Tag: Tri Rismaharini

  • KH Zainuddin Husni Beberkan Alasan Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim 2024

    KH Zainuddin Husni Beberkan Alasan Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim 2024

    Liputan6.com, Surabaya – Almukarrom KH Zainuddin Husni mengajak masyarakat Jawa Timur untuk tidak golput pada Pilgub Jatim 2024 yang bakal digelar 24 November mendatang. Lebih lanjut dirinya mengajak masyarakat untuk memenangkan pasangan Risma-Gus Hans.

    Dalam seruannya, KH Zainuddin Husni mengingatkan masyarakat agar tidak salah memilih. “Jangan lupa untuk tanggal 27 November, jangan sampai salah pilih. Sehati untuk nomor 3, tidak ada duanya,” ujarnya.

    KH Zainuddin menyebutkan bahwa kepemimpinan Risma selama ini sudah terbukti, terutama di Surabaya, yang kini dikenal sebagai kota yang berkembang pesat dan bahkan disamakan dengan Singapura.

    “Pilihlah Bu Risma dan Gus Hans yang sudah nyata dan fakta. Terutama bisa lihat sendiri bagaimana Surabaya layaknya Singapura kedua,” tambahnya.

    Ia juga menyoroti keberanian Bu Risma dalam mengambil langkah-langkah tegas untuk menutup lokalisasi Dolly, sebuah kebijakan yang dinilai sangat berani.

    “Yang paling utama, siapa yang berani menutup lokalisasi di Dolly? Tidak ada yang berani, kecuali Bu Risma,” jelas KH Zainuddin.

    Menurutnya, pasangan Bu Risma-Gus Hans adalah pilihan terbaik untuk memimpin Jawa Timur. Ia juga menekankan bahwa Pondok Pesantren sangat mendukung pasangan ini karena keyakinan akan kepemimpinan yang tegas dan berintegritas.

    “Bu Risma kita pilih sebagai gubernur Jawa Timur bersama Gus Hans. Semakin mantap. Best of the best. Terutama bagi Pondok Pesantren, beliau sangat support sekali,” pungkasnya.

  • Di Depan Risma dan Luluk, Khofifah Pamer Raih 738 Penghargaan Selama jadi Gubernur Jatim

    Di Depan Risma dan Luluk, Khofifah Pamer Raih 738 Penghargaan Selama jadi Gubernur Jatim

    Bisnis.com, JAKARTA – Calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim menerima 738 penghargaan selama dirinya menjabat sebagai Gubernur Jatim, dari tingkat regional maupun internasional.

    Dia mengklaim ratusan penghargaan yang kini telah dikumpulkan oleh Provinsi Jawa Timur tersebut tidak terlepas dari hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan warganya.

    Menurut Khofifah, dalam waktu 2 hari sekali, pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan satu penghargaan selama 5 tahun terakhir.

    “Hampir 2 hari sekali dapat penghargaan itu sehingga total penghargaan yang kami terima itu ada 738 penghargaan baik dari regional maupun internasional,” tuturnya di sela-sela debat kandidat, Minggu (3/11).

    Khofifah juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah memberinya penghargaan selama ini, termasuk mengapresiasi semua warga Jawa Timur yang mau diajak bekerja sama selama ini untuk membangun Jawa Timur.

    “Semua penghargaan itu kita terima dari hasil kerja keras kita semua,” katanya.

    Sementara itu, calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengklaim bahwa hanya Khofifah Indar Parawansa yang berhasil mendapatkan penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden Jokowi.

    “Itu artinya beliau merupakan gubernur terbaik di tahun 2024 ini karena berhasil mendapatkan penghargaan tertinggi yang kelola daerah,” ujarnya.

  • Risma janji akan beri subsidi PNBP nelayan Jawa Timur

    Risma janji akan beri subsidi PNBP nelayan Jawa Timur

    Kalau pemerintah pusat mau menarik PNBP dari nelayan, kami yang miskin.Surabaya (ANTARA) –

    Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini- Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) berjanji akan memberikan subsidi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi nelayan di Jawa Timur.

