Tag: Suwandi

  • Pemkab Sidoarjo Rencanakan Kawasan Wisata Mangrove di Sedati

    Pemkab Sidoarjo Rencanakan Kawasan Wisata Mangrove di Sedati

    Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berencana membangun kawasan wisata mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Sedati. Penataan awal destinasi ekowisata tersebut akan dilakukan di Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi, yang berada di kawasan pesisir timur Sidoarjo.

    Tahap awal pengembangan kawasan wisata mangrove ini dimulai dengan pembangunan akses jalan menuju lokasi. Saat ini, Pemkab Sidoarjo telah memulai proses persiapan peningkatan jalan menuju kawasan tersebut. Akses jalan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dari jalan utama.

    Sebagian lahan yang akan dilalui akses jalan tersebut merupakan milik TNI Angkatan Laut. Untuk itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi mendatangi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Surabaya, Kamis (8/1/2025). Kedatangan Bupati diterima langsung oleh Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, didampingi Wadan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi.

    Bupati Subandi mengatakan, wilayah pesisir Kecamatan Sedati akan dikembangkan menjadi kawasan wisata hutan bakau atau mangrove. Saat ini, Pemkab Sidoarjo tengah menyiapkan akses jalan menuju lokasi tersebut dengan lebar mencapai 25 meter dan panjang 2,5 kilometer.

    “Rencana kami nanti ada wisata mangrove di wilayah timur Sidoarjo. Untuk akses jalan, kami membutuhkan sekitar 20 x 120 meter lahan milik TNI AL,” ujar Subandi di hadapan jajaran pejabat Kodaeral V Surabaya.

    Menanggapi rencana tersebut, Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto menyambut baik pembangunan kawasan wisata mangrove di pesisir Sidoarjo. Ia menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan TNI AL untuk akses jalan dapat dibicarakan lebih lanjut secara teknis.

    “Untuk rencana jangka panjang pembangunan mangrove, silakan dibicarakan lebih lanjut dengan Aslog Dankodaeral V Kolonel Laut (T) Insaf Setya Budhi,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Kabupaten Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan, menjelaskan bahwa penataan awal kawasan wisata mangrove difokuskan di pesisir Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi. Ke depan, kawasan tersebut akan diperluas hingga pesisir selatan Sidoarjo.

    “Pengembangan wisata mangrove direncanakan membentang dari pesisir Kecamatan Sedati hingga Kecamatan Jabon, dengan panjang garis pantai sekitar 33 kilometer dan lebar kawasan kurang lebih 1 kilometer,” paparnya. (isa/but)

  • Kecelakaan Minibus Rombongan Guru di Tol Ungaran, Begini Kronologinya

    Kecelakaan Minibus Rombongan Guru di Tol Ungaran, Begini Kronologinya

    Jakarta: Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 ruas Semarang-Bawen, tepatnya di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Januari 2025 pagi. 

    Insiden tersebut melibatkan minibus yang mengangkut rombongan guru bernomor polisi B 7047 PXU menabrak truk crane B 9241 VB, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

    Kedua kendaraan sempat melintang di badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat. Setelah proses evakuasi, kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke tempat pengumpulan barang bukti guna memperlancar kembali arus lalu lintas.

    Sebanyak tujuh korban yang seluruhnya merupakan penumpang minibus warna putih dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan perawatan. Para korban yakni IS (45), warga Kulonprogo, Yogyakarta; AYT (42), warga Koja, Jakarta Utara; BP (36), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; SD (46), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; S (56), warga Koja, Jakarta Utara; IK (35), warga Koja, Jakarta Utara; serta TH (57), warga Koja, Jakarta Utara yang meninggal dunia.
     

    “Kecelakaan tersebut diduga karena sopir minibus bernama Totot Andriyanto (56) tidak berkonsentrasi sehingga menabrak truk crane yang melaju di depannya,” kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani Selasa (6/1).

    Diketahui korban meninggal berprofesi sebagai kepala sekolah. “Korban merupakan kepala sekolah. Saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD,” kata Lingga.
     
