Tag: Teuku Riefky Harsya

  • Ekspor Produk Kreatif RI Diramal Tumbuh 5% Per Tahun

    Ekspor Produk Kreatif RI Diramal Tumbuh 5% Per Tahun

    Jakarta

    Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengaku optimis kinerja ekspor produk kreatif asal Indonesia dapat tumbuh 5% per tahun. Hal ini ia ungkap menyusul penetapan tarif Amerika Serikat (AS) untuk ekspor barang Indonesia sebesar 32%.

    Riefky menjelaskan, saat ini ada beberapa produk ekonomi kreatif asal Indonesia yang di ekspor ke AS. Produk tersebut meliputi segmen fashion, kriya, furniture, dan beberapa produk lainnya.

    Adapun tahun ini, Kementerian/Badan Ekraf menargetkan ekspor sebesar US$ 26,44 miliar atau sekitar Rp 429,76 triliun (asumsi kurs Rp 16,254). Kemudian di tahun selanjutnya ditargetkan tumbuh di kisaran 5%. Kemudian pada tahun 2029, ekspor ekraf ditargetkan tumbuh menjadi US$ 32,94 miliar atau sekitar Rp 535,55 triliun.

    Ia menyebut, pertumbuhan ini memungkinkan lantaran saat ini, Presiden Prabowo Subianto tengah mengupayakan mencari pasar alternatif untuk produk ekraf dalam negeri. Pihaknya juga mengirimkan tim negosiasi yang ikut menemui perwakilan AS.

    “Itu bagian yang sedang Presiden kita upayakan, yaitu mencari alternatif market. Dan kami juga mengikuti tim negosiasi yang dipimpin oleh Menko Airlangga ke Amerika, itu kami terus ikuti perkembangannya,” ungkap Riefky saat ditemui detikcom di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

    Di sisi lain, Kementerian/Badan Ekraf juga terus berdialog dengan asosiasi untuk memetakan pasar ekspor alternatif. Langkah ini juga didukung Prabowo untuk menyalurkan produk ekonomi kreatif ke pasar internasional.

    “Dari situ lah nanti yang akan menjadi saluran untuk para pegiat ekraf yang terdampak dari perang tarif,” imbuhnya.

    Riefky menambahkan, tarif tinggi ini dari AS ini tidak hanya dikenakan untuk Indonesia, melainkan juga sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Saat ini, pemerintah juga terus berkomunikasi dengan negara-negara lain untuk membuka peluang pasar ekspor.

    “Kami berkoordinasi juga dengan Kemlu (Kementerian Luar Negeri) juga bagaimana alternatif market ini, ketika pembicaraan tingkat G2G-nya sudah selesai, ini juga menjadi market baru untuk pasar Indonesia,” jelas dia.

    Tonton juga Video: Kemenekraf Kerja Sama dengan Kemendag-BSSN Dukung Ekonomi Kreatif RI

    (kil/kil)

  • Dorong Potensi Ekonomi Kreatif di Daerah, 60 Kabupaten/Kota Bentuk Dinas Ekraf
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        4 Juli 2025

    Dorong Potensi Ekonomi Kreatif di Daerah, 60 Kabupaten/Kota Bentuk Dinas Ekraf Regional 4 Juli 2025

    Dorong Potensi Ekonomi Kreatif di Daerah, 60 Kabupaten/Kota Bentuk Dinas Ekraf
    Tim Redaksi
    BOYOLALI, KOMPAS.com
    – Sebanyak 60 kabupaten/kota di Indonesia tengah dalam proses pembentukan
    Dinas Ekonomi Kreatif
    (Ekraf).
    Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Ekonomi Kreatif,
    Teuku Riefky Harsya
    , dalam kunjungannya ke PT Solo Murni, produsen alat tulis yang juga dikenal dengan nama Kiky, di Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis (3/7/2025).
    Teuku Riefky menjelaskan bahwa Dinas Ekraf akan berfungsi untuk mendukung Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pengembangan potensi ekonomi kreatif di seluruh daerah.
    Ia menekankan bahwa selama ini banyak potensi ekonomi kreatif yang belum dikelola secara maksimal.
    “Sebetulnya saat ini memang itu menjadi sub urusan salah satu dinas. Biasanya itu dipimpin oleh kabid eselon IV. Dalam melihat peluang ekonomi kreatif di daerahnya itu menjadi kurang optimal,” ungkap Teuku Riefky.
    Untuk mendorong potensi ekonomi kreatif di masing-masing daerah, Kementerian Ekraf bersama Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang memberikan panduan untuk pembentukan Dinas Ekraf.

