Tag: Surya Atmaja

  • Tepat Sasaran dan Transparan, Pos Indonesia Salurkan Bansos Sembako dan PKH kepada 10.548 KPM di Jakarta

    Tepat Sasaran dan Transparan, Pos Indonesia Salurkan Bansos Sembako dan PKH kepada 10.548 KPM di Jakarta

    Jakarta: PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND, telah menyelesaikan amanah pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Jakarta untuk tahap 3 hingga 4 sepanjang tahun 2024. Penyaluran berlangsung tepat sasaran dan transparan.
     
    Penyaluran bansos sembako dan PKH dilaksanakan oleh Kantorpos Jakarta Flora. Berbagai persiapan matang, baik internal maupun eksternal dilakukan untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran. 
     
    Deputi EGM Kantorpos Jakarta Flora, Suvino Yuliandrofi, menjelaskan persiapan dilakukan pihaknya dengan konsolidasi internal, yaitu pencetakan dokumen dan sosialisasi SOP kepada petugas juru bayar. Di sisi eksternal, koordinasi intensif dilakukan bersama Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, dan pihak bank untuk menjamin kesiapan dana dan data penerima.
     

    Sementara itu, Kantorpos juga menggunakan tiga metode untuk melakukan penyaluran bansos tersebut. Di antaranya, penyaluran langsung di Kantorpos, komunitas, dan penyaluraan door to door (diantarkan langsung ke rumah KPM untuk lansia, disabilitas, atau sedang sakit).

    Berkat persiapan matang yang dilakukan ini, penyaluran bansos berjalan dengan lancar. Bahkan, menurut Suvino, pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada 10.580 KPM.
     

    (Foto:Dok.PosIND)
     
    “Untuk administrasi Jakarta Selatan saja, kami menangani 10.580 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total dana sekitar Rp15,5 miliar. Penyaluran dilakukan melalui tiga metode, yaitu pembayaran di Kantorpos, komunitas, dan door to door,” kata Suvino. 
     

    Metode Door to Door jadi Kunci Sukses

    Lebih dari 50 persen penyaluran dilakukan secara door to door. Menurut Suvino, penyaluran ini sangat membantu lansia dan warga yang kesulitan datang ke lokasi penyaluran di Kantorpos maupun komunitas.
     
    Pada metode ini, para petugas juru bayar yang dikerahkan dibekali aplikasi Pos Giro Cash (PGC) dengan dilengkapi fitur-fitur geotagging dan face recognition untuk memastikan keakuratan data penerima. 
     

    (Foto:Dok.PosIND)
     
    “Setiap pembayaran didokumentasikan, termasuk foto rumah penerima. Kami juga menggunakan sistem face recognition untuk verifikasi data, sehingga lebih transparan,” ujarnya menjelaskan. 
     
    Proses penyaluran memang  lancar, namun di balik itu ada beberapa tantangan yang dirasakan para petugas juru bayar. Misalnya, penerima yang pindah alamat, meninggal dunia, atau sulit ditemukan. Ada juga kendala cuaca yang membuat proses penyaluran sedikit terlambat. 
     
    Walau begitu, tantangan tersebut dapat diatasi para juru bayar dengan baik. Buktinya, penyaluran tersebut dapat diterima baik oleh para KPM. Adapun realisasi penyaluran mencapai 94,5 persen. 
     
    “Kami sudah berupaya keras menelusuri data penerima yang belum ditemukan melalui RT, RW, dan aparat setempat. Namun, beberapa kendala seperti cuaca buruk juga memengaruhi proses,” ujar salah satu juru bayar Kantorpos Jakarta Flora, Aang Surya Atmaja. 
     
    Rasa gembira juga diungkapkan juru bayar Kantorpos lainnya, Riswanto. Ia mengaku senang bisa mendapat kepercayaan untuk menyalurkan bantuan ini.
     
    “Itu memang yang saya lihat, penerima bantuan itu benar-benar ada yang susah banget. Terus, dia juga merasa terharu, kalau kita antar ke rumah gitu. Cuma saya minta waktu penyaluran coba agak diperpanjang, jadi jangan terlalu sempit,” kata Riswanto.
     

