Tag: Taylor Swift

  • Pendiri Perusahaan AI Ini Kalahkan Taylor Swift Jadi Miliarder Wanita Termuda di Dunia – Page 3

    Pendiri Perusahaan AI Ini Kalahkan Taylor Swift Jadi Miliarder Wanita Termuda di Dunia – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Perusahaan kecerdasan buatan yang sedang naik daun, Scale AI, sedang menyelesaikan tender offer yang memungkinkan karyawan dan investor awal di perusahaan berusia sembilan tahun itu untuk menjual saham kepada investor baru atau yang sudah lama berinvestasi.

    Kesepakatan itu, yang menurut salah satu sumber akan terus berlanjut asalkan langit tidak runtuh ​dan dijadwalkan selesai pada 1 Juni. Kesepakatan ini akan membuat nilai perusahaan AI ini naik menjadi USD 25 miliar.

    Itu adalah lonjakan 80% sejak Mei lalu, ketika perusahaan itu mendapat kucuran dana USD 1 miliar dengan valuasi USD 13,8 miliar.

    Dikutip dari Forbes, Minggu (19/4/2025), valuasi baru itu menjadikan Lucy Guo, salah seorang pendiri Scale AI yang berusia 30 tahun, sebagai miliarder wanita termuda di dunia yang berhasil berhasil sendiri.

    Lucy Guo mengalahkan bintang pop Taylor Swift, yang telah menyandang gelar tersebut sejak Forbes menobatkannya sebagai miliarder pada akhir 2023.

    Lucy Guo, seorang lulusan perguruan tinggi ilmu komputer, mendirikan perusahaan kecerdasan buatan Scale AI pada 2016. Saat itu usianya baru 21 tahun. Ia mendirikan perusahaan bersama Alexandr Wang, yang saat itu berusia 19 tahun.

    Wang menjadi CEO dan Lucy Guo menjalankan tim operasi dan desain produk di perusahaan rintisan San Francisco tersebut. Kedua pendiri tersebut sama-sama masuk dalam daftar Under 30 Forbes pada 2018.

    Pada tahun yang sama, keduanya tidak sependapat tentang bagaimana perusahaan tersebut dijalankan, dan Wang dilaporkan memecat Guo.

    “Kami memiliki perbedaan pendapat tetapi saya bangga dengan apa yang telah dicapai Scale AI,” kata Guo dalam sebuah pernyataan.

     

  • Katy Perry Terbang ke Luar Angkasa Hanya dalam Durasi 11 Menit, Tiketnya Bisa Dibeli Rp 502 Miliar – Halaman all

    Katy Perry Terbang ke Luar Angkasa Hanya dalam Durasi 11 Menit, Tiketnya Bisa Dibeli Rp 502 Miliar – Halaman all

    Katy Perry Terbang ke Luar Angkasa dalam Durasi 11 Menit, Biayanya 30 Juta Dolar atau Rp 502 Miliar

    TRIBUNNEWS.COM- Penyanyi asal Amerika Serikat, Katy Perry baru saja merasakan pengalaman luar biasa, pergi ke Luar Angkasa.

    Namun perjalanan ke luar angkasa itu hanya membutuhkan waktu atau durasi 11 menit saja, Katy Perry merasakan pengalam berada di luar angkasa yang bebas dari gravitasi.

    Momen singkat Perry dalam wisata luar angkasa, sebuah sensasi.

    Biaya pasti misi sipil Blue Origin masih menjadi misteri karena perusahaan tidak mengungkapkannya.

    Akan tetapi, ada pernyataan di bagian bawah halaman reservasi yang memberi tahu penumpang bahwa “uang muka yang dapat dikembalikan sepenuhnya” sebesar $150.000 (Rp 2,5 miliar) akan dikumpulkan untuk “memulai proses pemesanan.”

    Pada penerbangan berawak pertamanya pada tahun 2021, Blue Origin telah melelang kursi seharga $28 juta (Rp 469 Miliar), menurut The New York Times.

    Untuk orang biasa, mereka harus membayar hingga $30 juta (Rp 502 miliar).

    Tentu saja perjalanan singkat ke luar angkasa tersebut menuai banyak komentar beragam dari netizen.

    Pertama dan terutama, pemirsa terkejut mengetahui bahwa seluruh perjalanan hanya berlangsung 11 menit dari lepas landas hingga pendaratan.

    Penerbangan dengan roket pendorong membawa kapsul penumpang ke ruang suborbital, di mana kru akan mengalami tiga hingga empat menit tanpa bobot sebelum kapsul melengkung kembali untuk mendarat di planet kita melalui parasut.

    Dilansir dari Rolling Stone, Penggemar Pop Tidak Begitu Terkesan dengan Penerbangan Luar Angkasa Katy Perry yang Berdurasi 11 Menit.

    “Mengapa saya pikir dia akan melakukan misi selama seminggu?” tanya salah satu penonton yang menyaksikan perjalanan singkat penyanyi itu dengan roket Blue Origin

    Perusahaan kedirgantaraan milik miliarder Amazon Jeff Bezos , Blue Origin, tampaknya tidak begitu dekat dengan tujuan yang dinyatakannya , yaitu dunia tempat jutaan orang tinggal dan bekerja di luar angkasa. 

    Namun, dalam hal meluncurkan selebritas dari atmosfer Bumi untuk sementara waktu, mereka sudah menguasai strateginya.

    Pada Senin pagi, enam wanita menyelesaikan penerbangan antariksa pertama yang seluruhnya dilakukan wanita sejak 1963, ketika Uni Soviet mengirim seorang kosmonot wanita sendirian. 

    Awak pesawat tersebut termasuk mantan ilmuwan roket NASA Aisha Bowe, produser film dan dokumenter Kerianne Flynn, advokat penyintas kekerasan seksual dan calon penerima Nobel Amanda Nguyễn, penyiar Gayle King, jurnalis (dan tunangan Bezos) Lauren Sánchez — dan penyanyi Katy Perry , yang tampaknya dipilih karena tema musiknya tentang pemberdayaan perempuan dan penghormatan kepada roket dan alien dalam lagu “Firework” dan “ET”

    Seperti penumpang Blue Origin sebelumnya William Shatner , yang memberikan perusahaan beberapa PR positif dengan ketenaran Star Trek -nya saat ia menjadi orang tertua yang mengunjungi luar angkasa pada tahun 2021 pada usia 90 tahun, nama Perry memimpin sebagian besar liputan media tentang peluncuran West Texas, penerbangan berawak kesebelas untuk roket New Shepard. 

