Tag: Sutanto

  • PETAKA di Jumat Sore: Persib Mode Ngegas Bikin Arema Kalah Memalukan di Kandang, Tyronne Makin Ganas

    PETAKA di Jumat Sore: Persib Mode Ngegas Bikin Arema Kalah Memalukan di Kandang, Tyronne Makin Ganas

    TRIBUNJAKARTA.COM – Hasil akhir pertandingan Arema FC vs Persib Bandung di kompetisi Liga 1 pekan 20 baru saja berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan tim tamu.

    Pertandingan Arema FC vs Persib Bandung berlangsung di Stadion Soepriadi, Blitar, pada Jumat (24/1/2025) sore WIB.

    Laga ini berjalan seru dan menarik disaksikan, kedua tim sama-sama berjuang mencetak gol untuk bisa meraih kemenangan.

    Persib Bandung mapu tampil lebih ganas, dibuktikan dengan torehan tiga gol yang berhasil dicetak ke gawang Arema FC di depan suporter tim tuan rumah.

    Tiga gol kemenangan Persib Bandung diciptakan dua pemain asing yang dimiliki yakni Tyronne del Pino dan Gervane Kastaneer.

    Tyronne del Pino mencetak gol di menit ke-33 dan ke-67.

    Dua gol yang disumbangkan Tyronne del Pino di laga ini membuatnya kini duduk di puncak top skor bersama Gustavo Almeida.

    Keduanya sama-sama sudha mencetak 11 gol di Liga 1 2024/2025.

    Persija berharpa bisa menggunakan stadion yang ada di Jakarta saat menghadapi Persib dan Persebaya di Liga 1. Namun ada kendala yang membuat sulit main di Jakarta. Kini janji Gubenur terpilih Pram-Rano ditunggu apakah bisa mewujudkan Persija main di Jakarta?

    Sedangkan satu gol Persib lainnya dibuat oleh Gervane Kastaneer di menit ke-83.

    Arema FC sempat membuka asa lewat Charles Lokolingoy di menit ke-45’+2.

    Pada laga ini, pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi pemain berbeda.

    Sebab, sejumlah nama andalan yakni David da Silva, Dedi Kusnandar, Rachmat Irianto, Dimas Drajad, tak ada dalam skuad karena permasalahan cedera.

    Pelath Persib Bandung, Bojan Hodak (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

    11 pemain pertama ada Kevin Mendoza; Gustavo Franca, Nick Kuipers, Zalnando, Kakang Rudianto; Mateo Kocijan, Marc Klok (c); Adam Alis, Tyronne del Pino, Beckham Putra Nugraha; dan Ciro Aves.

    Laga ini pun menjadi spesial bagi Beckham Putra Nugraha yang mencatatkan penampilan ke-100 bersama Persib Bandung.

    Berkat kemenangan ini, Persib Bandung berhasil menjauh dari kejaran para pesaingnya. 

    Dengan hasil ini, Persib Bandung makin mantap memimpin klasemen Liga 1.

    Mereka berada di puncak klasemen dengan raihan 43 poin dari 20 pertandingan.

    Untuk Arema FC, mereka masih berjuang di papan tengah, tepatnya posisi ke-10, dengan raihan 28 poin.

    Hasil akhir Liga 1:

    Arema FC 1-3 Persib Bandung

    Gol: Charles Lokolingoy 45+1′ – Tyronne Del Pino 33′ dan 67′, Gervane Kastaneer 83′

    Kartu kuning: Thales Natanael Lira de Matos 64′ (Arema FC) – Ryan Kurnia 90+4′ (Persib Bandung)

    Gelandang serang Persib Bandung, Tyronne Del Pino dibayangi pemain Arema FC pada pertandingan pekan ke-20 Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Soepriadi Blitar, Jumat, 24 Januari 2025. (PERSIB.co.id/Barly Isham)

    Susunan Pemain Arema FC vs Persib Bandung

    Arema FC (4-5-1): 

    31-Lucas Frigeri; 19-Achmad Maulana, 87-Johan Alfarizi (96-Iksan 83′), 6-Sneyder Julian Guevara Munoz, 5-Thales Natanael Lira De Matos; 8-Arkhan Fikri, 27-Dedik Setiawan (Balinsa 73′), 32-Gildson Pablo De Oliveira Silva (94-Dalberto 72′), 30-Salim Akbar Tuharea (7-Hamzah 83′), 10- Wiliam Moreira Marcilio; 11-Charles Lokolingoy (24-Rafli 83′)

    Cadangan: 41-Dendy Santoso, 7-Hamzah Titofani, 72-Bayu Setiawan, 22-Dicki Agung Setiawan, 94-Dalberto Luan Belo, 23-Anwar Rifai, 96-Iksan Lestaluhu, 12-Rifad Marasabessy, 67-Shulton Fajar, 24-Muhammad Rafli, 13-Samuel Gideon Balinsa, 3-Bayu Aji

