Tag: Tri Rismaharini

  • Bakal Bangun Transportasi untuk Warga Desa, Risma: Hanya Butuh Rp 9 Miliar Setahun
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        18 November 2024

    Bakal Bangun Transportasi untuk Warga Desa, Risma: Hanya Butuh Rp 9 Miliar Setahun Surabaya 18 November 2024

    Bakal Bangun Transportasi untuk Warga Desa, Risma: Hanya Butuh Rp 9 Miliar Setahun
    Editor
    KOMPAS.com
    – Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3,
    Tri Rismaharini
    mengatakan, pihaknya akan membangun tanggul untuk mencegah banjir rob di wilayah Jatim.
    Bagian atas tanggul itu, dia menambahkan, nantinya bisa difungsikan untuk akses jalan kendaraan.
    Hal itu disampaikan Risma pada debat ketiga Pilgub Jatim yang digelar malam ini, di Convention Hall Grand City Surabaya, Kota Surabaya, Jatim, pada Senin (18/11/2024).
    “Kami akan membuat transportasi dari Gresik sampai Tuban untuk memecah arus manusia dan arus barang,” kata Risma.
    “Demikian pula untuk Malang Raya, kami akan buat (transportasi) dari Malang Raya sampai Batu sehingga tidak ada kemacetan di pusat Kota Malang,” imbuhnya.
    Risma pun berjanji bila dia bersama Gus Hans terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, mereka akan membangun terowongan jalan dari Tulungagung ke Trenggalek sehingga nantinya dapat ditempuh selama kurang dari 40 menit.
    “Kita harus perhatikan transportasi, terutama bagi warga di pedesaan, di pegunungan, untuk akses mereka ke sekolah, bekerja, kita akan bantu,” ujar Risma.
    “Hanya butuh 9 miliar untuk satu tahun,” ungkapnya.
    Risma pun berjanji akan menyiapkan transportasi berupa kapal multifungsi untuk beroperasi di kepulauan sekitar Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Gresik.
    “Bermanfaat untuk barang, bermanfaat untuk orang, bermanfaat untuk mobilitas, serta bermanfaat untuk rumah sakit,” ucap Risma.
    Debat ketiga
    Pilgub Jatim 2024
    digelar malam ini di Convention Hall Grand City Surabaya, Kota Surabaya, Jatim, pada Senin (18/11/2024) pukul 19.00 WIB.
    Debat ini diikuti oleh tiga pasangan Cagub-Cawagub, yakni Paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, yang diusung PKB.
    Paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, diusung koalisi 15 partai politik, yakni Partai Nasdem, PSI, Demokrat, Gerindra, Golkar, PAN, Perindo, PPP, PKS, PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Gelora, PKN, dan Partai Prima.
    Kemudian Paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), yang diusung PDI-Perjuangan dan Partai Hanura.
    Debat ketiga Pilgub Jatim ini mengusung tema ‘Akselerasi Pembangunan Infrastruktur, Interkoneksitas Kewilayahan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup untuk Mewujudkan Jawa Timur sebagai Episentrum Ekonomi Kawasan Timur Indonesia’.
    Tema besar tersebut dibagi menjadi delapan sub tema, yakni:
    “Para panelis dipilih karena keilmuannya di bidang akademik yang terkait dengan tema. Mereka tidak pernah tercatat sebagai anggota parpol dan tidak tercatat di dalam SK tim Paslon, baik itu gubernur, wakil gubernur, wali kota, maupun bupati,” kata Komisioner KPU Jatim, Nur Salam, Senin (18/11/2024) siang.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Debat Ketiga Pilgub Jatim, Risma-Gus Hans Tak Lewat Pintu Utama 
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        18 November 2024

    Debat Ketiga Pilgub Jatim, Risma-Gus Hans Tak Lewat Pintu Utama Surabaya 18 November 2024

