Tag: Tiara Andini

  • Pramono Larang Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru, Sarinah Thamrin: Kami Ikuti Aturan

    Pramono Larang Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru, Sarinah Thamrin: Kami Ikuti Aturan

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang melarang pesta kembang api pada malam perayaan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini berlaku untuk semua kegiatan yang memerlukan perizinan baik yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta.

    Merespons SE tersebut, PT Sarinah memastikan akan menaati ketentuan perayaan malam tahun baru yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

    Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan mengatakan Sarinah tidak ada merayakan malam pergantian tahun menuju 2026 dengan megah. Termasuk dengan tidak mengadakan pesta kembang api.

    Langkah ini diambil Sarinah, sambung Raisha, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) yang tengah menghadapi musibah bencana alam.

    “Kami mempunyai acara yang jauh lebih hikmat, acara yang jauh lebih inklusif. Makanya dari perayaan kami nanti sudah dipastikan kami mengikuti aturan, karena juga ada dari holding untuk tidak merayakannya secara berlebihan,” kata Raisha dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 22 Desember.

    Raisha mengatakan pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) kali ini, Sarinah mengusung tema ‘Hadiah Penuh Rasa dari Karya Penuh Cinta’, Sarinah menghadirkan Ulos sebagai elemen visual utama Natal 2025.

    Dimana dalam tradisi masyarakat Sumatera Utara, Ulos merepresentasikan doa, restu, dan harapan baik, selaras dengan semangat Natal yang mengedepankan nilai kasih dan kebersamaan.

    “Kalau teman-teman boleh lihat di belakang kita ini ada pohon natal menggunakan ulos. Jadi vocal point kami di Sarinah di tahun ini merayakan Natal dan Tahun Baru adalah hadiah penuh rasa dari karya penuh cinta,” kata Raisha.

    Raisha bilang pada 31 Desember 2025 mal Sarinah Thamrin akan dibuka mulai pukul 10.00 WIB, dengan toko beroperasi hingga pukul 22.00 WIB, sementara area mal tetap terbuka hingga tengah malam.

    “Pada malam pergantian tahun, pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin akan beroperasi dari pukul 10.00 hingga pukul 00.00 WIB,” ujar Raisha.

    Raisha bilang periode libur Nataru ini menjadi momentum strategis bagi Sarinah. Perusahaan juga menargetkan 300.000 pengunjung sepanjang 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

    “Atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

    Adapun puncak rangkaian program akhir tahun di Sarinah ialah Festiloka Panggung Nusantara 2026, yang digelar bertepatan dengan Car Free Night. Acara ini akan menghadirkan pertunjukan musik dan seni etnik Indonesia, sekaligus menjadi ruang perayaan bersama masyarakat menyambut tahun yang baru.

    Tiara Andini dan Moluccan Soul merupakan pengisi acara utama dalam Festiloka Panggung Nusantara 2026. Selain itu, Sarinah juga akan mempersembahkan Tari Jaranan dari Kediri dan Tari Burung Enggang dari Kalimantan sebagai bagian dari upaya Sarinah menghadirkan ragam ekspresi budaya Nusantara kepada publik.

    Sebagai wujud kepedulian sosial, Festiloka Panggung Nusantara 2026 akan diawali dengan doa bersama dan penggalangan dana bagi korban bencana alam di Sumatera, bekerja sama dengan Disparekraf Jakarta dan BAZNAS BAZIS Jakarta.

    Salah satu pengisi acara, Manager Moluccan Soul Neo Robby Subarjo menyampaikan antusiasmenya terlibat dalam perayaan akhir tahun di Sarinah. Dia bilang musik bagi kami adalah ruang pertemuan budaya dan kebersamaan.

    “Tampil di Sarinah, sekaligus berdoa bersama dan berdonasi untuk saudara-saudara kita di Sumatera, memberi makna yang lebih dalam menyambut tahun baru,” tutur Robby.

    Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan melarang adanya pesta kembang api pada perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta. Larangan ini ditujukan secara khusus untuk pihak-pihak swasta yang memerlukan perizinan, seperti di hotel, pusat perbelanjaan, hingga kawasan hiburan.

    Hal tersebut diungkapkan Pramono usai menggelar rapat bersama jajaran Pemprov DKI mengenai persiapan perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta yang mengalami perubahan dari penyusunan konsep awal.

    “Konsentrasi untuk pergantian tahun, yang semula kami merencanakan memang ada kembang api dan sebagainya, tadi dalam rapat saya sudah memutuskan untuk wilayah seluruh Jakarta, yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, kami meminta untuk tidak ada kembang api,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 22 Desember.

    Larangan ini akan ditetapkan melalui surat edaran Sekretaris Daerah DKI Jakarta. Pramono menegaskan, peniadaan pesta kembang api saat perayaan malam pergantian tahun diperlukan sebagai bentuk empati Jakarta terhadap daerah-daerah yang kini tengah dihadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

    Pramono berharap pihak-pihak swasta untuk menahan perayaan malam tahun Baru dengan meriah dan euforia berlebihan. Meskipun, tak ada sanksi yang akan diterapkan kepada mereka yang nantiya melanggar surat edaran ini.