    (Foto:Dok.PosIND)
     
    Riswanto bercerita dirinya bisa melakukan penyaluran kepada 40 KPM per hari. Ia pun memulai tugas tersebut dari pagi hingga malam hari.
     
    “Saya salurkan dari pagi, mulai jam 7 pagi. Saya start dari rumah, menuju ke lokasi, itu sampai jam 10 malam hanya dapat sekitar 40 KPM. Itu saja juga kondisinya, mungkin sudah ke rumahnya, tidak ada, kita pindah lagi dulu ke tempat lain, baru balik lagi,” tuturnya.
     
    Riswanto juga berharap pemerintah mudah-mudahan selalu percaya lewat Kantorpos. “Mudah-mudahan kita bisa memegang amanah itu semua,” katanya.
     

    KPM Apresiasi Penyaluran Bansos Door to Door 

    Para penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan program ini. Sri Lestari, salah satu KPM, merasa bersyukur atas bantuan pemerintah yang membantunya memenuhi kebutuhan sehari-hari. 
     

    (Foto:Dok.PosIND)
     
    “Pelayanan dari Kantorpos sangat baik. Saya berharap program ini terus berlanjut,” ungkapnya. 
     
    Senada dengan itu, KPM lainnya, Asiyah merasa lega dengan kemudahan proses door to door. “Petugas datang langsung ke rumah, tidak ada potongan apa pun. Terima kasih kepada pemerintah dan Kantorpos,” katanya.
     

    Harapan dan Komitmen Pos Indonesia 

    Pos Indonesia berkomitmen menjalankan amanah pemerintah dengan transparansi tinggi. Menurut Suvino, setiap tugas penyaluran selalu dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. 
     
    “Kami berharap Pos Indonesia tetap dipercaya sebagai mitra pemerintah untuk menyalurkan bantuan lainnya. Transparansi dan akuntabilitas kami adalah keunggulan yang diakui,” ucapnya menegaskan. 
     
    Dengan kerja keras dan dedikasi, Pos Indonesia berhasil menyelesaikan penyaluran bantuan tepat waktu, memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Ade-Asep Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Terpilih
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        9 Januari 2025

    Ade-Asep Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Terpilih Megapolitan 9 Januari 2025

    Ade-Asep Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Terpilih
    Tim Redaksi
    BEKASI, KOMPAS.com –
    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menetapkan
    Ade Kuswara Kunang
    dan
    Asep Surya Atmaja
    sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih periode 2025-2030.
    Penetapan terhadap keduanya diumumkan lewat rapat pleno yang digelar KPU Kabupaten Bekasi di Hotel Holiday Inn Jababeka, Cikarang Selatan, Kamis (9/1/2025).
    “Proses penetapan ini akan menjadi dasar DPRD Kabupaten Bekasi untuk menggelar paripurna. Kemudian nanti akan diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Barat,” ujar Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido dalam keterangan tertulis, Kamis.
    Ali Rido menuturkan, setelah pleno ini, KPU berpatokan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 tahun 2024 yang menyebutkan pelantikan gubernur terpilih pada 7 Februari 2025 dan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di tanggal 10 Februari 2025.
    Meski demikian, KPU Kabupaten Bekasi akan memberikan informasi apabila terjadi pergeseran jadwal pelantikan pada kemudian hari.
    “Karena ini keterkaitan mengenai adanya Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dari daerah lain yang masih disidangkan Mahkamah Konstitusi, ini adalah hari kedua,” katanya.
    Mengenai paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, dia menambahkan, hasil penetapan ini secara simbolis sudah diserahkan kepada Ketua DPRD Ade Syukron.
    Untuk diketahui, Ade-Asep memenangi
    Pilkada Kabupaten Bekasi
    berdasarkan rapat pleno rekapitulasi KPU, Jumat (6/12/2024).
    Hasilnya, Ade-Asep mengantongi 45,68 persen atau 666.494 suara. Keduanya unggul jauh dari pasangan nomor urut 2, BN Holik Qodratullah-Faizal Hafan Farid yang memperoleh 40,32 persen atau 588.399 suara.
    Sedangkan pasangan nomor urut 1, Dani Ramdan-Romli meraih 14 persen atau 204.305 suara.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dua Jalur Akses Suramadu di sisi Madura Lumpuh, Macet Total, Pohon Bertumbangan Disapu Angin Kencang

    Dua Jalur Akses Suramadu di sisi Madura Lumpuh, Macet Total, Pohon Bertumbangan Disapu Angin Kencang

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

    TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Kemacetan luar biasa terjadi di dua akses Suramadu sisi Madura tujuan Surabaya maupun sebaliknya pada Sabtu (4/1/2025) sore.

