Tag: Teuku Riefky Harsya

  • Jangan Biarkan Politik Dikuasai yang Jahat

    Jangan Biarkan Politik Dikuasai yang Jahat

    GELORA.CO – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi terjun langsung dalam perjuangan politik yang benar dan berintegritas. 

    “Kalau kita menjauhi politik, terutama jika anak muda semakin menjauhi politik, maka jangan salahkan jika politik dikuasai oleh mereka yang tidak bertanggung jawab, tidak punya integritas, bahkan oleh mereka yang jahat,” ujar AHY di acara Biru Muda Project di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat malam (2/5/2025), dalam keterangan persnya Minggu (4/5/2025). 

    Menurut AHY, politik tidak sekadar karena kekuasaan, tapi ruang pengabdian yang luas. Ia mencontohkan perjalanan beberapa tokoh yang hadir, termasuk Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Menteri Transmigrasi M. Iftitah yang merupakan sahabat lamanya sejak di akademi militer.

    “Pengabdian di dunia militer itu mulia, tapi politik juga jalan pengabdian. Front-nya lebih luas, tantangannya lebih kompleks. Di politik, kita tidak hanya menghadapi musuh yang jelas, tapi juga harus cerdas memilah mana kawan sejati dan mana yang hanya penuh kepentingan,” katanya.

    AHY menyinggung realita bahwa banyak anak muda masih skeptis terhadap politik karena citra buruk yang kerap melekat. Namun, ia menekankan bahwa justru karena alasan itu, generasi muda harus berani ambil bagian dan memperjuangkan nilai-nilai yang baik.

    “Kalau masih ada nilai baik dalam diri kita, niat baik untuk masyarakat dan bangsa, maka jangan ragu. Bergabunglah, berjuanglah dalam politik. Tapi lakukan dengan benar. Politik yang benar,” tuturnya.

    AHY juga mendorong anak muda agar lebih fokus pada masa depan, termasuk pengembangan sektor ekonomi kreatif, yang dimana ada 17 subsektor ekonomi kreatif dan menjadi masa depan Indonesia. Hal tersebut sesuai Asta Cita Presiden Prabowo yang peduli terhadap generasi muda mencakup berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

  • AHY ajak generasi muda pelopori politik rasional dan bertanggung jawab

    AHY ajak generasi muda pelopori politik rasional dan bertanggung jawab

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor politik yang rasional dan bertanggung jawab di tengah maraknya post-truth politics dan penyebaran informasi palsu yang sulit dibedakan pada era kecerdasan buatan.

    Ajakan tersebut disampaikan AHY saat meluncurkan Biru Muda Project di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (2/5) malam.

    Ia mengatakan generasi muda perlu mengambil peran aktif dalam membangun politik yang berdampak positif dan menjauh dari praktik politik identitas maupun destruktif.

    “Politik harus berdampak, positive impact. Jangan justru masuk politik, malah menjadi pribadi yang buruk. Masuklah ke politik untuk jadi lebih baik, lebih bermanfaat,” kata AHY dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

    Menurutnya, partai berlambang mercy itu merupakan rumah besar bagi kalangan nasionalis dan religius lintas suku, agama, dan latar belakang.

    AHY juga menekankan pentingnya kolaborasi antargenerasi di dalam partai, dengan para senior berperan sebagai mentor bagi kader muda.

    Sebagai bentuk komitmen regenerasi, AHY mengangkat dua kader muda untuk memimpin badan strategis partai, yakni Rizki Aulia Natakusumah sebagai Kepala Badiklat dan Hillary Brigitta Lasut sebagai Kepala BPJK.

    AHY menegaskan bahwa penunjukan ini bukan sekadar simbol, melainkan langkah konkret mempercayakan anak muda untuk berjuang dengan idealisme.