    Namun mungkin dalam sifat pasukan stan untuk mengambil garis keras pada pencapaian yang seharusnya dari seorang diva pop, dan dalam ekosistem digital ini, momen singkat Perry dalam wisata luar angkasa — sebuah sensasi yang beberapa orang yang kurang terkenal telah membayar hingga $30 juta (Rp 502 miliar) — menuai banyak ulasan brutal.

    Pertama dan terutama, pemirsa terkejut mengetahui bahwa seluruh perjalanan hanya berlangsung 11 menit dari lepas landas hingga pendaratan, dengan roket pendorong membawa kapsul penumpang ke ruang suborbital, di mana kru akan mengalami tiga hingga empat menit tanpa bobot sebelum kapsul melengkung kembali untuk mendarat di planet kita melalui parasut.

    Seorang pengguna X bercanda tentang perbedaan antara tajuk berita yang menyatakan “Katy Perry pergi ke luar angkasa!!” dan diagram “perjalanan sebenarnya,” membandingkannya dengan adegan SpongeBob SquarePants dan teman Bintang Lautnya Patrick menaiki roller coaster anak-anak yang terdiri dari satu benjolan kecil. Penulis akun yang dikhususkan untuk meliput bintang pop Ariana Grande bertanya-tanya , “Mengapa saya pikir Katy Perry akan tinggal di luar angkasa selama beberapa hari/minggu,” mengungkapkan kebingungan umum atas parameter penerbangan Blue Origin. 

    Komentator lain mengemukakan bahwa film pendek untuk lagu Taylor Swift yang berjudul “All Too Well” lebih panjang dari misi luar angkasa, menulis bahwa mereka “memiliki perjalanan ke toko kelontong yang lebih berkesan daripada apa pun [apaan itu],” dan menyimpulkan , “hanya Katy Perry yang bisa membuat perjalanan ke luar angkasa menjadi kurang mengesankan.”

    Perry juga menjadi bahan ejekan, ketika foto-foto dirinya mencium tanah setelah mendarat beredar di internet. 
    “Gadis, pantatmu pergi melihat awan, pantatmu tidak melihat angkasa, duduklah,” seorang pengguna X membalas foto itu dan menambahkan beberapa emoji menangis. 

    Pihak yang sama-sama tidak terkesan berkomentar , “oh dramatis kamu ada di sana selama 20 detik, nona.”

    Laporan bahwa Perry akan bernyanyi di atas pesawat ruang angkasa juga menimbulkan beberapa kecaman terhadapnya. 

    Membalas klip King yang mengonfirmasi bahwa Perry telah menyanyikan “What a Wonderful World” setelah pengalaman gravitasi nol mereka, seorang pengguna X menyindir , “tidak heran mereka kembali begitu cepat,” mengumpulkan lebih dari 140.000 suka pada unggahan itu. Seorang pemirsa yang mengikuti siaran BBC tentang acara tersebut mencatat sedikit waktu yang tidak menguntungkan beberapa menit setelah peluncuran: Tepat setelah seorang pembawa acara berkata, “Katy Perry memang mengatakan bahwa dia akan bernyanyi di luar angkasa” muncul audio misi yang jelas dari seseorang yang berkata, “Peringatan satu menit.” 

    Seorang penyiar BBC membagikan klip itu , menambahkan, “Tampaknya agak kasar pada Katy Perry.” (Perry menjelaskan kepada wartawan bahwa dia telah memilih “What a Wonderful World” alih-alih salah satu lagunya sendiri karena “itu bukan tentang saya,” menambahkan, “itu tentang dunia indah yang kita lihat di luar sana dan menghargainya.”)

    Begitu rekaman dari waktu kru yang mengambang di luar angkasa dirilis, pengamat yang jeli menyadari bahwa Perry, selain memamerkan bunga aster ke kamera — dibawa untuk menghormati putrinya yang berusia empat tahun, Daisy — telah memamerkan potongan berbentuk kupu-kupu yang mengungkapkan setlist untuk Lifetimes Tour mendatang , yang dimulai pada 23 April. 

    Sementara beberapa mengakui ini sebagai langkah pemasaran yang cerdik, banyak yang memutar mata mereka. “Pergi ke luar angkasa dan menghabiskan seluruh waktunya menatap kamera,” tulis seorang kritikus. 

    Penggemar Ariana lainnya langsung mengkritik, memposting , “Tunggu ini sebenarnya promo legendaris… itu akan membuat banyak kegaduhan jika itu adalah artis yang relevan.”

    Tetap saja, ketika para pembenci meremehkan petualangan astronot Perry (dan mengambil gambar di 143 , albumnya yang diterima dengan buruk dari tahun lalu), dia mengklaim kemenangan yang signifikan: roket Blue Origin tidak meledak, seperti yang mungkin telah dispekulasikan oleh para calon nabi. 

    “Jika Katy Perry meninggal, mereka akan memainkan kembang api di mana-mana yang kacau,” tulis seorang pengguna X pada hari Minggu dalam sebuah posting viral. Tetapi bahkan kepulangannya yang selamat tidak cukup untuk menghentikan semua riff media sosial: 

    “Memulai konspirasi bahwa katy perry yang kembali dari luar angkasa bukanlah orang yang sama yang naik,” satu orang mengumumkan . Hari-hari ini, tampaknya Perry dapat mengaum, atau terbang tinggi — dia tidak bisa menang.

    SUMBER: ROLLING STONE

  • Chord Gitar Lagu Fearless Taylor Swift

    Chord Gitar Lagu Fearless Taylor Swift

    TRIBUNJATENG.COM- Chord kunci gitar Fearless Taylor Swift.

    Berikut chord kunci gitar Fearless Taylor Swift:

    Intro : C G Dm F
    C G Dm F..

    C
    there’s something ’bout the way

    G Dm
    the street looks when it’s just rained

    F
    there’s a glow off the pavement

    C
    you walk me to the car..

