Tag: Syafrin Liputo

  • Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Jakarta

    Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas dalam rangka kegiatan perayaan malam tahun baru 2026. Setidaknya ada 33 ruas jalan yang akan ditutup secara situasional.

    “Untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib, aman, dan nyaman, Dishub DKI Jakarta melaksanakan rekayasa lalu lintas penutupan di 33 titik ruas jalan secara situasional, mulai pukul 18.00-01.00 WIB,” demikian dikutip dari akun Instagram Dishub DKI Jakarta.

    “Selain itu, akan disediakan berbagai titik lokasi parkir di sepanjang Jl. Sudirman – Jl. M. H Thamrin & Jl. Panglima Polim, serta penyesuaian operasional layanan angkutan umum jelang pergantian tahun,” tulisnya.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pengalihan arus ini akan diberlakukan secara situasional melihat kondisi di lapangan.

    “Rute alternatif pada saat dilakukan pengalihan arus lalu lintas (bersifat situasional),” ujar Syafrin dalam keterangannya dikutip detikNews.

    Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta digelar, Rabu (31/12), mulai pukul 18.00 WIB hingga Kamis (1/1), pukul 01.00 WIB. Berikut daftar 33 ruas jalan yang ditutup secara situasional.

    33 Jalanan Jakarta yang Ditutup Mulai Sore Ini

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    (rgr/din)

  • Rayakan Tahun Baru 2026, Naik Transjakarta, MRT, LRT Jakarta Gratis Hari Ini
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Rayakan Tahun Baru 2026, Naik Transjakarta, MRT, LRT Jakarta Gratis Hari Ini Megapolitan 31 Desember 2025

    Rayakan Tahun Baru 2026, Naik Transjakarta, MRT, LRT Jakarta Gratis Hari Ini
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan layanan transportasi umum untuk mendukung mobilitas warga yang merayakan pergantian tahun baru, Rabu (31/12/2025) hingga Kamis (1/1/2026) dini hari.
    Transportasi umum yang digratiskan yakni
    Transjakarta
    ,
    MRT Jakarta
    , dan
    LRT Jakarta
    .
    “Pokoknya besok digratiskan, yang dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta,” ucap Gubernur Jakarta Pramono Anung dikutip Selasa (30/12/2025).
    Pramono menjelaskan, kebijakan tersebut diambil agar seluruh masyarakat dapat menikmati malam pergantian tahun dengan rasa bahagia.
    “Karena kami ingin bahwa semua menikmati dengan rasa bahagia. Tetapi yang paling penting adalah kita message-nya besok melewati tahun baru dengan kebahagiaan.” ungkap Pramono.
    DIa meminta warga ang hendak merayakan
    malam tahun baru
    di Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk menggunakan transportasi umum.
    Jam operasional transportasi umum juga diperpanjang guna memastikan masyarakat dapat pulang dengan aman setelah perayaan.
    “Untuk MRT dan TransJakarta, serta LRT juga, pada hari itu akan kami operasikan sampai dengan jam 02.00 pagi. Sehingga siapapun yang melalui pergantian tahun baru, mereka masih pulang bisa dengan aman dan baik,” kata Pramono
    Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menerapkan rekayasa lalu lintas di Sudirman–Thamrin saat perayaan malam
    Tahun Baru 2026
    , Rabu.
    Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB untuk mendukung kelancaran dan keamanan acara.
    Warga perlu mengantisipasi kemacetan di Jakarta seiring penutupan sejumlah ruas jalan pada malam Tahun Baru 2026.
    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, penutupan dilakukan secara situasional pada 33 ruas jalan di Jakarta Pusat dan sekitarnya.
    “Rekayasa lalu lintas berupa penutupan 33 ruas jalan akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 WIB,” ujar Syafrin dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
    Penutupan jalan difokuskan di sekitar lokasi panggung hiburan malam tahun baru.
    Pemprov DKI menyiapkan delapan titik panggung, antara lain di Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Sarinah, Lapangan Banteng, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Awas Macet Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Jalur Alternatifnya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Awas Macet Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Jalur Alternatifnya Megapolitan 31 Desember 2025

    Awas Macet Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Jalur Alternatifnya
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Sudirman–Thamrin saat perayaan malam Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025).
    Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB untuk mendukung kelancaran dan keamanan acara.
    Warga perlu mengantisipasi kemacetan di Jakarta seiring penutupan sejumlah ruas jalan pada
    malam Tahun Baru 2026
    .
    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, penutupan dilakukan secara situasional pada 33 ruas jalan di Jakarta Pusat dan sekitarnya.