    Debat Ketiga Pilgub Jatim, Risma-Gus Hans Tak Lewat Pintu Utama
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), memilih masuk dari pintu lain saat menghadiri
    debat ketiga
    .
    Berdasarkan pantauan Kompas.com, hanya terlihat beberapa orang yang mengenakan kaus bergambar
    Risma-Gus Hans
    di depan Gedung
    Grand City Convex
    , Surabaya, Senin (18/11/2024).
    Kemudian, Risma yang mengenakan pakaian serba merah terlihat tidak masuk menggunakan pintu utama. Akan tetapi, dia memutuskan untuk melalui akses lain yang ada di sisi kiri.
    Selain itu, Risma juga tampak langsung menuju ke ruangan debat dengan menggunakan eskalator. Lalu, dia diikuti oleh rombongannya dari belakang.
    Sedangkan, Gus Hans yang memakai kemeja berwarna cokelat terlihat menaiki mobil berbeda dengan Risma. Akan tetapi, dia juga tidak masuk melalui pintu utama.
    Tak diketahui pasti alasan Risma dan Gus Hans tak lewat pintu utama. 
    Gus Hans hanya menyampaikan tak ada masalah dengan persiapan debat. 
    “(Persiapan debat) alhamdulillah tidak ada masalah,” kata Gus Hans ketika berada di depan Gedung Grand City Convex, Surabaya, Senin (18/11/2024).
    Gus Hans mengatakan, dirinya dan Risma sudah berkeliling ke daerah di Jatim menjelang debat tersebut.
    Hal itu untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan panelis.
    “Karena kita setiap hari turun di lapangan, jadi sudah banyak masalah yang jadi jawaban dari pertanyaan, mudah-mudahan. Saya ya ini bawa contekan, supaya apa yang saya omongkan biar terarah saja,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ibunda Almarhum Dokter Aulia Menangis dalam Rapat di Komisi III DPR

    Ibunda Almarhum Dokter Aulia Menangis dalam Rapat di Komisi III DPR

    Jakarta, Beritasatu.com – Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan kuasa hukum almarhumah dokter Aulia Risma Lestari mengenai dugaan tindak pidana perundungan dan pemerasan pada peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip).

    Ibunda dokter Aulia, Nuzmatun Malinah, turut hadir dalam RDPU tersebut. Ia menceritakan rasa sedihnya kehilangan sang anak dan juga suami.

    Menurutnya kehilangan anak dan juga suami itu disebabkan sistem pendidikan yang tidak jelas.

    “Mau bagaimana nanti ada korban-korban lagi? Saya sudah cukup saya dan suami saya, dua nyawa. Model pendidikan macam apa, ya Allah,” kata Nuzmatun Malinah sambil menangis di ruang rapat Komisi III DPR, pada Senin (18/11/2024).

    Nuzmatun juga menyebut, seharunya, anaknya mendapatkan ilmu untuk masyarakat yang lebih luas, tetapi malah mendapatkan siksaan. Nuzmatun kemudian meminta agar Komisi III membantunya.

    “Harusnya anak saya sekolah dapat ilmu untuk masyarakat yang lebih luas, tetapi apa perlakuannya? Bukan mendapat ilmu malah disiksa,” ujarnya.

    Seperti diketahui, dokter Aulia Risma ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya. Ia merupakan dokter RSUD Kardinah Tegal yang juga mahasiswa PPDS program studi anestesia FK Undip. Ia ditemukan meninggal dunia pada Senin (12/8/2024) diduga karena bunuh diri.

    Kasus perundungan yang dialami oleh dokter Aulia Risma selama menjalani pendidikan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kemudian menghentikan PPDS program studi anestesia di RSUP Dr Kariadi Semarang tempat korban menempuh pendidikan.

    Tak terima dengan kasus yang dialami sang buah hati, ibunda dokter Aulia Risma yakni Nuzmatun Malinah akhirnya memolisikan sejumlah senior korban ke Polda Jawa Tengah terkait pemerasan, pengancaman hingga intimidasi. Pihak keluarga membawa bukti chat, hingga rekening korban.