    “Tentunya kalau SE Sekda sudah keluar, orang-orang akan menaatinya. Tapi mohon maaf, kali ini saya tidak mengadakan razia untuk itu. Karena kita sedang menyambut tahun baru, jangan kemudian membuat orang tidak bahagia,” ujar Pramono.

  • Tiara Andini Ajak Penggemar Rayakan Album Edelweiss lewat Showcase Intim di Balai Sarbini

    Tiara Andini Ajak Penggemar Rayakan Album Edelweiss lewat Showcase Intim di Balai Sarbini

    JAKARTA – Tiara Andini mengajak para pendengar setianya, yang akrab disapa Mootiara, untuk merayakan perjalanan karier musiknya melalui sebuah pertunjukan intim bertajuk “Tiara Andini: Edelweiss Showcase”.

    Konser ini, yang digelar setelah peluncuran album penuh keduanya yang berjudul sama, akan dilangsungkan di Balai Sarbini, Jakarta Selatan pada 21 November mendatang.

    Bagi Tiara, showcase ini menjadi momen penting untuk menghadirkan karya-karya terbarunya secara langsung di hadapan para Mootiara yang telah memberikannya dukungan sejak awal.

    Album “Edelweiss” sendiri memuat delapan lagu yang merangkum berbagai spektrum emosi, mulai dari kisah pilu, patah hati, hingga romansa yang manis.

    Tiara menganggap album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan simbolisasi utuh dari perjalanan kariernya hingga saat ini. Penulisan lirik dalam album ini diklaim jauh lebih personal dan transparan kepada para penggemarnya.

    “’Edelweiss’ melambangkan cinta, perjuangan, keberanian, dan keabadian—menjadi sebuah simbol untuk menggambarkan perjalanan karierku selama ini, tidak mudah dan butuh perjuangan tetapi begitu indah ketika mendapatkannya,” kata Tiara dalam keterangannya, Selasa, 4 November.

    Menyadari betapa istimewanya album ini, Tiara Andini bersama labelnya, Universal Music Indonesia (UMI), bertekad menciptakan sebuah monumen visual dan musikal dari pencapaian kariernya.

    UMI menggandeng Katarsis Live, sebagai promotor, untuk menerjemahkan narasi dari album “Edelweiss” ke dalam proyek pertunjukan musik langsung.

    Penonton dijanjikan pengalaman yang memanjakan mata dengan konsep visual dan sejumlah kejutan spesial yang hanya akan ada di showcase ini.

    Setiap aspek pertunjukan—mulai dari tata cahaya, desain panggung, hingga interaksi langsung dengan penonton—telah dirancang sedemikian rupa untuk membawa penonton masuk ke dalam dunia Tiara.

    “Pertunjukkan ini adalah pengalaman pertama untukku, dan aku ingin memberikan yang terbaik untuk Mootiara,” ujar penyanyi jebolan Indonesian Idol itu.

    “Akan ada banyak hal-hal menarik yang hanya bisa disaksikan di showcase ini. Jadi, kuharap Mootiara bisa menikmati persembahanku,” tambahnya.

    Untuk para Mootiara, tiket showcase sudah bisa didapatkan melalui platform Loket.com. Katarsis Live menyediakan empat jenis kategori tiket dengan harga yang bervariasi.

    Kategori termahal adalah tiket bundling VIP dan meet & greet seharga Rp850.000. Pembeli kategori ini akan mendapatkan keuntungan lebih, seperti area menonton terbaik di kategori VIP, sesi tatap muka dan sapa, merchandise resmi, hingga foto polaroid bersama Tiara Andini. Sementara itu, tiket VIP tanpa sesi meet & greet dijual seharga Rp550.000.

    Dua kategori lain yang lebih terjangkau adalah Cat B untuk area tribun dengan kursi (seating area) seharga Rp400.000, dan Cat A untuk area festival (standing) seharga Rp350.000.

  • Tiara Andini Bersiap Memasuki Babak Baru lewat Album Kedua, Edelweiss

    Tiara Andini Bersiap Memasuki Babak Baru lewat Album Kedua, Edelweiss

    JAKARTA – Tiara Andini bersiap memasuki babak baru dalam karier musiknya. Kepada penggemar setianya, Moontiara, penyanyi 24 tahun itu mengumumkan akan merilis album keduanya yang bertajuk Edelweiss.

    “Izinkan saya mempersembahkan album kedua saya ‘Edelweiss’,” tulis Tiara Andini, mengutip keterangan unggahan Instagram, Senin, 29 September.

    Album ini hadir empat tahun setelah album debut dirilis pada tahun 2021. Para penggemar pun menyambut pengumuman album baru dengan antusias.

    Sesuai tajuk albumnya, Edelweiss, mengusung tema “bunga keabadian”—sebuah simbol yang tepat untuk menandai babak baru perjalanan kariernya.

