Tag: Tri Rismaharini

  • Profil 3 Calon Gubernur Jawa Timur dan Wakilnya, Srikandi Menuju Jalan Pahlawan

    Profil 3 Calon Gubernur Jawa Timur dan Wakilnya, Srikandi Menuju Jalan Pahlawan

    Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) menetapkan 3 pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Jatim yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans, dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.

    Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2024 diwarnai persaingan para Srikandi menuju kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Surabaya.

    KPU Jatim telah menetapkan nomor urut pasangan calon (paslon) cagub-cawagub Jatim di Pilkada 2024.

    Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak nomor urut 2, dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans nomor urut 3.

    Berikut profil lengkap calon gubernur Jawa Timur dan wakilnya:

    1. Profil Luluk Nur Hamidah

    Luluk Nur Hamidah adalah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diusung menjadi Cagub Jatim.

    Perempuan kelahiran Jombang, 25 Juni 1971 ini baru kali pertama mengikuti kontestasi Pilkada.

    Meski demikian, di bidang politik Luluk sempat menjadi anggota Komisi VI DPR RI 2019-2024 dan berkecimpung di Badan Legislatif (Baleg) DPR RI.

    Luluk juga aktif berorganisasi, dia dipercaya menjadi Wakil Ketua Sekretaris Jenderal PP RMI-PBNU 2005-2010 dan Pengurus Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (PP LKK NU) dan KNPI, serta menjadi konsultan Sekolah Citra Alam hingga Direktur Yayasan Masyarakat AHIMSA 2001-2010.

    Perempuan 53 tahun itu menyelesaikan studi S1 di IAIN Sunan Ampel, Malang, sebelum melanjutkan pendudukan S2 Ilmu Sosiologi di Universitas Indonesia dan S2 Publik Administrasi di Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP).

    Biodata Luluk Nur Hamidah:

    Nama Lengkap: Luluk Nur Hamidah M.Si., M.P.A

    Tempat, Tanggal Lahir: Jombang, 25 Juni 1971

    Jenis Kelamin: Perempuan

    Agama: Islam

    Riwayat Pendidikan:

    MI Darul MA’arif (1984)
    MTSN Darul Ulum (1987)
    MAN Darul Ulum (1990)
    S1 Pendidikan Agama IAIN Sunan Ampel Malang (1991)
    S2 Ilmu Sosiologi FISIP Universitas Indonesia (2005)
    S2 Publik Administrasi Lee Kuan Yew School of Public Policy Singapura (LKYSPP) (2006-2007)

    Riwayat Pekerjaan

    Fraksi PKB/MPR RI, Sebagai: Staff Ahli Fraksi. Tahun: 2009 – 2019
    Yayasan masyarakat AHIMSA, Sebagai: Direktur. Tahun: 2001 – 2010
    Sekolah Citra Alam, Sebagai: Konsultan. Tahun: –
    Universitas Nasional 1946, Sebagai: Dosen. Tahun: –
    Universitas Nahdlatul Ulama, Sebagai: Dosen. Tahun: –

    2. Profil Lukmanul Khakim

    Lukmanul Khakim lahir di Lamongan, Jawa Timur, pada 8 Januari 1983. Sebagai politisi muda, karier Lukmanul cukup mentereng.

    Dia duduk sebagai anggota Komisi VI DPR RI 2014-2019. Lukmanul juga menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB.

    Saat ini Lukmanul dipercaya menjalani tugas sebagai Ketua Bidang Perdagangan dan Perindustrian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB mulai dari tahun (2019-2024). Lukmanul juga aktif di Nahdlatul Ulama (NU) dengan menjadi Sekretaris Umum Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) 2015-2020.

    Di pemerintahan, Lukman sempat mengisi posisi staf khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

    Soal jenjang pendidikan, Lukmanul menyelesaikan studi S2 Ilmu Administrasi di Universitas Krisnadwipayana, Jakarta.