    Bahkan hingga pukul 18.15 WIB, arus kendaraan dari dua arah masih tersendat akibat tumbangnya 10 pohon; baik pohon di median akses maupun pohon di pinggir akses, Desa Masaran, Kecamatan Tragah dan Desa/Kecamatan Burneh.   

    Kondisi ini memaksa personel gabungan TNI/Polri mengurai arus kendaraan dengan harapan mengurangi kemacetan semakin memanjang.

    Untuk kendaraan yang melintas dari arah Surabaya tujuan Kota Bangkalan, diarahkan ke arah kiri di simpang empat Pos Petapan menuju jalur Desa Jukong dan Desa Sendang Dajah Kecamatan Labang hingga menuju Desa Sanggra Agung Kecamatan Socah.

    Sementara untuk kendaraan dari arah timur seperti Sampang, Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep diarahkan melewati ke arah kiri simpang tiga Jalan yang bermuara ke simpang empat akses Suramadu.

    Laju kendaraan-kendaraan berhenti total ketika personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan melakukan evakuasi membersihkan dahan dan ranting dari kedua akses. Bahkan beberapa pengendara memberikan pertolongan saat evakuasi berlangsung.  

    “Ada sepuluh pohon tumbang, disebabkan oleh cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB,” ungkap Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bangkalan, Arif Rahman Surya Atmaja kepada Tribun Madura di lokasi kejadian.

    Ia menjelaskan, proses evakuasi terhadap 10 buah pohon tumbang membutuhkan waktu lebih dari satu jam. Situasi itulah yang kemudian memicu terjadinya penumpukan kendaraan dari dua sisi akses.

    “Evakuasi pohon-pohon tumbang berakhir sekitar pukul 17.15 WIB. Namun kami masih turut mengurai arus kendaraan,” pungkas Arif Rahman.

    Pantauan di lokasi, selain memberikan pertolongan evakuasi pohon tumbang, beberapa pengendara juga memberikan air mineral kepada para petugas BPBD yang tengah memotong dahan dan ranting. Adapun kemacetan kendaraan sepanjang sekitar 5 Km.  

    “Betul, ini kemacetan dari arah Surabaya karena ada pohon tumbang di sana,” singkat Shoib, warga Desa Petapan, Kecamatan Tragah yang tengah menjaga kegiatan pengurukan di pinggir akses Suramadu.

  • 7
                    
                        Tri Adhianto dan Ade Kunang Menangi Pilkada, Bekasi Raya Belum Bisa Dianggap "Kandang Banteng"
                        Nasional

