Tag: Sutikno

  • Ban Khusus Mobil Listrik Harus Punya Teknologi Ini

    Ban Khusus Mobil Listrik Harus Punya Teknologi Ini

    Jakarta

    Punya mobil listrik, disarankan untuk tidak sembarangan memilih ban ya. Jika salah pilih, siap-siap banyak yang akan dipertaruhkan, mulai dari kurang nyaman saat dikendarai, bahkan tingkat keamanan saat berkendara bisa menjadi pertaruhannya.

    Soalnya ban mobil listrik harus memiliki teknologi sendiri yang bisa menunjang berbagai kelebihan. Soal ban mobil listrik, Bridgestone punya solusinya lewat Turanza 6.

    Berbeda dengan ban mobil konvensional, ban khusus mobil listrik ala Bridgestone ini diklaim memiliki teknologi berbeda yang disebut ENLITEN Technology. Sebuah pendekatan inovatif dalam pengembangan ban yang menggabungkan berbagai teknologi canggih untuk menghadirkan dampak lingkungan yang lebih rendah, tanpa mengorbankan performa maupun aspek keselamatan.

    Teknologi ENLITEN dikatakan fleksibel untuk digunakan pada berbagai jenis kendaraan, baik kendaraan listrik, hybrid, maupun kendaraan berbahan bakar konvensional, dan dirancang untuk menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap pengendara.

    Dengan karakteristik inovatifnya, teknologi ENLITEN diklaim menjawab kebutuhan spesifik kendaraan listrik melalui fitur-fitur seperti hambatan gulir yang rendah (Low Rolling Resistance Coefficient) untuk meningkatkan efisiensi energi, tingkat kesenyapan yang tinggi demi kenyamanan berkendara, serta daya cengkeram dan ketahanan optimal yang disesuaikan dengan karakteristik EV yang cenderung lebih berat dan memiliki torsi instan.

    Bridgestone Turanza 6 Foto: (M Luthfi Andika/detikOto)

    Bridgestone Turanza 6 merupakan ban premium comfort touring yang telah dirancang khusus untuk performa maksimal. Serta menawarkan kombinasi ideal antara kenyamanan, efisiensi, dan daya tahan, menjadikannya solusi ban yang EV Ready dan relevan bagi konsumen Indonesia yang menggunakan kendaraan listrik.

    “Teknologi ENLITEN merupakan wujud nyata inovasi kami untuk menjawab tuntutan pasar yang terus berkembang. Bridgestone berkomitmen untuk mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan dengan menghadirkan ban yang lebih hemat energi dan tetap nyaman digunakan pada kendaraan listrik yang terus tumbuh di pasar otomotif domestik. Dengan hadirnya solusi ban EV Ready seperti Turanza 6 ENLITEN, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan masa depan mobilitas yang lebih ramah lingkungan,” ungkap Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno dalam siaran pers yang diterima detikOto.

    Dalam komitmennya terhadap keselamatan dan kualitas, setiap ban Bridgestone telah melalui serangkaian uji ketat yang melampaui standar nasional (SNI) serta standar dari Japan Automobile Tyre Manufacturers Association (JATMA), yang juga menjadi acuan global Bridgestone.

    “Melalui berbagai pengujian ketahanan dan durabilitas seperti high speed test, endurance test, dan bead unseating test, Bridgestone Indonesia terus menjunjung tinggi misinya untuk melayani masyarakat dengan mutu tertinggi,” pungkas Mukiat.

    (lth/dry)

  • Situasi Pasca Penangkapan Terduga Teroris Berangsur Pulih, Mapolres Pacitan Masih Dijaga Ketat

    Situasi Pasca Penangkapan Terduga Teroris Berangsur Pulih, Mapolres Pacitan Masih Dijaga Ketat

    Pacitan (beritajatim.com) – Situasi di sekitar Mapolres Pacitan berangsur pulih usai penangkapan terduga teroris yang sempat menggemparkan warga, Jum’at (25/4/2025). Jalan Ahmad Yani, yang sebelumnya ditutup sejak pukul 13.00 WIB, kembali dibuka sekitar pukul 19.00 WIB setelah proses pemeriksaan kendaraan pelaku oleh personil BKO Brimob Polda Jatim selesai dilakukan.

    “Tadi saya lewat masih ditutup, saat ini sudah bisa dilewati lagi,” ujar Sutikno, salah seorang pengendara yang melintas di lokasi Jum’at (25/4/2025).

    Sutikno mengaku mendengar kabar adanya penangkapan terduga teroris di Mapolres Pacitan dan sengaja datang untuk melihat langsung situasi di lokasi.

    “Saya dengar tadi ada ramai-ramai, dan saya coba melihat situasi saja sambil jalan-jalan,” lanjutnya.

    Saat ini, tim Satreskrim Polres Pacitan masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan.

    Di antaranya adalah truk pengangkut BBM bersubsidi jenis solar, mobil Mitsubishi L300 yang terlibat tabrakan, serta dua unit mobil Avanza masing-masing berwarna putih dan silver yang digunakan oleh terduga pelaku.

