Tag: Uus Kuswanto

  • ​Dirayakan Sederhana, Tahun Baru 2026 di Jakarta Tanpa Pesta Kembang Api

    ​Dirayakan Sederhana, Tahun Baru 2026 di Jakarta Tanpa Pesta Kembang Api

    Jakarta: Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta resmi dibuat sederhana tanpa pesta kembang api. Hal ini dikonfirmasi resmi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

    Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan tahun baru biasanya dihiasi dengan pesta kembang api di berbagai bagian wilayah Jakarta. Kini DKI Jakarta resmi merayakan tahun baru dengan kesederhanaan.

    Turut berduka cita atas bencana Aceh Sumatra, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam pernyataan resminya mengungkapkan tidak adanya perayaan tahun baru 2026 dengan pesta kembang api.

    Pramono Anung mengumumkan bahwa jumlah titik perayaan tahun baru 2026 di Jakarta yang mulanya ada di 14 titik, kini  menetapkan hanya ada delapan titik yang tersebar di lima wilayah Jakarta. 

    Meskipun dibuat sederhana, perayaan tahun baru 2026 ini tetap memilih Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebagai titik pusat perayaan.

    Pada lokasi ini, diprediksi akan tetap menjadi destinasi favorit warga Jakarta untuk merayakan pergantian tahun bersama-sama. 

    “Sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi delapan titik. Titik utamanya nanti ada di Bundaran HI,” ujar Pramono Anung.

    Dalam acara puncak di Bundaran HI tersebut, Gubernur Pramono Anung akan hadir didampingi oleh Wakil Gubernur Rano Karno dan Sekretaris Daerah Jakarta, Uus Kuswanto. 

    Sementara itu untuk tujuh lokasi lainnya yang tersebar di wilayah Jakarta, kegiatan akan dipimpin oleh masing-masing Wali Kota setempat.

    Pada proses pengumuman perayaan tahun baru 2026, Pramono menekankan bahwa kembang api tidak boleh diadakan termasuk oleh pihak swasta seperti hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan.

    “Untuk wilayah seluruh Jakarta, yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, kami meminta untuk tidak ada kembang api dan kami akan mengeluarkan surat edaran untuk hal tersebut,” tuturnya.
     

    Pramono dalam pernyataannya mengatakan bahwa keputusan ini dibuat sebagai bentuk empati mendalam terhadap saudara di Sumatra yang terkena bencana alam. 

    Meskipun diadakan secara sederhana, penyambutan tahun baru 2026 akan tetap digelar di Jakarta sebagai bentuk rasa optimisme terhadap hal positif di tahun 2026. 

    (Syarifah Komalasari)

    Jakarta: Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta resmi dibuat sederhana tanpa pesta kembang api. Hal ini dikonfirmasi resmi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
     
    Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan tahun baru biasanya dihiasi dengan pesta kembang api di berbagai bagian wilayah Jakarta. Kini DKI Jakarta resmi merayakan tahun baru dengan kesederhanaan.
     
    Turut berduka cita atas bencana Aceh Sumatra, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam pernyataan resminya mengungkapkan tidak adanya perayaan tahun baru 2026 dengan pesta kembang api.

    Pramono Anung mengumumkan bahwa jumlah titik perayaan tahun baru 2026 di Jakarta yang mulanya ada di 14 titik, kini  menetapkan hanya ada delapan titik yang tersebar di lima wilayah Jakarta. 
     
    Meskipun dibuat sederhana, perayaan tahun baru 2026 ini tetap memilih Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebagai titik pusat perayaan.
     
    Pada lokasi ini, diprediksi akan tetap menjadi destinasi favorit warga Jakarta untuk merayakan pergantian tahun bersama-sama. 
     
    “Sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi delapan titik. Titik utamanya nanti ada di Bundaran HI,” ujar Pramono Anung.
     
    Dalam acara puncak di Bundaran HI tersebut, Gubernur Pramono Anung akan hadir didampingi oleh Wakil Gubernur Rano Karno dan Sekretaris Daerah Jakarta, Uus Kuswanto. 
     