    Pelatih: Jose Manuel Gomes

    Persib Bandung (4-3-3):

    1-Kevin Mendoza; 4-Gustavo De Franca, 5-Kakang Rudianto, 2-Nick Kuipers, 27-Zalnando (Ryan 73′); 18-Adam Alis (Agung 87′), 23-Marc Klok, 17-Mateo Kocijan; 7-Beckham Putra, 77-Ciro Alves (Robi Darwis 87′), 10-Tyronne del Pino (Kastaneer 73′)

    Cadangan: 16-Achmad Jufriyanto, 14-Teja Paku Alam, 88-Ahmad Agung Setia Budi, 96-Ryan Kurnia, 27-Ferdiansyah, 99-Putra Shewa Sanggasi, 6-Robi Darwis, 8-Gervane Kastaneer, 12-Henhen Herdiana, 97-Edo Febriansah

    Pelatih: Bojan Hodak

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Pentingnya Integrasi AI dalam Bidang Marketing pada Ramadan

    Pentingnya Integrasi AI dalam Bidang Marketing pada Ramadan

    Jakarta: MMA Innovate Indonesia 2025 telah rampung digelar pada Rabu, 22 Januari 2025. Acara yang diinisiasi MMA Global Indonesia tersebut berjalan sukses setelah dihadiri lebih dari ribuan delegasi dari ekosistem marketing dan periklanan Indonesia.
     
    MMA Innovate Indonesia 2025 digelar di Park Hyatt Jakarta. Sejumlah pembahasan menarik pun muncul dalam acara yang digelar industri terkemuka di bidang marketing dan periklanan tersebut.
     
    Salah satu fokus pembahasannya adalah menyoroti bulan Ramadan sebagai jendela peluang penting bagi bisnis, jenama, dan organisasi. Dengan mengusung moto ‘Imagine the Future’ dan tema visioner ‘Illuminate Ramadan with AI Innovation & Brilliance’, acara ini mendefinisikan ulang standar industri dan melampaui semua ekspektasi baik dalam hal skala maupun dampaknya.

    Lebih dari 1.000 delegasi dari ekosistem marketing dan periklanan Indonesia hadir dalam MMA Innovate 2025. Konferensi & pameran tersebut menyatukan para pimpinan visioner di seluruh sektor marketing, teknologi, telekomunikasi, dan inovasi digital, yang mendorong dialog dinamis antara konferensi dan pameran ini mempertemukan para pemimpin visioner dari sektor pemasaran, teknologi, telekomunikasi, dan inovasi digital.
     
    Acara ini memfasilitasi diskusi dinamis antara eksekutif senior, pengambil keputusan, dan pemimpin pemikiran terkemuka, termasuk CMO, CTO, serta Kepala Divisi Brand, Pemasaran, Teknologi, Digital, dan Perencanaan. Para pemimpin pemikiran ini berasal dari berbagai merek, pemasar, agensi, perusahaan media, penerbit, perusahaan telekomunikasi, serta organisasi periklanan dan teknologi pemasaran dengan para inovator yang merancang masa depan tentang keterlibatan konsumen.
     
    Penyelenggaraan MMA Innovate Indonesia 2025 ini juga terbilang tepat karena digelar beberapa minggu sebelum bulan Ramadan. Mengingat, acara ini memberikan wawasan tepat waktu untuk memberdayakan para pimpinan menjelang musim komersial terpenting di negara ini, yang dirayakan oleh lebih dari 235 juta orang. 
     
    Melalui diskusi perintis tentang inovasi bertenaga AI dan arsitektur jenama strategis, MMA Innovate 2025 mengungkap wawasan penting tentang perilaku konsumen di bulan Ramadan yang terus berkembang, yang ditandai dengan lonjakan luar biasa dalam keterlibatan digital.
     
    Analisis komprehensif konferensi tentang perubahan dinamika konsumen telah mengubah secara mendasar cara organisasi terkemuka Indonesia menghadapi bulan Ramadan mendatang, yang benar-benar mewujudkan janjinya untuk ‘Menerangi Ramadan dengan Inovasi & Kecemerlangan AI’. Konvergensi inovasi media ritel dan wawasan perilaku konsumen yang disajikan di konferensi tersebut menetapkan peta jalan yang jelas bagi jenama untuk menjalin hubungan yang lebih dinamis dan menarik selama periode penting ini. 
     
     

     
    Pergeseran signifikan dalam prioritas pembeli telah diamati, dengan 72 persen konsumen global memandang bulan Ramadan sebagai periode utama untuk menemukan penawaran terbaik. Selain itu, 78 persen pembeli menyatakan keterbukaan untuk mencoba jenama baru selama periode ini. Temuan ini menyoroti semakin pentingnya strategi keterlibatan yang terarah dan inovatif untuk mewujudkan potensi transformatif di periode yang unik ini.
     
