Tag: Uya Kuya

  • Uya Kuya Bicara Skincare Berbahaya, Nikita Mirzani: Lu Tahu Apa?

    Uya Kuya Bicara Skincare Berbahaya, Nikita Mirzani: Lu Tahu Apa?

    Jakarta, Beritasatu.com – Nikita Mirzani kesal kepada selebritas sekaligus politisi Uya Kuya yang ikut mengomentari tentang kisruh masalah skincare. Menurutnya, Uya tidak tahu tentang huru-hara yang belakangan ini terjadi.

    Ibunda Laura Meizani atau Lolly itu mengatakan, sebelum ikut berkomentar sebaiknya Uya Kuya mencari informasi terlebih dahulu tentang skincare dan kosmetik berbahaya.

    “Uya Kuya, lu tahu apa tentang skincare? Lu jangan ujug-ujug masuk di akhir ini sudah mau akhir, lu jangan sok tahu deh. Lu kalau mau ngomong setidaknya cari tahu dahulu,” ujar Nikita Mirzani dikutip dari akun media sosialnya, Jumat (24/1/2025).

    Nikita Mirzani juga menilai, Uya Kuya seperti orang yang bodoh karena tidak mencari data sebelum berkomentar tentang permasalahan skincare dan kosmetik berbahaya yang viral belakangan ini.

    “Ini permasalahan skincare kenapa bisa begini, mending lu cari tahu dari A sampai Z, jangan ujug-ujug nimbrung tetapi kayak orang sok tahu. Kelihatan banget enggak tahu apa-apanya, kelihatan banget bodohnya,” tambah Nikita.

    Dalam unggahannya, Nikita Mirzani juga meminta Uya Kuya memanfaatkan jabatannya di DPR untuk mencegah hingga menuntaskan produk-produk berbahaya. Terlebih, Uya Kuya berada di Komisi IX yang bersinggungan dengan masalah tersebut.

    “Lu kan di komisi IX. Harusnya lu bisa mewakili Komisi IX lu cari tahu dahulu. Jangan sekonyong-konyong lu undang nohbsi uler sama babunya. Ngomong asal-asalan kayak begitu. Siapa sih yang nempatin lu di DPR? Bingung gue. Partai PAN, gimana sih nih sama anak-anak buahnya,” tandasnya.

    Sebelumnya, Uya Kuya menyatakan keprihatinannya terkait permasalahan yang melibatkan para pelaku usaha skincare di Indonesia yang mengandung bahan kimia berbahaya.

    Uya Kuya menyoroti kontroversi terkait produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan hidrokuinon, yang belakangan ini menjadi sorotan dan menimbulkan huru-hara di kalangan masyarakat.

    Ia mengeklaim, sudah mencium adanya masalah dalam industri skincare ini sejak tiga bulan lalu.

    “Saya memang sangat prihatin dengan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan hidrokuinon,” kata Uya Kuya.

    Namun, tindakan Uya Kuya yang angkat bicara tentang skincare dan kosmetik tersebut mendapat komentar pedas dari Nikita Mirzani. Nikita menilai, Uya tidak mengerti tentang kisruh yang belakangan terjadi.

  • Uya Kuya Minta BPOM Tindak Tegas Pelaku Produk Skincare Berbahaya

    Uya Kuya Minta BPOM Tindak Tegas Pelaku Produk Skincare Berbahaya

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam sebuah rapat di Komisi IX, Uya Kuya menekankan pentingnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk bertindak tegas terkait peredaran produk skincare berbahaya di Indonesia.

    Uya Kuya juga mendorong BPOM untuk memanggil semua pihak yang terlibat, termasuk dokter dan produsen produk skincare, guna memastikan keabsahan klaim hasil uji laboratorium yang mereka lakukan secara mandiri.

    “Makanya, waktu sidang, saya minta BPOM agar tegas dan memanggil semua pihak. Kalau uji lab mandiri mereka terbukti tidak sah, BPOM harus berani mengambil tindakan,” ungkap Uya di Senayan, Jakarta belum lama ini.