    Dinas ini dapat dibentuk secara mandiri atau sebagai gabungan dengan dinas terkait yang sudah ada di masing-masing daerah.
    “Kami, Kementerian Ekraf dengan Mendagri Pak Tito itu sudah mengeluarkan SKB dua kementerian terkait panduan pembentukan Dinas Ekraf di daerah-daerah. Apakah itu mandiri, apakah itu gabungan. Artinya bukan harus dinasnya sendiri tapi bisa Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Dinas UMKM dan Ekraf,” tambahnya.
    Teuku Riefky menyebutkan bahwa pascadikeluarkannya SKB tersebut, saat ini terdapat sekitar 21 provinsi yang berencana membentuk Dinas Ekraf, dan hampir 60 kabupaten/kota di seluruh Indonesia juga sedang dalam proses yang sama.
    Dinas Ekraf diharapkan dapat disahkan pada akhir semester kedua tahun ini.
    Menteri Riefky berharap keberadaan Dinas Ekraf akan membantu pemda dalam memetakan potensi ekonomi kreatif di daerah masing-masing.
    “Harapannya ada Dinas Ekraf di daerah, Pemda bisa ikut memetakan sebetulnya daerah kami kuatnya di mana. Ternyata kulinernya, fashion-nya kita bisa dorong naik kelas ke tingkat nasional atau global,” tandas Teuku Riefky.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Gubernur DKI dan Menparekraf buka `Jakarta X Beauty` di JICC

    Gubernur DKI dan Menparekraf buka `Jakarta X Beauty` di JICC

    Prosesi pemotongan pita saat pembukaan acara “Jakarta X Beauty” di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

    Gubernur DKI dan Menparekraf buka `Jakarta X Beauty` di JICC
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Kamis, 03 Juli 2025 – 19:13 WIB

    Elshinta.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Riefky Harsya, membuka acara Jakarta X Beauty di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis.

    “Jakarta X Beauty ini bukan sekadar pameran produk kecantikan, tapi juga menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Jakarta. Kami bersyukur, eksibisi ini melibatkan pelaku UMKM, dengan 70 persen di antaranya merupakan produk lokal,” kata Pramono dalam sambutannya.

    Pramono melanjutkan, kini semakin banyak produk kecantikan lokal yang mampu bersaing secara global dan menjadi penggerak roda perekonomian, baik di tingkat nasional maupun khususnya di Jakarta.

    “Lewat kegiatan ini, banyak orang datang ke Jakarta, menginap di hotel, atau menyewa apartemen. Karena itu, kami mendukung penuh penyelenggaraan ‘event’ (agenda)  besar seperti ini karena turut menggerakkan perekonomian Jakarta,” ujar Pramono.

    Lebih lanjut Pramono juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar global. Pramono pun memberikan semangat kepada para pelaku UMKM di industri kecantikan untuk bersama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jakarta.

    Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan, Jakarta X Beauty berperan besar dalam pengembangan industri kreatif di sektor kecantikan dan kesehatan. Agenda itu membuka peluang pemasaran bagi produk lokal, baik di pasar nasional maupun internasional.

    “Kami meyakini, industri kreatif, terutama sektor ini, dapat berkembang pesat melalui ajang seperti ini, yang membuka peluang lebih luas ke pasar global. Semoga produk-produk kecantikan dan kesehatan Indonesia makin mendunia,” kata Teuku Riefky.

    Jakarta X Beauty diselenggarakan pada 3 hingga 6 Juli 2025, di Hall A, B & C, JICC. Acara ini menghadirkan sekitar 400 merek produk kecantikan dari dalam dan luar negeri. Selain aktivitas bersama sejumlah komunitas dan pertunjukan musik, Jakarta X Beauty juga dimeriahkan beragam acara, di antaranya Beauty Mission, School of Beauty, Male Daily Cave, dan Beauty on Trend.

