Tag: Umuh Muchtar

  • Thom Haye Ungkap Dapat Ancaman Pembunuhan, Persib Tegas Hal Seperti ini Tidak Dibenarkan

    Thom Haye Ungkap Dapat Ancaman Pembunuhan, Persib Tegas Hal Seperti ini Tidak Dibenarkan

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Persib Bandung memberikan kecaman keras ke ancaman pembunuhan yang diarahkan ke Thom Haye.

    Ancaman pembunuhan ini diketahui diarahkan ke keluarga Thom Haye usai laga menghadapi Persija Jakarta.

    Di laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ini, tuan Persib Bandung menang 1-0 Persija Jakarta, Minggu (11/1/2026).

    Lewat manajer Umuh Muchtar ia mengencam ancaman yang ditujukan ke pemainnya itu.

    Ia menyebut tindakan seperti ini tidak dapat dibenarkan dalam konteks apa pun dan menegaskan sepak bola seharusnya menjadi ajang sportivitas, bukan kekerasan.

    “Di mana pun tidak ada yang dibenarkan mengancam seperti itu, apalagi membawa-bawa keluarga dan ancaman pembunuhan. Ini sangat kami sesalkan. Sepak bola itu olahraga, tidak boleh ada ancaman-ancaman seperti ini,” kata Umuh di Bandung, seperti dilansir dari Antara.

    “Yang mengancam ini pasti akan kena sanksi hukum. Ada nomor dan jejaknya, itu gampang dilacak. Kami akan serahkan kepada pihak berwajib,” tuturnya.

    Untuk Thom Haye yang mendapatkan ancaman itu, tim berjuluk Maung Bandung ini memberikan dukungan moril untuk sang pemain.

    “Saya juga pesan ke Thom Haye untuk tenang saja. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Orang yang mengancam itu justru yang akan berhadapan dengan hukum,” tuturnya.

    Untuk ancaman pembunuhan ini, diungkap langsung oleh Thom Haye yang merasakan langsung.

    Thom Haye mengungkapkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0.

  • Geram Ancaman Pembunuhan ke Thom Haye, Umuh Muchtar: Dilacak, Pasti Segera Dapat
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        12 Januari 2026

    Geram Ancaman Pembunuhan ke Thom Haye, Umuh Muchtar: Dilacak, Pasti Segera Dapat Bandung 12 Januari 2026