    “Human capital adalah aset utama bangsa. Demokrat harus hadir sebagai partai yang menyiapkan kader-kader unggul sejak dini. Politik bukan hanya soal strategi, tapi tentang membentuk karakter dan kesadaran untuk mengabdi,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BPJK DPP Partai Demokrat Hillary Brigitta Lasut berharap anak muda tidak takut untuk terjun ke dunia politik.

    “Kita justru sebagai anak muda tidak boleh takut, kita punya energi banyak, kita harus berani mencoba, apalagi kalau di Demokrat, banyak senior dan mentor yang siap membimbing kita,” tambah Brigitta.

    Salah satu inisiator Biru Muda Project Teuku Agassi Revano Harsya menjelaskan gerakan ini menjadi wadah bagi anak muda dari berbagai latar belakang untuk belajar politik yang sehat dan bertanggung jawab.

    “Kami juga membutuhkan mentor dari senior-senior yang telah memiliki banyak pengalaman, agar kami bisa belajar dan berdampak bagi lingkungan sekitar kami,” kata Agassi.

    Turut hadir dalam peluncuran tersebut antara lain Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan, Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron, Bendum Irwan Fecho, Waketum Edhie Baskoro Yudhoyono, Menparekraf Teuku Riefky Harsya, serta Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.

    Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

  • Ipemi sebut ekonomi kreatif jadi mesin baru pertumbuhan ekonomi

    Ipemi sebut ekonomi kreatif jadi mesin baru pertumbuhan ekonomi

    Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil bersama jajarannya sedang beraudiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya di Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Jumat (2/5/2025). ANTARA/HO-Ipemi

    Ipemi sebut ekonomi kreatif jadi mesin baru pertumbuhan ekonomi
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Sabtu, 03 Mei 2025 – 08:37 WIB

    Elshinta.com –  Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) menilai pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) yang didorong Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menjadi mesin baru penggerak ekonomi.

    “Ipemi mengapresiasi upaya pengembangan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari daerah,” kata Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil sebagaimana pernyataan diterima di Jakarta, Sabtu.

    Ingrid menyampaikan sebelumnya dirinya bersama Sekretaris Jenderal Ipemi Nurwahidah Saleh beserta jajaran pengurus lainnya telah menggelar audiensi dengan Menekraf di Kementerian Ekonomi Kreatif (Kememekraf) Jakarta, Jumat (2/5). Ia mengatakan Ipemi siap berkolaborasi dengan Kemenekraf. Mengingat sebagian besar anggota Ipemi bergerak di bidang ekraf seperti fesyen, kuliner dan kriya. Terlebih, gebrakan yang dilakukan Menekraf dapat meningkatkan perekonomian.

    Ipemi juga menyambut baik delapan program unggulan Kemenekraf yaitu, 

    Pertama, penguatan data ekraf. Kedua, penguatan regulasi, kebijakan dan kelembagaan ekraf. 

    Ketiga, penguatan kapabilitas untuk peningkatan income penggiat ekraf. Keempat, pengembangan infrastruktur ekraf.

    Kelima, sinergi hexahelix ekraf dalam penguatan produk lokal. Keenam, peningkatan pangsa pasar domestik dan global. 

    Ketujuh, pengembangan akses pendanaan, pembiayaan, dan investasi ekraf. Kedelapan, penguatan ekosistem kekayaan intelektual.

    Ingrid mengatakan Ipemi siap mendukung program unggulan tersebut. Terlebih, Ipemi secara struktur sudah berada di 36 provinsi, 380 kabupaten/kota, dan 1.000 desa. Sehingga sumber daya yang ada di daerah bisa merealisasikan program-program tersebut. Menurut dia, ada satu program yang paling brilian, yakni Desa Kreatif. Program ini merupakan bentuk pembangunan desa yang menekankan pemanfaatan kreativitas, inovasi dan kearifan lokal untuk mengembangkan ekonomi dan sosial masyarakat.

    Ingrid yakin konsep ini dapat mendorong masyarakat desa untuk mengembangkan produk, jasa dan kegiatan komunitas berbasis budaya, seni dan teknologi. Ia pun tak ragu menjadikan program ini sebagai program nasional Ipemi.