  • 3
                    
                        Menangis di DPR, Ibunda Dokter Aulia: Anak Saya Bukan Dapat Ilmu Malah Disiksa
                        Nasional

    3 Menangis di DPR, Ibunda Dokter Aulia: Anak Saya Bukan Dapat Ilmu Malah Disiksa Nasional

    Menangis di DPR, Ibunda Dokter Aulia: Anak Saya Bukan Dapat Ilmu Malah Disiksa
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Tangis ibu almarhum
    dokter Aulia Risma
    Lestari, Nuzmatun Malinah, pecah saat mengadukan proses penanganan kasus
    perundungan
    hingga pemerasan yang menimpa anaknya ke
    Komisi III DPR
    RI, Senin (18/11/2024).
    Dokter Aulia adalah peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)
    Universitas Diponegoro
    (Undip) yang meninggal dunia diduga karena bunuh diri akibat perundungan yang dialaminya selama menjalani masa studi.
    Dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) tersebut, Nuzmatun mengungkapkan kesedihannya kehilangan anak dan juga suami dalam kurun waktu yang berdekatan.
    “Saya minta tolong bapak ibu selaku wakil-wakil saya. Saya sudah kehilangan anak yang luar biasa. Tidak cuma itu, bapaknya juga begitu selesai pemakaman dirawat rumah sakit. Kami sudah berusaha tapi akhirnya menyusul juga,” ujarnya di ruang rapat, Senin.
    Nuzmatun bercerita bahwa Aulia tetap bersemangat menyelesaikan pendidikan meski tengah sakit. Menurut dia, Aulia sempat mengeluh sakit pada bulan Juni lalu.
    “Saat itu, saya sudah bilang, ‘Udah pulang saja, enggak usah diteruskan,’ tetapi anak saya bilang, ‘Saya mau menyelesaikan, saya mau berobat,’” kata Nuzmatun sambil terisak.
    Nuzmatun kemudian mengungkapkan bahwa Aulia juga menjalani operasi pada Juli 2024. Setelahnya, Aulia kembali beraktivitas sampai akhirnya harus dirawat lagi di RS pada 1 Agustus.
    Pada Senin, 12 Agustus 2024, lanjut Nuzmatun, Aulia ditemukan meninggal dunia di kosnya di Semarang. Sebelum itu, Nuzmatun menyebutkan bahwa putrinya menghadapi beban tugas yang berat, bahkan sempat menyuntikkan obat untuk meredakan rasa sakit.
    “Di hari itu, anak saya menghadapi tugas yang luar biasa berat. Dia ingin menjalankan tugasnya dengan baik. Akhirnya dia menyuntikkan obat untuk mengurangi sakitnya. Tapi akhirnya, Allah mengambil anak saya,” tutur Nuzmatun sambil menangis.
    Dalam kesempatan itu, Nuzmatun pun mempertanyakan sistem pendidikan yang dijalani anaknya. Sebab, Aulia seharusnya mendapatkan ilmu dan pengalaman, bukan justru menghadapi penderitaan yang berujung kematian.
    “Pendidikan macam apa ini, Bapak? Ya Allah. Harusnya anak saya sekolah untuk mendapatkan ilmu, tapi bukan mendapatkan ilmu malah disiksa. Saya minta tolong dibantu bapak ibu selaku wakil saya,” pinta Nuzmatun kepada para anggota dewan.
    Merespon hal itu, Ketua Komisi III DPR RI
    Habiburokhman
    menyampaikan belasungkawa kepada Nuzmatun. Dia berjanji akan menindaklanjuti kasus ini dan memastikan oknum yang terlibat bertanggung jawab secara hukum.
    “Kami turut berduka cita dan turut bersimpati juga ibu. Insya Allah oknum-oknum yang bertanggung jawab kita pasti bertanggung jawab secara hukum,” ujar Habiburokhman.
    Selain itu, Habiburokhman juga berjanji akan mendorong perbaikan sistem pendidikan, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
    “Dan sistem pendidikannya kita dorong untuk bersama-sama diperbaiki. Yang tabah ya bu. Kita mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” kata politikus Partai Gerindra itu.
    Sebelumnya diberitakan, Aulia merupakan mahasiswa PPDS prodi anestesi Universitas Diponegoro yang ditemukan meninggal pada Senin (12/8/2024) di kamar kosnya.
    Buntutnya, Kemenkes menghentikan PPDS Prodi anestesi di RSUP Dr Kariadi Semarang setelah ditemukan adanya dugaan perundungan di tempat studi almarhumah itu.
    Kendati demikian, Undip membantah terjadinya perundungan terhadap mahasiswinya itu.
    Belakangan, ibu korban Nuzmatun Malinah, adik kandung korban Nadia, dan pengacaranya melaporkan sejumlah senior PPDS Anestesi Undip ke Polda Jawa Tengah pada Rabu (4/9/2024).
    Mereka dilaporkan terkait pemerasan, pengancaman hingga intimidasi terhadap korban. Pihak keluarga membawa bukti chat, hingga rekening korban.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Penganugerahan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Tumbuhkan Generasi Peduli Bumi 