    Album ini akan dirilis pada 17 Oktober mendatang, dan disebut jadi album yang sangat personal karena melibatkan campur tangan Tiara dalam penulisan beberapa lagu.

    Dalam penggarapan album terbaru, Tiara menggandeng sejumlah musisi kenamaan di industri musik Indonesia sebagai produser. Mereka adalah Yovie Widianto, Laleilmanino, Andmesh, BIANCADIMAS, S/EEK, dan Adrian Rahmat Purwanto.

    Kolaborasi dengan para produser diharap mampu menghasilkan nuansa musik yang lebih kaya dan dewasa dari Tiara Andini.

    Sebelum perilisan album, Tiara lebih dulu meluncurkan single berjudul Adu Bola Mata sebagai pembuka pada akhir Agustus lalu.

    Lagu ini jadi salah satu lagu baru dari total lima karya baru yang akan mendampingi dua single lama, Kupu-Kupu dan Bukan Untukku.

    Single Adu Bola Mata menjadi bukti keseriusan Tiara dalam menggarap album barunya. Lagu ini membawa pendengar pada kisah cinta yang malu-malu namun sarat makna.

  • Telkomsel Dorong Regulasi yang Setara Antara Layanan Telekomunikasi dan OTT

    Telkomsel Dorong Regulasi yang Setara Antara Layanan Telekomunikasi dan OTT

    Bisnis.com, JAKARTA— PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mendorong pentingnya kesetaraan hak dan kewajiban melalui regulasi (equal playing field) antara penyelenggara layanan telekomunikasi dengan penyedia layanan over-the-top (OTT). 

    Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono mengatakan pihaknya melihat layanan OTT seperti WhatsApp Business sebagai bagian dari perkembangan ekosistem digital yang memberikan pilihan komunikasi bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran fitur panggilan suara dan video di platform OTT mencerminkan tren global menuju konvergensi layanan berbasis data.

    “Namun kami menekankan pentingnya kesetaraan hak dan kewajiban melalui regulasi [equal playing field] antara penyelenggara layanan telekomunikasi dengan penyedia layanan OTT,” kata Saki kepada Bisnis pada Kamis (21/8/2025). 

    Sebagai operator telekomunikasi, Saki mengatakan pihaknya memiliki komitmen dan tanggung jawab penuh dalam membangun dan mengoperasikan infrastruktur jaringan, memenuhi berbagai kewajiban regulasi termasuk pelayanan universal (USO), serta menjamin kualitas layanan sesuai standar yang ditetapkan. 

    Sementara itu, lanjut dia, penyedia layanan OTT menawarkan fungsi yang serupa dengan menumpang pada jaringan operator tanpa memiliki kewajiban yang sepadan terhadap ekosistem telekomunikasi nasional, serta tidak memberikan kontribusi yang fair kepada operator atas penggunaan jaringan. 

    “Oleh karena itu, Telkomsel mendorong terciptanya kerangka regulasi yang berkeadilan di mana seluruh pemain industri, baik operator maupun penyedia OTT, dapat berkontribusi secara proporsional,” katanya. 

    Adapun kontribusi tersebut antara lain pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur digital nasional, pemenuhan kewajiban regulasi termasuk perlindungan data pengguna dan keamanan siber, hingga kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

    “Kami yakin bahwa dengan prinsip kesetaraan ini, industri telekomunikasi dapat tumbuh secara berkelanjutan sekaligus terus mendorong inovasi yang memberikan nilai tambah optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya. 

    Lebih lanjut, Saki mengatakan Telkomsel menyadari perilaku pelanggan terus berkembang dan berubah, termasuk disebabkan oleh hadirnya ragam layanan OTT untuk memenuhi kebutuhan komunikasi panggilan suara dan video. 

    “Alih-alih melihatnya semata-mata sebagai tantangan, kami memandang dinamika ini sebagai peluang untuk mengakselerasi inovasi dan memperkuat relevansi layanan Telkomsel di era digital,” ungkapnya. 

    Saki mengatakan strategi perusahaan adalah mencakup penguatan kapabilitas dan kapasitas jaringan untuk memastikan kualitas pengalaman digital pelanggan tetap optimal, pengembangan portofolio layanan digital yang adaptif terhadap kebutuhan pasar, serta menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra ekosistem—baik lokal maupun global, serta tentunya tetap patuh terhadap regulasi yang dibuat. 

    “Dengan pendekatan ini, Telkomsel memastikan pelanggan tetap mendapatkan kemudahan, jangkauan luas, dan pengalaman komunikasi yang andal, baik melalui layanan suara konvensional maupun beragam platform digital yang terus berkembang,” ungkapnya. 

    Sebelumnya, WhatsApp memperkenalkan serangkaian pembaruan fitur untuk memperkuat posisi mereka di pasar Indonesia. Dalam ajang WhatsApp Business Summit  ketiga di Jakarta pada Selasa (12/8/2025), Country Director Indonesia Meta, Pieter Lydian, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar terdepan secara global dalam komunikasi bisnis melalui pesan.