    Kronologi

    Lingga menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah Semarang menuju Bawen pada pagi hari. Minibus diduga kehilangan konsentrasi dan menabrak truk crane yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi (55) dari arah belakang.

    Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang yakni Terodius Heru Sucahya mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki hingga meninggal dunia. Korban diketahui merupakan Kepala Sekolah SMA Fons Vitae 2 Jakarta. “Seluruh korban langsung kita evakuasi ke RSUD Ungaran,” tambahnya.

    Lingga menambahkan, sejumlah personel kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan saksi serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat. Sementara itu, kedua pengemudi telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Jakarta: Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 ruas Semarang-Bawen, tepatnya di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Januari 2025 pagi. 
     
    Insiden tersebut melibatkan minibus yang mengangkut rombongan guru bernomor polisi B 7047 PXU menabrak truk crane B 9241 VB, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
     
    Kedua kendaraan sempat melintang di badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat. Setelah proses evakuasi, kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke tempat pengumpulan barang bukti guna memperlancar kembali arus lalu lintas.

    Sebanyak tujuh korban yang seluruhnya merupakan penumpang minibus warna putih dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan perawatan. Para korban yakni IS (45), warga Kulonprogo, Yogyakarta; AYT (42), warga Koja, Jakarta Utara; BP (36), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; SD (46), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; S (56), warga Koja, Jakarta Utara; IK (35), warga Koja, Jakarta Utara; serta TH (57), warga Koja, Jakarta Utara yang meninggal dunia.
     

     
    “Kecelakaan tersebut diduga karena sopir minibus bernama Totot Andriyanto (56) tidak berkonsentrasi sehingga menabrak truk crane yang melaju di depannya,” kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani Selasa (6/1).
     
    Diketahui korban meninggal berprofesi sebagai kepala sekolah. “Korban merupakan kepala sekolah. Saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD,” kata Lingga.
     

    Kronologi

    Lingga menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah Semarang menuju Bawen pada pagi hari. Minibus diduga kehilangan konsentrasi dan menabrak truk crane yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi (55) dari arah belakang.
     
    Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang yakni Terodius Heru Sucahya mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki hingga meninggal dunia. Korban diketahui merupakan Kepala Sekolah SMA Fons Vitae 2 Jakarta. “Seluruh korban langsung kita evakuasi ke RSUD Ungaran,” tambahnya.
     
    Lingga menambahkan, sejumlah personel kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan saksi serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat. Sementara itu, kedua pengemudi telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • 2
                    
                        Tendangan Kungfu di Liga 4 Berujung Sanksi Seumur Hidup, Komdis PSSI Jatim: Bahayakan Pemain
                        Surabaya

