Tag: Syafrin Liputo

  • Fauzi Bowo Hadiri Open House Gubernur Jakarta, Bertemu Sejumlah Tokoh

    Fauzi Bowo Hadiri Open House Gubernur Jakarta, Bertemu Sejumlah Tokoh

    Fauzi Bowo Hadiri Open House Gubernur Jakarta, Bertemu Sejumlah Tokoh
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012,
    Fauzi Bowo
    , menghadiri open house Idul Fitri yang digelar
    Gubernur Jakarta
    ,
    Pramono Anung
    , di rumah dinas
    gubernur Jakarta
    , Taman Suropati, Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025).
    Dalam acara open house tersebut, Fauzi Bowo atau akrab disapa
    Foke
    , bertemu dengan sejumlah tokoh dan pejabat negara.
    “Banyak tokoh yang hadir, saya tidak bisa sebut satu per satu. Ada Pak Djarot yang saya kenal, kemudian Pak Bambang, Kepala IKN dulu, karena beliau banyak membantu saya,” ujar Fauzi Bowo saat ditemui di lokasi, Senin.
    Dia juga menegaskan bahwa silaturahmi dalam momen Lebaran menjadi hal yang penting, terutama untuk mempererat hubungan antar tokoh dan pejabat.
    Namun, sebelum bertemu dengan para pejabat, dia terlebih dahulu bersilaturahmi dengan keluarga besarnya yang merupakan asli Betawi.
    “Saya orang Betawi keluarga saya banyak di sini, jadi keluarga dulu yang saya dahulu kan. Mungkin para pejabat yang berikutnya,” katanya.
    Foke kemudian mengaku, tidak banyak topik khusus yang dibicarakan saat bertemu para tokoh tersebut. Mereka hanya membicarakan seputar
    lebaran 2025
    .
    “Enggak ada obrolan yang khusus, karena lebaran,” ujarnya.
    Sebelumnya, Pramono Anung menggelar open house sebanyak dua sesi, yaitu sesi pertama diperuntukkan untuk para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta pada pukul 13.00 WIB. Sedangkan untuk warga dijadwalkan pukul 15.00 WIB.
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    pukul 13.52 WIB, di lokasi terlihat sejumlah pejabat Pemprov Jakarta berkerumun di depan gerbang utama rumah dinas tersebut.
    Mereka tampak tertahan di depan gerbang karena harus bergantian masuk dengan pejabat lainnya yang sudah lebih dulu tiba.
    Setelah menunggu beberapa menit di depan gerbang utama, mereka diperbolehkan masuk tetapi harus berbaris di halaman rumah dinas Gubernur Jakarta.
    Para pejabat beserta keluarganya tampak mengular sekitar 10 meter dari pintu masuk rumah dinas gubernur itu.
    Sesampainya di dalam, Pramono Anung langsung menyambut rekan-rekan kerjanya sekaligus menjabat tangan mereka.
    Terlihat, ada beberapa dari mereka yang mengabadikan momen dengan berfoto bersama Pramono Anung.
    Usai berjabat tangan, sebagian dari mereka ada yang memilih pulang, ada juga yang menikmati makanan yang disajikan di halaman rumah dinas Pemprov Jakarta.
    Adapun sejumlah tokoh yang terlihat hadir pada open house tersebut, yakni Gubernur Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo; Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir; dan para jajaran Pemprov Jakarta, salah satunya Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Syafrin Liputo.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Fauzi Bowo Hadiri Open House Gubernur Jakarta, Bertemu Sejumlah Tokoh