    Isu mengenai produk skincare semakin panas seiring dengan perselisihan antara dokter dan influencer yang saling mengkritik produk tertentu.

    Uya Kuya melihat, masalah ini justru memperumit upaya untuk melindungi masyarakat dari penggunaan produk yang berbahaya, khususnya skincare berbahaya.

    “Dokter ini me-review ini, dokter itu me-review itu. Namun, pada akhirnya masyarakat yang jadi bingung. Kalau BPOM tidak tegas, siapa lagi yang akan memastikan keamanan produk-produk ini?” jelasnya.

    Seperti diketahui, belakangan pemberitaan tentang skincare diduga berbahan berbahaya menjadi sorotan publik. Terlebih lagi, pemilik produk-produk kecantikan tersebut sebagian adalah influencer yang jumlah pengikutnya cukup banyak di media sosial. 

    Untuk itu, Uya Kuya menyoroti kontroversi terkait produk skincare dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan hidrokuinon, yang belakangan ini menjadi sorotan dan menimbulkan huru-hara di kalangan masyarakat. Serta meminta BPOM untuk menindaklanjuti kisruh di dunia kecantikan tersebut.

  • Uya Kuya: Harusnya BPOM Tangani Skincare Berbahaya

    Uya Kuya: Harusnya BPOM Tangani Skincare Berbahaya

    Jakarta, Beritasatu.com – Presenter Uya Kuya yang kini menjabat sebagai anggota DPR di Komisi IX, menyatakan keprihatinannya terkait permasalahan yang melibatkan para pelaku usaha skincare di Indonesia yang mengandung bahan kimia berbahaya.

    Uya Kuya menyoroti kontroversi terkait produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan hidrokuinon, yang belakangan ini menjadi sorotan dan menimbulkan huru-hara di kalangan masyarakat.

    Ia mengeklaim, sudah mencium adanya masalah dalam industri skincare ini sejak tiga bulan lalu. Uya mengatakan, pada Komisi IX, pihaknya membawahi sektor ketenagakerjaan, kesehatan, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga ia merasa perlu ikut menengahinya.

    “Jadi huru-hara skincare ini sudah saya tengarai sejak tiga bulan lalu,” ungkap Uya Kuya saat menjadi  bintang tamu dalam acara di salah satu stasiun televisi, dikutip pada Jumat (24/1/2025).

    Menurut Uya Kuya, BPOM seharusnya menjadi lembaga yang bertanggung jawab penuh dalam memastikan keamanan produk kosmetik yang beredar di pasar.

    Kemudian, Uya Kuya mengungkapkan kekecewaannya atas masih adanya pihak-pihak yang memproduksi kosmetik dengan bahan berbahaya tanpa pengawasan yang cukup.

    “Saya memang sangat prihatin dengan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan hidrokuinon. Saya tidak mengerti, karena seharusnya BPOM lah yang memiliki kewenangan penuh untuk menentukan apakah produk tersebut layak edar atau tidak,” ujar Uya Kuya.

  • Uya Kuya Siap Dipanggil MKD Terkait Syuting Video Kebakaran di Los Angeles

    Uya Kuya Siap Dipanggil MKD Terkait Syuting Video Kebakaran di Los Angeles

    Jakarta, Beritasatu.com – Presenter sekaligus politisi Uya Kuya mengaku siap apabila dirinya diminta untuk menjelaskan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) soal videonya yang viral yang berkaitan dengan membuat konten setelah kebakaran di Los Angeles (LA), California, Amerika Serikat (AS).

    Uya Kuya memang sempat menjadi sorotan setelah videonya saat berada di salah satu lokasi kebakaran di LA beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan.

    Lebih lanjut, Uya Kuya mengungkapkan pemberitaan dari media sudah cukup membantunya untuk mengklarifikasi kegiatannya selama di Los Angeles.