    2 Tendangan Kungfu di Liga 4 Berujung Sanksi Seumur Hidup, Komdis PSSI Jatim: Bahayakan Pemain Surabaya

    Tendangan Kungfu di Liga 4 Berujung Sanksi Seumur Hidup, Komdis PSSI Jatim: Bahayakan Pemain
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Sepak bola memang lekat dengan duel fisik. Namun, batas sportivitas tidak boleh dilampaui.
    Prinsip itulah yang ditegaskan Komite Disiplin (Komdis) PSSI Provinsi Jawa Timur setelah menjatuhkan hukuman larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup kepada pemain Putra Jaya Pasuruan, Muh Hilmi Gimnastiar.
    Sanksi berat tersebut dijatuhkan atas tindakan kekerasan yang dilakukan Hilmi terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha Ardhiansyah, dalam pertandingan Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026.
    Putusan Komdis PSSI Jawa Timur tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 001/Komdis/PSSI-JTM/I/2026 tertanggal 6 Januari 2026.
    Sidang dipimpin langsung Ketua Komite Disiplin H. Samiadji Makin Rahmat, bersama anggota Rohmad Amrulloh, dan Dimas Nur Arif Putra Suwandi.
    Sidang yang digelar sejak pukul 11.00 WIB itu menyimpulkan bahwa pelanggaran yang dilakukan masuk kategori berat dan berbahaya bagi keselamatan pemain.
    Seperti diketahui, insiden tersebut terjadi pada laga babak 32 besar Grup CC Liga 4 Jawa Timur antara Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Senin (5/1/2026) sore.
    Putra Jaya Pasuruan yang bermain menggunakan kostum kuning, sementara Perseta mengenakan jersey hijau.
    Ketegangan memuncak pada menit ke-71, saat Putra Jaya tertinggal jauh 0-4.
    Dalam situasi tersebut, Hilmi Gimnastiar melakukan tendangan keras ke arah dada Firman Nugraha.
    Aksi itu terekam kamera dan beredar luas di media sosial setelah diunggah oleh akun resmi Perseta 1970 Tulungagung.
    Wasit yang memimpin pertandingan langsung mengeluarkan kartu merah.
    Firman terkapar di lapangan dan harus mendapatkan penanganan medis sebelum ditandu keluar.
    Berdasarkan hasil pemeriksaan Komdis, Firman Nugraha mengalami luka parah pada bagian dada dan dinilai berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang.
    Kondisi tersebut memperkuat pertimbangan Komdis dalam menjatuhkan sanksi maksimal.
    Melalui unggahan lanjutan di media sosial, Perseta menampilkan kondisi Firman pascapertandingan.
    Ia mengungkapkan masih merasakan nyeri serius di bagian dada yang kemudian kondisinya memburuk dan akhirnya dirujuk ke rumah sakit.
    “Pemain sudah meminta maaf tapi agak tidak ada iktikadnya,” katanya.
    Untuk itu, Komite Disiplin menilai tindakan Hilmi sebagai pelanggaran berat yang diklasifikasikan sebagai
    violent conduct
    . Perbuatan tersebut melanggar Pasal 48
    juncto
    Pasal 49 serta Pasal 10 dan Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.
    Selain larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup, Hilmi juga dijatuhi sanksi denda Rp 2,5 juta yang wajib dibayarkan melalui rekening Badan Liga Nusantara Provinsi Jawa Timur.
    “Perbuatan tersebut tidak hanya mencederai nilai sportivitas, tetapi juga membahayakan keselamatan pemain lain. Oleh karena itu, Komite Disiplin memandang perlu menjatuhkan sanksi tegas,” kata Ketua
    Komdis PSSI Jatim
    Samiaji Makin Rahmat.
    Selain itu Komdis PSSI Jawa Timur menegaskan bahwa upaya banding tetap terbuka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    Namun, keputusan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh insan sepak bola di Jawa Timur.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hujan Lebat Picu Tebing Longsor di Sempor Kebumen, Dua Rumah Terdampak
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 Desember 2025

    Hujan Lebat Picu Tebing Longsor di Sempor Kebumen, Dua Rumah Terdampak Regional 26 Desember 2025

    Hujan Lebat Picu Tebing Longsor di Sempor Kebumen, Dua Rumah Terdampak
    Tim Redaksi

    KEBUMEN, KOMPAS.com
    — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Kamis malam (25/12/2025), menyebabkan tebing longsor di Desa Donorojo.
    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu berdampak pada dua
    rumah warga
    di Dukuh Ketileng, RT 003/RW 001.
    Petugas dari Polsek
    Sempor
    langsung mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari perangkat Desa Donorojo.
    Kapolres
    Kebumen
    AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang sejak sore hingga malam hari.
    Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
    “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Longsor dipicu oleh curah hujan yang tinggi sehingga tanah menjadi labil,” ujar Kompol Faris Budiman, Jumat (26/12/2025).
    Ia menyebutkan, tebing di belakang rumah warga itu memiliki panjang sekitar 15 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter.
    Akibat hujan deras, tebing tersebut tidak mampu menahan resapan air hujan hingga akhirnya longsor.
    Material longsor berasal dari tebing di belakang rumah Suwandi (70) itu kemudian menimpa bagian rumah Santari Sardin (82) yang berada di bawahnya.
    Akibatnya jendela rumah pecah karena tertimpa material longsor.
    “Akibat kejadian itu, kaca jendela rumah milik Santari pecah karena tertimpa material longsor,” tambahnya.
    Kapolsek Sempor AKP Wiyono bersama anggota, perangkat Desa Donorojo, relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), serta warga setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan koordinasi lanjutan.
    Petugas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah Kecamatan Sempor termasuk daerah rawan longsor.
    Sebagai langkah mitigasi awal, terpal telah dipasang di atas titik longsoran untuk mencegah terjadinya longsor susulan.
    Aparat kepolisian bersama pemerintah desa dan warga setempat juga berencana menggelar kerja bakti pada Sabtu (27/12/2025) guna membersihkan material longsor serta memperkuat area yang terdampak.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • PRPP Tuban Ajak Voli dan Mini Soccer Puluhan Wartawan, Sinergitas Proyek Kilang Pertamina

