Tag: Sutikno

  • Truk Bermuatan Kalsium Tabrakan dengan Deka Trans, Jalan Benowo Lumpuh 3 Jam!

    Truk Bermuatan Kalsium Tabrakan dengan Deka Trans, Jalan Benowo Lumpuh 3 Jam!

    Surabaya (beritajatim.com)- Truk bermuatan kalsium yang hendak bongkar muat di Gresik mengalami kecelakaan dengan Bus Deka Trans di Jalan Raya Raci, Pakal, Surabaya, Selasa (11/02/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

    Kedua kendaraan itu lantas menutup total akses jalan utama dan menyebabkan kelumpuhan arus lalu lintas hingga 3 jam.

    Setiawan (54) salah satu warga sekitar mengatakan, kecelakaan itu terjadi karena truk tidak kuat berjalan di jalan yang menanjak. Sehingga, bus Deka Trans yang berada di belakangnya pun terimbas dan menabrak rumah warga.

    “Truk muat kalsium. Dia ga kuat nanjak lalu mundur dan nabrak bus. Busnya nabrak rumah warga,” kata Setiawan.

    Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya baru bisa mengevakuasi kedua kendaraan pada pukul 08.30 WIB. Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, truk bermuatan kalsium berplat nomor L 9943 UV itu dikendarai oleh Muntarib, asal Kediri. Sementara Bus Deka Trans berplat nomor L 7613 UA dikendarai oleh Khoironi asal Trenggalek.

    “Setelah menerima laporan anggota langsung menuju lokasi dan membantu untuk evakuasi serta pengaturan arus lalu lintas,” kata Iptu Sutikno, Kanit Lantas Polsek Pakal.

    Sutikno menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, ada tembok rumah warga yang rusak karena ditabrak oleh bus.

    “Bus dalam kondisi kosong dan hanya ada pengemudi. Pengemudi mau jemput penumpang,” pungkasnya.

    Petugas melakukan evakuasi secara dua tahap. Pertama, petugas mengevakuasi truk lalu selanjutnya mengevakuasi bus. Saat ini, kondisi arus lalu lintas berangsur-angsur normal. [ang/aje]

  • Jajal Performa Ban Bridgestone Turanza 6 di Innova Zenix

    Jajal Performa Ban Bridgestone Turanza 6 di Innova Zenix

    Jakarta

    Setelah memperkenalkan produk ban baru Turanza 6 pada Januari 2025, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) memberikan kesempatan kepada awak media untuk merasakan performa ban premium touring tersebut. Uji coba ini dilakukan di Karawang, Selasa (4/2), dengan menggunakan Toyota Kijang Innova Zenix tipe Q Hybrid Modellista. Seperti apa rasa ban yang dirancang untuk mobil konvensional dan mobil listrik ini?

    Adapun profil ban yang dites memiliki ukuran 225/80 R18. Sementara rangkaian pengetesannya meliputi dry test seperti slalom, lane change, dan high speed cornering, serta wet test dengan wet stability, noise, dan comfort lane.

    Pengujian ini dilakukan di Bridgestone Indonesia Proving Ground yang memiliki total panjang lintasan 1,9 Km. Bridgestone Indonesia mengklaim fasilitas ini merupakan lokasi test drive yang dirancang untuk mensimulasi berbagai jenis dan kondisi jalanan yang umum ditemui di Indonesia.

    Pengujian ban Bridgestone Turanza 6 dilakukan dalam dua kondisi, yaitu jalan kering (dry test) dan jalan basah (wet test), dengan variasi kecepatan pada setiap sesi uji. Para peserta masing-masing mencoba dua mobil, mobil pertama menggunakan ban merek kompetitor dan mobil kedua menggunakan ban Bridgestone Turanza 6. Oh iya, dalam pengujian ini peserta duduk di kursi penumpang, jadi tidak merasakan feeling sebagai seorang pengemudi.

    Pada sesi wet stability, pengujian bertujuan menilai seberapa stabil Bridgestone Turanza 6 saat dipacu pada kecepatan tinggi di lintasan berbentuk lingkaran, serta mengukur daya cengkeram ban tanpa mengalami slip.