     

    “Nilai tawar nelayan itu cukup rendah di Jawa Timur. Oleh karena itu, saya tidak akan menarik PNPB untuk nelayan. Kalau pemerintah pusat mau menarik PNBP dari nelayan, kami yang miskin. Maka, kami akan membayar untuk nelayan,” kata Risma pada debat publik kedua di Grand City Surabaya, Minggu.

     

    Risma menjawab atas pertanyaan mengenai solusi izin pemanfaatan laut sejauh 2 mil yang seharusnya kewenangan pemerintah provinsi, tetapi berbenturan dengan Peraturan Menteri 28/2021 yang berisi perizinan dan PNBP-nya jadi kewenangan kementerian.

     

    Dengan memberikan subsidi PNBP dan memberi fasilitasi, menurut dia, bisa meningkatkan nilai tukar nelayan lebih tinggi dan tidak perlu direpotkan dengan beban membayar yang sebetulnya tak terlalu besar.

     

    “Oleh karena itu, kami lakukan bagaimana memberi insentif supaya mereka keluar dari kemiskinan,” ujarnya.

     

    Menurut Risma, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat sangat penting untuk memperjuangkan kepentingan daerah.

     

    Debat kali ini bertema Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang Inklusif untuk Keadilan Masyarakat Jawa Timur.

    Di dalamnya terdapat delapan daftar subtema, mulai budaya dan birokrasi modern, inovasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik transparan, inklusif dan berkeadilan.

     

    Subtema lainnya, yakni partisipasi publik dan pemberdayaan masyarakat, harmonisasi produk hukum daerah meaningful participation, dan optimalisasi kewenangan melalui komunikasi dengan pemerintahan pusat dan daerah.

     

    Pewarta: Willi Irawan/Faizal Falakki
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2024

  • Debat Pilkada Jatim, Tri Rismaharini Janji Bebaskan PNBP Nelayan
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        3 November 2024

    Debat Pilkada Jatim, Tri Rismaharini Janji Bebaskan PNBP Nelayan Surabaya 3 November 2024

    Debat Pilkada Jatim, Tri Rismaharini Janji Bebaskan PNBP Nelayan
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3,
    Tri Rismaharini
    , berkomitmen untuk membebaskan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi para nelayan jika terpilih dalam pemilihan mendatang.
    Pernyataan tersebut disampaikan Risma saat debat kedua yang berlangsung di Gedung Grand City Convex, Surabaya, Minggu (3/11/2024).
    Dalam debat tersebut, moderator membacakan pertanyaan terkait komunikasi dan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat dalam pengelolaan izin dan pemanfaatan ruang laut.
    “Menurut UU Pemda, penerbitan izin dan pemanfaatan ruang laut di bawah 2 mil adalah kewenangan provinsi,” ungkap moderator.
    Namun, ia juga menambahkan, berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 28 Tahun 2021, persetujuan kegiatan berusaha sekaligus PNBP-nya merupakan wewenang menteri.
    Menanggapi pertanyaan tersebut, Risma menyatakan, nelayan di Jatim saat ini memiliki nilai tawar yang rendah.
    Oleh karena itu, ia berencana untuk tidak menarik PNBP dari kelompok masyarakat tersebut.
    “Sebenarnya, jika kita lihat, nilai tawar nelayan itu cukup rendah di Jatim. Karena itu, jika saya diberikan amanah oleh rakyat Jatim, maka saya tidak akan menarik PNBP untuk nelayan,” kata Risma.
    Risma juga berkomitmen untuk memberikan fasilitas yang memadai bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas mereka.
    Dengan harapan, nilai tawar para penangkap ikan tersebut dapat meningkat.
    “Kami akan berikan fasilitas nelayan, supaya nilai tawar nelayan lebih tinggi. Sehingga mereka tidak perlu direpotkan dengan membayar PNBP yang sebetulnya tidak terlalu besar,” jelasnya.
    Lebih lanjut, Risma menyoroti permasalahan kemiskinan yang dihadapi oleh nelayan saat ini.
    Ia berpendapat bahwa Pemprov Jatim seharusnya fokus untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
    “Menurut saya, mana mungkin ikan bisa diatur jalannya. Karena itu yang kita lakukan adalah memberikan insentif untuk nelayan ini agar mereka bisa keluar dari kemiskinan,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Khofifah Buka Debat dengan Pamer Penghargaan, Luluk Bahas Jamban
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        3 November 2024