    Biodata Lukmanul Khakim:

    Nama Lengkap: H Lukmanul Khakim M.Si

    Tempat, Tanggal Lahir: Lamongan, 8 Januari 1983

    Jenis Kelamin: Laki-laki

    Agama: Islam

    Riwayat Pendidikan:

    Madrasah Aliyah Keagamaan Negeri (MAKN) Denanyar Jombang
    S1 Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
    S2 Program Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana Jakarta

    Riwayat Pekerjaan:

    Anggota Komisi VI DPR RI 2018-2019
    Staf Khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal 2009-2014

  • Berita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru

    Berita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru

    Jawa Timur22 Nov 2024 13:30Hujan Lebat Ratusan Rumah di Lumajang Terendam Banjir

    Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan volume air sungai di Dusun Banter, Desa Rowokangkung Kecamatan Rowokangkung meluap ke pemukiman warga. Mengetahui hal tersebut, Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni terjun langsung meninjau lokasi banjir

    Regional22 Nov 2024 13:09Alasan Kiai dan Gus Mojokerto Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim

    Para Kiai dan Gus dari Mojokerto secara resmi menyatakan dukungannya kepada Risma melalui deklarasi di Pondok Pesantren Al Hidayah Mojokerto.

    Regional22 Nov 2024 13:00Simak, Tema Perayaan Hari Guru Nasional 2024

    Hari Guru Nasional 2024 dirayakan pada Senin, 25 November 2024 mendatang. Berikut ini kenali tema hingga sejarah perayaannya.

    Sumatera22 Nov 2024 12:53Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak 2 Kali pada Bagian Wajah, Terkait Tamban…

    Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar tewas ditembak Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar, pada Jumat dini hari (22/11/2024).

    Sumatera22 Nov 2024 12:36Sempat Berusaha Bunuh Diri, Istri di Pekanbaru Malah Tewas di Tangan Suami

    Polresta Pekanbaru menangkap pelaku pembunuhan terhadap istri siri karena kesal tidak mau diajak berbaikan.

    Jawa Barat22 Nov 2024 12:00Menggali Keunikan Kerupuk Melarat, Masuk Daftar Oleh-Oleh Khas Cirebon

    Proses pembuatan krupuk melarat diawali dengan mencampurkan tepung tapioka, garam, dan bumbu-bumbu sederhana seperti bawang putih dan pewarna makanan alami

    Regional22 Nov 2024 11:27Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Polda Sumbar Turun Tangan

    Seorang perwira polisi menembak rekan perwiranya sendiri menggunakan senjata api pada Jumat dini hari, (22/11/2024).

    Sumatera22 Nov 2024 11:00Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak Kabag Ops

    Ia diduga ditembak dengan senjata api oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar.

    Jawa Tengah – DIY22 Nov 2024 11:00Ini Usulan Restrukturisasi Terhadap 7 Perusahaan BUMN yang Merugi

    Tujuh dari 47 Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dilaporkan mengalami kerugian serius. Tujuh BUMN yang merugi itu tersebut adalah Krakatau Steel, Bio Farma, Wijaya Karya, Waskita Karya, Jiwasraya, Perumnas, dan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia.

  • Jakpus minta warga waspadai penyakit kulit dan DBD di musim hujan

    Jakpus minta warga waspadai penyakit kulit dan DBD di musim hujan

    kelembapan dapat memicu perkembangan jamur dan bakteri

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Pusat meminta warga untuk mewaspadai penyakit kulit dan demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.

    “Penyakit kulit dan DBD ini yang banyak terjadi pada musim hujan dan banjir karena kondisi lingkungan lembap, ini perlu diwaspadai oleh kita dan masyarakat,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Rismasari saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

    Penyakit kulit yang kerap terjadi di musim hujan akibat banjir dapat berupa infeksi, alergi atau bentuk lain seperti gatal, ruam pada permukaan kulit, dan bintik-bintik kecil pada kulit saat musim hujan bisa terjadi karena kebersihan tidak terjaga baik.

    “Maka dari itu masyarakat harus menjaga kesehatan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan selalu menjaga kebersihan, baik kebersihan badan, makanan, minuman, dan lingkungan,” ujar Risma.

    Seperti menjaga kebersihan makanan dan minuman, tidak jajan sembarangan, mencuci tangan sebelum menyentuh makanan atau minuman. Lalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan saluran air supaya terhindar dari banjir, dan istirahat yang cukup serta makan makanan dengan gizi seimbang.

    Selain itu, Sudin Kesehatan Jakarta Pusat juga memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi risiko penularan penyakit di masa pancaroba.

    Peningkatan kampanye dan edukasi kesehatan dilakukan dengan penyuluhan langsung seperti mengadakan kegiatan penyuluhan di tingkat kelurahan dan RT/RW yang melibatkan kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan perangkat RT/RW.

    Kemudian program sekolah dengan mengintegrasikan edukasi kesehatan dalam kegiatan di sekolah melalui guru Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau program kesehatan lainnya seperti aksi bergizi.

