Tag: Twedi Aditya Bennyahdi

  • Kriminal kemarin, anak pengedar narkoba hingga pelaku penggelapan

    Kriminal kemarin, anak pengedar narkoba hingga pelaku penggelapan

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita kriminal dan keamanan yang terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Minggu (21/12) masih menarik dibaca kembali hari ini.

    Di antaranya dua anak di bawah umur menjadi pengedar narkoba di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) hingga pelaku penggelapan uang milik perusahaan terancam pidana penjara empat tahun.

    Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali:

    Dua anak pengedar narkoba di Jakbar ditempatkan di Sentra Handayani

    Kepolisian masih menunggu untuk melakukan penahanan terhadap dua orang anak di bawah umur berinisial MNM (17) dan SA (16) yang menjadi pengedar narkoba jenis tembakau gorila di wilayah Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

    Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan bahwa polisi memutuskan untuk menempatkan mereka di Sentra Handayani Jakarta.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Polres Jakbar pastikan pengamanan ibadah Natal di Grogol Petamburan

    Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi meninjau persiapan ibadah Natal di Gereja St. Kristoforus, Jalan Satria IV, Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Minggu.

    Peninjauan itu merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Jaya 2025, yang fokus pada pengamanan ibadah Natal dan musim liburan akhir tahun.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Polisi amankan pengemudi mobil boks tabrak pemotor di Pesanggrahan

    Kepolisian mengamankan pengemudi mobil boks inisial MEP (19) yang menabrak sepeda motor, dan menyebabkan pembonceng sepeda motor tewas, di Jalan Ciledug Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (21/12) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

    “Akibat senggolan tersebut, pengendara dan pembonceng sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka,” kata Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam di Jakarta, Minggu.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Polrestro Jakbar inspeksi keamanan Kota Tua pada masa libur Natal

    Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) melakukan inspeksi keamanan di kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, yang diprediksi menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi masyarakat pada musim libur Natal dan Tahun Baru.

    Dalam inspeksi tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi meninjau Pos Pengamanan (Pospam) Kota Tua yang disiagakan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pelaku penggelapan Rp216 juta di Jakbar terancam penjara empat tahun

    Pelaku penggelapan uang milik perusahaan sebesar Rp216 juta di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terancam pidana penjara empat tahun.

    Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan menjelaskan bahwa pelaku berinisial AJS (27) itu disangkakan dengan Pasal 374 tentang penggelapan biasa.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jelang Libur Nataru, Polres Jakbar Perketat Pengamanan Kawasan Kota Tua

    Jelang Libur Nataru, Polres Jakbar Perketat Pengamanan Kawasan Kota Tua

    JAKARTA – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) melakukan pengecekan keamanan di kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Kawasan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat selama masa libur akhir tahun.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi meninjau langsung Pos Pengamanan (Pospam) Kota Tua yang didirikan sebagai bagian dari pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Pos ini menjadi salah satu titik strategis pengamanan mengingat kawasan Kota Tua merupakan lokasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat saat liburan Natal dan Tahun Baru,” kata Twedi di Jakarta, Minggu.

    Ia menekankan bahwa keberadaan personel kepolisian di lapangan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga pada pemberian pelayanan yang ramah dan sigap kepada masyarakat.

    “Kami ingin pastikan segala sesuatu berjalan dengan baik, dari segi pengamanan, kelengkapan sarana dan prasarana penunjang maupun kesiapan anggota saat melakukan pengamanan,” katanya.

    Twedi menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi serta kesiapan seluruh personel menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode liburan.

    Melalui pelaksanaan Operasi Lilin Jaya 2025, lanjut Twedi, Polres Metro Jakarta Barat berupaya memberikan pengamanan optimal agar perayaan Natal 2025 dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.

    Secara nasional, Mabes Polri menggelar Operasi Lilin 2025 untuk menjamin keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru yang berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

    Sebanyak 146.701 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Selain itu, Polri juga menyiapkan 2.903 posko yang terdiri atas 1.807 pos pengamanan, 763 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu guna mengamankan total 44.226 objek pengawasan di berbagai wilayah.

  • Polrestro Jakbar inspeksi keamanan Kota Tua pada masa libur Natal

    Polrestro Jakbar inspeksi keamanan Kota Tua pada masa libur Natal

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) melakukan inspeksi keamanan di kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, yang diprediksi menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi masyarakat pada musim libur Natal dan Tahun Baru.

