Tag: Thamrin

  • Malam Pergantian Tahun Usai, Stasiun MRT HI Dipadati Penumpang Saat Dini Hari

    Malam Pergantian Tahun Usai, Stasiun MRT HI Dipadati Penumpang Saat Dini Hari

    Jakarta

    Masyarakat mulai berangsur meninggalkan kawasan Jakarta Pusat (Jakpus) usai perayaan tahun baru 2026. Stasiun MRT di Bundaran HI sontak dipadati penumpang pada dini hari.

    Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (1/1/2026), pukul 00.30 WIB, terjadi penumpukan masyarakat yang selesai merayakan tahun baru. Antrean mengular panjang terjadi di sejumlah pintu masuk.

    Suasana Stasiun MRT HI dipadati warga usai perayaan malam tahun baru di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Adrial/detikcom)

    Para petugas terlihat sibuk mengatur antrean masyarakat yang ada. Petugas sesekali mengarahkan tumpukan penumpang ke titik pintu masuk lain yang lebih sepi.

    Sementara di luar stasiun MRT, terlihat masyarakat mulai meninggalkan kawasan Jalan M.H Thamrin. Petugas kebersihan juga terlihat membersihkan sampah yang ada.

    Pemprov DKI juga membuka donasi untuk korban bencana. Pemerintah dan pihak swasta meniadakan perayaan kembang api pada perayaan tahun baru kali ini.

    (ial/fca)

  • FX Sudirman, Panggung Hiburan “Alternatif” Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta

    FX Sudirman, Panggung Hiburan “Alternatif” Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta

    Bisnis.com, JAKARTA — Jalanan Sudirman menuju Thamrin atau Semanggi tak lagi dilintasi kendaraan bermotor pada malam perayaan tahun baru 2026.

    Kendati demikian, jalanan kini justru dipenuhi warga yang hendak merayakan malam tahun baru. Sebab, Pemprov Jakarta telah menyediakan delapan panggung untuk memeriahkan perayaan tahun baru kali ini.

    Salah satu panggung itu berlokasi di FX Sudirman. Nampak dua pembawa acara bercuap memandu jalannya acara agar terus ramai. Keduanya juga mengajak interaksi penonton untuk mencairkan suasana.

    Adapun, panggung itu diisi oleh sejumlah musisi baik itu band maupun DJ seperti The Freshcut, Economy Class, Young Tiger, OBK, Mental Baja, Luminoute hingga Happy Asmara. 

    Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi pada pukul 22.30 WIB, kegiatan di FX Sudirman ini diiringi hujan rintik. Namun, cuaca tak mempengaruhi keberlangsungan acara. Sebagian penonton pun terlihat memakai jas hujan.

    Kebanyakan, penonton menganggap panggung terakhir di Jalan Sudirman ini menjadi alternatif untuk merayakan tahun baru yang tidak terlalu padat. Misalnya Wahyu (42) asal Bintaro. Dia lebih memilih merayakan tahun baru di panggung FX karena kepadatannya dinilai masih “manusiawi”.

    “Saya emang pengen di sini. Kalau di HI terlalu padat ya,” ujarnya saat ditemui Bisnis, Rabu (31/12/2025).

    Dia menambahkan, salah satu yang menjadi magnet hiburan di panggung FX Sudirman karena dirinya sempat mendengar lantunan musik dari kantornya di sekitar lokasi. 

    Kemudian, salah satu warga lainnya yang menikmati panggung di FX Sudirman adalah Raeni (32). Perempuan kelahiran Brebes ini memiliki alasan sama dengan kebanyakan warga lainnya yang menonton di panggung ini. 

    Terlebih, kata Raeni, indekosnya lebih dekat dengan area FX Sudirman. Selain itu, dia juga merupakan salah satu penggemar bintang tamu di panggung ini yaitu Happy Asmara.

    “Selain keramaiannya tidak terlalu padat. Di sini ada Happy Asmara ya. Kebetulan saya fansnya,” tutur Raeni.

