Tag: Sutanto

  • 16 Napi Koruptor Dapat Remisi, Ahmad Fathanah hingga Eks Timses Jokowi

    16 Napi Koruptor Dapat Remisi, Ahmad Fathanah hingga Eks Timses Jokowi

    GELORA.CO – Sejumlah narapidana kasus korupsi mendapatkan remisi pada momen HUT ke-80 RI, 17 Agustus 2025. Rinciannya, 16 narapidana menerima remisi umum yang diberikan setiap tahun 17 Agustus, sementara 20 narapidana memperoleh remisi dasawarsa yang diberikan setiap 10 tahun pada peringatan kemerdekaan.

    Salah satu yang mendapat sorotan publik adalah Ahmad Fathanah atau dikenal juga sebagai Olong Achmad Fadli Luran. Ia memperoleh total remisi delapan bulan, terdiri dari remisi umum lima bulan dan remisi dasawarsa tiga bulan. Ahmad Fathanah merupakan terpidana kasus suap impor daging di Kementerian Pertanian.

    “Data narapidana yang menarik perhatian publik yang mendapatkan remisi, Ahmad Fathanah Bin Fadeli Luran,” kata Kalapas Salemba, Mohamad Fadil, dalam siaran pers yang dikutip Senin (18/8/2025).

    Selain Ahmad Fathanah, narapidana kasus korupsi lain yang mendapat remisi adalah Edward Seky Soeryadjaya. Edward, yang terjerat kasus korupsi di Asabri, memperoleh total remisi delapan bulan, terdiri dari remisi umum lima bulan dan remisi dasawarsa tiga bulan.

    Berikutnya, Windu Aji Sutanto, petinggi PT Lawu Agung Mining sekaligus mantan Ketua Relawan Jokowi di Jawa Tengah. Ia terjerat kasus korupsi pertambangan ore nikel di Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Windu mendapatkan remisi enam bulan, dengan rincian remisi umum tiga bulan dan remisi dasawarsa tiga bulan. Dalam kasus yang sama, Direktur PT Lawu Agung Mining, Ofan Sofwan, hanya memperoleh remisi dasawarsa tiga bulan karena tidak lolos dalam usulan perbaikan remisi umum.

    Narapidana lain adalah Ervan Fajar Mandala, mantan Direktur PT RIM, manajer investasi yang terjerat kasus korupsi di PT Askrindo Jakarta. Ia memperoleh remisi delapan bulan, terdiri dari remisi umum lima bulan dan remisi dasawarsa tiga bulan.

    Kemudian, M.B. Gunawan, Direktur PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) yang terlibat kasus korupsi penambangan timah ilegal di Bangka Belitung. Ia hanya mendapatkan remisi dasawarsa tiga bulan, sedangkan usulan remisi umumnya ditolak karena keterlambatan administrasi.

    “Demikian Laporan Pemberian Remisi Umum 17 Agustus Tahun 2025 dan Remisi Dasawarsa Tahun 2025,” kata Mohamad Fadil.

  • Ronald Tannur Dapat Remisi 1 Bulan dan 90 Hari pada HUT Ke-80 RI
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        18 Agustus 2025

    Ronald Tannur Dapat Remisi 1 Bulan dan 90 Hari pada HUT Ke-80 RI Nasional 18 Agustus 2025