    PRPP Tuban Ajak Voli dan Mini Soccer Puluhan Wartawan, Sinergitas Proyek Kilang Pertamina

    Tuban (beritajatim.com) – Proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban, PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), mengajak sinergi insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) untuk olahraga bersama di Mangrove Centre Jenu, Tuban.

    Sr. Officer CSR PRPP, Yuli Witantra mengatakan tentang pentingnya sinergi antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan, salah satunya dengan insan pers. Karena mereka sebagai corong utama dalam diseminasi informasi terkait perusahaan.

    “Kemarin, Sabtu 20 Desember 2025 kami telah melaksanakan kegiatan bersama puluhan awak media Kabupaten Tuban mengikuti turnamen bola voli pantai dan sepak bola mini di Pantai Wisata Edukasi Mangrove Desa Jenu Kabupaten Tuban,” ujar Yuli, Minggu (21/12/2025).

    Sejalan dengan tema Hari Jadi PRPP yang ke-8 tahun 2025, yaitu Moving Forward with Resilience, PRPP akan sekuat tenaga untuk memastikan Proyek GRR Tuban terealisasi. Sehingga, pihaknya berkomitmen PRPP dalam menghadapi fase krusial proyek GRR Tuban yaitu perolehan final investment decision atau FID Proyek GRR Tuban.

    “Pada tahap ini bisa dibilang ‘no turning point’ atau tidak ada jalan memutar bagi kami selain terus maju memastikan kemandirian energi nasional melalui eksekusi Proyek GRR Tuban ini,” terang Yuli.

    Yuli menegaskan pentingnya peran media, khususnya media lokal Tuban, untuk mendiseminasikan informasi terkait PRPP dan memberi dukungan semua dalam membentuk persepsi yang positif di tengah-tengah masyarakat. Utamanya, pemberitaan terkait progres Proyek GRR Tuban serta berita lainnya.

    Sementara itu, Ketua PWI Tuban, Suwandi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas ajakan silaturahmi dan bersinergi melalui kegiatan olahraga bersama yang diselenggarakan ini.

    “Meskipun kita (para jurnalis) ini berteman, tapi kalau sudah di lapangan kita saling intrik (untuk meraih kemenangan) dan itu biasa. Setelah itu ya sudah cair lagi (pertemanan kami) dan harapannya mudah-mudahan kerja sama antara PRPP dan teman-teman jurnalis Tuban tetap dapat berjalan dengan lancar di kemudian hari,” tutur Suwandi.

    Sejalan dengan hal itu, Sekretaris RPS Tuban, Dion Fajar juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan mendorong agar kegiatan seperti ini secara rutin dilakukan. “Entah itu nanti olahraga yang lain, baik basket atau olahraga apa, Insyaallah tetap seru,” tutup Dion. [dya/suf]

  • Nama Dicatut untuk Minta Uang ke Kades, PWI Tuban Resmi Lapor Polisi

    Nama Dicatut untuk Minta Uang ke Kades, PWI Tuban Resmi Lapor Polisi

    Tuban (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban akhirnya melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik organisasi ke Satreskrim Polres Tuban, usai PWI Bojonegoro juga melaporkan hal yang sama oleh oknum media Buru Sergap 86.