    Pramono Anung Gelar Open House, Foke dan Erick Thohir Turut Hadir

    Pramono Anung Gelar Open House, Foke dan Erick Thohir Turut Hadir
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Gubernur Jakarta,
    Pramono Anung
    , menggelar
    open house
    di rumah dinasnya di Taman Suropati, Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (31/3/2025).
    Ia menggelar open house sebanyak dua sesi, yaitu sesi pertama diperuntukkan untuk para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta pada pukul 13.00 WIB.
    Sedangkan untuk warga dijadwalkan pukul 15.00 WIB.
    Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 13.52 WIB, di lokasi terlihat sejumlah pejabat Pemprov Jakarta berkerumun di depan gerbang utama rumah dinas tersebut.
    Mereka tampak tertahan di depan gerbang karena harus bergantian masuk dengan pejabat lainnya yang sudah lebih dulu tiba.
    Setelah menunggu beberapa menit di depan gerbang utama, mereka diperbolehkan masuk tetapi harus berbaris di halaman rumah dinas Gubernur Jakarta.
    Para pejabat beserta keluarganya tampak mengular sekitar 10 meter dari pintu masuk rumah dinas gubernur itu.
    Sesampainya di dalam, Pramono Anung langsung menyambut rekan-rekan kerjanya sekaligus menjabat tangan mereka.
    Ada beberapa dari mereka yang mengabadikan momen dengan berfoto bersama Pramono Anung.
    Usai berjabat tangan, sebagian dari mereka ada yang memilih pulang, ada juga yang menikmati makanan yang disajikan di halaman rumah dinas Pemprov Jakarta.
    Adapun sejumlah tokoh yang terlihat hadir pada open house tersebut, yakni Gubernur Jakarta periode 2007-2012,
    Fauzi Bowo
    ;
    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir; dan para jajaran Pemprov Jakarta, salah satunya Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Syafrin Liputo.
    “Banyak (pejabat) di dalam, saya enggak bisa sebut satu per satu,” ujar Fauzi Bowo saat ditemui di lokasi, Senin.
    Fauzi Bowo, atau akrab disapa Foke, itu mengaku bertemu banyak tokoh, seperti Djarot Saiful Hidayat.
    “Ada Pak Djarot yang saya kenal, kemudian Pak Bambang Kepala IKN dulu. Karena beliau banyak membantu saya,” kata dia.
    Foke mengaku tidak ada topik khusus yang dibicarakan saat bertemu para tokoh tersebut.
    Mereka hanya membicarakan seputar
    Lebaran 2025
    .
    “Enggak ada obrolan yang khusus, karena Lebaran,” ucap dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Langit Biru Jakarta Kala Sisa ‘Pemain Inti’ di Ibukota

    Langit Biru Jakarta Kala Sisa ‘Pemain Inti’ di Ibukota

    Jakarta

    Para pemudik sudah meninggalkan Jakarta untuk pulang ke kampung. Kini, di Jakarta hanya tersisa ‘pemain inti’. Langit Jakarta pun tampak begitu biru karena kualitas udara membaik.

    Sebagaimana diketahui, istilah ‘pemain inti’ merupakan istilah yang menjadi trend di TikTok. Pemain inti merujuk kepada orang-orang tidak pulang kampung.

    Mereka adalah orang-orang tidak mudik untuk berbagai alasan, dari urusan pekerjaan hingga tak ada ongkos pulang kampung. Saat musim mudik, para pemain inti inilah yang tersisa di Jakarta.

    Adapun Jakarta sendiri kita sudah tampak lengang. Hal ini salah satunya terpantau dari kondisi di stasiun KRL.

    Seperti misalnya, pantauan di Stasiun Sudirman pada 27 Maret 2025. Stasiun Sudirman yang biasa padat di hari kerja, sudah mulai lengang.

    Kemudian antauan detikcom pukul 08.15 WIB, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2025), hingga Jalan Jenderal Sudirman tampak lengang. Mobil dan motor melaju dengan kecepatan normal tanpa hambatan sedikit pun.

    Tidak terlihat kepadatan kendaraan di Jalan Sudirman ataupun Jalan MH Thamrin. Bahkan jalanan cenderung sepi kendaraan yang berlalu lintas.