    Agenda ini diperkirakan menarik lebih dari 115.000 pengunjung.

    Sumber : Antara

  • Gubernur DKI dan Menparekraf buka “Jakarta X Beauty” di JICC

    Gubernur DKI dan Menparekraf buka “Jakarta X Beauty” di JICC

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Riefky Harsya, membuka acara Jakarta X Beauty di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis.

    “Jakarta X Beauty ini bukan sekadar pameran produk kecantikan, tapi juga menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Jakarta. Kami bersyukur, eksibisi ini melibatkan pelaku UMKM, dengan 70 persen di antaranya merupakan produk lokal,” kata Pramono dalam sambutannya.

    Pramono melanjutkan, kini semakin banyak produk kecantikan lokal yang mampu bersaing secara global dan menjadi penggerak roda perekonomian, baik di tingkat nasional maupun khususnya di Jakarta.

    “Lewat kegiatan ini, banyak orang datang ke Jakarta, menginap di hotel, atau menyewa apartemen. Karena itu, kami mendukung penuh penyelenggaraan ‘event’ (agenda) besar seperti ini karena turut menggerakkan perekonomian Jakarta,” ujar Pramono.

    Lebih lanjut Pramono juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar global.

    Pramono pun memberikan semangat kepada para pelaku UMKM di industri kecantikan untuk bersama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jakarta.

    Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan, Jakarta X Beauty berperan besar dalam pengembangan industri kreatif di sektor kecantikan dan kesehatan.

    Agenda itu membuka peluang pemasaran bagi produk lokal, baik di pasar nasional maupun internasional.

    “Kami meyakini, industri kreatif, terutama sektor ini, dapat berkembang pesat melalui ajang seperti ini, yang membuka peluang lebih luas ke pasar global. Semoga produk-produk kecantikan dan kesehatan Indonesia makin mendunia,” kata Teuku Riefky.

    Jakarta X Beauty diselenggarakan pada 3 hingga 6 Juli 2025, di Hall A, B & C, JICC. Acara ini menghadirkan sekitar 400 merek produk kecantikan dari dalam dan luar negeri.

    Selain aktivitas bersama sejumlah komunitas dan pertunjukan musik, Jakarta X Beauty juga dimeriahkan beragam acara, di antaranya Beauty Mission, School of Beauty, Male Daily Cave, dan Beauty on Trend.

    Agenda ini diperkirakan menarik lebih dari 115.000 pengunjung.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kehadiran SBY di Acara Ngunduh Mantu Al Ghazali dan Alyssa Daguise Curi Perhatian Publik

    Kehadiran SBY di Acara Ngunduh Mantu Al Ghazali dan Alyssa Daguise Curi Perhatian Publik

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi sorotan usai menghadiri acara ngunduh mantu pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise.

    Acara yang dilakukan Ahmad Dhani selaku ayah dari Al Ghazali digelar mewah dan meriah pada Kamis, 19 Juni 2025 di JCC Senayan, Jakarta Pusat.

    Melalui unggahan Instagram Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia, Teuku Riefky Harsya yang merekam jelas momen kedatangan SBY ke acara tersebut.

    Setelan jas hitam dengan kemeja putih yang dipadukan dengan dasi berwarna merah dikenakan SBY dalam acara bahagia Al Ghazali dan Alyssa Daguise.

    Tidak hanya itu, keterangan dalam unggahan Teuku menekankan bahwa orang penting seperti SBY turut menghadiri acara mempelai.

    “Malam ini, saya dan istri @adindayuanita berbahagia dapat menghadiri resepsi pernikahan @alghazali7 & @alyssadaguise, bersama Bapak SBY, Presiden RI ke-6, @agassirevano & @tengkunadiraadn,” tulis keterangan Teuku Riefky Harsya, dikutip Sabtu (21/6/2025).

    Tidak hanya itu, ia juga menyertakan doa dan kesan yang dirasakan saat menghadiri acara Al Ghazali dan Alyssa Daguise.

    “Sebuah malam penuh cinta dan kebahagiaan. Selamat menempuh hidup baru untuk Al dan Alyssa, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah,” sambung Teuku Riefky.