    Ronald Tannur Dapat Remisi 1 Bulan dan 90 Hari pada HUT Ke-80 RI
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membenarkan bahwa terpidana kasus pembunuhan Gregorius Ronald Tannur mendapatkan remisi pada peringatan HUT Ke-80 RI, Minggu (18/8/2025).
    Kabag Humas dan Protokol di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas)  Rika Aprianto mengatakan, Ronald Tannur mendapatkan remisi umum sebanyak 1 bulan dan remisi dasawarsa sebanyak 3 bulan atau 90 hari.
    “Iya betul, yang bersangkutan (Ronald Tannur) mendapatkan remisi umum 1 bulan dan remisi dasawarsa 3 bulan,” kata Rika dikonfirmasi
    Kompas.com
    , Senin (18/8/2025).
    “Remisi dasawarsa diberikan 1/12 dari masa pidana (maksimum 3 bulan),” imbuh dia.
    Rika mengatakan, remisi diberikan bagi semua narapidana yang memenuhi persyaratan dan peraturan yang berlaku.
    “Hak ini diberikan kepada semua narapidana yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan yang berlaku,” ujar dia.
    Diberitakan sebelumnya,  1.555 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta, memperoleh remisi pada HUT Ke-80 RI, pada Minggu (17/8/2025).
    Kepala Lapas Salemba, Mohamad Fadil, mengungkapkan sejumlah nama tenar seperti Ronald Tannur, John Kei, hingga Shane Lukas yang masuk dalam daftar narapidana penerima remisi.
    “Data narapidana menarik perhatian publik yang mendapatkan remisi, Ahmad Fathonah, Edward Seky Soeryadjaya, Ervan Fajar Mandala, Gregorius Ronald Tannur, John Repra alias John Kei, M.B. Gunawan, Ofan Sofwan, Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan, Windu Aji Sutanto,” kata Fadil dalam siaran pers yang dikutip pada Senin (18/8/2025).
    Fadil mengatakan, Ronald Tannur mendapatkan remisi umum sebanyak 1 bulan dan remisi dasawarsa sebanyak 90 hari.
    Kemudian, Shane menerima remisi umum 3 bulan dan remisi dasawarsa 90 hari, sedangkan John Kei memperoleh remisi umum 4 bulan dan remisi dasawarsa 90 hari.
    Fadil menuturkan, remisi diberikan kepada setiap narapidana yang berkelakuan baik, telah menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan, mengikuti program pembinaan dengan predikat baik, dan menunjukkan penurunan risiko.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ronald Tannur Terpidana Pembunuhan Dapat Remisi di HUT Ke-80 RI
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        18 Agustus 2025

    Ronald Tannur Terpidana Pembunuhan Dapat Remisi di HUT Ke-80 RI Nasional 18 Agustus 2025

    Ronald Tannur Terpidana Pembunuhan Dapat Remisi di HUT Ke-80 RI
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Terpidana kasus pembunuhan Gregorius Ronald Tannur mendapatkan remisi pada peringatan HUT ke-80 RI, pada Minggu (17/8/2025).
    Dalam siaran pers Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta, nama Ronald Tannur berada dalam kolom data narapidana yang menarik perhatian publik.
    “Data narapidana yang menarik perhatian publik yang mendapatkan remisi, Ahmad Fathonah, Edward Seky Soeryadjaya, Ervan Fajar Mandala, Gregorius Ronald Tannur, John Repra alias John Kei, M.B. Gunawan, Ofan Sofwan, Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan, Windu Aji Sutanto,” kata Kalapas Salemba Mohamad Fadil, dalam siaran pers yang dikutip, pada Senin (18/8/2025).
    Fadil mengatakan, Ronald Tannur mendapatkan remisi umum sebanyak 1 bulan dan remisi dasawarsa sebanyak 90 hari.
    Dia juga mengatakan, remisi diberikan kepada setiap narapidana yang berkelakuan baik, telah menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan, mengikuti program pembinaan dengan predikat baik, dan menunjukkan penurunan risiko.
    Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara terhadap Gregorius Ronald Tannur, pria yang menganiaya kekasihnya hingga meninggal dunia, pada tingkat kasasi.
    Putusan MA ini sekaligus membatalkan putusan bebas yang dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terhadap Ronald Tannur pada pengadilan tingkat pertama.
    “Amar putusan Kabul kasasi penuntut umum – batal judex facti, terbukti dakwaan alternatif kedua melanggar Pasal 351 Ayat (3) KUHP,” tulis MA dalam situs resminya, Rabu (23/10/2024).
    “Pidana penjara selama 5 tahun,” bunyi putusan tersebut.
    Adapun putusan PN Surabaya yang dianggap kontroversial itu menyatakan Ronald Tannur tidak terbukti menganiaya pacarnya, Dini Sefra Afriyanti, hingga meninggal dunia sebagaimana dakwaan pertama, kedua, atau ketiga.
    Ketiga hakim PN Surabaya yang membebaskan Ronald Tannur itu adalah Erintuah Damanik, Mangapul, dan Hari Hanindyo.
    Ketiganya kemudian dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY).
    Setelah melakukan pemeriksaan, KY merekomendasikan agar ketiga hakim itu diberhentikan lantaran terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).
    Ketiga hakim PN Surabaya itu juga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Kejaksaan Agung.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Meriahkan HUT RI, Transjakarta hadirkan warna eksterior baru 7 armada

    Meriahkan HUT RI, Transjakarta hadirkan warna eksterior baru 7 armada

    Jakarta (ANTARA) – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menghadirkan warna eksterior baru pada tujuh armada bus dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

    Warna eksterior baru itu dihadirkan dalam kerangka program bertajuk “Maju dari Aku” yang merupakan kolaborasi Transjakarta dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta dan Tale X.