    “Sebagai upaya dalam memberikan kontribusi terhadap negara, terutama dalam menciptakan wirausaha baru dan mencapai target pertumbuhan ekonomi,” kata Ingrid.

    Sebab, peran Ipemi sejalan dengan Astacita yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Khususnya poin ketiga: Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan.

    Dalam audiensi tersebut, Ipemi juga menunjukkan sejumlah produk unggulan. Di antaranya kain yang menggunakan pewarna alam dan kriya eco product berbahan dasar tumbuhan dan daur ulang. Ingrid menilai aspek keberlanjutan lingkungan tidak boleh diabaikan dalam menghasilkan produk-produk ekraf. 

    Di tengah isu perubahan iklim dan krisis ekologi, sudah saatnya ekraf Indonesia melangkah ke arah ekonomi hijau.

    “Menggunakan bahan baku ramah lingkungan, menerapkan proses produksi yang efisien energi, dan menumbuhkan kesadaran terhadap tanggung jawab lingkungan adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan sektor ini benar-benar berkelanjutan,” kata Ingrid.

     

    Sumber : Antara

  • Wamendagri: Pemda perhatikan dua poin sebelum bentuk Dinas Ekraf

    Wamendagri: Pemda perhatikan dua poin sebelum bentuk Dinas Ekraf

    Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengingatkan pemerintah daerah untuk memperhatikan dan mencermati dua poin utama sebelum membentuk Dinas Ekonomi Kreatif, yakni soal sumber daya manusia dan menghitung potensi sektor tersebut.

    “Pertama, berkaitan dengan yang namanya kapasitas kelembagaan, tentu membutuhkan sumber daya yang baru juga. Kedua, menghitung potensinya seperti apa,” kata Bima Arya saat menghadiri Musyawarah Desa Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Radugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu.

    Menurut ia, pembentukan dinas yang membidangi ekonomi kreatif (ekraf) merupakan sebuah terobosan, namun pemerintah daerah (pemda) harus mampu menjamin keberlanjutan maupun lebih menggali potensi dari ekosistem ekonomi kreatif itu.

    “Yang harus dikedepankan adalah menyangkut ekosistem, jangan terlalu menganggap tata usaha lembaga adalah faktor utama,” ucapnya.

    Ia membuka pintu bagi setiap pemda untuk mengajukan usulan maupun sebatas konsultasi dalam rangka pembentukan Dinas Ekraf.

    “Apabila dianggap dinas ini bisa lebih cepat mengakselerasi untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif maka silakan. Sudah ada beberapa daerah, tetapi kami akan update lagi berapa jumlahnya,” ujar Wamendagri.

    Soal teknis pelaksanaan, Bima secara singkat mengatakan bahwa Dinas Ekraf nantinya akan menjadi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berdiri sendiri.

    “Kan biasanya nyambung dengan pariwisata. Nah, yang sekarang khusus ekonomi kreatif,” tambahnya.

    Kemendagri juga masih melakukan proses penyusunan teknis pembentukan dinas tersebut. “Nanti, kami dari Kemendagri akan menyusun panduan teknisnya,” katanya.

    Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Dalam Negeri menerbitkan surat keputusan bersama (SKB) pada akhir tahun 2024 sebagai dasar hukum membentuk Dinas Ekonomi Kreatif di provinsi untuk mendorong sektor ekonomi kreatif di daerah.

    Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan SKB itu bisa digunakan oleh pemerintah daerah menggali potensi ekonomi kreatif di daerah yang sebelumnya masih belum terasah.

    Pembentukan Dinas Ekraf juga terbuka bagi daerah yang masih belum memiliki anggaran namun menyadari ada potensi besar di bidang ekonomi kreatif.

