Tag: Tri Rismaharini

  • PDIP tengarai adanya dugaan ketidaknetralan ASN jelang Pilwakot Malang

    PDIP tengarai adanya dugaan ketidaknetralan ASN jelang Pilwakot Malang

    Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

    PDIP tengarai adanya dugaan ketidaknetralan ASN jelang Pilwakot Malang
    Dalam Negeri   
    Sigit Kurniawan   
    Jumat, 15 November 2024 – 16:05 WIB

    Elshinta.com – DPC PDIP Kota Malang menengarai dugaan adanya ketidaknetralan aparatur baik ASN, TNI dan Polri jelang pilihan wali kota Malang pada Pilkada Serentak 27 Nopember 2024 mendatang.

    Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengungkapkan hal itu mulai nampak dari adanya pertemuan dan pemanggilan sejumlah pihak termasuk penyelenggara pemilu.

    “Dari laporan ketidaknetralan tersebut telah nampak apalagi jelang pilkada seperti saat ini,” kata Made Riandiana di Kantor DPC PDIP Kota Malang usai menggelar konsolidasi tertutup pemenangan calon Gubernur dan Wakilnya Risma-Gus Han dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, HC- Ganis Rumpoko, Kamis (14/11/2024).

    Ditambahkan Made, tentu saja menghadapi hal itu pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap tempur dengan upaya serta dugaan adanya ketidaknetralan ASN, TNI/Polri dan penyelenggara Pemilu.

    “Apalagi kita dapat info yang valid kalau ada OPD/instansi yang diminta memenangkan paslon tertentu,” imbuhnya.

    Disinggung soal elaktabilitas, Made menyatakan kalau elaktabilitas PDIP bersifat tertutup.

    “Ada 3 istilah elektabilitas di PDIP yaitu menang mutlak, tempur dan kalah. Dan untuk Pilwakot Malang, PDIP berada di posisi tempur artinya siap untuk menang dan itu disiapkan dengan memberikan pembekalan mulai 17-18 Nopember dimana ada 2.500 saksi yang akan disebar ke TPS di Kota Malang yang siap dalam Pilkada Serentak 27 Nopember 2024 mendatang,” jelas Made Riandiana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Jumat (15/11).

    Untuk itu DPP, DPD PDIP telah menyiapkan pengapu kemenangan calon  dimana Achmad Basarah dan Dewanti Rumpoko sebagai pengampu wilayah Kota Malang. Sedangkan Ketua DPC sebagai ketua tim pemenangan dibantu anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Malang.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Turunkan Angka Kemiskinan Surabaya, Program Pahlawan Ekonomi Bakal Dikembangkan Risma ke Suluruh Jatim
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        15 November 2024

    Turunkan Angka Kemiskinan Surabaya, Program Pahlawan Ekonomi Bakal Dikembangkan Risma ke Suluruh Jatim Regional 15 November 2024

    Turunkan Angka Kemiskinan Surabaya, Program Pahlawan Ekonomi Bakal Dikembangkan Risma ke Suluruh Jatim
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3
    Tri Rismaharini
    berinisiatif untuk mengembangkan program Pahlawan Ekonomi atau pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas perempuan dan/atau keluarga di seluruh Provinsi Jatim.
    Risma mengaku bahwa dirinya masih rutin mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Surabaya dalam pelaksanaan program yang telah dilaksanakan sejak kepemimpinannya sebagai Wali Kota tersebut.
    Hal tersebut disampaikannya saat memberi pengarahan kepada pelaku Pahlawan Ekonomi di Karangpilang, Surabaya, Jumat (15/11/2024).
    “Saya masih menjadi kurator untuk para Pahlawan Ekonomi,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat.
    Program Pahlawan Ekonomi, lanjut dia, berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 34 persen menjadi 5,04 persen pada masa akhir jabatannya menjadi Wali Kota Surabaya.
    Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya juga mencatat angka tinggi yakni mencapai 7,8 persen pada 2013.
    “Sampai sekarang, saya masih dikirimi produk baru untuk memastikan kualitasnya. Salah satunya kerajinan tangan dari tenun eceng gondok, sangat unik dan berpotensi besar. Yang penting adalah mau belajar dan berkembang,” ungkapnya.
    Risma menambahkan, fakta angka kemiskinan yang tinggi di Surabaya menjadi dasar tekadnya untuk mengatasi kemiskinan dengan cara yang lebih efektif.
    “Sekitar 80 persen dari angka kemiskinan itu ada pada keluarga di mana kepala keluarga pria sudah bekerja, tapi pendapatan masih kurang,” jelasnya.
    Salah satu cara untuk menurunkan angka kemiskinan adalah dengan pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pelatihan keterampilan.
    “Dari sini saya mulai menggerakkan program pelatihan keterampilan di setiap kecamatan, terutama untuk para ibu. Saya percaya kalau ibu-ibu diberdayakan, maka ekonomi keluarga akan lebih kuat,” imbuh Risma.
    Selain itu, Risma juga berkomitmen untuk membantu sektor UMKM di seluruh daerah Jatim, mendorong pendidikan, serta kesehatan yang terjangkau.
    “Setiap daerah punya kesempatan untuk maju. Bersama sama kita bangkitkan terus berupaya turunkan angka kemiskinan demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 7
                    