    Dalam inspeksi tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi meninjau Pos Pengamanan (Pospam) Kota Tua yang disiagakan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.

    “Pos ini menjadi salah satu titik strategis pengamanan mengingat kawasan Kota Tua merupakan lokasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat saat liburan Natal dan Tahun Baru,” kata Twedi di Jakarta, Minggu.

    Twedi menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memastikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.

    “Kami ingin pastikan segala sesuatu berjalan dengan baik, dari segi pengamanan, kelengkapan sarana dan prasarana penunjang maupun kesiapan anggota saat melakukan pengamanan,” katanya.

    Lebih lanjut, Twedi berujar bahwa sinergi antarinstansi serta kesiapsiagaan personel menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Melalui rangkaian Operasi Lilin Jaya 2025, kata Twedi, Polres Metro Jakarta Barat berkomitmen untuk memberikan pengamanan maksimal agar perayaan Natal 2025 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh khidmat.

    Mabes Polri menggelar Operasi Lilin 2025 untuk memastikan keamanan, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru pada 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

    Sebanyak 146.701 personel gabungan akan diturunkan dalam operasi pengamanan masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Polri juga menyiapkan 2.903 posko yang terdiri dari 1.807 posko pengamanan, 763 posko pelayanan dan 333 posko terpadu untuk mengamankan 44.226 objek pengawasan.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polres Jakbar pastikan pengamanan ibadah Natal di Grogol Petamburan

    Polres Jakbar pastikan pengamanan ibadah Natal di Grogol Petamburan

    Jakarta (ANTARA) – Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi meninjau persiapan ibadah Natal di Gereja St. Kristoforus, Jalan Satria IV, Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Minggu.

    Peninjauan itu merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Jaya 2025, yang fokus pada pengamanan ibadah Natal dan musim liburan akhir tahun.

    “Kita inspeksi kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan yang diterapkan,” kata Twedi di Jakarta, Minggu.

    Melalui rangkaian Operasi Lilin Jaya 2025, Polres Metro Jakarta Barat berkomitmen untuk memberikan pengamanan maksimal agar perayaan Natal 2025 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh khidmat.

    Mabes Polri akan melaksanakan Operasi Lilin 2025 untuk memastikan keamanan, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

    Total sebanyak 146.701 personel disiagakan untuk Operasi Lilin 2025 demi mengamankan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2025 di seluruh wilayah Indonesia.

    Seratusan ribu personel gabungan itu terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, dan 55.289 personel dari instansi terkait lainnya. Mereka akan berjaga di 2.903 posko yang terdiri dari 1.807 Pos Pam (Pos Pengamanan), 763 Pos Pelayanan, dan 333 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

    Operasi Lilin 2025 berlangsung pada 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ratusan perwakilan ormas ikuti apel Jaga Jakarta di Polres Jakbar

    Ratusan perwakilan ormas ikuti apel Jaga Jakarta di Polres Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 200 orang perwakilan organisasi masyarakat (ormas) mengikuti apel Jaga Jakarta di Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu.

    Ormas tersebut, di antaranya Citra Bhayangkara, Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Forum Betawi Rempug (FBR), Pemuda Pancasila dan sejumlah ormas lainnya.

    “Tujuan pelaksanaan apel siaga ini selain untuk silaturahmi juga untuk saling kenal di antara kita, dalam rangka meningkatkan kerja sama dan sama-sama bekerja dalam Jaga Jakarta,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu.

    Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari ormas, Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas), hingga komunitas lainnya untuk bersama-sama meningkatkan soliditas internal dan antarorganisasi.

    “Jauhi provokasi, ujaran kebencian, serta tindakan intoleransi yang bisa memecah belah,” imbau Twedi.

    Lebih lanjut, dia juga meminta agar seluruh masyarakat membantu Polri dengan memberikan informasi yang akurat terkait perkembangan situasi di lingkungan masing-masing.

