Tag: Thamrin

  • Kapan Sidang Isbat Ramadhan 2025 Digelar? Simak Penjelasan Lengkapnya!

    Kapan Sidang Isbat Ramadhan 2025 Digelar? Simak Penjelasan Lengkapnya!

     

    PIKIRAN RAKYAT – Bulan Ramadhan semakin dekat. Untuk menentukan kapan 1 Ramadhan, Kementerian Agama (Kemenag) harus terlebih dahulu mengadakan Sidang Isbat. Kapankah Sidang Isbat 2025 akan dilaksanakan?

    Sidang Isbat biasanya diadakan pada malam hari. Dengan mengetahui waktunya, umat Islam di Indonesia dapat mempersiapkan diri menyongsong ibadah puasa.

    Kapan Sidang Isbat 2025?

    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “isbat” berarti penetapan atau penentuan.

    Sidang Isbat sendiri adalah sidang untuk menetapkan awal bulan dalam kalender Hijriah. Kalender Hijriah berbeda dari kalender Masehi karena berdasarkan siklus bulan yang mengelilingi bumi.

    Penetapan bulan baru dilakukan dengan mengamati bulan sabit muda pertama yang terlihat setelah terjadinya konjungsi atau bulan baru yang terjadi dekat dengan matahari terbenam. Jika bulan sabit terlihat, itu menandakan awal bulan baru dalam kalender Hijriah.

    Pemerintah, melalui Kementerian Agama, menyelenggarakan sidang untuk menetapkan awal bulan Hijriah, terutama untuk bulan Ramadhan dan Syawal.

    Berdasarkan informasi dari kemenag.go.id, Sidang Isbat 2025 untuk menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah akan digelar pada 28 Februari 2025, dengan rincian sebagai berikut:

    Informasi Penting Secara Kronologis Acara: Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1446 H Tanggal: Jumat, 28 Februari 2025 Waktu: Pukul 17.00 WIB hingga selesai Tempat: Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat

    Sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, perwakilan DPR, dan Mahkamah Agung. Sidang Isbat ini akan terdiri dari tiga rangkaian kegiatan:

    Pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi. Verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia. Musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada masyarakat Islam di Indonesia. Perhitungan Hilal dalam Sidang Isbat

    Perhitungan hisab atau konjungsi menjelang Ramadhan 1446 Hijriah diperkirakan terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB.

    Pada hari pemantauan, posisi hilal di seluruh Indonesia sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3° 5,91′ hingga 4° 40,96°.

    Sementara, sudut elongasi (jarak sudut antara matahari dan bulan) diperkirakan berada dalam rentang 4° 47,03′ hingga 6° 24,14°.

    Hasil pemantauan hilal di berbagai daerah, bersama dengan data hisab mengenai posisi hilal, akan menjadi bahan pembahasan dalam Sidang Isbat dan menjadi dasar untuk menetapkan awal Ramadhan 1446 H bagi umat Islam di Indonesia.

    Itulah penjelasan mengenai kapan Sidang Isbat 2025 untuk menetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah. Seluruh muslim dalam negeri, siapkan diri sebaik-baiknya! ****

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • The 10th Indonesia WOW Brand 2025 Ungkap Strategi Branding Paling Engaging Tahun 2025

    The 10th Indonesia WOW Brand 2025 Ungkap Strategi Branding Paling Engaging Tahun 2025

    Jakarta: The 10th Indonesia WOW Brand 2025 kembali sukses digelar sebagai acara bagi para brand enthusiast dan praktisi branding di Indonesia. Bertempat di The Ballroom at Djakarta Theater, MH Thamrin, Jakarta, acara tahunan ini menghadirkan konsep Experiential Emotional Branding, yang menyoroti bagaimana brand dapat menciptakan pengalaman mendalam dan membangun keterikatan emosional dengan pelanggan mereka. Strategi branding paling engaging di era sekarang ini pun menjadi sorotan.
     
    Acara ini dibuka oleh Iwan Setiawan, CEO MarkPlus, Inc. & Marketeers yang menyoroti bahwa saat ini brand masih terjebak dalam commodities, goods, dan service dan belum berkembang menjadi pengalaman (experience-based).
     
    Iwan juga menjelaskan bahwa experience dan service bertolak belakang, karena service itu time save karena ingin menghemat waktu mereka sehingga bisa memanfaatkan waktu yang dihemat itu untuk experience.