    Penganugerahan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Tumbuhkan Generasi Peduli Bumi 

    TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Pemerintah Kabupaten Tegal kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan hidup melalui Penganugerahan Duta Lingkungan Hidup 2024, berlokasi di Pendopo Amangkurat beberapa waktu lalu.

    Acara tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan yang bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda.

    Dalam sambutannya, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal Joko Kurnianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. 

    “Generasi muda yang cinta terhadap lingkungan dapat menjadi pionir dan tulang punggung dalam menggerakkan masyarakat melakukan kegiatan pelestarian, perlindungan dan pengelolaan lingkungan,” ungkap Joko Kurnianto, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (18/11/2024). 

    Joko Kurnianto menerangkan, kegiatan Pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2024 telah memasuki tahun keenam penyelenggaraannya. 

    Tahun ini, tema yang diusung adalah Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan. 

    Tema tersebut mencerminkan komitmen Kabupaten Tegal dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan global, seperti perubahan iklim, polusi, dan kerusakan ekosistem.

    Dipaparkan, saat ini Kabupaten Tegal menghasilkan sampah sekitar 670,38 ton per hari, namun hanya 34 persen yang dikelola di TPA Penujah. 

    Sedangkan sekitar 417,52 ton per hari atau 62 persen masih bocor ke lingkungan. 

    Untuk mengatasinya, Joko mendorong pendirian bank sampah di setiap desa dan kelurahan, serta menggalakkan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

    “Pemkab Tegal terus berkomitmen mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Sesuai visi masyarakat Kabupaten Tegal yang telah disepakati bersama yaitu Menuju Kabupaten Tegal Bersih, Berbudaya, dan Menakjubkan,” terang Joko. 

    Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Muchtar Mawardi menuturkan, kegiatan Gelar Duta Lingkungan Hidup bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda tentang lingkungan, memupuk kemampuan analisis, serta mendorong kreativitas dalam menghadapi isu lingkungan.

    Adapun Gelar Duta Lingkungan Hidup 2024 berhasil diraih oleh Nadia Aqela Putri sebagai juara pertama, diikuti Ailsa Rahmawati di posisi kedua, dan Winda Alia Safira di posisi ketiga. 

    Gelar juara harapan diberikan kepada Tria Syifa Indah Nurani.

    Selain itu, kategori lomba video favorit yang menjadi bagian dari acara ini turut diumumkan. 

    “Juara pertama diraih oleh Akbar Abdilah Nur. Sementara juara kedua diraih oleh Alfah Risma Ul Sifa, dan juara ketiga diraih oleh Azka Nazan Maulana. Gelar juara harapan kategori ini diberikan kepada Endi Zahratul Zitha,” tutup Muchtar. (dta) 

  • Isu Politik Terkini: Debat Pilkada Jakarta 2024 hingga Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan di Ambang Kemenangan

    Isu Politik Terkini: Debat Pilkada Jakarta 2024 hingga Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan di Ambang Kemenangan

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah isu politik terkini menjadi perhatian publik, Minggu (17/11/2024). Debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 menjadi sorotan utama, diikuti oleh perkembangan politik di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

    Berikut lima berita politik yang paling menarik perhatian pembaca.