    Pengamanan di Mapolres Pacitan juga diperketat. Sejumlah personel diterjunkan untuk menjaga pintu masuk dan keluar guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Diketahui, insiden ini bermula dari kecelakaan lalu lintas di utara Perempatan Penceng, tepatnya di depan Puskesmas Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pacitan.

    Kecelakaan melibatkan kendaraan Isuzu Elf pengangkut BBM yang dikemudikan Farhan Edi Cahyo Widodo, warga Geneng, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, dengan Mitsubishi L300 yang dikendarai Zhainal Abidin, warga Dusun Krajan, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.

    Pasca kecelakaan, proses mediasi antara kedua pihak difasilitasi oleh Satlantas Polres Pacitan. Namun suasana yang awalnya kondusif berubah tegang setelah dua pria berambut gondrong yang mengaku sebagai utusan dari pemilik Isuzu Elf datang ke lokasi mediasi. (tri/ted)

  • Bos Raminten Hamzah Sulaiman Idap Sakit Gula sebelum Tutup Usia, Sempat Dirawat di RS sejak Senin – Halaman all

    Bos Raminten Hamzah Sulaiman Idap Sakit Gula sebelum Tutup Usia, Sempat Dirawat di RS sejak Senin – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Bos kuliner House of Raminten dan Hamzah Batik, Hamzah Sulaiman, meninggal dunia pada usia 75 tahun, Rabu (23/4/2025) sekira pukul 22.34 WIB di RSUP Dr Sardjito.

    Tim Pengembangan Hamzah Batik, Parjirono Wijoyo, menuturkan sebelum meninggal dunia, Hamzah sempat mengidap sakit gula dan sakit karena faktor usia.

    Dia juga mengungkapkan Hamzah dirawat di RSUP Dr Sardjito sejak Senin (21/4/2025) sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

    Parjirono mengatakan jenazah Hamzah akan disemayamkan di rumah duka Perkumpulan Urusan Kematian Jogjakarta (PUKJ), Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, hingga Sabtu (26/4/2025). Adapun jenazah Hamzah akan dikremasi.

    “Rencananya, saat ini sampai besok Sabtu (26/4/2025) disemayamkan di rumah duka PUKJ. Lalu, Sabtu nanti ada prosesi kremasi,” katanya pada Kamis (24/4/2025), dikutip dari Tribun Jogja.

    Parjirono pun mewakili keluarga meminta maaf dan memohon kepada masyarakat jika Hamzah memiliki kesalahan semasa hidupnya.

    “Segenap keluarga besar Hamzah Batik dan Mirota Grup, kami turut berduka atas kepergian beliau. Bagi kami, sosok beliau adalah sebagai pelestari budaya yang berjuang menjaga tradisi budaya,” tuturnya. 

    Di sisi lain, karyawan Hamzah Batik, Listiani (54), mengaku terpukul atas meninggalnya Hamzah.

    Ia pun berkali-kali menetaskan air mata saat prosesi pengiriman doa arwah Hamzah Sulaiman. 

    “Yang jelas, saya dan rekan-rekan sangat terpukul sekali karena Pak Hamzah kayak bapak sendiri. Orangnya kalau sama karyawan sangat mengayomi,” ucapnya.

    Ia pun mengenang sosok Hamzah merupakan pemimpin paling baik yang pernah ditemui.

    Selain itu, Listiani juga menilai bahwa Hamzah Sulaiman memiliki jiwa sosial yang tinggi.

    “Tapi memang, semenjak sakit, beliau jarang ke toko. Saya juga sudah jarang ketemu bilau karena saya sekarang kerja di bagian kantor, kalau dulu pas kerja di toko ya sering ketemu beliau,” tandas Listiani.

    Hamzah Sulaiman merupakan sosok kelahiran 7 Januari 1950.

    Ia merupakan anak bungsu dari pendiri grup Mirota yaitu Hendro Sutikno (Tan Kiem Tik) dan Tini Yunianti (Nyoo Tien Nio).

    Hamzah merupakan lulusan jurusan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta.

    Setelah lulus, dia lalu sempat bekerja sebagai pelayan di kapal pesiar pada tahun 1970 dan sempat bekerja di Amerika Serikat (AS).

    Namun, lantaran sang ayah sakit, Hamzah kembali ke Indonesia.

    Setiba di Yogyakarta, Hamzah lalu mengambil alih grup Mirota yang dikelola bersama saudara-saudaranya.

    Lantas, sekitar tahun 1976, dirinya mengembangkan usaha keluarganya itu dengan mendirikan toko batik bernama Mirota Batik.

    Namun, nasib malang menimpa bisnis Hamzah tersebut karena pada tahun 2004, toko batiknya tersebut terbakar.

    Tak patah arang, Hamzah membangun kembali toko batiknya tersebut dan mengganti nama menjadi Hamzah Batik.

    Kini, toko batiknya itu menjadi pusat oleh-oleh fesyen khas Yogyakarta yang menjadi destinasi wisatawan.