    Selain itu, penelitian mengungkapkan bahwa 96 persen konsumen Indonesia melaporkan peningkatan keyakinan pembelian setelah terlibat dengan konten video informatif, yang selanjutnya menekankan dampak mendalam dari strategi berbasis konten dalam membentuk keputusan konsumen. Studi ini mengungkapkan bahwa implementasi strategis konten video bertenaga AI dapat memberikan hasil bisnis yang terukur, mendorong peningkatan hingga 30 persen dalam hal niat pembelian langsung dan mendorong peningkatan 17 persen dalam kontribusi jenama jangka panjang.
     
    “Pergeseran perilaku konsumen selama bulan Ramadan menandai perubahan yang signifikan dalam hal cara jenama mendorong pertumbuhan,” kata Sutanto Hartono selaku Managing Director PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (Emtek), CEO SCM & Vidio, dan Chairperson of MMA Global Indonesia sejak 2024.
     
    Country Head dan Board Member of MMA Global Indonesia Shanti Tolani mengungkapkan jenama yang paling sukses adalah jenama yang menciptakan paradigma baru di mana kemajuan teknologi, khususnya peningkatan AI dan keaslian budaya hidup berdampingan selama bulan Ramadan. Ini bukan sekadar tentang penerapan teknologi baru, ini tentang menata ulang secara mendasar cara kita terhubung dengan konsumen seraya menghormati aspek sakral dari periode ini.
     
    “Kedalaman keahlian yang dibagikan oleh para pimpinan pemikiran dan pakar kami yang dipadukan dengan keterlibatan dinamis dari para delegasi, memvalidasi pendekatan canggih industri kami terhadap inovasi sekaligus memperdalam pemahaman kami tentang kebutuhan konsumen,” kata Shanti.
     
    MMA Innovate Indonesia 2025 yang pertama berdiri sebagai katalisator yang menentukan bagi transformasi pasar, yang memberikan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk penciptaan nilai selama kesempatan komersial penting di bulan Ramadan. 
     
    Wadah revolusioner ini telah menguraikan kompleksitas integrasi AI dalam perdagangan budaya, membangun jalur yang jelas menuju keunggulan organisasi. Konvergensi kepemimpinan pemikiran dan inovasi teknologi yang disaksikan di pertemuan puncak ini akan membentuk kembali cara bisnis mendekati bulan komersial paling penting di Indonesia.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • KPK Periksa Eks Terpidana Andi Narogong di Kasus Korupsi e-KTP – Halaman all

    KPK Periksa Eks Terpidana Andi Narogong di Kasus Korupsi e-KTP – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Andi Agustinus atau Andi Narogong sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP Elektronik/e-KTP).

    Andi Narogong diketahui merupakan mantan terpidana dalam perkara mega korupsi tersebut.

    “Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi RI,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto dalam keterangannya, Kamis (23/1/2025).

    Untuk diketahui, vonis Andi Narogong dalam kasus e-KTP terus bertambah mulai dari tingkat pertama hingga kasasi.

    Awalnya, Andi divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek e-KTP. 

    Andi juga dihukum membayar uang pengganti 2,5 juta dolar Amerika Serikat (AS) dan Rp1,186 miliar.

    “Menyatakan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar hakim ketua Jhon Halasan saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).

    Dalam pertimbangan, hakim menyatakan Andi Narogong bersama pihak lain mengarahkan perusahaan tertentu, dalam hal ini Konsorsium PNRI, sebagai pemenang lelang proyek e-KTP. 

    Hakim mengatakan ada duit 2,5 juta dolar AS dan Rp1,186 miliar yang diterima Andi atas kontribusi mengatur dan memenangkan Konsorsium PNRI.

    Perbuatan tersebut, sambung hakim, merupakan tindakan tidak etis. 

    Perbuatan tersebut melawan hukum pekerjaan barang dan jasa dan persaingan tidak sehat. 

    Penyimpangan pengadaan e-KTP menurut hakim membuat mutu berkurang dan harga di luar kewajaran. 

    Menurut hakim, persekongkolan rekan dan penyedia barang merupakan perbuatan melawan hukum.

    Saat vonis pertama ini Andi mendapatkan status justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan KPK. 

    Ketika itu, Andi merupakan terdakwa ketiga yang telah divonis dalam kasus e-KTP.

    Hukuman Andi kemudian diperberat di tingkat banding. 

    Hakim memutuskan Andi dihukum 11 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. 

    Selain itu, Andi diwajibkan mengembalikan kerugian negara 2,5 juta dolar AS dan Rp1,1 miliar. 

    Status justice collaborator Andi juga dianulir di tingkat banding.

    “Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong dengan pidana penjara selama 11 tahun dan denda Rp1 miliar,” demikian lansir website Mahkamah Agung.

    Pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong memberikan kesaksian pada sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/1/2018). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterang saksi dari Andi Narogong, Made Oka Masagung, Mirwan Amir, Charles Sutanto Ekapraja dan Aditya Suroso yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK. Warta Kota/henry lopulalan (Warta Kota/henry lopulalan)

    Terakhir, Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan oleh Andi. 

    Hukuman Andi juga bertambah menjadi 13 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. 

    Dia juga dihukum membayar uang pengganti 2,5 juta dolar AS dan Rp1,186 miliar diperhitungkan dengan pengembalian sebesar 350 ribu dolar AS dengan kurs dolar AS sesuai waktu uang diperoleh.

     

  • Vidio Tingkatkan Pengalaman Pengguna dan Dongkrak Performa Bisnis dengan AI – Page 3

    Vidio Tingkatkan Pengalaman Pengguna dan Dongkrak Performa Bisnis dengan AI – Page 3

    Untuk diketahui, MMA Innovate Indonesia 2025 resmi digelar di Hotel Park Hyatt, Jakarta. Adapun dalam pembahasan tahun ini, potensi transformasi AI dan teknologi sedang berkembang untuk kampanye Ramadan di 2025 menjadi sorotan.

    Dalam pembukaannya, Chairman MMA Global Indonesia, Sutanto Hartono menyebut, berdasarkan catatan dari tahun ke tahun, aktivitas konsumsi konten diketahui mengalami lonjakan sekitar 15 persen hingga 20 persen selama Ramadan.

     “Di platform digital, jumlah itu juga hampir sama. Orang-orang menghabiskan waktu lebih banyak 15 persen hingga 20 persen untuk mengonsumsi konten di platform digital,” tutur Sutanto saat MMA Innovate Indonesia di Jakarta, Rabu (22/1/2025).

    Selain itu, di masa ini pula, konsumen biasanya lebih banyak menghabiskan uangnya. Dari data terkini, menurut Sutanto, barang-barang konsumsi terutama kebutuhan pribadi mengalami lonjakan sekitar 30 hingga 40 persen selama Ramadan.

    “Jadi, ini juga tergambarkan dalam pengeluaran iklan. Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk belanja iklan,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Managing Director Emtek tersebut.

    Untuk itu, ia menuturkan, Ramadhan merupakan bulan yang sangat penting bagi pemasar memastikan produk dan layanan mereka menonjol dibandingkan pesaing.

    Selain Ramadan, topik lain yang tidak kalah penting dalam event MMA kali ini adalah soal adalah adopsi AI. Menurut Sutanto, tantangan lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah cara adopsi AI yang lebih agresif di tahun ini.

  • Sumber Protein untuk Pertumbuhan Anak Optimal Selain Susu

    Sumber Protein untuk Pertumbuhan Anak Optimal Selain Susu

    JAKARTA – Protein merupakan salah satu nutrisi esensial bagi tubuh yang memiliki banyak sumber, baik dari hewani maupun nabati. Selain susu, yang sering dianggap sebagai sumber protein utama, ada banyak alternatif lain seperti telur, ikan, daging ayam, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

    Semua ini dapat menjadi pilihan yang bervariasi untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dengan optimal. Ahli gizi Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS. SpGK (K) menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap keberagaman sumber protein yang bisa dimanfaatkan.

    “Susu sering dianggap sebagai sumber protein utama. Kenyataannya, ada banyak alternatif lain yang sama baiknya,” jelasnya seperti dikutip ANTARA.

    Dr. Lucy, sapaan akrabnya, menekankan bahwa protein memiliki peran krusial dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan otot, serta memperkuat sistem imun anak.

    Ia menjelaskan susu memang merupakan sumber protein yang mudah dikonsumsi dan memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Namun, ia juga mengingatkan protein dapat diperoleh dari berbagai bahan makanan lain yang tak kalah bernutrisi.

    Misalnya, ikan selain kaya protein juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak. Sementara itu, kacang-kacangan tidak hanya mengandung protein tetapi juga serat yang mendukung kesehatan pencernaan. “Kebutuhan anak akan protein dapat terpenuhi dengan mengkombinasikan berbagai sumber makanan ini,” jelasnya.

    Lucy menambahkan, variasi dalam sumber protein penting untuk memastikan anak mendapatkan berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya. “Masing-masing bahan makanan memiliki manfaat yang unik. Dengan kombinasi yang tepat, anak akan memperoleh zat gizi secara menyeluruh,” katanya.

    Dalam konteks program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sumber protein juga dapat disesuaikan dengan potensi lokal. Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Philips Jusario Vermonte, menjelaskan di wilayah yang bukan merupakan sentra sapi, susu dapat digantikan dengan sumber protein lain, seperti telur atau ikan, tanpa mengurangi nilai gizinya.

    Menurut Philips, penggantian ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari ahli gizi dan Badan Gizi Nasional (BGN), yang memastikan semua menu tetap memenuhi standar kecukupan gizi.