    Geram Ancaman Pembunuhan ke Thom Haye, Umuh Muchtar: Dilacak, Pasti Segera Dapat
    Editor
    KOMPAS.com
    – Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Umuh Muchtar, meluapkan kegeramannya menyusul adanya ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada gelandang Persib, Thom Haye, setelah laga kontra Persija Jakarta dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).
    Ancaman tersebut mencuat setelah
    Thom Haye
    mengungkapkannya melalui unggahan di Instagram Story.
    Umuh Muchtar
    menegaskan, sepak bola adalah olahraga yang seharusnya dijalani dengan sportivitas, bukan diwarnai intimidasi, apalagi ancaman nyawa.
    “Itu orang yang mengancam lagi dilacak dan pasti akan segera dapat. Kami akan tuntut. Itu tidak boleh dan tidak benar,” ujar Umuh dikutip dari
    Tribun Jabar
    , Senin (12/1/2026).
    Umuh menegaskan, sejak awal pihak Persib selalu berupaya menjaga agar pertandingan berjalan aman tanpa keributan.
    Bahkan, menurutnya, laga Persib melawan Persija berlangsung kondusif tanpa insiden berarti.
    “Nah sekarang kenapa ada ancaman-ancaman sama Thom Haye, saya juga akan berpesan sama Thom Haye; tenang saja, tidak adalah. Tidak akan ada seperti itu,” kata Umuh.
    Ia menyebut, pelaku ancaman tersebut sudah masuk dalam ranah pidana dan diyakini dapat segera ditangkap aparat penegak hukum.
    Umuh pun menyayangkan adanya tindakan yang dinilainya mencoreng dunia sepak bola.
    “Ini orang bodoh yang mengancam-ancam ini. Ke mana pun juga pasti akan dapat,” ujarnya.
    Menurut Umuh, ancaman tersebut semakin serius karena melibatkan keluarga korban.
    “Apalagi, sudah jelas ya, bawa-bawa keluarga untuk membunuh, itu sudah ada ancaman seperti itu, dia pasti akan kena sanksi, pasti sama keluarga (dilaporkan) pasti polisi akan melacak,” ucapnya.
    Ia menegaskan, laporan resmi akan segera dibuat untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
    “Akan dilaporkan, benar-benar akan dibuat laporan khusus,” katanya.
    Meski demikian, Umuh menilai ancaman pembunuhan itu kecil kemungkinan benar-benar terjadi.
    Ia meyakini pelaku tidak akan berani merealisasikan ancamannya.
    “Bohong itu, tidak akan berani dia (pelaku) juga, dia pasti di penjara. Enak saja, mau mengancam-ancam orang, saya akan serahkan kepada yang berwajib,” ujarnya.
    Umuh menambahkan, jejak digital pelaku justru memudahkan proses pelacakan.
    “Itu ada kode-kodenya dan ada nomornya juga kan, itu udah paling gampang dilacak,” katanya.
    Sebagai penutup, Umuh memastikan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas.
    “Ya, saya bertanggung jawab, itu gampang dilacak dan gampang dicari orang yang macam itu. Jangan nangis kalau besok dia ditangkap begitu. Pokoknya akan segera dilacak dan akan segera ditangkap orangnya,” ucap Umuh.
    Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Thom Haye Dapat Ancaman, Umuh Muchtar Geram: Itu Orang Lagi Dilacak Segera Ditangkap, Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Kemal Setia Permana
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bonus dari ASN Ditolak Persib, Dedi Mulyadi Turun Tangan Singgung Rakyat Miskin
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        2 Juli 2025

    Bonus dari ASN Ditolak Persib, Dedi Mulyadi Turun Tangan Singgung Rakyat Miskin Bandung 2 Juli 2025

    Bonus dari ASN Ditolak Persib, Dedi Mulyadi Turun Tangan Singgung Rakyat Miskin
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Gubernur
    Jawa Barat

    Dedi Mulyadi
    berencana uang bonus
    Persib
    Bandung hasil sumbangan aparatur sipil negara (ASN) Jabar yang dikembalikan akan digunakan untuk membangun
    rumah rakyat miskin
    .
    Namun, ia akan membicarakan terlebih dahulu dengan ASN yang telah menyumbangkan uangnya.
    Bila mereka setuju, uang itu akan digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat.
    “Nanti saya mau bicara dengan para ASN, nanti yang Rp 400 jutanya
    diarahin
    ke mana, misalnya untuk pembangunan rumah rakyat miskin,” ujar Dedi Mulyadi di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Rabu (2/7/2025).
    Dedi menghormati keputusan manajemen PT
    Persib Bandung
    Bermartabat (PBB) yang mengembalikan uang bonus hasil patungan tersebut.
    Kendati demikian, dia telah menepati janji memberikan uang bonus sebesar Rp 1 miliar dari saku pribadinya yang berasal dari tabungan dan penjualan empat ekor sapi.
    “Pertama kan Persib sudah dari saya kan Rp 1 miliar, yang kedua kalau dari ASN, kan saya sudah bilang bahwa tidak boleh menggunakan dana pemerintah, APBD, harus pribadi dan tidak boleh dipaksakan,” kata Dedi.
    Sebelumnya, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengungkapkan bahwa manajemen menolak uang bonus dari pemerintah daerah.
    Hal ini karena Umuh merasa Pemprov terbebani dengan janji bonus untuk para staf dan para penggawa Persib.
    “Uang yang dijanjikan Rp 1 miliar itu Sekda sudah berkoar-koar ke mana-mana dan sudah memberikan uang
    kadeudeuh
    dikumpulkan Rp 365 juta. Sudah diinstruksikan kepada staf di Persib, saya tolak,” kata Umuh di Bandung.
    Umuh mengaku tidak mau kelak menjadi masalah dari pemberian
    bonus Persib
    juara ini.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Disinggung Bos Persib Tagih Bonus Juara Rp 1 Miliar, Sekda Jabar: Itu kan Sukarela, Tidak Boleh Memaksa
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        27 Juni 2025