    Pemkot Jakarta Pusat juga rutin kerja bakti setiap minggu untuk mencegah jentik nyamuk yang dapat meningkatkan kasus DBD saat memasuki musim hujan sekaligus mengecek saluran-saluran air agar tidak ada saluran yang tersumbat dan menyebabkan genangan hingga banjir.

    Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat mencatat sejak Januari hingga 5 September 2024, kasus DBD di Jakarta Pusat sebanyak 1.125 dan kasus meninggal lima orang di Kemayoran, Johar Baru dan Tanah Abang.

    Kasus terbanyak di Kecamatan Kemayoran 301 kasus, Johar Baru (192), Cempaka Putih (164), Tanah Abang (117), Sawah Besar (115), Menteng (115), Senen (96) dan Gambir sebanyak 25 kasus.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Jakpus sosialisasikan perilaku hidup bersih-sehat memasuki musim hujan

    Jakpus sosialisasikan perilaku hidup bersih-sehat memasuki musim hujan

    Cuaca ekstrem bisa mempengaruhi turunnya daya tahan tubuh yang menyebabkan mudah terpapar penyakit

    Risma menjelaskan influenza, batuk, dan diare menjadi penyakit yang kerap hinggap saat pergantian musim dari kemarau menjadi hujan.

    Pola PHBS dapat dilakukan seperti menjaga kebersihan badan dan lingkungan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, meningkatkan daya tahan tubuh, makan dengan makanan yang bergizi seimbang, jika diperlukan konsumsi suplemen atau vitamin, olahraga rutin, dan istirahat yang cukup.

    “PHBS adalah untuk meningkatkan kualitas hidup, melindungi kesehatan orang terdekat, dan melestarikan lingkungan sekitar. Bila ada keluhan gejala dari penyakit, kontrol ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Risma.

    Menurut Risma, penyakit flu, batuk, dan diare terjadi karena di musim pancaroba ini terjadi pergantian cuaca yang ekstrem sehingga menjadi kondisi yang sangat baik untuk pertumbuhan virus, bakteri, dan kuman lainnya yang lebih mudah menyebarkan penyakit. Selain itu, kualitas udara juga mempengaruhi terjadinya penyakit pada saluran pernafasan.

    Lebih lanjut, Risma memastikan layanan puskesmas dan rumah sakit di Jakarta Pusat serta obat-obatan untuk penanganan penyakit di musim hujan sudah memadai.

    Wilayah Jakarta Pusat sudah tersedia 27 rumah sakit umum dan dua rumah sakit khusus ibu dan anak. Selain itu delapan puskesmas yang mampu memberikan pelayanan penyakit akibat musim hujan.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Soal Arah Dukungan di Pilkada, Akbar Faizal Minta Jokowi Jelaskan Rekam Jejak Pram, Andika dan Risma Sampai Tak Dilirik

    Soal Arah Dukungan di Pilkada, Akbar Faizal Minta Jokowi Jelaskan Rekam Jejak Pram, Andika dan Risma Sampai Tak Dilirik

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus senior Akbar Faizal menyampaikan pandangannya mengenai keterlibatan mantan Presiden, tidak terkecuali Jokowi dalam Pilkada.

    Ia menekankan pentingnya peran seorang eks pemimpin untuk memberikan teladan kearifan kepada generasi berikutnya, terutama dalam berpolitik.

    “Tugas dan peran orang tua ajarkan kearifan kepada generasi berikutnya,” ujar Akbar dalam keterangannya di aplikasi X @akbarfaizal68 (21/11/2024).

    Akbar meminta kepada para mantan pemimpin untuk memberikan contoh yang bagus dalam kontestasi politik yang sedang berlangsung.

    “Terkhusus kepada para mantan, saatnya tunjukkan cara berpolitik yang masuk akal dan bermartabat,” cetusnya.

    Ia menyoroti sikap Jokowi yang memilih untuk berkampanye bagi kandidat tertentu.

    “Maka, penting bagi Pak Jokowi menjelaskan seberapa buruk rekam jejak Pramono Anung, Andika Perkasa, dan Tri Rismaharini,” Akbar menuturkan.

    Sementara mantan pejabat dan tokoh yang selama ini bekerja dengan setia di bawah kepemimpinannya tidak mendapat dukungan serupa.

    Menurutnya, ketiga tokoh tersebut telah menunjukkan loyalitas dan totalitas selama bertahun-tahun dalam mendukung pemerintahan Jokowi.