                        Survei Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Elektabilitas Luluk Tertinggal, gara-gara Mesin Partai Mandek?
                        Surabaya

    7 Survei Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Elektabilitas Luluk Tertinggal, gara-gara Mesin Partai Mandek? Surabaya

    Survei Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Elektabilitas Luluk Tertinggal, gara-gara Mesin Partai Mandek?
    Editor
    KOMPAS.com –
    Survei Litbang Kompas Pilkada Jawa Timur (Jatim) menunjukkan bahwa pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, unggul dari dua kontestan lainnya.
    Menggunakan pertanyaan pertutup, sebanyak 52,5 persen responden memilih paslon nomor urut 2 itu.
    Adapun paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, dipilih 20,9 persen responden.
    Sedangkan, paslon nomor urut 1,
    Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim
    , dipilih 3,8 persen reponden.
    Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengatakan, tertinggal jauhnya elektabilitas Luluk-Lukmanul dengan dua paslon lain cenderung dipengaruhi faktor ketokohan.
    “Mesin partai ekfektif, tapi kalau calon tidak begitu populer, orang enggak merasa kenal dengan orang itu, ya cenderung akan menghindari memilih,” ujarnya kepada
    Kompas.com
    dalam
    Obrolan News Room,
    Jumat (15/11/2024).
    Luluk-Lukmanul diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dalam pilkada, figur tokoh lebih menonjol dibanding partai-partai pengusungnya.
    “Sosok yang kemudian sangat memengaruhi pemilih. Memengaruhi itu bisa dalam popularitas, rekam jejak,” ucapnya.
    Ia mengibaratkan alasan pemilih mencoblos calon tertentu seperti memilih jodoh.
    “Ini kan teori sederhana, kamu kenal, kamu sayang, kamu milih. Kalau enggak kenal, apalagi bisa meyanyangi, milih pun enggak mungkin,” ungkapnya.
    Karena tak mengenal sosok tersebut, pemilih PKB goyah, sehingga cenderung beralih ke calon yang diusung parpol lain.
    Jika dibandingkan dengan Khofifah-Emil, paslon petahana itu lebih dikenal publik karena memiliki modal sosial sebagai gubernur-wakil gubernur Jatim selama lima tahun.
    “PKB belum (mengambil) keputusan pada saat itu untuk mencalonkan siapa.
    Luluk-Lukman
    hadir di
    last minute
    ,” tuturnya.
    Khofifah-Emil telah berada di garis start, sementara Luluk-Lukmanul belum.
    “Sementara yang baru mulai,
    social capital
    -nya belum kelihatan. Dia harus bertarung dengan pasangan petahana dengan durasi waktu yang relatif sempit,” jelas Yohan.
    Sebagai informasi, survei ini berlangsung pada 2-7 November 2024 melalui wawancara tatap muka. Survei ini melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Jatim.
    Menggunakan metode ini pada tingkat kepercayaan 95 persen,
    margin of error
    penelitian +/- 3,46 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
    Survei
    Pilkada Jatim
    2024 ini dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara).