    1. Debat Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung Sentil Ridwan Kamil yang Pamer Jadi Kurator IKN
    Debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 memanas ketika calon gubernur nomor urut 3, Pramono Anung, menyindir calon nomor urut 1, Ridwan Kamil, soal pemindahan Balai Kota Jakarta ke Jakarta Utara. Pramono menyebut rencana tersebut hanya sekadar “imajinasi,” mengacu pada gagasan Ridwan saat menjadi gubernur Jawa Barat untuk memindahkan pusat pemerintahan ke Tegalluar.

    Ridwan Kamil menanggapi dengan menyebut dirinya berperan sebagai kurator IKN. Namun, Pramono membalas bahwa keterlibatannya dalam IKN lebih mendalam, dimulai sejak survei lokasi bersama Presiden Joko Widodo. Pramono menegaskan, solusi untuk Jakarta harus berupa tindakan nyata, bukan sekadar konsep atau wacana.

    2. Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Unggul di Pilgub Jabar, Tetap Fokus pada Aspirasi Masyarakat
    Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, menunjukkan elektabilitas tertinggi menjelang Pilgub Jabar 2024. Meski demikian, pasangan ini tetap rendah hati, mengusung strategi mendekatkan diri kepada masyarakat melalui program berbasis aspirasi.

    Dedi menyebut, seperti dalam pertandingan sepak bola, kemenangan tidak dapat diraih hanya dengan unggul di awal. Pasangan ini bertekad menjaga momentum hingga hari pemungutan suara. Debat ketiga Pilgub Jabar dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bogor pada 23 November 2024.

    3. 1.500 Pasukan “Samurai Biru” Gerindra Siap Menangkan Luthfi-Taj Yasin di Jateng
    Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, mendapatkan dukungan penuh dari 1.500 kader Partai Gerindra, yang disebut “Pasukan Samurai Biru.” Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, melatih ribuan saksi TPS untuk memastikan kemenangan pasangan ini dalam Pilkada Jateng 2024.

    Sudaryono menegaskan, para saksi tidak hanya bertugas di TPS, tetapi juga harus aktif menggalang suara di masyarakat, termasuk melakukan pemetaan pemilih di lingkungannya.

    4. Debat Pamungkas Pilgub Jatim 2024 Usung Tema Infrastruktur dan Lingkungan
    Debat ketiga Pilgub Jawa Timur 2024 akan digelar pada Senin (18/11/2024) di Grand City Surabaya. Tema debat kali ini adalah “Akselerasi Infrastruktur dan Lingkungan Hidup untuk Mewujudkan Jawa Timur sebagai Episentrum Ekonomi Kawasan Timur Indonesia.”

    Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur akan tampil, yaitu Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (nomor urut 1), Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak (nomor urut 2), dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) (nomor urut 3).

    5. Pramono Anung: Kerja Nyata untuk Jakarta, Bukan Sekadar Janji
    Pramono Anung kembali menekankan komitmennya untuk membawa perubahan nyata bagi Jakarta. Bersama calon wakil gubernur Rano Karno, ia berjanji melanjutkan program-program baik dari kepemimpinan sebelumnya, seperti era Anies Baswedan dan Ahok.

    Menurut Pramono, perbaikan Jakarta memerlukan proses berkelanjutan, bukan sekadar janji kampanye. Ia mengajak seluruh pihak untuk fokus pada kerja nyata demi kemajuan ibu kota.

  • Jalan Sehat Warga Surabaya Bersama Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Cak Awi: Wis Wayah’e Resik-resik Jawa Timur
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        17 November 2024

    Jalan Sehat Warga Surabaya Bersama Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Cak Awi: Wis Wayah’e Resik-resik Jawa Timur Nasional 17 November 2024