    7 Tri Adhianto dan Ade Kunang Menangi Pilkada, Bekasi Raya Belum Bisa Dianggap "Kandang Banteng" Nasional

    Tri Adhianto dan Ade Kunang Menangi Pilkada, Bekasi Raya Belum Bisa Dianggap “Kandang Banteng”
    Tim Redaksi
    BEKASI, KOMPAS.com
    – Pengamat politik Universitas Islam ’45 Bekasi, Adi Susila, menyebutkan, Bekasi Raya belum bisa dianggap sebagai “kandang banteng” setelah dua kader PDI Perjuangan, Tri Adhianto dan Ade Kuswara Kunang, memenangi Pilkada Kota Bekasi dan
    Pilkada Kabupaten Bekasi
    2024. 
    “Belum bisa, tidak masuk kategori ‘kandang banteng’,” kata Adi saat dihubungi, Senin (9/12/2024).
    Adi berpendapat, “Bekasi Raya” bisa dikatakan sebagai “kandang banteng” apabila PDI-P menguasai kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dan DPRD Kabupaten Bekasi.
    Sementara, berdasarkan hasil Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2024, PDI-P hanya meraih sembilan kursi dari 50 kursi yang diperebutkan di DPRD Kota Bekasi. 
    Jumlah itu masih di bawah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendapatkan 11 kursi. Sisanya, Golkar mendapat delapan kursi, Gerindra enam kursi, PAN lima kursi, PKB empat kursi, PPP dua kursi, dan Demokrat dua kursi.
    Sementara, di DPRD Kabupaten Bekasi, dari total kuota 55 kursi, PDI-P berada di posisi kedua dengan perolehan delapan kursi. Raihan tersebut masih kalah dari Golkar yang meraih 10 kursi.
    Dengan perolehan tersebut, Adi mengatakan, PDI-P belum sepenuhnya bisa menguasai suara “Bekasi Raya”.
    “Kalau di Kota Bekasi kan legislatifnya paling banyak PKS, sementara untuk pilkada kemenangan PDI-P didukung koalisi besar, demikian pula di Kabupaten Bekasi,” ungkap dia.
    Adapun Tri-Abdul Harris Bobihoe memperoleh 459.430 suara berdasarkan hasil rekapitulasi
    Pilkada Kota Bekasi 2024
    .
    Keduanya unggul tipis dari pasangan nomor urut 1, Heri Koswara-Sholihin yang meraup 452.231 suara. Sementara pasangan nomor urut 2, Uu Saiful Mikdar-Nurul Sumarheni, meraih 64.509 suara.
    Sedangkan pada
    Pilkada Kabupaten Bekasi 2024
    , Ade-Asep Surya Atmaja menang dengan mengantongi 45,68 persen atau 666.494 suara.
    Keduanya unggul jauh dari pasangan nomor urut 2, BN Holik Qodratullah-Faizal Hafan Farid, yang memperoleh 40,32 persen atau 588.399 suara. Kemudian, pasangan nomor urut 1, Dani Ramdan-Romli, meraih 14 persen atau 204.305 suara.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pleno Pilkada Kabupaten Bekasi 2024, Ade Kuswara-Asep Surya Atmaja Raih Suara Terbanyak

    Pleno Pilkada Kabupaten Bekasi 2024, Ade Kuswara-Asep Surya Atmaja Raih Suara Terbanyak

    loading…

    Hasil Pleno Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja meraih suara terbanyak 45,86%. Foto/Ist

    BEKASI – KPU Kabupaten Bekasi menyelesaikan pleno penghitungan suara Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Hasilnya, pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja meraih suara terbanyak 45,86%.

    Hasil akhir pleno KPU Pilkada Kabupaten Bekasi, calon Bupati Bekasi nomor urut 03 Ade-Asep meraih suara terbanyak 666.494 suara.

    Baca Juga

    Selanjutnya pasangan BN Holik Qodartullah-Faizal Hafan Farid meraih 40,32% atau 588.399 suara.

    Terakhir pasangan Dani Ramdan-Romli meraih 14% atau 2024.305 suara. Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Ridho mengatakan, berdasarkan hasil akhir pleno tersebut diketahui total suara masuk sebanyak 1.503.903.

    “Suara sah sebanyak 1.459.598, suara tidak sah sebanyak 43.495. Tingkat partisipasi pemilih 66,8%,” katanya saat dikonfirmasi pada Jumat (6/12/2024).

    Ali menuturkan, sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan pada 12 Desember nanti akan diumumkan hasil penghitungan suara secara resmi.

    Baca Juga

    “Nanti akan diumumkan secara resmi sesuai tahapan Pilkada,” ujarnya.