    Sementara itu untuk tujuh lokasi lainnya yang tersebar di wilayah Jakarta, kegiatan akan dipimpin oleh masing-masing Wali Kota setempat.
     
    Pada proses pengumuman perayaan tahun baru 2026, Pramono menekankan bahwa kembang api tidak boleh diadakan termasuk oleh pihak swasta seperti hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan.
     
    “Untuk wilayah seluruh Jakarta, yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, kami meminta untuk tidak ada kembang api dan kami akan mengeluarkan surat edaran untuk hal tersebut,” tuturnya.
     

     
    Pramono dalam pernyataannya mengatakan bahwa keputusan ini dibuat sebagai bentuk empati mendalam terhadap saudara di Sumatra yang terkena bencana alam. 
     
    Meskipun diadakan secara sederhana, penyambutan tahun baru 2026 akan tetap digelar di Jakarta sebagai bentuk rasa optimisme terhadap hal positif di tahun 2026. 
     
    (Syarifah Komalasari)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Pemprov DKI Tutup Jalan Sudirman dan Thamrin Mulai 31 Desember Pukul 18.00 WIB, Begini Skenarionya

    Pemprov DKI Tutup Jalan Sudirman dan Thamrin Mulai 31 Desember Pukul 18.00 WIB, Begini Skenarionya

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menutup Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman untuk kendaraan pribadi pada Rabu, 31 Desember 2025 mulai pukul 18.00 WIB hingga Kamis, 1 Januari 2026 pukul 02.00 WIB.

    Kebijakan tersebut diterapkan dalam rangka pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada malam pergantian tahun.

    “Besok sebenarnya bukan Car Free Night, tetapi mulai jam 18.00 kami akan mengatur lalu lintas di beberapa titik, terutama jalan-jalan protokol utama yang ada kegiatan menyambut tahun baru, sudah tidak bisa lagi menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

    Dengan adanya penutupan tersebut, Pramono mengimbau masyarakat yang hendak melintas atau merayakan malam pergantian tahun di kawasan Sudirman–Thamrin untuk menggunakan transportasi publik.

    “Semuanya diharapkan menggunakan kendaraan umum,” kata Pramono.

    Penutupan arus kendaraan pribadi rencananya diberlakukan dari kawasan Patung Kuda hingga Bundaran Senayan.

    Di sepanjang jalur tersebut akan tersedia panggung hiburan bagi masyarakat untuk menyambut tahun baru.

    Sejumlah panggung hiburan disiapkan di beberapa titik, antara lain Lapangan Banteng, Bundaran HI, Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, FX Sudirman, Semanggi, dan kawasan SCBD.

    Bundaran HI menjadi lokasi panggung utama yang akan dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno, Sekretaris Daerah Jakarta Uus Kuswanto, serta jajaran pemerintah daerah.

    Sementara itu, layanan transportasi publik, termasuk Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, akan beroperasi hingga pukul 02.00 WIB untuk mendukung mobilitas masyarakat selama malam pergantian tahun.

     

    Gubernur Jakarta, Pramono Anung akan mengurangi titik pesta perayaan pergantian tahun baru 2025 – 2026 dari 14 titik menjadi 8 titik. Begitu juga dengan pesta kembang api, akan dilarang untuk kegiatan pemerintah dan swasta yang memerlukan izin kerama…

  • 1.000 peserta ikuti “World Meditation Day” di Kuil Murugan

    1.000 peserta ikuti “World Meditation Day” di Kuil Murugan

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 1.000 peserta mengikuti kegiatan United Nation World Meditation Day 2025 di Kuil Murugan, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan global yang diinisiasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meningkatkan kesadaran dunia akan pentingnya kesehatan mental, kedamaian batin, dan keharmonisan sosial melalui praktik meditasi.