    Rekayasa lalu lintas
    berupa penutupan 33 ruas jalan akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 WIB,” ujar Syafrin dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
    Penutupan jalan difokuskan di sekitar lokasi panggung hiburan malam tahun baru.
    Pemprov DKI menyiapkan delapan titik panggung, antara lain di Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Sarinah, Lapangan Banteng, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman.
    Sejumlah ruas utama yang ditutup antara lain:
    – Selatan (Blok M) ke Utara (Harmoni)
    Jalan Melawai – Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Pattimura – Jalan Hang Lekir I – Jalan Hang Tuah – Jalan Hang Lekir IV – Jalan Hang Lekir II – Jalan Hang Lekir I – Jalan Asia Afrika – Jalan Gerbang Pemuda – Jalan Gatot Subroto – Jalan KS Tubun – Jalan KH Mas Mansyur – Jalan Cideng, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Kyai Maja – Jalan Pakubuwono VI – Jalan Hang Lekir II – Jalan Hang Lekir I – Jalan Asia Afrika – Jalan Gerbang Pemuda – Jalan Gatot Subroto – Jalan KS Tubun – Jalan KH Mas Mansyur – Jalan Cideng, dan seterusnya.
    – Timur (Pancoran) ke Barat (Slipi)
    Jalan Gatot Subroto – Jalan S. Parman.
    – Barat (Slipi) ke Timur (Pancoran)
    Jalan S. Parman – Jalan Gatot Subroto.
    – Timur (Kampung Melayu) ke Barat (Tanah Abang)
    Jalan HR Rasuna Said – Jalan Prof. Dr. Satrio – Jalan KH Mas Mansyur, dan seterusnya.
    – Barat (Tanah Abang) ke Timur (Kampung Melayu)
    Jalan KH Mas Mansyur – Jalan Prof. Dr. Satrio – Jalan HR Rasuna Said.
    -Timur (Manggarai) ke Barat (Karet)
    Jalan Sultan Agung – Jalan Galunggung – Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo – Jalan Pasar Baru Karet Timur 3 – Jalan Karet Pasar Baru Timur 2 – Jalan Karet Pasar Baru Timur 1, dan seterusnya.
    – Barat (Karet) ke Timur (Manggarai)
    Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo – Jalan Galunggung – Jalan Sultan Agung.
    – Selatan (Tanah Abang) ke Utara (Harmoni)
    Jalan Jati Baru Raya – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit.
    – Utara (Harmoni/Gunung Sahari) ke Selatan (Rasuna Said/Pancoran)
    Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Pejambon – Jalan M.I Ridwan Rais menuju Rasuna Said.
    Alternatif: Jalan Gunung Sahari – Jalan Kramat Raya – Jalan Salemba – Jalan Proklamasi – Jalan Tambak – Jalan Prof. Dr. Sahardjo, dan seterusnya.
    – Timur (Pasar Senen) ke Barat (Harmoni)
    Jalan Senen Raya – Jalan Kwini I – Jalan Abdul Rahman Saleh – Jalan Kramat Kwitang – putar balik – Jalan Arief Rahman Hakim – Tugu Tani – Jalan M.I Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral – Jalan Veteran, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Gunung Sahari – Jalan Budi Utomo – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Katedral – Jalan Veteran, dan seterusnya.
    – Selatan (Cikini) ke Utara (Jalan Veteran)
    Jalan Menteng Raya – Jalan Arief Rahman Hakim – Tugu Tani – Jalan M.I Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral, dan seterusnya.
    – Utara (Jalan Gunung Sahari) ke Selatan (Tugu Tani)
    Jalan Dr. Sutomo – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Taman Pejambon – Jalan Pejambon – Jalan Medan Merdeka Timur, dan seterusnya.
    – Jalan Batu III ke Utara (Harmoni)
    Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan M.I Ridwan Rais – putar balik di Tugu Tani – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral – Jalan Veteran, dan seterusnya.
    – Barat (Tomang) ke Timur (Pasar Senen)
    Jalan Tomang Raya – Jalan Kyai Caringin – Jalan Balikpapan – Jalan Suryopranoto – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Dr. Sutomo – Jalan Gunung Sahari, dan seterusnya.
    – Selatan (Fatmawati) ke Utara (Bundaran Senayan)
    Jalan Bulungan – Jalan Mahakam – Jalan Panglima Polim (sisi barat) – Jalan Sisingamangaraja, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Melawai Raya – Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Pattimura, dan seterusnya.
    – Selatan (Antasari) ke Utara (Bundaran Senayan)
    Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Pattimura.
    Alternatif: Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Trunojoyo – Jalan Sisingamangaraja, dan seterusnya (beserta arah sebaliknya).
    – Utara (Bundaran Senayan) ke Selatan (Fatmawati)