    “Kalian (media) sudah memberikan saya ruang untuk klarifikasi, tapi kalau dipanggil pun saya enggak apa-apa,” ujar Uya Kuya kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025).

    Namun, apabila MKD membutuhkan pernyataan langsung, Uya Kuya menyatakan siap untuk menyampaikan dan menjelaskannya agar tidak ada lagi berita yang simpang siur atau kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat.

    “Kalau dipanggil juga gue enggak apa-apa. Gue akan datang ke MKD untuk mengklarifikasi,” jelas Uya Kuya.

    Sebelumnya, Uya Kuya mengeklaim video yang  viral beberapa waktu lalu adalah permintaan media di Indonesia yang memang ingin mengetahui situasi sebenarnya setelah kebakaran di Los Angeles.

    Namun, saat sedang syuting Uya Kuya dan timnya tiba-tiba ditegur warga setempat karena diduga mencari keuntungan dengan membuat konten di tengah-tengah musibah kebakaran di salah satu kota paling elite di Amerika Serikat tersebut.

    Atas videonya tersebut, Uya Kuya mengaku sudah meminta maaf kepada sang pemilik rumah yang mengusirnya saat tengah merekam video.

    “Kita sudah meminta maaf juga kepada yang bersangkutan karena sebelumnya orang tersebut tidak di sana dan kita juga tidak tahu kalau dia pemilik rumah sebelum dia menegur kita,” tutur Uya Kuya.

    Meskipun kini Uya Kuya dan keluarganya sudah sampai di Indonesia, tetapi video konten setelah kebakaran di Los Angeles tersebut masih menjadi perhatian netizen. Untuk itu, ia pun siap apabila dipanggil MKD untuk mengklarifikasi tindakannya tersebut.

  • Uya Kuya Bantah Cari Adsense di Lokasi Kebakaran Los Angeles

    Uya Kuya Bantah Cari Adsense di Lokasi Kebakaran Los Angeles

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Uya Kuya belakang menjadi perbincangan, hingga ditegur warga Amerika Serikat (AS) karena dianggap mencari kesempatan di tengah musibah, yakni membuat konten atau mencari keuntungan pribadi ketika mengunjungi lokasi kebakaran di Los Angeles (LA). Namun, Uya mengklarifikasi dan membantahnya.

    Uya Kuya mengungkapkan, saat ditegur oleh pemilik rumah, ia langsung menghentikan perekaman dan menghapus video yang sebelumnya telah direkam.

    Selain itu, anggota DPR itu juga menyampaikan dirinya telah meminta maaf secara langsung kepada pemilik rumah, meskipun permintaan maaf tersebut tidak diunggah oleh pemilik rumah.

    “Kami langsung menghentikan rekaman dan tidak melanjutkannya. Saya tidak tahu jika mereka merekam kami. Kami kemudian kembali untuk meminta maaf dan memberi tahu bahwa video itu sudah dihapus. Video yang mereka tayangkan adalah hasil potongan dari video yang mereka ambil,” kata Uya saat ditemui di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

    Meskipun sudah meminta maaf dan memberikan klarifikasi melalui media sosial (medsos), Uya dan keluarganya tetap mendapat hujatan dari netizen. Khususnya putrinya, Cinta Kuya yang mendapat kritik tajam dari warganet Indonesia.

    Saat itu, Cinta mencoba menjelaskan kejadian dan situasi sebenarnya setelah kebakaran di Los Angeles. Putri Uya Kuya itu juga mengklarifikasi bahwa ia hanya ingin membantu warga yang terdampak dan tidak berniat untuk mencari keuntungan di atas penderitaan.

    Uya mengatakan, nama Cinta Kuya cukup terkenal di Amerika sehingga masyarakat Amerika, khususnya di LA bisa mengerti dengan tindakan yang dilakukan oleh Cinta. Namun ia menyayangkan, justru netizen dari Indonesia yang sering salah paham dan langsung menghujat tanpa mendengarkan penjelasan lebih dahulu.