    Menurutnya, sebanyak 88% masyarakat Indonesia mengirimkan pesan kepada bisnis setiap minggunya. WhatsApp kini menghadirkan peningkatan fitur panggilan suara dan video untuk WhatsApp Business Platform, integrasi pengelolaan iklan lintas platform melalui Advantage+ berbasis AI, serta pembaruan pada tab Pembaruan yang kini digunakan 1,5 miliar orang per hari.

    Sejumlah brand seperti Paragon, Hyundai, dan Danone telah memanfaatkan Iklan di Status, sementara kreator seperti Tiara Andini dan Jerome Polin telah menggunakan fitur Langganan Saluran. WhatsApp juga memungkinkan penggunaan aplikasi WhatsApp Business gratis dan WhatsApp Business Platform secara bersamaan tanpa mengganti nomor, seperti yang dilakukan jaringan klinik kecantikan Lavalen.

    Sementara itu, Lion Parcel memanfaatkan fitur notifikasi proaktif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan hingga 15%. Meta juga tengah menguji fitur Business AI untuk membantu bisnis menangani percakapan skala besar dan memberikan rekomendasi produk.

    Sebelumnya, muncul wacana pembatasan layanan panggilan suara dan video berbasis internet seperti WhatsApp Call, yang ramai diperbincangkan usai forum diskusi publik pada 16 Juli 2025.  Namun, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana membatasi layanan tersebut.

    “Saya tegaskan pemerintah tidak merancang ataupun mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call. Informasi yang beredar tidak benar dan menyesatkan,” kata Meutya.

    Dia menjelaskan Kementerian Komunikasi dan Digital memang menerima sejumlah masukan dari berbagai pihak, seperti Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), mengenai penataan ekosistem digital.

    Salah satu poin yang disorot adalah hubungan antara penyedia layanan OTT dan operator jaringan. Namun, Meutya menekankan masukan tersebut belum pernah dibahas dalam forum pengambilan kebijakan, serta tidak menjadi bagian dari agenda resmi kementerian.

    “Saya sudah meminta jajaran terkait untuk segera melakukan klarifikasi internal dan memastikan tidak ada kebijakan yang diarahkan pada pembatasan layanan digital,” tuturnya. 

    Dia juga menyampaikan permohonan maaf jika isu ini sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Meutya memastikan saat ini Komdigi fokus pada agenda prioritas nasional seperti memperluas akses internet di wilayah tertinggal, meningkatkan literasi digital, serta memperkuat keamanan dan perlindungan data pribadi di ruang digital.

  • Whatsapp Keruk Untung Tanpa Tanggung Jawab, Pengamat Minta Pemerintah Tegas Atur

    Whatsapp Keruk Untung Tanpa Tanggung Jawab, Pengamat Minta Pemerintah Tegas Atur

    Bisnis.com, JAKARTA— Sejumlah pengamat telekomunikasi menyoroti langkah WhatsApp yang kian agresif memperluas layanan bisnis di Indonesia, namun belum memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian nasional.

    Pengamat telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Agung Harsoyo, menilai WhatsApp telah menjadi platform komunikasi dominan di Indonesia dengan lebih dari 140 juta pengguna. 

    Pendapatan signifikan WhatsApp, menurutnya, diperoleh melalui layanan WhatsApp Business API, integrasi pembayaran, dan monetisasi data ekosistem Meta.

    Diketahui, induk Whatsapp, Meta, membukukan pendapatan sebesar US$164,50 juta pada 2024 meningkat 22% dibandingkan dengan 2023.

    “Di lain sisi, kontribusi WhatsApp pada pembangunan industri digital Indonesia masih minim. Pemerintah [Komdigi] dapat menerapkan Digital Services Tax atau Significant Economic Presence Rule untuk WA [dan platform asing lain] dengan pengguna atau omzet signifikan di Indonesia,” kata Agung saat dihubungi Bisnis pada Selasa (12/8/2024).

    Agung menambahkan, pemerintah bersama Kementerian Keuangan maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga dapat mewajibkan pendaftaran badan usaha atau entitas yang memiliki otoritas penuh, bukan sekadar kantor perwakilan di Indonesia, agar tunduk pada UU ITE, UU PDP, dan perpajakan nasional. 

    Dia menilai, dengan jumlah pengguna yang besar, pemerintah bisa mendorong WhatsApp untuk ikut serta dalam program literasi digital, keamanan siber, dan pengembangan UMKM.

    “Karena WhatsApp memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi yang dibangun oleh operator jaringan, maka sewajarnya pemerintah membuat regulasi yang mewajibkan WhatsApp untuk bersinergi dalam bisnisnya dengan industri ini. Hal ini akan menguntungkan semua pihak. Industri, pemerintah, dan pelanggan,” tutur Agung.

    Country Director, Indonesia, Meta, Pieter Lydian dalam acara WhatsApp Business Summit ketiga yang digelar di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Whatsapp memperkenal fitur baru kepada sejumlah pelanggan korporasi

    Senada, Pengamat Telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, mengkritik ketimpangan perlakuan antara pelaku usaha lokal dan penyedia layanan over-the-top (OTT) global.