    Khofifah Buka Debat dengan Pamer Penghargaan, Luluk Bahas Jamban Surabaya 3 November 2024

    Khofifah Buka Debat dengan Pamer Penghargaan, Luluk Bahas Jamban
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2,
    Khofifah Indar Parawansa
    , membuka debat kedua
    Pilkada Jatim
    dengan memamerkan sejumlah
    penghargaan
    yang diraihnya selama lima tahun masa kepemimpinannya, Minggu (3/11/2024). 
    Penghargaan
    tersebut ditampilkan Khofifah saat pembawa acara memberikan kesempatan pertama untuk menyampaikan visi dan misinya.
    “Hampir dua hari sekali kami mendapatkan penghargaan, baik internasional, nasional, maupun regional. Total ada 738 penghargaan,” ungkap Khofifah.
    Ia juga memaparkan total investasi yang berhasil dihimpun hingga akhir 2023, mencapai Rp 145 triliun.
    “Ini capaian tertinggi nilai investasi selama kami memimpin. Angka ini juga merupakan capaian nilai investasi terbaik kedua setelah DKI Jakarta,” tambahnya.
    Khofifah menekankan pertumbuhan ekonomi Jatim yang terus berkembang secara inklusif, sehingga mampu membuka banyak lapangan kerja.
    Pernyataan Khofifah tersebut direspons calon gubernur nomor urut 1,
    Luluk Nur Hamidah
    , saat menyampaikan visi misinya.
    Luluk mengungkapkan, berdasarkan data yang diperolehnya, masih terdapat 2.158.000 keluarga di Jatim yang belum memiliki
    jamban
    yang sehat dan bersih.
    Ia juga mencatat bahwa indeks kualitas lingkungan hidup di Jatim berada di peringkat ke-21 dari seluruh provinsi di Indonesia.
    “Apalah arti penghargaan jika masih banyak rakyat Jatim yang hidup dalam kemiskinan. Jangan pernah berbangga atas banyaknya penghargaan yang diterima, sementara rakyat Jatim masih banyak yang miskin, urus KTP susah, urus BPJS susah, urus izin juga susah,” tegas Luluk.
    Debat kedua Pilkada Jatim ini digelar di Grand City Surabaya pada Minggu (3/11/2024) malam, dengan mengusung tema “Tata Kelola Pemerintah yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang Inklusif”.
    Debat diikuti oleh tiga pasangan calon yang berlaga dalam Pilkada Jatim.
    Pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, diusung oleh partai tunggal PKB.
    Pasangan petahana nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak, didukung koalisi 15 partai politik, termasuk PSI, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Perindo, PPP, dan PKS, serta PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Prima.
    Pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Hanura.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Khofifah Bicara Capaian di Debat, Risma Program Resik-Luluk Bikin Aplikasi

    Khofifah Bicara Capaian di Debat, Risma Program Resik-Luluk Bikin Aplikasi

    Jakarta

    Tiga pasangan calon menjalani debat kedua Pilgub Jatim. Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mendapat kesempatan pertama memamerkan pencapaian pemerintahannya.

    “Kami ingin menyampaikan bahwa pada posisi lima tahun terakhir investasi di tahun 2023 mencapai titik tertinggi dalam lima tahun kami menjalankan pemerintahan dan catatannya adalah Rp 145 triliun,” ucap Khofifah dilansir detikJatim, Minggu (3/11/2024).

    Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur menurut Khofifah sangat inklusif, sehingga kenaikan angka pertumbuhan berjalan beriringan dengan pembukaan lapangan kerja. Khofifah menyebut, ratusan penghargaan telah didapatkan, bahkan dua hari sekali ia mampu memperoleh penghargaan.

    Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) berbicara soal visi-misi di debat kedua. Pasangan yang diusung PDIP itu mempunyai visi Jawa Timur yang resik demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur kepribadian serta berkeadaban.

    “Pada tema kali ini kami akan membahas soal tentang program resik yaitu birokrasi pemerintahan yang mengelola dengan tata kelola yang akuntabel, transparan, dan partisipasi. Layanan ini kita berikan lebih dekat kepada masyarakat Jawa Timur yang sangat luas dan banyak terdiri dari beberapa daerah karena itu layanan ini harus bisa dikatakan sampai di tingkat kelurahan, kecamatan dan daerah,” ujar Risma.

    Sementara itu, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim bakal membuat aplikasi One Jatim. Aplikasi ini untuk mempermudah proses birokrasi di Jatim.

    Baca selengkapnya di sini, di sini, dan di sini.

    (rfs/dek)

  • Khofifah pamer sejumlah capaian Pemprov Jatim saat debat Pilkada 2024

    Khofifah pamer sejumlah capaian Pemprov Jatim saat debat Pilkada 2024

    Surabaya (ANTARA) – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memamerkan sejumlah capaian pemerintah provinsi setempat di bawah kepemimpinannya saat debat kedua Pilkada Jatim 2024 di Grand City, Surabaya, Minggu.

    “Kami ingin menyampaikan 5 tahun terakhir, tepatnya pada tahun 2023 menjadi investasi tertinggi selama kami memimpin dengan nilai investasi Rp140 triliun,” kata Khofifah.

    Menurut Lee Kuan Yew Institut, iklim investasi terbaik kedua setelah Jakarta. Pertumbuhan ekonomi Jatim juga tumbuh inklusif, artinya setiap tumbuh maka akan membuka lapangan kerja. Tingkat pengangguran terbuka di Jatim lebih rendah daripada nasional.

    Indeks pembangunan manusia (IPM) di Jatim lebih tinggi daripada nasional.

    “Begitu banyak penghargaan yang kami terima, baik regional, nasional, maupun internasional, karena kerja keras kita semua, sinergitas kita semua,” ujarnya.

    Hampir 2 hari sekali, menurut Khofifah, mendapat penghargaan itu sehingga totalnya 738 penghargaan.

    Tema debat kali ini adalah Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang Inklusif untuk Keadilan Masyarakat Jawa Timur.

    Di dalamnya terdapat delapan daftar subtema, mulai dari budaya dan birokrasi modern, inovasi tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik transparan serta inklusif dan berkeadilan.

    Selain itu, juga mengenai partisipasi publik dan pemberdayaan masyarakat, harmonisasi produk hukum daerah,  meaningful participation, dan optimalisasi kewenangan melalui komunikasi dengan pemerintahan pusat dan daerah.

    Subtema berikutnya adalah Tata Kelola yang Menghargai dan Melindungi Keberagaman serta Mitigasi Bencana dan Bantuan Sosial yang Berkeadilan.

    Ada tiga pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024, yakni pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, dan pasangan Tri Rismaharini-K.H. Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

    Berdasarkan jadwal, pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 pada tanggal 27 November, kemudian penghitungan suara serta rekapitulasi hasil penghitungan suara pada tanggal 27 November hingga 16 Desember 2024.