    Uji noise dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kebisingan ban yang masuk ke dalam kabin ketika digunakan, sementara pengujian comfort lane bertujuan membandingkan tingkat kenyamanan Bridgestone Turanza 6 saat melaju di permukaan jalan beton dan aspal dengan berbagai kondisi mulai dari yang mulus hingga berlubang.

    Selain itu, uji slalom, lane change, dan high-speed cornering dilakukan pada kondisi jalan kering untuk mengukur kestabilan dan performa ban saat dipacu dalam kecepatan tinggi, termasuk saat mobil bermanuver tajam secara tiba-tiba.

    Dari pengujian-pengujian di atas, hasil survey evaluasi menunjukkan bahwa 96% jurnalis memilih Bridgestone Turanza 6 sebagai ban dengan performa keseluruhan yang lebih baik. Secara lebih spesifik, Bridgestone Turanza 6 juga menjadi ban pilihan para jurnalis dibandingkan kompetitornya pada pengujian kestabilan, kenyamanan, kesenyapan, serta wet grip & handling dengan kisaran skor antara 95 – 98%.

    Tak hanya pengujian secara dinamis pada sirkuit proving ground, uji standar kelayakan Bridgestone Turanza 6 juga dilakukan melalui tire evaluation lab testing. Dalam test ini, Bridgestone Turanza 6 diklaim telah melampaui SNI (Standar Nasional Indonesia) serta JATMA (Japan Automobile Tire Manufacturer’s Association). Tes yang dilakukan dalam pengujian ini di antaranya tes durabilitas dan ketahanan, termasuk high-speed test, endurance test, dan bead unseating test.

    Secara singkatnya, Bridgestone Turanza 6 mengalami peningkatan kenyamanan & kesenyapan sebesar 8%, handling di jalan basah sebesar 14%, hambatan gulir (RRC) sebesar 15%, serta daya tahan sebesar 14% dibandingkan pendahulunya.

    Bridgestone Turanza 6 tersedia dalam 34 ukuran. Rentang ukuran ini mencakup berbagai jenis kendaraan, mulai dari sedan, MPV, hingga SUV, dengan diameter pelek antara 14 hingga 19 inci. Dengan fleksibilitas ukuran yang luas, Bridgestone Turanza 6 dapat memenuhi kebutuhan beragam kendaraan di pasar Indonesia. Bridgestone Turanza 6 juga diklaim cocok digunakan untuk kendaraan berjenis EV berkat hambatan gulir (RRC) dan noise level yang rendah serta daya tahan (wearability) yang lebih tinggi.

    “Bridgestone Indonesia akan terus berinvestasi dalam teknologi, layanan, dan pengembangan produk untuk memastikan kami dapat memberikan solusi terbaik bagi pelanggan kami, sekaligus berkontribusi pada kemajuan industri otomotif di Indonesia,” tutup Marketing Director Bridgestone Indonesia, Masaki Abe.

    “Kami berharap melalui kegiatan ini, rekan-rekan media dapat merasakan performa Bridgestone Turanza 6 secara langsung baik itu dalam hal daya cengkeram di lintasan basah dan kering, pengereman optimal di kondisi basah, serta tingkat kebisingan lebih rendah, yang memang menjadi keunggulan dari ban ini. Bridgestone Turanza 6 melanjutkan legacy keluarga Turanza dengan membawa kenyamanan berkendara ke tingkat selanjutnya melalui superior quietness, enhanced wet grip, dan luxurious comfort yang diusungnya,” bilang President Director Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno.

    (lua/dry)

  • Disdag Kalsel gelar pasar murah di 13 Kabupaten/Kota

    Disdag Kalsel gelar pasar murah di 13 Kabupaten/Kota

    Banjarmasin (ANTARA) – Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan bersiap menyambut bulan Ramadhan 1446 Hijriah dengan menggelar pasar murah untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok dan pengendalian inflasi daerah di 13 kabupaten/kota.

    Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan mengatakan, dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan, pihaknya tetap melakukan upaya pengendalian harga dengan pasar murah yang mengambil harga distributor.

    “Kita akan melakukan operasi pasar di 13 kabupaten/kota di Kalsel menjelang Ramadhan dan Lebaran karena permintaan barang-barang yang tinggi sehingga ditengarai akan membuat kenaikan harga,” katanya di Banjarmasin, Kamis.

    Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Sutikno menambahkan, pada Januari inflasi Kalsel secara keseluruhan berada di 0,62 persen, meski sejumlah kabupaten/kota di Kalsel ada yang mengalami deflasi.

    Karena itu, lanjutnya, pada Februari ini Kalsel harus dapat mengendalikan harga agar tidak naik angka inflasinya.

    “Semoga nanti, dengan upaya-upaya yang kita laksanakan ini harga-harga juga dapat terkendali,” ucap Sutikno.

    Selain itu, untuk pengawasan harga Disdag Kalsel telah melakukan pemantauan Minyakita ke D2 bersama dengan Setda Kalsel. Yang mana ditemukan di beberapa titik di kisaran harga Rp15.800.

    “Seharusnya harga eceran Rp15.700 dan ini langsung kita peringatkan untuk D2 agar di bawah HET,” ucap Sutikno.

    Ke depan pihaknya, akan kembali melaksanakan pemantauan harga bersama dengan Sekretaris Daerah Kalsel ke pasar tradisional dan distributor Minyakita baik ke D1/D2 guna mengetahui harga langsung di pasaran.

    Pewarta: Imam Hanafi
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

  • Tak Minta Bantu Pemerintah, Agus Sutikno Sekolahkan 200 Anak Tanpa Syarat, Ada yang Sudah Sarjana

    Tak Minta Bantu Pemerintah, Agus Sutikno Sekolahkan 200 Anak Tanpa Syarat, Ada yang Sudah Sarjana

    TRIBUNJATIM.COM – Tak minta bantuan pemerintah, seorang pendeta dengan penampilan nyentrik ternyata berhati mulia.

    Sosok Agus Sutikno menjadi sorotan lantaran berhasil menyekolahkan ratusan anak.

    Tak hanya SD, SMP atau SMA.

    Agus Sutikno pendiri sebuah yayasan bernama Yayasan Hati Bagi Bangsa berhasil menyekolahkan anak didiknya bahkan sampai sarjana.

    Kisah mulia Agus Sutikno ini sedang ramai diperbincangkan.

    Agus Sutikno merupakan seorang pendeta bertato dan berambut gondrong di Kota Semarang yang dikenal dengan julukan “Street Preacher” atau “Pendeta Jalanan”.

    Jika pendeta pada umumnya menyampaikan pesan-pesan Tuhan di gereja, Agus justru memilih terjun ke kampung-kampung kumuh dan bergaul dengan kaum marginal di Kota Lumpia, termasuk pekerja seks, anak-anak jalanan, pengidap HIV/AIDS, dan transgender.

    Dengan komitmen dan dedikasinya, pada tahun 2015, Agus mendirikan Yayasan Hati Bagi Bangsa yang berlokasi di Jalan Manggis II, Kelurahan Lamper Lor, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

    “Saya sudah menyekolahkan hampir 200 anak tanpa bantuan pemerintah. Bagi saya, penampilan itu tidak penting, yang penting adalah kita bisa bermanfaat untuk semua orang,” ucap Agus kepada Kompas.com, Rabu (18/12/2024), seperti dikutip TribunJatim.com, Senin (3/2/2025).

    Agus menerima anak-anak telantar tanpa syarat apa pun.

    Kini, ratusan anak jalanan yang ia bantu telah berhasil bersekolah hingga jenjang sarjana.

    Menurut Agus, pendidikan adalah hak dasar bagi semua anak di Indonesia.

    Ia berupaya semaksimal mungkin membantu masyarakat dengan segala keterbatasan yang dimilikinya.

    “Merawat anak-anak, ngobatin orang sakit, memberi orang kelaparan, menurut saya adalah ibadah,” ujarnya.

    Agus Sutikno seorang pendeta bertato dan bertindik yang berhasil sekolahkan banyak anak didik (Kompas.com)

  • Penjualan Ban di Indonesia Tahun 2024 Ikut ‘Melempem’

    Penjualan Ban di Indonesia Tahun 2024 Ikut ‘Melempem’

    Jakarta

    Tahun 2024 juga dirasa berat untuk industri ban di Indonesia. Produsen ban ternama, Bridgestone, menyebut penjualan ban di dalam negeri pada 2024 menurun hingga 10 persen.