    “Cinta ternyata cukup terkenal di Amerika karena beberapa konten TikTok-nya yang masuk FYP di sana. Bedanya, netizen di Amerika bisa mengerti saat dijelaskan, sementara di Indonesia, Cinta malah di-bully,” terang Uya Kuya.

    Sebagai seorang ayah, Uya Kuya memberikan pesan agar putrinya tidak terlalu memerhatikan komentar negatif dari netizen Indonesia. Uya sendiri mengaku sudah terbiasa dengan kritik yang datang di media sosial.

    “Bagi saya, netizen sudah kebal dari dahulu. Jika kita melakukan kesalahan, mereka senang mengkritik, tetapi saat kita berbuat baik, mereka tidak peduli. Konten-konten saya yang mengurus TKI atau membawa jenazah pulang dari luar negeri justru sepi,” tuturnya.

    Uya Kuya menegaskan, ia tidak berniat membuat konten atau mencari keuntungan dari kebakaran di Los Angeles. Sampai sekarang, ia juga tidak mengunggah konten terkait kebakaran tersebut di media sosialnya.

  • Dipanggil MKD DPR Gegara Bikin Konten Kebakaran di Los Angeles, Uya Kuya: Siap Banget!

    Dipanggil MKD DPR Gegara Bikin Konten Kebakaran di Los Angeles, Uya Kuya: Siap Banget!

    loading…

    Anggota DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya siap memberikan klarifikasi ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait membuat konten kebakaran di Los Angeles. Foto/Ravie Mulia Wardani

    JAKARTA – Presenter sekaligus Anggota DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya, mengaku siap memberikan klarifikasi jika dipanggil Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), imbas membuat konten depan rumah korban kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat.

    “Siap banget! Dan menurut gue kalian udah cukup menolong MKD, klarifikasi di sini juga MKD sudah bisa melihat kan, kalian udah memberikan saya ruang untuk klarifikasi, tapi kalau dipanggil pun saya nggak apa-apa,” ucap Uya Kuya saat ditemui di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).

    Sejauh ini, kata Uya, viralnya pembuatan konten di LA belum berdampak pada tugasnya sebagai Anggota DPR RI. Menurutnya, masalah ini juga dipicu karena kesalahpahaman.

    “Nggak ada, gue sih merasa fine-fine aja. Kalau ada kesalahan gue merasa kemarin tidak tahu. Ini kan kejadian seperti ini penyebabnya adalah ketidaktahuan, kesalahpahaman, atau kurang informasi,” lanjutnya.

    Uya mengklaim, sudah mendapat izin mengambil gambar oleh kepolisian setempat. Terlebih, dia menyebut ada banyak orang yang melakukan kegiatan serupa.

    “Kalau gue udah dapat informasi boleh ambil gambar di situ. Itu public space dan ada puluhan orang yang ambil gambar juga, tapi yang gue nggak tahu adalah ada orang yang ngaku punya rumah menegur,” ucap dia.

    “Setelah ditegurkan gue stop, dan tidak ada maksud apa-apa, di tempat sebelumnya juga kita nggak minta izin tuh karena di rumah-rumah sebelumnya emang nggak ada yang punya rumah keluar,” pungkasnya.

  • Panen Kritik usai Ngonten Depan Rumah Korban Kebakaran di LA, Uya Kuya: Gue Udah Kebal

    Panen Kritik usai Ngonten Depan Rumah Korban Kebakaran di LA, Uya Kuya: Gue Udah Kebal

    loading…

    Anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Surya Utama alias Uya Kuya panen kritikan usai bikin konten depan rumah korban kebakaran Los Angeles, Amerika Serikat. Foto/Ravie Wardani

    JAKARTA – Anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Surya Utama alias Uya Kuya panen kritikan usai bikin konten depan rumah korban kebakaran Los Angeles, Amerika Serikat. Suami Astrid Khairunisha itu mengaku sudah tak peduli dengan komentar negatif warganet khususnya di Indonesia.