    Hamzah pun mengembangkan bisnisnya dengan mendirikan restoran bernama The House of Raminten pada tahun 2008.

    Dia memasukkan budaya Jawa dalam restorannya tersebut.

    Dikutip dari laman House of Raminten, nama Raminten ternyata diambil dari peran Hamzah dalam acara komedi situasi di salah satu stasiun televisi swasta lokal di Yogyakarta.

    Dalam acara komedi tersebut, dia berperan sebagai sosok perempuan Jawa yang lengkap dengan busana Jawa seperti berkebaya dan mengenakan konde.

    Hal itu dibuktikannya tidak hanya dari ornamen restorannya saja, tetapi lewat kuliner yang disajikan seperti nasi kucing.

    Bahkan, House of Raminten sudah menjadi ikon kuliner di Yogyakarta dan menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Pelajar tersebut.

    Dedikasinya melestarikan budaya Jawa melalui seni dan kuliner membuat Hamzah menerima gelar kehormatan dari Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X pada tahun 2014 lalu.

    Adapun gelar Hamzah adalah Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tanoyo Hamiji Nindyo.

    Gelar yang diraihnya ini juga sekaligus sebagai wujud pengangkatannya sebagai Abdi Dalem Kraton.

    Sebagian artikel telah tayang di Tribun Jogja dengan judul Pemilik Raminten Hamzah Sulaiman Tutup Usia, Sempat Sakit Gula dan Dirawat di Rumah Sakit”

    (Tribunnews.com/Yohanes Liestyo) (TribunJogja.com/Neti Istimewa Rukmana)

  • Daftar Lengkap Penerima Beritajatim Awards 2025, Apresiasi untuk Tokoh dan Lembaga Inspiratif di Berbagai Sektor

    Daftar Lengkap Penerima Beritajatim Awards 2025, Apresiasi untuk Tokoh dan Lembaga Inspiratif di Berbagai Sektor

    Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi berbagai pihak dalam membangun negeri, Beritajatim.com menyelenggarakan ajang penghargaan bergengsi bertajuk Beritajatim Awards 2025.

    Penghargaan ini diberikan kepada individu, institusi, maupun pelaku usaha yang dinilai berprestasi dan berdampak positif di berbagai sektor strategis seperti energi, industri, pangan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan demokrasi.

    Ajang penghargaan yang menjadi bagian dari rangkaian acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Beritajatim.com, ini digelar di Ball Room Hotel Whiz Luxe Spazio Surabaya pada Rabu, 23 April 2025.

    Acara ini semakin meriah karena dihadiri oleh berbagai tamu undangan, mulai dari tokoh-tokoh penting, pimpinan lembaga, insan pers, hingga pelaku usaha dari berbagai daerah di Jawa Timur.

    Pemimpin Umum Beritajatim.com, Dwi Eko Lokononto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang penghargaan ini merupakan bentuk komitmen media untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui peran media yang independen, kredibel, dan mendorong partisipasi publik.

    “Melalui Beritajatim Awards 2025, kami ingin memberikan apresiasi kepada mereka yang telah menjadi inspirasi dan motor penggerak pembangunan, baik di bidang energi, industri, maupun sektor lainnya yang relevan dengan kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

    Adapun berikut ini daftar lengkap penerima Beritajatim Awards 2025 sebagai berikut:

    SPECIAL AWARD

    Letnan Jenderal TNI (Purn.) A M Putranto, S.Sos – The Most Initiative and Inspiring Leader

    SEKTOR ENERGI

    1. SKK Migas Perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara, Anggono Mahendrawan – Regulator Pendukung Energi Berkelanjutan
    2. Husky Cnooc Madura Limited (HCML), Perwakilan HCML – Industri Migas Pendukung Daya Saing Jawa Timur.
    3. Regional IV Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Perwakilan Reg VI – Industri Migas Pendukung Daya Saing Jawa Timur.
    4. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Perwakilan Exxon – Industri Migas Pendukung Daya Saing Jawa Timur.
    5. PT Petrogas Jatim Utama (PJU), Bp. Achmad Fauzi, Komisaris PT Petrogas Jatim Utama (PJU) – BUMD Migas – Pendukung Daya Saing Jawa Timur.

    SEKTOR INDUSTRI

    1. PT Freeport Indonesia – Korporasi Penggerak Industri Nasional.
    2. PT. HM Sampoerna – Korporasi Pelopor dan Tulang Punggung Industri Rokok.
    3. PT Bumi Suksesindo Copper And Gold – Korporasi Penguat Sumber Daya Lokal.
    4. PT Industri Kereta Api Persero (PT INKA) – Korporasi Industri Strategis Menjangkau Dunia.
    5. PT Makmur Berkah Amanda Tbk (Developer Safe & Lock Sidoarjo) – Pemberdayaan Industri Halal.
    6. Bp. Dr. Nyono, S.T, M.T. (Kadishub Jatim) – Tokoh Penguat Inovasi Industri Transportasi.
    7. Pemerintah Kabupaten Kediri, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, S.H. – Tokoh Penguat Industri.
    8. Polres Pasuruan – Lembaga Pendukung Kemajuan Industri Pasuruan.
    9. PT Semen Imasco Asiatic (Semen Singa Merah) – Industri Penunjang Daya Saing Sektor Konstruksi.
    10. Sps Corporate – Perusahaan Manufaktur Berdaya Saing Global.
    11. ISTTS – Lembaga Pendidikan Pendukung Industri Digital