    Jalan Sehat Warga Surabaya Bersama Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji, Cak Awi: Wis Wayah’e Resik-resik Jawa Timur
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Ribuan warga mengikuti jalan sehat bersama pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur Tri Rismaharini (Risma) dan Gus Hans serta pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya
    Eri Cahyadi
    dan Armuji di Kawasan Gelora 10 November Tambaksari, Minggu (17/11/2024).
    Kemeriahan semakin terasa ketika Risma dan Gus Hans naik panggung menyapa warga sembari memandu yel-yel. Tak kalah menarik, Eri dan Armuji menghibur peserta dengan tampil duet menyanyikan beberapa lagu diiringi pengamen jalanan.
    “Selamat pagi warga Surabaya! Hari ini kita kedatangan tamu istimewa, emaknya Surabaya, Bu Risma. Beliau hadir untuk mengingatkan kita semua agar pada 27 November nanti jangan lupa coblos nomor 3, Risma-Gus Hans.
    Wis wayah’e resik-resik
    Jawa Timur. Dan tentu, coblos nomor 1 untuk Eri Cahyadi-Armuji,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (17/11/2024).
    Politisi yang lekat dengan sapaan Cak Awi ini menekankan pentingnya dukungan penuh warga Surabaya untuk pasangan yang diusung PDI Perjuangan (
    PDIP
    ). Menurutnya, kemenangan Risma-Gus Hans dan Eri-Armuji akan membawa dampak besar bagi kemajuan Surabaya dan Jawa Timur.
    “Melalui acara ini, kami tunjukkan tekad bersama untuk mendukung pemimpin yang peduli pada rakyat. Tujuannya, demi mewujudkan Surabaya dan Jawa Timur yang lebih baik,” ujar Adi.
    Di hadapan ribuan warga, Eri Cahyadi juga mengajak semua pihak menjaga kebersamaan dan gotong royong. Ia menegaskan bahwa selain berolahraga, acara jalan sehat ini juga menjadi simbol persatuan.
    “Ini adalah momen untuk memperkuat silaturahmi. Jangan lupa, gunakan hak pilih kita pada 27 November nanti. Masa depan Surabaya dan Jawa Timur ada di tangan kita semua,” tegas Eri.
    Sebagai calon tunggal dalam Pilkada Kota Surabaya, Eri menekankan pentingnya partisipasi warga dalam menentukan masa depan kota. Ia berharap, suara warga Surabaya dapat menjadi penentu dalam upaya menciptakan pemerintahan yang lebih baik.
    Sementara itu, Tri Rismaharini yang akrab disapa Bu Risma turut menyampaikan pesan kepada warga. Ia mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk memastikan perubahan nyata, termasuk dalam bidang pendidikan. Ia memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan gratis di Jawa Timur.
    “Ingin sekolah SMA dan SMK gratis? Coblos nomor 3,” tandas Risma.
    Selain hiburan, acara jalan sehat itu merupakan momentum untuk memperkuat solidaritas warga dalam menyambut pilkada serentak.
    Semangat yang ditunjukkan ribuan peserta mencerminkan dukungan besar bagi pasangan Risma dan Gus Hans serta Eri dan Armuji. Kedua pasangan dari PDIP ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Surabaya dan Jawa Timur.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tak Perlu Tunggu Jadi Gubernur, Risma Siap Latih Nelayan Jawa Timur Olah Ikan Pascapanen
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        16 November 2024

    Tak Perlu Tunggu Jadi Gubernur, Risma Siap Latih Nelayan Jawa Timur Olah Ikan Pascapanen Regional 16 November 2024