    Pengelolaan menu tersebut diawasi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi dengan baik.

    Dr. Lucy mengingatkan pemilihan makanan harus disesuaikan dengan kebutuhan individu. “Jumlah dan jenis sumber protein perlu diperhatikan agar anak tidak hanya sehat, tetapi juga tumbuh dengan optimal,” tutupnya.

  • MMA Innovate Indonesia 2025: Tren AI untuk Efisiensi Kampanye Ramadan di Indonesia – Page 3

    MMA Innovate Indonesia 2025: Tren AI untuk Efisiensi Kampanye Ramadan di Indonesia – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – MMA Innovate Indonesia 2025 resmi digelar di Hotel Park Hyatt, Jakarta. Adapun dalam pembahasan tahun ini, potensi transformasi AI dan teknologi sedang berkembang untuk kampanye Ramadan di 2025 menjadi sorotan.

    Dalam pembukaannya, Chairman MMA Global Indonesia, Sutanto Hartono menyebut, berdasarkan catatan dari tahun ke tahun, aktivitas konsumsi konten diketahui mengalami lonjakan sekitar 15 persen hingga 20 persen selama Ramadan.

    “Di platform digital, jumlah itu juga hampir sama. Orang-orang menghabiskan waktu lebih banyak 15 persen hingga 20 persen untuk mengonsumsi konten di platform digital,” tutur Sutanto saat MMA Innovate Indonesia di Jakarta, Rabu (22/1/2025).

    Selain itu, di masa ini pula, konsumen biasanya lebih banyak menghabiskan uangnya. Dari data terkini, menurut Sutanto, barang-barang konsumsi terutama kebutuhan pribadi mengalami lonjakan sekitar 30 hingga 40 persen selama Ramadan.

    “Jadi, ini juga tergambarkan dalam pengeluaran iklan. Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk belanja iklan,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Managing Director Emtek tersebut.

    Untuk itu, ia menuturkan, Ramadhan merupakan bulan yang sangat penting bagi pemasar memastikan produk dan layanan mereka menonjol dibandingkan pesaing.

    Selain Ramadan, topik lain yang tidak kalah penting dalam event MMA kali ini adalah soal adalah adopsi AI. Menurut Sutanto, tantangan lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah cara adopsi AI yang lebih agresif di tahun ini.

     

  • Komdigi Bakal Evaluasi Pejabat Secara Berkala Respons Keluhan Netizen Soal Buzzer – Halaman all

    Komdigi Bakal Evaluasi Pejabat Secara Berkala Respons Keluhan Netizen Soal Buzzer – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komdigi, Fifi Aleyda Yahya merespons keluhan masyarakat (netizen) terkait pengangkatan pejabat yang baru.

    Pejabat yang baru dilantik dan menjadi sorotan publik yakni Stafsus Bidang Strategis Komunikasi, Rudi Sutanto disebut sebagai pendengung (buzzer).

    Menurutnya, para pejabat yang dilantik tersebut pun akan selalu dievaluasi kerja dan kinerjanya secara berkala.

    Evaluasi bahkan akan langsung dilakukan oleh Menkomdigi Meutya Hafid.

    “Kami sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas kepeduliannya terhadap Kemkomdigi. Kami optimistis bisa mengemban tugas lebih baik di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks,” ujarnya dalam keterangan, Senin (20/1/2025).

    “Seluruh pejabat yang dilantik telah menandatangani pakta integritas sebelum melaksanakan tugasnya. Harapannya, para pejabat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan arahan Menkomdigi serta Asta-Cita Presiden Prabowo Subianto,” lanjut Fifi.

    Berbagai upaya tersebut merupakan bentuk upaya Kemkomdigi menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel.

    “Presiden Prabowo sudah mengamanatkan agar tercipta pemerintahan bersih dan bebas dari penyimpangan,” jelasnya.

    Menurut Fifi, perhatian masyarakat terhadap Kemkomdigi sangat besar karena lembaga tersebut adalah motor penggerak transformasi digital di Indonesia.

    “Tentu masukan dari masyarakat, baik saran maupun kritik akan selalu kami nantikan. Karena pengawasan yang baik harus dilakukan bersama,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid melantik jajaran pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama baru dalam sebuah upacara resmi pada Senin (13/1/2025).

    Di antaranya, tiga staf khusus menteri yang baru ditunjuk adalah Stafsus Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Rahmat Shah; Stafsus Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Strategis, Aida Rezalina; dan Stafsus Bidang Strategis Komunikasi Rudi Sutanto.

    Netizen ramai-ramai menilai bahwa Rudi merupakan pendengung atau buzzer.

    Meutya mengatakan pihaknya tidak tahu Rudy Sutanto merupakan pemilik akun Rudi Valinka.

    Apalagi, dia juga tidak pernah bermain sosial media X.

    “Saya enggak tahu, saya juga enggak terlalu main Twitter (X),” ujar Meutya di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/1/2025).