    (shf)

  • Ade-Asep Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Terpilih
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        9 Januari 2025

    Klaim Ade-Asep Menang, PDI-P Kawal Ketat Rekapitulasi Suara Pilkada Kabupaten Bekasi Megapolitan 3 Desember 2024

    Klaim Ade-Asep Menang, PDI-P Kawal Ketat Rekapitulasi Suara Pilkada Kabupaten Bekasi
    Tim Redaksi
     
    BEKASI, KOMPAS.com
    – DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Bekasi mengawal ketat proses rekapitulasi suara
    Pilkada Kabupaten Bekasi
    2024.
    Dalam pilkada ini, PDI-P mengeklaim pasangan yang mereka usung, yakni 
    Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja
    , menang dengan perolehan 48 persen suara. 
    “Kita kawal terus kemenangan pasangan calon bupati nomor urut 3 hingga tingkat kabupaten. Kita minimalisir kesalahan-kesalahan secara teknis yang akan berujung ke arah kecurangan,” ujar Direktorat Saksi DPC PDI-P Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja, dalam keterangannya, Selasa (3/12/2024).
    Sementara itu, Direktorat Visi-Misi dan Program Ade-Asep Kabupaten Bekasi, Eko Brahmantyo, menyampaikan terima kasih kepada semua saksi yang sudah mengawal suara mulai dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga tingkat Kabupaten.
    “Kawan-kawan saksi sudah bertugas sangat luar biasa mengawal suara paslon Ade-Asep,” kata Eko.
    Eko menyatakan, pengawalan penghitungan suara menjadi tanggung jawab semua kader DPC PDI-P Kabupaten Bekasi.
    “Ini sudah menjadi tanggung jawab PDI Perjuangan karena Ade Kuswara Kunang yang menjadi calon bupati adalah kader terbaik PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi,” pungkas Eko.
    Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Bekasi mengeklaim kemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3, Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja, dengan perolehan 48 persen suara.
    “Kami dari Badan Saksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi telah rampung melakukan tabulasi suara, yang kami himpun dari saksi-saksi kami mewakili paslon Ade-Asep nomor urut 3 dengan keunggulan 48 persen,” ujar Kepala BSPN PDI-P Kabupaten Bekasi, Jiovano Nahampun, dalam siaran pers, Kamis (28/11/2024).
    Hasil perhitungan PDI-P diperoleh dari formulir C1 Hasil yang dikirimkan oleh saksi mereka di 4.236 TPS di Kabupaten Bekasi melalui sistem Aplikasi Saksi milik PDI-P.
    Hingga kini, suara yang terhimpun mencapai 98 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 2.250.000 orang.
    Menurut tabulasi internal, pasangan nomor urut 2, BN Holik Qodratullah-Faizal Hafan Farid, memperoleh 40 persen suara, sementara pasangan nomor urut 1, Dani Ramdan-Romli, hanya meraih 12 persen.
    Meski mengeklaim kemenangan, PDI-P menyatakan akan tetap menghormati hasil rekapitulasi resmi dari KPU Kabupaten Bekasi.
    “Walaupun hasil perhitungan yang kami lakukan telah selesai, tapi kami secara de jure akan menunggu dan menghormati hasil perhitungan sah dari KPU Kabupaten Bekasi,” kata Jiovano.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KPU Kabupaten Bekasi minta masyarakat tunggu hasil resmi rekapitulasi

    KPU Kabupaten Bekasi minta masyarakat tunggu hasil resmi rekapitulasi

    Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi nomor urut 3 saat mengumumkan kemenangan di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang pada Rabu (27/11/2024) petang. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

    KPU Kabupaten Bekasi minta masyarakat tunggu hasil resmi rekapitulasi
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Jumat, 29 November 2024 – 07:51 WIB

    Elshinta.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meminta masyarakat menunggu hasil resmi rekapitulasi penghitungan suara pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak 2024, menjawab respons saling klaim kemenangan tim pasangan calon.

    “Alangkah baiknya menunggu hasil resmi rekapitulasi yang kami lakukan secara berjenjang mulai dari tingkat TPS, desa dan kelurahan, kecamatan hingga kabupaten,” kata Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido di Cikarang, Kamis.

    Ia mengatakan penghitungan suara Pilkada 2024 di Kabupaten Bekasi saat ini telah memasuki proses persiapan rekapitulasi yang dijadikan sebagai bahan pleno tingkat kecamatan.

    “Per hari ini, C1 hasil yang di-upload melalui server aplikasi Sirekap Kabupaten Bekasi telah mencapai 90,5 persen,” katanya.