    Tak Perlu Tunggu Jadi Gubernur, Risma Siap Latih Nelayan Jawa Timur Olah Ikan Pascapanen
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com –
    Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3
    Tri Rismaharini
    menawarkan program
    pelatihan
    kepada para nelayan untuk mengolah hasil tangkapan ikan
    pascapanen
    .
    Dengan begitu, nelayan tidak hanya bergantung pada penjualan ikan mentah dan dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapannya.
    Hal tersebut Risma sampaikan saat bertemu langsung dengan nelayan di Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jatim, Sabtu (16/11/2024).
    “Sayang kalau ikan hasil tangkapan kedaluwarsa atau terbuang. Nantinya, dengan pelatihan, ikan bisa diolah menjadi pakan ternak atau produk seperti bakso, nuget, dan abon,” kata Risma dalam rilis pers Kompas.com, Sabtu.
    Risma menjelaskan, pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, khususnya di Jatim. Menurutnya, mengolah ikan dapat melipatgandakan nilai jual hingga lima kali lipat.
    “Kalau bisa diolah, harganya akan lebih mahal. Itu yang ingin saya ajarkan,” tutur mantan Menteri Sosial Republik Indonesia itu.
    Selain itu, Risma juga menyatakan bahwa pelaksanaan pelatihan tersebut tidak perlu menunggu dirinya terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur. Risma mengatakan, akan memberikan pelatihan secepatnya dengan menggunakan biaya pribadi.
    “Tidak usah menunggu jadi gubernur, saya akan mengajari bapak ibu cara mengolah ikan. Kalau bapak ibu berkenan nanti saya datangkan pelatih,
    nggih.
    Kalau berkenan kami akan berkonsentrasi untuk pengelolaan pascapanen ikan,” katanya.
    Ia pun berjanji akan memberikan alat pengolahan ikan secara gratis setelah pelatihan usai.
    “Hal yang utama agar pendapatan dan kesejahteraan bapak ibu lebih cepat tercapai. Ibu-ibu mau
    ndak
    dilatih?” tanya Risma.
    Antusiasme nelayan dan ibu-ibu pun terlihat saat mereka menyambut rencana Risma. Mereka mengaku bersedia mengikuti pelatihan.
    “Mau, Bu!” kata nelayan yang hadir.
    Pada dialog tersebut, Risma juga mendengar keluhan nelayan setempat, salah satunya nelayan di Sendangbiru, Rozi. Ia mengeluhkan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dirasa cukup memberatkan dan tidak berpihak pada nelayan kecil serta proses perizinan yang rumit.
    “Kami harus membayar retribusi, mengurus perizinan yang ribet. Padahal, modal awal untuk berlayar saja masih harus berutang,” kata Rozi.
    Menanggapi hal itu, Risma mengatakan bahwa ia telah merancang program untuk mengatasi persoalan tersebut.
    “PNBP itu seharusnya tidak memberatkan nelayan. Kalau menyulitkan, biar pemerintah provinsi atau pusat yang menyelesaikan. Bapak ibu tidak usah bayar,” tegas Risma.
    Risma juga berpendapat bahwa perizinan seharusnya cukup diurus sekali, tidak berkali-kali.
    “Saya akan pelajari dan evaluasi agar lebih mudah bagi bapak ibu,” ujarnya.
    Risma menjelaskan, program-programnya tersebut dirancang berdasarkan aspirasi yang diterima dari masyarakat pesisir selama ia berkampanye.
    “Saya ingin petani dan nelayan di Jawa Timur hidup lebih baik. Untuk itu, program ini saya susun agar tepat sasaran,” ungkapnya.
    Risma berharap, dengan pelatihan dan kemudahan akses yang ditawarkan jika terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2025-2030, nelayan di Jatim dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka secara signifikan. Sebab, kesejahteraan nelayan adalah prioritasnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sapa Warga Ngajum Malang, Risma Kampanyekan Program Pahlawan Ekonomi, Ajak Warga Wirausaha

    Sapa Warga Ngajum Malang, Risma Kampanyekan Program Pahlawan Ekonomi, Ajak Warga Wirausaha

    TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur Tri Rismaharini mengatakan, bahwa program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) terbukti bisa mengangkat perekonomian warga, dan juga membuka lapangan pekerjaan secara mandiri.

    Dia mencontohkan salah satunya, yakni seorang warga Surabaya penjual pecel semanggi Suroboyo, setelah mengikuti program Pahlawan Ekonomi Nusantara, akhirnya bisa membeli mobil mewah.

    “Saat saya wali kota, program PENA bisa mengurangi persentase kemiskinan di Surabaya cukup besar. Salah satunya ada penjual pecel semanggi yang akhirnya bisa miliki mobil mewah,” beber Risma.

    Hal itu dia ungkapkan saat menyapa dan memberi motivasi kepada warga Dusun Jatisari, Desa Ngajum, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Sabtu (16/11/2024).