  • ​Daftar 33 Jalan Jakarta yang Ditutup saat Malam Tahun Baru

    ​Daftar 33 Jalan Jakarta yang Ditutup saat Malam Tahun Baru

    Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan car free night di kawasan Sudirman-Thamrin pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu, 31 Desember 2025.

    Rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan dimulai pukul 18.00 WIB dan dibuka kembali secara bertahap pada pukul 01.00 WIB atau menyesuaikan kondisi di lapangan.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, penutupan dilakukan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin dan berlanjut ke Jalan Merdeka Barat. Selama penutupan, seluruh kendaraan bermotor dilarang melintas demi kelancaran dan keamanan perayaan malam tahun baru.

    “Seluruh kendaraan akan dilakukan penutupan mulai pukul 18.00 dan kemudian dibuka secara perlahan pada pukul 01.00 atau situasional, melihat kondisi warga di area Sudirman-Thamrin,” ujar Syafrin di Jakarta.

    Untuk mengantisipasi dampak penutupan, Dishub DKI menyiapkan sejumlah rute alternatif. Arus dari timur ke barat dapat melalui Jalan Gatot Subroto. Sementara dari selatan ke timur diarahkan lewat Jalan Tendean menuju MT Haryono. 
     

    Kendaraan dari utara dialihkan melalui Gajah Mada-Hayam Wuruk menuju Jalan Juanda, kemudian berputar ke Suryopranoto, Balikpapan, hingga Tomang, sebelum mengakses Jalan S. Parman dan sebaliknya. Adapun dari kawasan Bendungan Hilir dan Karet, pengendara dapat menggunakan Jalan Layang Non-Tol (JLNT) menuju Casablanca dan Kampung Melayu.

    Berikut ini daftar jalan yang ditutup saat perayaan malam tahun baru: 

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan car free night di kawasan Sudirman-Thamrin pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu, 31 Desember 2025.
     
    Rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan dimulai pukul 18.00 WIB dan dibuka kembali secara bertahap pada pukul 01.00 WIB atau menyesuaikan kondisi di lapangan.
     
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, penutupan dilakukan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin dan berlanjut ke Jalan Merdeka Barat. Selama penutupan, seluruh kendaraan bermotor dilarang melintas demi kelancaran dan keamanan perayaan malam tahun baru.

    “Seluruh kendaraan akan dilakukan penutupan mulai pukul 18.00 dan kemudian dibuka secara perlahan pada pukul 01.00 atau situasional, melihat kondisi warga di area Sudirman-Thamrin,” ujar Syafrin di Jakarta.
     
    Untuk mengantisipasi dampak penutupan, Dishub DKI menyiapkan sejumlah rute alternatif. Arus dari timur ke barat dapat melalui Jalan Gatot Subroto. Sementara dari selatan ke timur diarahkan lewat Jalan Tendean menuju MT Haryono. 
     

     
    Kendaraan dari utara dialihkan melalui Gajah Mada-Hayam Wuruk menuju Jalan Juanda, kemudian berputar ke Suryopranoto, Balikpapan, hingga Tomang, sebelum mengakses Jalan S. Parman dan sebaliknya. Adapun dari kawasan Bendungan Hilir dan Karet, pengendara dapat menggunakan Jalan Layang Non-Tol (JLNT) menuju Casablanca dan Kampung Melayu.
     
    Berikut ini daftar jalan yang ditutup saat perayaan malam tahun baru: 
     
    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
     
    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
     
    3. Jalan Pintu 1 Senayan;
     
    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;
     
    5. Jalan Bendungan Hilir;
     
    6. Jalan KH Mas Mansyur;
     
    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
     
    8. Jalan Kupingan BNI 46;
     
    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
     
    10. Jalan Teluk Betung;
     
    11. Jalan Kebon Kacang;
     
    12. Jalan Sunda;
     
    13. Jalan Imam Bonjol;
     
    14. Jalan Sumenep Tosari;
     
    15. Landmark (Indocement);
     
    16. Jalan Setiabudi;
     
    17. Jalan Prof Dr Satrio;
     
    18. Jalan Masjid (Sampoerna);
     
    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
     
    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
     
    21. SCBD;
     
    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
     
    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;
     