    “Sebagai gambaran industri ban secara demand total (pada 2024) itu menurun dibandingkan tahun 2023. Dan ini sejalan dengan Indonesia mengalami deflasi selama 5 bulan berturut dari bulan Mei-September 2024. Total market ban di Indonesia tahun lalu turun 10 persen,” ujar President Director Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno.

    Meski tahun 2024 terasa berat, Mukiat berharap tahun 2025 pasar ban di Indonesia kembali pulih, minimal sama layaknya pada 2023.

    “Tapi kami sangat optimis sekali yang terjadi pada 2024 tidak terjadi lagi, karena kami optimis jika melihat kendaraan di Indonesia mencapai sekitar hampir 24 juta kendaraan, itu masih berpotensial market lebih besar lagi. Harapan kita tahun ini penjualan ban balik lagi ke tahun 2023,” ucap Mukiat.

    “Tapi kami juga bersyukur, di market mobil penumpang kami masih berada di posisi pertama, dengan menguasai pasar hingga 42 persen, dengan adanya Turanza 6, kami harapkan market share kami bisa bertambah,” Mukiat menambahkan.

    Bridgestone Turanza 6 Foto: (M Luthfi Andika/detikOto)

    Bicara model ban Turanza, Bridgestone bersyukur salah satu ban andalan produsen asal Jepang ini masih diterima dengan baik di masyarakat Indonesia.

    “Turanza sendiri menguasai market 11 persen, dengan teknologi yang baru ini bisa menambah kepercayaan konsumen untuk bisa lebih memilih kami,” kata Mukiat.

    Bicara soal generasi terbaru dari Turanza, Bridgestone mengungkapkan setidaknya ada Empat Kunci Andalan Turanza 6 yang mampu menambah rasa aman dan nyaman saat memilih Turanza 6, berikut diantaranya:

    – Punya Teknologi Enliten

    Berbeda dengan jenis ban Bridgestone lainnya, Turanza 6 dipastikan telah mengadopsi Enliten Technology. Dengan teknologi ini Turanza 6 diklaim memiliki foxus pada kenyamanan, keamanan dan ramah lingkungan.

    Dengan teknologi ini Bridgestone Turanza 6 mampu menekan C02 lebih baik, mampu membantu efisiensi konsumsi bahan bakar. Selain itu, Turanza 6 ini diklaim diklaim memiliki jarak tempuh yang lebih panjang, dan mampu menunjang performance.

    Soal keamanan, ban Bridgestone ini memiliki sistem keamanan dan driving performance, bahkan Turanza 6 diklaim akan jauh lebih aman dan nyaman meski dalam keadaan hujan.

    – Comfort & Quietness

    Kenyamanan juga dijanjikan Bridgestone Turanza 6, dengan desain yang diberikan dipastikan mampu memberikan kenyamanan lebih. Berdasarkan pengujian dari Bridgestone Turanza 6 mampu meredam kebisingan dan mampu membuat getaran semakin minim.

    – Safety Confidence

    Soal keamanan, Turanza 6 juga diklaim mampu lebih menahan laju kendaraan hingga 14 persen reduction saat hujan atau jalanan lebih licin.

    – Better Tire Rolling Resistance

    Desain yang disajikan diklaim mampu menambah rolling resistance, sehingga mampu menekan konsumsi bahan bakar.

    Meski demikian, masyarakat baru bisa memiliki Turanza 6 pada awal Februari 2025. Namun sayang untuk harga Bridgestone masih malu-malu untuk membocorkan kepada detikOto.

    (lth/dry)

  • Widya Mandala Hall Saksi Bisu Pentahbisan Romo Didik sebagai Uskup Surabaya

    Widya Mandala Hall Saksi Bisu Pentahbisan Romo Didik sebagai Uskup Surabaya

    Surabaya (beritajatim.com) – Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo atau Romo Didik resmi ditahbiskan sebagai Uskup Keuskupan Surabaya pada hari Rabu, 22 Januari 2025, bertempat di Widya Mandala Hall, Jalan Kalisari, Mulyorejo

    Misa tahbisan Romo Didik ini dipimpin oleh Nuntsius atau Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo serta dihadiri kurang lebih sebanyak 2.500 umat Katolik, dan didoakan 37 Uskup se-tanah air.