    “Mari bersama-sama kita jaga Jakarta dan pastikan tetap aman, tenteram, dan kondusif,” pungkas Twedi.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi Ungkap Senjata Api Milik Bandar Sabu di Jakarta Barat Dibeli dari Toko Online

    Polisi Ungkap Senjata Api Milik Bandar Sabu di Jakarta Barat Dibeli dari Toko Online

    JAKARTA – Pria bandar narkoba berinisial WW (35) yang ditangkap Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan senjata api dari beberapa tempat berbeda secara ilegal.

    Tersangka memiliki sejumlah senjata jenis senjata api genggam rakitan jenis Harlot tiga pucuk dan empat buah magazin senjata.

    Kemudian senjata air softgun dengan jenis revolver genggam dan satu buah senjata api genggam merek Walter P22 tanpa magazin.

    Selain senjata api ilegal, tersangka juga miliki 49 butir peluru kaliber 22 LR, satu butir peluru tajam 9 milimeter, 50 butir peluru hampa, dan dua buah kotak penyimpanan senjata api.

    “Senjata tidak ada surat-suratnya, sebagian dia beli secara online di salah satu market place, terutama yang rakitan,” kata Wakasat Reserse Narkoba AKP Avrilendy Akmam, Selasa, 2 Desember.

    Pelaku WW mengaku senjata api dan amunisi tersebut digunakan sebagai alat untuk menjaga diri lantaran pelaku terlibat tindak pidana narkoba.

    “Untuk airsoft gun juga dia beli online. Kemudian untuk satu pucuk senjata api yang merek Walter, dia beli secara langsung tatap muka,” ujarnya.

    Pelaku mengaku belum pernah menggunakan senjata api tersebut.

    “Pengakuannya belum pernah digunakan. Kita dalami, engga ada keanggotaan dia di Perbakin,” ucapnya.

    Sebelumnya diberitakan, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria bandar narkoba berinisial WW (35) di Western Resort Apartemen, Jalan MH Thamrin, Kelurahan Pinang, Kota Tangerang.

    Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menyatakan, penangkapan berawal dari hasil pengembangan perkara hingga akhirnya mengarah kepada WW sebagai terduga pelaku.

    “Tersangka membeli, memiliki, menyimpan, membawa, menerima, menguasai, dan mengonsumsi narkotika jenis sabu, ekstasi, ketamin, serta kanabinoid sintetis cair,” kata Kombes Twedi, Selasa, 2 Desember.

    Kapolres mengatakan, saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan beragam barang bukti narkotika mulai dari sabu, ekstasi, ketamin, hingga cairan kanabinoid sintetis.

    Selain itu, polisi juga menemukan timbangan digital, alat hisap sabu, serta sejumlah ponsel yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas tersangka.

    “Barang bukti yang kami temukan cukup beragam, mulai dari sabu dalam paket berisi 0,64 gram, beberapa jenis ekstasi, ketamin lebih dari 20 gram, hingga sembilan botol cairan kanabinoid sintetis,” katanya.

    Tak hanya narkotika, Kombes Twedi mengungkap petugas juga menemukan persenjataan ilegal yang disembunyikan tersangka di dalam unit apartemennya.

  • Polisi tangkap pelaku narkoba yang miliki senjata api di Tangerang

    Polisi tangkap pelaku narkoba yang miliki senjata api di Tangerang

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) berhasil menangkap seorang pria berinisial WW (35) karena diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal di sebuah apartemen wilayah Kota Tangerang, Banten.

    Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, penangkapan dilakukan pada Rabu (26/11) di sebuah apartemen di Jalan MH. Thamrin, Kelurahan Pinang, Kota Tangerang.

    “Dalam sebuah pengembangan perkara, awalnya muncul nama WW, hingga kemudian dilakukan penggeledahan di tempat tinggalnya,” kata Twedi dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

    Usai ditangkap, pelaku WW pun diperiksa dan kemudian diketahui bahwa pria dengan tato sekujur tubuh itu diduga membeli, memiliki, menyimpan, membawa, menerima, menguasai, dan mengonsumsi narkotika jenis sabu, ekstasi, ketamin, dan narkotika jenis kanabinoid sintetis cair.

    “Untuk barang bukti yang ditemukan pada saat penggeledahan antara lain yaitu dua paket plastik klip berisi narkotika jenis sabu. Ini diberi kode A dan B, dengan berat bruto 0,64 gram,” kata Twedi.

    Kemudian, satu butir pecahan narkotika jenis ekstasi warna hijau diberi kode C, dengan berat bruto 0,24 gram.