    Pewarta: Ananto Pradana
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kemendagri minta pemda hindari acara seremonial yang boroskan anggaran

    Kemendagri minta pemda hindari acara seremonial yang boroskan anggaran

    Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk menghindari kegiatan seremonial yang mengakibatkan pemborosan

    Tomsi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menilai acara seremonial tersebut tanpa disadari cukup mengganggu fokus pencapaian dari anggaran yang telah dialokasikan.

    Tomsi menekankan fokus alokasi anggaran seharusnya diarahkan pada pencapaian target kinerja pelayanan publik.

    “Memastikan setiap pelaksanaan program kegiatan memiliki output yang terukur dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Tomsi dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jatim Tahun 2026 di Surabaya, Jatim, Selasa.

    Menurut dia, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen yang harus dijalankan dalam rangka mendukung kebijakan efisiensi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Untuk itu, ia mengajak Pemda agar mengurangi belanja yang tidak memiliki output terukur dan bersifat mubazir.

    Dia juga bercerita dalam pelaksanaan program penanganan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem di daerah, misalnya, kerap ditemukan praktik pemborosan serta alokasi anggaran yang kurang tepat sasaran. Bahkan, tidak jarang anggaran untuk kegiatan pendukung justru lebih besar dibandingkan alokasi terhadap program inti yang seharusnya menjadi fokus utama.

    “Jadi, anggaran stuntingnya itu [misalnya] Rp12 miliar, Rp2 miliar yang masuk mulutnya bayi dan ibu hamil, dan Rp10 miliarnya itu buat uang jalan, kemudian pengembangan kapasitas, kemudian tenda, kemudian beberapa acara-acara yang lain,” ujarnya mengumpamakan.

    Selain itu, dalam kesempatan tersebut ia juga mencermati sejumlah hal dalam penyusunan RPJMD Provinsi Jatim Tahun 2025–2029 dan RKPD Provinsi Jatim Tahun 2026.

    Ia berharap program dan kegiatan yang disusun dapat selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

    Menurut dia, forum Musrenbang RPJMD Tahun 2025–2029 dan RKPD Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim ini harus menjadi titik awal penyelarasan dengan RPJMN.

    “Kemudian meningkatkan kualitas koordinasi dan partisipasi lintas sektoral,” ujar Tomsi.

    Selanjutnya, ia juga menekankan agar RKPD Provinsi Jatim Tahun 2026 mendukung dan berkontribusi terhadap 83 kegiatan prioritas utama RPJMN serta proyek-proyek strategis nasional.

    “Menyiapkan program yang memberikan ruang kemudahan berusaha melalui kebijakan yang berpihak kepada pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

    Tak hanya itu, Tomsi juga mengharapkan Pemprov Jatim dapat menyiapkan rencana kerja yang mendorong inovasi dan akselerasi program unggulan di bidang pariwisata, perdagangan, pusat layanan jasa, dan jasa keuangan.

    Sebagai tambahan informasi, dalam kegiatan ini hadir di antaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jatim.

    Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
    Editor: Laode Masrafi
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kemenekraf dan Kemenkum Kaji Revisi Aturan Hak Cipta

    Kemenekraf dan Kemenkum Kaji Revisi Aturan Hak Cipta

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bersama Kementerian Hukum (Kemenkum) tengah mengkaji revisi kebijakan perlindungan hak cipta, khususnya mengenai sistem lisensi dan pembayaran royalti.

    Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kemenekraf dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif yang adil, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan.

    “Sebagai salah satu perancang kebijakan, Kemenekraf berupaya menyusun policy brief berdasarkan kajian kualitatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Teuku Riefky dalam keterangannya, dikutip Selasa (29/4/2025).

    Salah satu temuan penting dari kajian yang telah dilakukan kedua kementerian yakni adanya pengaturan yang berpeluang terjadinya multitafsir. Hal ini berakibat pada ketidakjelasan peraturan dalam penerapannya.