    “Nah itu. Kita ini jadi bangsa yang aneh. UMKM saja ditagih pajak, tapi WhatsApp dibiarkan dan OTT lain dibiarkan menyedot uang rakyat Indonesia tanpa dikenakan kewajiban apapun,” kata Heru kepada Bisnis.

    Heru mengaku telah berulang kali menyampaikan persoalan ini, namun kerap dijawab pemerintah dengan alasan menunggu ketentuan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). 

    “Itu sudah beberapa tahun lalu. Padahal kan saat itu saja kita bukan anggota OECD. Sehingga, rakyat curiga, ada apa di belakang bebasnya kewajiban OTT dari kewajiban yang diharuskan dijalankan perusahaan Indonesia,” tambahnya.

    Di sisi lain, WhatsApp baru saja memperkenalkan serangkaian pembaruan fitur untuk memperkuat posisi mereka di pasar Indonesia. 

    Dalam ajang WhatsApp Business Summit ketiga di Jakarta pada Selasa (12/8/2025), Country Director Indonesia Meta, Pieter Lydian, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar terdepan secara global dalam komunikasi bisnis melalui pesan.

    Sejumlah brand seperti Paragon, Hyundai, dan Danone telah memanfaatkan Iklan di Status, sementara kreator seperti Tiara Andini dan Jerome Polin telah menggunakan fitur Langganan Saluran. WhatsApp juga memungkinkan penggunaan aplikasi WhatsApp Business gratis dan WhatsApp Business Platform secara bersamaan tanpa mengganti nomor, seperti yang dilakukan jaringan klinik kecantikan Lavalen.

    Menurutnya, sebanyak 88% masyarakat Indonesia mengirimkan pesan kepada bisnis setiap minggunya.

    WhatsApp kini menghadirkan peningkatan fitur panggilan suara dan video untuk WhatsApp Business Platform, integrasi pengelolaan iklan lintas platform melalui Advantage+ berbasis AI, serta pembaruan pada tab Pembaruan yang kini digunakan 1,5 miliar orang per hari.

    Sebelumnya, muncul wacana pembatasan layanan panggilan suara dan video berbasis internet seperti WhatsApp Call, yang ramai diperbincangkan usai forum diskusi publik pada 16 Juli 2025. 

    Namun, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana membatasi layanan tersebut.

    “Saya tegaskan pemerintah tidak merancang ataupun mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call,” kata Meutya. 

    Dia juga menyampaikan permohonan maaf jika isu ini sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Meutya memastikan saat ini Komdigi fokus pada agenda prioritas nasional seperti memperluas akses internet di wilayah tertinggal, meningkatkan literasi digital, serta memperkuat keamanan dan perlindungan data pribadi di ruang digital.

  • WhatsApp Business Makin Getol Keruk Pemasukan di RI, Rilis Fitur Panggilan Suara

    WhatsApp Business Makin Getol Keruk Pemasukan di RI, Rilis Fitur Panggilan Suara

    Bisnis.com, JAKARTA— WhatsApp memperkenalkan serangkaian pembaruan fitur untuk memperkuat posisi mereka di pasar Indonesia dengan menghadirkan layanan panggilan suara dan video melalui WhatsApp Business Platform.

    Langkah ini diumumkan dalam ajang tahunan WhatsApp Business Summit ketiga yang digelar di Jakarta, Selasa (12/8/2025). 

    Country Director, Indonesia, Meta, Pieter Lydian mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar terdepan secara global dalam komunikasi bisnis melalui pesan.

    Menurutnya sebanyak 88% dari masyarakat Indonesia kini mengirimkan pesan kepada bisnis setiap minggunya, ini menempatkan Indonesia pada posisi terdepan secara global dalam hal komunikasi bisnis melalui pesan. 

    “WhatsApp terus menghadirkan berbagai fitur baru guna membantu bisnis di berbagai skala, sekaligus memberikan pengalaman yang personal dan tepat waktu bagi pelanggan,” kata Peter. 

    Salah satu pembaruan yang diluncurkan adalah peningkatan fitur panggilan dan suara. Dengan ini, bisnis yang menggunakan WhatsApp Business Platform dapat menerima atau melakukan panggilan setelah memperoleh izin dari pelanggan. 

    Selain itu, WhatsApp juga menghadirkan integrasi strategi pemasaran lintas platform melalui Pengelola Iklan yang memungkinkan bisnis mengatur kampanye di WhatsApp, Facebook, dan Instagram dari satu pusat. 

    Fitur ini dapat memanfaatkan Advantage+ berbasis AI untuk mengatur anggaran secara otomatis guna memaksimalkan kinerja pemasaran.

    Di sisi lain, WhatsApp memperluas pemanfaatan tab Pembaruan yang kini digunakan lebih dari 1,5 miliar orang per hari.