    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kunjungi Trawas, Mojokerto, Risma Dengarkan Keluh Kesah Pedagang dan Masyarakat
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        14 November 2024

    Kunjungi Trawas, Mojokerto, Risma Dengarkan Keluh Kesah Pedagang dan Masyarakat Regional 14 November 2024

    Kunjungi Trawas, Mojokerto, Risma Dengarkan Keluh Kesah Pedagang dan Masyarakat
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut tiga,
    Tri Rismaharini
    , mengunjungi kawasan penjual oleh-oleh di sepanjang jalan Trawas, Kabupaten
    Mojokerto
    , Kamis (14/11/2024).
    Dalam kunjungannya, Risma menyempatkan diri untuk berbincang dengan para pedagang, mendengarkan keluh kesah mereka, serta berbagi harapan mengenai
    perekonomian Jatim
    ke depan.
    Kehadiran Risma langsung menarik perhatian para pedagang di kawasan wisata tersebut. Mereka menyambut kedatangan Risma dengan antusias, bahkan langsung mengenali dan menyapanya dengan panggilan akrab, “Bu Risma”.
    Salah satu pedagang tape, Inggar, mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Risma.
    Ia mengenal Risma sejak masa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya dan menganggapnya sebagai pemimpin yang baik hati dan dermawan.
    “Saya tahu Bu Risma sejak beliau menjadi Wali Kota Surabaya. Bu Risma itu orang baik dan dermawan. Semoga beliau bisa memimpin Jawa Timur, agar tidak hanya Surabaya yang merasakan dampak positif dari kepemimpinannya,” ujar Inggar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (14/11/2024).
    Selain pedagang, kehadiran Risma juga mengundang perhatian pengunjung yang sedang berbelanja oleh-oleh.
    Fajar, seorang pria asal Gresik yang kebetulan melintas di kawasan Trawas, langsung menghentikan kendaraannya begitu melihat sosok Bu Risma dari kejauhan. Ia pun segera mendekat dan meminta foto bersama.
    “Saya ngefans Bu Risma sejak dulu. Saya suka sekali dengan gaya kepemimpinan beliau yang disiplin, baik saat memimpin Surabaya maupun ketika beliau bertugas sebagai Menteri Sosial (Mensos),” kata Fajar dengan semangat.
    Tak hanya Fajar, satu keluarga asal Jombang juga tak ingin melewatkan kesempatan berharga ini. Koko, kepala keluarga tersebut, datang bersama istri dan anak-anaknya untuk bertemu Risma dan berfoto bersama.
    “Senang sekali bisa bertemu langsung dan sedekat ini dengan Bu Risma. Saya sering mendengar tentang ketegasan beliau dalam memimpin. Jadi ketika melihat langsung Bu Risma di sini, rasanya benar-benar membanggakan,” ucap Koko dengan senyum lebar.
    Di tengah keriuhan warga yang antusias, Risma dengan ramah melayani setiap permintaan foto dari warga yang ingin berfoto bersamanya. Sambutan hangat ini menunjukkan bahwa Risma diterima luas oleh masyarakat Jawa Timur, yang berharap sosok pemimpin seperti dirinya dapat memajukan daerah mereka.
    Kehadiran Risma di Trawas, juga semakin menguatkan harapan masyarakat akan seorang pemimpin yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat, dan berkomitmen untuk membawa kemajuan bagi Jawa Timur.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Keriuhan Pengunjung dan Pedagang Kawasan Wisata Trawas Saat Didatangi Risma

    Keriuhan Pengunjung dan Pedagang Kawasan Wisata Trawas Saat Didatangi Risma

    Jakarta

    Kehadiran Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini, di deretan lapak penjual oleh-oleh sepanjang jalan kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto, disambut keriuhan para pedagang dan pengunjung. Para pedagang di sepanjang deretan stand oleh-oleh tersebut langsung mengenali Risma dan tak sungkan memanggil dengan sebutan akrabnya.

    Seorang pedagang tape, Bu Inggar, bahkan spontan mengungkapkan rasa hormat dan kekagumannya terhadap Risma.

    “Saya tahu Bu Risma sejak beliau menjadi Wali Kota Surabaya. Bu Risma itu orang baik dan dermawan. Semoga beliau bisa memimpin Jawa Timur. Jadi tidak hanya Surabaya saja yang bisa merasakan dampak positif dari kepemimpinannya,” ungkapnya, Kamis (14/11/2024).

    Kehadiran Wali Kota Surabaya 2 periode lalu itu juga menarik perhatian para pengunjung yang sedang berbelanja oleh-oleh di kawasan wisata Kabupaten Mojokerto tersebut.

    Fajar, seorang pria asal Gresik yang sedang dalam perjalanan dan kebetulan melintas di kawasan Trawas, langsung menepikan kendaraan ketika melihat sosok Bu Risma dari kejauhan. Dia pun segera mendekat untuk meminta foto bersama.