    Di sepanjang trotoar Jalan Sudirman-Thamrin juga tidak tampak pejalan kaki yang berjubel. Beberapa pejalan kaki terlihat berjalan santai tanpa kerumunan.

    Terlihat juga ojek online yang berhenti menurunkan penumpang kemudian berhenti sejenak menunggu pesanan dari penumpang berikutnya. Beberapa orang juga memanfaatkan lengangnya jalan dan trotoar untuk berolahraga.

    Selain itu, ribuan kendaraan juga telah meninggalkan Jakarta.

    Bagaimana kondisi di Jakarta saat ini? Baca halaman selanjutnya.

    Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

    Foto: Stasiun Sudirman, Jakarta tampak lengang pada sore ini. Kondisi ini berbanding terbalik ketika jam pulang kerja biasanya. (Maulani M/detikcom)

    Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan kemungkinan puncak arus mudik lebaran 2025 terjadi di H-3 atau pada Jumat (28/3). Berdasarkan data yang ada, tercatat kendaraan keluar Jakarta mencapai 258.383.

    “Untuk puncak arus mudik lebaran 2025 paling tinggi terjadi pada hari Jumat, 28 Maret 2025 yaitu 258.383 kendaraan keluar dari Jakarta ,dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 224.074 kendaraan,” kata Irjen Agus kepada detikcom, Sabtu (29/3/2025).

    Irjen Agus mengatakan saat rekayasa lalu lintas contraflow di Tol Jakarta-Cikampek masih diberlakukan. Contraflow dilakukan dari Km 47-Km 55 dan dilanjutkan dari Km 55-Km 70.

    “Hari ini update traffic rekayasa lalu lintas H-2 melakukan contraflow satu lajur dari Km 47-Km 55. Kami lanjutkan lagi contraflow yang kedua Km 55-70 Tol Jakarta-Cikampek,” ujarnya.

    Selain itu, one way nasional dari Km 70-Km 414 Kalikangkung masih berlangsung. Irjen Agus menegaskan arus lalu lintas saat momen mudik lebaran masih terkendali.

    “One way nasional dari Km 70 Cikampek sampai dengan KM 414 Kalikangkung Semarang mulai Jumat, 28 Maret 2025 pukul 09.00 WIB masih diberlakukan dengan memperhatikan traffic counting dan bangkitan arus. Situasi arus lalu lintas secara umum terkendali dan kondusif,” jelasnya.

    Adapula Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo yang mengungkap 17.047 orang berangkat mudik dari empat terminal bus resmi di Jakarta pada Jumat, 28 Maret atau H-3 Lebaran 2025. Jumlah itu meningkat empat kali lipat dibanding hari-hari normal, misal periode 14-20 Februari 2025.

    “Jumlah tertinggi selama mudik Lebaran 2025 tercapai kemarin atau Jumat (28/3),” kata Syafrin di Jakarta, dilansir Antara, Sabtu (29/3/2025).

    Adapun empat terminal dimaksud adalah Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, dan Terminal Lebak Bulus. Selain penumpang berangkat, penumpang yang tiba di terminal-terminal itu juga mengalami peningkatan.

    “Tertinggi penumpang tiba pada Jumat (28/3) sebanyak 4,475 penumpang atau naik 12.15 persen dibanding hari biasa,” ucapnya.

    Kualitas Udara Membaik, Langit Membiru

    Foto: Potret langit Jakarta sore ini (Dwi Rahmawati/detikcom)

    Ramainya warga yang mulai mudik ke kampung halaman juga membuat udara Jakarta membaik. Kualitas udara di Jakarta masuk kategori baik menurut situs IQ Air. Warga direkomendasikan untuk melakukan aktivitas outdoor.

    Pantauan detikcom di situs web IQ Air pukul 14.54 WIB, Sabtu (29/3/2025), Jakarta memiliki skor 43. Skor ini masuk kategori baik atau sehat.