    Jalan Sisingamangaraja – Jalan Kyai Maja – Jalan Bulungan – Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Sisingamangaraja – Jalan Kyai Maja – Jalan Barito I – Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.
    – Timur ke Barat
    Jalan Trunojoyo – Jalan Kyai Maja, dan seterusnya.
    – Barat ke Timur
    Jalan Kyai Maja – Jalan Trunojoyo, dan seterusnya.
    – Blok M ke Selatan
    Jalan Sultan Hasanuddin Dalam – Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.
    – Blok M ke Utara
    Jalan Sultan Hasanuddin Dalam – Jalan Melawai 6 – Jalan Melawai 8/Jalan Melawai 5/Jalan Melawai 4 – Jalan Melawai Raya – Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Pattimura, dan seterusnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru Megapolitan 31 Desember 2025

    Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempersiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) menuju sejumlah tempat wisata di Jakarta.
    Sejumlah tempat wisata yang akan diterapkan rekayasa lalu lintas antara lain kawasan wisata Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa Ragunan hingga Kota Tua.
    Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, rekayasa lalin dipersiapkan dalam rangka menyambut malam pergantian tahun.
    “Diimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan Perayaan Malam
    Tahun Baru 2026
    , baik di Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Lapangan Banteng, maupun di Jalan Panglima Polim, atau di destinasi wisata, agar menggunakan moda transportasi umum (Bus Transjakarta, LRT, MRT, dan Commuter Line) guna meminimalkan kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, melalui keterangan, Selasa (30/12/2025).
    – Arus lalu lintas dari Arah Pluit/Exit Tol Ancol Barat yang akan menuju Gerbang Barat Ancol dapat melalui Jalan Lodan Raya dan seterusnya.
    –  Arus lalu lintas dari Arah Jalan Gunung. Sahari yang akan menuju Gerbang Barat Ancol dapat melalui Jalan Gunung Sahari-Jalan Lodan Raya dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari arah Jalan Benyamin Sueb yang akan menuju Gerbang Timur Ancol dapat melalui Jalan Benyamin Sueb-Kupingan Kemayoran-Jalan Lodan Raya-Jalan Pasir Putih Raya-Jalan Pasir Putih I dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari arah Exit Tol PRJ/Mangga Dua yang akan menuju Gerbang Timur Ancol dapat melalui Jalan R.E Martadinata-Traffic Light Stasiun Ancol-Jalan Lodan Raya-Jalan Pasir Putih Raya-Jalan Pasir Putih I dan seterusnya.
    – Dari arah Tanjung Priok yang akan menuju Gerbang Carnaval Ancol dapat melalui Jalan RE Martadinata-Simpang Ketel-Jalan Ketel-Simpang Carnaval-Jalan Alwan Ancol Raya dan seterusnya.
    Rekayasa lalu lintas di kawasan Kota Tua untuk menunjang perayaan malam tahun baru, sehingga pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan:
    Jalan Pintu Besar Selatan
    Jalan Pintu Besar Utara
    Jalan Kali Besar Barat dan Timur
    Jalan Kunir sisi Selatan
    Jalan Kemukus
    Jalan Lada Dalam
    – Dari Pluit ke Harmoni: Jembatan Tiga Raya–Jembatan Dua Raya–Pangeran Tubagus Angke–Pasar Pagi
    Flyover
    –Jembatan Batu.
    – Dari Pluit ke Tanjung Priok: Gedong Panjang–Pakin–Krapu–Lodan Raya–TL Ancol Bintang Mas.
    – Dari Timur/Utara ke Asemka/Harmoni: Jalan Kunir–Jalan Kopi–Pejagalan Raya–Pasar Pagi Lama–Perniagaan Raya–Toko Tiga–Pintu Kecil–Asemka.
    – Dari Kalibesar Barat arah Utara: Jalan Teh–Jalan Cengkeh–Jalan Kunir sisi Utara–Kampung Bandan–R.E. Martadinata–Lodan Raya.
    – Dari arah Selatan: Pancoran–Pintu Kecil–Malaka–Kopi–Bandengan Selatan–Bandengan Utara–Gedong Panjang.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Utara PGC Cawang menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, Bambu Apus) dapa melalui simpang TL PGC–Jalan Raya Bogor–simpang TL Hek–Jalan Raya Bogor–simpang TL Pasar Rebo–Jalan TB. Simatupang–Jalan Raya Mabes Hankam–Putar Balik depan Polsek Cipayung–Jalan Raya Mabes Hankam, atau simpang TL PGC–Jalan Raya Bogor–simpang TL Hek–Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Keramik–Jembatan Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Garuda–Jalan Raya Pondok Gede–simpang depan RS. Haji–Jalan Taman Mini II–Jalan Manunggal XVII–Jalan Albaidho–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Hankam–Jalan Raya Setu–Jalan H. Karim–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Utara Halim Perdana Kusuma menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, Bambu Apus) dapat melalui Jalan Raya Pondok Gede–simpang Jalan Lubang Buaya–Jalan Lubang Buaya–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Hankam–Jalan Raya Setu–Jalan H. Karim–Jalan Raya Mabes Hankam, atau Jalan Raya Pondok Gede–simpang TL Garuda–Jembatan Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Keramik–Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Hek–Jalan Raya Bogor–simpang TL Pasar Rebo–Jalan TB. Simatupang–Jalan Raya Mabes Hankam–Putar Balik depan Polsek Cipayung–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Timur Pondok Gede menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, dan Bambu Apus) dapat melalui Jalan Raya Pondok Gede–simpang TL Lubang Buaya–Jalan Lubang Buaya–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Setu–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Ceger menuju Arah Utara Cawang PGC dan Arah Halim Perdana Kusuma dapat melalui simpang TL Ceger–Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Lingkar Luar Selatan–Jalan TB. Simatupang–simpang TL Pasar Rebo–Jalan Raya Bogor.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Cipayung menuju Arah Utara Cawang PGC dan Arah Halim Perdana Kusuma dapat melalui Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Lingkar Luar Selatan–Jalan TB. Simatupang–simpang TL Pasar Rebo–Jalan Raya Bogor.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Bambu Apus menuju Arah Timur Pondok Gede dapat melalui Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Raya Bambu Apus–Jalan Raya Setu–Jalan Raya Hankam–Jalan Pagelarang–Jalan Rawa Binong–Jalan Lubang Buaya–Jalan Raya Pondok Gede.
    – Pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan RM Harsono pada hari pukul 06.00–10.00 WIB (arah masuk). Sore hari pukul 16.00–18.00 WIB (arah keluar).
    – Akan dilakukan sterilisasi jalur dari hambatan samping (parkir liar) serta penempatan petugas.
    – Akan dilakukan penutupan (bersifat situasional) Simpang Jalan TB Simatupang– Jalan Warung Jati Barat–Jalan RM Harsono dengan water barrier Kecuali Transjakarta
    – Akan dilakukan pengalihan Pintu Masuk Taman Margasatwa Ragunan menggunakan ke Pintu Barat, apabila terjadi kepadatan lalu lintas di Jalan Harsono RM
    – Arus lalu lintas dari Arah Timur (Pasar Minggu) yang akan menuju Pintu Barat dapat melalui Jalan TB Simatupang-Jalan Kebagusan-Jalan Sagu-Jalan PasoJalan Moh. Kahfi 1-Jalan Magasatwa Barat dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari Arah Utara (Jalan Warung Jati Barat) atau dari Arah Barat (Cilandak) yang akan menuju Pintu Barat Taman Margasatwa Ragunan dapat melalui Jalan Cilandak KKO-Jalan Margasatwa Barat dan seterusnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 4 Hal yang Perlu Diketahui saat Malam Tahun Baru di Jakarta