    G
    and you know i wanna ask you

    Dm
    to dance right there

    F
    in the middle of the parking lot..

    Int.

    C G Dm F
    yeah.. oh yeah..

    C
    we’re driving down the road

    G Dm
    i wonder if you know

    i’m trying so hard

    F
    not to get caught up now

    C
    but you’re just so cool

    G Dm
    run your hands through your hair

    F G
    absent-mindedly making me want you..

    Reff :

    C
    and i don’t know how

    G
    it gets better than

    Dm
    this you take my hand and drag

    F G
    me head first, fearless..

    C
    and i don’t know why

    G
    but with you i’d

    Am
    dance in a storm

    F G
    in my best dress, fеarless..

    Music : C G Dm F

    C
    so, baby, drive slow

    G Dm
    ’til we run out of road

    F
    in this onе-horse town

    C
    i wanna stay right here

    G
    in this passenger’s seat

    Dm
    you put your eyes on me

    in this moment now,

    F G
    capture it, remember it..

    Reff :

    C
    and i don’t know how

    G
    it gets better than

    Dm
    this you take my hand and drag

    F G
    me head first, fearless..

    C
    and i don’t know why

    G
    but with you i’d

    Am
    dance in a storm

    F G
    in my best dress, fеarless..

    Music :

    Dm F C G

    oh-oh..
    Dm F C G..G-Am

    Bb C
    well, you stood there with me

    in the doorway

    Dm Em
    my hands shake i’m not

    F G
    usually this way but..

    Bb
    you pull me in

    C
    and i’m a little more brave

    Dm Em
    it’s the first kiss, it’s flawless

    F G
    really something.. it’s fearless..

    Int. C G Dm F
    o o o o o o oh.. yeah..

    Reff :

    C
    cause i don’t know how

    G
    it gets better than

    Dm
    this you take my hand and drag

    F G
    me head first, fearless..

    C
    and i don’t know why

    G
    but with you i’d

    Am
    dance in a storm

    F G
    in my best dress, fеarless..

    C
    cause i don’t know how

    G
    it gets better than

    Dm
    this you take my hand and drag

    F G
    me head first, fearless..

    C
    and i don’t know why

    G
    but with you i’d

    Am
    dance in a storm

    F G
    in my best dress, fеarless..

    Outro : C G Dm F..

    o o oh.. o o yeah..

    (*)

     

  • Kode Keras! SZA Ungkap Keinginannya Berkolaborasi dengan Taylor Swift

    Kode Keras! SZA Ungkap Keinginannya Berkolaborasi dengan Taylor Swift

    JAKARTA – Bukan rahasia jika Solána Imani Rowe alias SZA adalah pengagum Taylor Swift. Terbaru, rekan duet Kendrick Lamar di lagu “luther” itu bahkan berbagi mengenai kemungkinan berkolaborasi dengan Swift.

    Saat tampil menjadi tamu di Jennifer Hudson Show, SZA mengungkap bagaimana pertemuannya dengan Swift di belakang panggung Grammy Awards. Ia pun mengisyaratkan kemungkinan untuk terjadinya kolaborasi.

    “Itu sangat menarik bagi saya. Setiap kali dia menghampiri saya atau mendekati saya, saya seperti, ‘Baiklah, ini terjadi, karena itu sepenuhnya Taylor Swift’. Saya pikir yang saya sebutkan adalah bahwa saya ingin menulis dengannya dan ingin membangun beberapa hal bersama,” ujar SZA, mengutip NME, Minggu, 23 Maret.

    “Saya suka gaya berceritanya. Dia terbuka untuk itu. Saya pikir dia luar biasa. Dia sangat bersemangat,” imbuhnya.

    Adapun, kolaborasi bukan hal asing bagi SZA. Ia meraih sukses lewat beberapa kolaborasi. Selain lagu “luther”, penyanyi penulis lagu 35 tahun itu juga sukses berkolaborasi dengan Lamar di “All The Stars” dan “30 For 30”.

    Di samping itu, SZA juga terlibat dalam perbincangan lain. Lizzo mengaku sempat ingin membentuk band rock yang diberi nama Pussy Lasers bersama SZA.

    Selanjutnya, pelantun “Kill Bill” itu juga memuji Chappell Roan, Doechii, dan Gracie Abrams atas penulisan lagu mereka.

    “Saya suka bercerita. Ada sesuatu tentang jenis bercerita seperti itu,” katanya.

    “Itu adalah cerita batin yang mendalam yang mencerminkan pengalaman manusiawi mereka. Dan itu mencerminkan hal itu,” pungkasnya.

  • Kisah Geng Perempuan Meneror London Selama Puluhan Tahun

    Kisah Geng Perempuan Meneror London Selama Puluhan Tahun

    Jakarta

    Geng perempuan Forty Elephants menjadi legendaris berkat akal bulus mereka dalam berbagai aksi pencurian toko dan pencopetan di London. Kisah mereka sekarang diangkat dalam serial baru Disney+ oleh pencipta Peaky Blinders.

    Geng kriminal terorganisir yang beroperasi di ibu kota bukanlah hal baru.

    Mafia, yakuza, dan triad misalnya hanyalah sejumlah contoh gerombolan yang mendulang keuntungan besar di berbagai kota di seluruh dunia.

    Selain nama yang unik, Forty Elephants (Empat Puluh Gajah) berbeda karena mereka ini adalah sindikat khusus perempuan yang dipimpin seorang “ratu”.

    Terdiri dari enam episode, A Thousand Blows merupakan buah karya Steven Knight, penulis dan pencipta serial Peaky Blinders yang dibintangi Cillian Murphy.

    Serial ini berpusat pada pemimpin pertama Forty Elephants, Mary Carr, yang diperankan Erin Doherty.

    Doherty sebelumnya dikenal sebagai pemeran Putri Anne di serial The Crown.

    Knight awalnya didekati perusahaan produksi yang didirikan oleh pasangan suami-istri Stephen Graham dan Hannah Walters (mereka kemudian turut membintangi A Thousand Blows) untuk menulis drama tentang Moscow.

    Knight terpukau dengan kisah Moscow yang datang dari Jamaika dan berambisi menjadi pawang singa dan petinju terkenal.