    Adapun konsentrasi PM 2,5 saat ini memenuhi nilai panduan kualitas udara tahunan organisasi kesehatan dunia atau WHO.

    Selain itu, IQ Air menyebutkan kelembapan udara di Jakarta mencapai 63 persen dengan kecepatan angin 27,8 km/jam dan mempunyai kadar polutan 80,4 µg/m³.

    Selain itu, IQ Air juga memberikan rekomendasi bagi warga. Warga direkomendasikan untuk melakukan kegiatan outdoor dan membuka jendela agar udara segar masuk ke dalam ruangan.

    Halaman 2 dari 3

    (rdp/rdp)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Libur Lebaran 2025, CFD Jakarta Ditiadakan Hari Ini

    Libur Lebaran 2025, CFD Jakarta Ditiadakan Hari Ini

    Jakarta

    Car free day (CFD) dan penerapan ganjil genap di Jakarta selama libur Lebaran 2025 ditiadakan. Ketentuan ini berlaku dari 30 Maret hingga 6 April 2025.

    “Untuk ganjil genap itu ditiadakan selama masa libur Hari Raya. Kemudian juga selama masa libur lebaran dan cuti bersama,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (28/3) lalu.

    Hal tersebut, kata Syafrin, sehubungan dengan pengoptimalan petugas Dishub Jakarta untuk pengaturan dan pengendalian lalu lintas (lalin) selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

    “Artinya sampai dengan tanggal 7 April itu tidak ada ganjil genap. Kemudian untuk pelaksanaan hari bebas kenderaan bermotor juga ditiadakan pada minggu tanggal 30 Maret. Kemudian pada tanggal 6 April juga HBKB ditiadakan,” ujarnya.

    “Jadi dua minggu ini ditiadakan untuk hari bebas kenderaan bermotor,” sambungnya.

    Peniadaan CFD di Jakarta pada periode tersebut merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Perpustakaan Elektronik Jakarta. Bahwa HBKB dapat dibatalkan jika pada waktu yang bersamaan juga terdapat kegiatan khusus.

    (maa/maa)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Pastikan terminal ramah anak, Menteri PPPA tinjau terminal Pulo Gebang

    Pastikan terminal ramah anak, Menteri PPPA tinjau terminal Pulo Gebang

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi bersama Kak Seto saat meninjau langsung Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (29/3/2025). ANTARA/Ilham Kausar

    Pastikan terminal ramah anak, Menteri PPPA tinjau terminal Pulo Gebang
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Sabtu, 29 Maret 2025 – 21:11 WIB

    Elshinta.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau langsung Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur untuk memastikan terminal tersebut ramah ibu dan anak pada saat mudik Lebaran 2025.

    “Setelah dilakukan pengecekan, Terminal Pulo Gebang termasuk terminal yang ramah ibu dan anak, salah satunya dilihat dari toiletnya yang lebih banyak toilet perempuan,” kata Arifah  saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Sabtu.

    Arifah juga melihat adanya ruang laktasi untuk ibu menyusui, ruang bermain untuk anak agar anak tidak merasa jenuh saat menunggu kedatangan bus.

    Selain itu, terdapat ruang sapa 129 dimana ruang tersebut bertujuan untuk melaporkan bila para penumpang melihat adanya kekerasan ibu dan anak di terminal.

    “Maka Bapak dan Ibu silahkan laporkan ke ruang Sapa 129,” kata Arifah.

    Arifah juga mengapresiasi fasilitas yang ada di Terminal Pulo Gebang terutama fasilitas untuk ibu dan anak yang disebut cukup lengkap.

    “Mudah-mudahan fasilitas tersebut bisa terus dipertahankan bahkan disempurnakan,” ucapnya.

    Dia juga berharap semoga para pemudik terutama yang membawa anak-anak selamat sampai daerah tujuan dan kembali ke Jakarta tidak kurang apapun.