    4 Hal yang Perlu Diketahui saat Malam Tahun Baru di Jakarta

    Jakarta

    Menjelang perayaan malam Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah pengaturan dan imbauan bagi masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun di Ibu Kota. Mulai dari rekayasa lalu lintas, pengamanan, hingga lokasi perayaan, ini beberapa hal yang perlu diketahui.

    detikcom, Rabu (31/12/2025), merangkum informasi mengenai perayaan malam tahun baru di Jakarta. Berikut informasinya:

    1. 8 Panggung Perayaan

    Pemprov DKI Jakarta menyiapkan delapan panggung yang tersebar di sejumlah titik. Perayaan malam tahun baru kali ini bertemakan ‘Rangkul Keragaman, Rawat Harapan’.

    Adapun daftar lokasi panggung hiburan malam Tahun Baru 2026 sebagai berikut:

    1. Lapangan Banteng
    2. MH Thamrin
    3. Sarinah
    4. Bundaran HI
    5. Dukuh Atas BNI 46
    6. Semanggi
    7. BEI/SCBD
    8. FX Sudirman

    2. 33 Jalan Jakarta Ditutup Mulai Pukul 18.00

    Dengan adanya delapan panggung ini, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ada 33 ruas jalan yang akan ditutup secara situasional. Dia mengatakan arus lalu lintas akan dialihkan mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 01.00 WIB.