    Diduga laporan ini buntut pencatutan nama PWI serta foto Ketua PWI Tuban oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan meminta sumbangan uang kepada para kepala desa (kades) di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

    Dalam laporan tersebut, PWI Tuban menyerahkan lampiran sejumlah bukti tangkapan layar yang menyertakan foto Ketua PWI Tuban, Suwandi, sebagai bahan untuk memeras kades dan bukti tersebut telah diterima langsung oleh Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satreskrim Polres Tuban, IPDA Sutikno, SH.

    Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, mengatakan bahwa ia bersama para pengurus dan anggota datang ke Satreskrim Polres Tuban guna mengadukan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan PWI Tuban.

    “Oknum tersebut mengatasnamakan wartawan dan mencatut nama PWI serta foto Ketua PWI Tuban untuk meminta uang kepada para kades dengan dalih sumbangan kegiatan PWI pada akhir tahun,” ujar Suwandi, Kamis (18/12/2025).

    Menurutnya, modus seperti ini sangat merugikan dan merusak kepercayaan publik terhadap insan pers. Sehingga pihaknya berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kedatangan kami ke sini, yang pertama untuk mengadukan oknum yang mengatasnamakan wartawan dan mencatut nama PWI untuk meminta-minta uang ke para kades,” kata Suwandi.

    Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Tuban, IPDA Sutikno, menyampaikan berkas aduan dari Ketua dan Anggota PWI Tuban ini sudah diterima. Selanjutnya, akan segera ditindaklanjuti. “Sudah kami terima dan akan kita tindaklanjuti,” tutup IPDA Sutikno. [dya/kun]

  • Mobil Terjun ke Bawah Jembatan di Cilegon, Diduga gegara Sopir Kejang

    Mobil Terjun ke Bawah Jembatan di Cilegon, Diduga gegara Sopir Kejang

    Cilegon

    Sebuah mobil bernomor polisi A-1703-RI terjun ke bawah jembatan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon, Banten. Mobil itu oleng lantaran sopir mengalami kejang-kejang.

    Peristiwa terjadi pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB di JLS tepatnya di Tegalratu, Cilegon. Sopir bernama Asep Suwandi awalnya mengendarai mobil membawa satu penumpang dari arah Anyer menuju Cilegon.

    “Sesampainya di TKP pada saat melaju saudara Asep mengalami kejang kemudian hilang kendali ke kiri jalan dan menabrak gubuk lalu terjun ke bawah jembatan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Cilegon Iptu Atang Saepuloh saat dihubungi.

    Kendaraan yang ditumpangi Asep ringsek dan terbalik usai terjun ke bawah jembatan. Sopir dan penumpangnya terluka akibat kecelakaan tersebut.

    “Pengemudi mengalami luka dan dibawa ke RS Hermina Cilegon sedangkan penumpang dibawa ke (pengobatan) alternatif,” ujarnya.

    Lihat juga Video ‘Mobil Wisatawan Terjun ke Jurang Mojokerto: 1 Tewas dan 5 Luka’:

    (bal/wnv)

  • Nama PWI Bojonegoro Dicatut untuk Minta Sumbangan ke Kades

    Nama PWI Bojonegoro Dicatut untuk Minta Sumbangan ke Kades

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro secara resmi menyangkal adanya permintaan sumbangan kepada para kepala desa. Penegasan ini dikeluarkan sebagai respons atas beredarnya dokumen dan percakapan digital yang mencatut nama organisasi tersebut.

    Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menegaskan bahwa segala bentuk permintaan dana yang mengatasnamakan dirinya atau organisasi adalah tidak benar. “PWI Bojonegoro tidak pernah menugaskan atau meminta sumbangan dalam bentuk apa pun kepada kepala desa. Itu jelas bukan dari kami,” tegas Sasmito, Selasa (16/12/2025).