    “Saya ngefans Bu Risma sejak dulu. Saya suka sekali dengan gaya kepemimpinan beliau yang disiplin, baik saat memimpin Surabaya maupun ketika beliau bertugas sebagai Menteri Sosial,” ungkap Fajar dengan penuh semangat.

    Menurut Koko, bertemu langsung dengan sosok yang ia kagumi memberikan kesan mendalam yang sulit ia lupakan.

    “Senang sekali bisa bertemu langsung dan sedekat ini dengan Bu Risma. Saya sering mendengar tentang ketegasan beliau dalam memimpin. Jadi ketika melihat langsung Bu Risma di sini, rasanya benar-benar membanggakan,” terang Koko dengan wajah sumringah.

    Dia bahkan menyempatkan diri berbincang dengan para pedagang, mendengarkan keluh kesah dan harapan mereka terhadap perekonomian Jawa Timur ke depan.

    Antusiasme sambutan warga di Trawas menjadi sinyal bahwa sosok Risma diterima luas oleh masyarakat Jawa Timur.

    Kehadiran Risma di sepanjang toko oleh-oleh di kawasan Trawas hari ini menunjukkan harapan masyarakat terhadap sosok pemimpin yang peduli dan berkomitmen membawa kemajuan bagi Jawa Timur, semakin menguat.

    (prf/ega)

  • Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Popularitas Luluk, Khofifah, dan Risma Disorot

    Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Popularitas Luluk, Khofifah, dan Risma Disorot

    TRIBUNJATIM.COM – Inilah hasil survei Pilgub Jatim 2024 terbaru. 

    Untuk diketahui, tiga srikandi Jawa Timur (Jatim) akan berebut kursi Gubernur pada pemungutan suara atau coblosan Pilgub Jatim 2024 yang dijadwalkan digelar pada Rabu, 27 November 2024.

    Paslon nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. 

    Nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. 

    Nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.

    Jelang coblosan, beberapa lembaga merilis hasil survei Pilgub Jatim 2024. 

    Terbaru, LSI Denny JA menyebut Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak unggul telak atas paslon lain.

    Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 27 Oktober-3 November 2024 dengan menggunakan metodologi multistage random sampling melalui wawancara tatap muka kepada 1.000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen.

    Peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fakri Fauzan dalam keterangannya, Selasa (12/11/2024).

    Fadhli membeberkan survei menggunakan simulasi kertas suara, elektabilitas paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (Luman) di angka 2,1 persen.

    Kemudian paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di angka 67,0 persen. 

    Sementara paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) di angka 19,1 persen.

    Suara yang tidak sah sebesar 0,6 persen dan belum memutuskan/merahasiakan pilihannya sebesar 11,2 persen.

    Fadhli membeberkan sejumlah faktor yang membuat Khofifah-Emil unggul jauh atas paslon lain.

  • Eksplorasi Potensi Gen Z, Risma akan Gandeng Bakorwil Se-Jatim 
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Eksplorasi Potensi Gen Z, Risma akan Gandeng Bakorwil Se-Jatim Regional 9 November 2024