    Disinggung Bos Persib Tagih Bonus Juara Rp 1 Miliar, Sekda Jabar: Itu kan Sukarela, Tidak Boleh Memaksa Bandung 27 Juni 2025

    Disinggung Bos Persib Tagih Bonus Juara Rp 1 Miliar, Sekda Jabar: Itu kan Sukarela, Tidak Boleh Memaksa
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman enggan lagi membahas dan memperpanjang urusan bonus untuk
    Persib
    Bandung yang berhasil keluar sebagai juara Liga 1 2024/2025.
    Herman mengatakan, bonus untuk pemain
    Persib Bandung
    dari Pemerintah Provinisi (Pemprov) Jawa Barat bersifat sukarela.
    Dia menyebut tidak ada paksaan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin menyumbang.
    “Kan itu mah sukarela ya, kan saya kira sudah jelas,” kata Herman ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (27/6/2025).
    Menurutnya, hal tersebut jangan menjadi sesuatu yang berkepanjangan.
    Baginya, urunan sukarela artinya berapa pun nominal yang akan disumbangkan ASN, pasti diterima.
    Herman enggan mengomentari lebih lanjut ihwal kekecewaan Bos Persib
    Umuh Muchtar
    , yang menyinggung janji bonus Rp 1 miliar, tetapi hanya Rp 365 juta.
    “Kita mah sukarela ya, karena tidak boleh memaksa, harus sukarela. Sudah. Tidak ada komentar,” tegasnya.
    Sebelumnya, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengungkapkan, jika manajemen menolak uang bonus dari pemerintah daerah itu.
    Hal ini sebab Umuh merasa, Pemprov terbebani dengan janji bonus untuk para staf dan para penggawa Persib.
    “Uang yang dijanjikan Rp 1 miliar itu Sekda sudah berkoar-koar ke mana-mana dan sudah memberikan uang
    kadeudeuh
    dikumpulkan Rp 365 juta. Sudah diinstruksikan kepada staf di Persib, saya tolak,” kata Umuh di Bandung.
    Umuh mengaku, tidak mau kelak menjadi masalah dari pemberian bonus
    Persib juara
    ini.
    Untuk menghindari konflik berkepanjangan, dia memutuskan untuk menolak dan mengembalikan uang yang sudah diberikan Pemprov.
    “Saya takutnya jadi beban dan jadi prasangka dari semua Bobotoh bahwa Persib sudah menerima uang Rp 1 miliar. Jangan sampai ini jadi masalah, jadi bumerang,” tegasnya.
    Menurut Umuh, Pemprov Jabar tampak terbebani dengan janji bonus yang sebelumnya dilontarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam pawai Persib juara.
    Seharusnya, pemerintah jangan asal berjanji akan memberikan bonus miliaran rupiah bila memang sulit untuk dilakukan.
    “Saudara Herman,
    Sekda Jabar
    hati-hati ya, uang Rp 1 miliar itu nggak susah karena dia menyusahkan sendiri. Apa yang sudah dijanjikan, harusnya jangan bicara dulu, nanti dikumpulkan berapa adanya,” ungkapnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • PERSIB Juara Liga 1, Sosok Pria Bertopi Koboi Janji Kasih Bonus Uang Besar ke Tim Jagoan Bobotoh

    PERSIB Juara Liga 1, Sosok Pria Bertopi Koboi Janji Kasih Bonus Uang Besar ke Tim Jagoan Bobotoh

    TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Persib Bandung dipastikan menjuarai kompetisi Liga 1 2024/25, ada sosok pria yang identik dengan topi koboi menyiapkan bonus besar.

    Sosok itu adalah Umuh Muchtar.