    Meutya mengaku pihaknya juga tidak mengenal secara pribadi dengan Rudi Sutanto.

    Dia juga enggan berspekulasi mengenai sosok pejabat baru Komdigi tersebut.

    “Jadi saya tidak tidak mau berspekulasi mengenai apa siapa Rudy Sutanto,” jelasnya.

    Hanya saja, kata Meutya, pihaknya sudah membaca Curriculum Vitae (CV) dari Rudi Sutanto.

    Dia menyatakan yang bersangkutan memiliki rekam jejak yang mumpuni menjadi pejabat Komdigi.

    “Dari CV yang kami terima beliau memang juga adalah strategi komunikasi dan jadi juga mewarnai di Kementerian ini. Karena secara Kementerian juga ini enggak cuma digital tapi juga di bidang komunikasi,” pungkasnya.

  • Rudi Valinka Tanggapi Hujat Netizen: Sudah Selesai Belum?

    Rudi Valinka Tanggapi Hujat Netizen: Sudah Selesai Belum?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Rudi Sutanto, yang lebih dikenal dengan nama Rudi Valinka, akhirnya angkat bicara setelah menjadi sorotan netizen dan pegiat media sosial.

    Dalam sebuah pernyataan singkat, Rudi menyampaikan rasa terima kasihnya, meski disertai sindiran terhadap berbagai kritik dan hujatan yang diterimanya.

    “Terima kasih atas ucapan dan bulllyan,” ujar Rudi dalam keterangannya di X @kurawa (18/1/2025).

    Rudi, yang memperkenalkan dirinya sebagai mahasiswa semester 1 di jurusa yang disebutnya dengan istilah CorComm.

    “Sudah selesai belum? Tertanda Mahasiswa semester 1 CorComm,” cetusnya.

    Rudi juga menegaskan niatnya untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Mematahkan asumsi yang telah digiring netizen belakangan ini.

    “Kita buktikan pengabdian buat bangsa semoga menghasilkan sesuatu yang berguna buat warga,” tandasnya.

    Pengangkatan Rudi Valenka sebagai Staf Khusus di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menuai berbagai reaksi, terutama di media sosial.

    Monica, seorang pengguna X dengan akun @NenkMonica, mengkritik langkah pemerintah tersebut dan menyebut Rudi sebagai “Ahli Hujat Menghujat.”

    Monica menilai bahwa pengangkatan ini seolah memberikan pesan yang tidak baik kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

    “Pengangkatan ahli hujat Menghujat ini seolah memberi pesan kepada anak bangsa bahwa jika ingin menjadi Pejabat Negara jadilah penghujat yang radikal dan brutal,’” tulisnya (15/1/2025).

    Cuitan Monica tersebut disertai tangkapan layar jejak digital Rudi Valenka yang dinilai kontroversial.

  • Ini Alasan Gilbert Agius Sebut Derby PSIS Semarang vs Persis Solo akan Jadi Laga Berbahaya

    Ini Alasan Gilbert Agius Sebut Derby PSIS Semarang vs Persis Solo akan Jadi Laga Berbahaya

    TRIBUNJATENG.COM – Pertandingan adu gengsi antara PSIS Semarang menghadapi Persis Solo bakal tersaji dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Jatidiri Semarang, Senin (20/1/2025) malam.

    Baik PSIS maupun Persis Solo sama-sama membidik poin penuh dalam laga ini untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.

    Di atas kertas, PSIS lebih diuntungkan karena akan tampil sebagai tuan rumah. Di papan klasemen, posisi PSIS juga lebih baik dari Persis.

    Tim Mahesa Jenar menempati posisi 14 klasemen sementara. Sedangkan Persis Solo menempati urutan terbawah klasemen, yakni di posisi 18.

    Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengatakan, ia menyiapkan sebaik mungkin laga jelang menghadapi Persis Solo.

    Jelang menghadapi Persis, tim Mahesa Jenar dalam tren yang kurang bagus.

    Pasalnya empat laga terakhir, tim kebanggan masyarakat Kota Semarang itu gagal meraih satupun kemenangan. Bahkan hanya meraup satu poin.

    PSIS wajib memenangkan pertandingan agar bisa terus merangkak di papan klasemen.

    Posisi PSIS di papan klasemen saat ini ada di urutan 14 dengan koleksi 18 poin.

    Namun, situasi yang sama sebenarnya juga tengah dialami calon lawan, Persis Solo.

    Laskar Sambernyawa juga masih paceklik kemenangan dalam sepuluh laga terakhir.

    Posisi Persis Solo saat ini ada di urutan terbawah klasemen sementara dengan koleksi sepuluh poin.

    Jelang laga, ia menyebut persiapan timnya juga berjalan dengan baik.