    Sebab, dia merasa hal ini merupakan ketidakpahaman netizen atas masalah yang tengah menimpanya. “Kalau untuk komentar netizen mah gue udah keballah, karena netizen itu rata-rata dia senang melihat orang susah, susah melihat orang senang,” kata Uya Kuya saat ditemui di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).

    Uya menilai, masalah ini sebagai teguran baginya dalam membuat konten. Hanya saja, ia membantah konten tersebut untuk kepentingan pribadi.

    “Kita enggak buat konten TikTok atau reels. kita hanya mengirim video kepada teman media yang minta gambar dan kita di situ juga enggak buat YouTube, karena dibilang kan ‘Uya di situ cari monetisasi, adsense’. Orang kita nggak buat konten medsos kita, dan sebetulnya itu kan kalau mau buat konten saat itu, pasti kita langsung upload,” beber Uya.

    Lebih lanjut, Uya juga mengklaim pengambilan gambar rumah korban kebakaran LA atas izin kepolisian setempat maupun Federal Bureau of Investigation (FBI).

    “Dan di situ bukan cuma gue doang. Ada puluhan orang lain yng ngambil video, dari orang umum, ada influencer, yang gue nggak kenal juga, ada TV-TV gede, yang mereka ambil gambar di sepanjang jalan itu banyak banget,” pungkasnya.

    Seperti diketahui, Uya Kuya dan istrinya mendapat teguran hingga diusir warga lantaran membuat konten di depan rumah yang ikut terbakar di Los Angeles. Uya dan keluarga dinilai tidak punya empati lantaran membuat konten di tengah kemalangan yang menimpa korban.

    Konten itu disinyalir untuk mengabarkan kondisi terkini kebakaran di Los Angeles. Saat itu, Uya Kuya dan istrinya, tampak sedang mewawancarai warga Indonesia yang tinggal di sana dengan latar rumah salah satu korban kebakaran.

    Melalui akun TikToknya @camr1517, pemilik rumah itu merekam momen Uya Kuya dan Astrid membuat konten di depan rumahnya yang sudah hangus dilalap api. Pemilik rumah tersebut pun mengeluhkan sikap Uya Kuya serta beberapa orang yang kerap merekam dan memotret puing-puing kebakaran.

    (rca)

  • Uya Kuya Bikin Malu, Mahkamah Kehormatan Dewan Layak Memberi Sanksi

    Uya Kuya Bikin Malu, Mahkamah Kehormatan Dewan Layak Memberi Sanksi

    loading…

    Anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Surya Utama alias Uya Kuya bersama istrinya, Astrid Khairunnisha. Foto/Instagram Uya Kuya

    JAKARTA – Anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Surya Utama alias Uya Kuya dinilai layak diberi sanksi oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR dan partainya. Sebab, tindakannya yang membuat konten di depan rumah salah satu korban kebakaran di Los Angeles (LA), Amerika Serikat dinilai memalukan.

    “Sebelum memutuskan menjadi wakil rakyat di DPR, Uya Kuya seharusnya sudah mengetahui bahwa ada beban yang konsekuensi yang akan ditanggung dan ada yang sudah harus ditinggalkan,” kata Pengamat Politik sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas kepada SindoNews, Selasa (21/1/2025).

    Fernando menambahkan, sebagai wakil rakyat dan pejabat negara, tindakan Uya Kuya tidak bisa dilepaskan dari posisi dan jabatannya. “Termasuk ketika membuat konten di depan rumah korban kebakaran Los Angeles tentu tidak bisa dilepaskan sebagai anggota DPR RI walaupun sedang masa reses,” ujarnya.

    Menurut dia, seharusnya Uya Kuya memanfaatkan masa reses untuk mendengarkan aspirasi rakyat yang diwakili, bukan pergi berlibur ke luar negeri dan membuat konten di lokasi yang mengalami bencana.