    Umuh Muchtar merupakan sosok petinggi Persib Bandung yang kini menjabat juga sebagai manajer klub.

    Persib Bandung dipastikan meraih gelar juara setelah pesaing terdekatnya Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan di laga pekan ke-31 kontra Persik Kediri.

    Tim berjuluk Pangeran Biru itu mengoleksi 64 poin dalam 31 pertandingan yang dilakoni. 

    Praktis, torehan tersebut tidak mungkin terkejar oleh tim di bawahnya.

    Pada posisi kedua dan ketiga, Dewa United dan Persebaya Surabaya, sama-sama mencatatkan 54 poin.

    Meski, dua tim tersebut bisa meraih kemenangan dalam tiga pertandingan tersisa, poin maksimal yang mereka kumpulkan hanya 63.

    Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, pun berterima kasih kepada perjuangan para pemain dan pelatih di musim ini

    “Saya ucapkan selamat kepada pemain dan pelatih atas kerja keras di musim ini. Bonus sudah pasti kami siapkan!” ujar Umuh dikutip dari Tribunnews, Selasa (5/6/5/2025).

    Kendati sudah dipastikan mengangkat trofi lagi di musim ini, Manajemen Persib Bandung, memastikan tim akan tetap serius di tiga laga terakhir.

    Tiga pertandingan yang harus dilewati Persib sebelum resmi merayakan juara Liga 1 adalah menghadapi Barito Putera, 9 Mei, bertandang ke markas Persita Tangerang 16 Mei, dan menjamu Persis Solo, 25 Mei 2025.

    “Pertandingan masih tiga kali lagi, kami tetap harus memperlihatkan bahwa kami tim juara, tidak ada main-main,” kata Umuh.

    “Saya juga sudah berbicara kepada pelatih soal memberi kesempatan main pemain muda,” imbuhnya.

    Persib Bandung sejatinya, bisa merayakan juara lebih dini, asal bisa meraih kemenangan dalam partai ke-31 melawan Malut United.

    Sayang, mereka gagal mengalahkan tuan rumah, setelah kalah 0-1, pada pertandingan yang bergulir di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5/2025).

    “Akhirnya Persib bisa kembali juara setelah kemarin gagal juara di Maluku, malah lebih nyaman juara di sini (Bandung),” ungkap pria yang juga Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) itu.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Jajaran Persib Bandung Ajak Bobotoh Lapor SPT Tahunan

    Jajaran Persib Bandung Ajak Bobotoh Lapor SPT Tahunan

    JABAR EKSPRES – Di sela kesibukan latihan dan jadwal pertandingan, manajer Persib Bandung Umuh Muchtar bersama pelatih fisik Yaya Sunarya, pelatih kiper I Made Wirawan, pemain Persib Dedi Kusnandar, dan beberapa staf PT. Persib Bandung Bermartabat mengunjungi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat I, Jalan Asia Afrika nomor 114 Bandung, (Rabu, 12/3).

    Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi sinergis antara Kanwil DJP Jawa Barat I dengan Persib Bandung yang telah terjalin baik selama ini.

    Umuh Muchtar menyampaikan bahwa beliau telah berpesan kepada seluruh jajaran pengurus dan pemain Persib Bandung untuk taat dalam menjalankan kewajiban perpajakannya.

    “Pajak merupakan sumber pendapatan negara dalam APBN, lebih dari 80% penerimaan negara berasal dari pajak. Kontribusi kita sebagai warga negara adalah melaksanakan kewajiban perpajakan dengan patuh, salah satunya melaporkan SPT Tahunan,” ujar pria yang akrab disebut

    Wa Haji Umuh itu.

    Umuh pun mengajak seluruh Bobotoh untuk melaporkan SPT Tahunannya. Pelaporan pajak, tuturnya, dilakukan secara online dan sangat mudah sehingga dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.

    Di kesempatan yang sama, salah satu Pemain Persib Bandung Dedi Kusnandar mengatakan

    bahwa dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sama seperti sepak bola, hal tersebut membutuhkan kerja sama, strategi, dan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat meraih juara.