    Baca juga: Luluk-Lukman minta restu kiai kharismatik Gus Ali Tulangan Sidoarjo
    Baca juga: Khofifah siapkan Program Pendampingan Literasi Digital bagi pedagang
    Baca juga: PDIP siapkan strategi menangkan Risma-Gus Hans di Pilkada Jawa Timur

    Pewarta: Willi Irawan
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2024

  • Ketiga Paslon Pilkada Jatim Tiba di Lokasi Debat Kedua
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        3 November 2024

    Ketiga Paslon Pilkada Jatim Tiba di Lokasi Debat Kedua Surabaya 3 November 2024

    Ketiga Paslon Pilkada Jatim Tiba di Lokasi Debat Kedua
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Ketiga pasangan calon (
    paslon
    ) dalam Pilkada Jawa Timur (Jatim) tiba di lokasi
    debat kedua
    yang berlangsung di Gedung Grand City Convex,
    Surabaya
    , pada Minggu (3/11/2024).
    Berdasarkan pantauan Kompas.com, paslon yang pertama kali tiba adalah nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim, yang hadir sekitar pukul 18.19 WIB.
    “Ya semua berjalan seperti biasanya. Kita banyak ngluyur (keliling) blusukan,” kata Luluk saat ditemui di lokasi.
    “Jadi ya lumayan kita memanfaatkan waktu untuk ketemu lebih banyak lagi warga dan blusukan di kabupaten-kabupaten,” tambah dia. 
    Luluk mengaku akan menikmati debat kedua sebagaimana mereka lakukan pada debat pertama, Jumat (18/10/2024), dengan harapan masyarakat dapat memilih paslon yang tepat.
    “Kami mudah-mudahan tetap ada ruang, di mana warga bisa tercerahkan dan bisa melihat kami sebagai figur baru yang membawa Jawa Timur lebih baik,” jelasnya.
    Luluk terlihat mengenakan kemeja putih dengan rompi batik biru dan selendang berwarna ungu, sementara Lukman mengenakan kemeja putih dan jaket biru.
    “Kami mudah-mudahan tetap ada ruang, di mana warga bisa tercerahkan dan bisa melihat kami sebagai figur baru yang membawa Jawa Timur lebih baik,” ujarnya.
    Paslon
    selanjutnya yang tiba adalah nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak.
    Mereka disambut sejumlah pendukung yang telah menunggu di depan gedung.
    Khofifah mengenakan kerudung dan batik biru, sedangkan Emil tampil dengan setelan jas hitam, kemeja putih, dan dasi biru.
    Keduanya hanya merespons dengan senyuman ketika ditanya mengenai persiapan debat kedua, sebelum melanjutkan ke lokasi debat di lantai 4 gedung.
    Paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini, tiba terakhir di Gedung Grand City Convex. Risma, yang mengenakan pakaian serba merah, hanya diam saat dihampiri media.
    Sementara itu, wakilnya, Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), menyusul Risma memasuki gedung dengan mengenakan batik hijau dan peci hitam.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jelang Debat Kedua Pilkada Jatim: Gus Hans Mengalir, Luluk Diskusi Tipis-tipis
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        2 November 2024

    Jelang Debat Kedua Pilkada Jatim: Gus Hans Mengalir, Luluk Diskusi Tipis-tipis Surabaya 2 November 2024