    “Persiapan tim berjalan bagus. Senang bisa main di Jatidiri lagi. Kami siap untuk laga besok,” ujar Gilbert dalam jumpa pers, Minggu (19/1/2025) petang.

    “Persis Solo dalam situasi yang sama seperti kita. Mereka sulit menang, kita juga demikian. Ini berbahaya karena ini laga derby. Dalam laga derby semua tim pasti akan memberikan lebih dari seratus persen,” kata Gilbert Agius.

    “Pasti kedua tim akan mencoba memenangkan pertandingan. Pasti pertandingan juga akan lebih ketat,” imbuhnya.

    Pada pertemuan putaran pertama, PSIS sukses mengalahkan Persis dengan skor 1-0.

    Adapun pada pertemuan kedua musim ini, PSIS dipastikan tak dapat diperkuat salah satu strikernya yakni Evandro Brandao.

    Evandro sebelumnya mendapatkan kartu merah di laga verus Persita sehingga dipastikan absen lawan Persis Solo.

    “Evandro absen, kita harus siapkan nama lain,” katanya.

    Disisi lain, faktor emosional jadi bahan evaluasi tersendiri bagi PSIS. Hal ini karena pada musim ini PSIS cukup akrab dengan kartu merah.

    Beberapa pemain PSIS sebelumnya juga pernah dihukum kartu merah langsung seperti Riyan Ardiansyah, Fernandinho, Adi Satryo, dan Ruxi.

    Gilbert menyebut ia sebetulnya selalu mengingatkan pemain untuk menjaga atau mengontrol emosi. Namun terkadang tensi pertandingan yang tinggi membuat emosi para pemain lepas kendali.

    “Saya bicara di setiap pertandingan bahwa kita harus kontrol emosi tapi dalam sepakbola orang-orang yang tidak pernah bermain pasti tidak akan pernah mengerti. Kadang emosi sangat tinggi. Kita perlu mengontrol emosi. Tentu sulit jika kita hanya bermain dengan sepuluh orang. Kita harus mengontrol lebih soal emosi,” tandasnya

    Sementara itu, Pelatih Persis, Ong Kim Swee berharap, target tiga poin di kandang PSIS dapat terealisasi.

    “Tentu bermain di tempat sendiri mereka mempunyai keuntungan sendiri. Tapi seperti yang saya katakan, persis juga harus mendapatkan hasil yang positif terlebih lagi ini Derby antara Persis dan juga Semarang. Dan saya berharap besok kita mampu mencapai keputusan yang kita inginkan,” kata Ong Kim Swee.

    Dari segi persiapan, pelatih asal Malaysia tersebut juga mengatakan berjalan cukup bagus sejauh ini. Beberapa pemain Persis seperti Ramadhan Sananta dan Sutanto Tan juga dikabarkan sudah bisa kembali memperkuat tim Laskar Samber Nyawa.

    Ada pula pemain baru Persis yakni John Cley yang diharapkan sudah bisa tampil melawan PSIS.

    “Persiapan lebih rapi yang kita lakukan terutama selepas perlawanan yang lalu. Dan kita berlatih dengan satu pemain yang baru bersama kita, Joan. Saya harap di pertandingan besok bisa memberikan atau membantu supaya hasil kita lebih positif,” kata Ong Kim Swee.

    Eks pelatih Timnas Malaysia U-23 tersebut menambahkan, Persis wajib memburu tiga poin demi ambisi keluar dari zona degradasi pada putaran kedua ini.

    “Di pertandingan besok kita tidak boleh lagi kehilangan poin, walaupun kita main di tempat lawan kita harus mendapatkan keputusan keputusan untuk memasukkan kita keluar dari strata terbawah,” katanya. (*)

  • Derby Jateng Senin Malam di Stadion Jatidiri, PSIS Semarang Vs Persis Solo Jadi Ajang Adu Gengsi

    Derby Jateng Senin Malam di Stadion Jatidiri, PSIS Semarang Vs Persis Solo Jadi Ajang Adu Gengsi

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pertandingan adu gengsi antara PSIS Semarang dan Persis Solo bakal tersaji dalam laga pekan ke-19 Liga 1 2024-2025 di Stadion Jatidiri Semarang, Senin (20/1/2025) malam.

    Baik PSIS Semarang maupun Persis Solo sama-sama membidik poin penuh dalam laga ini untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.

    Di atas kertas, PSIS Semarang lebih diuntungkan karena akan tampil sebagai tuan rumah.

    Di papan klasemen, posisi PSIS juga lebih baik dari Persis Solo.

    Tim Mahesa Jenar menempati posisi 14 klasemen sementara.

    Sedangkan Persis Solo menempati urutan terbawah klasemen, yakni di posisi 18.

    Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mengatakan, dia menyiapkan sebaik mungkin laga jelang menghadapi Persis Solo.

    Jelang menghadapi Persis Solo, tim Mahesa Jenar dalam tren yang kurang bagus.