    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;
     
    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;
     
    26. Jalan Majapahit;
     
    27. Jalan Veteran III;
     
    28. Jalan Veteran II;
     
    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;
     
    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;
     
    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;
     
    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;
     
    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Lokasi Parkir Tahun Baruan di Jakarta

    Lokasi Parkir Tahun Baruan di Jakarta

    Jakarta

    Dalam rangka kegiatan perayaan malam tahun baru 2026 di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan lokasi parkir kendaraan. Puluhan lokasi parkir yang memuat sampai ribuan kendaraan ini tersedia di pusat kota.

    Dikutip dari keterangan tertulisnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan terdapat 36 titik lokasi parkir yang disiapkan di sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin hingga kawasan Panglima Polim. Total kapasitas parkir yang disediakan mencapai 21.132 Satuan Ruang Parkir (SRP) sepeda motor, 22.306 SRP mobil, dan 182 SRP bus.

    Ketersediaan puluhan lokasi parkir ini untuk menunjang mobilitas masyarakat yang akan berdatangan ke sejumlah titik panggung utama yang tersebar di kawasan pusat kota.

    “Lokasi-lokasi ini diharapkan mampu menampung kendaraan pengunjung agar tidak terjadi penumpukan di badan jalan,” kata Syafrin dikutip website resmi Pemprov DKI Jakarta.

    Adapun lokasi parkir tersebar di berbagai fasilitas publik dan gedung perkantoran, antara lain Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lapangan Banteng, Perpustakaan Nasional, Kantor Kementerian BUMN, Gedung Telkom STO Gambir, Menara Dana Reksa, hingga Gedung Indosat. Selain itu, tersedia parkir di kawasan bisnis seperti Hotel Borobudur, LP Banteng Sisi Selatan dan Timur, Kantor Pos, Gereja Katedral, Jalan Veteran I, serta Wisma Mandiri.

    Di sepanjang koridor MH Thamrin dan Sudirman, parkir disiapkan di TPE Sabang, Jakarta Theater, Gedung Sarinah, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Wisma Nusantara, Mandarin Oriental Hotel, The City Tower, Taman Menteng, Gedung BNI 46, Wisma 46 Outdoor, Gedung Wisma 46, GBK, FX Sudirman, hingga Plaza Senayan. Sementara di kawasan selatan, titik parkir tersedia di STC Senayan, Gedung Plaza Blok M, Masjid Agung Al-Azhar, dan Gedung Kementerian ATR/BPN.

    Selain menyediakan parkir, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga akan melakukan rekayasa lalu lintas. Setidaknya 33 ruas jalan akan ditutup secara situasional mulai pukul 18.00 hingga 01.00 WIB. Pengalihan arus lalu lintas telah disiapkan dan masyarakat diimbau memanfaatkan transportasi umum serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan lokasi parkir resmi yang telah disediakan agar perayaan malam tahun baru berjalan tertib dan lancar,” sebut Syafrin.

    (rgr/din)

  • 33 Jalanan Jakarta Ditutup Sore Ini, Simak Pengalihan Arus Lalu Lintasnya

    33 Jalanan Jakarta Ditutup Sore Ini, Simak Pengalihan Arus Lalu Lintasnya

    Jakarta

    Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas saat perayaan malam tahun baru 2026. Sebanyak 33 jalanan ditutup sementara secara situasional mulai sore ini. Dishub DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintasnya.

    “Untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib, aman, dan nyaman, Dishub DKI Jakarta melaksanakan rekayasa lalu lintas penutupan di 33 titik ruas jalan secara situasional, mulai pukul 18.00-01.00 WIB,” demikian dikutip dari akun Instagram Dishub DKI Jakarta.

    “Selain itu, akan disediakan berbagai titik lokasi parkir di sepanjang Jl. Sudirman – Jl. M. H Thamrin & Jl. Panglima Polim, serta penyesuaian operasional layanan angkutan umum jelang pergantian tahun,” tulisnya.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pengalihan arus ini akan diberlakukan secara situasional melihat kondisi di lapangan.