    Menariknya, selain SBY, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, hingga Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Dahnil Anzar Simanjuntak.

  • Sektor Modifikasi Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Perekonomian Nasional

    Sektor Modifikasi Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Perekonomian Nasional

    Jakarta

    Dukungan pemerintah akan Industri modifikasi dan aftermarket otomotif nasional kini semakin nyata. Kali ini giliran Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang memberi dukungannya, dengan menunjuk National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) sebagai mitra strategis dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif berbasis otomotif.

    NMAA dinilai selaras dengan visi dan program kerja Ekraf untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Dengan pendekatan ini, sektor otomotif kreatif akan mendapat perhatian lebih luas, khususnya dalam peningkatan kapasitas SDM, pembukaan akses pasar baru, hingga penguatan ekosistem yang mendukung para pelaku industri modifikasi di Indonesia.

    “Kementerian EKRAF ini diharapkan menjadi mesin baru bagi ekonomi nasional. Sejalan dengan EKRAF, industri kreatif di sektor modifikasi otomotif di NMAA bisa memberi kontribusi bagi perekonomian nasional,” ungkap Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.

    Selanjutnya dikatakan, sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Kementerian Ekraf secara resmi akan menunjuk Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) sebagai event rujukan resmi Ekraf.

    Penunjukan ini mempertegas posisi IMX sebagai salah satu platform utama dalam menampilkan karya modifikasi terbaik anak bangsa, sekaligus menjadi penggerak utama pertumbuhan industri kreatif otomotif yang mampu menjangkau audiens internasional.

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Ekraf. Ini adalah bukti nyata bahwa dunia modifikasi bukan sekadar gaya hidup, melainkan bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan akan ditetapkannya IMX sebagai event rujukan resmi, kami berharap kolaborasi ini dapat memunculkan inovasi baru, membuka lapangan kerja, serta mengangkat nama Indonesia di kancah internasional,” ungkap Founder NMAA, Andre Mulyadi.

    Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang memberi dukungannya, dengan menunjuk National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) sebagai mitra strategis dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif berbasis otomotif. Foto: dok. NMAA

    Kolaborasi strategis antara NMAA dan Ekraf akan diwujudkan dalam berbagai inisiatif, seperti program pelatihan kreatif berbasis otomotif, promosi bersama di pasar global, hingga pengembangan event dan platform digital yang mendukung pertumbuhan industri lokal.

    Dengan sinergi antara pemerintah dan komunitas industri, Indonesia diyakini dapat menjadi poros baru dalam industri modifikasi dan aftermarket di kawasan Asia Tenggara.

    Road to IMX 2025

    Sebagai bagian dari persiapan menuju acara dan ajang untuk mempromosikan produk lokal, IMX 2025 telah menggelar Road to IMX: NMAA Great of Indonesia, 7-8 Februari 2025. Dan sebagai penutup akan menggelar Road to IMX: LA Car Meet Up di KJRI Indonesia, Amerika Serikat, 16 November 2025.

    Selain itu ,demi memenuhi banyak permintaan di daerah, IMX telah menggelar series IMX dengan skala yang tak kalah dengan kemeriahan acara puncak di ICE BSD. Series IMX Semarang telah sukses digelar di Sam Poo Kong, 26 April 2025, begitu juga dengan IMX Surabaya di Surabaya Convention Center, Lantai 1 – Pakuwon Mall (PTC), 31 Mei – 1 Juni 2025.

    Acara puncak IMX 2025 akan berlangsung pada 10-12 Oktober 2025, di ICE BSD, Hall 9-10.