    “World Meditation Day 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesehatan mental, ketenangan batin, dan keharmonisan sosial. Meditasi adalah praktik universal yang melampaui perbedaan agama, budaya, dan latar belakang, serta relevan bagi masyarakat modern, termasuk warga Jakarta,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto di lokasi, Minggu.

    Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menekankan bahwa nilai-nilai yang disampaikan dalam acara tersebut bersifat universal dan sejalan dengan ajaran semua agama.

    “Saya rasa ini adalah sesuatu yang sungguh universal. Semua agama mengajarkan kebaikan dan hal-hal positif. Dari acara ini, saya betul-betul mencermati bahwa kedamaian perlu diwujudkan dalam semua situasi. Ketika hati damai, pikiran tenang, ucapan positif, dan tindakan positif, maka akan melahirkan hal-hal yang positif,” katanya.

    Iin juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat hadir dalam kegiatan berskala internasional tersebut.

    “Saya sangat berbesar hati dan bersyukur bisa hadir di sini. Walaupun kita memiliki agama, keyakinan, suku, dan latar belakang yang berbeda, namun ketika kita merasakan hal positif bersama, itu menjadi kebutuhan bersama. Insya Allah, dari Jakarta Barat dimulai, kegiatan ini dapat memberikan kedamaian bagi wilayah Jakarta Barat, DKI Jakarta, hingga Indonesia. Ini sudah menjadi acara dunia, dan ini luar biasa,” tambahnya.

    Ia pun berharap agar penyelenggaraan World Meditation Day 2025 dapat menjadi ruang refleksi kolektif bagi masyarakat serta memperkuat semangat hidup damai, inklusif, dan harmonis di tengah keberagaman.

    Majelis Umum PBB sejak tahun lalu menetapkan tanggal 21 Desember sebagai Hari Meditasi Sedunia atau World Meditation Day guna membantu meningkatkan kesadaran dan manfaat meditasi terhadap kesehatan mental.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pelantikan 11 Pejabat DKI Catat 2 Sejarah: Wali Kota Jakbar-Kepala BKD Dipimpin Perempuan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        17 Desember 2025

    Pelantikan 11 Pejabat DKI Catat 2 Sejarah: Wali Kota Jakbar-Kepala BKD Dipimpin Perempuan Megapolitan 17 Desember 2025

    Pelantikan 11 Pejabat DKI Catat 2 Sejarah: Wali Kota Jakbar-Kepala BKD Dipimpin Perempuan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Pelantikan 11 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Rabu (17/12/2025) mencatat dua momen penting dalam sejarah birokrasi Ibu Kota.
    Setelah 17 tahun, wali kota di wilayah Jakarta kembali dipimpin oleh seorang perempuan. Selain itu, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta diisi oleh perempuan.
    Gubernur DKI Jakarta
    Pramono Anung
    melantik
    Iin Mutmainnah
    sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Barat.
    Pelantikan ini menandai kembalinya perempuan menduduki posisi wali kota setelah terakhir kali terjadi pada 1 April 2008.
    “Saya senang, saya gembira adalah, setelah tanggal 1 April tahun 2008, hari ini kita punya kembali Wali Kota perempuan yang ada di Jakarta. Maka dari itu, kenapa saya sengaja mengundang Ibu Profesor Sylviana, supaya menjadi pengingat bahwa beliau pada waktu itu, pada tanggal 1 April tahun 2008, dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Pusat,” ucap Pramono di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu.
    Selain itu, Pramono juga melantik Premi Lasari sebagai Kepala BKD DKI Jakarta.
    Selama ini, kata Pramono, jabatan strategis yang mengelola manajemen aparatur sipil negara tersebut selalu dipegang oleh laki-laki.
    “Kepala BKD, yang selama ini selalu laki-laki, kali ini saya juga pilih perempuan, yaitu Ibu Premi,” kata dia.
    Pramono menilai penunjukan perempuan dalam dua jabatan penting tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menerapkan sistem merit.
    Hal itu juga membuka kesempatan yang setara bagi semua aparatur tanpa memandang gender.
    “Itulah cermin bahwa di Jakarta ini itu tidak pernah menjadi isu. Bahkan untuk jabatan-jabatan strategis, kami memberikan kesempatan seluas-luasnya,” kata Pramono.
    Pramono optimistis kepemimpinan Iin Mutmainnah dapat membawa perubahan positif bagi Jakarta Barat.
    Dukungan dari Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto, yang pernah bertugas di wilayah tersebut, diharapkan dapat mempercepat pembenahan.
    “Saya yakin di bawah kepemimpinan Ibu Iin, Jakarta Barat bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.
    Sementara itu, penunjukan Premi Lasari sebagai Kepala BKD DKI Jakarta diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang lebih fleksibel dan pelayanan yang lebih sederhana.
    “Mudah-mudahan dalam komposisi ini, Jakarta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih fleksibel, lebih gampang, lebih mudah, karena itulah yang memang menjadi keinginan saya untuk membuat birokrasi di Jakarta tidak berbelit-belit,” ungkap Pramono.
    Adapun 11 pejabat yang dilantik Pramono hari ini adalah sebagai berikut:
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ini pengakuan Pramono saat ada pejabat wali kota diisi perempuan