    “Saya semakin tertarik setelah menggali cerita hidup Moscow lebih dalam,” ujar Knight dalam wawancara dengan BBC.

    “Kebetulan saya sudah lama ingin menceritakan kisah Forty Elephants. Kedua kisah nyata itu luar biasa dan terjadi pada waktu dan tempat yang sama.

    “Saya pikir akan menarik untuk membayangkan apa yang akan terjadi jika Mary dan Hezekiah bertemudan itulah inti dari A Thousand Blows.”

    Papan iklan digital A Thousand Blows di atas Piccadilly Circus di London, Inggris pada 24 Februari 2025. (Getty Images)

    A Thousand Blows dibuka dengan adegan Moscow dan temannya yang baru tiba di ibu kota Inggris. Mereka menyaksikan kelihaian Carr dan gengnya menjalankan aksi pencopetan di dekat dermaga.

    Carr rupanya memiliki ambisi yang jauh lebih besar dan merencanakan perampokan yang nekat.

    “Siapa pun bisa mencuri dari kalangan bawah,” tukas Carr kepada para tangan kanannya.

    “Saatnya kita mencuri dari orang-orang yang lebih kaya.”

    Carr bertemu dengan Moscow di Blue Coat Boy, sebuah pub milik Henry ‘Sugar’ Goodson (diperankan Stephen Graham), petarung dan tokoh nyata dalam sejarah lainnya.

    Carr memperkenalkan dirinya sebagai “Ratu Forty Elephants, geng pencuri perempuan terbesar, tergesit, dan paling berdikari di seluruh London”.

    Getty Images Stephen Graham memerankan karakter Henry ‘Sugar’ Goodson di A Thousand Blows

    Sumber informasi yang dapat dipercaya tentang Mary Carr yang asli sangatlah langka.

    Carr lahir pada tahun 1862 di Holborn, London. Tahun 1881, dia menjadi penghuni lembaga pemasyarakatan perempuan di Kent, sebuah fasilitas ketat untuk “perempuan yang terpuruk” dan dikelola Gereja Inggris.

    Tidak jelas mengapa Carr berakhir di fasilitas itu. Yang pasti, pada usia 14 tahun, dia sudah pernah dipenjara karena mencuri di sebuah toko.

    Ibunya sudah meninggal saat Carr beranjak remaja, sementara ayahnya, seorang pencuri dan penipu, kemungkinan mendekam di penjara atau di luar negeri.

    Menurut buku Brian McDonald, Alice Diamond and the Forty Elephants, Carr memiliki penampilan yang memukau dan bekerja sebagai penjual bunga di Covent Garden, London.

    Carr juga menjadi model seniman untuk Dorothy Tennant, yang menerbitkan buku bergambar berjudul London Street Arabs, dan untuk Frederic Leighton, yang terkenal dengan Flaming June.

    Sekitar tahun 1890, Carr terpilih sebagai “Ratu” Forty Elephants, sindikat beranggotakan sekitar 40 perempuan yang asal mulanya diselimuti misteri.

    Aturan khas Forty Elephants

    Sejarawan dan penulis Hallie Rubenhold adalah konsultan sejarah untuk A Thousand Blows.

    Dia sudah menulis sejumlah buku tentang perempuan dan kejahatan dan “pernah mendengar tentang Forty Elephants”.

    “Tetapi baru setelah [berpartisipasi dalam serial ini], saya melakukan penelitian mendalam tentang mereka,” ujar Rubenhold.

    “Mereka adalah karakter yang menarik tetapi sangat penuh teka-teki.”

    Menurut Rubenhold, beberapa sejarawan berpendapat Forty Elephants sudah muncul sejak awal abad ke-18.

    Namun, dia yakin ada penelitian mendalam yang dapat mengonfirmasi hal ini.

    “Tentu saja ada banyak perempuan yang menjadi pencuri dan pencopet pada periode itu, seperti yang ditunjukkan catatan persidangan,” ujar Rubenhold.

    “Namun bukan berarti itu serta merta terkait dengan Forty Elephants. Kita baru mendengar tentang mereka pertama kali pada tahun 1870-an.”

    Baca juga:

    Geng yang dipimpin Carr berbasis di sekitar wilayah Elephant and Castle di London selatan. Banyak dari anggotanya adalah pacar atau kerabat laki-laki dari geng pencuri bernama Elephant Boys.

    Nama Elephant and Castle berasal dari sebuah pub kumuh di distrik tersebut. Kegiatan kriminal utama Forty Elephants adalah mencopet dan mencuri di toko, sering kali menargetkan toko-toko kelas atas di London.

    Nama Carr dan rekan-rekannya berulang kali muncul dalam catatan polisi dan transkrip persidangan.

    Kadang-kadang nama mereka juga muncul di berita surat kabar yang memberitakan ketika mereka didakwa dengan pencurian dan penadahan barang curian.

    Getty Images Erin Doherty menjadi dikenal setelah memerankan Putri Anne di serial The Crown

    Jurnalis dan aktivis Henry Mayhew menggambarkan Elephant and Castle sebagai titik rawan kejahatan dalam bukunya London Labour and the London Poor yang terbit pada tahun 1851.

    Buku itu juga mendeskripsikan jenis metode pencurian di toko yang sering digunakan oleh Carr dan para Elephants.

    Biasanya, dua atau tiga perempuan akan masuk ke satu toko saat sedang ramai lalu meminta kepada penjaga toko untuk melihat-lihat barang dagangannya.

    “Mereka akan terus menerus melihat-lihat berbagai jenis barang kemudian meletakkan sejumlah belanjaan di konter,” tulis Mayhew dalam bukunya.

    “Ketika penjaga toko sibuk mengambil barang-barang baru dari etalase atau rak, salah satu dari mereka biasanya berusaha menyelipkan sesuatu di bawah jubah atau selendangnya, sementara yang lain mendistraksinya.”

    Geng Carr mengenakan pakaian yang dirancang khusus untuk memfasilitasi pencurian.

    “Rok mereka dilapisi dari saku ke bawah, membentuk wadah besar di sekeliling gaun, dengan bukaan di depan. Ini adalah tempat mereka dapat memasukkan barang kecil, yang tidak terlihat di dalam crinoline [penyangga rok] yang lebar,” tulis Mayhew.