    Dalam doa pembukaan, Mgr. Piero berharap, ke depan Romo Didik dapat menjadi gembala yang baik bagi umat Keuskupan Surabaya.

    “Engkau memilih untuk menetapkan hamba dan imam-Mu Agustinus (Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo) menjadi pemimpin Gereja-Mu di Keuskupan Surabaya. Bantulah hamba-Mu ini agar dengan bimbingan-Mu, dia dapat menunaikan tugas sebagai uskup dengan pantas dan memimpin umat,” ucap Mgr. Piero dalam Doa Kolekta di hadapan para umat, Rabu (22/1).

    Selanjutnya, RD. Antonius Padua Dwi Joko membacakan secara resmi mandat apostolik yang menunjuk Romo Didik sebagai Uskup Keuskupan Surabaya di hadapan seluruh umat dan para imam.

    “Kami mengetahui kebutuhan tahtanya lowong setelah kematian saudara Vincentius Sutikno Wisaksono dan menantikan gembala baru. Kami memikirkan anda putra kekasih yang dianugrahi kepemimpinan. Kami mengangkat anda sebagai Uskup Surabaya dan anda dapat menerima tahbisan,” ucap Romo Antonius membacakan Mandat Apostolik tersebut yang dituliskan oleh Paus Fransiskus yang berkedudukan di Vatikan.

    Upacara diawali dengan nyanyian “Veni Creator Spiritus” yang dibawakan bersama oleh paduan suara dan seluruh umat, memohon kehadiran Roh Kudus untuk memberkati tahbisan Romo Didik.

    Setelah itu, Nuntius memimpin janji tahbisan, mengajukan sembilan pertanyaan kepada Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo sebagai bagian dari proses pengangkatannya sebagai Uskup Surabaya.

    “Bersediakah engkau, dengan bantuan Roh Kudus, melaksanakan sampai mati, tugas yang dipercaya para rasul kepada kami dan yang kini akan diserahkan kepadamu dengan penumpangan tangan?,” ucap Nuntsius Piero dalam pertanyaan yang diajukan kepada Romo Didik.

    Semua pertanyaan itu dijawab oleh Romo Didik, yang pada intinya dirinya bersedia untuk mengemban seluruh tugas dan kewajiban sebagai uskup.

    Selanjutnya, Romo Didik maju ke hadapan Nuntius untuk kemudian didoakan. Lalu Romo Didik pun tidur tengkurap, yang bertanda merendahkan diri di hadapan Tuhan. Umat lalu merespons dengan menyanyikan “Litani Orang Kudus” untuk memohon doa kepada para orang kudus untuk uskup yang hendak ditahbiskan.

    Kemudian, Uskup terpilih pun bangkit berdiri dan dilanjutkan dengan penumpangan tangan oleh seluruh uskup yang hadir serta doa Tahbisan.

    Nuntius Piero melakukan pengurapan kepala menggunakan minyak kristal kepada Romo Didik sebagai uskup terpilih. Evangeliarium (Kitab Injil) serta lambang-lambang uskup, seperti tongkat dan mitra lalu diserahkan kepada Romo Didik, sebagai tanda telah ditahbiskan.

    Sementara, Juru Bicara Pentahbisan Keuskupan Surabaya RD Agustinus Ferdian Dwi Prastiyo dalam kesempatannya menjelaskan bahwa prosesi penahbisan ini melewati 16 ritus yang berbeda.

    “Ritus yang terutama yaitu ritus penahbisan itu sendiri. Rangkaiannya dimulai setelah bacaan Injil,” rincinya.

    Ke depannya, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo akan memimpin sekitar 160.000 umat Katolik di 46 paroki dalam Keuskupan Surabaya hingga usia 75 tahun. (ted)

  • Bisa Buat Mobil Listrik, Ini Kelebihannya

    Bisa Buat Mobil Listrik, Ini Kelebihannya

    Jakarta

    Bridgestone memperkenalkan generasi ketiga Turanza di Indonesia yang disapa Bridgestone Turanza 6. Membawa segudang peningkatan fitur dan keamanan, Bridgestone Turanza 6 diklaim cocok untuk menjadi alas tumpuan bobot mobil listrik.