    Bisnis dan kreator dapat memanfaatkan fitur Iklan di Status, Saluran yang Dipromosikan, dan Langganan Saluran. 

    Brand seperti Paragon, Hyundai, dan Danone telah memanfaatkan Iklan di Status, sementara kreator populer seperti Tiara Andini, Jerome Polin, Sandy Kristian Waluyo, dan Mas Nizar sudah menggunakan fitur Langganan Saluran.

    Pembaruan lainnya memungkinkan penggunaan aplikasi WhatsApp Business gratis dan WhatsApp Business Platform secara bersamaan tanpa mengganti nomor telepon. 

    Contohnya, jaringan klinik kecantikan Lavalen berhasil meningkatkan pemrosesan prospek hingga 90% dan mempercepat layanan pelanggan berkat integrasi tersebut.

    Untuk kebutuhan komunikasi penting, WhatsApp mempermudah bisnis mengirim notifikasi proaktif terkait status pengiriman atau informasi biaya kirim. Lion Parcel menjadi pelopor pemanfaatan fitur ini dan berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan hingga 15%.

    Meta juga berkomitmen untuk membangun masa depan interaksi manusia yang didukung kecerdasan buatan. Fitur Business AI di WhatsApp kini tengah dalam tahap uji coba di sejumlah negara, dengan harapan seluruh bisnis di Indonesia nantinya dapat memanfaatkannya sebagai perluasan layanan mereka. 

    “Teknologi ini akan membantu bisnis dalam menangani percakapan dalam skala besar, memberikan rekomendasi produk dan mendukung penjualan di situs bisnis, serta menjawab pertanyaan para pelanggan,” ungkapnya. 

  • Ironi Jaksa Azam, Uang Hasil Korupsi Disebut Rezeki, Dipakai untuk Umrah

    Ironi Jaksa Azam, Uang Hasil Korupsi Disebut Rezeki, Dipakai untuk Umrah

    Ironi Jaksa Azam, Uang Hasil Korupsi Disebut Rezeki, Dipakai untuk Umrah
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Dengan raut kecewa,
    Azam Akhmad Akhsya
    buru-buru meninggalkan ruang sidang Wirjono II di
    Pengadilan Tipikor
    Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).
    Azam merupakan jaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar).
    Riwayatnya menjadi satu ironi penegakan hukum di tanah air.
    Majelis Hakim baru saja menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan untuk
    jaksa Azam
    .
    Ia dinilai terbukti melakukan
    korupsi
    dengan memeras korban
    investasi bodong
    Robot Trading Fahrenheit melalui pengacaranya senilai Rp 11,7 miliar.
    “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama tujuh tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” kata Ketua Majelis Hakim Sunoto.
    Hukuman ini lebih berat nyaris dua kali lipat dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang masih satu korps dengan Azam.
    Penuntut hanya meminta Azam dan dua pengacara lainnya dihukum empat tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair tiga bulan kurungan.
    Majelis hakim menyebut, alasan memberatkan hukuman ini karena Azam menyalahgunakan kepercayaan masyarakat pada institusi Kejaksaan Agung (Kejagung).
    Bagi korban investasi bodong, Kejagung menjadi benteng terakhir bagi mereka untuk mendapatkan keadilan.
    “Terdakwa telah menyalahgunakan
    kepercayaan publik
    terhadap institusi Kejaksaan Agung sebagai benteng terakhir keadilan,” kata Hakim Sunoto.
    Selain itu, jaksa Azam juga dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam penyelenggaraan negara yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
    Tindakannya juga melanggar sumpah jabatan jaksa.
    “Dampak perbuatan terdakwa menciptakan preseden buruk dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” tutur Hakim Sunoto.
    Sementara, alasan meringankan putusan itu adalah jaksa Azam belum pernah dihukum, mengembalikan uang hasil korupsi ke negara, dan bersikap sopan serta kooperatif selama persidangan.
    “Terdakwa menyatakan penyesalan atas perbuatannya,” tutur Hakim Sunoto.
    Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyebut uang hasil memeras itu tidak diterima langsung oleh jaksa Azam dari pengacara korban.
    Uang terlebih dahulu dikirim ke rekening pegawai honorer Kejari Jakbar yang digunakan sebagai penampung.
    Rekening dibuat atas permintaan jaksa Azam.
    Setelah diterima, uang sebanyak Rp 8 miliar lalu ditransfer ke rekening milik istrinya.
    “Menimbang bahwa saksi Tiara Andini membenarkan menerima transfer Rp 8 miliar,” kata Hakim Sunoto.
    Sang istri pun menanyakan kepada jaksa Azam dari mana asal usul uang Rp 8 miliar yang masuk rekeningnya.
    Namun, jaksa Azam tidak menjawab jujur.
    “Ketika ditanya asal usulnya, suaminya mengatakan itu rezeki,” ujar Hakim Sunoto.
     