    “Saya berharap Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memberikan sanksi yang tegas kepada Uya Kuya karena sudah mencederai dan semakin memperburuk citra DPR RI. Sebaiknya PAN juga memberikan sanksi kepada Uya Kuya sebagai partai tempat ia bernaung karena sudah memberikan dampak negatif,” pungkasnya.

    Hal senada dikatakan oleh Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab. “Pertanyaannya, apa tujuan dia ke Amerika? Apakah terkait dengan urusan kerja? Ongkosnya dari mana?” tanya Fadhli.

    “Kalau urusan pribadi, apakah dia enggak masuk kerja selama di Amerika? Itu jadi pertanyaan. Kalau urusan ngonten itu terkait dengan etikanya,” sambungnya.

    Dia mempersilakan MKD menyelesaikan perkara erika Uya Kuya tersebut. “Biar MKD menilai apakah pantas atau tidak ngonten korban kebakaran,” pungkasnya.

    (rca)

  • Intip Garasi Uya Kuya yang Jadi Sorotan Usai Rekam Bekas Kebakaran di Los Angeles

    Intip Garasi Uya Kuya yang Jadi Sorotan Usai Rekam Bekas Kebakaran di Los Angeles

    Jakarta

    Anggota DPR RI Uya Kuya menjadi sorotan warganet Indonesia usai merekam bekas kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat. Bicara soal otomotif, ini isi garasi rumah Uya Kuya. Ada kendaraan apa saja ya?

    Pejabat bernama lengkap Surya Utama tersebut heboh diperbincangkan lantaran dirinya ditegur ketika merekam situasi bekas kebakaran di Los Angeles, AS. Momen tersebut terekam dalam video yang direkam korban kebakaran dan viral di media sosial.

    Terlihat dalam video tersebut Uya Kuya bersama keluarganya dan beberapa orang tengah mengambil gambar. Kemudian terdengar suara perekam video, yang disebut korban kebakaran Los Angeles, menyampaikan protes karena merekam pekarangan rumahnya.

    Uya Kuya menyebut peristiwa itu terjadi di Altadena. Dia menyebut dirinya ketika itu, baru saja mengunjungi rumah WNI (warga negara Indonesia) yang terbakar. “Oh sudah lama, setelah kebakaran, lama itu sebelum viral. Jadi intinya itu di Altadena, kita abis kunjungi rumah WNI yang terbakar, 3 blok dari situ,” kata Uya dikutip dari detikNews.

    Uya mengatakan saat itu dia memang diminta awak media untuk memvideokan situasi di lokasi kebakaran. Dia mengatakan, permintaan itu didasari beredarnya video-video hoax di Indonesia berkaitan dengan insiden kebakaran tersebut.

    Belakangan, politisi PAN (Partai Amanat Nasional) itu pun mengaku bersalah dan meminta maaf karena membuat gaduh jagat media sosial. “Mohon maaf atas kegaduhan dan kesalahan saya ini, semoga ini jadi pembelajaran buat kita,” tutur Uya Kuya saat dihubungi detikcom, Minggu (19/1/2025).

    Harta Kekayaan dan Koleksi Kendaraan Uya Kuya

    Mengutip laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Uya Kuya memiliki total kekayaan senilai Rp 74.868.499.835 dan utang sebesar Rp 1.725.672.368. Harta tersebut dilaporkan pada 30 Juni 2024/Khusus – Awal Menjabat.

    Dari total harta kekayaan itu, senilai Rp 51.500.000.000 berbentuk tanah dan bangunan, harta bergerak lain Rp 2.811.406.919, kas dan setara kas Rp 15.382.765.284, dan harta lainnya Rp 2.804.000.000.