    Berikut ini daftar 33 ruas jalan yang ditutup:

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    3. Larangan Kembang Api

    Di momen pergantian tahun baru 2026, Pemprov DKI membuat kebijakan agar masyarakat tidak mengadakan pesta kembang api, termasuk di perayaan yang diadakan di Bundaran HI.

    Untuk di Bundaran HI, walaupun tidak ada kembang api, Pemprov DKI menyiapkan pertunjukan video mapping dan atraksi drone.

    “Di Bundaran HI nanti ada video mapping dari drone dengan tema ‘Sumatera’ sebagai bentuk perhatian dan empati kami terhadap musibah yang terjadi di sejumlah daerah,” tutur Gubernur Jakarta Pramono Anung.

    Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta juga akan segera menerbitkan surat edaran (SE) terkait larangan kembang api saat tahun baru. Pemprov juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan atau kembang api secara mandiri demi menjaga keamanan dan suasana yang kondusif.

    4. MRT hingga LRT Gratis

    Selain itu, bagi warga yang ingin merayakan pergantian malam tahun baru di Bundaran HI dan beberapa titik panggung lainnya, diimbau menggunakan transportasi umum. Sebab, Pemprov DKI Jakarta menggratiskan TransJakarta, MRT, hingga LRT mulai hari ini.

    “Untuk tanggal 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026 layanan angkutan umum Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta gratis ya,” kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Selasa (30/12).

    Syafrin menjelaskan, penumpang tetap wajib melakukan tap. Nantinya akan terpotong Rp 1 rupiah untuk pendataan.

    Selain itu, jam operasional TransJ hingga LRT ini juga ditambah. Operasional akan ditambah sampai pukul 02.00 WIB.

    “Jadi kami mengoperasikan tetap seperti ketika peak hours, tetapi kami sudah membahas secara khusus mengenai hal itu. Bahkan untuk MRT dan Transjakarta, LRT juga pada hari itu akan kami operasikan sampai jam 02.00 pagi,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (30/12).

    “Sehingga siapa pun yang melalui pergantian tahun baru mereka masih pulang bisa dengan aman dan baik,” lanjutnya.

    Halaman 2 dari 2

    (zap/yld)

  • ​36 Titik Kantong Parkir saat Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta

    ​36 Titik Kantong Parkir saat Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta

    Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyiapkan puluhan kantong parkir guna menunjang kelancaran perayaan malam Tahun Baru di sejumlah titik utama ibu kota.

    Fasilitas tersebut disediakan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pribadi yang diperkirakan memadati kawasan pusat perayaan.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, kantong parkir yang disiapkan tersebar di area gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan sebagai parkir luar badan jalan (off street), serta di beberapa ruas jalan tertentu sebagai parkir badan jalan (on street).

    “Total terdapat 36 lokasi kantong parkir yang disiapkan di sepanjang kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin hingga Panglima Polim,” ujar Syafrin. 

    Seluruh lokasi tersebut memiliki daya tampung puluhan ribu satuan ruang parkir (SRP) yang diperuntukkan bagi sepeda motor, mobil, hingga bus.
     

    Dishub DKI Jakarta juga memastikan kantong parkir tersebut terintegrasi dengan titik-titik utama perayaan malam Tahun Baru yang dilengkapi panggung hiburan. Lokasi panggung hiburan tersebar di kawasan MH Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, Semanggi, SCBD, FX Sudirman, hingga Lapangan Banteng. 

    Seiring dengan pelaksanaan perayaan, Dishub akan memberlakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi acara, termasuk penutupan dan pengalihan arus kendaraan. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keamanan bersama.

    Berikut ini daftar kantor parkir saat perayaan malam tahun tahun baru:

    Pelataran Parkir IRTI Monas
    Stasiun Gambir
    Lemhannas
    Perpustakaan Nasional
    Gedung Telkom STO Gambir
    Kementerian BUMN
    Menara Dana Reksa
    Gedung Indosat
    Kementerian Pariwisata
    Hotel Borobudur
    Lapangan Banteng Sisi Selatan
    Lapangan Banteng Sisi Timur
    Kantor Pos
    Gereja Katedral
    Jalan Veteran I
    Wisma Mandiri
    TPE Sabang
    Djakarta Theater
    Gedung Sarinah
    Plaza Indonesia
    Grand Indonesia
    Wisma Nusantara
    Hotel Mandarin Oriental
    The City Tower
    Taman Menteng
    Gedung BNI 46
    Wisma 46 Area Outdoor
    Gedung Wisma 46
    Intiland Tower
    Gelora Bung Karno (GBK)
    FX Sudirman
    Plaza Senayan
    STC Senayan
    Gedung Plaza Blok M
    Masjid Agung Al-Azhar
    Kementerian ATR/BPN

    Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyiapkan puluhan kantong parkir guna menunjang kelancaran perayaan malam Tahun Baru di sejumlah titik utama ibu kota.
     