    Ali menyatakan rekan-rekan panitia pemilihan kecamatan sedang menyiapkan bahan-bahan pleno tingkat kecamatan dengan membentuk rekapitulasi per desa dan kelurahan yang akan diplenokan.

    “Dan sesuai tahapan besok di tanggal 29 November 2024 mulai dilakukan pleno tingkat kecamatan sampai 3 Desember 2024,” ucapnya.

    Tahapan setelah itu adalah pleno tingkat kabupaten yang akan dimulai pada 29 November hingga 6 Desember 2024. Pelaksanaan pleno tingkat kabupaten dilakukan beririsan dengan pleno tingkat kecamatan.

    “Sehingga jika pada 30 November pleno tingkat kecamatan selesai maka sudah bisa dimulai pleno tingkat kabupaten. Jika rekan-rekan kecamatan selesai kami bisa sudah laksanakan pleno tingkat kabupaten,” katanya.

    Dirinya meminta masyarakat untuk tetap menjadikan hasil penetapan resmi yang dikeluarkan KPU sebagai hasil akhir, sebagai bentuk legitimasi penyelenggara menyelesaikan pekerjaan.

    “Tentu masyarakat harus tetap menjadikan hasil penetapan yang dikeluarkan kami sebagai hasil akhir, sampai menetapkan siapa calon terpilih baik gubernur maupun bupati,” ucap dia.

    Diketahui dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi saling mengklaim kemenangan pada Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Bekasi berdasarkan hasil hitung cepat masing-masing tim pemenangan. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi nomor urut 2 BN Holik-Faizal Hafan Farid mengklaim unggul dengan persentase 45,70 persen atau 874.149 suara berdasarkan hasil penghitungan formulir C hasil tim pemenangan yang diperoleh dari para saksi.

    Mereka mengumumkan menang setelah unggul atas pasangan calon nomor urut 1 Dani Ramdan-Romli HM yang memperoleh suara 12,18 persen atau 232.979 suara serta pasangan nomor urut 3 Ade Kuswara-Asep Surya Atmaja dengan 805.671 suara atau 42,12 persen.

    Sedangkan pasangan calon nomor urut 3 mengklaim meraih kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat Badan Saksi Pemilu Nasional PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi. Mereka mengklaim memperoleh suara 46 persen, unggul dari pasangan nomor urut 1 dengan 12 persen serta nomor urut 2 yakni 39 persen.

    Dani Ramdan menyampaikan rasa terima kasih atas semangat serta perjuangan relawan serta segenap unsur masyarakat yang telah mengorbankan tenaga, waktu serta mungkin materi selama proses Pilkada 2024 di Kabupaten Bekasi.

    “Insya Allah saya tetap berkhusnuzon kepada Allah SWT.Kalau menang artinya saya diberi kepercayaan dari-Nya. Kalau kalah artinya saya diselamatkan oleh-Nya,” kata Dani.

    Ia mohon maaf belum bisa membawa kemenangan dan kebanggaan untuk semua relawan yang telah berjuang.

    “Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda dari-Nya,” kata Dani.

    Sumber : Antara

  • Isu Politik Terkini: PDIP Sebut Menang di 14 Provinsi pada Pilkada 2024 hingga Paslon Saling Klaim Kemenangan di Bekasi

    Isu Politik Terkini: PDIP Sebut Menang di 14 Provinsi pada Pilkada 2024 hingga Paslon Saling Klaim Kemenangan di Bekasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Isu politik terkini Beritasatu.com pada Kamis (28/11/2024) masih terkait dengan helatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Salah satunya PDIP yang mengeklaim telah menang di 14 provinsi di Indonesia dan pasangan calon di Pilkada Bekasi, baik di kota dan kabupaten yang saling adu klaim kemenangan.

    Selain itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merespons deklarasi kemenangan Pramono-Rano di Pilgub Jakarta 2024 hingga KPU pastikan Pilgub Jakarta 2024 berjalan profesional dan transparan.

    Berikut isu politik terkini Beritasatu.com pada Kamis (28/11/2024):

    1. Hasto Ungkap PDIP Menang di 14 Provinsi pada Pilkada 2024

    Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa partainya berhasil menang di 14 provinsi pada Pilkada 2024. Hasto memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya.