    Menanggapi temuan itu, Direktur Musik Kemenekraf Mohammad Amin telah mengusulkan pembaruan sistem lisensi bidang musik dengan menerapkan skema hybrida, yaitu menerapkan blanket license system berdampingan dengan direct license system.

    Mohammad Amin menuturkan, keduanya memanfaatkan sistem berbasis teknologi digital melalui platform digital yang terverifikasi, guna menjamin akurasi, transparansi, dan akuntabilitasnya.

    “Blanket license system dapat diterapkan untuk lisensi atas pemanfaatan karya rekaman atau phonograms maupun videograms, sedangkan direct license diterapkan secara voluntary untuk live performance atau konser musik,” tuturnya.

    Kemenekraf juga mendorong digitalisasi pengelolaan royalti oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Hal ini diharapkan dapat menciptakan sistem yang transparent, accurate, accountable, dan trustworthy, sebagaimana standar yang harus ada dalam sistem berbasis teknologi digital.

    Sistem ini juga diharapkan dapat lebih menjamin efektivitas dan efisiensi dalam penerapan sistem lisensi, lantaran dapat menghilangkan atau mengurangi banyaknya middleman yang selama ini berpotensi mengurangi pendapatan para pelaku seni, khususnya bidang musik.

    “Jika diperlukan oleh para pemangku kepentingan, Kemenekraf juga dapat membantu merumuskan sistem lisensi dan sistem pembayaran royalti yang lebih adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. 

    Kemenekraf mengharapkan, adanya kebijakan baru dapat menciptakan ekosistem industri musik Indonesia menjadi lebih sehat, transparan, dan berkembang. Selain itu, memberikan insentif yang layak dan adil bagi para pelaku ekonomi kreatif. 

  • Tokopedia dan TikTok Shop Bikin Kreator Panen Cuan! Ini Tren Belanja Kuartal I 2025

    Tokopedia dan TikTok Shop Bikin Kreator Panen Cuan! Ini Tren Belanja Kuartal I 2025

    Jakarta: Tokopedia dan TikTok Shop melaporkan lonjakan transaksi yang luar biasa di Kuartal I-2025, berkat kampanye berbasis konten video. 
     
    Program Beli Lokal menyumbang 90 persen lonjakan transaksi, Promo Guncang 100 persen, bahkan Ramadan Ekstra Seru mencatat kenaikan nilai transaksi hingga 24 kali lipat!
     
    Melihat tren ini, Tokopedia dan TikTok Shop semakin menggencarkan program Creators Lab untuk mendukung kampanye #BelanjaAman.

    “Lonjakan transaksi menunjukkan makin banyak masyarakat berbelanja online setelah menonton konten video dari kreator sehingga edukasi soal #BelanjaAman jadi makin krusial untuk memperkuat perlindungan konsumen. Karena itu, Tokopedia dan TikTok Shop menggencarkan program Creators Lab untuk melatih kreator merekomendasikan penjual terpercaya, demi memastikan pengalaman #BelanjaAman,” jelas Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce, Melissa Siska Juminto, dikutip Senin, 28 April 2025.

    Apa itu kampanye #BelanjaAman?
    Kampanye #BelanjaAman bertujuan menciptakan pengalaman belanja online yang aman, nyaman, dan terpercaya. 
     
    Melalui kampanye ini, pembeli dan kreator, terutama yang bergabung di program afiliasi, diedukasi untuk mengenali penjual terpercaya, membaca ulasan dan membandingkan harga, dan memanfaatkan fitur keamanan seperti membeli dari ‘Power Shop’ dan ‘Mall’.
     
    Kreator konten pun didorong untuk membuat rekomendasi yang lebih bertanggung jawab, guna membantu konsumen berbelanja lebih aman di Tokopedia dan TikTok Shop.
     