    “Justru orang ingin lama diberi experience, dan ingin selalu lebih lama sehingga experience itu well-spend. bagaimana orang-orang ingin menambah lagi durasi experience-nya,” ungkap Iwan.
     
    Di sisi lain, experience mudah terlupakan karena bagian dari keseharian. Namun sebuah hal yang berkesan dan sebagai brand, sangat penting untuk selalu diingat oleh costumer.
     
    Dalam dunia branding, produk dan layanan harus dijaga konsistensinya, namun pengalaman (experience) justru tidak bisa selalu konsisten. Jika sebuah pengalaman tidak lagi terasa “WOW,” maka sebaiknya tidak sering ditampilkan agar tetap memiliki daya tarik.
     
    Inilah tantangan utama bagi brand yaitu menciptakan momen-momen “WOW” yang berkesan. Tidak perlu setiap saat, tetapi ketika momen tersebut hadir, harus benar-benar memberikan dampak yang luar biasa bagi pelanggan. Di sini, brand manager dapat memperkuat branding melalui brand storytelling, content marketing, community marketing, dan influencer marketing.
     
    Paparan Experiential Emotional Branding oleh Iwan Setiawan diperkuat melalui berbagai studi kasus yang dipresentasikan oleh para pembicara di WOW Brand 2025. Sesi materi oleh praktisi profesional turut memperkaya pemahaman branding berbasis pengalaman dan keterikatan emosi pelanggan. 
     
    Para narasumber yaitu, Fadly Hasan, Director of Business & Asset Optimization, Transjakarta; Wisnu Putra, CEO Creative, dentsu Indonesia; Bayu Riyanto, Marketing Director, BMW Indonesia; M. Adityo Kusumowardhono, Sales and Marketing Senior Manager ANTAM Logam Mulia, Cassandra Aprilanda, SEA Marketing Lead, Spotify; dan Andrew A. Tjoa, Assistant Country Head, Partipost.
     
    Acara ini ditutup oleh sesi dari Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp, yang membahas tentang MCorp: Marketing to Business, Asia to the World; Tiga Kelompok Buku Hermawan Kartajaya bersama Philip Kotler; Konsep The Omnihouse Model; serta Konsep The Human x Tech Compass.
     
    Hermawan menegaskan bahwa pada era digital saat ini, manusia tidak boleh sepenuhnya melepaskan kendali terhadap teknologi. Teknologi hanya membantu peran manusia dalam menciptakan Operational Excellence.
     
    “Karena customer adalah human, perusahaan harus menyeimbangkan peran Human dan Technology untuk memastikan Quality-Cost-Delivery-Service yang baik. Perlu diingat bahwa Technology hanyalah Co-pilot, Human yang harus mengendalikan Technology,” ujar Hermawan Kartajaya.
     

    Penghargaan WOW Brand 2025

    (The 10th WOW Brand 2025. Video: Dok. Instagram Mcorp Events/@mcorpevents)
     
    WOW Brand juga menjadi momen penghargaan bagi ratusan brand, di antaranya Indonesia WOW Brand Award 2025, Branding Campaign of The Year 2025, dan Brand for Good 2025. Ketiga ajang ini diberikan sebagai apresiasi luar biasa di dunia branding terhadap para brand inspiratif di Tanah Air.
     
    Indonesia WOW Brand Award 2025 merupakan penghargaan bagi 300 merek yang berhasil mendapatkan advokasi tertinggi dari konsumennya berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh MarkPlus Insight.
     
    Survei dilandaskan pada customer path 5A, yakni Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. Survei dilakukan secara daring pada periode Oktober – November 2024 dengan melibatkan responden dari kelas ekonomi B & C berusia 17-56 tahun.
     
    “Customer Path 5A ini merujuk isi buku Marketing 4.0: Moving from Traditional to Digital yang saya tulis bersama Philip Kotler dan Iwan Setiawan,” ujar Hermawan Kartajaya.
     
    Sementara, Indonesia Branding Campaign of the Year 2025 menjadi penghargaan untuk merek-merek yang berhasil menjalankan kampanye kreatif dengan sukses di empat kategori, meliputi Above The Line (ATL), Below The Line (BTL), Digital Marketing, dan Public Relations.
     