    Menurutnya, oknum tidak bertanggung jawab telah menggunakan tangkapan layar percakapan, foto kartu identitas, hingga kuitansi palsu. Materi itu diduga dipakai untuk meminta sejumlah uang ke sejumlah kepala desa di Bojonegoro.

    “Tindakan ini sangat merugikan dan mencoreng nama baik organisasi yang selalu menjaga profesionalisme,” ujar Sasmito yang akrab disapa Kang Sas.

    Imbauan Kehati-hatian dan Klarifikasi

    PWI Bojonegoro mengimbau seluruh kepala desa dan masyarakat untuk lebih waspada. Masyarakat diminta melakukan verifikasi langsung ke pengurus resmi jika mendapatkan permintaan yang mengatasnamakan PWI.

    Organisasi ini juga membuka opsi untuk menempuh langkah hukum jika penyalahgunaan nama dan atributnya terus berlanjut. “PWI adalah organisasi profesi wartawan, bukan lembaga penggalangan dana,” tegas Kang Sas.

    Nama PWI Daerah Lain Juga Dicatut

    Kasus penipuan serupa juga menyeret nama PWI daerah lain. Dalam pesan yang beredar, oknum tersebut mencatut foto-foto kegiatan PWI Jawa Timur dan PWI Tuban.

    Menanggapi hal itu, Ketua PWI Tuban, Suwandi, menyatakan keberatan. “PWI Tuban tidak pernah mengirim chat via WhatsApp untuk meminta uang kepada para kades, apalagi di wilayah Bojonegoro,” tegas Suwandi.

    PWI Bojonegoro berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap organisasi wartawan tersebut. [lus/but]

  • Tora Sudiro Ungkap Tantangan Saat Pertama Kali Bintangi Film Horor

    Tora Sudiro Ungkap Tantangan Saat Pertama Kali Bintangi Film Horor

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktor Tora Sudiro yang selama ini lekat dengan peran komedi akhirnya menjajal genre horor lewat film Janur Ireng: Sewu Dino, produksi MD Pictures. Film ini menjadi pengalaman pertama Tora bermain dalam cerita horor tanpa unsur komedi.

    Tora mengungkapkan, keputusannya menerima tawaran tersebut didorong keinginannya untuk keluar dari zona nyaman. Ia ingin merasakan tantangan baru setelah lama dikenal sebagai aktor yang identik dengan peran humor.

    “Salah satu alasan saya ambil film horor ini karena ingin tantangan baru. Capai juga bikin orang ketawa terus. Jadi waktu dapat tawaran dari Pak Manoj, saya langsung tertarik,” ujar Tora saat ditemui di Gedung MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

    Menurut Tora, tantangan terberat dalam film ini terletak pada karakter suara. Ia harus berbicara dengan intonasi rendah dan berat, layaknya seorang bangsawan, sesuatu yang jauh dari karakter aslinya.

    “Suara saya cenderung cempreng, sementara di film ini harus berat dan rendah. Itu cukup menantang. Penampilan saya juga benar-benar berbeda,” katanya.

    Suami Mieke Amalia itu menyadari film ini menuntut keseriusan penuh tanpa ruang improvisasi komedi. Selama proses syuting, ia kerap diingatkan sutradara agar menahan kebiasaan bercanda yang selama ini melekat pada dirinya.

    “Senyum tidak boleh terlalu lebar, itu pesannya. Bahkan sebelum syuting saya niat duduk diam, baca skrip, tidak bercanda. Namun, ya gagal juga, walau begitu kalau sudah masuk set tetap harus profesional,” tutur Tora sambil tertawa.

    Meski penuh tantangan, pengalaman tersebut justru membuat Tora ketagihan. Ia mengaku tidak menutup kemungkinan kembali bermain dalam film horor jika mendapat kesempatan pada masa mendatang.

    “Kalau ada kesempatan lagi main horor, pasti mau. Rasanya seru karena benar-benar berbeda dari film-film komedi yang biasa saya mainkan,” tegasnya.