    Kategori produk terlaris di Tokopedia dan TikTok Shop 
    Tokopedia dan TikTok Shop membagikan data kategori produk yang paling banyak dibeli sepanjang kuartal I 2025. Berikut daftarnya:
     
    Tokopedia:
    – Makanan dan minuman
    – Otomotif
    – Rumah tangga
     
    TikTok Shop:
    – Makanan dan minuman
    – Fesyen
    – Kecantikan dan perawatan tubuh
     
    Industri makanan dan minuman mendominasi dua platform ini, apalagi bertepatan dengan momen besar seperti Imlek dan Lebaran. 
     
    Sementara itu, Tokopedia unggul di kategori Otomotif dan Rumah Tangga, sedangkan TikTok Shop lebih kuat di Fashion serta Kecantikan.
     
    “Konten video baik short video maupun live streaming adalah faktor kunci yang bisa mendorong pertumbuhan bisnis UMKM. Di Ramadan tahun ini, misalnya, live streaming di TikTok ditonton 2,8 miliar kali. Di sisi lain, ada lebih dari 200 juta pengguna gabungan TikTok dan Tokopedia. Kenaikan nilai transaksi di TikTok Shop karena live streaming saat sahur bahkan mencapai 24 kali lipat,” tutur Melissa.
    Creators lab: Program untuk melahirkan kreator handal
    Tokopedia dan TikTok Shop menggandeng berbagai pihak, termasuk Kemenparekraf RI dan Kemenpar RI, untuk menjalankan Creators Lab, sebuah program edukasi kreator agar:
     
    – Paham prinsip afiliasi dan personal branding.
    – Mahir membuat konten video efektif.
    – Tahu cara memilih dan merekomendasikan penjual terpercaya.
    – Meningkatkan kredibilitas lewat rekomendasi produk berkualitas.
     
    Kreator juga dibekali cara mengecek izin edar produk makanan atau obat dari BPOM atau PIRT agar rekomendasinya semakin terpercaya.
    Emak-emak Matic
    Tokopedia dan TikTok Shop menggelar program Emak-emak Matic untuk meningkatkan partisipasi perempuan di dunia kreator digital.
     
    “Bersama sejumlah mitra, seperti Tokopedia dan TikTok Shop, kami menargetkan memberdayakan 10.000 perempuan dan generasi muda hingga akhir tahun melalui program Emak-emak Matic,” kata Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Asing Ramai-ramai Serbu RI, Keruk ‘Harta Karun’ Rp 33 Triliun

    Asing Ramai-ramai Serbu RI, Keruk ‘Harta Karun’ Rp 33 Triliun

    Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia memiliki potensi pasar game yang besar dengan nilai yang diestimasikan mencapai US$2 miliar (Rp33 triliun). Sayangnya, ‘harta karun’ pendapatan tersebut belum maksimal dimanfaatkan oleh para developer game lokal.

    “US$2 miliar dolar pangsa pasar dari game di Indonesia, 95% potensi ini diambil oleh para game developer luar. Kita baru 5%,” kata Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, ditemui dalam acara peluncuran program Google Play x Unity 2025, beberapa saat lalu.

    Ia mengatakan pentingnya meningkatkan pengembangan game lokal Hasil produknya kemudian bisa disalurkan ke platform seperti Google Play.

    Pemerintah juga akan terus hadir di setiap tahapan. Jadi, bisa mendukung industri game tanah air lebih besar lagi.

    “Kemudian bagaimana juga bentuk nanti kehadiran pemerintah di berbagai tahapan sehingga yang dikurasi nanti yang lebih baik ini terus kita dukung untuk lebih besar lagi,” jelasnya.

    Salah satu yang dilakukan adalah melakukan pendampingan terkait kekayaan intelektual. Pihaknya bisa mendampingi developer agar produknya tak bisa dibajak saat dipasarkan.

    Dalam kesempatan yang sama, Vice President, Platforms & Devices Partnerships Asia Pacific Google, Karen Teo mengatakan pengembang telah menghasilkan Rp 2,14 triliun di Indonesia pada 2023 saja. Namun, masih banyak yang dihasilkan oleh pasar global.