    (lth/dry)

  • 31 Narasumber Setingkat Menteri yang Dijadwalkan Hadir dalam Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua

    31 Narasumber Setingkat Menteri yang Dijadwalkan Hadir dalam Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua

    31 Narasumber Setingkat Menteri yang Dijadwalkan Hadir dalam Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI mengundang kembali pejabat setingkat menteri untuk mengisi
    retreat kepala daerah
    gelombang kedua.
    Retreat gelombang kedua ini akan diselenggarakan pada 22-26 Juni 2025, di Kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN),
    Jatinangor
    , Jawa Barat.
    “Kami mengundang juga para Menko dan para menteri seperti yang kami undang ketika (retreat gelombang pertama) di Magelang,” kata Wamendagri Bima Arya saat ditemui di IPDN Jatinangor, Kamis (20/6/2025).
    Dalam rapat persiapan di Jatinangor, beberapa narasumber yang disebut akan hadir adalah Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
    Kemudian, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi juga disebut akan hadir.
    Bima Arya juga menyebut, para menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN), seperti Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Desa Yandri Susanto, juga akan hadir.
    Dalam pemaparannya, disebutkan terdapat 31 daftar narasumber pejabat setingkat menteri yang dijadwalkan menjadi narasumber yakni:
    – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional
    – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
    – Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
    – Menko Politik dan Keamanan
    – Menko Perekonomian
    – Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
    – Menko Pemberdayaan Masyarakat
    – Menteri Ekonomi Kreatif
    – Menteri Pekerjaan Umum
    – Kepala Badan Gizi Nasional
    – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
    – Menteri Kesehatan
    – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
    – Menteri Investasi dan Hilirisasi
    – Menteri Perindustrian
    – Menteri Koperasi
    – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
    – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
    – Jaksa Agung
    – Kapolri
    – Menteri Agama
    – Menteri Kebudayaan
    – Kepala Kantor Komunikasi Presiden
    – Kepala Staf Kepresidenan
    – Menteri Pendayagunaan ASN dan Reformasi Birokrasi
    – Wakil Menteri Keuangan
    – Menteri Pertanian
    – Menteri Perhubungan
    – Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Masa Depan Ekonomi Kreatif Akan Tumbuh dari Infrastruktur Kuat

    Masa Depan Ekonomi Kreatif Akan Tumbuh dari Infrastruktur Kuat

    Jakarta

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan pembangunan infrastruktur memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Ia menekankan kolaborasi antara infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi kreatif merupakan elemen strategis pembangunan nasional.

    “Ekosistem kolaboratif dari infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi kreatif bisa bekerja sama sebagai pilar kemajuan perekonomian nasional. Kami meyakini masa depan ekonomi kreatif Indonesia akan tumbuh dari fondasi infrastruktur yang kuat, dengan dukungan talenta terampil, dan ekosistem yang inklusif,” ujar Riefky dalam keterangan tertulis, Senin (16/6/2025).

    Hal ini disampaikannya dalam sesi tematik International Conference on Infrastructure (ICI) bertajuk ‘Enabling Innovation: Developing Infrastructure for Education and Creative Economy’ yang digelar di Plenary Hall JICC, Kamis (12/06) beberapa waktu lalu.

    Sesi tersebut secara khusus membahas pentingnya infrastruktur dalam penguatan sektor pendidikan dan ekonomi kreatif guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui transformasi digital, peningkatan akses, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

    Riefky juga memaparkan berbagai strategi melalui program unggulan ASTA EKRAF yang fokus pada penguatan kapasitas talenta ekonomi kreatif, pengembangan teknologi baru, konsolidasi ekosistem konten kreator, hingga perluasan ruang-ruang kreatif.

    “Salah satu upaya strategis yang kami lakukan yaitu memperluas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti Nongsa di Batam dan Singasari di Jawa Timur, yang fokus pada subsektor animasi,” imbuhnya.

    “Infrastruktur ekraf terkait erat dengan pendidikan dan pengembangan bakat. Ruang fisik memungkinkan pembelajaran praktis dan kewirausahaan untuk mendukung bakat serta inovasi subsektor ekonomi kreatif,” jelas Riefky.

    Sementara itu, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku tuan rumah ICI 2025, menyatakan konferensi ini menjadi wadah pertukaran ide dan penguatan kolaborasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur nasional.

    Konferensi ICI 2025 dihadiri oleh jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Duta Besar negara-negara sahabat, anggota DPR/MPR dan DPD RI, para Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Bupati dan Wakil Bupati, serta delegasi, para pemimpin dunia usaha, dan mitra pembangunan dari lintas negara.