    “Ekonomi kreatif adalah ‘the new engine of growth’,” kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar di Jakarta, Sabtu.

    Kolaborasi ini menghadirkan “7 Intellectual Property” (IP) lokal Indonesia yang telah dikurasi oleh Kementerian Ekonomi Kreatif, ditampilkan melalui visual “branding” penuh warna pada eksterior 7 armada bus Transjakarta.

    “Melalui kampanye ‘Maju Dari Aku’ di perayaan kemerdekaan ke-80 ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengenal, mencintai dan bangga sebagai anak bangsa,” katanya.

    Langkah ini, kata dia, menjadi simbol komitmen untuk membawa karya kreator lokal tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga diperkenalkan ke panggung global.

    “Semangat ‘Maju Dari Aku’ berarti perubahan besar berawal dari langkah kecil setiap individu, dari cerita sehari-hari yang dapat dituangkan melalui IP lokal,” katanya.

    Ketujuh IP yang diperkenalkan dalam kampanye ini adalah Tenka Street, Beemala, Agus, Starla x Zivana, Miyu, Kembu Club dan IP Jakarta JeKaTe, yang masing-masing merepresentasikan keragaman ide, budaya dan karakter khas Indonesia.

    Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menegaskan bahwa transportasi publik memiliki potensi besar sebagai media promosi kreatif yang inklusif.

    “Bus Transjakarta bukan hanya sarana mobilitas, tetapi juga platform yang bisa
    menginspirasi,” katanya.

    Melalui kolaborasi ini, karya kreator lokal akan melintasi jalan-jalan utama Jakarta dan menjadi sorotan, tidak hanya bagi warga kota Jakarta, tetapi juga bagi dunia.

    “Jakarta sebagai kota global menjadi etalase yang mempertemukan budaya lokal dengan audiens internasional, dan Transjakarta siap menjadi penghubungnya,” ujarnya.

    Co Founder Tale X, Deasy Sutanto menyampaikan bahwa inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor dapat menghidupkan ekosistem kreatif.

    “Karya kreator lokal layak untuk hadir di ruang publik. Parade 7 bus ini adalah panggung bergerak yang mengumandangkan pesan bahwa IP Indonesia siap mendunia,” katanya.

    Kampanye “Maju Dari Aku” akan berlangsung selama bulan dua bulan, dengan armada Transjakarta melintasi rute strategis di Jakarta, melewati pusat kota, area wisata dan titik-titik keramaian.

    Kampanye ini diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi kreator lokal sekaligus menumbuhkan rasa bangga akan identitas budaya Indonesia.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Shopee-Vidio Ubah Cara Belanja Digital Lewat Vidio Shopping

    Shopee-Vidio Ubah Cara Belanja Digital Lewat Vidio Shopping

    Jakarta, CNBC Indonesia – Vidio berkolaborasi dengan Shopee meluncurkan fitur Vidio Shopping dengan “Vidio Affiliate Shopping Ads”. Fitur ini menjadikan Vidio sebagai platform OTT pertama di Indonesia yang mengintegrasikan fitur afiliasi online commerce secara langsung dalam tayangan. Bersama Shopee, inisiatif ini menghadirkan pengalaman belanja yang kontekstual dan seamless, di mana penonton dapat langsung membeli produk di Shopee sesuai dengan konten yang sedang mereka nikmati.

    Melalui kerja sama ini, Vidio dan Shopee menggarisbawahi potensi kedua platform dalam mendukung bisnis dari berbagai skala, termasuk UMKM dan brand lokal, agar dapat menjangkau konsumen melalui medium yang lebih relevan dan kontekstual. Peluncuran ini menjadi langkah strategis bagi Vidio dalam memperkuat peranannya di ekosistem digital yang dinamis.

    Di Indonesia, tren content commerce tengah berkembang pesat, bertransformasi dari sekadar konten informatif menjadi saluran penjualan langsung yang terintegrasi dengan platform digital dan media sosial. Inisiatif ini berfokus pada penciptaan cara baru berbelanja yang lebih menarik, personal, dan menyatu dengan keseharian pengguna.

    Pada fase awal peluncuran, fitur ini tersedia dalam berbagai tayangan unggulan Vidio, seperti Premier League, Asmara Gen Z, dan Vidio Original Series, di mana penonton dapat melihat dan membeli produk melalui aplikasi Shopee tanpa harus meninggalkan layar. Cukup dengan mengklik ikon keranjang atau banner yang muncul dalam konten, pengguna akan diarahkan ke halaman produk Shopee untuk proses checkout yang cepat dan mudah.

    Kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju pengalaman berbelanja yang semakin kontekstual dan personal. Ke depannya, fitur ini akan dikembangkan dengan kemampuan personalisasi yang memungkinkan setiap penawaran disesuaikan dengan minat dan perilaku menonton pengguna. Integrasi antara hiburan dan e-commerce ini membuka peluang baru dalam mengubah penonton menjadi pembeli secara natural dan relevan.

    “Kolaborasi ini menandai lompatan inovasi dalam lanskap periklanan digital. Lewat Vidio Shopping, kami menggabungkan kekuatan konten streaming dengan tur belanja interaktif dari Shopee, menghadirkan format iklan terintegrasi yang muncul di saat paling relevan, ketika penonton menikmati konten favorit mereka. Kami bangga dapat bermitra dengan Shopee sebagai platform e-commerce terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang monetisasi baru serta menetapkan standar inovasi bagi ekosistem konten dan commerce di tanah air,” kata CEO Vidio, Sutanto Hartono, dikutip Senin, (4/8/2025).

    Hingga saat ini, fitur Vidio Shopping masih dalam fase percobaan dengan 15 brand yang telah bergabung dalam ekosistem “content commerce” ini, termasuk Wondermist, FFAR, Majika, Wardah, Emina, Kahf, Make Over, Samsung, Somethinc, Amaterasun, Hint, Nivea, Eiger, Colorbox, dan The Executives.

    Foto: fitur Vidio Shopping

    Fitur Vidio Shopping akan membantu penonton berbelanja di Shopee sambil menonton konten tayangan yang mereka sukai di Vidio dengan cara yang mudah, antara lain:

    Langkah 1: Klik tombol ‘Play’ pada konten tayangan yang ingin ditonton di Vidio.
    Langkah 2: Penonton dapat melihat daftar lengkap dan informasi tentang setiap produk di bagian banner atau ikon keranjang yang akan muncul di konten tersebut.
    Langkah 3: Jika penonton mengklik produk yang disuka, kemudian akan langsung diarahkan ke halaman produk di Shopee. Penonton dapat memasukan produk ke keranjang Shopee maupun klik ‘Beli Sekarang’ dan langsung checkout produk dengan cepat dan mudah.

    Sementara itu, Senior Director of Marketing Growth, Shopee Indonesia Monica Vionna, menambahkan, bahwa pihaknya senang dapat bekerjasama dalam program inovatif yang dihadirkan Vidio, yang secara cerdas mengubah momen-momen paling engaging dalam sebuah tayangan menjadi pengalaman belanja yang relevan dan seamless.

    “Kami melihat kolaborasi ini dapat membantu para penjual di platform kami semakin terhubung dengan lebih banyak calon pembeli melalui konten menarik yang dihadirkan oleh Vidio. Dan kedepannya akan semakin mendorong pertumbuhan dan peningkatan penjualan bagi bisnis UMKM dan brand lokal,” terangnya.

    Fitur Vidio Shopping ini akan memasuki masa percobaan pada 25 Juli 2025 dan menjadi langkah konkret kolaborasi Shopee dan Vidio dalam menghadirkan inovasi periklanan digital dan online commerce yang menyatu secara alami dengan perilaku penonton Indonesia saat ini.

    (dpu/dpu)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Kolaborasi Shopee dan Vidio Hadirkan Peluang bagi Penonton Jadi Pembeli

    Kolaborasi Shopee dan Vidio Hadirkan Peluang bagi Penonton Jadi Pembeli

    Jakarta

    Platform OTT nomor satu di Indonesia Vidio secara resmi meluncurkan fitur Vidio Shopping dengan ‘Vidio Affiliate Shopping Ads’ yang berkolaborasi bersama Shopee. Fitur ini menjadikan Vidio sebagai platform OTT pertama di Indonesia yang mengintegrasikan fitur afiliasi online commerce secara langsung dalam tayangan.

    “Kolaborasi ini menandai lompatan inovasi dalam lanskap periklanan digital. Lewat Vidio Shopping, kami menggabungkan kekuatan konten streaming dengan tur belanja interaktif dari Shopee, menghadirkan format iklan terintegrasi yang muncul di saat paling relevan, ketika penonton menikmati konten favorit mereka,” ujar CEO Vidio Sutanto Hartono, dalam keterangan tertulis, Minggu (3/8/2025).