    Lalu, dua butir pil ekstasi warna pink, satu butir pil narkotika jenis ekstasi warna biru, dan satu butir pil narkotika jenis ekstasi warna hijau, yang diberi kode D, dengan berat bruto 1,23 gram.

    “Kemudian dua bungkus plastik klip berisi ketamin diberi kode E dan F, dengan berat bruto 21,23 gram. Lalu sembilan botol berisi narkotika jenis kanabinoid sintetis cair (MDMB-4en-PINACA), dengan berat bruto 150 gram,” kata Twedi.

    Selanjutnya, satu buah pods berisi narkotika jenis kanabinoid sintetis cair sisa pakai, empat buah timbangan digital, tiga set alat hisap sabu berupa botol kaca berikut cangklong dan pipet kaca serta tiga unit telepon genggam.

    Selain menemukan barang bukti narkoba, kata dia, polisi juga menemukan sejumlah pucuk senjata api lengkap dengan amunisi.

    “Tiga buah senjata api genggam rakitan jenis harlot dan empat buah magazin senjata. Satu buah senjata air softgun dengan jenis revolver genggam. Kemudian, satu buah senjata api genggam merek Walter P22 tanpa magazin,” kata Twedi.

    Kemudian, 49 butir peluru kaliber 22 LR, satu butir peluru tajam 9 milimeter, 50 butir peluru hampa, dua buah kotak penyimpanan senjata api, serta satu unit mobil merek Honda HR-V warna hitam, nomor DA 1452 ZD.

    Atas perbuatannya, pelaku WW disangkakan pasal berlapis, yakni Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    “Dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar ditambah sepertiga,” kata dia.

    Kemudian, Permenkes RI Nomor 7 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika serta Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 mengatur kepemilikan dan penggunaan senjata api serta senjata tajam.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi ringkus pasangan kekasih yang edarkan 19 kg sabu di Jakbar

    Polisi ringkus pasangan kekasih yang edarkan 19 kg sabu di Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Barat meringkus pasangan kekasih, pria berinisial ML dan wanita berinisial RS yang menjadi pengedar sabu dengan barang bukti seberat 19 kilogram (kg) di wilayah RT 02/RW 03 Krendang, Tambora.

    Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyebut keduanya ditangkap pada Jumat (21/11) usai Unit Reskrim Polsek Kalideres melakukan patroli siber.

    “Awalnya, Unit Reskrim Polsek Kalideres mendapatkan informasi adanya transaksi yang sering terjadi di indekos daerah Krendang. Kemudian melakukan surveillance (pengawasan),” kata Twedi saat jumpa pers di Jakarta, Selasa.

    Usai melakukan pengintaian di lokasi, polisi berhasil menangkap ML dan RS dengan barang bukti berupa 19 kilogram narkoba jenis sabu serta empat unit telepon genggam.

    Kedua pelaku mendapatkan barang haram itu dari saudara AB (DPO), kemudian diarahkan ke saudara AJ (DPO) untuk nanti dibawa ke Jakarta.

    Pelaku AB dan AJ membelikan tiket bagi ML dan RS untuk berangkat ke Pekanbaru guna mengambil narkoba.

    “Barang ini dibawa melalui transportasi darat menuju ke Jakarta. Ini kejadiannya di tanggal 19 November di Pekanbaru, kemudian tanggal 21 November sampai di Jakarta,” kata Twedi.

    Adapun ML dan RS dijanjikan uang sebesar Rp26 juta serta satu bungkus sabu jika berhasil mengantar 19 kilogram sabu dari Pekanbaru ke Jakarta.

    “Sebenarnya barang-barang ini akan dikirim kembali ke tujuan, namun belum sempat diedarkan dan dikirimkan, sudah tertangkap terlebih dahulu oleh unit yang bergerak di lapangan,” tutur Twedi.

    Atas perbuatannya, ML dan RS disangkakan dengan Pasal 114 ayat 2 subsider, Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

    Dia mengimbau masyarakat untuk tidak segan-segan melapor tindak pidana narkoba yang terjadi di lingkungan sekitar.