    PENGUAT DEMOKRASI

    1. Pemerintah Kota Kediri, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, SH, M.Kn. – Pemda Penguat Demokrasi.
    2. Pemerintah Kabupaten Ngawi, Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H. – Pemda Penggerak Ekonomi Masyarakat Melalui Pelayanan Masyarakat.
    3. Pemerintah Kabupaten Jember, Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc – Penggerak Keterbukaan Informasi dan Demokrasi.
    4. Johanes Dipa Widjaja – Pengacara Pendukung Kebebasan Demokrasi

    SEKTOR PANGAN;

    1. Fatimah Sandra Dewi (Anggota Karya Tani 2 Jember) – Tokoh Penggerak Petani Perempuan.
    2. Robby Mulyana (Founder Komunitas Ngawi Kreatif) – Tokoh Penggerak Pertanian Ramah Lingkungan.
    3. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, S.E. – Mewujudkan Pertanian Berbasis Digital.
    4. Pemerintah Kabupaten Lamongan, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA – Daerah Pendukung Sektor Pangan Jawa Timur.
    5. Pemerintah Kabupaten Blitar, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. – Penggerak Industri Peternakan Rakyat.

    PEMBERDAYAN EKONOMI

    1. Dr. M. Isa Anshori, ATD., MT (Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Jatim) – Tokoh Penguat Ekonomi Nelayan.
    2. Pemkab Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP – Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Pariwisata.
    3. Pemerintah Kota Mojokerto, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari – Pemberdayaan Ekonomi Berbasis UMKM.
    4. Koperasi Petani Produsen AgriBisnis (Binaan EMCL) – Pemberdayaan Ekonomi Berbasis AgriBisnis.
    5. Sutikno (Binaan Pertamina Field Sukowati) – Pemberdayaan Pertanian Organik.
    6. Anna Lutfie (Owner Republik Durian Farm Blitar) – Tokoh Penggerak Agro Eduwisata.
    7. Yusron Aminullah (Owner Dedurian Park) – Tokoh Penggerak Eco Eduwisata.

    Resepsi HUT ke-19 Beritajatim.com tidak akan terlaksana secara meriah tanpa keterlibatan sejumlah pihak, terutama para sponsor yang telah memberikan dukungan begitu besar. Untuk itu, Beritajatim.com menghaturkan ucapan terima kasih kepada:

    1. PT. Semen Imasco Asiatic
    2. Kominfo Jatim
    3. Bumi Suksesindo
    4. Pertamina EP Cepu JTB
    5. PT. Petrogas Jatim Utama
    6. Bank UMKM Jatim
    7. Bank Jatim
    8. ExxonMobil Cepu Limited
    9. Pertamina EP Sukowati Field
    10. Safe & Lock
    11. PT INKA (Persero)
    12. Djarum Foundation
    13. HM Sampoerna
    13. Pertamina EP Cepu Field
    15. PHE WMO
    16. PT Pelindo Multi Terminal
    17. HCML
    18. PHE TEJ
    19. Pertamina EP Poleng Field
    20. PT. Pelindo Marine Service
    21. PT. SIER
    22. PT. Gudang Garam
    23. Prima Energi Bawean
    24. Pertamina EP Cepu ADK
    25. Medco Sampang
    26. Medco Madura Offshore
    27. Saka Indonesia Pangkah Limited
    28. Kangean Energi Indonesia
    29. Petronas Carigali Ketapang
    30. Saka Energi Muriah Limited
    31. JIIPE
    32. Hayyu Clinic
    33. DPD Ivendo Jatim
    34. Flat Production
    35. Rokins
    36. Whize Luxe Spazio Hotel
    37. Java Paragon
    38. Fiesta / Charoen Pokphand
    39. LNK Krimer
    40. Jamoe Iboe
    41. Itikminton
    42. JatimPark
    43. DNY Skincare
    44. Bola Mas
    45. Esbeeyee
    46. Make Over
    47. Enkai
    48. Dishub Provinsi Jatim
    49. Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Jatim

    (fyi/ian)

  • Sutikno Terima Beritajatim Award 2025 Sebagai Tokoh Penggerak Pemberdayaan Petani Organik

    Sutikno Terima Beritajatim Award 2025 Sebagai Tokoh Penggerak Pemberdayaan Petani Organik

    Surabaya (beritajatim com) – PT Beritajatim Cyber Media, memberikan penghargaan kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Sutikno sebagai tokoh penggerak Pemberdayaan Petani Organik 2025.

    Penghargaan dengan katagori pemberdayaan ekonomi tersebut, diberikan dalam momentum Anniversary Ke-19 beritajatim.com di Ballroom Lt 16 Hotel Whiz Luxe Spazio Tower, Surabaya, Rabu (23/4/2025).