    “Hanya pada tahun 2023 kami melihat Rp 2,14 triliun yang dibuat pengembang Indonesia. Dari itu, Rp 682 miliar dari luar negeri, pasar global,” jelasnya.

    Pengembang game dan aplikasi di Indonesia memang terus berkembang. Laporan Google Play menyebutkan Indonesia sebagai pemain kuat untuk inovasi developer. Tercatat, Indonesia menjadi nomor 12 terbesar di Google Play, dengan jumlah 10.400 pengembang dan 33.800 aplikasi aktif.

    Ekosistem pengembang juga menciptakan sebanyak 170 ribu lapangan pekerjaan langsung, tidak langsung, dan terkait ekosistem. Laporan yang sama mencatat ada 7.100 aplikasi yang diluncurkan per tahun 2023, dengan 60 aplikasi menggunakan teknologi AI terbaru.

    Pelatihan untuk para pengembang terus dilakukan. Termasuk dari program Google Play yang melatih 200 ribu pengembang sejak 2018.

    “Saya pikir sangat selaras dengan pemerintah Indonesia untuk mengetahui bakat dan membangun kontribusi yang bermakna dalam tujuan strategis Indonesia,” kata Karen.

    Salah satu yang dilakukan adalah kerja sama Google Play dengan Unity. Program tersebut sudah dilakukan sejak 2022 dengan kerja sama sejumlah pihak dari pemerintah hingga Asosiasi Games Indonesia.

    Sejak 2023-2024 sudah 1.300 pengembang yang dilatih dan tahun ini akan ada 500 pengembang. Terdapat dua segmen tambahan yakni AI dan juga internship.

    “Kami memiliki dukungan penempatan magang tahun ini. Dan AGI membantu menjembatani, seperti memastikan pelatihan hingga penempatan kerja yang sebenarnya dan pengalaman langsung,” ia menuturkan.

    (fab/fab)

  • Menteri Ekraf: Kabupaten Gowa bisa menjadi motor penggerak di Sulsel

    Menteri Ekraf: Kabupaten Gowa bisa menjadi motor penggerak di Sulsel

    Gowa (ANTARA) – Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya dalam kunjungannya ke Kabupaten Gowa menyampaikan bahwa daerah itu punya potensi menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Pulau Sulawesi.

    “Gowa memiliki keunggulan komparatif yang sangat kuat, terutama dari sisi budaya dan sejarah. Jika potensi ini dikelola dengan pendekatan kreatif dan inklusif, saya yakin Gowa bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah Sulawesi, bahkan di bagian timur Indonesia,” ujar Riefky di Gowa, Rabu.

    Teuku Riefky dalam kunjungannya itu juga mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.

    Menurutnya, potensi Gowa tidak hanya terletak pada kekayaan budayanya, tetapi juga pada antusiasme dan kesiapan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem yang mendukung.

    Ia menekankan bahwa industri kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah, dan Kementerian Ekonomi Kreatif siap mendukung langkah-langkah konkret yang dilakukan oleh Pemkab Gowa.

    “Kami ingin hadir sebagai mitra strategis daerah, bukan sekadar regulator. Karena pengembangan ekonomi kreatif memerlukan pendekatan kolaboratif dan kontekstual sesuai karakter masing-masing daerah dan Gowa, bagi kami, adalah salah satu contoh daerah yang memiliki semangat itu,” katanya.

    Dalam kunjungan ini, Menteri Teuku Riefky Harsya juga berkesempatan meninjau langsung barang-barang peninggalan sejarah Kerjaan Gowa di Museum Istana Balla Lompoa dan melakukan ziarah Makam Sultan Hasanuddin.

    Peninjauan ini sekaligus untuk melihat potensi pengembangan sub sektor ekonomi kreatif dari sumber kebudayaan untuk membangun ekonomi di masa depan.

    Sementara itu, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan bahwa Gowa memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar, terutama yang berakar pada warisan budaya, kekayaan sejarah dan semangat kreatif masyarakatnya.