    Kemudian untuk harta berupa alat transportasi dan mesin nilainya Rp 4.096.000.000. Rinciannya adalah:

    1. MOBIL, BMW 318 I MT Tahun 1990, HASIL SENDIRI Rp. 153.000.000 2024
    2. LAINNYA, BROMTON BROMTON Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 35.000.000
    3. MOBIL, HONDA CIVIC ESTILISR 3 Tahun 1995, HASIL SENDIRI Rp. 235.000.000
    4. MOBIL, MAZDA MX 5 Tahun 2001, HASIL SENDIRI Rp. 288.000.000
    5. MOBIL, MERC BENZ 280 S Tahun 1970, HASIL SENDIRI Rp. 385.000.000
    6. MOBIL, LEXUS 550 GX Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 1.300.000.000
    7. MOBIL, TESLA Y Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 900.000.000
    8. MOBIL, TOYOTA SUPRA Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000.

    (lua/din)

  • Intip Garasi Uya Kuya yang Jadi Sorotan Usai Rekam Bekas Kebakaran di Los Angeles

    Geger di Indonesia Kala Uya Kuya Ditegur Warga Los Angeles

    Jakarta

    Anggota DPR RI Surya Utama alias Uya Kuya tengah heboh diperbincangkan lantaran dirinya ditegur saat merekam situasi kebakaran di Los Angeles. Momen tersebut terekam dalam video yang direkam korban kebakaran dan viral di media sosial.

    Terlihat dalam video tersebut Uya Kuya bersama keluarganya dan beberapa orang tengah mengambil gambar. Kemudian terdengar suara perekam video, yang disebut korban kebakaran Los Angeles, menyampaikan protes karena merekam pekarangan rumahnya.

    Uya Kuya menyebut peristiwa itu terjadi di Altadena. Dia menyebut dirinya saat itu baru saja mengunjungi rumah WNI yang terbakar.

    “Oh sudah lama, setelah kebakaran, lama itu sebelum viral. Jadi intinya itu di Altadena, kita abis kunjungi rumah WNI yang terbakar, 3 blok dari situ,” kata Uya Kuya saat dimintai konfirmasi.

    Uya pun menegaskan tidak masuk ke pekarangan rumah korban kebakaran seperti yang disampaikan peng-upload video. “Kita nggak masuk pekarangan orang. Dan sebelumnya kita ambil gambar di tempat-tempat lain, dan ada juga puluhan orang lain dan juga bule-bule dan orang lain. Oh bukan (di pekarangan rumah korban kebakaran), di jalanan umum, kita mana mungkin berani masuk ke halaman rumah orang,” imbuh dia.

    Alasan Uya Rekam

    Foto: Instagram/king_uyakuya

    Uya mengatakan saat itu dia memang diminta awak media untuk memvideokan situasi di lokasi kebakaran. Dia mengatakan permintaan itu didasari beredarnya video-video hoax di Indonesia berkaitan dengan insiden kebakaran tersebut.

    “Nah pada saat itu kita lagi diminta sama teman-teman wartawan untuk diminta video, jadi itu bukan untuk kepentingan TikTok, reels, atau YouTube kita, bukan, karena beredarnya kan video video hoax sama AI di Indonesia, sama berita-berita yang menyesatkan di Indonesia tentang kebakaran di LA, mereka minta video real-nya dengan beberapa orang Indonesia dan YouTuber Indonesia yang ada di situ, anak LA yang tahu juga situasinya,” jelasnya.

    Uya mengatakan kala itu banyak aparat keamanan setempat yang turut mendampingi. Dia juga mengaku sudah diizinkan untuk merekam dan mengambil gambar selama dilakukan di tempat umum.

    “Nah, pada saat itu dari rumah orang WNI kita jalan di blok sebelah, di situ ada National Guard, polisi, FBI, dan kita ngobrol sama mereka dan mereka mempersilakan ambil gambar selama di public space, nggak masuk ke dalam rumah orang,” ujarnya.

    “Jadi diizinkan dan diizinkan kalau mau ambil gambar dipersilakan selama ada di public space dan sidewalk di luar di pinggir jalan,” ujarnya.

    Setop Rekam

    Foto: Febri/detikHOT

    Uya pun langsung menghentikan proses pengambilan gambarnya setelah mendapat teguran. Dia juga sudah meminta maaf.