    Namun, Jokowi justru mengarahkan dukungannya kepada pihak lain tanpa alasan yang jelas.

    “(Mereka) yang bertahun-tahun total bekerja dengan setia untuk njenengan tapi anda kampanyekan yang lain,” tambahnya.

    Akbar bilang, jika Jokowi memilih kandidat di luar ketiga nama tersebut, sebaiknya Presiden menjelaskan alasannya secara gamblang.

    “Sambil mengatakan, saya memilih mereka selain tiga nama diatas tadi atas pertimbangan rekam jejak yang baik,” tandasnya.

  • Alasan Kiai dan Gus Mojokerto Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim

    Alasan Kiai dan Gus Mojokerto Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim

    Liputan6.com, Mojokerto – Dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini atau Risma dan KH Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans), terus mengalir. Kali ini, para Kiai dan Gus dari Mojokerto secara resmi menyatakan dukungannya melalui deklarasi di Pondok Pesantren Al Hidayah Mojokerto, Selasa lalu (19/11/2024).

    Deklarasi yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri sejumlah ulama terkemuka, seperti Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah KH Raden Mashadi Prawironegara atau Gus Mashadi, dan KH M Dliya’uddin Azzamzami dari Pondok Pesantren Mambaul Hikam.

    Hadir pula calon bupati dan wakil bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Gus Sa’dulloh Syarofi Chusaini Ilyas (Ikfina-Gus Dulloh) yang turut memberikan dukungan kepada pasangan Risma-Gus Hans.

    Para Kiai dan Gus menilai visi-misi Bu Risma-Gus Hans sejalan dengan nilai-nilai religius, terutama dalam mendukung pendidikan agama dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

    “Kami percaya Bu Risma-Gus Hans adalah pasangan yang mampu membawa perubahan nyata. Tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” ujar Gus Mashadi.

    Menurutnya, di tengah situasi sulit seperti sekarang, perhatian terhadap pendidikan agama sangat dibutuhkan. Banyak Pondok Pesantren Salaf, Madrasah Diniyah, dan TPQ yang kekurangan operasional, bahkan sebagian Guru Agama tidak menerima gaji yang layak.

    “Kami sangat yakin program Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur No. 3 mampu mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pendidikan agama. Ini penting untuk mendukung keberlanjutan pendidikan moral dari tingkat dasar hingga pesantren,” tambahnya.

     

  • Kunjungi Padepokan IKSPI Kera Sakti Madiun, Risma Janji Jaga Keberlanjutan Pencak Silat di Jatim
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        21 November 2024

    Kunjungi Padepokan IKSPI Kera Sakti Madiun, Risma Janji Jaga Keberlanjutan Pencak Silat di Jatim Regional 21 November 2024

    Kunjungi Padepokan IKSPI Kera Sakti Madiun, Risma Janji Jaga Keberlanjutan Pencak Silat di Jatim
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut tiga,
    Tri Rismaharini
    berjanji akan memperhatikan nasib para praktisi
    pencak silat
    di Jatim, khususnya di kota dan Kabupaten
    Madiun
    .
    Risma
    menilai bahwa pencak silat merupakan kekayaan
    budaya Indonesia
    yang sangat berharga, yang lahir dari tradisi masyarakat.
    “Jika budaya ini diangkat dengan tepat, saya yakin pencak silat bisa dikenal di seluruh dunia.
    Pencak silat
    bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga seni,” ujar Risma saat mengunjungi Padepokan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (21/11/2024).
    Dalam kunjungan tersebut, Risma juga mendengarkan langsung keluhan dari Ketua Umum (Ketum) IKSPI Kera Sakti Madiun, Bambang Sunarja, terkait berbagai masalah yang dihadapi oleh para pesilat, termasuk kesulitan dalam memperoleh izin untuk menyelenggarakan acara.
    Menanggapi hal tersebut, Risma berjanji untuk berupaya mempersatukan berbagai perguruan silat dan menyelesaikan perselisihan yang ada.
    “Sebenarnya, setiap perguruan memiliki ciri khas tersendiri. Tidak perlu ada kekhawatiran, perguruan-perguruan ini bisa bersatu untuk mengembangkan pencak silat agar lebih dikenal di dunia,” tuturnya.
    Risma berharap agar generasi muda diajarkan untuk menjaga kelestarian budaya bangsa, termasuk pencak silat, sejak usia dini.
    Jika diberi kesempatan untuk memimpin, ia berkomitmen untuk duduk bersama seluruh pihak terkait, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memastikan tidak ada pertentangan di antara perguruan silat.
    “Saya yakin jika semua pihak mau berdiskusi dengan kepala dingin, pencak silat bisa berkembang pesat dan menjadi ikon olahraga serta budaya Indonesia,” tutur Risma.
    Sebelumnya, Ketua Umum IKSPI Kera Sakti Madiun Bambang Sunarja mengungkapkan beberapa masalah yang dihadapi oleh para pesilat di Madiun.
    Selain kurangnya dukungan dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk acara pencak silat, ia juga menyampaikan kesulitan yang sering dihadapi saat mencoba mengadakan kegiatan pencak silat. Salah satunya adalah alasan keamanan. 
    “Kenapa kegiatan pencak silat di Madiun selalu dipersulit? Jika Madiun memang dikenal sebagai ‘Kota Silat’ atau ‘Kampung Pesilat,’ kami harap dapat kebebasan untuk menyelenggarakan acara yang berhubungan dengan pencak silat,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kunjungi Padepokan IKSPI Kera Sakti di Madiun, Risma Dapat Masukan yang Dihadapi Para Pesilat