    Konferensi infrastruktur pertama berskala internasional di Indonesia ini dihadiri 7.000 peserta lebih dari 33 negara partisipan, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Jepang, Kanada, Korea Selatan, Norwegia, Uni Emirat Arab, Tiongkok, Uni Eropa, Spanyol, Vietnam, Iran, Singapura, Turki, Hungaria, Myanmar, Denmark, Prancis, Inggris, Rusia, Jerman, Uruguay, Finlandia, Swiss, dan Azerbaijan.

    ICI 2025 akan menjadi panggung penting bagi kolaborasi internasional, dengan kehadiran berbagai investor dan lembaga pembiayaan terkemuka, seperti Macquarie (Australia), GIC (Singapura), World Bank, International Finance Corporation (IFC), Asian Development Bank (ADB), dan The Asia Group.

    (anl/ega)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Investasi Infrastruktur Kini Jadi Prioritas untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif

    Investasi Infrastruktur Kini Jadi Prioritas untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif

    Jakarta

    Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) mendukung International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 sebagai wadah strategis yang mendorong kolaborasi mewujudkan infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia. Infrastruktur yang kuat, adaptif, dan inovatif tentunya akan menjadi jembatan yang kokoh bagi pertumbuhan ekonomi kreatif.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku tuan rumah mengharapkan konferensi ini bisa mendorong pertukaran ide, memperkuat kolaborasi, dan mempercepat investasi dalam memajukan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas nasional. AHY juga menekankan ICI 2025 bukan hanya forum diskusi, tetapi juga landasan aksi nyata yang berani untuk memperluas infrastruktur di Indonesia.

    “ICI 2025 mengungkap tema infrastruktur berkelanjutan untuk masa depan, inovasi, dan kolaborasi. Ini akan menjadi forum yang menjadi landasan tindakan transformatif untuk menentukan arah perjalanan Indonesia. Keberhasilan kita akan bergantung pada apa yang kita bangun, bagaimana kita membangunnya, dan yang terpenting untuk siapa kita membangunnya,” kata AHY saat membuka acara yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta pada Rabu, 11 Juni 2025.

    ICI 2025 yang dimotori Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (Kemenko Infra) berlangsung pada 11-12 Juni 2025 yang diikuti perwakilan pemerintah pusat dan daerah, lembaga keuangan, sektor swasta (perusahaan multinasional) terkait infrastruktur, organisasi internasional, para ahli, praktisi, serta akademisi. Sesi diskusi panel dan tematik hingga exhibition dari beragam booth diharapkan bisa memperkuat kolaborasi serta memajukan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

    Acara itu diikuti hampir 7 ribu peserta dari 26 negara mulai dari Indonesia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Myanmar, Iran, Turki, Uni Emirat Arab, Australia, Kanada, Norwegia, Spanyol, Hungaria, Denmark, Prancis, Inggris, Jerman, Uruguay, Finlandia, Swiss, Azerbaijan, China, Rusia, hingga Amerika Serikat. Selain itu hadir pula berbagai investor dan lembaga pembiayaan terkemuka seperti Macquarie (Australia), GIC (Singapura), World Bank, International Finance Corporation (IFC), Asian Development Bank (ADB), dan The Asia Group.

    “Infrastruktur bukan hanya tentang apa yang kita bangun, tetapi tentang apa yang kita wujudkan. Ini memungkinkan seorang anak belajar dengan aman di sekolah, seorang petani bisa mengairi tanaman mereka dalam iklim yang berubah, sebuah keluarga mampu mengakses air bersih, dan seorang wirausahawan dapat memasarkan ide-ide kreatif mereka. Semoga ICI 2025 menjadi landasan bagi dunia yang lebih baik, lebih terhubung, dan lebih tangguh,” imbuh AHY.

    Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya yang turut hadir dalam ICI 2025 menilai infrastruktur penting sebagai fondasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Infrastruktur dinilai sangat erat dengan ekonomi kreatif seperti dalam hal aksesibilitas dan distribusi, konektivitas digital, hingga terciptanya ruang kreatif serta inovasi.