    Dalam Janur Ireng: Sewu Dino, Tora Sudiro memerankan Arjo Kuncoro, sosok pemilik perkebunan misterius yang menjadi paman dari Sabdo dan Intan. Kedua keponakannya berasal dari keluarga berbeda yang diyakini tidak boleh disatukan karena dianggap memiliki kekuatan supranatural berbahaya.

    Demi menguasai harta mereka, Arjo justru berusaha menyatukan Sabdo dan Intan dengan membawa keduanya ke rumah mewah miliknya. Namun, janji kekayaan tersebut berubah menjadi awal petaka yang hanya bisa dihindari dengan Janur Ireng, santet paling mematikan di tanah Jawa.

    Film Janur Ireng: Sewu Dino turut dibintangi Rio Dewanto, Marthino Lio, Ratu Rafa, Masayu Anastasia, Karina Suwandi, Faradina Mufti, Givina, Gisellma, Vincent Sanjaya, dan sejumlah aktor lainnya. Janur Ireng: Sewu Dino dijadwalkan tayang di bioskop mulai 24 Desember 2025.
     

  • Perkuat Sinergitas, Pertamina EP Sukowati Field Ajak Puluhan Jurnalis Tuban Main Basket Bersama

    Perkuat Sinergitas, Pertamina EP Sukowati Field Ajak Puluhan Jurnalis Tuban Main Basket Bersama

    Tuban (beritajatim.com) – Pertamina EP Sukowati Field menggelar kegiatan olahraga bersama dengan puluhan jurnalis di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bertempat di GOR Rangga Jaya Anoraga, Kamis (11/12/2025). Agenda ini dihelat sebagai langkah strategis perusahaan untuk mempererat sinergitas dan komunikasi dengan awak media melalui aktivitas yang positif dan menyehatkan.

    Sebanyak 42 jurnalis yang tergabung dalam dua organisasi pers utama di Tuban, yakni Ronggolawe Press Solidarity (RPS) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban, antusias mengikuti pertandingan basket persahabatan tersebut. Suasana di lapangan berlangsung cair, kompak, dan penuh kegembiraan, di mana olahraga ini menjadi sarana efektif untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat tali silaturahmi antara korporasi dan insan pers.

    Ketua PWI Tuban, Suwandi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen Pertamina EP Sukowati Field yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Menurutnya, inisiatif olahraga bersama ini merupakan bentuk perhatian positif terhadap kesehatan dan kebersamaan rekan-rekan media.

    “Tentu ini hal luar biasa, harapannya kedepan terus ditingkatkan, setiap akhir tahun selalu menggelar kegiatan seperti ini,” ucap Suwandi.

    Wartawan Harian Bangsa tersebut juga berharap agar kolaborasi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan di masa mendatang demi kemajuan bersama. “Kami turut mendoakan semoga teman-teman dari Pertamina EP, SKK Migas selalu diberikan kesehatan dan dilancarkan,” terang Suwandi.

    Senada dengan Suwandi, perwakilan dari RPS Tuban, Dion Fajar, juga memberikan apresiasi positif terhadap pemilihan olahraga basket yang dinilai segar dan berbeda dari kegiatan-kegiatan sebelumnya. Ia mengaku kegiatan ini membawa energi positif bagi para jurnalis.

    “Dan Alhamdulilah hari ini semakin membuat kita ceria dan pulang dengan kondisi happy,” ungkap Dion Fajar.

    Mewakili Ketua RPS yang berhalangan hadir, Dion juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara media dan industri migas di Tuban. “Mudah-mudahan sinergitas terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

    Sementara itu, pihak manajemen Pertamina EP Sukowati Field menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media, baik dari RPS maupun PWI, di tengah kesibukan peliputan. Kegiatan ini menjadi momentum spesial dalam rangka menyambut semangat ulang tahun Pertamina yang ke-68 pada tahun 2025. Melalui PHE, perusahaan berkomitmen untuk senantiasa berkolaborasi, menjaga silaturahmi, serta mengedepankan sinergi dan inovasi bersama jurnalis di Kabupaten Tuban. [dya/beq]