    Ini pengakuan Pramono saat ada pejabat wali kota diisi perempuan

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku gembira karena saat ini jabatan Wali Kota Jakarta Barat diisi oleh perempuan.

    “Setelah tanggal 1 April 2008, hari ini kita punya kembali Wali Kota perempuan di Jakarta. Saya sengaja mengundang Ibu Profesor Sylviana hadir, supaya menjadi pengingat bahwa beliau pada waktu itu dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Pusat,” kata Pramono dalam sambutannya saat pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu.

    Iin Mutmainnah dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Barat menggantikan Uus Kuswanto yang kini telah menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.

    Pramono mengaku, dirinya memilih Iin karena ia memiliki perjalanan karir yang panjang dan baik.

    Pramono menjabarkan, Iin memiliki pengalaman menjadi Wakil Wali Kota di Jakarta Timur, PLT (Pelaksana Tugas) Wali Kota di Jakarta Timur, Sekko (Sekretaris Kota), lurah hingga camat.

    “Saya yakin bahwa beliau pasti bisa untuk memimpin Jakarta Barat dan tentunya karena Pak Sekda dulu juga dari sana, pasti beliau juga akan bisa membimbing, membantu Ibu Wali Kota untuk berbenah di Jakarta Barat,” ujar Pramono.

    Selain itu, dari 11 pejabat yang dilantik, Pramono juga menyoroti banyaknya perempuan yang menduduki posisi strategis di Pemerintah Jakarta.

    Menurutnya, hal itu menandakan bahwa kesetaraan sudah diterapkan dengan baik di lingkup Pemerintah Jakarta.

    “Dari 11 orang, lima perempuan, enam laki-laki. Itulah cermin bahwa di Jakarta ini, itu tidak pernah menjadi isu. Bahkan untuk jabatan-jabatan strategis, kami memberikan kesempatan seluas-luasnya,” ujar Pramono.

    Dalam kesempatan itu, Pramono berpesan agar ke-11 pejabat tersebut dapat bekerja secara profesional dan membantu dirinya serta Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno untuk membangun Jakarta ke depannya.

    “Saya menaruh harapan sepenuhnya kepada Saudara-saudara. Bekerjalah dengan profesional, karena itulah yang menjadi kata kunci yang akan membedakan Jakarta ke depan,” ujar Pramono.

    Adapun kesebelas pejabat yang dilantik yakni:

    1. Iin Mutmainah sebagai Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat.

    2. Premi Lasari sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta.

    3. Dian Airlangga sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi DKI Jakarta.

    4. Dwi Oktavia Handayani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta.

    5. Fredi Setiawan sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara.

    6. Hari Nugroho sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

    7. Chaidir sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Transportasi.

    8. Siti Hannah sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Budaya.

    9. Ian Sofian Hadi sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara.

    10. Safitri Handayana sebagai Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

    11. Purwadi sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jakbar masih data penghuni lahan di Pegadungan Kalideres

    Pemkot Jakbar masih data penghuni lahan di Pegadungan Kalideres

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat masih mendata dan validasi warga penghuni lahan 31,5 hektare di Pegadungan, Kalideres.