    “Bridgestone sudah hadir di Indonesia sejak 1976, dan tahun depan kami berusia 50 tahun. Kami selalu fokus, untuk bisa melahirkan produk yang aman, nyaman dan ramah lingkungan. Untuk Turanza sendiri kami sudah memperkenalkannya sejak tahun 2000 lalu Turanza ER60, pada 2007 kembali kami memperkenalkan Turanza AR10, pada 2012 kami memperkenalkan Turanza AR20, kini kami memperkenalkan generasi terbaru dari Turanza yaitu Turanza 6,” ucap President Director Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, dalam kata sambutannya.

    Cocok Buat Mobil Listrik

    Mukiat melanjutkan dirinya sangat menyadari perkembangan kendaraan listrik di Indonesia saat ini tengah berkembang, untuk itu Turanza 6 dipastikan mampu menunjang langkah mobil listrik di Indonesia.

    “Kendaraan listrik tengah meningkat, produk kami juga lebih aman, lebih ramah lingkungan dan lebih nyaman dan ini untuk konsumen Indonesia,” Mukiat menambahkan.

    Bakal cocoknya Turanza 6 untuk kendaraan listrik juga diamini oleh Product Planning Manager Bridgestone Tire Indonesia, Andi Onggo Widjono, dengan mengatakan Turanza 6 memang dipersiapkan untuk menopang mobil-mobil premium dan mobil listrik di Indonesia, jika sesuai dengan ukuran yang disajikan.

    “Ban ini sudah siap digunakan untuk kendaraan listrik,” ucap Andi.

    Kelebihan Bridgestone Turanza 6

    Tapi apasih kelebihan apa saja ya ban asal Jepang yang satu ini, berikut empat kelebihan Turanza 6.

    1. Punya Teknologi Enliten

    Berbeda dengan jenis ban Bridgestone lainnya, Turanza 6 dipastikan telah mengadopsi Enliten Technology. Dengan teknologi ini Turanza 6 diklaim memiliki foxus pada kenyamanan, keamanan dan ramah lingkungan.

    Dengan teknologi ini Bridgestone Turanza 6 mampu menekan C02 lebih baik, mampu membantu efisiensi konsumsi bahan bakar. Selain itu, Turanza 6 ini diklaim memiliki jarak tempuh yang lebih panjang, dan mampu menunjang performance.

    Soal keamanan, ban Bridgestone ini memiliki sistem keamanan dan driving performance, bahkan Turanza 6 diklaim akan jauh lebih aman dan nyaman meski dalam keadaan hujan.

    2. Comfort & Quietness

    Kenyamanan juga dijanjikan Bridgestone Turanza 6, dengan desain yang diberikan dipastikan mampu memberikan kenyamanan lebih. Berdasarkan pengujian dari Bridgestone Turanza 6 mampu meredam kebisingan dan mampu membuat getaran semakin minim.

    3. Safety Confidence

    Soal keamanan, Turanza 6 juga diklaim mampu lebih menahan laju kendaraan hingga 14 persen reduction saat hujan atau jalanan lebih licin.

    4. Better Tire Rolling Resistance

    Desain yang disajikan diklaim mampu menambah rolling resistance, sehingga mampu menekan konsumsi bahan bakar.

    Meski demikian, masyarakat baru bisa memiliki Turanza 6 pada awal Februari 2025 pada bengkel rekanan atau Tomo Bridgestone. Namun sayang untuk harga Bridgestone masih malu-malu untuk membocorkannya.

    (lth/dry)

  • FKMS Laporkan Pembangunan Gedung Layanan Jantung RSUD Pamekasan ke Kejati Jatim

    FKMS Laporkan Pembangunan Gedung Layanan Jantung RSUD Pamekasan ke Kejati Jatim

    Surabaya (beritajatim.com) – Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) melaporkan pembangunan gedung Layanan Penyakit Jantung (kardiovaskular) tahun 2023 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo, Kabupaten Pamekasan, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Proyek tersebut dianggap merugikan negara karena hingga kini gedung tersebut masih mangkrak.