    Ada juga Brand for Good Club 2025, merupakan penghargaan ke para komunitas merek yang berhasil mengimplementasikan pemasaran dengan dampak sosial yang signifikan.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (TIN)

  • DKI tetapkan operasional museum saat Ramadhan sesuaikan jam kerja ASN

    DKI tetapkan operasional museum saat Ramadhan sesuaikan jam kerja ASN

    Jam operasional museum pada saat Ramadhan biasanya mengikuti jam kerja ASN sesuai surat edaran nanti

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan jam operasional (buka dan tutup) museum saat Ramadhan 1446 Hijriah menyesuaikan dengan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Jam operasional museum pada saat Ramadhan biasanya mengikuti jam kerja ASN sesuai surat edaran,” kata Kepala Bidang Perlindungan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Linda Enriany saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

    Merujuk tahun lalu, jam kerja ASN Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama Ramadhan pada Senin hingga Kamis adalah pukul 08.00-15.00 WIB. Lalu, pada Jumat, jam kerja ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dimulai pukul 08.00-15.30 WIB.

    Pemprov DKI Jakarta saat ini mengelola lebih dari 10 museum yakni Museum Sejarah Jakarta, Museum Taman Prasasti, Museum M.H. Thamrin, Museum Joang 45, Museum Seni Rupa & Keramik, Museum Wayang, Museum Tekstil.

    Kemudian, Museum Bahari, Museum Betawi, Rumah Si Pitung, Taman Benyamin Suaeb, dan Museum Arkeologi Onrust.

    Tarif masuk museum-museum ini yakni Rp10.000 untuk dewasa perorangan di hari biasa, dan Rp15.000 pada akhir pekan.

    Sementara untuk pelajar dan anak-anak Rp5.000, lalu untuk pengunjung asing Rp50.000 baik di hari biasa maupun akhir pekan.

    Kemudian, khusus untuk tiga kategori yaitu penyandang disabilitas, penduduk lanjut usia, dan peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), Pemprov DKI memberikan layanan masuk museum secara gratis.

    Ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2017 tentang Layanan Gratis Masuk Taman Margasatwa Tagunan, Tugu Monumen Nasional dan Museum Pada Hari Biasa Bagi Masyarakat Tertentu.

    Linda mengatakan aturan tersebut dalam rangka mendukung aktivitas masyarakat dan memberikan kemudahan untuk mendapatkan layanan rekreasi khususnya bagi masyarakat tertentu, yaitu penyandang disabilitas, penduduk usia lanjut, dan peserta didik penerima KJP. Adapun layanan gratis ini berlaku pada hari Selasa hingga Jumat (kecuali hari libur nasional dan cuti bersama).

    “Tujuan diberikannya (layanan gratis ini) juga guna mewujudkan pelayanan rekreasi di museum yang aman, nyaman dan murah,” katanya.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • 8
                    
                        Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan 2025 Besok, Akankah Ada Perbedaan Awal Puasa?
                        Nasional

    8 Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan 2025 Besok, Akankah Ada Perbedaan Awal Puasa? Nasional

    Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan 2025 Besok, Akankah Ada Perbedaan Awal Puasa?
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kementerian Agama (
    Kemenag
    ) akan menggelar
    Sidang Isbat
    (penetapan) awal
    Ramadhan
    1446 Hijriah atau tahun 2025, di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/2/2025) besok.
    Apakah akan ada perbedaan awal
    puasa
    Ramadhan 2025?
    Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah bertepatan dengan 1 Maret 2025 Masehi.
    Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sayuti, dalam konferensi pers menuturkan bahwa penerapan ini sesuai dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
    “Berdasarkan hasil hisab, maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan, 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025,” ucapnya dalam konferensi pers.
    Selain itu, PP Muhammadiyah juga mengumumkan hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah yang bertepatan pada Senin, 31 Maret 2025.
    “Di wilayah Indonesia, 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025,” kata Sayuti.
    Sementara itu, pemerintah baru akan menentukan
    awal Ramadhan
    melalui
    sidang isbat
    pada 28 Februari 2025.
    Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta Pusat.
    Sidang yang dijadwalkan akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar ini akan menentukan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia.
    “Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI (Majelis Ulama Indonesia), BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung,” ujar Abu Rokhmad, dikutip dari laman Kemenag.
    Rangkaian Sidang Isbat
    Abu Rokhmad menuturkan, ada tiga rangkaian yang akan dilakukan dalam sidang isbat.
    Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi. Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.
    “Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik,” ujarnya.
    Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa berdasarkan data hisab awal Ramadhan 1446 H, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB.
    Pada hari yang sama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.
    “Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat. Namun, keputusan akhirnya kita tunggu berdasarkan hasil sidang isbat yang akan diumumkan Menteri Agama,” kata Arsad.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Arbani Yazis Cerita Pengalaman Mistis di Lokasi Syuting Film Pabrik Gula