    Cagub Jatim nomor urut 3 itu mengajak warga Ngajum berwirausaha ala program Pahlawan Ekonomi. Menurut Risma, Dusun Jatisari memiliki potensi wisata yang bisa mendongkrak perekonomian rakyat desa. 

    Bahkan nantinya, wisata di Ngajum bisa mendunia. “Di sini bisa dibuka nantinya wisata petik buah-buahan, nanti ada yang jualan, terus yang anak-anak muda saya beri pelatihan bahasa Inggris, agar nanti bisa menghadapi turis dari luar negeri,” terangnya.

    Ajakan wirausaha dia sampaikan setelah mendengar warga setempat punya keinginan tinggi untuk menjadi tenaga kerja migran ke luar negeri.

    Tingginya keinginan tersebut memunculkan permasalahan baru di Dusun Jatisari, karena semakin banyak orang yang menjadi pekerja imigran, semakin bertambah pula anak yang ditinggalkan orang tuanya bekerja.

    Banyaknya TKI dari warga Ngajum, membuat anak-anak di Dusun Jatisari ditinggal orang tuanya, sehingga mereka hanya dirawat kakek-neneknya bahkan para tetangganya.

    “Maka itu, perekonomian warga di sini harus maju, agar warga tak menginginkan untuk berangkat ke luar negeri,” jelas Risma.

    Di tengah-tengah dialog, Risma dikagetkan oleh seorang ibu bernama Meri. Meri mengatakan kepada Risma, jika dirinya adalah salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang.

    Dalam kesempatan ini, Meri menyampaikan terima kasih kepada Risma, atas bantuan yang diterimanya, kala Risma menjabat sebagai Menteri Sosial. 

    Dia mengucapkan terima kasih sambil menangis terharu dan langsung dipeluk oleh Risma. “Itu sudah tugas saya,” ucap Risma, lirih. 

  • Unggul di Hasil Survey Litbang Kompas, Khofifah Ingatkan Pendukung Tetap Kerja Keras Lahir Batin

    Unggul di Hasil Survey Litbang Kompas, Khofifah Ingatkan Pendukung Tetap Kerja Keras Lahir Batin

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa menyambut optimistis hasil survei Litbang Kompas terkait elektabilitas paslon di Pilgub Jatim 2024 yang dirilis pada Jumat (15/11/2024). 

    Dalam hasil survei Litbang Kompas tersebut, pasangan Khofifah-Emil menduduki posisi tertinggi dibandingkan dua paslon lain dengan angka elektabilitas 52,5 persen.

    Kemudian di urutan kedua ada pasangan Risma-Gus Hans dengan elektabilitas sebesar 20,9 persen. 

    Sedangkan Luluk-Lukman mendapatkan elektabilitas 3,8 persen.

    Selain itu, ada sebanyak 22,8 persen responden yang tidak tahu atau belum menentukan pilihan. 

    “Intinya tetap menyampaikan pada seluruh relawan maupun pendukung untuk tetap waspada, kerja keras lahir batin,” ujar Khofifah. 

    Sejauh ini, dalam kampanyenya, ia juga tak kenal lelah untuk terus mengajak relawan turun ke bawah mengajak masyarakat untuk bersama-sama turun ke TPS menyalurkan hak pilih dan mencoblos nomor urut 2.

    Tidak hanya itu, sebelumnya Khofifah menjelaskan, saat ini tim pemenangan Khofifah-Emil dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota terus melakukan kerja-kerja memaksimalkan pemenangan. 

    Pihaknya tidak mematok target angka kemenangan, melainkan target yang ingin dicapai adalah menang maksimal dan signifikan di semua wilayah. 

    “Dan yang tidak lupa saksi di semua lini kita terus matangkan. Semangatnya adalah untuk mengawal suara rakyat dan mengawal kemenangan warga masyarakat Jawa Timur,” tegas Khofifah. 

    Survei Litbang Kompas Pilgub Jatim 2024 diketahui dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 2-7 November 2024. 

    Survei dilakukan pada sebanyak 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jawa Timur.

    Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan toleransi kesalahan atau margin of error lebih kurang 3,46 persen.