    “Rute alternatif pada saat dilakukan pengalihan arus lalu lintas (bersifat situasional),” ujar Syafrin dalam keterangannya dikutip detikNews.

    33 Ruas Jalan Ditutup Situasional

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    Rekayasa Lalu Lintas

    Untuk mengantisipasi penutupan jalan tersebut, Dishub DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas. Berikut detailnya:

    1. Lalu lintas dari selatan (Blok M) ke Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan Melawai-Jalan Iskandarsyah Raya-Jalan Pattimura-Jalan Hang Lekir I-Jalan Hang Tuah-Jalan Hang Lekir IV-Jalan Hang Lekir II-Jalan Hang Lekir I-Jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gatot Subroto-Jalan KS Tubun-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng-dst. Atau dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Pakubuwono VI-Jalan Hang Lekir II-Jalan Hang Lekir IJalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gatot Subroto Jalan KS Tubun-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng-dst;

    2. Lalu lintas dari utara (Harmoni/Gunung Sahari) ke selatan (Rasuna Said/Pancoran) dapat melalui Jalan Ir H Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan MI Ridwan Rais ke arah Rasuna Said-dst. Atau dapat melalui Jalan Gunung Sahari-Jalan Kramat Raya-Jalan Salemba-Jalan Proklamasi-Jalan Tambak-Jalan Prof Dr Sahardjo dst.

    Rute alternatif Monas-Silang Monas:

    1. Dari arah timur (Pasar Senen) yang akan menuju ke arah barat (Harmoni) dapat melalui Jalan Senen Raya-Jalan Kwini I-Jalan Abdul Rahman Saleh-Jalan Kramat Kwitang-putar balik barat-Jalan Kramat Kwitang-Jalan Arief Rahman Hakim-Tugu Tani-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Katedral-Jalan Veteran dst atau dapat melalui Jalan Gunung Sahari-Jalan Budi Utomo-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Katedral-Jalan Veteran dst;

    2. Dari arah selatan (Cikini) yang akan menuju ke utara (Jalan Veteran) dapat melalui Jalan Menteng RayaJalan Arief Rahman Hakim-Tugu Tani-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Katedral dst.

    3. Dari arah utara (Jl Gunung Sahari) yang akan menuju ke Selatan (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Dr Sutomo-Jl Gedung Kesenian-Jl Lapangan Banteng Utara-Jl Katedral-Jl Taman Pejambon-Jl Pejambon-Jl Medan Merdeka Timur dst.

    4. Dari arah Jalan Batu III menuju ke arah utara (Harmoni) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Tani-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Katedral-Jalan Veteran dst.

    5. Arah lalu lintas dari Arah Barat (Tomang) yang akan menuju Arah Timur (Ps Senen) dapat melalui Jl Tomang Raya-Jl Kyai Caringin-Balikpapan-Jl Suryopranoto-Jl Ir Juanda-Jl Pos-Jl Dr Sutomo-Jl Gunung Sahari dst.

    Rute alternatif Lapangan Banteng:

    1. Dari arah timur (Pasar Senen) yang akan menuju ke arah barat (Harmoni) dapat melalui Jalan Senen Raya-Jalan Kwini I-Jalan Abdul Rahman Saleh-Jalan Kramat Kwitang-putar balik barat-Jalan Kramat Kwitang-Jalan Arief Rahman Hakim-Tugu Tani-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Katedral-Jalan Veteran dst atau dapat melalui Jalan Gunung Sahari-Jalan Budi Utomo-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Katedral-Jalan Veteran dst;

    2. Dari arah selatan (Cikini) yang akan menuju ke utara (Jalan Veteran) dapat melalui Jalan Menteng Raya-Jalan Arief Rahman Hakim-Tugu Tani-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Katedral dst.

    3. Dari arah utara (Jl Gunung Sahari) yang akan menuju ke selatan (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Dr Sutomo-Jl Gedung Kesenian-Jl Lapangan Banteng Utara-Jl Katedral-Jl Taman Pejambon-Jl. Pejambon-Jl Medan Merdeka Timur dst.