    Oleh karena itu, ia menilai penting untuk membangun kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat guna memperkuat sektor ini secara terarah dan berkelanjutan.

    “Kabupaten Gowa memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa. Ini menjadi pondasi kuat dalam membangun ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal,” katanya.

    Ia pun percaya bahwa ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta memberdayakan generasi muda.

    Pewarta: Muh. Hasanuddin
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pangsa Pasar Game di RI Hingga Rp 33 T, 95% Diambil Developer Luar

    Pangsa Pasar Game di RI Hingga Rp 33 T, 95% Diambil Developer Luar

    Jakarta

    Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan data yang cukup mencengangkan terkait industri game di Indonesia. Ia menyampaikan, pada 2024, pangsa pasar game di Tanah Air mencapai USD 2 miliar atau sekitar Rp 33,7 triliun.

    Lebih lanjut, Teuku mengatakan, dengan angka itu Indonesia menempati posisi pertama di Asia Tenggara, nomor empat di Asia, dan peringkat 15 di dunia dengan sekitar 148 juta orang aktif bermain game. Menurutnya, statistik ini menggambarkan peluang dan kesempatan baik pemerintah, asosiasi, hingga pihak swasta lainnya untuk mendorong industri game di Tanah Air.

    Sayangnya, dari kue sebesar itu, Indonesia sebagai tuan rumah hanya bisa menikmati sedikit saja. Direktur Aplikasi dan Tata Kelola Ekonomi Digital, Muhammad Neil El Himam, membeberkan kalau bagian terbesarnya diganyang oleh developer luar.

    “Pangsa pasar Indonesia tahun lalu itu USD 2 miliar. Jadi dari USD 2 miliar mungkin baru kurang lebih 5% yang kita tangkap,” kata Neil dalam acara peluncuran Google x Unity Game Developer Training Program 2025 di Thamrin Nine Ballroom, Senin (21/4/2025).

    Oleh sebab itu, Teuku menyinggung soal meningkatkan kualitas para developer game muda di Indonesia. Pemerintah tak hanya ingin mengembangkan, tapi nantinya hasil karya para talenta-talenta muda ini dibantu untuk penyalurannya seperti rilis di Google Play Store.

    “Tapi sebelum masuk pasar, kita tentu juga akan mendampinginya juga dalam mengurus kekayaan intelektualnya di Kementerian Hukum. Jangan sampai nanti dibajak, padahal udah kita latih game developernya, kemudian udah kita dampingi pada saat pembuatan atau produksinya, tetapi pas masuk ke pasar baru beberapa menit udah dibajak,” ucap Teuku.

    Nah salah satu upaya nyata yang pemerintah jalankan ialah bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI), mereka berkolaborasi dengan Google menghadirkan program pelatihan pengembangan game. Program pelatihan yang dimaksud, yakni Google x Unity Game Developer Training Program 2025.

    Untuk pendaftaran pelatihan ini sudah dibuka per hari ini, Senin, 21 April 2025. Periode pendaftarannya akan berakhir pada 21 Mei 2025.

    “Harapannya bagaimana dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah industri dan asosiasi ini akan nyata mendorong terciptanya ekosistem bagi penggiat game developer Indonesia,” ujar Teuku.

    Teuku juga berkeinginan, agar talenta anak Indonesia dalam membuat game yang sudah diakui oleh berbagai pihak di dunia termasuk Google Play, dapat terus memiliki daya saing dan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Kerja sama kita dengan Google selain training game developer hari ini, kita juga bekerja sama untuk AI training, termasuk juga untuk internship program. Artinya untuk magang yang menyalurkan dari Asosiasi dan Google juga akan melihat yang mana yang mungkin nanti terkurasi dalam pelatihan ini, juga mana yang bisa disalurkan di beberapa tempat,” pungkas Teuku.

    (hps/fyk)