    “Pertanian yang kami tangani merupakan pertanian organik dan bebas kimia, sehingga hasil pertanian jadi lebih sehat, dan tentunya juga sehat untuk dikonsumsi,” kata Sutikno kepada beritajatim.com.

    Penerapan pertanian sistem organik relatif lebih meningkat dibanding pertanian konvensional. “Sebelum menerapkan pertanian organik, paling banyak kami biasa panen 2 ton per hektar. Namun dengan pertanian organik, kami mampu panen rata-rata 7 ton per hektar,” ungkapnya.

    “Peningkatan hasil panen ini pada akhirnya juga berimbas pada proses pemberdayaan di desa lain, selain di Desa Rahayu, akhirnya juga mulai dilaksanakan di desa lainnya di kecamatan Soko, Tuban. Di antaranya di Desa Sawahan,” imbuhnya.

    Tidak hanya dalam cakupan Kecamatan Soko, Tuban. Program yang dinamakan Prabu Kresna tersebut juga mulai meluas hingga salah satu desa di kabupaten Bojonegoro. “Jadi selain di Tuban, kami juga mulai menularkan program ini di Bojonegoro,” jelasnya.

    “Sementara untuk di Tuban, kami juga mulai menerapkan model pertanian organik untuk tanaman melon. Hal ini juga mulai menarik minat dari kalangan petani muda untuk menerapkan sistem serupa, sehingga hal ini menjadi salah satu kepuasan tersendiri bagi kami,” imbuhnya.

    Selain itu pihaknya berharap program Prabu Kresna yang digagasnya dapat menyebar luas di berbagai daerah lainnya. “Tentu kami berharap kedepan, semoga pemasaran semakin meluas, dan petani organik semakin banyak,” harapnya.

    “Sementara untuk produk yang kami hasilkan dari program ini kami beri nama Beras Antasena, kata Antasena ini ada artinya, yaitu Anggota Petani Sehat dan Sejahtera,” pungkas Sutikno.

    Untuk diketahui, pertanian organik tersebut merupakan salah satu program yang dilaksanakan PEP Sukowati Field, bagian dari Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, diluncurkan sejak bulan Mei 2023 untuk mendukung ketahanan pangan di desa. [pin/kun]

    Resepsi HUT ke-19 Beritajatim.com tidak akan terlaksana secara meriah tanpa keterlibatan sejumlah pihak, terutama para sponsor yang telah memberikan dukungan begitu besar. Untuk itu, Beritajatim.com menghaturkan ucapan terima kasih kepada:

    1. PT. Semen Imasco Asiatic
    2. Kominfo Jatim
    3. Bumi Suksesindo
    4. Pertamina EP Cepu JTB
    5. PT. Petrogas Jatim Utama
    6. Bank UMKM Jatim
    7. Bank Jatim
    8. ExxonMobil Cepu Limited
    9. Pertamina EP Sukowati Field
    10. Safe & Lock
    11. PT INKA (Persero)
    12. Djarum Foundation
    13. HM Sampoerna
    13. Pertamina EP Cepu Field
    15. PHE WMO
    16. PT Pelindo Multi Terminal
    17. HCML
    18. PHE TEJ
    19. Pertamina EP Poleng Field
    20. PT. Pelindo Marine Service
    21. PT. SIER
    22. PT. Gudang Garam
    23. Prima Energi Bawean
    24. Pertamina EP Cepu ADK
    25. Medco Sampang
    26. Medco Madura Offshore
    27. Saka Indonesia Pangkah Limited
    28. Kangean Energi Indonesia
    29. Petronas Carigali Ketapang
    30. Saka Energi Muriah Limited
    31. JIIPE
    32. Hayyu Clinic
    33. DPD Ivendo Jatim
    34. Flat Production
    35. Rokins
    36. Whize Luxe Spazio Hotel
    37. Java Paragon
    38. Fiesta / Charoen Pokphand
    39. LNK Krimer
    40. Jamoe Iboe
    41. Itikminton
    42. JatimPark
    43. DNY Skincare
    44. Bola Mas
    45. Esbeeyee
    46. Make Over
    47. Enkai
    48. Dishub Provinsi Jatim
    49. Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Jatim

  • Motor Dikendarai Ibu dan Anak Terjun ke Sungai Tenggor Jombang, Evakuasi Berlangsung Dramatis

    Motor Dikendarai Ibu dan Anak Terjun ke Sungai Tenggor Jombang, Evakuasi Berlangsung Dramatis

    Jombang (bertajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Selasa malam (22/4/2025) di Dusun Tenggor, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

    Dalam insiden ini, sebuah motor sport jenis Honda CBR menabrak bagian belakang motor matic Honda Vario yang dikendarai oleh Sri Utami (35) bersama anaknya Abdul Rohman Abas (6), warga Jerukwangi, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben.