    Menteri PPPA Arifah Fauzi mengunjungi setiap posko yang ada di Terminal Pulo Gebang didampingi oleh Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kepala Terminal Pulo Gebang Emanuel Kristanto dan juga Psikolog Anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto.

    Arifah menyapa setiap penumpang terutama yang membawa anak kecil sambil memberikan bingkisan untuk para pemudik yang berada di Terminal Pulo Gebang.

    Sumber : Antara

  • Pemudik Bus dari Jakarta Meningkat Dibanding Tahun Lalu tapi 82 Persen Armada Tak Laik Jalan

    Pemudik Bus dari Jakarta Meningkat Dibanding Tahun Lalu tapi 82 Persen Armada Tak Laik Jalan

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Jumlah pemudik yang menggunakan bus dari Jakarta di momen Lebaran tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

    Hal itu berdasarkan dari Dishub DKI Jakarta yang merangkum jumlah pemudik dari tujuh terminal di Jakarta.

    Adapun ketujuh terminal itu yakni empat terminal utama meliputi Terminal Kampung Rambutan, Kalideres, Pulo Gebang dan Tanjung Priok.

    Serta tiga terminal bantuan yakni Terminal Grogol, Angke dan Lebak Bulus.

    Berdasarkan data, puncak arus mudik dari armada bus sudah terjadi pada Jumat (28/3/2025) kemarin.

    Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, total pemudik yang berangkat menggunakan bus pada puncak arus mudik kemarin sebanyak 17.047 penumpang dengan total armada bus yang berangkat 1.312 kendaraan.

    “Dari data itu maka dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 atau di H-3 Lebaran, terjadi kenaikan jumlah penumpang sebesar 290,74 persen,” ujar Syafrin dalam datanya, Sabtu (29/3/2025).

    Namun tingginya pemudik yang menggunakan bus tak berbanding lurus dengan armada yang dinyatakan laik jalan.

    Sebab, berdasarkan hasil ramp check atau uji kelaikan terhadap 562 kendaraan, hanya 99 armada saja yang dinyatakan lulus.

    “Yang tidak lulus 463 kendaraan atau 82,38 persen,” ucap Syafrin.

    Indikator kendaraan tersebut dinyatakan tidak lulus karena terkait masalah perlengkapan kendaraan hingga masalah kapasitas tempat duduk.

    Sedangkan untuk tes kesehatan bagi para pengemudi, dari 641 awak bus yang diperiksa, hasilnya 446 dinyatakan sehat, 73 tidak sehat dan 122 sisanya sehat namun dengan catatan. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     
     
     
     
     

  • Tinjau ke Terminal dan Pelabuhan, Kadishub Jakarta Awasi Praktik Pungli – Page 3

    Tinjau ke Terminal dan Pelabuhan, Kadishub Jakarta Awasi Praktik Pungli – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo meninjau kondisi Terminal Kampung Rambutan, Jumat (28/3). Peninjauan dilakukan terkait dengan kelengkapan sarana-prasarana di terminal tersebut.

    “Secara keseluruhan cukup baik. Kemudian dari jumlah penumpang dan jumlah bus terpantau hari ini ada peningkatan. Memang kita akan melihat sampai dengan nanti malam pemerangkatan terakhir tapi sampai dengan pukul 13.30 WIB tadi jumlah penumpang yang diperangkatkan sudah lebih kurang 1.300an penumpang,” kata Syafrin di lokasi, Jumat (28/3/2025).

    Menurut Syafrin, jumlah tersebut tidak berbeda jauh dengan hari sebelumnya. Artinya, pada hari ini hanya ada sedikit lonjakan dibandingkan kemarin. 

    Syafrin lalu melanjutkan tinjauannya ke posko pengaduan pungtuan liar (pungli). Dia menyatakan, hingga hari ini belum diterima laporan apapun terkait pungli.