    “Kami bangga dapat bermitra dengan Shopee sebagai platform e-commerce terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang monetisasi baru serta menetapkan standar inovasi bagi ekosistem konten dan commerce di Tanah Air,” sambungnya

    Bersama Shopee, inisiatif ini menghadirkan pengalaman belanja yang kontekstual dan seamless, di mana penonton dapat langsung membeli produk di Shopee sesuai dengan konten yang sedang mereka nikmati. Melalui kerja sama ini, Vidio dan Shopee menggarisbawahi potensi kedua platform dalam mendukung bisnis dari berbagai skala, termasuk UMKM dan brand lokal, agar dapat menjangkau konsumen melalui medium yang lebih relevan dan kontekstual.

    Peluncuran ini menjadi langkah strategis bagi Vidio dalam memperkuat peranannya di ekosistem digital yang dinamis. Di Indonesia, tren content commerce tengah berkembang pesat, bertransformasi dari sekadar konten informatif menjadi saluran penjualan langsung yang terintegrasi dengan platform digital dan media sosial.

    Inisiatif ini berfokus pada penciptaan cara baru berbelanja yang lebih menarik, personal, dan menyatu dengan keseharian pengguna. Pada fase awal peluncuran, fitur ini tersedia dalam berbagai tayangan unggulan Vidio, seperti Premier League, Asmara Gen Z, dan Vidio Original Series, di mana penonton dapat melihat dan membeli produk melalui aplikasi Shopee tanpa harus meninggalkan layar.

    Cukup dengan mengklik ikon keranjang atau banner yang muncul dalam konten, pengguna akan diarahkan ke halaman produk Shopee untuk proses checkout yang cepat dan mudah. Kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju pengalaman berbelanja yang semakin kontekstual dan personal.

    Ke depannya, fitur ini akan dikembangkan dengan kemampuan personalisasi yang memungkinkan setiap penawaran disesuaikan dengan minat dan perilaku menonton pengguna. Integrasi antara hiburan dan e-commerce ini membuka peluang baru dalam mengubah penonton menjadi pembeli secara natural dan relevan.

    Hingga saat ini, fitur Vidio Shopping masih dalam fase percobaan dengan 15 brand yang telah bergabung dalam ekosistem ‘content commerce’ ini, termasuk Wondermist, FFAR, Majika, Wardah, Emina, Kahf, Make Over, Samsung, Somethinc, Amaterasun, Hint, Nivea, Eiger, Colorbox, dan The Executives.

    Foto: Istimewa

    Fitur Vidio Shopping akan membantu penonton berbelanja di Shopee sambil menonton konten tayangan yang mereka sukai di Vidio dengan cara yang mudah, antara lain:

    Langkah 1: Klik tombol ‘Play’ pada konten tayangan yang ingin ditonton di Vidio.Langkah 2: Penonton dapat melihat daftar lengkap dan informasi tentang setiap produk di bagian banner atau ikon keranjang yang akan muncul di konten tersebut.Langkah 3: Jika penonton mengklik produk yang disuka, kemudian akan langsung diarahkan ke halaman produk di Shopee. Penonton dapat memasukan produk ke keranjang Shopee maupun klik ‘Beli Sekarang’ dan langsung checkout produk dengan cepat dan mudah.

    “Shopee senang dapat bekerjasama dalam program inovatif yang dihadirkan Vidio, yang secara cerdas mengubah momen-momen paling engaging dalam sebuah tayangan menjadi pengalaman belanja yang relevan dan seamless. Kami melihat kolaborasi ini dapat membantu para penjual di platform kami semakin terhubung dengan lebih banyak calon pembeli melalui konten menarik yang dihadirkan oleh Vidio,” ujar Senior Director of Marketing Growth Shopee Indonesia Monica Vionna.

    “Dan ke depannya akan semakin mendorong pertumbuhan dan peningkatan penjualan bagi bisnis UMKM dan brand lokal,” sambungnya.

    Fitur Vidio Shopping ini akan memasuki masa percobaan pada 25 Juli 2025 dan menjadi langkah konkret kolaborasi Shopee dan Vidio dalam menghadirkan inovasi periklanan digital dan online commerce yang menyatu secara alami dengan perilaku penonton Indonesia saat ini.

    (akn/ega)

  • Vidio Shopping, Inovasi Baru Belanja Sambil Nonton Hasil Kolaborasi Vidio dan Shopee – Page 3

    Vidio Shopping, Inovasi Baru Belanja Sambil Nonton Hasil Kolaborasi Vidio dan Shopee – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Vidio, platform over-the-top (OTT) nomor satu di Indonesia, menghadirkan fitur Vidio Shopping melalui kolaborasi dengan Shopee lewat “Vidio Affiliate Shopping Ads”. Inisiatif ini menjadikan Vidio sebagai OTT pertama di Tanah Air yang mengintegrasikan fitur afiliasi e-commerce langsung ke dalam tayangan. Berkat kolaborasi ini, pengguna bisa langsung membeli produk di Shopee sesuai konten yang mereka tonton, memberikan pengalaman belanja yang kontekstual dan seamless.