    Eksplorasi Potensi Gen Z, Risma akan Gandeng Bakorwil Se-Jatim
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Calon Gubernur (Cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur (
    Jatim
    ) Tri Rismaharini akan menggandeng Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) untuk mengeksplorasi potensi generasi Z atau
    gen Z
    se-Jatim.
    Hal tersebut
    Risma
    sampaikan saat menjadi pembicara di acara “Emakkuh Pahlawankuh Talkshow bareng Bu Risma” di Petungwulung, Petungasri, Pandaan, Jatim, Jumat (8/11/2024).
    “Nanti di Bakorwil kami beri ruang bagi gen Z untuk bereksperimen. Kalian nanti saya siapkan wadah khusus seperti di Jalan Tunjungan sebagai tempat jualan 24 jam,” ujar Risma dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (9/11/2024).
    Risma menambahkan, generasi yang lahir antara tahun 1997-2012 itu adalah generasi ajaib karena punya segudang potensi. Sayangnya, hal itu kadang tak disadari oleh orang sekitar mereka.
    “Jadi, kita enggak bisa lihat orang dari kovernya saja. Sebetulnya, ruang itulah yang harus diberikan kepada siapa saja,” tutur Risma.
    Risma pun mencontohkan pengalamannya saat menangani anak gen Z yang dianggap ‘nakal’. Kala itu, ada anak yang datang dan bercerita kepadanya kalau dia tak disukai karena sering
    ngebut.
    Mendengar itu, Risma justru senang. Ia langsung membuatkan sirkuit untuk anak-anak yang suka berkendara dengan cepat agar mereka bisa menjadi pembalap mancanegara.
    “Jadi, saya buatkan sirkuit kurang lebih Rp 9 miliar dan anak ini sekarang jadi salah satu pembalap yang sudah keliling eropa,” kata Risma.
    Hal itu menunjukan bahwa gen Z sebetulnya bisa berkembang asal ada yang mengarahkan.
    Berdasarkan pengalaman tersebut, Risma pun berpesan pada seluruh gen Z agar tidak takut mencoba.
    Menurutnya, keberhasilan sudah ada di sekitar mereka. Hanya saja, mereka perlu lebih peka dan mau mengambil peluang.
    “Tidak ada alasan bagi gen Z untuk menunggu kapan dapat pekerjaan. Semua harus berani mencoba. Bukan tidak mungkin kalau kita berani mencoba. Jangan takut perubahan. Sepanjang tidak merugikan orang, kenapa harus takut? ayo keluarkan semua kemampuan dan ilmu kalian. Jangan takut menjadi berbeda,” ucap Risma.
    Sebagai informasi, acara Emakkuh Pahlawankuh Talkshow bareng Bu Risma juga disertai banyak hiburan.
    Hiburan tersebut, seperti
    live
    pembuatan mural Risma hingga pengelolaan produk makanan dan minuman secara langsung oleh anak muda.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pedagang Sayur-Ikan Pasar Lekok Pasuruan Sampaikan Aspirasi ke Risma

    Pedagang Sayur-Ikan Pasar Lekok Pasuruan Sampaikan Aspirasi ke Risma

    Jakarta

    Calon gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini menyambangi Pasar Lekok Kabupaten Pasuruan. Melihat kedatangan Risma, sejumlah pedagang mulai dari penjual sayur hingga ikan menyampaikan harapan dan aspirasi mereka.

    Salah satunya Satuk. Penjual sayur dan petis yang dagangannya diborong Risma. Ia mengaku baru mengetahui Risma mencalonkan diri sebagai gubernur setelah berbincang dengan Risma.

    “Kaget saya, baru tahu bu Risma nyalonkan diri jadi gubernur,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/11/2024).

    Mengetahui hal tersebut, Satuk pun berharap Risma mampu membantu pedagang seperti dirinya.

    “Tadi petis sama pisangnya diborong bu Risma, alhamdulillah saya senang banget bisa ketemu bu Risma,” ungkapnya.

    Hal serupa disampaikan Surati, pedagang ikan yang dagangannya juga diborong Risma. Ia berharap Risma dapat menggeliatkan kembali ekonomi Pasar Lekok yang mulai lesu.

    Selain itu dia juga berharap Risma-Gus Hans betul-betul memerhatikan persoalan pedagang yang kesulitan modal.

    “Sekarang itu beli talenan buat dagang ayam aja sulit, semuanya serba sulit, semoga bu Risma dan Gus Hans bisa nemu jalan keluar buat kami,” pungkasnya.

    (akd/akd)

  • Risma siapkan program kewirausahaan sosial atasi kemiskinan di Jatim

    Risma siapkan program kewirausahaan sosial atasi kemiskinan di Jatim

    Cagub Jatim Tri Rismaharini saat melakukan konsolidasi internal partai di Kabupaten Lumajang, Selasa (5/11/2024) petang. (ANTARA/HO-Humas PDI Perjuangan)

    Risma siapkan program kewirausahaan sosial atasi kemiskinan di Jatim
    Dalam Negeri   
    Calista Aziza   
    Rabu, 06 November 2024 – 06:37 WIB

    Elshinta.com – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini mengatakan pihaknya komitmen untuk menyiapkan program kewirausahaan sosial untuk mengatasi kemiskinan dan sebagai solusi peningkatan ekonomi masyarakat di Jawa Timur.

    “Saya menekankan pentingnya pemberdayaan melalui pemanfaatan hasil pertanian dan perikanan secara optimal, sehingga kami dorong petani dan nelayan tidak hanya menjual hasil mentah,” katanya dalam agenda rangkaian safari politik dan konsolidasi internal partai di Kabupaten Lumajang, Selasa (5/11) petang.

    Mantan Menteri Sosial itu, mengatakan bahwa program kewirausahaan sosial yang digagasnya tidak sekadar membantu masyarakat menjual hasil panen atau tangkapan ikan, melainkan juga mengolahnya agar memiliki nilai tambah dan daya simpan lebih lama.