    Getty Images Steven Knight, pencipta Peaky Blinders, telah lama ingin mengisahkan geng perempuan Forty Elephants

    Rubenhold mengatakan orang-orang pada zaman itu mengasumsikan perempuan lebih jujur dan taat hukum.

    “Hal ini menguntungkan para Elephants keuntungan beraksi,” kata Rubenhold.

    “Operasi mereka tampaknya lebih canggih dan terorganisir daripada pencurian biasa.”

    Selain aksi pencurian, para Elephants juga menjadi spesialis pemerasan.

    Maryatau salah satu anggota gengnyabakal memancing seorang pria lanjut usia ke sebuah gang. Pria itu kemudian dituduh menyerang dirinya lalu diancam dilaporkan ke polisi.

    Anggota geng lainnya lalu muncul dan mengeklaim menyaksikan “serangan” tersebut.

    Korban biasanya akan menyerahkan barang-barang berharganya untuk menghindari rasa malu.

    Baca juga:

    Hal lain yang membedakan para Elephants dari penjahat lainya adalah seperangkat aturan yang mereka miliki atau dikenal sebagai “kode pencuri”.

    Semua anggota Elephants mesti mematuhi aturan-aturan ini.

    Menurut Brian McDonald, aturan-aturan itu dicatat oleh seorang rekan dari keluarga yang terhubung dengan para Elephants.

    Rekan itu bermaksud menjual catatannya ke pers, tetapi tetapi tidak pernah diterbitkan.

    Aturan-aturannya meliputi:

    “Tidak minum alkohol sebelum beraksi. Tidur mesti lebih awal.””Hasil dari pekerjaan dibagi rata oleh anggota kelompok yang terlibat, apa pun perannya.””Anggota tidak boleh saling menikung [baik mencuri uang maupun merebut pacar].”

    “Para Forties adalah semacam koperasi,” tulis McDonald.

    “Sosok Ratu memang tak terbantahkan, tetapi pembagian hasil yang sama dan dana komunal yang tersedia bagi mereka yang ditangkap membantu menumbuhkan rasa kesetaraan dan menyatukan sindikat.”

    Larangan mencuri pacar sesama anggota walaupun tidak selalu dipatuhi juga dirancang untuk menjaga keharmonisan kelompok, papar McDonald.

    Cincin berlian dan Alice Diamond

    Cengkeraman Carr pada Forty Elephants tampak melemah pada 1896.

    Tahun itu, Carr divonis bersalah atas penculikan seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Michael Magee, di pacuan kuda Epsom.

    Menurut McDonald, Carr hadir di pengadilan “dengan jubah beludru hitam yang indah, berhiaskan bulu, di atas gaun sutra hitam. Kepalanya dihiasi topi Rembrandt bertepi lebar yang menampilkan lima bulu burung unta”.

    “Di jari-jarinya berkilauan tujuh cincin berlian, yang dinilai oleh seorang jurnalis lebih dari Pound 300 [merujuk ke situs Bank of England, itu senilai Pound 33.824 dengan kurs sekarang atau Rp 712 juta]. Pada saat upah seorang pekerja kurang dari Pound 2 (Pound 225 dengan kurs sekarang atau sekitar Rp 4,7 juta) setiap minggunya.”

    McDonald menduga Michael Magee dijual ibunya sendiri kepada seorang gangster. Anak itu kemudian ditempatkan dalam asuhan Carr untuk dijual ke pasangan yang tidak punya buah hati.

    Michael Magee ditemukan di rumah Carr 10 bulan setelah menghilang berkat tip anonim kepada polisi.

    Carr dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

    Ibu Michael tidak menginginkan anaknya kembali dan bocah itu pun dibawa ke panti asuhan.

    Baca juga:

    Pada tahun 1900, Carr kembali ditangkap karena menerima barang curian dan dijatuhi hukuman dua tahun.

    Setelah itu, pamor Carr pun merosot.

    McDonald melaporkan bahwa Carr terlibat dalam perampokan toko perhiasan di Ludgate Circus, London, pada tahun 1909, tetapi dia tidak dihukum.

    Carr kemudian diyakini “beroperasi” di wilayah Manchester.

    Dengan mengambil alias Lady Mary Carr, dia diundang ke acara-acara sosialita dan menjalankan tipu muslihatnya untuk meraup keuntungan.

    Carr diperkirakan meninggal pada tahun 1924, tetapi Forty Elephants tidak ikut mati bersamanya.

    Getty Images Stephen Graham, Steven Knight, Erin Doherty, Hannah Walters, dan Malachi Kirby menghadiri penayangan A Thousand Blows di Vue West End di London, Inggris pada tanggal 20 Februari 2025

    Salah satu penerus Carr sebagai ratu geng adalah Alice Diamond.

    Diamond juga muncul sebagai karakter dalam A Thousand Blows. Stephen Knight menggunakan sedikit kebebasan artistik dengan garis waktu untuk serial fiksinya.

    Diamond lahir pada tahun 1886 dari orang tua kriminal di Lambeth Workhouse.

    Pada usia 17 tahun, dia dihukum karena mencuri dari toko topi di Oxford Street.

    Menginjak usia 20 tahun, Diamond mengenakan satu set cincin berlian yang berfungsi ganda sebagai senjata.

    Di bawah kepemimpinan Diamond, para Elephants cenderung lebih terlibat dalam aksi kekerasan.

    Hal ini memberi banyak ruang bagi A Thousand Blows untuk dikembangkan menjadi serial yang berlanjut, seperti halnya Peaky Blinders.

    “Musim kedua sudah syuting, dan saya sangat ingin terus menceritakan kisahnya karena masih banyak yang bisa diceritakan,” kata Knight.

    “Masih ada orang yang mengidentifikasi diri mereka sebagai Forty Elephants pada tahun 1950-an. Kebenaran dan kenyataan jauh lebih menarik dari karya fiksi apa pun.”