    Fasilitas tersebut disediakan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pribadi yang diperkirakan memadati kawasan pusat perayaan.
     
    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, kantong parkir yang disiapkan tersebar di area gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan sebagai parkir luar badan jalan (off street), serta di beberapa ruas jalan tertentu sebagai parkir badan jalan (on street).

    “Total terdapat 36 lokasi kantong parkir yang disiapkan di sepanjang kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin hingga Panglima Polim,” ujar Syafrin. 
     
    Seluruh lokasi tersebut memiliki daya tampung puluhan ribu satuan ruang parkir (SRP) yang diperuntukkan bagi sepeda motor, mobil, hingga bus.
     

     
    Dishub DKI Jakarta juga memastikan kantong parkir tersebut terintegrasi dengan titik-titik utama perayaan malam Tahun Baru yang dilengkapi panggung hiburan. Lokasi panggung hiburan tersebar di kawasan MH Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, Semanggi, SCBD, FX Sudirman, hingga Lapangan Banteng. 
     
    Seiring dengan pelaksanaan perayaan, Dishub akan memberlakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi acara, termasuk penutupan dan pengalihan arus kendaraan. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keamanan bersama.
     
    Berikut ini daftar kantor parkir saat perayaan malam tahun tahun baru:

    Pelataran Parkir IRTI Monas
    Stasiun Gambir
    Lemhannas
    Perpustakaan Nasional
    Gedung Telkom STO Gambir
    Kementerian BUMN
    Menara Dana Reksa
    Gedung Indosat
    Kementerian Pariwisata
    Hotel Borobudur
    Lapangan Banteng Sisi Selatan
    Lapangan Banteng Sisi Timur
    Kantor Pos
    Gereja Katedral
    Jalan Veteran I
    Wisma Mandiri
    TPE Sabang
    Djakarta Theater
    Gedung Sarinah
    Plaza Indonesia
    Grand Indonesia
    Wisma Nusantara
    Hotel Mandarin Oriental
    The City Tower
    Taman Menteng
    Gedung BNI 46
    Wisma 46 Area Outdoor
    Gedung Wisma 46
    Intiland Tower
    Gelora Bung Karno (GBK)
    FX Sudirman
    Plaza Senayan
    STC Senayan
    Gedung Plaza Blok M
    Masjid Agung Al-Azhar
    Kementerian ATR/BPN

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • 33 Jalan di Jakarta Ditutup Sementara saat Malam Tahun Baru 2026

    33 Jalan di Jakarta Ditutup Sementara saat Malam Tahun Baru 2026

    Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada perayaan Malam Tahun Baru 2026.
     
    Sejumlah ruas jalan utama di Jakarta akan diberlakukan penutupan demi memastikan kelancaran peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan keamanan masyarakat yang ingin merayakannya.
     
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan penutupan dimulai pada pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026. Dilaporkan ada 33 titik ruas jalan yang ditutup secara situasional.
     
    “Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas penutupan ruas sebanyak 33 titik bersifat situasional,” ujar Syafrin.
     
    33 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026
    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
     
    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
     
    3. Jalan Pintu 1 Senayan;
     
    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;
     
    5. Jalan Bendungan Hilir;
     
    6. Jalan KH Mas Mansyur;
     
    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
     
    8. Jalan Kupingan BNI 46;
     
    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
     
    10. Jalan Teluk Betung;
     
    11. Jalan Kebon Kacang;
     
    12. Jalan Sunda;
     
    13. Jalan Imam Bonjol;
     
    14. Jalan Sumenep Tosari;
     
    15. Landmark (Indocement);
     
    16. Jalan Setiabudi;
     
    17. Jalan Prof Dr Satrio;
     
    18. Jalan Masjid (Sampoerna);
     
    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
     
    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
     
    21. SCBD;
     
    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
     
    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;
     
    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;
     
    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;
     
    26. Jalan Majapahit;
     
    27. Jalan Veteran III;
     
    28. Jalan Veteran II;
     
    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;
     
    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;
     
    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;
     
    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;
     
    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

     

    Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada perayaan Malam Tahun Baru 2026.
     
    Sejumlah ruas jalan utama di Jakarta akan diberlakukan penutupan demi memastikan kelancaran peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan keamanan masyarakat yang ingin merayakannya.
     
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan penutupan dimulai pada pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026. Dilaporkan ada 33 titik ruas jalan yang ditutup secara situasional.
     
    “Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas penutupan ruas sebanyak 33 titik bersifat situasional,” ujar Syafrin.
     