    “Apabila menemukan atau mengalami tindak pidana tersebut, agar melaporkan atau menghubungi call center kepolisian 110. Layanan tersebut gratis dan beroperasi 24 jam, bebas pulsa,” ujarnya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi dan Siskamling di Jakbar Ronda Bareng Jaga Kamtibmas

    Polisi dan Siskamling di Jakbar Ronda Bareng Jaga Kamtibmas

    Jakarta

    Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Bennyahdi mengunjungi Pos Satkamling di RW 11, Jalan Aseni, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Kunjungan ini bertujuan mengecek kondisi keamanan sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat mengenai situasi kamtibmas.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Agung Nugroho, Kasi Propam Akp Supriyatin, Kapolsek Kalideres Kompol Arnold Julius Simanjuntak. Lalu Bhabinkamtibmas Aiptu Eka Prasetya, Babinsa Peltu Ketut, Ketua RW 011 Bapak Mawardi, para ketua RT, LMK Bapak Karyoto, serta anggota Linmas RW 011.

    Twedi juga sempat berdialog bersama warga, mendengarkan berbagai masukan, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Dia menyebut keamanan tentu merupakan tanggung jawab bersama.

    “Keamanan bukan hanya tugas polisi semata, tapi menjadi tanggung jawab kita semua. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan Jakarta Barat yang aman dan nyaman untuk ditinggali,” ujar Twedi Aditya Bennyahdi, Rabu (1/10/2025).

    Kehadiran Kapolres beserta jajaran ini mendapat sambutan hangat dari warga, yang merasa diperhatikan serta lebih dekat dengan aparat kepolisian.

    (azh/mea)

  • Belajar coding usai lulus SMA, 2 pria di Jakbar nekat operasikan judol

    Belajar coding usai lulus SMA, 2 pria di Jakbar nekat operasikan judol

    Jakarta (ANTARA) – Dua pemuda berinisial NA (27) dan Rl (25) di Jakarta Barat belajar “coding” secara mandiri atau autodidak sejak lulus SMA hingga dapat membuat serta mengoperasikan situs judi online (judol).

    “Untuk pelaku, sudah kami telusuri latar belakang pendidikannya. Yang RI lulusan SMK, lalu NA lulusan SMA. Sementara yang kami dapat dari pengakuan pelaku, mereka otodidak mempelajari ‘coding’,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Polisi Twedi Aditya Bennyahdi di Jakarta, Kamis.

    Keduanya pun berhasil ditangkap saat tengah mengoperasikan situs judi online di sebuah ruko di wilayah Rawa Lele, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (17/9) malam.

    Twedi menyebutkan, kedua pelaku menjalankan bisnis ilegal ini dengan cara menyebarkan pesan “spam” berisi promosi situs judi ke berbagai nomor acak melalui aplikasi Telegram.

    “Situs-situs itu antara lain Harta77, Mwin, Jiwa4D, Gudang Toto, Mega88 hingga Ares77,” kata Twedi.

    Dalam praktiknya, NA bertindak sebagai pemilik situs sekaligus penerima aliran dana, sementara RI berperan sebagai operator dan admin.

    “Keuntungan dari judi online ini dibagi rata. Selama tiga bulan beroperasi, para pelaku mengaku sudah mengantongi sekitar Rp100 juta, dengan rata-rata pemasukan Rp1,5 juta per hari,” ungkap Twedi.

    Uang hasil judi tersebut ditampung melalui rekening bank, lalu dialihkan ke aplikasi dompet digital. “Mereka melakukannya atas dasar keinginan pribadi dan ekonomi, tanpa ada jaringan lain yang membantu,” katanya.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menambahkan, kasus ini terbongkar melalui patroli siber.

    “Jadi, kami mengecek dari TKP di Rawa Lele atau di Kalideres, mereka memiliki server sendiri,” tuturnya.

    Kendati demikian, berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pemuda itu telah menyembunyikan database aktivitas ilegal mereka di dunia digital.

    “Yang pasti, untuk sekarang data dari database sendiri tersebut sudah dimatikan oleh pelaku. Jadi server sekarang itu sudah kosong. Jadi biar tidak terlacak atau untuk mengelabui petugas Kepolisian,” kata Arfan.

    Adapun keuntungan yang didapat dari bisnis gelap itu pun dibagi dua oleh para tersangka.

    Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian, serta Pasal 45 Ayat 1 juncto Pasal 27 Ayat 2 UU ITE, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.