    Diduga pengendara motor sport kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga menyebabkan tabrakan. “Kecelakaan diduga akibat pengendara Honda CBR, yakni FireL Sista Dwi Arfa (19) asal Grudo, Desa Madiopuro, Sumobito, yang berjalan dari arah selatan ke utara, kurang memperhatikan lalu lintas di depannya, sehingga menabrak bagian belakang motor Vario di depannya yang akan belok ke arah timur,” ujar Hari Sutikno, salah satu saksi mata.

    Akibat tabrakan tersebut, motor matic yang dikendarai Sri Utami terjun ke dasar Sungai Tenggor sedalam lima meter. Beruntung, pengendara dan penumpang sempat meloncat dari motornya sebelum jatuh ke sungai, sehingga nyawa mereka selamat. Namun, Sri Utami mengalami luka dan segera dilarikan ke Puskesmas Sumobito untuk mendapatkan perawatan medis.

    Proses evakuasi kendaraan yang jatuh ke sungai berlangsung dramatis. Warga sekitar bahu membahu melakukan pencarian dengan alat seadanya seperti tali tambang dan bambu. “Kami butuh delapan orang untuk menyelam dan menarik motor dari dasar sungai. Lokasinya cukup sulit, karena licin, dipenuhi ilalang, dan kemiringannya mencapai 70 derajat,” ujar Adit Tri Irmawan, salah satu warga yang ikut proses evakuasi.

    Setelah hampir dua jam pencarian, motor Vario akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi ke atas dengan cara ditarik menggunakan tali tambang oleh puluhan warga. Kondisi lokasi yang menantang, dengan kemiringan sekitar 70 derajat dan ketinggian delapan meter dari bibir sungai, membuat proses evakuasi berlangsung penuh perjuangan. [suf]

  • DPC PKB Bojonegoro Berduka, Anggota DPRD Bojonegoro Dyah Ratna Dewi Meninggal

    DPC PKB Bojonegoro Berduka, Anggota DPRD Bojonegoro Dyah Ratna Dewi Meninggal

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Dyah Ratna Dewi meninggal dunia. Perempuan berusia 45 tahun itu dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Bojonegoro, Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

    Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi PKB, Sutikno tidak menyangka atas kepergian rekan sejawatnya itu. Sebab, sebelumnya almarhumah masih aktif berkantor. Namun, sehari sebelum meninggal, dikabarkan bahwa Dyah Ratna Dewi tidak sadarkan diri usai salat magrib.

    “Beliau masih sehat-sehat saja kemarin, dan tidak pernah mengeluh kalau sedang sakit. Paling ya sakit umum seperti demam, dan lain sebagainya,” ujar anggota komisi C DPRD Bojonegoro Fraksi PKB itu.

    Sutikno menceritakan, setelah tidak sadarkan diri saat berada di rumahnya, yang ada di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, almarhumah sempat dilakukan perawatan di RSUD Sumberrejo kemudian dirujuk ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

    Perempuan yang juga memiliki pondok pesantren itu diduga kecapekan dan sakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    “Kecapekan mungkin. Tiba-tiba tidak sadarkan diri, terus dibawa ke RSUD Sumberrejo, lalu dirujuk ke RSUD dr Sosodoro,” tambah Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar.

    Sementara saat ini, jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Rencana, almarhumah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di area Pondok Pesantren Alhamdulillah, di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (20/04/2025) pukul 14.00 WIB.

    Diketahui, Dyah Ratna Dewi, merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro, dan saat ini merupakan Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, yang sekaligus merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Alhamdulillah, Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

    Dalam Pemilu 2024, Dyah Ratna Dewi merupakan calon legislatif (Caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nomor urut 2, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro 4, yang meliputi Kecamatan Bubulan, Gondang, Kedungadem, Sekar, Sugihwaras, dan Temayang.

    Dyah Ratna Dewi, ditetapkan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro periode 2024-2029 setelah dalam Pemilu 2024 memperoleh 8.709 suara.

    Sebelumnya, anggota DPRD Bojonegoro dari fraksi PKB Bojonegoro juga meninggal dunia. Anggota Komisi B DPRD dari Fraksi PKB Eny Soedarwati meninggal saat menjalankan ibadah umroh dan terlibat kecelakaan. Bus yang ditumpanginya kecelakaan hingga terbakar pada 21 Maret 2025 di Arab Saudi. Saat ini DPC PKB Bojonegoro sedang melakukan pembahasan internal untuk melakukan Pergantian Antarwaktu (PAW).

    Dalam proses PAW itu, Nafik Sahal berpotensi menggantikan Eny Soedarwati untuk duduk di kursi DPRD Bojonegoro. Dalam Pemilu 2024 lalu, Nafik Sahal mendapat perolehan 6.837 suara. Berada di urutan ketiga pada Dapil Bojonegoro 2. [lus/aje]

  • DPC PKB Bojonegoro Berduka, Anggota DPRD Bojonegoro Dyah Ratna Dewi Meninggal

    DPC PKB Bojonegoro Berduka, Anggota DPRD Bojonegoro Dyah Ratna Dewi Meninggal

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Dyah Ratna Dewi meninggal dunia. Perempuan berusia 45 tahun itu dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Bojonegoro, Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

    Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi PKB, Sutikno tidak menyangka atas kepergian rekan sejawatnya itu. Sebab, sebelumnya almarhumah masih aktif berkantor. Namun, sehari sebelum meninggal, dikabarkan bahwa Dyah Ratna Dewi tidak sadarkan diri usai salat magrib.