    “Contohnya, jagung yang harganya anjlok bisa diolah menjadi produk turunan seperti minyak goreng, sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi. Begitu juga dengan ikan, sebagian bisa langsung dijual, tapi sebagian lagi kita olah menjadi produk dengan daya tahan lebih lama,” katanya.

    Dengan konsep itu, ujar dia, masyarakat diharapkan mampu mandiri secara ekonomi dan tidak bergantung pada fluktuasi harga komoditas, sehingga langkah itu penting untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat di berbagai sektor, khususnya bagi petani dan nelayan yang selama ini kerap mengalami kesulitan ketika harga produk mereka menurun drastis.

    “Dari sana kami ingin membuktikan bahwa masyarakat bisa berinovasi dan menghasilkan nilai tambah dari produk yang mereka miliki,” katanya.

    Dalam upaya mendorong program kewirausahaan sosial itu, perempuan yang pernah menjabat sebagai Wali kota Surabaya dua periode tersebut, memastikan bahwa pemerintah akan hadir dalam setiap tahap, mulai dari pelatihan hingga penyediaan alat yang dibutuhkan.

    “Kami akan memberikan bantuan berupa pelatihan dan alat-alat pendukung, bukan dalam bentuk uang tunai agar bantuan tersebut lebih berkelanjutan dan tidak hanya berakhir pada kebutuhan konsumtif,” ujarnya.

    Risma menilai dengan memberikan akses terhadap peralatan produksi dan pelatihan yang tepat, maka masyarakat akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi yang ada.

    “Saya percaya bahwa kemandirian masyarakat dalam mengolah produk menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi masalah kemiskinan di Jawa Timur,” katanya.

    Pihaknya ingin menumbuhkan optimisme bahwa kemiskinan di Jatim bisa diatasi dengan inovasi dan dukungan konkret dari pemerintah karena hal itu adalah upaya bersama yang memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai pihak.

    “Kami ingin masyarakat Jatim memiliki kemampuan untuk bertahan dan berkembang, meski menghadapi berbagai tantangan. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan agar setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan taraf hidupnya,” katanya.

    Sumber : Antara

  • Pengerukan Kali Semongol sudah capai segmen dua untuk cegah banjir

    Pengerukan Kali Semongol sudah capai segmen dua untuk cegah banjir

    Targetnya akhir tahun ini rampung

    Jakarta (ANTARA) – Pekerjaan pengerukan Kali Semongol di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat sudah memasuki segmen kedua yang bertujuan untuk mencegah banjir di kawasan tersebut.

    Purwanti melanjutkan pengerukan segmen pertama dimulai dari Jalan Kamal Raya sampai dengan Jembatan Risma.

    Kemudian segmen kedua dimulai dari Jembatan Risma sampai dengan Jembatan Menceng. Lalu segmen ketiga dimulai dari Jembatan Menceng sampai ke Kali Ancol.

    Kali Kamal yang sudah mulai dikeruk sejak 2 Mei 2024 itu ditargetkan rampung akhir tahun ini.

    Lebih lanjut Purwanti menyebutkan genangan yang sering terjadi di sekitar Kali Semonhol utamanya diakibatkan debit aliran dari Cisadane melalui ‘Pintu Air 10’ di Tangerang melewati Rawa Bokor menuju Saluran Irigasi dan akibat genangan rob yang terjadi di daerah muara.

    “Jakarta Barat itu kan cekungan dan punya elevasi lebih rendah dari daerah Utara. Nah itu mengakibatkan durasi waktu genangan di Tegal Alur jadi lebih lama surut,” kata Purwanti.

    Selain itu, kata Purwanti, ditambah adanya beberapa penghalang aliran seperti jembatan orang yang melintang sungai, banyak sedimentasi atau pendangkalan, dan elevasi dasar saliran yang tidak beraturan.

    “Sementara penanganan meliputi pembangunan pompa di Kamal dengan kapasitas 30 meter kubik per detik,” kata Purwanti.

    Purwanti berharap dengan kehadiran pompa tersebut lokasi Gang Sadun sampai dengan Jembatan (RW 09) tidak lagi tergenang.

    “Saat ini masih tahap pengerukan kali, tujuannya untuk menurunkan elevasi dasar saluran dan membuat elevasi kali agar lebih beraturan,” ucap Purwanti.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024