    Dalam kerja sama ini, Vidio dan Shopee menggarisbawahi potensi kedua platform untuk mendukung bisnis dari berbagai skala, termasuk UMKM dan brand lokal, agar dapat menjangkau konsumen melalui medium yang lebih relevan dan kontekstual. Peluncuran ini menjadi langkah strategis bagi Vidio dalam memperkuat peranannya di ekosistem digital yang dinamis.

    Di Indonesia, tren content commerce tengah berkembang pesat, bertransformasi dari sekadar konten informatif menjadi saluran penjualan langsung yang terintegrasi dengan platform digital dan media sosial. Inisiatif ini berfokus pada penciptaan cara baru berbelanja yang lebih menarik, personal, dan menyatu dengan keseharian pengguna.

    Pada fase awal peluncuran, fitur ini tersedia dalam berbagai tayangan unggulan Vidio, seperti Premier League, Asmara Gen Z, dan Vidio Original Series, di mana penonton dapat melihat dan membeli produk melalui aplikasi Shopee tanpa harus meninggalkan layar. Cukup dengan mengklik ikon keranjang atau banner yang muncul dalam konten, pengguna akan diarahkan ke halaman produk Shopee untuk proses checkout yang cepat dan mudah.

    Kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju pengalaman berbelanja yang semakin kontekstual dan personal. Ke depannya, fitur ini akan dikembangkan dengan kemampuan personalisasi yang memungkinkan setiap penawaran disesuaikan dengan minat dan perilaku menonton pengguna. Integrasi antara hiburan dan e-commerce ini membuka peluang baru dalam mengubah penonton menjadi pembeli secara natural dan relevan.

    Hingga saat ini, fitur Vidio Shopping masih dalam fase percobaan dengan 15 brand yang telah bergabung dalam ekosistem “content commerce” ini, termasuk Wondermist, FFAR, Majika, Wardah, Emina, Kahf, Make Over, Samsung, Somethinc, Amaterasun, Hint, Nivea, Eiger, Colorbox, dan The Executives.

    Fitur Vidio Shopping akan membantu penonton berbelanja di Shopee sambil menonton konten tayangan yang mereka sukai di Vidio dengan cara yang mudah, antara lain:

    Langkah 1: Klik tombol ‘Play’ pada konten tayangan yang ingin ditonton di Vidio.

    Langkah 2: Penonton dapat melihat daftar lengkap dan informasi tentang setiap produk di bagian banner atau ikon keranjang yang akan muncul di konten tersebut.

    Langkah 3: Jika penonton mengklik produk yang disuka, kemudian akan langsung diarahkan ke halaman produk di Shopee. Penonton dapat memasukan produk ke keranjang Shopee maupun klik ‘Beli Sekarang’ dan langsung checkout produk dengan cepat dan mudah.

    CEO Vidio Sutanto Hartono mengatakan kolaborasi Vidio dan Shopee menandai lompatan inovasi dalam lanskap periklanan digital.

    “Lewat Vidio Shopping, kami menggabungkan kekuatan konten streaming dengan tur belanja interaktif dari Shopee, menghadirkan format iklan terintegrasi yang muncul di saat paling relevan, ketika penonton menikmati konten favorit mereka. Kami bangga dapat bermitra dengan Shopee sebagai platform e-commerce terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang monetisasi baru serta menetapkan standar inovasi bagi ekosistem konten dan commerce di tanah air,” kata Sutanto.

    Sementara itu, Senior Director of Marketing Growth, Shopee Indonesia, Monica Vionna mengatakan Shopee senang dapat bekerjasama dalam program inovatif yang dihadirkan Vidio, yang secara cerdas mengubah momen-momen paling engaging dalam sebuah tayangan menjadi pengalaman belanja yang relevan dan seamless.

    “Kami melihat kolaborasi ini dapat membantu para penjual di platform kami semakin terhubung dengan lebih banyak calon pembeli melalui konten menarik yang dihadirkan oleh Vidio. Dan kedepannya akan semakin mendorong pertumbuhan dan peningkatan penjualan bagi bisnis UMKM dan brand lokal,” ujarnya.

    Fitur Vidio Shopping memasuki masa percobaan pada 25 Juli 2025. Kolaborasi ini menandai langkah konkret kolaborasi Shopee dan Vidio dalam menghadirkan inovasi periklanan digital dan online commerce yang menyatu secara alami dengan perilaku penonton Indonesia saat ini.