    Arbani Yazis Cerita Pengalaman Mistis di Lokasi Syuting Film Pabrik Gula

    Jakarta, Beritasatu.com – Arbani Yazis merasa senang dapat berperan dalam film horor berjudul Pabrik Gula. Baginya, kesempatan ini memberikan banyak pengalaman baru, terutama dalam mendengarkan berbagai cerita mistis yang semakin memotivasi dirinya untuk tampil maksimal.

     Hal ini diungkapkan Arbani saat ditemui di Kawasan Thamrin, Jakarta, pada Rabu (26/2/2025). Ia mengatakan setiap proses syuting kerap mendengarkan cerita-cerita menarik di lokasi, hingga kisah mistis.

    “Terkadang, cerita-cerita tersebut menginspirasi saya untuk berperan lebih maksimal, sesuai dengan apa yang ada dalam cerita,” ujar Arbani.

    Pria kelahiran Jakarta, 15 Oktober 1994 itu mengungkapkan, cerita-cerita horor yang disampaikan oleh masyarakat sekitar atau kru syuting membuatnya lebih waspada dan menjaga perilakunya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Tak hanya itu saja, selama syuting film Pabrik Gula di Klaten, Jawa Tengah, selain cerita horor dirinya mengaku kerap mendapatkan kejadian-kejadian mistis di kawasan tersebut.

    “Setelah mendengar cerita-cerita itu, saya langsung berpikir ada batasan yang harus dijaga agar terhindar dari hal-hal buruk selama syuting,” terangnya.

    Sebagai seorang muslim, Arbani Yazis juga menyikapi kejadian-kejadian aneh atau ganjil yang terjadi di tempat-tempat yang dianggap angker dengan cara berpikir rasional. Dirinya percaya, kekuatan manusia lebih besar dibandingkan dengan hal-hal mistis yang masih dipertanyakan kebenarannya.

    “Saya percaya hal gaib itu ada, tetapi saya tidak percaya kalau hal tersebut sampai mengganggu atau merugikan orang lain. Misalnya, yang sampai meminta korban jiwa, itu saya tidak percaya,” katanya.

    Namun, Arbani Yazis mengetahui berbagai konsekuensi yang akan diterima ketika bermain dalam film horor. Guna menghindari itu semua, ia selalu berdoa dan menjaga diri untuk menghormati satu sama lain.

    Film horor Pabrik Gula garapan MD Entertainment ini mengisahkan tentang kehidupan para buruh musiman yang bekerja di sebuah pabrik setelah musim panen. Namun, mereka harus menghadapi teror misterius yang menyebabkan korban jiwa. 

    Para pekerja pun berusaha mencari tahu penyebabnya dan berupaya untuk mencegah teror tersebut agar tidak menelan korban lagi.

    Selain Arbani Yazis, film ini akan dibintangi oleh Ersya Aurelia, Erika Carlina, Bukie B Mansyur, Wavi Zihan, Arif Alfiansyah, dan lainnya. Pabrik Gula akan disajikan dalam format 4DX untuk memberikan pengalaman menonton yang berbeda, dan rencananya akan tayang di bioskop Tanah Air pada Lebaran 2025.

  • Penerima KJP dan lansia Jakarta dapat fasilitas gratis masuk museum

    Penerima KJP dan lansia Jakarta dapat fasilitas gratis masuk museum

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan layanan masuk museum secara gratis bagi warga dengan tiga kategori, yakni penyandang disabilitas, lanjut usia dan peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

    Kepala Bidang Perlindungan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Linda Enriany mengatakan, layanan gratis untuk tiga kategori tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2017 tentang Layanan Gratis Masuk Taman Margasatwa Tagunan, Tugu Monumen Nasional dan Museum Pada Hari Biasa Bagi Masyarakat Tertentu yang mulai berlaku 20 Januari 2017.