    4. Dari arah Jalan Batu III menuju ke arah Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Tani-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Katedral-Jalan Veteran dst.

    Rute alternatif Panglima Polim:

    1. Lalu Lintas dari arah selatan (Fatmawati) ke utara (Bundaran Senayan) dapat melalui Jl Bulungan-Jl Mahakam-Jl Panglima Polim (sisi Barat)-Jalan Sisingamangaraja-dst atau dapat melalui Jl Melawai Raya-Jl Iskandarsyah Raya-Jl Sultan Hasanuddin-Jl Pattimura dst

    2. Lalu Lintas dari arah selatan (Antasari) ke utara (Bundaran Senayan) dapat melalui Jl Iskandarsyah Raya-Jl Sultan Hasanuddin-Jl Pattimura atau
    dapat melalui Jl Iskandarsyah Raya-Jl Trunojoyo-Jl Sisingamangaraja-dst (beserta arah sebaliknya)

    3. Lalu Lintas dari arah utara (Bundaran Senayan) ke selatan (Fatmawati) dapat melalui Jl Sisingamangaraja-Jl Kyai Maja-Jl Bulungan-Jl Panglima Polim-dst atau dapat melalui Jl Sisingamangaraja-Jl Kyai Maja-Jl Barito 1-Jl Panglima Polim-dst;

    4. Lalu Lintas dari arah Timur ke Barat dapat melalui Jl. Trunojoyo-Jl. Kyai Maja-dst;

    5. Lalu Lintas dari arah Barat ke Timur dapat melalui Jl. Kyai Maja-Jl. Trunojoyo-dst;

    6. Lalu Lintas dari Kawasan Blok M ke Selatan dapat melalui Jl. Sultan Hasanuddin Dalam-Jl. Panglima Polim-dst;

    7. Lalu Lintas dari Kawasan Blok M ke Utara dapat melalui Jl. Sultan Hasanuddin Dalam-Jl. Melawai 6-Jl. Melawai 8-Jl.Melawai 5-Jl.Melawai 4-Jl.Melawai Raya-Jl.Iskandarsyah Raya-Jl.Sultan Hasanuddin-Jl.Pattimura dst.

    (rgr/din)

  • Tanpa Pesta Kembang Api, Ini Rangkaian dan Titik Acara Hiburan Semarakkan Malam Tahun Baru di Jakarta

    Tanpa Pesta Kembang Api, Ini Rangkaian dan Titik Acara Hiburan Semarakkan Malam Tahun Baru di Jakarta

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rangkaian perayaan Tahun Baru 2026. Perayaan tahun baru kali ini mengutamakan kesederhanaan sebagai wujud empati dan solidaritas nasional atas bencana yang terjadi di Sumatra serta sejumlah wilayah lain di Indonesia,

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Budi Awaluddin, menjelaskan rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 dirancang tanpa pesta kembang api. Selain itu, setiap rangkaian kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh titik pertunjukan atau panggung.

    “Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesederhanaan dalam perayaan Tahun Baru kali ini. Pesta kembang api bisa kita ganti dengan kegiatan positif lainnya, seperti berdonasi. Setiap rangkaian acara akan diawali dengan doa bersama sebagai wujud refleksi kolektif masyarakat Jakarta dalam menyambut tahun baru dengan semangat kebersamaan, harapan, dan kepedulian sosial,” tutur Budi di Jakarta, Selasa (30/12).

    Sebanyak delapan titik perayaan Tahun Baru yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu Taman Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, kawasan Semanggi, kawasan SCBD, hingga FX Sudirman. Pemprov DKI Jakarta juga memberdayakan UMKM di sepanjang Jalan M.H. Thamrin–Jalan Jenderal Sudirman, yakni di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman.

    Panggung utama berlokasi di Bundaran HI dengan menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air, seperti d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band.