     

    (*)

  • Siapa Robeli yang Disebut-sebut Bakal Serbu Mal di RI?

    Siapa Robeli yang Disebut-sebut Bakal Serbu Mal di RI?

    Jakarta

    Di tengah ramainya istilah rombongan jarang beli alias Rojali dan rombongan hanya nanya atau Rohana, kini muncul istilah baru yakni Robeli atau rombongan benar-benar beli. Namun siapa yang dimaksud sebagai Robeli itu?

    Ketua Bidang Perdagangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Anne Patricia Sutanto menyebut Robeli sebagai simbol optimisme akan meningkatnya daya beli masyarakat berkat pertumbuhan ekonomi nasional ke depan. Apalagi jika cita-cita pertumbuhan ekonomi Presiden Prabowo Subianto sebesar 8% per tahun dapat benar tercapai.

    “Bapak Presiden kan keinginannya adalah growth Indonesia 8% per tahun. Kalau kita growth-nya tiap tahun 8% harusnya Rohana atau Robeli?” ucap Anne kepada detikcom, ditulis Kamis (31/7/2025).

    Meski begitu, menurutnya kondisi ini baru bisa tercapai jika industri-industri dalam negeri, khususnya sektor padat karya dapat terus berkembang dan memiliki daya saing. Sebab melalui sektor padat karya inilah banyak lapangan pekerjaan bisa tercipta yang secara langsung akan meningkatkan daya beli masyarakat.

    Dalam hal ini Anne menekankan pentingnya peran pemerintah yang bekerja sama dengan para pelaku usaha guna menjaga daya saing industri dalam negeri. Dengan begitu Indonesia dapat menarik investasi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya beli masyarakat.

    “Nah dengan adanya kemungkinan itu, Robeli bisa atau ada kemungkinan tercapai, dan kalau Robeli itu tercapai retail juga akan sangat berdaya saing. Karena pengunjung bukan hanya mengelus-elus, membelai-belai, memfoto-foto atau hanya lihat-lihat, tapi benar-benar membeli,” terangnya.

    Sementara itu, Ketua Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah mengatakan mereka yang bisa menjadi rombongan benar-benar beli atau Robeli pastilah yang memiliki kemampuan finansial lebih. Misal masyarakat kelas menengah atas hingga turis mancanegara yang datang berkunjung ke Tanah Air.

    “Yang pasti beli ya yang punya duit. Ditanya yang rombongan pasti beli, ya yang orang kaya, orang menengah atas, yang turis, yang ada dana,” ucapnya.

    Masalahnya menurut Budiharjo saat ini banyak orang kaya atau menengah atas di Indonesia yang memilih belanja di luar negeri daripada di pusat-pusat perbelanjaan Tanah Air. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor seperti ketersediaan barang yang kurang lengkap karena perizinan sulit hingga mahalnya harga barang karena ongkos modal hingga operasional yang tinggi.

    Belum lagi saat ini menurutnya salah satu penyebab banyaknya Rohana dan Rojali di mal-mal Indonesia adalah karena mereka sudah membeli produk yang dibutuhkan mulai dari peralatan rumah tangga sampai fesyen secara online. Sehingga dengan adanya perbaikan regulasi, masyarakat kelas menengah atas mau kembali belanja di dalam negeri.

    “Kalau bisa diperbaiki online itu bersaing sama offline, fair budget, fair masuk import barang. Kami impor resmi jual di toko, tapi yang sebelah juga harus resmi, nggak boleh,” terang Budiharjo.

    “Jadi romongan pasti beli itu, satu menengah atas yang nggak keluar negeri karena di Indonesia barangnya ada. Mereka punya uang, mereka makan di mal belanja di mal. Makanya dikerahkan oleh kita belanja di Indonesia saja. Nah kalau turis datang ke Indonesia, datang makan, belanja di pasar malam, belanja di mal, itu juga punya duit,” sambungnya.

    Tonton juga video “Analisis Fenomena Rojali yang Kini Eksis” di sini:

    (igo/fdl)

  • Kenaikan pendapatan-laba bersih Astragraphia di kuartal 2

    Kenaikan pendapatan-laba bersih Astragraphia di kuartal 2

    King Iriawan Sutanto, Direktur; Edgar Wirotomo, Chief of Planning & Marketing; dan Agatha Putra, Dept.Head of Graphic Communication Services PT Astra Graphia Tbk. Foto: Istimewa

    Kenaikan pendapatan-laba bersih Astragraphia di kuartal 2
    Dalam Negeri   
    Editor: Nandang Karyadi   
    Rabu, 30 Juli 2025 – 13:48 WIB

    Elshinta.com – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) (“Astragraphia”) membukukan laba bersih konsolidasian per 30 Juni 2025 sebesar Rp 106 miliar, naik 29% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, sejalan dengan naiknya pendapatan bersih sebesar 18%.