    “Masih dilakukan pendataan oleh Kelurahan Pegadungan,” kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

    Adapun proses pendataan dan validasi warga berlangsung di RT 005/08 dan RT 006/04 Pegadungan, Kecamatan Kalideres.

    Lurah Pegadungan, Anugerah Sholiha Susilo menyebut, hasil pendataan sementara menunjukkan terdapat 121 kepala keluarga yang mengokupasi lahan tersebut.

    “Jadi, 36 KK ber-KTP DKI, kemudian 85 KK tidak ber-KTP DKI Jakarta,” ujar Anugerah saat dikonfirmasi terpisah.

    Adapun warga ber-KTP DKI akan ditawarkan untuk pindah ke rumah susun (rusun) yang ada di Jakarta.

    “Untuk yang ber-KTP DKI Jakarta, akan direlokasi ke rumah susun (rusun),” ujar dia.

    Anugerah tak merinci tak merinci tindakan apa yang akan diberikan kepada mereka yang tak ber-KTP DKI Jakarta.

    Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto membenarkan bahwa adanya pemilik lain, selain Pemprov DKI Jakarta atas lahan di Kelurahan Kamal dan Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres yang bakal dijadikan sebagai tempat pemakaman umum (TPU) baru.

    “Ada sebagian yang punya pemprov, ada yang punya pribadi,” kata Uus saat dihubungi di Jakarta, Rabu (26/11).

    Hal itu disampaikan Uus menyusul adanya penghuni lahan, warga Kampung Bilik, yang mempersoalkan dualisme kepemilikan lahan tempat mereka tinggal.

    Uus mengatakan penggusuran untuk pembuatan TPU baru hanya akan dilakukan pada lahan milik Pemprov DKI.

    “Yang penting kita amankan yang punya kita saja. Lahan milik orang lain, tidak akan kita apa-apain,” kata Uus.

    Adapun bukti serta batas-batas kepemilikan Pemprov DKI atas lahan itu tertuang dalam Sertifikat Hak Pakai (SHP) Nomor 484 tahun 1991.

    “Kita sesuai dengan SHP-nya. Kan ada SHP-nya,” kata Uus.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • DKI kemarin, Wali Kota Jakbar jadi sekda hingga jumlah inflasi Jakarta

    DKI kemarin, Wali Kota Jakbar jadi sekda hingga jumlah inflasi Jakarta

    Sejumlah berita di DKI Jakarta pada Senin (1/12) masih menarik untuk disimak hari ini:

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita di DKI Jakarta pada Senin (1/12) masih menarik untuk disimak hari ini, mulai dari Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar) dilantik jadi Sekda DKI Jakarta hingga Jakarta alami inflasi 0,27 persen pada November 2025.

    Berikut rangkumannya:

    Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto jadi Sekda DKI Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melantik Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta yang baru untuk menggantikan Marullah Matali di Balai Kota Jakarta pada Senin.

    “Hari ini saya melantik Bapak Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 184/TPA Tahun 2025, ditandatangani tanggal 21 November,” kata Pramono di Balai Kota.

    Baca selengkapnya di sini.

    Ekspor Jakarta capai 14,43 miliar dolar AS

    Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat nilai ekspor Jakarta secara kumulatif sejak Januari hingga Oktober 2025 mencapai 14,43 miliar dolar, tumbuh 30,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

    “Perkembangannya secara kumulatif dari mulai Januari sampai dengan Oktober 2025, ada peningkatan 30,87 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” ujar Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin dalam Rilis Berita Statistik BPS DKI Jakarta di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

    DKI perluas layanan dan perkuat regulasi perlindungan perempuan-anak

    Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta memperluas layanan dan memperkuat regulasi perlindungan perempuan dan anak.