    “Kami ingin memastikan infrastruktur yang memadai di Indonesia bisa menjadi fondasi dan akses bagi pengembangan subsektor ekonomi kreatif untuk menciptakan kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

    Kementerian Ekraf sebagai salah satu kolaborator turut mengaktivasi booth inovatif mulai dari layanan konsultasi kekayaan intelektual, pameran mini maket ruang kreatif, tur virtual dan video kota-kota kreatif terkait UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Selain itu ada juga sosialisasi melalui poster tentang lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif berbagai daerah di Indonesia.

    “Melalui aktivasi booth dalam konferensi ini, kami ingin memperkenalkan Kementerian Ekonomi Kreatif yang punya layanan konsultasi kekayaan intelektual dan fasilitasi ruang kreatif untuk mendorong konektivitas dan investasi berbagai subsektor ekraf,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

    Dalam pembukaan ICI 2025 hadir pula Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, dan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Ossy Dermawan.

    Sedangkan para pejabat Kementerian Ekraf mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam acara yaitu Deputi Bidang Pengembangan Kebijakan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Rian Firmansyah, serta Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal.

    (fdl/fdl)

  • UMKM harus jadi kontributor utama ekonomi Indonesia dan Go Internasional

    UMKM harus jadi kontributor utama ekonomi Indonesia dan Go Internasional

    Sumber foto: Radio Elshinta/ Arie Dwi Prasetyo

    AHY: UMKM harus jadi kontributor utama ekonomi Indonesia dan Go Internasional
    Dalam Negeri   
    Editor: Valiant Izdiharudy Adas   
    Sabtu, 31 Mei 2025 – 14:15 WIB

    Elshinta.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri acara Talk Show UMKM dalam rangkaian Bluelab Community Fest di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Sabtu (31/5).

     

    Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman, dan Staf Khusus Menko Infra Herzaky Mahendra Putra.

     

    Dalam kesempatan itu, AHY menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif komunitas yang konsisten mendorong kemajuan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan pilar penting dalam menopang ekonomi nasional serta penciptaan lapangan kerja.

     

    “Semua bahagia dan senang sekali bisa menyapa serta mendorong agar UMKM Indonesia semakin maju dan berkembang,” ujarnya

     

    Ia juga menyoroti peran vital UMKM sebagai kontributor utama ekonomi, terlebih di era pemulihan pascapandemi. “Hari ini kita melihat langsung karya-karya luar biasa dari 80 UMKM yang menampilkan produk-produk terbaik, mulai dari busana, kuliner, hingga produk kreatif lainnya. Ini membuktikan potensi besar UMKM untuk turut mewarnai perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

     

    AHY menekankan pentingnya dukungan infrastruktur sebagai bagian dari ekosistem pengembangan UMKM. Ia menyebut perlunya ruang-ruang usaha yang layak, tertata baik, dan mendukung pemasaran produk pelaku UMKM secara lebih luas.

     

    “Lokasi yang baik dan representatif akan membuat produk UMKM lebih menarik, bukan hanya untuk pasar lokal tapi juga internasional,” tambahnya.

     

    Saat ditanya mengenai kondisi UMKM yang masih dinilai rapuh di tahun 2025 ini, AHY mengakui tantangan tersebut dan menekankan pentingnya strategi pemasaran yang lebih modern dan menyentuh pasar digital.

     

    “Saya rasa yang perlu dilakukan adalah memastikan produk-produk UMKM dikenal luas. Jadi proses marketing harus dikawal dengan serius,” ujarnya.

     

    AHY juga mendorong sinergi antara kebijakan pemerintah dan pemanfaatan teknologi digital. “Sekarang kita bukan hanya bersandar pada retail konvensional, tetapi juga pada e-commerce dan platform digital. Ini peluang besar,” tegasnya.

     

    Menurutnya, pelaku UMKM juga harus aktif meningkatkan kualitas produk serta kemampuan promosi agar mampu bersaing, baik di pasar nasional maupun global.

     

    “Kami berharap pelaku UMKM tidak hanya menyempurnakan produk, tapi juga memperkuat strategi pemasarannya. Semakin dikenal, semakin dicari, dan semakin besar kontribusinya bagi perekonomian kita,” pungkasnya, seperti yang dilaporkan Reporter Elshinta Arie Dwi Prasetyo.

    Sumber : Radio Elshinta