    Majelis hakim menyebut, uang hasil memeras Rp 8 miliar itu digunakan jaksa Azam untuk berbagai kebutuhan pribadi dan keluarganya.
    Di antaranya adalah umrah, sumbangan pesantren, jalan-jalan, dan gaya hidup yang mencapai Rp 1 miliar.
    “Umrah, jalan-jalan ke luar negeri, sumbangan pondok pesantren, dan lain-lain Rp 1 miliar,” ujar Hakim Sunoto.
    Selain itu, jaksa Azam juga menggunakan uang itu untuk asuransi bank BUMN sebesar Rp 2 miliar guna memproteksi finansial keluarga.
    Ia juga mengalokasikan Rp 2 miliar untuk investasi jangka panjang berupa deposito bank BUMN dan pembelian tanah serta bangunan Rp 3 miliar.
    Tindakan ini menunjukkan, jaksa Azam secara sistematis menambah kekayaan dari jabatannya dengan cara yang tidak boleh dilakukan jaksa.
    Bahkan, penggunaan untuk investasi dalam instrumen keuangan jangka panjang menunjukkan niat untuk menikmati hasil korupsi secara berkelanjutan,” tutur Hakim Sunoto.
    Sementara itu, surat dakwaan jaksa menyebutkan, bagian lain dari uang Rp 8 miliar itu jaksa Azam bagikan kepada koleganya di kantor.
    Jaksa menyebut, jaksa Azam membagikan uang korupsinya Rp 300 juta ke eks Plh Kasi Pidum Dody Gazali.
    Kemudian, Rp 500 juta kepada Kepala Kejari Jakbar, Hendri Antoro; Rp 500 juta kepada eks Kepala Kejari Jakbar, Iwan Ginting; dan Rp 450 juta ke eks Kasi Pidum, Sunarto.
    Lalu, Rp 300 juta untuk eks Kasi Pidum Kejari Jakbar; Rp 200 juta untuk Kasubsi Pratut Kejari Jakbar, Baroto; staf Kejari Jakbar Rp 150 juta, dan lainnya.
    Ditemui usai persidangan, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Hendri membantah menerima aliran uang panas tersebut.
    “Enggak benar itu,” kata Hendri.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jaksa Azam Bilang ke Istri, Uang Rp 8 Miliar Hasil Memeras adalah Rezeki

    Jaksa Azam Bilang ke Istri, Uang Rp 8 Miliar Hasil Memeras adalah Rezeki

    Jaksa Azam Bilang ke Istri, Uang Rp 8 Miliar Hasil Memeras adalah Rezeki
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Jaksa Kejakasaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) Azam Akhmad Akhsya disebut menjelaskan ke istrinya bahwa uang Rp 8 miliar hasil memeras merupakan rezeki.
    Keterangan ini disampaikan Ketua Majelis Hakim
    Pengadilan Tipikor
    Jakarta Pusat, Sunoto saat membacakan pertimbangan putusan kasus pemerasan korban investasi bodong Robot Trading Fahrenheit yang menjerat Azam.
    Hakim Sunoto menyebut, jumlah uang hasil pemerasan yang diterima Azam dalam kasus itu Rp 11,7 miliar. Sebanyak Rp 8 miliar di antaranya ditransfer ke rekening istrinya.
    “Menimbang bahwa saksi Tiara Andini membenarkan menerima transfer Rp 8 miliar,” kata Hakim Sunoto di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).
    Merujuk pada fakta persidangan, kata Hakim Sunoto, ketika sang istri menanyakan asal usul uang Rp 8 miliar yang masuk rekeningnya, jaksa Azam tidak mengatakan dengan jujur.
    Kepada istrinya, ia menyebut uang itu merupakan rezeki.
    “Ketika ditanya asal usulnya, suaminya mengatakan itu rezeki,” ujar Hakim Sunoto.
    Menurut majelis hakim, tindakan jaksa Azam ini bermaksud untuk menyembunyikan asal usul uang hasil kejahatan, bahkan dari keluarga terdekatnya.
    “Memperkuat indikasi kesadaran bersalah,” tutur Hakim Sunoto.
    Dalam perkara ini, jaksa Azam divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan.
    Ia dinyatakan bersalah karena memeras korban investasi bodong melalui pengacara para korban investasi bodong.
    Dalam surat dakwaan jaksa disebutkan, bagian lain dari uang Rp 8 miliar itu Azam bagikan kepada koleganya di kantor.
     Jaksa menyebut, Azam membagikan uang korupsinya Rp 300 juta ke eks Plh Kasi Pidum Dody Gazali.
    Kemudian, Rp 500 juta kepada Kepala Kejari Jakbar, Hendri Antoro; Rp 500 juta kepada eks Kepala Kejari Jakbar, Iwan Ginting; dan Rp 450 juta ke eks Kasi Pidum, Sunarto.
    Lalu, Rp 300 juta untuk eks Kasi Pidum Kejari Jakbar; Rp 200 juta untuk Kasubsi Pratut Kejari Jakbar, Baroto; staf Kejari Jakbar Rp 150 juta, dan lainnya.
    Ditemui usai persidangan, Hendri membantah menerima aliran uang panas tersebut.
    “Enggak benar itu,” kata Hendri.