    “Alasannya, dalam rangka mendukung aktivitas masyarakat dan memberikan kemudahan untuk mendapatkan layanan rekreasi khususnya bagi masyarakat tertentu, yaitu penyandang disabilitas, penduduk usia lanjut dan peserta didik penerima KJP,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

    Adapun layanan gratis ini berlaku pada hari Selasa hingga Jumat (kecuali hari libur nasional dan cuti bersama) di museum-museum yang dikelola Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan.

    Museum-museum yang dimaksud, yakni Museum Sejarah Jakarta, Museum Taman Prasasti, Museum MH Thamrin, Museum Joang 45, Museum Seni Rupa&Keramik, Museum Wayang dan Museum Tekstil.

    Lalu, Museum Bahari, Museum Betawi, Rumah Si Pitung, Taman Benyamin Suaeb dan Museum Arkeologi Onrust.

    “Tujuan diberikannya (layanan gratis ini) juga guna mewujudkan pelayanan rekreasi di museum yang aman, nyaman dan murah,” kata Linda.

    Lalu, bagi mereka yang ingin memanfaatkan layanan ini bisa menunjukkan KTP atau KJP pada petugas museum.

    Saat ini sudah ada satu museum, yakni Museum Wayang yang disematkan teknologi dan pengalaman imersif, yakni dinding dan lantai di sebuah ruangan diproyeksi bergerak sehingga menyuguhkan suasana baru bagi pengunjung.

    Pengunjung disuguhkan pengalaman yang unik terkait gambaran wayang nusantara dan pesan-pesan khusus di dalamnya.

    Teknologi dan pengalaman serupa juga nantinya diterapkan di Museum Sejarah (Jakarta) dan Museum Bahari.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Liputan6.com Gelar Fun Walk Berantas Hoaks di CFD Bundaran HI – Page 3

    Liputan6.com Gelar Fun Walk Berantas Hoaks di CFD Bundaran HI – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Liputan6.com menggelar fun walk bertemakan ‘Jalan Sehat, Berantas Hoaks’ di Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), tepatnya di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (23/2/2025).

    Pempred Liputan6.com, Elin Yunita Kristanti menyampaikan, pihaknya ingin menyuarakan secara aktif sikap melawan hoaks yang masih meresahkan masyarakat, khususnya di sosial media.

    “Kita juga memakai kaos seragam ini adalah untuk mengajak teman-teman semua yang di CFD untuk aktif melawan hoaks,” tutur Elin di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2025).

    Rombongan fun walk sendiri memulai jalan sehat dari sekitaran Sarinah Shopping Mall hingga ke Bundaran HI, dan dilanjut kembali ke titik awal.

    “Ini menjadi modal awal kita untuk terus berbuat baik, apalagi menjelang ramadan,” kata Elin.

    Salah satu peserta, Ika Defianti mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, khususnya dalam menyuarakan perlawanan terhadap hoaks lewat jalan santai di CFD.

    “Semoga bisa menjadi rutinitas, tidak hanya di CFD tapi saat bersosial media juga. Kita harus saring sebelum sharing,” ujar Ika.

     

  • Rumah Kepala BPBD Hangus dalam Kebakaran Hebat di Banjarmasin Barat

    Rumah Kepala BPBD Hangus dalam Kebakaran Hebat di Banjarmasin Barat

    Banjarmasin, Beritasatu.com – Kebakaran hebat melanda Jalan Yos Sudarso, Komplek Airmantan, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (23/2/2025) malam.

    Kobaran api yang cepat membesar membuat warga panik. Puluhan relawan pemadam kebakaran, baik dari unsur swasta maupun pemerintah, dikerahkan untuk mengendalikan api.

    Ketua RT 28, Nor Rahman, mengungkapkan saat kejadian, dirinya sedang berada di masjid yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

    “Tiba-tiba istri saya memberi kabar rumah kami terbakar. Saya langsung bergegas ke lokasi dan berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR),” ujarnya.

    Rahman menduga api berasal dari bagian atas rumah. Sayangnya, karena hanya memiliki satu APAR, api tak kunjung padam dan justru semakin membesar.

    “Saya hanya sempat menyelamatkan beberapa berkas penting dan uang musala,” tambahnya.

    Dalam kebakaran ini, dua rumah hangus dilalap api, salah satunya milik Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Husni Thamrin.