    FKMS menduga bahwa pihak RSUD telah melakukan pembayaran alat kesehatan jantung berupa Modular Operating Theater dan Heating Ventilation Air Condition (MOT-HVAC) yang pengadaannya dilakukan melalui sistem e-purchasing.

    “Kasus ini kami laporkan karena kami menduga ada kerugian keuangan negara. Proyek selesai tahun lalu, uang miliaran rupiah sudah dialokasikan, tapi sampai saat ini Catheterization Laboratory (Cath Lab) RSUD Slamet Martodirdjo belum bisa dibuka untuk melayani publik. Itu adalah fakta,” kata Ketua FKMS, Sutikno, kepada wartawan di Kejati Jatim, Selasa (21/1/2025).

    Menurut Sutikno, pengadaan barang dan jasa pemerintah masih rentan terhadap tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) meskipun aturan tata kelolanya telah diperbaiki. Ia mengungkapkan bahwa dalam pengadaan barang melalui sistem e-purchasing sering terjadi praktik cashback.

    “Ya ada cashback, umumnya 10 sampai 20 persen. Untuk kasus di Pamekasan ini kami duga cashback-nya juga mengalir ke Kementerian Kesehatan selaku pihak yang menunjuk RSUD Slamet Martodirdjo sebagai rumah sakit rujukan pelayanan jantung se-Madura,” ujarnya.

    FKMS juga menyoroti tingginya harga pengadaan MOT-HVAC untuk Layanan Penyakit Jantung di RSUD tersebut.

    “Kami lihat harganya cuma turun sekitar Rp25 juta dari pagu, dan kami kira harga MOT-HVAC harusnya sekitar Rp12 miliar, bukan Rp16 miliar. Sesuai hitungan kasar, Rp12 miliar lebih itu sudah termasuk pajak PPN, pajak impor, fee marketing, pelatihan pengoperasian, sosialisasi, keuntungan perusahaan, importir, dan asuransi,” sebut Sutikno.

    Sekretaris FKMS, M. Yusuf, menambahkan bahwa alat kesehatan MOT-HVAC yang digunakan bermerk Philips dan dibeli dari PT Aneka Medika Indonesia.

    “Memang PT Aneka Medika reseller Philips. Kasus pengadaan Alkes untuk di RSUD Slamet Martodirdjo ini harus diusut. Belum beroperasinya Program Layanan Penyakit Jantung itu sudah menimbulkan kerugian negara. Setahu kami, pengadaan MOT-HVAC tahun 2023 itu berasal dari dana APBN yang dialokasikan ke APBD Kabupaten Pamekasan yang kemudian dimasukkan ke dalam anggaran BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) RSUD Slamet Martodirdjo,” jelas Yusuf.

    Seperti diketahui, Program Layanan Penyakit Jantung di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo hingga kini belum beroperasi, meskipun seharusnya sudah dimulai pada awal tahun 2024. [uci/beq]

  • Kasus Lahan Rumah DP Nol Rupiah, Mantan Dirut Perumda Sarana Jaya Divonis Hari Ini

    Kasus Lahan Rumah DP Nol Rupiah, Mantan Dirut Perumda Sarana Jaya Divonis Hari Ini

    loading…

    Mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Pinontoan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/9/2021). FOTO/DOK.SINDOnews/SUTIKNO

    JAKARTA – Terdakwa yang juga mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan bakal menghadapi vonis di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Senin (20/1/2025). Vonis terkait kasus dugaan korupsi terkait pengadaan lahan untuk pembangunan rumah DP 0 Rupiah di Pulo Gebang, Jakarta Timur.

    Sedianya sidang pembacaan vonis itu digelar pada Senin (6/1/2025) silam. Namun saat itu Majelis Hakim meminta agar sidang itu ditunda selama dua pekan lantaran membutuhkan waktu untuk mengoreksi putusan.

    “Masih membutuhkan waktu untuk mengkoreksi putusan sebelum dibacakan. Untuk itu kami mohon maaf, majelis belum bisa membacakan hari ini, kami mohon waktu dua minggu lagi,” kata Ketua Majels Hakim, Bambang Joko, Senin (6/1/2025) silam.