    Pasalnya, empat laga terakhir tim kebanggan masyarakat Kota Semarang itu gagal meraih satupun kemenangan.

    Bahkan hanya meraup satu poin.

    PSIS Semarang wajib memenangkan pertandingan agar bisa terus merangkak di papan klasemen.

    Posisi PSIS di papan klasemen saat ini ada di urutan 14 dengan koleksi 18 poin.

    Namun, situasi yang sama sebenarnya juga tengah dialami calon lawan, Persis Solo.

    Laskar Sambernyawa juga masih paceklik kemenangan dalam sepuluh laga terakhir.

    Posisi Persis Solo saat ini ada di urutan terbawah klasemen sementara dengan koleksi sepuluh poin.

    Jelang laga, dia menyebut persiapan timnya juga berjalan baik.

    Penyerang PSIS Semarang Gustavo Souza dalam latihan bersama timnya di Lapangan Wisesa Mranggen, Demak, Rabu (15/1/2025). (TRIBUNJATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA)

    “Persiapan tim berjalan bagus.”

    “Senang bisa main di Jatidiri lagi.”

    “Kami siap untuk laga tersebut,” ujar Gilbert Agius, Minggu (19/1/2025) petang.

    “Persis Solo dalam situasi yang sama seperti kami.”

    “Mereka sulit menang, juga demikian kami.”

    “Ini berbahaya karena ini laga derby.”

    “Dalam laga derby semua tim pasti akan memberikan lebih dari seratus persen,” kata Gilbert Agius.

    “Pasti kedua tim akan mencoba memenangkan pertandingan.”

    “Pasti pertandingan juga akan lebih ketat,” imbuhnya.

    Pada pertemuan putaran pertama, PSIS Semarang sukses mengalahkan Persis Solo dengan skor 1-0.

    Adapun pada pertemuan kedua musim ini, PSIS Semarang dipastikan tak dapat diperkuat salah satu strikernya yakni Evandro Brandao.

    Evandro Brandao sebelumnya mendapatkan kartu merah di laga melawan Persita Tangerang, sehingga dipastikan absen lawan Persis Solo.

    “Evandro absen, harus siapkan nama lain,” katanya.

    Di sisi lain, faktor emosional jadi bahan evaluasi tersendiri bagi PSIS Semarang.

    Hal ini karena pada musim ini PSIS Semarang cukup akrab dengan kartu merah.

    Beberapa pemain PSIS Semarang sebelumnya juga pernah dihukum kartu merah langsung seperti Riyan Ardiansyah, Fernandinho, Adi Satryo, dan Ruxi.

    Gilbert Agius menyebut, sebetulnya dia selalu mengingatkan pemain untuk menjaga atau mengontrol emosi.

    Namun terkadang tensi pertandingan yang tinggi membuat emosi para pemain lepas kendali.

    “Saya bicara di setiap pertandingan bahwa harus kontrol emosi, tapi dalam sepakbola orang-orang yang tidak pernah bermain pasti tidak akan pernah mengerti.”

    “Kadang emosi sangat tinggi.”

    “Kami perlu mengontrol emosi.”

    “Tentu sulit jika hanya bermain dengan sepuluh orang.”

    “Kami harus mengontrol lebih soal emosi,” tandasnya

    Sementara itu, Pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee berharap, target tiga poin di kandang PSIS Semarang dapat terealisasi.

    “Tentu bermain di tempat sendiri mereka mempunyai keuntungan sendiri.”

    “Tapi seperti yang saya katakan, Persis Solo juga harus mendapatkan hasil yang positif terlebih lagi ini derby antara Persis Solo dan Semarang.”

    “Dan saya berharap mampu mencapai keputusan yang diinginkan,” kata Ong Kim Swee.

    Dari segi persiapan, pelatih asal Malaysia tersebut juga mengatakan berjalan cukup bagus sejauh ini.

    Beberapa pemain Persis seperti Ramadhan Sananta dan Sutanto Tan juga dikabarkan sudah bisa kembali memperkuat tim Laskar Sambernyawa.

    Ada pula pemain baru Persis Solo yakni John Cley yang diharapkan sudah bisa tampil melawan PSIS Solo.

    “Persiapan lebih rapi yang kami lakukan terutama selepas perlawanan yang lalu.”

    “Dan kami berlatih dengan satu pemain yang baru bersama, Joan.”

    “Saya harap di pertandingan itu bisa memberikan atau membantu supaya hasil lebih positif,” kata Ong Kim Swee.

    Eks pelatih Timnas Malaysia U-23 tersebut menambahkan, Persis Solo wajib memburu tiga poin demi ambisi keluar dari zona degradasi pada putaran kedua ini.

    “Di pertandingan itu, kami tidak boleh lagi kehilangan poin.”

    “Walaupun main di tempat lawan, harus mendapatkan keputusan untuk memasukkan, keluar dari strata terbawah,” katanya. (*)