    Artikel versi Bahasa Inggris berjudul ‘A Thousand Blows: How a historic women-only gang menaced London for decades’ dapat Anda baca di BBC Culture

    Lihat juga video: Ketatnya Keamanan Konser Taylor Swift di London Imbas Teror ISIS Wina

    (ita/ita)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Mengenal Manus AI: Agen AI yang Lebih Heboh dari Konser Taylor Swift – Page 3

    Mengenal Manus AI: Agen AI yang Lebih Heboh dari Konser Taylor Swift – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Siapa yang tak kenal Taylor Swift? Konsernya selalu ramai dan heboh. Tapi, tahukah Anda ada sesuatu yang lebih heboh lagi di dunia teknologi? Kali ini yang membuat heboh adalah Manus AI. 

    Mengutip Tech Crunch, Senin (10/3/2025), sebuah agen kecerdasan buatan (AI) umum yang mampu mengubah pikiran pengguna menjadi tindakan nyata.

    Bayangkan, kamu hanya perlu memikirkan tugas, dan Manus AI akan menyelesaikannya untuk kamu, mulai dari menganalisis data keuangan hingga membuat rencana perjalanan liburan.

    Kepala Produk di Hugging Face menyebut, Manus, merupakan tool AI paling impresif yang pernah dicobanya. Peneliti kebijakan AI Dean Ball mendeskripsikan Manus sebagai komputer paling canggih yang memakai AI. 

    Saking hebohnya, server Discord dari Manus tumbuh dengan lebih dari 138.000 anggota hanya dalam beberapa hari. 

    Lantas, bagaimana Manus AI bisa melakukan semua itu? Manus AI menggunakan sistem multi-signature (multisig) yang didukung oleh beberapa model AI independen, dibangun di atas model DeepSeek R1 dan V3.

    Kemampuan otonominya memungkinkan Manus AI untuk menyelesaikan tugas kompleks dan dinamis secara mandiri, bahkan menavigasi dunia digital tanpa pengawasan manusia.

    Kecepatan dan ketepatannya dalam pengambilan keputusan bahkan mengalahkan para profesional berpengalaman. Saat ini Manus AI sudah menunjukkan kemampuannya dalam berbagai bidang.

    Kemampuannya yang luar biasa ini telah dibuktikan melalui pencapaiannya dalam uji coba GAIA benchmark, sebuah tolok ukur yang menilai kemampuan asisten AI umum dalam menyelesaikan masalah dunia nyata.

    Manus AI berhasil mencapai kinerja terbaik (state-of-the-art/SOTA) dan mampu menangani lebih dari 50 tugas secara bersamaan. Ini merupakan lompatan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam dunia kecerdasan buatan.

  • Chord  Kunci Gitar Cold As You Taylor Swift

    Chord  Kunci Gitar Cold As You Taylor Swift

    Chord kunci gitar Cold As You Taylor Swift:

    [Intro]
    Am G F Am G F
     
    [Verse 1]
    C         G            Am            F

    Tayang: Sabtu, 1 Maret 2025 17:28 WIB

    YOUTUBE

    ILUSTRASI CHORD GITAR – Tangkapan layar Cold As You diambil dari YouTube Taylor Swift, Sabtu, (1/3/2025). Chord Kunci Gitar Cold As You Taylor Swift 

    Chord  Kunci Gitar Cold As You Taylor Swift

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Cold As You Taylor Swift:

    [Intro]
    Am G F Am G F
     
    [Verse 1]
    C         G            Am            F
    You have a way of coming easily to me
    C           G                  Am           F
    And when you take, you take the very best of me
       F                       G
    So I start a fight cause I need to feel something
            F                                             C
    And you do what you want cause I’m not what you wanted
     
    [Chorus]
    C         G                          Am                 F
    Oh what a shame, what a rainy ending given to a perfect day
    C         G                           Am                         F
    Just walk away, ain’t no use defending words that you will never say
           Am                     G
    And now that I’m sitting here thinking it through
           F                 G       C
    I’ve never been anywhere cold as you
     
    [Verse 2]
    C          G                   Am              F
    You put up walls and paint them all a shade of grey
    C                 G            Am                F
    And I stood there loving you and wished them all away
        F                    G
    And you come away with a great little story
            F
    Of a mess of a dreamer with the nerve to adore you
     
    [Chorus]
    C         G                          Am                F
    Oh what a shame, what a rainy ending given to a perfect day
    C         G                            Am                       F
    Just walk away, ain’t no use defending words that you will never say
           Am                     G
    And now that I’m sitting here thinking it through
           F                 G       C
    I’ve never been anywhere cold as you
     
    [Bridge]
    Am                   G                      F               G
    You never did give a damn thing honey but I cried, cried for you
          Am                     G                F             G
    And I know you wouldn’t have told nobody if I died, died for you
            F
    Died for you
     
    [Chorus]
    C         G                         Am                  F
    Oh what a shame, what a rainy ending given to a perfect day
    C               G                         Am                           F
    Every smile you fake is so condescending, counting all the scars you’ve made
        Am                         G
    And now that I’m sitting here, thinking it through
          F                  G       C
    I’ve never been anywhere cold as you

    (*)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Lirik Lagu Lover Taylor Swift dan Terjemahannya

    Lirik Lagu Lover Taylor Swift dan Terjemahannya

    Jakarta, Beritasatu.com – Lagu Lover merupakan salah satu lagu terkenal dari album Lover yang dibawakan oleh penyanyi dan penulis lagu berkebangsaan Amerika Serikat, Taylor Swift. 

    Lagu ini terkenal dengan melodi yang lembut dan lirik yang penuh dengan nuansa romantis. Taylor Swift menggambarkan perasaan cinta yang menggebu-gebu dengan cara yang sangat puitis dalam lagu ini. Berikut adalah lirik lagu dan terjemahannya.

    Berikut lirik lagu Lover yang dinyanyikan oleh Taylor Swift.