    Hasto berterima kasih bahwa masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada PDIP. Meski dirinya menilai pilkada kemarin merupakan periode kegelapan demokrasi akibat diduga banyaknya campur tangan Polri dan Pj Gubernur.

    “Ini mencerminkan besarnya dukungan rakyat bahkan basis PDI Perjuangan pun mengalami perluasan,” tuturnya saat konferensi pers di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (28/11/2024).

    2. 2 Paslon Pilkada di Kabupaten Bekasi Saling Klaim Kemenangan

    Sebanyak dua dari tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Bekasi pada Pilkada 2024 saling mengeklaim kemenangan pada Pilkada Kabupaten Bekasi. Klaim kemenangan tersebut berdasarkan hasil tabulasi suara yang masing-masing dilakukan oleh kedua tim pemenangan para paslon.

    Paslon nomor urut 3 Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja mengeklaim kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi.

    Dari 4.159 tempat pemungutan suara (TPS) paslon nomor urut 3 itu unggul dengan perolehan suara sebesar  47 persen, disusul paslon 2 sebesar 39,32 persen, dan terakhir paslon 1 sebesar 12,42 persen.

    3. 2 Paslon Pilwalkot Bekasi Saling Adu Klaim Kemenangan, KPU: Tunggu Hasil Resmi

    Dua pasangan calon (paslon) saling mengeklaim kemenangan dalam Pilwalkot Bekasi 2024 berdasarkan hasil hitung internal masing-masing tim pemenangan.

    Menanggapi situasi tersebut, Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad, mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi.

    “Saya menyampaikan kepada masing-masing ketua tim pemenangan, pendukung masing-masing paslon untuk bisa menahan diri, karena kita menyaksikan tidak ada quick count di Kota Bekasi ini. Oleh karena itu, kita tunggu hasil perhitungan nanti di KPU,” ujarnya, Kamis (28/11/2024) tentang hasil Pilwalkot Bekasi 2024.

    4.  Pramono-Rano Deklarasi Kemenangan di Pilkada Jakarta, KPU: Bukan Hasil Resmi

    Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta menegaskan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) atau Pilkada Jakarta 2024 yang diumumkan pasangan calon bukan hasil resmi. Hal ini merespons deklarasi kemenangan dari pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno.

    “Kalaupun ada pasangan calon satu, dua, dan tiga mempunyai versi mereka masing-masing, tentu saja versi yang valid itu adalah versi dari KPU,” kata Ketua KPUD Jakarta Wahyu Dinata dalam konferensi pers, Kamis (28/11/2024).

    Wahyu mengatakan, deklarasi kemenangan Pilkada Jakarta yang diumumkan tersebut merupakan hak pasangan calon untuk menyampaikan informasi-informasi ke publik. Namun, dia menegaskan hasil resmi akan diumumkan oleh KPU.

    5. Data Sirekap Masuk 100 Persen KPU Pastikan Pilkada Jakarta Berjalan Transparan dan Profesional

    Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta mengungkapkan, form model C hasil seluruh tempat pemungutan suara (TPS) Jakarta yang berjumlah 14.835 sudah masuk 100 persen di sistem informasi rekapitulasi atau Sirekap.

    Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Jakarta Fahmi Zikrillah dalam konferensi pers di Jakarta, pada Kamis (28/11/2024).

    “Alhamdulillah, seluruh TPS se-DKI Jakarta sudah selesai mengunggah foto C hasil ke dalam Sirekap 100 persen sehingga masyarakat bisa juga mengakses secara langsung. Publik bisa mengakses melalui pilkada2024.kpu.go.id,” kata Fahmi.

    Diketahui, kemenangan Pramono-Rano di Jakarta merupakan satu dari 14 provinsi yang dimenangkan oleh PDIP pada Pilkada 2024.
     

  • Ini LINK Hasil Real Count Pilbup Bekasi 2024 Resmi dari KPU, Ada 3 Kandidat, Siapa yang Unggul?

    Ini LINK Hasil Real Count Pilbup Bekasi 2024 Resmi dari KPU, Ada 3 Kandidat, Siapa yang Unggul?