    Pemilihan lagu yang diperdengarkan mengusung konsep kesederhanaan serta semangat untuk bangkit. Selain itu, perayaan juga akan diisi dengan pertunjukan video mapping menggunakan drone tanpa kembang api, dengan tema kepedulian terhadap Sumatra.

     

  • LRT Jakarta Beroperasi Lebih Lama Saat Malam Pergantian Tahun Baru, Ini Jam Operasionalnya

    LRT Jakarta Beroperasi Lebih Lama Saat Malam Pergantian Tahun Baru, Ini Jam Operasionalnya

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rangkaian perayaan Tahun Baru 2026, meski tahun ini mengutamakan kesederhanaan sebagai bentuk solidaritas pada provinsi lain yang terkena bencana.

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 dirancang tanpa pesta kembang api. Selain itu, setiap rangkaian kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh titik pertunjukan atau panggung.

    “Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesederhanaan dalam perayaan Tahun Baru kali ini. Pesta kembang api bisa kita ganti dengan kegiatan positif lainnya, seperti berdonasi. Setiap rangkaian acara akan diawali dengan doa bersama sebagai wujud refleksi kolektif masyarakat Jakarta,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).

    Terdapat delapan titik perayaan Tahun Baru yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu:

    Taman Lapangan Banteng
    Kawasan M.H. Thamrin
    Sarinah
    Bundaran HI
    Dukuh Atas
    Kawasan Semanggi
    Kawasan SCBD
    FX Sudirman

    Pemprov DKI Jakarta juga memberdayakan UMKM di sepanjang Jalan M.H. Thamrin–Jalan Jenderal Sudirman, yakni di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman.

    Panggung utama berlokasi di Bundaran HI dengan menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air, seperti d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band.

    Pemilihan lagu yang diperdengarkan mengusung konsep kesederhanaan serta semangat untuk bangkit.

    Selain itu, perayaan juga akan diisi dengan pertunjukan video mapping menggunakan drone tanpa kembang api, dengan tema kepedulian terhadap Sumatra.

  • Catat Waktunya, Jalan Sudirman–Thamrin Tutup Mulai 18.00 WIB Malam Tahun Baru
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Catat Waktunya, Jalan Sudirman–Thamrin Tutup Mulai 18.00 WIB Malam Tahun Baru Megapolitan 31 Desember 2025

    Catat Waktunya, Jalan Sudirman–Thamrin Tutup Mulai 18.00 WIB Malam Tahun Baru
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin, Jakarta Pusat, akan ditutup mulai Rabu (31/12/2025) pukul 18.00 WIB saat perayaan malam Tahun Baru 2026.
    Penutupan dilakukan seiring pelaksanaan
    Car Free Night
    serta penyelenggaraan delapan panggung hiburan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sepanjang kawasan tersebut.
    Kabag Ops Direktorat Lalu Lintas
    Polda Metro Jaya
    Kompol Robby Hefados mengatakan, penutupan berlaku menyeluruh dari Bundaran Patung Kuda hingga Bundaran Senayan.
    “Jadi penutupan arus lalu lintas dari mulai Bundaran Patung Kuda sampai nanti Bundaran Senayan. Nanti dilaksanakan dari pukul 18.00 WIB sampai dengan 02.00 WIB dini hari,” ujar Robby di Ragunan, Sabtu (27/12/2025).
    Menurut Robby, delapan panggung hiburan akan tersebar mulai dari Bundaran Patung Kuda hingga Bundaran Senayan, sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas untuk menjaga keamanan dan kelancaran acara.
    Selain penutupan jalan, Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyiapkan sejumlah skema
    rekayasa lalu lintas
    untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi perayaan.
    Untuk pengamanan, hampir 800 personel gabungan akan dikerahkan selama malam pergantian tahun.
    “Dan untuk pada saat malam pergantian tahun sendiri, kami akan melibatkan hampir 800 personil. Bergabung nanti dengan jajaran kewilayahan, dengan Polres,” kata Robby.
    Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Sudirman–Thamrin saat perayaan
    malam Tahun Baru 2026
    , Rabu.
    Warga diminta perlu mengantisipasi kemacetan di Jakarta seiring penutupan sejumlah ruas jalan pada malam Tahun Baru 2026.
    “Rekayasa lalu lintas berupa penutupan 33 ruas jalan akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 WIB,” ujar Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
    Penutupan jalan difokuskan di sekitar lokasi panggung hiburan malam tahun baru.
    Pemprov DKI menyiapkan delapan titik panggung, antara lain di Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Sarinah, Lapangan Banteng, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman.
    Sejumlah ruas utama yang ditutup antara lain:
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bundaran HI Bersolek Jelang Malam Tahun Baru 2026, Panggung Utama Hampir Rampung
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Bundaran HI Bersolek Jelang Malam Tahun Baru 2026, Panggung Utama Hampir Rampung Megapolitan 31 Desember 2025