    Kunjungi Padepokan IKSPI Kera Sakti di Madiun, Risma Dapat Masukan yang Dihadapi Para Pesilat

    TRIBUNJATIM.COM, MADIUN – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut 1 Tri Rismaharini mengunjungi Padepokan IKS PI Kera Sakti Pusat Madiun di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (21/11/2024).

    Risma dan rombongan diterima langsung oleh Ketua Umum IKS PI Kera Sakti, KRAT Drs. H Bambang Sunarja dan jajaran pengurus lainnya.

    Kunjungan cagub yang mantan Mensos RI itu pun dimanfaatkan Bambang Sunarja membeber beberapa masalah yang dihadapi anggota pencak silat, khususnya IKS PI Kera Sakti.

    “Kita tau IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia) mewadahi perguruan silat yang ada, namun saat event pencak silat para pesilat kurang mendapat anggaran dana dari KONI,” ungkap Bambang kepada Risma.

    Tak hanya itu, dia menyampaikan saat mereka atau praktisi pencak silat mengadakan kegiatan, oleh pihak keamanan cukup dipersulit dengan alasan keamanan. Sehingga kerap kali agenda pencak silat di Kota maupun Kabupaten Madiun selalu gagal.

    “Apalagi kejuaraan di Kota/Kabupaten Madiun tidak boleh. Kenapa ketika mengadakan dipersulit. Kalau memang Madiun disebut Kota silat, kampung pesilat, maka bebaskan kami mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan pencak silat,” terangnya.

    Mendengar masukan tersebut, Risma memastikan akan memikirkan nasib para praktisi pencak silat di Jawa Timur. Khususnya di Kota dan Kabupaten Madiun.

    Menurutnya, pencak silat sebetulnya adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia, yang berangkat dari kekayaan budaya masyarakat. 

    “Kalau ini bisa diangkat, saya percaya suatu saat pencak silat ini akan bisa dilihat dunia. Karena sebetulnya pencak silat bukan hanya mengandalkan kekuatan fisik, namun juga seni,” ujar Risma.

    Soal adanya perselisihan antar perguruan silat, sehingga para praktisi pencak silat di Kota/Kabupaten Madiun susah mendapatkan izin untuk acara, Risma akan berusaha mempersatukan dan menghilangkan perselisihan.

    “Semua perguruan punya ciri khas tersendiri. Jadi sebetulnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Perguruan-perguruan yang ada bisa bersama untuk mengembangkan budaya ini, hingga nanti dikenal di belahan dunia,” tuturnya.

    “Saya berharap, anak-anak sejak kecil diberi pengetahuan agar terjaga kelestarian budaya bangsa. Insya Allah, jika nanti Tuhan mempercayai saya sebagai gubernur, saya akan gabungkan, duduk bersama, dan saya tanyai kebutuhan mereka apa. Mestinya tidak ada pertentangan antara mereka,” imbuh Risma.

    Jika semua pihak mau duduk bersama dengan kepala dan hati yang dingin, mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu percaya nantinya pencak silat bisa berkembang pesat.

