naungan, pengawasan dan supervisi dari Valentino Rossi sendiri,” ucap Nugroho.

    Dari 10 pebalap muda yang dilatih tersebut, rider terbaik akan diberangkatkan ke Tavuilla, Italia. Mereka bakal dilatih langsung oleh Valentino Rossi.

    “Di awal tahun kemarin kita lakukan di Mandalika, dan nanti di tengah tahun harapannya kita akan bawa mereka, salah satu atau salah dua, dari mereka yang berprestasi selama setengah musim 2025 ini bisa langsung merasakan didikan Valentino Rossi di Tavuilla,” ujar Nugroho.

    (rgr/din)

  • Pemilik Ducati di Indonesia Bangga Ada ‘Timnas’ di MotoGP yang Pakai Ducati

    Pemilik Ducati di Indonesia Bangga Ada ‘Timnas’ di MotoGP yang Pakai Ducati

    Jakarta

    Pertamina Enduro VR46 Racing Team mulai menunjukkan taringnya di ajang MotoGP 2025. Dalam seri pembuka di Thailand, dua pebalap andalannya sukses finis di posisi 10 besar, menandai awal yang menjanjikan untuk musim ini.

    Tim besutan legenda MotoGP, Valentino Rossi, mengandalkan motor Ducati untuk bersaing sepanjang musim. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pengguna Ducati di Indonesia, yang kini merasa semakin terhubung dengan ajang balap paling prestisius di dunia.

    Anggota DOCI hadir di acara ‘Nonton Bareng MotoGP 2025 Ngabuburide Makin Seru’ Foto: Putra Mahawardana

    “Kemarin waktu peluncuran (tim) kita juga hadir di sana (Jakarta) dari DOCI, di situ sudah disebutkan dari CEO Pertamina Lubricant bahwa Pertamina Enduro (VR46) ini adalah Timnas-nya (Tim Nasional) Indonesia buat di MotoGP,” ujar Didit perwakilan Ducati Official Club Indonesia kepada detikOto, Minggu (2/3/2025).

    Sebagai pengguna Ducati, Didit mengaku bangga tim VR46 memakai motor yang sama mereknya dengan miliknya.

    “Jadi kita sebagai pengguna Ducati yang kebetulan VR46 (Team) memakai motor Ducati tentunya sangat bangga dan puas banget lah ‘Oh ternyata kita punya motor Timnas, nih’ gitu,” tegasnya saat ditemui detikOto di acara Nonton Bareng MotoGP 2025-Ngabuburide Makin Seru.

    Istilah “Timnas” untuk Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga diamini oleh VP Marketing PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo.

    “Buat kami tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team bersyukur luar biasa, karena di tengah cedera Di Giannantonio, dia masih cukup kompetitif, masuk 10 besar. Dan Morbidelli bersaing cukup ketat di 4 besar. Jadi harapannya 2 pebalap kami yang mewakili Indonesia, yang kami sebut sebagai Timnas, terus kompetitif dan bisa membawa nama kita di kancah dunia lebih baik lagi,” Nugroho.

    Sebagai informasi, Pertamina Enduro VR46 Racing Team saat ini mengandalkan Ducati GP25, motor dengan spesifikasi yang sama dengan tim pabrikan, menjadikannya salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di MotoGP 2025.

    (mhg/rgr)

  • Pertamina Lubricants Siapkan ‘Timnas’ Indonesia untuk Balapan MotoGP

    Pertamina Lubricants Siapkan ‘Timnas’ Indonesia untuk Balapan MotoGP

    Jakarta

    Pertamina Lubricants menjadi sponsor utama tim MotoGP milik Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Kerja sama ini bukan cuma soal kolaborasi bisnis. Lebih dari itu, Pertamina Lubricants sedang menyiapkan talenta muda dari Indonesia untuk berkompetisi di kancah MotoGP.

    Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing PT Pertamina Lubricants, mengatakan pihaknya memang sedang bekerja sama mencari bakat muda pebalap Indonesia. Bahkan, talenta berbakat dari Indonesia nantinya akan dididik langsung oleh legenda balap MotoGP Valentino Rossi.

    “Ke depan tentu ini bukan hanya kolaborasi bisnis, tapi juga kita berharap salah satu tujuan kita ke MotoGP adalah adanya local hero (pebalap Indonesia di kelas MotoGP). Kita lihat tadi Thailand cukup ramai karena mereka punya 1 local hero (Somkiat Chantra yang baru naik kelas ke MotoGP),” kata Nugroho di acara ‘Nonton Bareng MotoGP 2025 – Ngabuburide Makin Seru’ yang digelar Pertamina Lubricants bersama detikcom di Atrium Menara Bank Mega, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (2/3/2025).

    Sejak awal 2025, Pertamina Lubricants dan VR46 Academy sudah mencari bibit berbakat asal Indonesia. Saat itu, VR46 Academy memberikan pelatihan kepada 10 pebalap muda Indonesia. VR46 Academy melatih beberapa rider Indonesia dengan Andrea Migno sebagai pemandunya.

    “Kita juga sedang mempersiapkan itu (pebalap Indonesia) di MotoGP. Jadi mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, partnership ini tidak hanya soal bisnis Pertamina Lubricants, tetapi juga bibit-bibit anak muda Indonesia yang punya kompetensi berlaga di MotoGP ke depannya. Ini di bawah naungan, pengawasan dan supervisi dari Valentino Rossi sendiri,” ucap Nugroho.

    Sebanyak 10 pebalap muda Indonesia diberikan pelatihan oleh VR46 Academy di Sirkuit Mandalika. Nantinya, Pertamina Lubricants bersama VR46 Academy juga akan mengajak rider terbaik untuk berguru langsung ke Valentino Rossi di Tavullia, Italia.

    “Di awal tahun kemarin kita lakukan di Mandalika, dan nanti di tengah tahun harapannya kita akan bawa mereka, salah satu atau salah dua, dari mereka yang berprestasi bisa langsung merasakan didikan Valentino Rossi di Tavuilla,” ujar Nugroho.

    (rgr/din)