    33 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
     
    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
     
    3. Jalan Pintu 1 Senayan;
     
    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;
     
    5. Jalan Bendungan Hilir;
     
    6. Jalan KH Mas Mansyur;
     
    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
     
    8. Jalan Kupingan BNI 46;
     
    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
     
    10. Jalan Teluk Betung;
     
    11. Jalan Kebon Kacang;
     
    12. Jalan Sunda;
     
    13. Jalan Imam Bonjol;
     
    14. Jalan Sumenep Tosari;
     
    15. Landmark (Indocement);
     
    16. Jalan Setiabudi;
     
    17. Jalan Prof Dr Satrio;
     
    18. Jalan Masjid (Sampoerna);
     
    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
     
    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
     
    21. SCBD;
     
    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
     
    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;
     
    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;
     
    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;
     
    26. Jalan Majapahit;
     
    27. Jalan Veteran III;
     
    28. Jalan Veteran II;
     
    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;
     
    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;
     
    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;
     
    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;
     
    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Ada Rekayasa Lalin Malam Tahun Baru di Jakarta, Ini Skema Pengalihan Arusnya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        29 Desember 2025

    Ada Rekayasa Lalin Malam Tahun Baru di Jakarta, Ini Skema Pengalihan Arusnya Megapolitan 29 Desember 2025

    Ada Rekayasa Lalin Malam Tahun Baru di Jakarta, Ini Skema Pengalihan Arusnya
    Penulis

    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan pusat Jakarta saat malam pergantian tahun 2025–2026.
    Penutupan jalan dilakukan seiring pelaksanaan
    Car Free Night
    di koridor utama Sudirman–Thamrin hingga Merdeka Barat.
    Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menegaskan seluruh kendaraan pribadi tidak dapat melintas di kawasan tersebut mulai sore hari.
    Sejumlah rute alternatif disiapkan untuk mengakomodasi mobilitas warga yang tetap harus melintas di Jakarta Pusat.
    Dishub DKI Jakarta memastikan
    rekayasa lalu lintas
    akan diberlakukan di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin pada malam pergantian
    tahun baru
    , Rabu (31/12/2025).
    Kebijakan ini diterapkan karena adanya perayaan malam tahun baru atau
    Car Free Night
    .
    “Jadi, dalam rangka malam pergantian tahun 2025-2026, kami akan melaksanakan rekayasa lalu lintas berupa penerapan
    Car Free Night
    di sepanjang Sudirman sampai dengan MH Thamrin, kemudian lanjut ke Merdeka Barat,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.
    Penutupan seluruh kendaraan akan diberlakukan mulai pukul 18.00 WIB dan dibuka kembali secara bertahap sekitar pukul 01.00 WIB atau bersifat situasional.
    “Nah, seluruh kendaraan akan dilakukan penutupan mulai pukul 18.00 dan kemudian baru secara bertahap akan dibuka pada pukul 01.00 atau situasional, melihat situasi dan kondisi warga yang ada di area-area Jalan Sudirman-Thamrin,” tutur Syafrin.
    Sehubungan dengan penutupan jalur protokol, Dishub DKI menyiapkan sejumlah rute alternatif dan pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut:
    Dishub DKI mengimbau masyarakat memprioritaskan penggunaan angkutan umum selama malam pergantian tahun.
    Sejumlah rute Transjakarta akan disesuaikan akibat adanya panggung hiburan di beberapa titik.
    “Tentu dalam pelaksanaannya nanti terdapat 31 rute Transjakarta yang nantinya akan disesuaikan. Karena di beberapa titik seperti contoh di Lapangan Banteng juga ada kegiatan panggung di sana, kemudian sepanjang Sudirman-Thamrin,” ujar Syafrin.
    Meski penutupan jalan dimulai pukul 18.00 WIB, Transjakarta masih diizinkan melintas secara situasional pada awal penutupan.
    “Layanan Transjakarta tentu pukul 18.00 masih bisa melintas di kawasan Sudirman-Thamrin, dan situasional akan mulai ditutup mungkin pada pukul 19.00 atau 20.00 melihat perkembangan di lapangan,” kata Syafrin.
    Jam operasional MRT dan LRT juga akan diperpanjang hingga pukul 01.00 WIB, dengan
    headway
    lima menit pada pukul 00.00–01.00 WIB untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
    Selain itu, Dishub DKI menyiapkan kantong parkir di sejumlah titik seperti Wisma Nusantara, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Gedung BNI Dukuh Atas, FX Sudirman, kawasan GBK, serta IRTI Monas.
    Untuk mengawal pelaksanaan rekayasa lalu lintas, sekitar 2.000 personel Dishub DKI akan dikerahkan.
    (Reporter: Ridho Danu Prasetyo | Editor: Faieq Hidayat)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dishub DKI Tes Kesehatan 368 Sopir-Ramp Check 1.126 Bus Natal, Ini Hasilnya