    Lirik Lagu Lover oleh Taylor Swift

    Verse 1: We could leave the Christmas lights up ’til January
    And I, I love you too much
    To be afraid to tell you how I feel
    ‘Cause it feels like the first time, yeah
    And I could fall for you a thousand times
    But I don’t want to be afraid to tell you
    I just want to be with you forever
    But if you’re ready to get outta here

    Pre-Chorus:
    I want to feel the way I feel when you’re around,
    That’s when I feel like I belong
    In your arms
    Where I’m safe from the world

    Chorus:
    Can I go where you go?
    Can we always be this close forever and ever?
    And ah, take me out, and take me home
    You’re my, my, my, my lover

    Verse 2:
    We could let the curtains fall
    And start a new life from the ground up
    But I don’t want to rush
    Every little moment with you
    I feel so much like a forever
    This way, this time
    Could be ours just for a while, forever, you know

    Pre-Chorus:
    I want to feel the way I feel when you’re around,
    That’s when I feel like I belong
    In your arms
    Where I’m safe from the world

    Chorus:
    Can I go where you go?
    Can we always be this close forever and ever?
    And ah, take me out, and take me home
    You’re my, my, my, my lover

    Terjemahan Lirik Lagu “Lover” oleh Taylor Swift

    Verse 1: Kita bisa meninggalkan lampu Natal sampai Januari
    Dan aku, aku mencintaimu begitu dalam
    Untuk takut mengungkapkan perasaanku
    Karena rasanya seperti pertama kali, ya
    Dan aku bisa jatuh cinta padamu seribu kali
    Tapi aku tidak ingin takut untuk memberitahumu
    Aku hanya ingin bersamamu selamanya
    Tapi jika kamu siap untuk keluar dari sini

    Pre-Chorus:
    Aku ingin merasakan cara aku merasa ketika kamu ada di dekatku,
    Itulah saat aku merasa seperti aku berada di tempat yang benar
    Di dalam pelukanmu
    Tempat yang aman dari dunia

    Chorus:
    Bisakah aku pergi ke tempat yang kamu tuju?
    Bisakah kita selalu begitu dekat selamanya dan selamanya?
    Dan ah, bawa aku keluar, dan bawa aku pulang
    Kamu adalah kekasihku, kekasihku, kekasihku

    Verse 2:
    Kita bisa membiarkan tirai jatuh
    Dan memulai hidup baru dari bawah
    Tapi aku tidak ingin terburu-buru
    Setiap momen kecil bersamamu
    Aku merasa ini seperti selamanya
    Saat ini, kali ini
    Bisa menjadi milik kita untuk sementara waktu, selamanya, kamu tahu

    Pre-Chorus:
    Aku ingin merasakan cara aku merasa ketika kamu ada di dekatku,
    Itulah saat aku merasa seperti aku berada di tempat yang benar
    Di dalam pelukanmu
    Tempat yang aman dari dunia

    Chorus:
    Bisakah aku pergi ke tempat yang kamu tuju?
    Bisakah kita selalu begitu dekat selamanya dan selamanya?
    Dan ah, bawa aku keluar, dan bawa aku pulang
    Kamu adalah kekasihku, kekasihku, kekasihku

  • Lirik Lagu Illicit Affairs dari Taylor Swift dan Terjemahannya

    Lirik Lagu Illicit Affairs dari Taylor Swift dan Terjemahannya

    Jakarta, Beritasatu.com – Lagu Illicit Affairs merupakan track ke-10 dalam album “Folklore” yang dipopulerkan oleh Taylor Swift, penyanyi terkenal asal Amerika Serikat (AS). Taylor Swift dikenal sebagai musisi yang gemar mengeksplorasi berbagai genre dalam karyanya.

    Meskipun namanya identik dengan musik pop, dia kerap menghadirkan nuansa baru di setiap albumnya. Salah satu contohnya adalah album “Folklore”, yang mana Taylor lebih mendalami genre indie folk. Alunan nada dalam album ini pun terasa berbeda dibandingkan dengan karya-karyanya sebelumnya.

    Salah satu lagu di “Folklore” yang memiliki makna mendalam adalah Illicit Affairs. Lagu ini hadir dengan kesan sendu, terutama jika melihat liriknya yang menggambarkan perpecahan dalam sebuah hubungan. Illicit Affairs mengisahkan perselingkuhan dari sudut pandang emosional yang menyayat hati.

    Alih-alih menampilkan kemarahan, Taylor menggambarkan perasaan diselingkuhi sebagai pengalaman yang memilukan dan penuh kejutan. Di awal lagu, Taylor mendeskripsikan kebiasaan seseorang yang berselingkuh, seperti kebohongan dan kehati-hatian dalam setiap tindakan. Seiring waktu, tindakan tersebut berubah menjadi kebiasaan yang memperumit hubungan.

    Lebih dalam, dia menganalisis bagaimana perselingkuhan sering kali dimulai dari sekadar curi-curi pandang, yang sebenarnya bisa dicegah jika ada batasan yang jelas. Namun, ketika batas tersebut dilanggar, hubungan menjadi semakin rapuh dan menyakitkan bagi salah satu pihak.

    Perasaan hancur dan putus asa akibat dikhianati tergambar jelas dalam bagian bridge lagu ini. Taylor mengilustrasikan seseorang yang tetap bertahan meskipun terus disakiti, semata-mata karena cinta yang begitu besar kepada pasangannya. Hal ini menambah kesan tragis dan emosional dalam lagu tersebut.

    Melalui lagu Illicit Affairs, Taylor Swift menyampaikan pesan tentang pentingnya komitmen dalam sebuah hubungan. Lagu ini menjadi pengingat kepercayaan dan kesetiaan adalah fondasi utama dalam menjalin hubungan romantis.

    Dengan makna yang begitu kuat dan aransemen musik yang mendukung, tidak heran jika Illicit Affairs mendapat tempat di hati banyak pendengar di seluruh dunia.

    Berikut ini lirik lagu Illicit Affairs dari Taylor Swift dan terjemahannya.