    Jelang Debat Kedua Pilkada Jatim: Gus Hans Mengalir, Luluk Diskusi Tipis-tipis
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Calon Wakil Gubernur nomor urut 3, Zahrul Azhar Asumta (
    Gus Hans
    ), mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki persiapan khusus menjelang debat kedua Pilkada Jawa Timur yang akan berlangsung di Grand City pada Minggu (3/11/2024).
    “Kita mengalir saja, tapi sudah diskusi dengan Bu Risma tentang tema yang akan diusung,” ungkap Gus Hans usai bertemu dengan ratusan sopir ojek online di Surabaya, Sabtu (2/11/2024).
    Menurut Gus Hans, mantan Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial, Risma sudah memahami dengan baik tema yang akan diangkat, yaitu tata kelola pemerintah yang efektif dan inovatif serta pelayanan publik yang inklusif.
    Ia menilai bahwa debat ini merupakan momentum penting untuk mempresentasikan visi, misi, gagasan, dan ide tentang pembangunan Jawa Timur ke depan.
    “Ajang ini bukan untuk menjatuhkan pasangan calon lain, tetapi sebagai forum strategis untuk menunjukkan visi dan misi,” tegasnya.
    Sementara itu, Calon Gubernur nomor urut 1,
    Luluk Nur Hamidah
    , menyatakan bahwa timnya telah melakukan diskusi dan penguatan data untuk menghadapi
    debat Pilkada Jatim
    pada Minggu besok.
    “Kita sudah diskusi tipis-tipis dan penguatan data. Data ini penting untuk memberikan pandangan yang objektif terhadap permasalahan di Jatim,” jelas Luluk.
    Ia juga optimis bahwa debat putaran kedua nanti akan menjadi tontonan yang sarat informasi, di mana masyarakat perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi di Jatim saat ini, termasuk permasalahan yang belum terselesaikan.
    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur telah menjadwalkan pelaksanaan
    debat kedua Pilkada Jatim
    pada Minggu (3/11/2024) di
    Grand City Surabaya
    .
    “Sesuai jadwal, debat kedua akan digelar di Grand City Surabaya,” kata Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim, Nur Salam, saat dikonfirmasi pada Jumat (1/11/2024).
    Tema yang akan diusung dalam debat kedua adalah “Tata Kelola Pemerintah yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang Inklusif dan Keadilan Masyarakat Jawa Timur”.
    Terkait format debat, Nur Salam menjelaskan bahwa formatnya masih sama dengan debat perdana yang dilaksanakan pada 18 Oktober 2024.
    “Dalam debat nanti, terdapat enam segmen seperti pada debat perdana, dengan alokasi waktu yang sama untuk gubernur dan wakil gubernur, dengan beberapa penyesuaian,” ujarnya.
    Debat ini akan diikuti oleh tiga pasangan calon yang berlaga di Pilkada Jatim, yaitu pasangan nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Khakim yang diusung oleh PKB, pasangan petahana nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak yang diusung oleh koalisi 15 partai politik, serta pasangan nomor urut 3 Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Hanura.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hasto Pastikan Pertemuan Megawati dengan Prabowo Akan Segera Terjadi

    Hasto Pastikan Pertemuan Megawati dengan Prabowo Akan Segera Terjadi

    Ponorogo, Beritasatu.com – Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto bertandang ke Ponorogo. Kedatangannya untuk  safari politik dan rapat konsolidasi internal di Gedung PGRI Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Senin (28/10/2024) malam.

    Dalam kesempatan tersebut, Hasto memastikan pergerakan mesin PDIP bersama dengan relawan dan seluruh komponen masyarakat siap untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini-Gus Hans, sekaligus untuk memenangkan calon bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang juga merupakan kader PDIP.

    Saat disinggung terkait dengan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, ia memastikan pertemuan tersebut bakal terjadi. Menurutnya pertemuan kedua tokoh ini menjadi penting karena keduanya memiliki rekam jejak sejarah yang panjang.

    “Setelah konsolidasi dengan para menteri, ini kan ada arahan dari Pak Prabowo sehingga nanti akan dikomunikasikan dan tentunya pertemuan itu untuk menjaga agar pilkada dapat berjalan dengan kondusif,” kata Hasto.

    Hasto juga menyampaikan, posisi PDIP yang tidak mendapatkan jatah menteri sama sekali dan juga bakal terjadinya pertemuan Megawati dengan Presiden Prabowo, tidak serta merta menjadikan PDIP menjadi partai oposisi maupun  propemerintahan. Namun, pihaknya memastikan satu visi dengan Presiden Prabowo untuk bisa mewujudkan kedaulatan pangan dan juga mewujudkan kepemimpinan Indonesia di mata dunia, di tengah persoalan negara di Timur Tengah.

    “Itu semua akan kami ukur sebagai kebijakan politik sebuah negara. Kedaulatan keuangan, kedaulatan dalam bidang energi, tata kelola kekayaan alam kita untuk kemasyhuran rakyat itu kan perintah konstitusi,” ungkap Hasto.