    Pertumbuhan pendapatan bersih konsolidasian terutama diperoleh dari unit usaha solusi teknologi informasi. Peningkatan laba bersih konsolidasian pada kuartal ini dikontribusi dari kenaikan pada laba kotor unit usaha solusi teknologi informasi sebesar 17%, serta penurunan beban penjualan, beban umum, dan administrasi konsolidasian sebesar 9%.

    “Pengelolaan arus kas yang lebih baik juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan lain-lain sehingga mendukung pertumbuhan laba bersih Astragraphia,” papar Hendrix Pramana, Presiden Direktur PT Astra Graphia Tbk, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Elshinta.

    Sebagai kelanjutan dari peluncuran dua printer produksi kelas menengah terbaru: The New Revoria Press™ Series – Fujifilm Revoria Press™ EC2100S dan Fujifilm Revoria Press™ SC285S, Astragraphia melalui unit usaha solusi dokumen, menggelar open house di Jakarta dan di beberapa kota lainnya. Acara ini menjadi sarana bagi pelanggan untuk melihat langsung performa dan fitur unggulan dari Fujifilm Revoria Press™ Series.

    Melalui inisiatif ini, Astragraphia memperluas jangkauan solusi cetak produksi berteknologi tinggi, selaras dengan komitmen Astragraphia untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif di Indonesia,khususnya melalui peningkatan produktivitas UMKM dan brand lokal dalam sektor ekraf.

    Pada kuartal kedua tahun 2025, Astragraphia berhasil meraih penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2025 untuk kategori emiten non-bank jasa komersial dan perusahaan holding multisektor. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menerapkanoperational excellence di seluruh proses bisnis, sekaligus terus mencari peluang baru untuk menciptakan pertumbuhan usaha yang kuat, adaptif, dan berkelanjutan di tengah dinamika industri. (Vit/Ter)

    Sumber : Radio Elshinta

  • OTT Vidio Dapat Digunakan untuk Belanja di E-Commerce Shopee

    OTT Vidio Dapat Digunakan untuk Belanja di E-Commerce Shopee

    Bisnis.com, JAKARTA – Vidio meluncurkan fitur Vidio Shopping yang mengintegrasikan fitur afiliasi e-commerce langsung ke dalam platform. 

    Fitur yang diluncurkan berkolaborasi dengan Shopee. Bagi Vidio, fitur ini memberi pendapatan baru untuk perusahaan atas transaksi yang dilakukan pengguna di platform Vidio. Sementara itu untuk Shopee, fitur perluasan kanal penjualan. 

    Konten-konten seperti Premier League, Asmara Gen Z, dan berbagai Vidio Original Series menjadi pintu masuk untuk menemukan serta membeli produk langsung melalui Shopee tanpa meninggalkan layar.

    “Lewat Vidio Shopping, kami menggabungkan kekuatan konten streaming dengan fitur belanja interaktif dari Shopee, menghadirkan format iklan terintegrasi yang muncul di saat paling relevan, ketika penonton menikmati konten favorit mereka,” kata CEO Vidio Sutanto Hartono dalam siaran pers, Senin (28/7/2025).

    Fitur Vidio Shopping mulai tersedia untuk publik pada 25 Juli 2025. Pada fase awal ini, fitur Vidio Shopping hadir dalam skema uji coba bersama 15 brand yang terdiri atas brand lokal dan juga beberapa brand internasional.

    Penonton dapat melihat daftar produk yang terkurasi langsung di tayangan, kemudian akan diarahkan ke halaman penjualan Shopee untuk proses pembelian yang mudah dan cepat.

    Menurut dia, inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana media hiburan digital dapat memberdayakan ekonomi lokal secara berkelanjutan dan terukur.

    Mengomentari hal ini, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid mengatakan integrasi OTT lokal dengan platform e-commerce selaras dengan peta jalan akselerasi ekonomi digital nasional, yaitu memperkuat industri kreatif, membuka peluang monetisasi baru, dan mendorong Indonesia selangkah lebih dekat menjadi hub ekonomi digital Asean.

    “Kami akan terus mendukung kolaborasi lintas-sektor tumbuh subur dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Meutya.