    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tanpa Ariel, Peterpan Gelar Konser Comeback dengan Ello, Tiara Andini, Fiersa Besari, dan Alexandra Teh

    Tanpa Ariel, Peterpan Gelar Konser Comeback dengan Ello, Tiara Andini, Fiersa Besari, dan Alexandra Teh

    JAKARTA – Pertanyaan besar mengenai vokalis yang akan tampil dalam konser comeback Peterpan akhirnya terjawab. Aloka selaku promotor, melalui unggahan Instagram, memberikan informasi terbaru setelah Ariel dan Uki dipastikan tak ikut terlibat.

    “Dulu, lagu-lagu Peterpan lahir dari mereka yang pernah mengawali perjalanan — dan sudah jadi bagian dari hidup kita sampai hari ini,” tulis promotor, mengutip keterangan unggahan, Sabtu, 5 Juli.

    Dengan ketidakhadiran Ariel sebagai frontman, personel awal yang terdiri dari Lukman, Reza, Andika, dan Indra, memilih empat kolaborator untuk mengisi vokal, yaitu Marcello Tahitoe alias Ello, Tiara Andini, Fiersa Besari, dan Alexandra Teh.

    “Dengan suara generasi hari ini, yang juga tumbuh bersama lagu-lagu itu, membawa warna baru ke atas panggung,” tulis promotor.

    Ketidakpuasan penggemar pun bermunculan di kolom komentar. Banyak dari mereka yang merasa comeback Peterpan tanpa Ariel seperti sajian yang tidak lengkap.

    Terkait komentar penggemar, Aloka mencoba menjawab beberapa di antaranya.

    “Ariel selalu jadi bagian penting dari Peterpan. Tapi kali ini, kami mencoba menghadirkan kenangan itu dengan warna baru tanpa menghapus jejak yang lama.”

    Adapun, konser comeback dengan tajuk “The Journey Continues: Peterpan – Semua Tentang Kita”, akan digelar di Bandung pada 31 Agustus mendatang.

    Namun sampai artikel ini ditulis, pihak penyelenggara belum mengumumkan lokasi yang dipakai untuk konser tersebut.

    Sementata itu, informasi mengenai penjualan tiket akan diberitahukan dalam waktu dekat.

  • Lirik Lagu dan Chord Gitar ‘Merasa Indah’ Milik Tiara Andini, Kunci G: Jangan Engkau Beri Harapan

    Lirik Lagu dan Chord Gitar ‘Merasa Indah’ Milik Tiara Andini, Kunci G: Jangan Engkau Beri Harapan

    TRIBUNJATIM.COM – Berikut ini lirik lagu dan chord gitar Merasa Indah milik Tiara Andini.

    Kunci gitar lagu ini mudah dimainkan dari G.

    Lagu yang berjudul ‘Merasa Indah’ ini adalah lagu yang dinyanyikan oleh Tiara Andini yang pertama kali dirilis pada 28 Januari 2022 yang lalu.

    Dalam 6 hari sejak perilisannya, video klip lagu ini sudah diputar lebih dari 3,3 juta kali dalam akun YouTube resmi miliknya.

    Tak hanya itu, dalam kurun waktu yang sama video tersebut juga berhasil duduki peringkat 1 di trending for music YouTube Indonesia.

    Lagu tersebut sudah bisa dinikmati berbagai platform musik digital lainnya.

    Lirik Lagu dan Chord Gitar ‘Merasa Indah’ Milik Tiara Andini:

    G C

    kemarin engkau..

    D G

    nyatakan hati..

    C D Bm

    tapi terlambat..

    Am Cm B

    katamu tak bisa..

    Chorus

    E C#m

    cinta ini takkan berbalas..

    F#m B –A

    sayang kupastikan melayang..

    G#m C# F#m

    pedih ku saat merasa indah..

    B

    semua hilang dan usai..

    E C#m

    bila cinta ini tak nyata..

    F#m B –A

    jangan engkau beri harapan..

    G#m C# F#m

    sudah cukup kini kusadari..

    B E

    terlalu cepat jatuhkan hati..

    Int.

     
     G -Bm C

    D -C Bm

    C D Bm E

    kini ku mengerti..

    Am B

    kau lebih memilih dia..

    [Back to Chorus] 

    A

    sempat kau bersikap..

    G#m C#m

    seolah sandaran jiwaku..

    F#m

    namun apa artinya..

    D C#m C

    memilih hati yang salah

    B E C#m F#m B –A

    ho wo uwo.. hoo..

    Chorus

    G#m C# F#m-G#m

    pedih ku saat merasa indah

    -A -A B

    semua hilang dan usai..

    E -B/D# C#m C#

    bila cinta ini tak nyata..

    F#m B –A

    jangan engkau beri harapan..

    G#m C# F#m

    sudah cukup kini kusadari..

    B E B/D# C#m C#

    terlalu cepat jatuhkan hati..

    F#m B –A

    ooooh..

    Berita seputar chord gitar lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com