    Dishub DKI Tes Kesehatan 368 Sopir-Ramp Check 1.126 Bus Natal, Ini Hasilnya

    Jakarta

    Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan pengecekan kondisi kendaraan atau ramp check bus angkutan Natal dan tahun baru. Para sopir yang mengendarai bus juga dicek kesehatan sebelum berangkat.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ramp check dilakukan sejak 11 November lalu. Hingga tanggal 25 Desember, lebih dari seribu kendaraan dicek.

    “Laporan hasil ramp check periode 11 November-25 Desember 2025, total kendaraan 1.126 kendaraan. Lulus 125 Kendaraan, lulus dengan catatan 10 kendaraan, tidak lulus 991 Kendaraan,” kata Syafrin kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

    Syafrin juga mengungkap bahwa sebanyak 368 orang sopir bus menjalani tes kesehatan. Data ini dari 18 Desember hingga 25 Desember kemarin.

    “Hasil tes kesehatan pengemudi tanggal 18-25 Desember 2025, sehat 264 orang, tidak sehat 30 orang, sehat dengan catatan 74 orang, jumlah awak dites 368 orang,” katanya.

    42 Ribu Pemudik Nataru Tinggalkan Jakarta

    Total tujuh terminal:
    – Tiba: 6.785 kendaraan/ 29.024 penumpang
    – Berangkat: 6.009 kendaraan/ 42.550 penumpang
    – Penumpang tiba: turun 30,37%
    – Penumpang berangkat: turun 7,14%
    – Total penumpang: turun 18,21% dibandingkan dengan periode tahun 2024

    Sementara, sebanyak 13.325 pemudik menggunakan kapal laut. Data ini dari tanggal 18 Desember hingga 24 Desember 2025, berikut datanya:

    Total 11 Pelabuhan Angkutan Perairan Kepulauan Seribu
    – Tiba: 324 kendaraan/ 7.487 penumpang
    – Berangkat: 312 kendaraan / 6.480 penumpang
    – Penumpang tiba: naik 32,40%
    – Penumpang berangkat: naik 49,00%
    – Total penumpang: naik 39,61% dibandingkan dengan periode tahun 2024

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya meminta sopir bus menjalani cek kesehatan menjelang membawa pemudik Natal dan Tahun Baru. Pramono juga mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan selama perjalanan.

    “Untuk penumpang menjadi nyaman, semua sopir yang berangkat dilakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari darah, urine, dan sebagainya. Baik sopir utama maupun sopir cadangan karena untuk menjaga keselamatan penumpang,” kata Pramono usai meninjau kesiapan angkutan Nataru di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (19/12).

    Selain itu, Pramono menekankan Dishub DKI Jakarta akan melakukan pengecekan kondisi bus selam periode Nataru. Hal itu, kata dia, agar bus aman selama perjalanan.

    “Dan yang paling penting adalah selama menyambut Natal dan Tahun Baru ini, Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan melakukan pelaksanaan ramp check secara terus-menerus dari tanggal 19 November sampai dengan 5 Januari di terminal-terminal utama,” ujar dia.

    (lir/idh)

  • Cuti Bersama Natal, Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Ditiadakan

    Cuti Bersama Natal, Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Ditiadakan

    Jakarta

    Dinas Perhubungan DKI Jakarta meniadakan sistem ganjil genap (gage) kendaraan di jalanan Ibu Kota hari ini. Peniadaan aturan gage ini lantaran hari ini adalah cuti bersama Natal 2025.

    “Ganjil genap (hari ini) ditiadakan, demikian juga tanggal 1 Januari 2026,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

    Dishub Siapkan Rekayasa Lalin saat Nataru

    Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, saat libur Natal dan tahun baru. Syafrin mengatakan one way akan diterapkan secara situasional.

    “Seperti contoh di Ragunan, kita akan melihat situasinya bisa saja dalam sibuk pagi itu satu arah masuk ke kawasan Ragunan dan sorenya itu biasanya akan ditetapkan juga satu arah. Jadi ini terus kita lakukan pemantauan di lapangan,” kata Syafrin di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/12).

    Syafrin menjelaskan, Dishub DKI bersama kepolisian dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan arus lalu lintas selama masa libur Nataru. Jika terjadi kepadatan signifikan, rekayasa lalu lintas akan langsung diterapkan untuk menghindari kemacetan panjang.

    (lir/lir)