    “Rumah saya dan rumah Pak Husni Thamrin yang terbakar. Saat kejadian, beliau tidak berada di rumah, hanya ada keluarganya,” kata Nor Rahman.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

    Sementara itu, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Banjarmasin itu.

  • Lalu lintas sekitar Patung Kuda Jakarta lancar usai unjuk rasa bubar

    Lalu lintas sekitar Patung Kuda Jakarta lancar usai unjuk rasa bubar

    Kondisi lalu lintas usai adanya aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (21/2/2025) malam. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

    Lalu lintas sekitar Patung Kuda Jakarta lancar usai unjuk rasa bubar
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Sabtu, 22 Februari 2025 – 07:49 WIB

    Elshinta.com – Kondisi lalu lintas di jalan raya sekitar kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, sudah lancar usai massa dari berbagai elemen mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa membubarkan diri pada Jumat (21/2) malam.

    Dilansir dari ANTARA, di sejumlah jalan raya, baik Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan, hingga Jalan MH Thamrin, sudah dalam kondisi normal untuk kedua arah. Kepolisian pun menyatakan bahwa massa telah berangsur membubarkan diri sejak pukul 19.00 WIB.

    Selain lalu lintas normal pada Jumat sekitar pukul 23.00 WIB, kondisi jalan raya pun sudah bersih dari pecahan batu dan beton, atau bekas pembakaran. Sebelumnya di kawasan itu, massa melakukan pembakaran pembatas jalan hingga melempar batu-batu.

    Petugas di lokasi pun tampak membersihkan area serta mengangkat beton pembatas jalan ke dalam truk pikap. Setelah lancar, bus Transjakarta pun sudah bisa melewati kawasan tersebut selain kendaraan pribadi.

    Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan bahwa tidak ada satu orang pun yang diamankan dari massa aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh beberapa aliansi masyarakat di Kawasan Patung Kuda Arjuna, Monas.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo mengatakan aksi yang digelar itu berjalan kondusif, meski beberapa kali petugas diprovokasi oleh para pendemo. Pasalnya, pihaknya telah menyiapkan petugas untuk berjaga dan mengawal jalannya aksi unjuk rasa.

    Aksi tersebut sudah digelar sejak beberapa hari lalu. Massa aksi pun menyuarakan berbagai tuntutan terhadap Presiden Prabowo yang dinilai telah mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat.

    Para mahasiswa yang hadir juga terlihat membawa berbagai macam spanduk untuk menyuarakan aspirasinya. Mereka menyoroti berbagai persoalan sosial yang dianggap mencederai rasa keadilan masyarakat, seperti permasalahan pagar laut, kelangkaan gas 3 kg, dan berbagai kebijakan lain.

    Sumber : Antara

  • Jalan Medan Merdeka Barat Menuju Istana Kembali Dibuka Usai aksi Indonesia Gelap
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        21 Februari 2025

    Jalan Medan Merdeka Barat Menuju Istana Kembali Dibuka Usai aksi Indonesia Gelap Megapolitan 21 Februari 2025

    Jalan Medan Merdeka Barat Menuju Istana Kembali Dibuka Usai aksi Indonesia Gelap
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Setelah unjuk rasa bertajuk “Indonesia Gelap” berakhir, polisi mulai membuka beton pembatas di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025) malam.
    Proses pemindahan beton besar tersebut dilakukan oleh petugas menggunakan
    forklift
    dan dipindahkan ke tepi Jalan Medan Merdeka.
    Situasi lalu lintas di sekitar kawasan Patung Kuda terpantau tidak mengalami kepadatan.
    Arus lalu lintas dari Jalan M.H. Thamrin menuju Istana Merdeka terlihat lengang setelah beton pembatas dibuka.
    Kondisi jalan yang lengan juga terjadi pada arus dari arah Istana Merdeka menuju Jalan M.H. Thamrin.
    Sementara itu, Jalan Budi Kemuliaan menuju Jalan Merdeka Selatan juga terpantau lancar, meskipun terdapat perlambatan kendaraan di sekitar Air Mancur M.H. Thamrin akibat proyek Moda Raya Terpadu (MRT).
    Di sisi lain, polisi telah menutup ruas Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.
    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyatakan bahwa sebanyak 2.460 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi tersebut.
    Personel ini terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemerintah Provinsi Jakarta, dan instansi terkait.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.