    Lirik Lagu Illicit Affairs dari Taylor Swift
    Make sure nobody sees you leave
    Hood over your head, keep your eyes down
    Tell your friends you’re out for a run
    You’ll be flushed when you return
    Take the road less traveled by
    Tell yourself you can always stop
    What started in beautiful rooms
    Ends with meetings in parking lots

    And that’s the thing about illicit affairs
    And clandestine meetings and longing stares
    It’s born from just one single glance
    But it dies, and it dies, and it dies
    A million little times

    Leave the perfume on the shelf
    That you picked out just for him
    So you leave no trace behind
    Like you don’t even exist
    Take the words for what they are
    A dwindling, mercurial high
    A drug that only worked
    The first few hundred times

    And that’s the thing about illicit affairs
    And clandestine meetings and stolen stares
    They show their truth one single time
    But they lie, and they lie, and they lie
    A million little times

    And you wanna scream
    Don’t call me “kid”
    Don’t call me “baby”
    Look at this godforsaken mess that you made me
    You showed me colors you know I can’t see with anyone else

    Don’t call me “kid”
    Don’t call me “baby”
    Look at this idiotic fool that you made me
    You taught me a secret language I can’t speak with anyone else

    And you know damn well
    For you, I would ruin myself
    A million little times

    Terjemahan Lirik Lagu Illicit Affairs dari Taylor Swift
    Pastikan tak ada seorang pun yang melihatmu pergi
    Tutupi kepalamu, pastikan matamu tak terlihat
    Katakan pada temanmu bahwa kamu sedang keluar untuk berlari
    Mukamu akan memerah saat kembali
    Ambillah jalan yang jarang dilalui
    Katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu selalu bisa berhenti
    Apa yang semula menggairahkan
    Berakhir dengan kegelisahan

    Dan itulah yang disebut dengan perselingkuhan 
    Dan pertemuan rahasia serta tatapan penuh kerinduan
    Lahir dari sekilas pandangan
    Namun kemudian mati, mati, dan mati
    Jutaan kali

    Tinggalkan parfum di rak
    Yang kamu pilih khusus untuknya
    Jadi kamu tidak meninggalkan jejak
    Seperti kamu tidak pernah ada
    Ambil kata-kata itu apa adanya
    Sebuah perasaan yang semakin tak terprediksi
    Obat yang hanya bekerja
    Beberapa ratus kali yang pertama

    Dan itulah yang disebut perselingkuhan 
    Dan pertemuan rahasia serta curi-curi pandang
    Mereka mengetahui konsekuensinya sesekali
    Tetapi mereka berbohong, berbohong, dan berbohong
    Jutaan kali

    Dan kamu ingin berteriak
    Jangan panggil aku “sayang”
    Jangan panggil aku “sayang”
    Lihatlah kekacauan yang kamu buat untukku
    Kamu tunjukkan warna-warna yang tak bisa kulihat dengan orang lain
    Jangan panggil aku “sayang”
    Jangan panggil aku “sayang”
    Lihatlah kebodohan konyol yang kamu buat untukku
    Kamu ajarkan bahasa rahasia yang tak bisa ku bicarakan dengan orang lain

    Dan kamu sangat tahu
    Untukmu, aku rela menghancurkan diriku sendiri
    Sejuta kali

    Itulah lirik dan terjemahan lagu Illicit Affairs dari Taylor Swift yang dapat didengarkan di layanan streaming musik favorit Anda.

  • Umumkan Tanggal Rilis Album Baru, Tate McRae Goda Fans dengan Single Sports Car

    Umumkan Tanggal Rilis Album Baru, Tate McRae Goda Fans dengan Single Sports Car

    JAKARTA – Artis pop multi-platinum Tate McRae sudah tak sabar membagikan album ketiganya bertajuk So Close To What pada 21 Februari mendatang via RCA Records. Album ini akan menggambarkan berbagai perjalanan melalui lirik yang apa adanya disertai emosi yang apa adanya.

    Selain itu So Close To What juga mengekspresikan cerita tentang bertumbuh dewasa ketika jalan yang akan dilalui di depan seakan tak terbatas dan tujuan akhir terasa semakin sulit dipahami. Ini adalah eksplorasi introspektif tentang penemuan diri, cinta, dan pencarian keseimbangan di saat-saat ketidakpastian. 

    Momen pengumuman ini dibarengi dengan peluncuran single barunya yang sangat mencuri perhatian yaitu Sports car yang dirilis bersama dengan video musik resminya, Jumat 24 Janauri. Lagu ini ditulis dan diproduksi bersama para pembuat lagu hits seperti Ryan Tedder (Taylor Swift, Beyoncé), Grant Boutin (Meghan Trainor, One Republic) dan Julia Michaels (Selena Gomez, Dua Lipa).

    Video ‘Sports car’ yang dapat dianggap provokatif ini disutradarai oleh Bardia Zeinali (Sabrina Carpenter, Troye Sivan) dan Styling wardrobe dari Tate Mcrae dilakukan oleh Brett Alan Nelson (Doja Cat, Karol G). Video ini mengikuti Tate yang berperan sebagai penonton ke dalam dunianya yang dinamis dimana ada interaksi antara momen dunia High Fashion dengan karakternya yang berbeda-beda.

    Hidup di tengah masyarakat yang terus-menerus mengawasi dan menghakimi, Tate menjadi pengamat dan mengambil kembali kendali atas hidupnya. Melalui perspektifnya, kita tenggelam dalam interaksi yang kuat antara gaya dan identitas, di mana Fashion menjadi lebih dari sekadar pakaian—itu adalah kanvas untuk identitasnya yang terus berkembang. Setiap tampilan menceritakan sebuah kisah, yang mencerminkan persona yang berbeda yang diwujudkannya.

    Single anyar ini diprediksi akan menyusul kesuksesan dua single sebelumnya yakni “2 hands” dan “It’s ok I’m ok” yang menduduki posisi #1 di tangga lagu Billboard’s Hot Dance/Pop Songs dan menjadikan sang bintang mendapatkan posisi tertinggi bagi sebuah lagu debut selama sepanjang kariernya di Billboard Hot 100.

    Maret mendatang, Tate akan memulai tur dunianya ‘Miss Possessive Tour’ yang mencakup Amerika Selatan, Eropa, Inggris, dan Amerika Utara. Diproduksi oleh Live Nation, tur ini akan dimulai pada tanggal 18 Maret di Pepsi Centre, Mexico City, dengan pertunjukan di São Paulo, London, Amsterdam, Praha, New York, Nashville, dan masih banyak lagi sebelum berakhir di Los Angeles di Kia Forum pada tanggal 26 September.

    Benee akan bergabung sebagai artis pendukung di semua tanggal di Eropa dan Inggris sementara Zara Larsson akan bergabung dengan Tate di semua tanggal di AS dan Kanada.