    “Itu intinya, saat ditegur juga kita setop rekamannya, dan kita nggak tahu dia yang punya rumah juga, dan kita nggak tahu dia merekam, kita tahunya pas dia upload, dan dia rekam sebelumnya juga rekam duluan semenit, baru negur, dan video yang di-upload itu dipotong, harusnya masih ada lanjutannya, tapi gapapa, itu hak dia. Intinya kita sudah say sorry, kita sudah hapus juga videonya, dan misal dibilang Uya Kuya untuk kepentingan konten, mana? Di TikTok dan di YouTube nggak kita naikkan, dan kita nggak tahu itu bakal viral. Kita ngirim video itu ke teman teman yang minta di rumah,” ungkapnya.

    Uya pun menduga ditegur oleh warga setempat karena menggunakan bahasa Indonesia selama berada di sana. Dia juga mengungkit adanya fenomena scammer mencari donasi yang belakangan terjadi di sana.

    “Cuma karena mungkin mereka nggak ngerti bahasa kita, jadi kita ditegur sendiri, yang lain nggak ditegur, padahal yang lain datang ambil video juga, kita doang yang ditegur, tapi nggak apa-apa, kita ngerti juga perasaan mereka, dan setelah kita lihat video mereka yang di-upload di TikTok kan banyak komentar yang di-like sama si peng-upload itu, yang dia like itu ternyata yang mereka bicarakan kita dituduhnya scammer,” tutur dia.

    “Karena di LA ini ada banyak scammer yang memanfaatkan kesempatan kebakaran ini untuk mencari donasi, mereka nipu untuk kepentingan pribadi, dengan atas namakan korban korban kebakaran. Yang lagi ramenya itu di sini. Dan mereka nggak tahu saya siapa, dan bahasa kita juga bahasa Indonesia ya kan. Karena sebelumnya ada kejadian itu, jadinya begitu di situ,” lanjutnya.

    PAN Bela

    Foto: Waketum PAN Viva Yoga (Mulia/detikcom)

    Anggota DPR RI Fraksi PAN Surya Utama alias Uya Kuya viral di media sosial karena kena tegur setelah merekam situasi setelah kebakaran di Altadena, Los Angeles, Amerika Serikat. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga membela Uya Kuya.

    “Mas Uya Kuya telah melakukan klarifikasi soal itu. Mas Uya Kuya sebelum mengambil video posisinya di area publik, tidak masuk pekarangan rumah, dan telah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat. Jadi tidak ada peraturan yang dilanggar Mas Uya Kuya,” kata Viva saat dihubungi, Minggu (19/1/2025).

    Dia menilai Uya Kuya justru memberikan edukasi ke publik dengan mengambil gambar atau video atas peristiwa kebakaran di Los Angeles. Viva lantas mengungkit artificial intelligence.

    “Mengambil gambar atau video atas peristiwa apa pun, asalkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan untuk kepentingan agar publik mendapatkan informasi yang benar, valid, dan akurat itu justru ada nilai edukasinya. Saat ini, untuk mendapatkan informasi yang benar, valid, dan akurat di media sosial membutuhkan perjuangan tersendiri karena kemajuan teknologi dan artificial intelligence (AI) yang sangat canggih,” ucap dia.

    Menurutnya, Uya Kuya justru menghadirkan informasi yang sesuai dengan realitas di lapangan. Selain itu, dia meyakini peliputan atau dokumentasi di Los Angeles terkait kebakaran dilakukan secara masif.

    “Apa yang dilakukan oleh Mas Uya Kuya untuk berada di lokasi adalah salah satu cara untuk menghadirkan informasi yang sesuai realitas, tanpa direkayasa atau di edit. Dan dalam kehidupan demokrasi seperti di USA, peliputan media massa di lokasi kebakaran juga masif. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar sesuai realitas,” ujarnya.

    Halaman 2 dari 4

    (azh/azh)