    “Pemprov DKI telah menyediakan banyak kanal pengaduan gratis untuk memudahkan masyarakat melapor,” kata Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Iin Mutmainnah dalam acara kampanye 16 hari cegah kekerasan perempuan dan anak di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

    Jakarta alami inflasi 0,27 persen pada November 2025

    Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat DKI Jakarta mengalami inflasi secara bulanan sebesar 0,27 persen pada November 2025, dengan komoditas yang memberikan andil tertinggi yakni emas perhiasan.

    “Komoditas yang memberikan andil utama inflasi pada bulan November 2025, yang pertama adalah komoditas emas perhiasan, memberikan andil 0,16 persen,” kata Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin dalam kegiatan Rilis Berita Statistik BPS DKI Jakarta, di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

    Dinkes DKI minta warga waspadai penyakit ISPA

    Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyakit pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pneumonia.

    “Masyarakat harus tetap waspada, namun tidak panik,” kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Arif Syaiful Haq dalam seminar daring “World Pneumonia Day DKI Jakarta”, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono Tegaskan Seleksi Sekda DKI Tak Mendadak dan Tanpa Lobi

    Pramono Tegaskan Seleksi Sekda DKI Tak Mendadak dan Tanpa Lobi

    Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, bahwa penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) Jakarta yang baru, Uus Kuswanto, dilakukan melalui proses yang cukup panjang dan tidak mendadak.

    Hal tersebut disampaikan Pramono, mengingat penunjukan Sekda DKI Jakarta selama ini selalu disampaikan kepada publik, tahapan demi tahapan. Ini berbeda dengan penetapan Uus yang prosesnya terkesan tak terlihat.

    “Sebenarnya proses itu berjalan. Jadi awalnya 10 orang menjadi 3 orang juga ada. Tetapi memang dalam hal begini saya berkeinginan proses itu jangan terlalu heboh lah, yang paling penting memilih orang yang terbaik,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/12/2025).

    Ia menjelaskan, proses seleksi Sekda dilakukan melalui kombinasi antara seleksi terbuka dan manajemen talenta. Pendekatan ini digunakan untuk memastikan calon yang terpilih memiliki pengalaman dan kompetensi yang memadai untuk menangani birokrasi DKI.

    Menurut dia, ditetapkannya Uus sebagai Sekda DKI Jakarta telah mempertimbangkan berbagai hal, meliputi rekam jejak hingga kebutuhan Pemprov DKI Jakarta akan seorang administrator yang ulung dan kuat.

    “Maka saya percaya kepada Pak Uus akan bisa bekerja sama dengan saya dan Pak Wagub, Bang Doel, untuk membuat Jakarta lebih nyaman, aman, maju, dan yang paling utama tentunya sebagai kota global namanya lebih mendunia,” jelas Pramono.

     

  • Proses penunjukan Sekda Jakarta cukup panjang

    Proses penunjukan Sekda Jakarta cukup panjang

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan bahwa penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) Jakarta yang baru, Uus Kuswanto, telah melewati proses cukup panjang dan tidak mendadak.

    “Sebenarnya proses itu berjalan. Jadi awalnya 10 orang menjadi tiga orang (kandidat sekda) juga ada,” ujar Pramono di Balai Kota, Senin.

    Pramono menjelaskan, selain melalui seleksi terbuka, pemilihan Sekda Jakarta yang baru juga melibatkan manajemen talenta. “Tetapi memang dalam hal begini saya berkeinginan proses itu jangan terlalu hebohlah, yang paling penting memilih orang yang terbaik,” katanya.

    Sebelumnya, sempat muncul tiga nama kandidat calon Sekda Jakarta yang baru, yakni Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, eks Asisten Pemerintahan Setda DKI Sigit Wijatmiko dan Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Syaefuloh Hidayat.

    Setelah melalui proses, nama Uus Kuswanto akhirnya terpilih menjadi Sekda Jakarta yang baru menggantikan Marullah Matali.