    “Untuk mewujudukan Indonesia maju, dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat, salah satunya dengan patuh dalam menjalankan kewajiban perpajakannya,” ujar Dedi Kusnandar atau yang kerap disapa Dado itu.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat I Kurniawan Nizar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Persib yang telah melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik.

    “Persib Bandung menjadi mitra Kanwil DJP Jawa Barat I dalam mengenalkan pentingnya peran pajak kepada masyarakat khususnya pecinta sepak bola sehingga menjadi lebih tahu, paham, dan patuh pajak,” ujarnya.

  • Cawagub Jabar Erwan Setiawan Temui Jokowi Usai Menangi Daerah Pemilih Terbanyak
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 Desember 2024

    Cawagub Jabar Erwan Setiawan Temui Jokowi Usai Menangi Daerah Pemilih Terbanyak Regional 9 Desember 2024

    Cawagub Jabar Erwan Setiawan Temui Jokowi Usai Menangi Daerah Pemilih Terbanyak
    Tim Redaksi
    SOLO, KOMPAS.com –
    Calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 4,
    Erwan Setiawan
    , bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Presiden di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Senin (9/12/2024).
    Pertemuan ini berlangsung di tengah kunjungan Erwan yang juga merupakan manajer
    Persib Bandung
    , Umuh Muchtar, yang merupakan ayahnya.
    Erwan Setiawan, yang merupakan pendamping calon gubernur Dedi Mulyadi, diusung oleh sejumlah partai, termasuk PAN, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, Partai Buruh, Partai Garuda, PBB, PSI, dan Partai Gelora.
    Dalam pertemuan tersebut, Erwan mengungkapkan bahwa kedatangannya bertepatan dengan laga tandang Persib Bandung melawan PSS Sleman di Stadion Manahan Solo.
    “Saya mampir dan bertemu Jokowi, sekaligus memberikan jersey Persib Bandung dengan nomor punggung tujuh. Alhamdulillah diterima dengan baik, kita ngobrol panjang lebar mengenai Jabar. Alhamdulillah saya baru terpilih jadi wakil gubernur Jawa Barat, tadi mengucapkan terima kasih (ke Jokowi) atas dukungannya,” kata Erwan Setiawan.
    Erwan menjelaskan bahwa pertemuan ini juga merupakan balasan atas kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, yang sebelumnya pernah berkunjung ke rumahnya.
    Dalam kesempatan tersebut,
    Jokowi
    menyampaikan berbagai pesan terkait pemerintahan di Jabar, yang dikenal sebagai daerah pemilih terbesar di Indonesia.
    “Ya banyak sekali yang disampaikan beliau, kaitannya Jabar ini daerah pemilih terbesar di Indonesia,” jelas Erwan.
    Dia berjanji akan mengikuti saran Jokowi untuk menjaga kerukunan dan ketentraman di Jabar.
    “Kami lebih memprioritaskan kesejahteraan masyarakat Jabar dulu, dan kita pembangunan akan sampai ke desa-desa dengan infrastruktur terintegrasi dari provinsi, kabupaten sampai desa,” tambahnya.
    Presiden Jokowi juga mengucapkan selamat kepada Erwan dan Dedi Mulyadi atas pencapaian mereka dalam Pilkada 2024.
    “Saya menyampaikan selamat kepada Pak Erwan sebagai wakil gubernur Jabar bersama Pak Dedi Mulyadi, periode 2024-2029,” ucap Jokowi.
    Berdasarkan data perhitungan suara KPU Jabar, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan meraih 278.039 suara.
    Jokowi menekankan pentingnya kepemimpinan yang mumpuni di Jabar, mengingat Dedi dan Erwan adalah putra asli daerah tersebut.
    “Mereka ini tipikal Jabar asli, berduet dengan Pak Dedi Mulyadi. Saya kira sangat cocok saling mengisi,” pungkas Jokowi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Erwan Setiawan Gelar Syukuran Keunggulan Dedi-Erwan dalam Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        1 Desember 2024