    “Saya memantau ke Posko pengaduan Pungli dimana dari hasil Posko sampai saat ini tidak ada laporan terkait Pungli di terminal Kampung Rambutan sebagaimana juga dengan pantauan kami di beberapa terminal di Pulau Gebang, Tanjung Priok, dan juga Kalideres tidak ada laporan Pungli,” jelas dia. 

    Syafrin menambahkan, pada hari ini dirinya juga sudah meninjau Pelabuhan Kaliadem. Dia memastikan pelayanan transportasi laut selama masa angkutan lebaran ini juga berjalan dengan baik.

    “Harapannya adalah masyarakat lebih aware terhadap keselamatan diri dan tingkatkan kewaspadaan khususnya pada jam-jam puncak pada saat ini sehingga perlaksanaan mudik ke Kampung bisa berjalan dengan baik,” dia menandasi. 

  • WFA dinilai berhasil cegah penumpukan pemudik

    WFA dinilai berhasil cegah penumpukan pemudik

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan strategi pemerintah menerapkan kebijakan bekerja darimana saja (work from anywhere/WFA) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 24-27 Maret 2025 berhasil mencegah penumpukan pemudik di satu waktu.

    “Upaya pemerintah untuk melakukan penyebaran para pemudik ini berhasil. Keseluruhan pergerakan itu terpusat, biasanya H-4, H-3 (Lebaran),” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Jumat.

    Syafrin yang memantau pergerakan penumpang bus di beberapa terminal di Jakarta seperti Terminal Terpadu Pulo Gebang dan Terminal Tanjung Priok.

    “Dan jika kita melihat tahun ini sudah terjadi persebaran seperti untuk angkutan penumpang, bus, terjadi peningkatan pada 25 Maret,” ujarnya.

    Dia mengatakan lonjakan jumlah penumpang mudik Idul Fitri 1446 Hijriah mulai terjadi pada Senin (25/3) dan menurut proyeksi Dishub, hari ini menjadi puncak arus mudik.

    Dia mencatat, jumlah bus yang diberangkatkan sekitar 982 unit dari empat terminal bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan tiga terminal bantuan di Jakarta yang mengangkut sekitar 10.000 penumpang.

    “Ini di luar kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya. Bisa dibayangkan jika tidak ada WFA, semuanya akan menumpuk pada tanggal 27 Maret dan 28 Maret ini untuk melakukan pergerakan ke luar Jakarta,” ujar Syafrin.

    Dishub DKI menyiapkan 2.846 unit bus dengan melibatkan 428 operator AKAP di empat terminal utama, yaitu Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres dan Terminal Tanjung Priok.

    Sedangkan tiga terminal bantuan, yakni Terminal Lebak Bulus, Terminal Muara Angke dan Terminal Grogol.

    Untuk memastikan sarana angkutan umum layak beroperasi, sebelumnya Dishub DKI Jakarta memeriksa kelaikan bus AKAP (ramp check) sejak 1 Maret 2025 di terminal dan di pul operator bus masing-masing wilayah.

    Syafrin mengatakan pemantauan pelaksanaan Angkutan Lebaran akan dilaksanakan melalui Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2025 M/1446 H tingkat Provinsi DKI Jakarta mulai tanggal 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025, sesuai dengan edaran dari Kementerian Perhubungan.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kadishub DKI tinjau fasilitas di Terminal Kampung Rambutan

    Kadishub DKI tinjau fasilitas di Terminal Kampung Rambutan

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo meninjau fasilitas serta sarana dan prasarana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat.

    Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, Syafrin tiba di Terminal Kampung Rambutan pada sekitar pukul 13.44 WIB dan disambut langsung oleh Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni.

    Kemudian, Syafrin berkeliling mengunjungi posko kesehatan, pos polisi, posko pengaduan pungutan liar (pungli), posko mudik Dompet Dhuafa, hingga menginspeksi langsung bus yang hendak berangkat.

    Berdasarkan tinjauannya, sarana dan prasarana di Terminal Kampung Rambutan dalam keadaan baik.