    Dalam memilih Sekda Jakarta yang baru, ia melihat rekam jejak dari kandidat tersebut. Selain itu, Pramono juga membutuhkan seorang administrator yang ulung dan kuat. Hal itu karena untuk substansi dan sebagainya, tentunya ia tahu apa yang dibutuhkan di Pemprov DKI Jakarta.

    “Maka saya percaya kepada Pak Uus akan bisa bekerja mendampingi saya dan Pak Wagub membuat Jakarta lebih nyaman, aman, maju dan yang paling utama tentunya sebagai kota global yang namanya lebih mendunia,” kata Pramono.

    Dalam kesempatan tersebut, mantan Sekda Jakarta Marullah Matali berpesan agar ke depannya Uus dapat mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur memimpin Jakarta.

    “Mudah-mudahan beliau (Uus) orang kerja dan beliau lama di wilayah. Daya yakin beliau bisa mempersembahkan yang terbaik untuk memberikan bantuan kepada Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, menjaga dan melayani warga dan masyarakat,” katanya.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto jadi Sekda DKI Jakarta

    Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto jadi Sekda DKI Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melantik Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta yang baru untuk menggantikan Marullah Matali di Balai Kota Jakarta pada Senin.

    “Hari ini saya melantik Bapak Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 184/TPA Tahun 2025, ditandatangani tanggal 21 November,” kata Pramono di Balai Kota.

    Pramono menyampaikan apresiasi kepada Marullah Matali yang sudah bekerja di Balai Kota selama 29 tahun.

    Pramono juga memaparkan alasan ditunjuknya Wali Kota Jakarta Barat itu sebagai Sekda DKI Jakarta yang baru.

    “Saya melihat rekam jejak dan saya membutuhkan seorang administrator yang ulung, yang kuat, karena untuk substansi dan sebagainya tentunya dengan pengalaman panjang, saya sebagai orang yang bekerja di pemerintah pusat 25 tahun, saya tahu apa yang saya butuhkan,” katanya.

    Hal itulah yang menjadi alasan Pramono mempercayai Uus untuk mendampingi dirinya bersama Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dalam membuat ibu kota lebih nyaman, aman, maju dan menjadi kota global.

    Sedangkan Pramono mengatakan nama-nama yang akan mengisi lima hingga enam jabatan yang masih kosong di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta segera diumumkan.

    Salah satunya nama yang akan menggantikan Uus untuk memimpin Jakarta Barat.

    Dia ingin menata birokrasi Pemerintahan Jakarta ini dengan sebaik-baiknya. “Kemarin kami telah melantik kurang lebih 2.700 Eselon 3 dan 4, dan hari ini Sekda. Sebentar lagi kekosongan yang ada, mungkin ada 5-6 jabatan segera kami isi,” katanya.

    Profil Uus Kuswanto

    Sebelum ditunjuk menjadi Sekda Jakarta, Uus memulai kariernya pada 2005 ketika ia menjabat Lurah Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat.

    Ia kemudian dimutasi menjadi Lurah Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, periode 2007-2010. Pada 2010-2012, Uus mengemban tugas sebagai Sekretaris Kecamatan Sawah Besar.

    Setelah itu, ia dipercaya menjadi Wakil Camat Menteng dan Wakil Camat Kemayoran di Jakarta Pusat.

    Pada 2014-2015, ia menjabat Kepala Bagian Dikmental Kota Administrasi Jakarta Barat dan pada 2015 dirotasi ke jajaran Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Barat.

    Karirnya di Pemprov DKI terus berlanjut dengan penunjukan sebagai Camat Kalideres pada 2015-2016.

    Kemudian, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat (2016-2017) serta Sekretaris Dinas Kehutanan DKI Jakarta (2017-2019). Pada 2019-2020, Uus menjabat Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur.

    Setahun kemudian, ia naik menjadi Wali Kota Administrasi Jakarta Barat hingga kemudian dipercaya menjadi Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI sebelum kembali menjabat Wali Kota Jakarta Barat pada Maret 2023.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.