    “Beliau masih sehat-sehat saja kemarin, dan tidak pernah mengeluh kalau sedang sakit. Paling ya sakit umum seperti demam, dan lain sebagainya,” ujar anggota komisi C DPRD Bojonegoro Fraksi PKB itu.

    Sutikno menceritakan, setelah tidak sadarkan diri saat berada di rumahnya, yang ada di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, almarhumah sempat dilakukan perawatan di RSUD Sumberrejo kemudian dirujuk ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

    Perempuan yang juga memiliki pondok pesantren itu diduga kecapekan dan sakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    “Kecapekan mungkin. Tiba-tiba tidak sadarkan diri, terus dibawa ke RSUD Sumberrejo, lalu dirujuk ke RSUD dr Sosodoro,” tambah Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar.

    Sementara saat ini, jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Rencana, almarhumah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di area Pondok Pesantren Alhamdulillah, di Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (20/04/2025) pukul 14.00 WIB.

    Diketahui, Dyah Ratna Dewi, merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro, dan saat ini merupakan Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, yang sekaligus merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Alhamdulillah, Desa Geger, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

    Dalam Pemilu 2024, Dyah Ratna Dewi merupakan calon legislatif (Caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nomor urut 2, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro 4, yang meliputi Kecamatan Bubulan, Gondang, Kedungadem, Sekar, Sugihwaras, dan Temayang.

    Dyah Ratna Dewi, ditetapkan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro periode 2024-2029 setelah dalam Pemilu 2024 memperoleh 8.709 suara.

    Sebelumnya, anggota DPRD Bojonegoro dari fraksi PKB Bojonegoro juga meninggal dunia. Anggota Komisi B DPRD dari Fraksi PKB Eny Soedarwati meninggal saat menjalankan ibadah umroh dan terlibat kecelakaan. Bus yang ditumpanginya kecelakaan hingga terbakar pada 21 Maret 2025 di Arab Saudi. Saat ini DPC PKB Bojonegoro sedang melakukan pembahasan internal untuk melakukan Pergantian Antarwaktu (PAW).

    Dalam proses PAW itu, Nafik Sahal berpotensi menggantikan Eny Soedarwati untuk duduk di kursi DPRD Bojonegoro. Dalam Pemilu 2024 lalu, Nafik Sahal mendapat perolehan 6.837 suara. Berada di urutan ketiga pada Dapil Bojonegoro 2. [lus/aje]

  • TNI AL Hentikan Pembangunan Masjid, Warga Pasuruan Sudah 2 Kali Ajukan Izin
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Maret 2025

    TNI AL Hentikan Pembangunan Masjid, Warga Pasuruan Sudah 2 Kali Ajukan Izin Regional 28 Maret 2025

    TNI AL Hentikan Pembangunan Masjid, Warga Pasuruan Sudah 2 Kali Ajukan Izin
    Tim Redaksi
    PASURUAN, KOMPAS.com –
    Penghentian
    pembangunan Masjid Anwarul Falah
    di Tampungrandu, Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur oleh TNI Angkatan Laut (AL) memicu protes dari warga setempat.
    Meskipun warga telah mengajukan permohonan izin untuk pendirian masjid, hingga kini tidak ada tanggapan dari pihak
    TNI AL
    .
    Sementara itu, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) 3 Grati masih menunggu kebijakan dari Lantamal V Surabaya.
    “Sebenarnya warga sudah pernah mengajukan izin ke Puslatpur, tapi tidak ada jawaban,” ungkap Abdullah, seorang warga setempat, pada Jumat (28/03/2025).
    Abdullah, yang juga bertugas sebagai imam masjid tersebut, menjelaskan bahwa perwakilan warga telah dua kali mendatangi Markas Puslatpur 3 Grati Pasuruan untuk mengajukan izin, namun tidak mendapatkan respons.
    “Iya sudah dua kali ajukan izin seingat saya,” tambahnya.
    Sejak TNI AL memasang tanda larangan untuk melanjutkan pembangunan masjid, warga kini tidak dapat berbuat banyak.
    Mereka hanya bisa melaksanakan ibadah sholat dalam kondisi seadanya, mengingat pembangunan masjid baru mencapai 50 persen.
    Bagian atap masjid belum tertutup sepenuhnya, dan lantai masih berupa cor kasar.
    “Semoga ada solusi, pak. Biar kami bisa melanjutkan pembangunan tanpa ada rasa waswas,” harap Abdullah.
    Sebelumnya, pihak Puslatpur menjelaskan bahwa mereka telah menerima pengajuan
    izin pembangunan
    masjid dari warga, lengkap dengan nama-nama dan tanda tangan serta fotokopi KTP.
    “Iya pak, ini sudah kami terima proposalnya dari warga. Tapi kami belum bisa mengambil keputusan karena belum ada kebijakan dari Lantamal V Surabaya,” ujar Letda Mar. Sutikno.
    Sutikno juga menekankan bahwa larangan penggunaan atau pendirian bangunan di area Puslatpur tanpa izin Lantamal V Surabaya harus diperhatikan oleh warga.
    Oleh karena itu, Puslatpur 3 telah memasang tanda larangan di beberapa titik di sejumlah desa di Kecamatan Lekok.
    “Kami selalu mengingatkan warga agar memperhatikan peringatan itu,” harap Sutikno.
    Untuk diketahui, pembangunan Masjid Anwarul Falah dihentikan oleh TNI AL pada Kamis (27/03/2025) setelah pihak TNI memasang tanda larangan di bagian pilar depan masjid.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 10
                    