    Bundaran HI Bersolek Jelang Malam Tahun Baru 2026, Panggung Utama Hampir Rampung
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mulai bersolek menjelang perayaan Malam Tahun Baru 2026.
    Pantauan
    Kompas.com
    di lokasi, Rabu (31/12/2025) pagi menunjukkan aktivitas persiapan akhir berlangsung intens di sekitar Monumen Selamat Datang, meski langit Jakarta mendung disertai rintik hujan.
    Sejumlah pekerja tampak bergegas menyelesaikan pemasangan panggung utama yang berdiri kokoh tepat di depan ikon
    Bundaran HI
    .
    Material panggung, perangkat tata suara, hingga sistem pencahayaan terus ditata untuk memastikan pesta rakyat malam nanti berjalan lancar.
    Progres pembangunan panggung terpantau telah memasuki tahap akhir atau
    finishing
    .
    Kerangka besi
    truss
    berukuran besar berdiri tegak, lengkap dengan layar LED berbentuk lingkaran yang akan menjadi pusat visual pertunjukan.
    Di sepanjang median jalan, tenda-tenda kerucut berwarna hitam serta barikade pengaman telah terpasang rapi.
    Salah satu penata panggung di lokasi, Robi (35), mengatakan pemasangan dilakukan sejak dini hari untuk mengejar target penyelesaian sebelum malam.
    “Sejak subuh kami sudah mulai penataan akhir, terutama
    lighting
    dan layar LED. Tinggal pengecekan teknis dan uji coba suara. Targetnya sore ini sudah benar-benar siap,” ujar Robi saat ditemui Kompas.com di samping panggung, Rabu.
    Desain panggung tahun ini mengusung konsep
    futuristik
    dengan nuansa ceria.
    Layar digital raksasa dipadukan tata lampu berkapasitas besar yang dirancang menghadirkan pertunjukan visual spektakuler.
    Panggung tersebut akan menjadi pusat kolaborasi pertunjukan musik, visual digital, hingga aksi
    drone show
    dan kembang api saat detik-detik pergantian tahun.
    Ukurannya yang masif membentang hampir menutup sebagian ruas jalan di sekitar Bundaran HI, menciptakan kesan dominan di tengah deretan gedung pencakar langit.
    Salah satu elemen yang mencuri perhatian adalah dekorasi panel warna-warni di sisi depan panggung.
    Panel tersebut menampilkan karakter kartun jenaka, seperti harimau dan tokoh-tokoh lucu lainnya, yang menghadirkan nuansa ramah keluarga.
    Warna oranye dan kuning terlihat kontras dengan langit Jakarta yang mendung.
    Tak sedikit warga yang melintas berhenti sejenak untuk mengabadikan momen dengan latar panggung, meski rangkaian acara belum resmi dimulai.
    Dari sisi lalu lintas, aktivitas pemasangan panggung sempat berdampak pada arus kendaraan di jalur Sudirman–Thamrin.
    Penyempitan lajur di sejumlah titik, ditambah keberadaan truk pengangkut logistik, membuat kendaraan bergerak lebih pelan, terutama karena kondisi jalan licin akibat hujan.
    Meski demikian, hingga pukul 09.00 WIB, lalu lintas di sekitar Bundaran HI terpantau relatif lancar.
    Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Satpol PP, serta kepolisian terlihat siaga mengatur arus kendaraan dan mengarahkan pengguna jalan agar tidak berhenti terlalu lama di sekitar area panggung.
    Salah satu petugas Dishub DKI Jakarta di lokasi, Rislan, mengatakan pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sambil menunggu penerapan rekayasa lalu lintas malam hari.
    “Untuk siang ini arus masih kami buka terbatas dan lancar. Petugas berjaga di beberapa titik untuk mencegah penumpukan kendaraan. Nanti malam akan ada pengalihan sesuai skema
    Car Free Night
    ,” kata Rislan.
    Warga diimbau menghindari kawasan Bundaran HI menggunakan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, terutama menjelang penerapan skema
    Car Free Night
    secara penuh.
    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan delapan panggung perayaan
    malam Tahun Baru 2026
    . Jumlah tersebut berkurang dari rencana awal 14 titik.
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengurangan dilakukan dengan tetap mempertahankan lokasi-lokasi utama yang selama ini menjadi pusat tradisi
    perayaan tahun baru
    di Jakarta.
    “Dari segi titik lokasi yang sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi 8 titik. Dari titik-titik utama yang selama ini menjadi tradisi di Jakarta, ada beberapa yang dikurangi, di antaranya Monas,” ujar Pramono, Senin (22/12/2025).
    1. Lapangan Banteng
    2. Kawasan M.H. Thamrin
    3. Sarinah
    4. Bundaran Hotel Indonesia (HI)
    5. Dukuh Atas
    6. Semanggi
    7. SCBD
    8. FX Sudirman
    Pemprov DKI Jakarta memusatkan perayaan utama malam pergantian tahun di Bundaran HI.
    Di lokasi ini, jajaran pimpinan Pemprov DKI dijadwalkan hadir langsung mengikuti rangkaian acara.
    “Sehingga dengan demikian, titik utamanya nanti ada di Bundaran HI. Di sana akan hadir Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah,” ujar Pramono.
    Dalam perayaan tersebut, Bundaran HI akan menghadirkan hiburan musik dengan grup band D’Masiv sebagai bintang tamu utama.
    Pemprov DKI Jakarta juga telah menentukan lagu yang akan dibawakan pada momen pergantian tahun.
    “Kami sudah berpesan yang paling utama adalah pas pergantian itu di Bundaran HI kami minta untuk D’Masiv. Judul lagunya ‘Jangan Menyerah’,” kata Pramono.
    Menurut dia, pemilihan lagu tersebut telah melalui pertimbangan khusus.
    Selain D’Masiv, sejumlah musisi Tanah Air lainnya juga dijadwalkan tampil memeriahkan rangkaian acara malam pergantian tahun di Bundaran HI.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Jakarta

    Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas dalam rangka kegiatan perayaan malam tahun baru 2026. Setidaknya ada 33 ruas jalan yang akan ditutup secara situasional.

    “Untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib, aman, dan nyaman, Dishub DKI Jakarta melaksanakan rekayasa lalu lintas penutupan di 33 titik ruas jalan secara situasional, mulai pukul 18.00-01.00 WIB,” demikian dikutip dari akun Instagram Dishub DKI Jakarta.

    “Selain itu, akan disediakan berbagai titik lokasi parkir di sepanjang Jl. Sudirman – Jl. M. H Thamrin & Jl. Panglima Polim, serta penyesuaian operasional layanan angkutan umum jelang pergantian tahun,” tulisnya.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pengalihan arus ini akan diberlakukan secara situasional melihat kondisi di lapangan.

    “Rute alternatif pada saat dilakukan pengalihan arus lalu lintas (bersifat situasional),” ujar Syafrin dalam keterangannya dikutip detikNews.

    Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta digelar, Rabu (31/12), mulai pukul 18.00 WIB hingga Kamis (1/1), pukul 01.00 WIB. Berikut daftar 33 ruas jalan yang ditutup secara situasional.

    33 Jalanan Jakarta yang Ditutup Mulai Sore Ini

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    (rgr/din)