    Erwan Setiawan Gelar Syukuran Keunggulan Dedi-Erwan dalam Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024 Bandung 1 Desember 2024

    Erwan Setiawan Gelar Syukuran Keunggulan Dedi-Erwan dalam Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024
    Editor
    KOMPAS.com
    – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 4,
    Erwan Setiawan
    , menggelar acara syukuran atas keunggulannya bersama
    Dedi Mulyadi
    dalam hasil hitung cepat atau quick count
    Pilkada Jabar 2024
    .
    Acara tersebut digelar di kediaman ayahnya yang juga bos Persib Bandung,
    Umuh Muchtar
    , di Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jabar, pada Minggu (1/12/2024).
    Seperti diketahui, menurut hasil quick count Litbang Kompas, pasangan Dedi-Erwan unggul dengan perolehan 61,24 persen suara.
    Disusul pasangan nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie dengan 19,41 persen, Acep-Gita dengan 10,25 persen, kemudian Jeje-Ronal dengan 9,10 persen.
    Dalam kesempatan itu, Erwan mengatakan, acara ini digelar sebagai bentuk syukur atas keunggulan pasangan Dedi-Erwan dalam hasil quick count
    Pilgub Jabar 2024
    menurut berbagai lembaga survei.
    “Meski masih unggul berdasarkan hasil quick count, tapi hasilnya cukup jauh dengan paslon lain, jadi tidak salah kita menggelar tasyakuran,” kata Erwan, dikutip dari
    TribunJabar.id
    .
    Dia mengaku, acara ini diselenggarakan juga karena permintaan warga Sumedang yang ingin bersilaturahmi dengan calon pemimpin Jabar.
    “Saya telah menjelaskan agar menunggu pengumuman resmi dari KPU dulu tetapi karena hasil quick count sudah tinggi, mereka sudah menganggap kami (Dedi-Erwan) menang,” ujar Erwan.
    Selain itu, Erwan menambahkan, acara ini juga sebagai bentuk ungkapan terima kasih karena perolehan suara Dedi-Erwan di Kabupaten Sumedang mencapai 73 persen.
    “Alhamdulillah, suara di Sumedang di atas rata-rata perolehan suara di Jabar. Terima kasih warga Sumedang yang telah memilih saya dengan Kang Dedi untuk memimpin Jawa Barat,” tandasnya.
    Sebelumnya, Erwan Setiawan beserta
    Umuh Muchtar mengunjungi kediaman Dedi Mulyadi
    , di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jabar, pada Jumat (29/11/2024).
    Dalam kunjungan tersebut, Umuh mengungkapkan, dia berharap agar Dedi-Erwan selalu kompak dalam membangun Jabar.
    “Mudah-mudahan dengan doa semua, Jawa Barat selalu rapi, aman, dan tidak ada masalah, Insya Allah,” ucap Umuh.
    Dia pun mengaku telah berpesan kepada Erwan Setiawan agar menjadi wakil yang taat kepada pemimpinnya, Dedi Mulyadi, bila dinyatakan menang Pilgub Jabar 2024 secara resmi.
    “Saya sudah berpesan (kepada Erwan), semangat, apa pun tugasnya, ikuti, jangan menanyakan,” ungkapnya.
    Menurut Umuh, dia dan Dedi Mulyadi telah lama saling mengenal dan memiliki hubungan yang baik.
    “Memang memiliki ikatan emosional dari dulu dan tidak pernah ada masalah,” pungkasnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dedi Mulyadi dan Erwan siap bangun Jabar istimewa

    Dedi Mulyadi dan Erwan siap bangun Jabar istimewa

    Subang (ANTARA) – Calon gubernur Jabar Dedi Mulyadi siap membangun Jawa Barat lebih istimewa bersama wakilnya Erwan Setiawan dengan bekal sudah terbangunnya hubungan emosional mereka yang terjalin sejak lama.

    “Hubungan emosional yang terbangun sejak lama jadi modal kuat untuk mendermakan diri kepada rakyat,” kata Dedi saat menerima kunjungan Erwan Setiawan di kediamannya, Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jumat.