    “Peninjauan terkait kelengkapan sarana dan prasarana secara keseluruhan cukup baik,” katanya.

    Ia kemudian mengatakan bahwa dari tinjauannya ke posko pengaduan pungli, petugas yang berjaga tidak mendapatkan laporan terkait pungli di terminal tersebut.

    “Sebagaimana juga dengan pantauan kami di beberapa terminal di Pulo Gebang, Tanjung Priok, dan Kalideres, tidak ada laporan pungli,” ujarnya.

    Selain itu, dari tinjauannya ke loket-loket tiket, Syafrin menemukan bahwa harga tiket kelas ekonomi masih dalam ambang batas normal.

    “Memang untuk masa angkutan lebaran, dari pantauan tiket untuk kelas ekonomi masih dalam batas regulasi. Sementara untuk tarif eksekutif maupun layanan nonekonomi, itu juga masih dalam jangkauan,” katanya.

    Dirinya juga menanyakan harga tiket kepada penumpang yang sedang menunggu. Hasilnya, diketahui bahwa harga tiket kelas eksekutif masih dalam batas wajar dan normal untuk angkutan di masa Lebaran.

    Sebagai informasi, pada Jumat, jumlah penumpang yang berangkat di Terminal Kampung Rambutan pada pukul 06.00–14.00 WIB sebanyak 1.328 orang dari 55 bus.

    Sedangkan jumlah penumpang yang datang pada periode waktu tersebut adalah sebanyak sebanyak 854 orang dari 132 bus.

    Pewarta: Nadia Putri Rahmani
    Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pemerintah Ungkap Tak Ada Peningkatan Mudik Ekstrem di Terminal Kampung Rambutan

    Pemerintah Ungkap Tak Ada Peningkatan Mudik Ekstrem di Terminal Kampung Rambutan

    Bisnis.com, JAKARTA — Dinas Perhubungan Jakarta menyatakan tidak ada peningkatan penumpang ekstrem pada puncak mudik atau H-3 Lebaran 2025 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

    Kepala Dishub Jakarta, Syafrin Liputo menyampaikan peningkatan signifikan itu bisa diurai akibat kebijakan pemerintah terkait distribusi pemudik untuk 2025.

    “Sebagaimana proyeksi kita pada hari ini 28 Maret akan terjadi yang namanya puncak arus mudik ini tetap bisa puncak. Tetapi puncaknya tidaklah ekstrim sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Jumat (28/3/2025).

    Dia menambahkan, peningkatan justru telah terjadi sebelum puncak arus mudik. Misalnya, pada tanggal 22-27 Maret 2025. Dari tanggal itu, peningkatan signifikan terjadi pada 25 Maret 2025.

    Adapun, strategi pemerintah dalam mengurai kepadatan mudik itu salah satunya kebijakan work from anywhere atau WFA. Kebijakan itu pada intinya telah membuat pemudik melakukan perjalanan lebih awal dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    “Jumlah peningkatan penumpang itu terjadi pada tanggal 25. Artinya, upaya pemerintah untuk mendistribusi normal pelaksanaan mudik,” tambahnya.

    Di samping itu, Syafrin juga mengungkap data penumpang yang berangkat dari terminal ini telah mencapai 1.300-an penumpang. Jumlah itu tercatat hingga 13.30 WIB.

    “Artinya ada sedikit lonjakan dibandingkan dengan jumlah penumpang yang diberangkatkan kemarin. Tapi tetap sampai dengan akhir ini periodenya kita akan pantau,” pungkasnya.

    Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni mengatakan bahwa hari ini merupakan puncak mudik. 

    Oleh karena itu, jumlah penumpang di terminal Kampung Rambutan bakal menyentuh angka 4.000 pada malam hari.

    “Artinya bisa lebih dari 2.995. Mungkin bisa menyentuh angka 4.000 nanti selama sampai dengan nanti malam. Dari yang kita lihat situasinya secara real di lapangan,” tutur Yulza.