    TRIBUNJAKARTA.COM – Inilah link hasil hitung cepat calon bupati bekasi dan real count Pilbup bekasi, cek perolehan suara Bupati Bekasi terkini. 

    Cara mengetahui hasil hitung cepat Bupati bekasi atau real count Pilbup bekasi, perolehan suara Pilbup Bekasi terkini ini sangat mudah, cukup mengklik link yang tersedia. 

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan laman untuk masyarakat melihat real count atau hasil hitung suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

    Seperti diketahui, pemungutan suara Pilkada 2024 akan diselenggarakan pada Rabu (27/11/2024) untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota.

    Laman yang disediakan KPU tersebut akan menunjukkan hasil pemungutan suara di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota di Indonesia pada 27 November-16 Desember 2024.

    Ini Tiga kandidat calon bupati Kabupaten Bekasi

    Terdapat tiga kandidat calon bupati Kabupaten Bekasi pada Pilkada 2024.

    Para kandidat calon bupati Kabupaten Bekasi itu akan bertarung hari ini untuk mendapatkan suara dari warga.

    Sebab, hari ini merupakan waktu pencoblosan Pilkada Kabupaten Bekasi 2024.

    Pada 23 September hingga 25 November 2024 para pasangan calon telah berkampanye untuk memaparkan visi misinya ke warga Kabupaten Bekasi.

    Untuk mengenal para calon kepala daerah yang bertarung, berikut kandidat calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bekasi 2024:

    Dani Ramdan-Romli

    Dani Ramdan-Romli merupakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi nomor urut 1.

    Pasangan ini diusung enam partai, yaitu PKB, Demokrat, Golkar, PSI, Gelora, Hanura.

    BN Holik Qodratullah dan Faizal Hafan

    Farid BN Holik Qodratullah dan Faizal Hafan Farid merupakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi nomor urut 2.

    Pasangan ini diusung empat partai, yaitu Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Nasdem.

    Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja

    Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja merupakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi nomor urut 3.

    Keduanya diusung PDI Perjuangan, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Perindo, Partai Ummat, dan Garuda.

    Cara Cek Real Count Pilkada 2024 Resmi KPU 

    Link real count atau hasil hitung suara dan rekapitulasi Pilkada 2024 untuk pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia dapat dilihat di https://pilkada2024.kpu.go.id/.

    Berikut cara ceknya seperti dilansir Kompas.tv:

    1. Kunjungi laman https://pilkada2024.kpu.go.id/ atau KLIK DI SINI

    2. Pilih jenis pemilihan (gubernur atau wali kota/bupati) 

    3. Pilih provinsi atau kota/kabupaten yang ingin dilihat 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • 5
                    
                        Daftar Tiga Kandidat Calon Bupati Kabupaten Bekasi 2024
                        Megapolitan

    5 Daftar Tiga Kandidat Calon Bupati Kabupaten Bekasi 2024 Megapolitan

    Daftar Tiga Kandidat Calon Bupati Kabupaten Bekasi 2024
    Tim Redaksi
    BEKASI, KOMPAS.com 
    – Terdapat tiga
    kandidat calon bupati Kabupaten Bekasi
    pada Pilkada 2024. Para kandidat
    calon bupati Kabupaten Bekasi
    itu akan bertarung hari ini untuk mendapatkan suara dari warga.
    Sebab, hari ini merupakan waktu pencoblosan Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Pada 23 September hingga 25 November 2024 para pasangan calon telah berkampanye untuk memaparkan visi misinya ke warga Kabupaten Bekasi.
    Untuk mengenal para calon kepala daerah yang bertarung, berikut kandidat calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bekasi 2024:
    Dani Ramdan-Romli merupakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi nomor urut 1.
    Pasangan ini diusung enam partai, yaitu PKB, Demokrat, Golkar, PSI, Gelora, Hanura.
    BN Holik Qodratullah dan Faizal Hafan Farid merupakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi nomor urut 2.
    Pasangan ini diusung empat partai, yaitu Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Nasdem.
    Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja merupakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bekasi nomor urut 3.
    Keduanya diusung PDI Perjuangan, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Perindo, Partai Ummat, dan Garuda.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.