    Erwan berkunjung ke rumah Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan Subang dengan didampingi sang ayah, Umuh Muchtar yang merupakan Manajer Persib Bandung.

    “Ini kunjungan keluarga, karena pak Haji Umuh itu sudah lama dekat dengan saya, sejak zaman Bupati Purwakarta. Jadi kita ini memiliki hubungan emosional yang kuat,” kata dia.

    Dedi mengatakan, dipilihnya Erwan sebagai wakil juga tak lepas dari hubungan emosional tersebut. Jadi dengan modal emosional yang kuat, ia yakin ke depan hubungan antara gubernur dan wakilnya akan terus harmonis.

    “Seringkali di perjalanan itu ada konflik kepentingan politik. Sehingga tadi kita bicara bahwa hubungan kita, itu hubungan emosional. Pak Haji Umuh juga bilang tidak ada kepentingan apapun kecuali membangun untuk rakyat Jabar,” katanya.

    Sementara itu Cawagub Jabar, Erwan juga mengaku akan terus bersinergi dengan Dedi Mulyadi untuk bersama-sama membangun Jawa Barat.

    Sebagai wakil, Erwan mengaku sudah tahu batasan kewenangan yang nantinya dijalankan setelah dilantik.

    Pewarta: M.Ali Khumaini
    Editor: Guido Merung
    Copyright © ANTARA 2024

  • Sambil Nahan Tangis, Ini Ungkapan Erwan Setiawan Atas Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024

    Sambil Nahan Tangis, Ini Ungkapan Erwan Setiawan Atas Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024

    JABAR EKSPRES – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Erwan Setiawan, memberikan pidato penuh emosi saat menyaksikan hasil hitung cepat (quick count) di posko pemantauan pasangan Dedi-Erwan di Bandung, Rabu (27/11/2024).

    Dengan suara bergetar, Erwan tampak menahan tangis saat menyampaikan rasa syukurnya atas hasil sementara yang dirilis beberapa lembaga survei.

    Data tersebut menunjukkan pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul sebagai peraih suara terbanyak dalam Pilkada Jawa Barat 2024.

    “Kita bukan mendahului takdir, tetapi melihat hasil quick count ini, sangat sulit untuk terkejar. Terima kasih, ini adalah hasil kerja keras kita semua,” ucap Erwan penuh haru.

    BACA JUGA: Warganet Soroti Luthfi-Yasin Ungguli Quick Count Pilkada Jateng

    Erwan mengungkapkan rasa terima kasih kepada para partai pengusung dan relawan yang telah memberikan dukungan luar biasa.

    Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya kemenangan pasangan Dedi-Erwan, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Jawa Barat.

    “Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras kita bersama. Kita harus mensyukuri hasil ini. Namun, yang terpenting adalah tetap mengawal proses ini dan tidak berpuas diri. Ingatlah bahwa kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Jawa Barat,” tegasnya.

    Erwan juga meminta masyarakat untuk terus mengingatkan dirinya dan Dedi jika ada kekurangan atau kesalahan di masa depan.

    BACA JUGA: Quick Count Pilkada Bandung Barat Pukul 18.56 WIB, Paslon Jeje-Asep Unggul

    Ia menekankan pentingnya kritik yang konstruktif untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan amanah.

    “Saya tidak anti kritik. Jika ada yang kurang, sampaikan dengan baik. Jangan biarkan kami kebablasan. Kami memohon agar selalu diingatkan, sehingga cita-cita menjadikan Jawa Barat istimewa dapat terwujud. Insyaallah, selama lima tahun ke depan, kami akan bekerja keras untuk membawa Jabar Istimewa,” tambahnya.

    Usai menyampaikan pidato, Erwan melakukan sujud syukur di atas panggung.

    Dia kemudian memeluk ayahnya, Umuh Muchtar, dan mencium kaki ibunya sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas dukungan mereka.

    BACA JUGA: Rudy-Ade Ruhandi Unggul di Quick Count Pilbup Bogor 2024: Raih 73,45 Persen Suara