    “Saya nantinya akan mencoba, karena pencak silat sendiri bisa menjadi ikon dan potensi untuk olahraga, serta khasanah budaya Indonesia,” tandasnya

  • Seminggu Jelang Pencoblosan, Khofifah-Emil Makin Kokoh dengan Elektabilitas Teratas

    Seminggu Jelang Pencoblosan, Khofifah-Emil Makin Kokoh dengan Elektabilitas Teratas

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Elektabilitas Pasangan Calon nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak makin kokoh jelang satu minggu pencoblosan Pilgub Jatim 2024. Khofifah-Emil sukses memperoleh elektabilitas teratas dalam temuan survei Poltracking Indonesia terbaru.

    Temuan survei yang dilakukan pada periode 13-19 November 2024 menyebut, Khofifah-Emil mendapatkan perolehan elektabilitas tertinggi dengan 68,4 persen. Unggul dari Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta Gus Hans 24,2 persen dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim hanya 3,8 persen.

    Disebutkan Hanta, survei memakai metode stratified multistage random sampling dengan sampel sebanyak 2000 responden. Bila hasil survei Khofifah-Emil sebesar 68,4 persen digabung plus dan minus Margin Of Error 2,2 persen ditemukan batas bawah 66,2 persen dan batas atas 70,6 persen.

    “Kita memprediksi pemenang Pilkada Gubernur Jawa Timur 2024 akan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak,” ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda dalam pemaparan rilis survei secara daring pada Kamis, (21/11/2024).

    Lanjutnya dia mengungkapkan pada gelaran Pilgub Jatim kali ini relatif berjalan sangat tertib dan kondusif. Sehingga kecil kemungkinan untuk terjadi dinamika politik luar biasa yang berpotensi mengubah arah pilihan masyarakat.

    “Tidak ada dinamika politik yang luar biasa, tidak ada operasi politik dan sebagainya yang kemudian mengubah di sisa satu minggu terakhir ini,” tandasnya.

    Lebih jauh dia menilai tingginya angka partisipasi pemilih pada Pilgub Jatim 2024 juga memberikan dampak positif signifikan. Utamanya dalam memprediksi hasil survei yang sampai sekarang ini terekam masih diungguli oleh Khofifah-Emil.

    “Tentu angka ini juga berkaitan denga tingat partisipasi yang relatif stabil artinya diangka 70 atau 80 sampai 90 persen itu kemunginan angka survei ini tidak begitu jauh perkiraannya,” ucapnya.

  • Sekjen PDI-P: Seluruh Kader Wajib Menangkan Pasangan yang Diusung Partai di Pilkada 2024
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        20 November 2024

    Sekjen PDI-P: Seluruh Kader Wajib Menangkan Pasangan yang Diusung Partai di Pilkada 2024 Nasional 20 November 2024

    Sekjen PDI-P: Seluruh Kader Wajib Menangkan Pasangan yang Diusung Partai di Pilkada 2024
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sekretaris Jenderal
    PDI-P
    Hasto Kristiyanto menekankan bahwa seluruh kader partai banteng moncong putih wajib hukumnya untuk bergerak memenangkan pasangan calon yang telah diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
    Ia mengomentari soal ancaman sanksi hingga pemecatan bagi seluruh kader PDI-P di Jawa Timur yang tidak memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) dalam
    Pilkada 2024
    .
    “Itu adalah bagian dari disiplin partai. Karena kita partai yang digerakkan oleh keyakinan ideologi dan identitas bagi rakyat bangsa dan negara. Sehingga, mereka yang bergabung pada PDI Perjuangan artinya menyanggupkan diri pada kepentingan yang lebih besar,” kata Hasto di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).
    Hasto menyatakan, kepentingan yang lebih besar bagi PDI-P dalam konteks Pilkada adalah memenangkan pasangan calon yang telah diusung oleh partai.
    “Ya di dalam Pilkada, di Jawa Timur wajib hukumnya untuk memenangkan Risma-Gus Hans,” ucap dia.
    Hasto juga menyebut bahwa semua kader banteng wajib memenangkan pasangan yang telah diusung PDI-P di wilayah masing-masing.
    “Jawa Tengah wajib hukumnya memenangkan Andika-Hendi. Demikian, apalagi di Sumatera Utara memenangkan Edy Rahmayadi dan Hasan Basri. Kemudian di Sulawesi Utara, lalu di NTT, Papua, Maluku Utara seluruh wilayah Indonesia, partai sudah menghasilkan calon calon pemimpin yang terbaik,” katanya.
    “Sehingga seluruh kader partai wajib bergotong royong menjalankan tugasnya dan menyatu dengan kekuatan rakyat,” ujar Hasto.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.