    Dalam perkara ini, Yoory didakwa bersama-sama dengan Tommy Adrian Direktur Operasional PT Adonara Propertindo dan Rudy Iskandar selaku beneficial owner PT Adonara Propertindo. Ketiganya didakwa telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum melakukan korupsi dalam kurun November 2018-November 2021.

    Ketiganya diduga telah merugikan negara terkait dengan pembelian lahan di kawasan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, untuk digunakan dalam pembangunan hunian DP Rp0 rupiah. Namun, tanah yang dibeli disebut bermasalah dan tidak sesuai dengan spesifikasi harga yang dibayarkan. Sehingga menimbulkan kerugian negara.

    Tanah tersebut dibeli Yoory dari PT Adonara Propertindo yang merupakan perusahaan bidang properti yang didirikan oleh Rudy Hartono Iskandar. Sejumlah pihak diperkaya dalam pengadaan tanah tersebut. Mereka adalah:

    – Yoory Corneles sebesar Rp31.817.379.000; dan

    – Rudy Hartono Iskandar selaku beneficial owner PT Adonara Propertindo Rp224.213.267.000

    “Yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara yaitu merugikan keuangan negara sebesar Rp256.030.646.000,” kata jaksa KPK membacakan dakwaan.

    (abd)

  • Kasus PMK di Jombang Mengkhawatirkan, Satu Pasar Hewan Ditutup Sementara, Lainnya Bakal Menyusul

    Kasus PMK di Jombang Mengkhawatirkan, Satu Pasar Hewan Ditutup Sementara, Lainnya Bakal Menyusul

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo 

    TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Satu pasar hewan di Kabupaten Jombang sudah ditutup, yakni Pasar Hewan Kabuh, di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. 

    Langkah ini dimaksudkan untuk mencegah persebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak khususnya sapi. 

    Penutupan pasar Kabuh ini sudah dilakukan pada Jumat (18/1/2025). 
    Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (DPP) Kabupaten Jombang Mochammad Saleh mengatakan jika satu pasar hewan sudah ditutup. 

    Pihaknya bersama jajaran Forkopimda juga turun langsung untuk memberikan sosialisasi kepada para peternak, pedagang hewan di Pasar Kabuh. 

    “Kemarin di Pasar Kabuh sudah dilakukan sosialisasi penutupan,” ucapnya saat dikonfirmasi terpisah pada Sabtu (18/1/2025). 

    Ia melanjutkan, langkah ini sudah dipertimbangkan matang mengingat kasus PMK di Jombang mengkhawatirkan karena sudah mencapai 600 lebih.

    Tercatat, data per hari Kamis (16/1/2025) total kasus PMK mencapai 686. Ada 378 hewan ternak yang sakit dan 46 mati. 

    Lebih lanjut, untuk beberapa pasar hewan besar lain yang ada di Jombang yakni di Ngoro dan Mojoagung kan segera menyusul untuk ditutup.

    Tidak hanya itu, total akan ada 10 pasar hewan yang terdiri dari pasar kambing dan hewan di Jombang yang bakal ditutup. 

    “Jadi ada 10 pasar hewan, termasuk pasar sapi, pasar kambing yang kami identifikasi, sesuai arahan akan kami tutup,” katanya melanjutkan.

    Penutupan pasar hewan ini juga mendapatkan respon dari anggota Komisi B DPRD Jombang, Arif Sutikno. Ia mengatakan, selain langkah penutupan pasar, vaksinasi juga harus digencarkan. 

    “Tindakan vaksinasi juga harus dilakukan selain upaya penutupan pasar hewan ini,” ungkapnya saat memantau vaksinasi hewan ternak di Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng, Sabtu (18/1/2024). 

    Arif melanjutkan, jika pemerintah pusat membantu penyaluran vaksin PMK kepada peternak termasuk di Kabupaten Jombang lewat lokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

    Ia menjelaskan, untuk tahap satu di Puskesmas Ngoro akan dialokasikan vaksin untuk 1.800 ekor hewan ternak. Kemudian di Kecamatan Wonosalam akan mendapatkan jatah 800 ekor.

    “Untuk di Kecamatan Bareng dan Ngoto akan mendapatkan alokasi untuk 1.000 ekor hewan ternak,” beber anggota DPRD Jombang periode 2024-2029 itu