                        Klarifikasi TNI AL soal Penghentian Pembangunan Masjid Warga di Pasuruan
                        Surabaya

    10 Klarifikasi TNI AL soal Penghentian Pembangunan Masjid Warga di Pasuruan Surabaya

    Klarifikasi TNI AL soal Penghentian Pembangunan Masjid Warga di Pasuruan
    Editor
    PASURUAN, KOMPAS.com
    – TNI Angkatan Laut (AL) menyampaikan klarifikasi terkait penghentian pembangunan Masjid Anwarul Falah di Dusun Tampungrandu, Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten
    Pasuruan
    , Jawa Timur oleh pihaknya. 
    Penghentian ini dilakukan karena pembangunan tersebut belum mengantongi izin resmi dari pihak TNI AL. 
    Paur Pam Puslatpur 3 Grati, Letda. Mar. Sutikno menyampaikan bahwa lahan tempat masjid dibangun merupakan aset milik TNI AL.
    Oleh karena itu, segala bentuk pembangunan di lahan tersebut harus mendapatkan izin resmi dari Lantamal V Surabaya.
    “Warga dipersilakan beribadah di masjid itu, namun jangan meneruskan pembangunan hingga menunggu izin dari pimpinan kami di Lantamal V Surabaya,” ujar Sutikno kepada
    Kompas.com
    , Kamis (27/3/2025).
    Sutikno juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan di tingkat kecamatan.
    Menurut dia, warga sepakat untuk tidak melanjutkan pembangunan sebelum mendapatkan izin.
    Namun, kenyataannya di lapangan, pembangunan tetap berlanjut tanpa persetujuan resmi. Oleh karena itu, pihak TNI AL memasang tanda larangan di masjid. 
    Meski pembangunan dihentikan, warga tetap diperbolehkan menggunakan masjid tersebut untuk ibadah sehari-hari.
    Namun, TNI AL menegaskan bahwa pembangunan fisik harus menunggu keputusan dari Lantamal V Surabaya atau Mabes TNI.
    Untuk menyelesaikan permasalahan ini, pihak TNI AL menyarankan agar warga segera mengajukan permohonan resmi guna mendapatkan izin pembangunan.
    Pembangunan masjid ini sudah berlangsung selama satu tahun. Abdullah, salah seorang warga setempat, mengungkapkan rasa kecewanya atas tindakan TNI AL tersebut.
    “Ya saya kaget, tadi ada tiga orang TNI dari Puslatpur (Pusat Latihan Tempur) 3 Grati tanpa banyak bicara langsung memasang tanda itu dan meminta tidak meneruskan pembangunan masjid,” kata Abdullah kepada
    Kompas.com
    , Kamis (27/03/2025).
    Tanda larangan tersebut dipasang di pilar depan masjid. Pada
    banner
    berwarna kuning tersebut tertulis, “Tanah Milik TNI AL, bangunan ini berdiri di atas tanah milik TNI AL. Dilarang melanjutkan bangunan ini tanpa seizin dari Lantamal V Surabaya.”
    Setelah pemasangan tanda larangan, dua tukang yang tengah bekerja bersama warga akhirnya menghentikan aktivitas mereka.
    Meskipun demikian, warga tetap menggunakan masjid tersebut untuk melaksanakan ibadah. 
    “Tadi pesan TNI boleh digunakan beribadah, tapi tidak boleh meneruskan pembangunan. Padahal selama ini kami perlu masjid ini untuk sholat berjamaah,” ucap Abdullah.
    Menurutnya, selama proses pembangunan, masjid sudah digunakan warga untuk shalat berjemaah meski dalam kondisi seadanya.
    Sebelum masjid ini berdiri, warga harus menunaikan shalat Jumat di masjid desa sebelah, yakni Desa Pasinan.
    “Kami perlu masjid ini, kenapa kok dilarang meneruskan pembangunannya. Padahal di pinggir masjid ada lapangan yang juga menjadi fasilitas umum,” ujarnya.
    Secara fisik, kondisi masjid sudah mencapai 50 persen. Bagian atap telah terpasang, sedangkan lantainya masih berupa cor semen dan kubah belum dipasang.
    Meski belum rampung, masjid sudah difungsikan untuk shalat berjemaah oleh warga.
     
    SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Moh. Anas | Editor: Ihsanuddin)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.